Cerita Denny Wirawan Rancang Kostum Srikandi Raisa, Penuh Riset Mendalam

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Desainer Denny Wirawan membagikan proses kreatifnya dalam merancang kostum karakter Srikandi yang akan dikenakan Raisa Andriana di pertunjukan Hikayat Srikandi Nusantara, tema besar Pagelaran Sabang Merauke 2026. Lewat riset mendalam terhadap tokoh pewayangan tersebut, Denny berupaya menerjemahkan karakter Srikandi ke dalam rancangan busana yang langsung memberi kesan kuat sejak pertama kali dilihat penonton.

Sejak tema Hikayat Srikandi Nusantara diumumkan, publik pun mulai penasaran seperti apa sosok Srikandi yang akan hadir di panggung Pagelaran Sabang Merauke 2026 nanti. Jawabannya kini mulai terlihat lewat rancangan kostum Denny Wirawan, yang menjadi interpretasi visual khusus pertama untuk karakter ini di ajang tersebut.

Riset Mendalam sebagai Titik Awal Rancangan

Sebelum menyentuh kain atau menentukan detail busana, Denny lebih dulu menggali karakter dan sifat yang melekat pada sosok Srikandi dalam kisah pewayangan. Pendekatan ini ia lakukan agar rancangan yang dihasilkan bisa langsung memberi gambaran kepada penonton tentang siapa Srikandi, bahkan sejak kemunculan pertamanya di atas panggung.

Dari proses riset tersebut, Denny menangkap tiga sisi utama pada karakter Srikandi, yakni pemberani, tegas, namun tetap memiliki sisi kelembutan. Ketiga unsur inilah yang kemudian menjadi fondasi utama dalam merancang keseluruhan kostum yang akan dikenakan Raisa di pertunjukan nanti.

Detail Kostum: Bustier, Bordir, dan Kristal

Untuk bentuk dasar kostum, Denny memilih siluet bustier atau kemben, yang kemudian diperkaya dengan detail bordir bermotif ukiran khas Nusantara. Proses pengerjaan detail ini menggunakan kombinasi benang gim dan kristal untuk menghasilkan tampilan yang lebih hidup di atas panggung.

Benang gim dipilih untuk menciptakan efek dekoratif dan kilau pada permukaan busana, sementara kristal ditambahkan untuk memberi kesan dramatis dan mewah. Kombinasi ini dirancang agar begitu Srikandi muncul di panggung, detail kostumnya langsung memiliki daya tarik visual yang kuat di mata penonton.

Meski dirancang untuk menonjolkan sisi kekuatan dan ketegasan, kostum ini tidak meninggalkan unsur feminin dari karakter Srikandi. Lewat bentuk dan detail yang dipilih, Denny tetap mempertahankan kesan anggun, sehingga sosok yang tampil bukan hanya terlihat sebagai pejuang, tetapi juga tetap membawa karakter perempuan yang lembut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Masih Banyak Eror Data, Pemerintah Jangan Buru-buru Terapkan DTSEN Untuk Perlinsos 2027 dan Pembatasan Pertalite

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

BPS sudah membantah, status desil adalah peringkat relatif, bukan ukuran nominal penghasilan pasti. Seseorang dengan gaji biasa atau pas-pasan bisa masuk desil 9-10 jika mayoritas warga di wilayah pembanding memiliki kondisi ekonomi yang lebih rendah.

Pun BPS mengimbau warga yang merasa datanya tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan agar mengajukan pembaruan atau sanggahan data melalui saluran resmi pemerintah (seperti lewat kelurahan atau aplikasi/situs cek bansos.

Masalahnya, data desil dalam DTSEN rencananya akan dibakukan pemerintah dalam semua program perlinsos mulai APBN 2027 yang akan disahkan Oktober 2027 mendatang. Padahal ini sangat sensitif, selain menjadi basis kebijakan PKH atau BPNT misalnya, data yang sama juga rencananya akan digunakan untuk pembatasan subsidi energi termasuk pertalite.

Salah Definisi dan Deskripsi Picu Salah Sasaran

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal menilai cacat data desil di DTSEN dipicu dua hal. Pertama, penentuan batas-batas antar desil itu berbeda dengan BPS. Demikian pula dalam kategorisasi miskin, menengah, rentan miskin, dan juga kaya.

"Itu berbeda dengan kategorisasi oleh BPS gitu ya. Nah, ini berarti ada ketidaksinkronan dari sisi itu dulu," ujar Faisal saat dihubungi Akurat.co, Rabu (19/8/2026).

Kedua, pendefinisian per desil dan deskripsinya. Sebagai contoh, deskripsi profil kepemilikan yang sangat menunjukkan bahwa deskripsi yang dikeluarkan oleh data DTSEN lebih tinggi dibandingkan kondisi riil yang ada di masyarakat untuk desil yang bersangkutan.

Hal ini menimbulkan potensi salah sasaran, baik yang bersifat exclusion error (orang yang semestinya dia layak mendapatkan bansos jadi tidak dapat) ataupun sebaliknya inclusion error (orang yang semestinya tidak layak untuk mendapatkan bansos malah dapat).

"Itu tadi, masih ada masalah keakurasian dari data dan juga pendefinisian dari sasaran beneficiaries atau penerima manfaat daripada bansos yang didefinisikan dalam bentuk desil-desil tadi," terang Faisal.

Benahi Dulu, Jangan Buru-buru

Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede menilai masalah DTSEN bukan sekadar salah menempatkan seseorang ke desil tertentu, tetapi risiko menjadikan kesalahan data sebagai kesalahan kebijakan secara massal.

Tujuan DTSEN sebagai basis bersama agar bantuan tidak tumpang tindih sudah benar, namun masih ada fragmentasi data, perbedaan basis data antarinstansi, dan keterlambatan menangkap perubahan kondisi sosial ekonomi yang dapat menyebabkan masyarakat yang tidak berhak masuk dan masyarakat yang berhak justru terlewat.

Risiko ini semakin besar karena pada 2027 pemerintah berencana menjadikan DTSEN sebagai basis utama berbagai program perlindungan sosial, bahkan membedakan program pemberdayaan untuk desil 1–4 dan masyarakat di atas desil 4.

Jadi, semakin terintegrasi penggunaan DTSEN, semakin mahal pula konsekuensi satu kesalahan data. Dengan anggaran perlindungan sosial sekitar Rp549,9 triliun di 2027, akurasi DTSEN harus diperlakukan sebagai bagian dari infrastruktur fiskal, bukan sekadar urusan administrasi.

"Jadi, momentum sebelum pengesahan APBN 2027 sebaiknya digunakan bukan untuk mengganti DTSEN, tetapi untuk memasang pagar pengaman terhadap DTSEN," ujar Josua saat ditanya Akurat.co, Rabu (19/8/2026).

Josua merekomendasikan 5 syarat minimum sebelum penggunaan DTSEN diperluas pada 2027. Pertama, pembaruan data setiap kali kondisi keluarga berubah. Kedua, hak koreksi dan sanggah yang cepat.

Ketiga, pemeriksaan kedua untuk rumah tangga di sekitar batas desil. Keempat, penyesuaian terhadap biaya hidup dan komposisi keluarga. Terakhir, pemisahan tegas antara data penargetan bantuan dan penentuan kewajiban pajak.

"DTSEN yang baik harus membuat negara semakin presisi membantu yang membutuhkan, bukan menciptakan satu nomor desil yang kemudian menentukan hampir seluruh nasib ekonomi sebuah keluarga," tuturnya.

Pohon tumbang timpa truk di Desa Pematang tengah, Polisi bergerak cepat evakuasi lokasi - ANTARA News Sumatera Utara

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Stabat (ANTARA) - Respons cepat jajaran Polsek Tanjung Pura bersama Masyarakat dusun 2 Desa Pematang tengah Kecamatan Tanjung Pura berhasil mengembalikan kelancaran arus lalu lintas setelah sebuah pohon jalanan tumbang dan menimpa truk di Jalinsum Tanjung Pura - Brandan, tepatnya di dusun 2 Desa Pematang tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Rabu (19/8/2026) Pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu sempat mengganggu arus kendaraan karena batang pohon menutup sebagian badan jalan. Truk Fuso bernomor polisi BB 8375 FC mengalami kerusakan pada bagian Bak sebelah kiri setelah tertimpa pohon.

Namun dilaporkan Tidak adanya korban jiwa, Begitu menerima laporan dari masyarakat,  Bhabinkamtibmas Aiptu Edi Sahputra Sinulingga Polsek Tanjung Pura, langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan arus lalu lintas, bersama Masyarakat dusun 2 Desa Pematang tengah Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. guna mempercepat proses evakuasi.

Dengan menggunakan peralatan pemotong jenis Sinsaw, petugas bersama warga bergotong royong mengevakuasi batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan. Berkat sinergi Masyarakat dusun 2 Desa Pematang tengah tersebut, proses pembersihan selesai sekitar pukul 08.30 WIB dan arus lalu lintas kembali normal. Truk yang sempat terhenti juga dapat melanjutkan perjalanan.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas  IPTU M.R. Siregar, mengatakan, kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk pelayanan cepat Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat terjadi keadaan darurat yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

"Kami bergerak cepat melakukan pengamanan, olah TKP, pengaturan lalu lintas, serta dengan masyarakat dusun 2 Desa Pematang tengah untuk mengevakuasi pohon tumbang. Alhamdulillah proses berjalan lancar, tidak ada korban jiwa, dan arus lalu lintas dapat kembali normal," ujar IPTU M.R. Siregar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas, terutama pada musim hujan atau saat angin kencang karena berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan keselamatan lainnya.

Kecepatan respons Polsek Tanjung Pura bersama Masyarakat dusun 2 Desa Pematang tengah menjadi bukti kuat, sehingga potensi kemacetan maupun risiko kecelakaan dapat segera diantisipasi demi keselamatan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.

Pewarta: Imam Fauzi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kartu Kredit Indonesia, dari Milik Pemerintah ke Dompet Masyarakat

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Associate Professor FEB UGM, Bowo Setiyono menilai KKI berprospek positif karena terintegrasi dengan ekosistem QRIS serta didukung kebijakan perluasan MDR 0%. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan penguatan kemandirian ekonomi digital dan UMKM.

“Peluncuran KKI oleh Bank Indonesia bersama ASPI patut diapresiasi sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian sistem pembayaran nasional,” kata Bowo saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (18/8/2026).

“Integrasi langsung dengan ekosistem QRIS yang sudah menjangkau puluhan juta merchant, kebijakan MDR 0% yang diperluas, serta niat baik untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal menunjukkan arah kebijakan yang sejalan dengan visi kemandirian ekonomi digital nasional,” ujarnya.

Namun, Bowo dan Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet sama-sama menekankan pentingnya standarisasi perlindungan konsumen dan edukasi literasi keuangan agar tidak mendorong perilaku konsumtif serta risiko kredit.

“Standarisasi perlindungan konsumen antar-bank penerbit perlu diperkuat agar tidak ada kesenjangan bunga, biaya, atau denda yang membingungkan masyarakat,” kata Yusuf kepada Liputan6.com, Selasa (18/8/2026).

“Edukasi literasi keuangan harus berjalan beriringan agar kemudahan kredit lewat QRIS tidak justru mendorong perilaku konsumtif,” ujar Bowo.

Yusuf menambahkan, mekanisme verifikasi produk UMKM lokal dan keamanan siber menjadi kunci efektivitas kebijakan.

“Skema pembatasan pada produk UMKM lokal perlu dilengkapi mekanisme verifikasi serta transparansi harga agar tidak menciptakan demand captive tanpa insentif kualitas,” ujarnya.

“Kesiapan infrastruktur menghadapi risiko siber dan evaluasi berkala yang terbuka ke publik akan menentukan apakah KKI benar-benar mampu memberi manfaat nyata dan berkelanjutan,” kata Yusuf.

Sementara itu, Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang menyoroti keunggulan KKI yang memproses transaksi secara domestik tanpa ketergantungan pada jaringan global.

“KKI merupakan instrumen kredit domestik atau deferred payment hasil kolaborasi Bank Indonesia dan ASPI yang memproses seluruh transaksinya 100% di dalam negeri tanpa bergantung pada jaringan global seperti Visa atau Mastercard,” kata Hosianna.

“Melalui pemrosesan lokal ini, biaya pemrosesan atau interchange fee kini dialihkan sepenuhnya ke industri finansial dalam negeri,” ujarnya.

Hal ini dinilai efisien untuk menciptakan pembiayaan yang lebih murah bagi masyarakat.

“Perbankan nasional dapat menawarkan kredit yang jauh lebih murah, efisien, dan kompetitif bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Daihatsu Diam-diam Makin Dekat dengan Toyota

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Jakarta, VIVA – Toyota masih belum tergoyahkan sebagai merek mobil terlaris di Indonesia sepanjang Januari-Juli 2026. Namun, Daihatsu diam-diam menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dan membuat jarak penjualannya dengan sang pemimpin pasar semakin menyempit.

Baca Juga

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Rabu 19 Agustus 2026, Toyota membukukan penjualan ritel sebanyak 150.933 unit sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini. Angka tersebut hanya naik 2,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 147.078 unit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Daihatsu mencatatkan penjualan 84.959 unit atau bertambah 7.023 unit dibanding Januari-Juli 2025. Secara persentase, pertumbuhan Daihatsu mencapai 9 persen, lebih dari tiga kali lipat pertumbuhan Toyota. 

Baca Juga

Jika dilihat dari pangsa pasar, posisi Toyota memang masih jauh di depan dengan 29,5 persen. Namun, pangsa pasarnya turun dari 32,3 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Daihatsu juga mengalami penurunan pangsa pasar dari 17,1 persen menjadi 16,6 persen. Meski begitu, penurunan Daihatsu lebih tipis dibanding Toyota, sementara pertumbuhan penjualannya secara volume juga jauh lebih besar. 

Baca Juga

Jarak penjualan kedua merek tersebut kini mencapai 65.974 unit. Pada Januari-Juli 2025, selisih penjualan Toyota dan Daihatsu masih mencapai 69.142 unit.

Artinya, dalam tujuh bulan pertama 2026, Daihatsu berhasil memangkas jarak sekitar 3.168 unit dari Toyota. Angkanya memang belum membuat posisi puncak berpindah, tetapi menunjukkan Daihatsu bergerak lebih cepat di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Pergerakan itu juga terlihat dari penjualan Juli 2026. Toyota membukukan retail sales 21.008 unit, turun tipis 0,5 persen dibanding Juni, sementara Daihatsu naik 0,2 persen menjadi 12.750 unit.

Bila dibandingkan dengan Juli tahun lalu, pertumbuhan Daihatsu bahkan mencapai 13,6 persen dari 11.220 unit. Toyota pada periode yang sama hanya tumbuh 4,1 persen dari 20.185 unit. 

Cerita serupa terlihat pada penjualan dari pabrik ke dealer atau wholesales. Toyota memang masih memimpin dengan 155.574 unit, tetapi pertumbuhannya 9 persen sepanjang Januari-Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daihatsu mengirimkan 87.670 unit ke dealer dan tumbuh 17,1 persen secara tahunan. Dengan kata lain, pertumbuhan distribusi Daihatsu ke jaringan dealer juga hampir dua kali lebih tinggi dibanding Toyota. 

Dari sisi produksi, Daihatsu juga memperlihatkan peningkatan yang cukup kuat. Produksi sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai 87.001 unit atau naik 16,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 74.762 unit.

Halaman Selanjutnya

Toyota tetap menjadi produsen terbesar dengan total 312.851 unit dan pertumbuhan 6,6 persen. Namun, jika hanya melihat laju pertumbuhan, produksi Daihatsu berkembang lebih cepat dibanding Toyota sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini.

3 Aksi Penyelundupan Berhasil Digagalkan, Negara Amankan 48,6 Kg Emas!

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia berhasil menggagalkan aksi penyelundupan emas yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) dalam kurun waktu sepekan ini. Setidaknya, sekitar 48,6 kilo gram (kg) emas berhasil diamankan petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan Bareskrim Polri.

Pada kasus pertama, Ditjen Bea Cukai mengamankan sekitar 48 keping emas dengan total berat mencapai 23,78 kg emas dalam bentuk yang berbeda, terdiri atas 41 keping emas berbentuk silinder 24 karat dengan berat 17,43 kg dan 7 keping emas berbentuk batangan dengan berat mencapai 6,35 kg.

Aksi penyelundupan ini terkuak di Bandara Soekarno-Hatta saat pelaku ingin terbang ke luar negeri. Terdapat tujuh pelaku yang merupakan Warga Negara China.

"Kami melakukan penindakan dengan mengamankan barang bukti terdiri atas 41 keping emas berbentuk silinder 24 karat dengan total berat mencapai 17,43 kg atau sekitar Rp46 miliar dan keping emas berbentuk cash bar dengan total berat mencapai 6,35 kg atau nilai keekonomisannya Rp17 miliar," kata Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama dalam konferensi persnya, Kamis (13/8/2026).

Djaka menambahkan modus pelaku dalam menyelundupkan emas berbeda-beda. Untuk yang berbentuk silinder atau peluru, pelaku sengaja memasukannya ke dalam kemaluan untuk menghalau petugas.

"Emas berbentuk silinder atau telur, dimasukkan di dalam tas celana yang dimodifikasi, dimasukkan ke dalam kemaluan atau inserter baik di kemaluan maupun di dubur," lanjut Djaka.

Sedangkan untuk emas berbentuk batang, pelaku melakukan serah terima dengan staff ground handling di loading dock.

Pada kasus kedua, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar kasus dugaan jaringan penambangan emas ilegal, yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) dari India, dan berencana diselundupkan ke Dubai.

Dalam kasus ini, setidaknya Bareskrim Polri mengamankan 2,5 kg emas.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan, penindakan berawal dari penelusuran polisit terhadap aktivitas penambangan ilegal dari hulu hingga hilir, termasuk dugaan peredaran hasil tambang di dalam negeri yang selanjutnya akan dibawa ke luar negeri secara ilegal.

"Kegiatan penambangan ilegal itu dari mulai hulu sampai hilir. Patut diduga hasil penjualannya di Jakarta ini nantinya akan dibawa ke luar negeri dengan cara diselundupkan ke negara-negara tujuan secara ilegal," ujar Irhamni, dikutip dari keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Dari hasil penelusuran, tim penyidik menggelar operasi penindakan di dua lokasi, yakni dua apartemen di kawasan Jakarta Utara. Dari rangkaian penegakan hukum tersebut, Polri mengamankan dua warga negara asing yang berdasarkan paspor merupakan warga negara India.

Di lokasi pertama, penyidik menemukan sekitar 2,5 kilogram emas, terdiri dari dua batang emas masing-masing sekitar satu kilogram serta emas dalam bentuk cincin dengan berat sekitar setengah kilogram. Barang bukti tersebut ditemukan dan disimpan di dalam brankas.

Sementara di lokasi kedua, penyidik menemukan tempat yang diduga digunakan untuk mengolah emas sebelum diselundupkan ke luar negeri. Polisi juga menemukan 18 keping logam putih yang disebut merupakan residu dari proses pengolahan emas dengan berat sekitar 18 kilogram.

"Ini residunya, mendekati silver. Residu dari pengolahan emas. Ada 18 keping, kurang lebih 18 kilogram. Berarti emas murninya yang sudah diselundupkan mungkin berapa puluh kali lipat, mungkin sepuluh kali lipat yang ada. Ini hanya residunya," tegasnya.

Selain emas dan residu hasil pengolahan, polisi turut menyita uang tunai dalam mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat, serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk proses pengolahan emas di apartemen tersebut.

Irhamni mengungkapkan, dua warga negara asing tersebut diketahui baru sekitar dua bulan berada di Indonesia. Mereka masuk menggunakan paspor untuk kepentingan investor maupun pekerjaan perdagangan.

Kasus ketiga, Ditjen Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan emas yang hendak dibawa ke Hong Kong melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kali ini, petugas mengamankan 30 keping emas batangan seberat total 22,317 kilogram senilai sekitar Rp60 miliar yang hendak dibawa ke Hong Kong oleh dua warga negara (WN) Tiongkok.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan penindakan dilakukan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (13/8/2026). Kedua pelaku berinisial ZC dan ZL diamankan saat akan menaiki penerbangan rute Jakarta-Hong Kong.

"Ini merupakan bukti nyata bahwa Bea Cukai bekerja 24 jam. Ketika satu kasus kami umumkan kepada publik, pada saat yang sama petugas di lapangan telah bergerak untuk membidik sasaran berikutnya," kata Djaka dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea Cukai, Selasa (18/8/2026).

Djaka menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari hasil analisis intelijen Tim Passenger Analysis Unit (PAU) dan Post Seizure Analysis (PSA) yang memetakan pola penyelundupan emas dari kasus-kasus sebelumnya. Dari hasil pendalaman tersebut, petugas menemukan indikasi keterkaitan sejumlah penumpang yang dicurigai membawa emas secara ilegal ke luar negeri.

Menindaklanjuti temuan itu, Bea Cukai Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, Aviation Security (Avsec), Imigrasi, dan sejumlah pihak terkait di area keberangkatan internasional.

Hasilnya, petugas mengidentifikasi dua penumpang asal Tiongkok yang hendak terbang ke Hong Kong pada pukul 23.50 WIB.

Pada pemeriksaan pertama, petugas menemukan tujuh keping emas batangan seberat 8,237 kilogram dengan nilai sekitar Rp22,2 miliar yang dibawa oleh ZC. Emas tersebut disembunyikan di dalam pouch yang ditempatkan di koper kabin.

Sementara itu, pelaku kedua berinisial ZL kedapatan membawa 23 keping emas batangan seberat 14,080 kilogram dengan nilai sekitar Rp38 miliar. Berbeda dengan rekannya, ZL menggunakan modus body strapping atau menempelkan emas langsung pada tubuh untuk menghindari deteksi petugas.

(wia) [Gambas:Video CNBC]

Pembiayaan Flexi Gold Bank Mega Syariah Capai Rp 42 Miliar per Juli 2026

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

ILUSTRASI. Nasabah menabung di Bank Mega Syariah (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pembiayaan konsumer masih menunjukkan pertumbuhan pada tahun ini. Kondisi tersebut turut mendorong kinerja pembiayaan konsumer PT Bank Mega Syariah, terutama pada produk Pembiayaan Kepemilikan Emas (Flexi Gold).

Sejak Desember 2025 hingga Juli 2026, outstanding Flexi Gold Bank Mega Syariah melonjak 1.796% menjadi lebih dari Rp 42 miliar. Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan produk pembiayaan konsumer lainnya yang dimiliki bank.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary mengatakan, capaian ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap alternatif pembiayaan yang fleksibel dengan memanfaatkan aset emas.

Baca Juga: Direktur Utama KB Bank (BBKP) Borong Saham Perusahaan, Segini Harganya

"Kami melihat kebutuhan pembiayaan masyarakat semakin beragam. Salah satu yang menunjukkan perkembangan cukup kuat adalah pembiayaan berbasis emas," ujar Benadicto dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, masyarakat kini memandang emas tak hanya sebagai aset untuk menjaga nilai, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan ketika membutuhkan dana tanpa harus melepaskan kepemilikan aset.

"Kami melihat hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan Flexi Gold sejak mulai kami kembangkan pada akhir 2025," sebut Benadicto.

Secara umum, ia melihat tren pembiayaan konsumer secara industri juga masih positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit konsumsi perbankan nasional tumbuh 5,75% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juni 2026.

Baca Juga: Bank QNB Indonesia Fokus Dorong Bisnis Corporate dan Institutional Banking

Benadicto berpandangan, perkembangan pembiayaan konsumer pada dasarnya sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan untuk mendukung kebutuhan, mulai dari kepemilikan hunian, kebutuhan multiguna, hingga pembiayaan berbasis aset seperti emas. 

Ia bilang Bank Mega Syariah terus mengembangkan produk pembiayaan konsumer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, sembari tetap memperhatikan kualitas pembiayaan dan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi tersebut.

Hingga Juli 2026, total portofolio pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah mencapai Rp 596,7 miliar, atau tumbuh 4,97% sejak awal tahun (year-to-date/ytd).

Dengan pertumbuhan Flexi Gold yang signifikan, pembiayaan berbasis emas menjadi salah satu produk yang berpotensi menopang ekspansi segmen konsumer Bank Mega Syariah ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Bank Mega Syariah
  • pembiayaan emas
  • PT Bank Mega Syariah


Seskab Teddy: 253 Ton Bantuan Logistik Bencana Telah Disalurkan ke NTT

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

matamata.com - Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima pascabencana, total 253 ton bantuan logistik telah dikirimkan ke wilayah terdampak atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan, armada udara kembali diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (19/8/2026) pukul 04.00 WIB.

"Hari ini, hari kelima pascabencana, lima pesawat kembali diberangkatkan menuju NTT dengan membawa 65 ton logistik. Jadi, sejak hari pertama yang mengangkut 27 ton, total akumulasi hingga hari kelima ini sudah mencapai 253 ton," ujar Teddy dalam keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Rabu (19/8/2026).

Teddy menjelaskan, bantuan logistik tersebut mencakup bahan makanan, air minum, tenda pengungsian, perlengkapan medis, serta berbagai kebutuhan pokok warga terdampak lainnya.

Guna mempercepat proses distribusi di lapangan, pemerintah telah mendirikan dua posko utama, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Posko Labuan Bajo: Memfokuskan penyaluran bantuan ke wilayah Manggarai dan Ngada.
Posko Maumere: Menyasar pendistribusian ke wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo.
Proses penyaluran bantuan dilakukan secara masif memanfaatkan tiga jalur transportasi:

  • Jalur Udara: Mempertajam jangkauan ke daerah terisolasi menggunakan helikopter, pesawat Cassa, dan pesawat angkut kecil.
  • Jalur Laut: Didukung tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) milik TNI AL yang sudah bersiaga di lokasi, serta satu kapal rumah sakit yang dijadwalkan segera berlabuh.
  • Jalur Darat: Akses jalan dipastikan sudah kembali pulih.

"Berdasarkan laporan dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, seluruh jalur darat di lokasi terdampak sudah dapat diakses dan dilewati sejak hari kedua," kata Teddy.

Pemerintah memastikan akan terus memantau penanganan bencana secara berkala agar bantuan tiba tepat sasaran dan tepat waktu.

Teddy juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.

"Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, warga, dan para relawan yang turut membantu. Sinergi ini membuat logistik dapat terkirim secepat mungkin sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak," tutur Teddy. (Antara)

Baca Juga: TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Bencana Gempa NTT

Update Transfer Emil Audero: Juventus Beri Kabar Gembira untuk Sang Kiper Timnas Indonesia

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:53 WIB

VIVA – Masa depan Emil Audero kembali berada dalam tanda tanya besar pada bursa transfer musim panas 2026. Kiper Timnas Indonesia tersebut hingga kini masih belum meninggalkan Como. Padahal, klub Serie A itu tidak berencana menjadikannya sebagai pilihan utama pada musim ini.

Baca Juga

Jika tetap bertahan di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Audero berpotensi hanya menjadi kiper ketiga Como. Ia berada di belakang Jean Butez dan Noel Tornqvist dalam persaingan posisi penjaga gawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut membuat Audero terus dikaitkan dengan sejumlah klub. Salah satu yang sempat dikabarkan tertarik adalah AC Monza. Klub yang baru promosi ke Serie A itu memang sedang mencari penjaga gawang baru.

Baca Juga

Ketertarikan Monza terhadap Audero bahkan sudah muncul sejak Juni 2026. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret dari Biancorossi untuk memboyong kiper keturunan Indonesia tersebut.

Kini, peluang Audero bergabung dengan Monza tampaknya semakin tipis. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Monza telah menetapkan Jacob Widell Zetterstrom sebagai target utama mereka.

Baca Juga

Kiper asal Swedia kelahiran 1998 tersebut saat ini memperkuat Derby County yang bermain di Championship, kasta kedua Liga Inggris. Monza bahkan disebut sudah mengajukan tawaran kepada Derby County untuk mendapatkan Zetterstrom.

Nilai proposal awal tersebut mencapai 2,5 juta euro atau sekitar Rp47 miliar, ditambah klausul 50 persen keuntungan dari penjualan sang pemain di masa depan.

"Monza mengincar Jacob Widell Zetterström. Kiper asal Swedia kelahiran 1998 ini baru saja menyelesaikan dua musim di Championship bersama Derby County. Tawaran awal yang diajukan kepada klub Inggris tersebut adalah 2,5 juta euro ditambah klausul penjualan kembali sebesar 50 persen," tulis La Gazzetta dello Sport.

Jika transfer tersebut terealisasi, Audero praktis semakin tersisih dari radar Monza. Di tengah situasi yang semakin rumit, muncul opsi lain bagi Audero. Kiper Timnas Indonesia itu belakangan kembali dikaitkan dengan mantan klubnya, Juventus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jurnalis Gianluca Di Marzio melaporkan bahwa Audero masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan Juventus jika Mattia Perin meninggalkan klub.

Perin sendiri tengah dikaitkan dengan Palermo. Klub Serie B tersebut disebut siap memberikan kontrak hingga 2029 dengan gaji sekitar 2 juta euro per musim.

Halaman Selanjutnya

Menurut laporan Nicolo Schira, Audero bahkan menjadi salah satu opsi Palermo jika mereka gagal mendapatkan Perin.

Bank Indonesia Diproyeksi Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Pertimbangannya

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Jakarta, VIVA – Bank Indonesia diproyeksi akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Agustus 2026 yang hasilnya akan diumumkan Rabu siang ini.

Baca Juga

Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank Faisal Rachman menjelaskan bahwa faktor pendorong proyeksi tersebut antara lain inflasi yang sudah kembali ke bawah 3 persen. Hal itu juga didukung oleh perbaikan capital inflow yang mendukung nilai tukar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor lain yaitu menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed lebih cepat sejalan dengan data inflasi, tenaga kerja, dan sektor riil Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan adanya tanda pelemahan, meski ketidakpastian Timur Tengah masih cukup tinggi serta pelemahan ekonomi global yang menekan kinerja neraca dagang.

Baca Juga

“Ke depan, kami masih melihat di sisa tahun 2026, BI akan cenderung mempertahankan BI-Rate meski kami tidak me-rule out kemungkinan naik jika kondisi global secara tak terduga memburuk sangat signifikan,” kata Faisal dalam jawaban tertulisnya di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026

Sementara itu, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) juga memperkirakan BI-Rate akan bertahan di level 5,75 persen.

Baca Juga

Sebagai catatan, inflasi pada Juli 2026 melambat menjadi 2,88 persen (year on year/yoy) dari 3,34 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

LPEM FEB UI dalam laporannya mengingatkan bahwa tekanan inflasi diperkirakan akan meningkat di beberapa bulan mendatang seiring dengan fenomena El-Nino dan musim kemarau diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Agustus dan September 2026.

Namun demikian, BI dinilai masih memiliki ruang untuk menahan BI-Rate seiring dengan meredanya tekanan eksternal secara temporer akibat tensi geopolitik di Timur Tengah yang relatif terkendali dalam beberapa minggu terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi global, The Fed menahan suku bunga acuannya di 3,50 persen hingga 3,75 persen pada rapat Federal Open Market Comittee (FOMC) di akhir Juli lalu, meski keputusan ini diwarnai dengan perbedaan pendapat menyusul kekhawatiran akan inflasi yang berkepanjangan.

Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga kebijakannya dapat dijustifikasi dengan mempertimbangkan melemahnya pasar tenaga kerja AS, yang tercermin dari penurunan penyerapan tenaga kerja pada Juli 2026, meskipun tingkat pengangguran turun menjadi 4,1 persen akibat kontraksi angkatan kerja.

Halaman Selanjutnya

Dari sisi domestik, sektor keuangan mengalami guncangan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI. Namun, reaksi pasar relatif terjaga dan tidak sampai memicu arus modal keluar atau tekanan berkelanjutan di sektor keuangan, seiring dengan jaminan keberlanjutan kebijakan di bawah kepemimpinan Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti.