Jepang cetak rekor baru: Warga berusia 100 tahun capai 100 ribu

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Jepang cetak rekor baru: Warga berusia 100 tahun capai 100 ribu

Selasa, 15 September 2026 21:05 WIB

Image Print

Jiroemon Kimura menggendong anak dari cicitnya di Kyotango, Jepang barat, dalam foto yang diambil Kyodo di Jepang, 19 April 2012. Menurut keterangan media Jepang, manusia tertua di dunia, Kimura yang berusia 116 tahun, meninggal dunia Rabu (12/6). Kimura yang tinggal di Kyotango dekat Kyoto, Jepang barat, telah dirawat di rumah sakit karena pneumonia sejak bulan lalu. Menurut catatan Guinness World Records, Kimura menjadi manusia tertua di dunia pada 17 Desember 2012 setelah pemegang gelar manusia tertua sebelumnya, yaitu seorang nenek berusia 115 tahun dari Iowa, AS, meninggal dunia. (REUTERS/Kyodo)

​​​​​​​Islamabad (ANTARA) - Jumlah penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih untuk pertama kalinya menembus 100 ribu orang. Per 1 September 2026, jumlahnya meningkat 7.914 orang dibandingkan setahun sebelumnya, ungkap laporan media setempat, Selasa.

Dengan demikian, total jumlah penduduk berusia 100 tahun atau lebih di negara itu sudah mencapai 107.677 orang, sekaligus mencatat kenaikan selama 56 tahun berturut-turut, lapor Kyodo News mengutip data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Perempuan mencapai 87,6 persen dari seluruh penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih.

Menurut Kyodo, sebanyak 54.294 orang lainnya diperkirakan genap berusia 100 tahun pada tahun fiskal 2026, meningkat 1.984 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Jepang memiliki rata-rata 87,51 penduduk berusia 100 tahun atau lebih untuk setiap 100 ribu penduduk.

Fuyo Kishimoto, warga Kyoto berusia 114 tahun yang lahir pada 20 Desember 1911, merupakan perempuan tertua di Jepang. Sementara itu, Hikaru Kato, warga Kumamoto berusia 112 tahun yang lahir pada 2 Mei 1914, merupakan pria tertua di negara tersebut.

Jepang hanya memiliki 153 penduduk berusia 100 tahun atau lebih pada 1963, ketika pengumpulan data mulai dilakukan. Jumlah tersebut melampaui 1.000 orang pada 1981, 10 ribu orang pada 1998, dan 50 ribu orang pada 2012.

Angka harapan hidup rata-rata di Jepang pada 2025 mencapai 87,33 tahun untuk perempuan dan 81,35 tahun untuk laki-laki.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Primayanti

Pewarta : -
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jelang Persib vs Seoul FC: Igor Tolic minta bermain maksimal - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Kota Bandung (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic meminta pemain-pemainnya tampil maksimal pada laga perdana Grup E ACL Two menghadapi FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan, pada Rabu (16/9) pukul 17.00 WIB.

“Kami bangga bisa berada di sini, di tempat bersejarah ini, untuk mewakili Indonesia. Saya berharap besok kami dapat memainkan pertandingan yang bagus dan membuat para penggemar bangga,” ujar Igor dalam keterangan tertulis di Bandung, Selasa.

Igor menyadari Seoul bukan lawan yang mudah, apalagi tuan rumah adalah  salah satu klub papan atas Korea Selatan yang saat ini tengah menunjukkan performa impresif di kompetisi domestik.

Kondisi tersebut membuat Persib harus tampil dengan persiapan dan konsentrasi penuh untuk menghadapi tuan rumah.

“Kami tahu lawan kami adalah tim yang kuat dan berada di posisi yang bagus di Liga Korea. Kami hanya berharap bisa mempersiapkan pertandingan ini dengan baik dan menampilkan performa terbaik,” kata Tolic.

Bagi Tolic, kesempatan membawa Persib tampil di Stadion Piala Dunia Seoul menjadi pengalaman istimewa. 

Pelatih asal Kroasia itu bangga bisa  membawa timnya bermain di stadion yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan sepak bola dunia.

Ia berharap pengalaman itu menjadi tambahan motivasi bagi para pemain Persib untuk memberikan penampilan terbaik dalam pertandingan yang menjadi awal perjalanan mereka pada kompetisi antarklub Asia musim ini.

Igor menegaskan Persib akan berusaha bersiap sebaik mungkin dan fokus sepanjang pertandingan untuk meredam  tekanan Seoul.

Baca juga: Jadwal Persib vs Seoul FC: Warning Oh In-kyun untuk Pertahanan Maung Bandung
Baca juga: Jadwal Persib vs Seoul FC di ACL Two: Lini Belakang Wajib Siaga Dua!
Baca juga: Jersey Persib Bandung AFC Champions League Two diperkenalkan bertemakan "Edankeun di Asia"

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Perdana Digelar di Asia Tenggara

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Zainal Hasan

| 15 September 2026, 21:05 WIB

Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Perdana Digelar di Asia Tenggara

CEO SARGA.CO Nugdha Achadie (kedua dari kiri) dalam acara pengumuman Jakarta akan menjadi tuan rumah FIA Rallycross World Cup 2026 di Skydeek Halte HI, Jakarta, Selasa (15/9/2026). AKURAT.CO/Zainal Hasan.

AKURAT.CO, Jakarta akan menjadi tuan rumah FIA Rallycross World Cup 2026. Ajang balap rallycross tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5-6 Desember 2026 di Sirkuit E-Prix, Ancol, Jakarta.

Penyelenggaraan tersebut menjadi kali pertama disiplin rallycross hadir di kawasan Asia Tenggara. FIA Rallycross World Cup 2026 digelar melalui kerja sama Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dengan SARGA.CO melalui divisi SARGA MOTORSPORT.

Venue yang selama ini dikenal sebagai lintasan balap mobil listrik Formula E itu akan mengalami sejumlah penyesuaian. Modifikasi dilakukan untuk menyesuaikan karakter Sirkuit E-Prix dengan kebutuhan kompetisi rallycross.

CEO SARGA.CO Nugdha Achadie mengatakan persiapan untuk menggelar ajang tersebut sudah berjalan. Menurutnya, penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup menjadi bagian penting bagi perkembangan motorsport Indonesia.

Baca Juga: Sebastien Loeb dan Kevin Hansen Satu Tim, Sarga Motorsport Siapkan Line-up Istimewa di Jakarta

“Perhelatan pertama kali FIA ini tentu menjadi kebanggaan untuk motorsport. Dukungan dari Pemprov DKI juga luar biasa. Persiapan sudah dimulai, termasuk memodifikasi Sirkuit E-Prix di Ancol,” ujar Nugdha dalam konferensi pers Road to FIA Rallycross World Cup 2026 – Introducing Kevin Hansen, Jakarta, Senin (15/9/2026).

SARGA MOTORSPORT juga telah menyiapkan sejumlah pembalap untuk ambil bagian dalam proyek tersebut. Salah satu nama yang diperkenalkan adalah Kevin Hansen, pembalap asal Swedia yang juga ditunjuk sebagai Brand Ambassador.

Hansen bukan nama baru dalam kompetisi rallycross internasional. Ia pernah menjadi juara FIA European Rallycross Championship 2016, runner-up FIA World Rallycross Championship 2023 dan 2024, serta juara Extreme H World Cup 2025.

Selain Hansen, SARGA MOTORSPORT juga menyebut legenda reli dunia Sébastien Loeb akan hadir dalam rangkaian FIA Rallycross World Cup 2026 di Jakarta. Nugdha berharap kehadiran dua pembalap dengan latar belakang berbeda tersebut dapat memberikan tontonan menarik.

“Kami menghadirkan Kevin Hansen dan legenda reli dunia Sebastian Loeb. Ini adalah dua kombinasi yang berbeda. Kami berharap bisa menghadirkan aksi yang menarik untuk ditonton dan kita akan melihat bagaimana sengitnya balapan nanti,” kata Nugdha.

Sementara itu, daftar pembalap resmi yang akan berlaga masih menunggu pengumuman dari FIA. Dari Indonesia, pembalap Tb Adhi RX3 diproyeksikan menjadi salah satu local hero dalam ajang tersebut.

Banyak Pendaki Kecelakaan, Jepang Perketat Aturan Mendaki Gunung Fuji

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Tokyo -

Jepang akan memperketat aturan pendakian Gunung Fuji setelah sejumlah kecelakaan terjadi saat gunung tersebut sedang ditutup untuk pendakian.

Prefektur Shizuoka, yang mengelola beberapa jalur pendakian Gunung Fuji, membahas langkah pencegahan kecelakaan dalam rapat pada Senin. Periode penutupan umumnya berlangsung dari September hingga Juli.

Selama masa tersebut, pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tidak mendaki karena kondisi Gunung Fuji dinilai lebih berisiko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir NHK, Selasa (15/9/2026) tetapi bagi pendaki yang tetap datang, nantinya harus mengikuti aturan tambahan seperti kewajiban mendaftarkan rencana pendakian terlebih dahulu.

Saat ini, pendaftaran tersebut masih bersifat sukarela dan berlaku sepanjang tahun. Pendaki yang tidak melakukan pendaftaran dapat dikenai sanksi jika kemudian membutuhkan layanan penyelamatan.

Pemerintah Prefektur Shizuoka masih membahas bentuk hukuman yang akan diterapkan. Sebelumnya, masyarakat setempat mengusulkan agar pendaki yang tidak mendaftar dikenai biaya apabila harus diselamatkan menggunakan helikopter.

Namun, Pemerintah Shizuoka menyebut masih ada kendala kelembagaan untuk menerapkan biaya penyelamatan tersebut. Usulan itu tetap akan dipertimbangkan bersama sejumlah opsi sanksi lainnya.

Selain aturan administratif, Pemerintah Shizuoka juga akan memperkuat pengamanan di jalur pendakian. Penghalang akan ditingkatkan untuk mencegah pendaki memasuki jalur yang ditutup.

Rambu peringatan dan lampu berkedip juga akan dipasang untuk memperjelas risiko pendakian di luar musim. Pemerintah Shizuoka juga akan membuat video khusus yang menjelaskan bahaya mendaki Gunung Fuji selama musim penutupan.

Langkah-langkah tersebut akan diterapkan secara bertahap dan ditargetkan selesai sebelum periode penutupan berikutnya pada September tahun depan.

Oshima Fumihiko dari Departemen Manajemen Krisis Prefektur Shizuoka mengatakan imbauan untuk tidak mendaki tetap menjadi langkah utama pemerintah. Menurutnya, pemerintah kini tengah merumuskan secara lebih rinci mekanisme penerapan sistem baru tersebut.

(upd/wsw)

Apexindo Siapkan Private Placement 218,09 Juta Saham, untuk Perkuat Modal

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Selasa, 15 September 2026, 21:04 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) menyiapkan aksi penambahan modal melalui skema private placement dengan menerbitkan 218,09 juta saham baru.

Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada Rabu, 7 Oktober 2026. Selain penambahan modal, rapat juga akan membahas perubahan struktur permodalan perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Selasa (15/9/2026), RUPSLB akan digelar mulai pukul 10.00 WIB di Function Room, Residence 8, Lantai 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemegang saham yang berhak hadir dan memberikan suara merupakan mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) APEX per 14 September 2026.

Salah satu agenda rapat adalah perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar terkait klasifikasi saham. Nantinya, saham APEX akan dibagi menjadi dua seri, yakni Seri A dengan nilai nominal Rp500 per saham dan Seri B dengan nilai nominal Rp325 per saham.

Bersamaan dengan perubahan tersebut, manajemen APEX meminta persetujuan pemegang saham untuk menjalankan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Dalam aksi ini, APEX akan menerbitkan 218.090.317 saham Seri B dengan nilai nominal Rp325 per saham.

Baca Juga: Hartadinata Bersiap Private Placement 460,5 Juta Saham, Perkuat Struktur Modal

Baca Juga: Emiten Happy Hapsoro (RATU) Percepat Private Placement, Target Dana Rp1,62 Triliun

Baca Juga: Emiten Raffi Ahmad (VISI) Siapkan Private Placement 307,5 Juta Saham, Dananya untuk Ekspansi Healthcare

Berbeda dari aksi penambahan modal yang menggunakan setoran tunai, saham baru tersebut akan disetor secara non-tunai melalui kompensasi hak tagih pihak ketiga kepada perseroan. Dengan mekanisme ini, kewajiban utang APEX dikonversi menjadi saham atau melalui skema debt-to-equity swap.

Manajemen Apexindo menyebut private placement tersebut merupakan bagian dari rencana penambahan modal sekaligus penataan kembali struktur permodalan perseroan.

Pada agenda terakhir, pemegang saham juga akan dimintai persetujuan untuk memberikan kuasa kepada Direksi, dengan hak substitusi, dalam menjalankan seluruh keputusan RUPSLB. Wewenang tersebut meliputi penyusunan dan penandatanganan dokumen hukum, pengurusan akta notaris, hingga penyampaian permohonan kepada instansi pemerintah yang berwenang.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan

DJPb NTB: Belanja negara tembus Rp17,03 trilun hingga 31 Agustus 2026

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

"Belanja negara dari pagu Rp24,89 triliun saat ini realisasinya hingga 31 Agustus 2026 sebesar Rp17,03 triliun atau setara 68,44 persen,"

Mataram (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat realisasi belanja negara di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai Rp17,03 triliun atau setara 68,44 persen dari pagu APBN hingga 31 Agustus 2026.

"Belanja negara dari pagu Rp24,89 triliun saat ini realisasinya hingga 31 Agustus 2026 sebesar Rp17,03 triliun atau setara 68,44 persen," kata Kepala DJPb NTB Ratih Hapsari Kusumawardani dalam media briefing Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Mataram, Selasa.

Ratih memaparkan realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp5,76 triliun atau 58,70 persen dari pagu APBN senilai Rp9,82 triliun.

Sementara itu, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp11,26 triliun atau 74,79 persen dari pagu sebesar Rp15,06 triliun. Realisasi transfer ke daerah tersebut menjadi komponen terbesar dalam alokasi belanja negara di Nusa Tenggara Barat selama delapan bulan terakhir.

Komponen belanja negara turut didorong oleh pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tercatat telah memiliki 856 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif per 11 September 2026.

Jumlah tersebut melampaui target hingga 127 persen dari seharusnya hanya 701 SPPG. Dengan asumsi satu SPPG melayani sekitar 2.000 penerima manfaat, imbuh Ratih, maka program tersebut diperkirakan telah menjangkau sekitar 1,86 juta penerima manfaat di NTB.

"Kalau dirupiahkan realisasi pembayaran untuk SPPG sebesar Rp3,83 triliun," ujar dia.

Pemerintah pusat juga merealisasikan sejumlah program prioritas lainnya berupa program Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, serta dukungan terhadap ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Realisasi program FLPP tercatat sebanyak 2.037 unit rumah pada 172 lokasi dengan melibatkan 234 pengembang. Realisasi pembiayaan mencapai Rp253,8 miliar yang disalurkan melalui tujuh bank di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, program Sekolah Rakyat telah merealisasikan pembangunan lima unit dari target delapan unit dengan nilai pembangunan sebanyak Rp238,97 miliar.

Ratih juga merinci dukungan belanja kementerian/lembaga dan Transfer ke Daerah untuk program ketahanan pangan tahun ini mencapai Rp688 miliar.

Adapun ketahanan energi berupa subsidi listrik telah terealisasi sebanyak Rp314 miliar dengan rasio elektrifikasi kabupaten/kota di NTB berdasarkan data terakhir tahun 2024 sebesar 99,66 persen.

Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Disparekraf NTB perkuat digitalisasi pelaku ekonomi kreatif

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

"Penguatan digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif ini kami maksudkan untuk memperkuat dan mendukung bagaimana pariwisata kita bisa berkembang,"

Mataram (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Nusa Tenggara Barat memperkuat digitalisasi pelaku ekonomi kreatif melalui pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) sebagai upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata di daerah itu.

"Penguatan digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif ini kami maksudkan untuk memperkuat dan mendukung bagaimana pariwisata kita bisa berkembang," kata Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Disparekraf NTB Baiq Denny Evita Darmiyana saat membuka kegiatan Bimtek Merintis dan Mengelola Bisnis Creative Agency di Mataram, Selasa, yang menghadirkan Direktur Semesta Network, M Hafidullah.

Ia mengatakan ekonomi kreatif dan pariwisata merupakan dua sektor yang saling berkaitan dan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Penguatan ekonomi kreatif diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ekonomi kreatif dan pariwisata itu berjalan bersama. Tanpa ekonomi kreatif, pariwisata tidak ada apa-apanya," ujarnya.

Menurut Denny, pengembangan ekonomi kreatif juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Karena itu, pelaku ekonomi kreatif perlu dibekali pengetahuan dan kemampuan untuk mengembangkan usaha, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.

Ia mengatakan Disparekraf NTB terus melakukan pemetaan terhadap potensi ekonomi kreatif di daerah tersebut. Salah satu program yang dikembangkan adalah *Digital Creative Academy* yang telah memasuki angkatan keempat dan diharapkan dapat berlanjut ke angkatan berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta berasal dari berbagai subsektor ekonomi kreatif, di antaranya konten digital, fotografi, periklanan, film, animasi dan video, desain produk, kuliner, fesyen, serta seni pertunjukan.

"Alhamdulillah, dengan menjaring pelaku ekonomi kreatif ini kita bisa melihat ternyata banyak sekali potensi dan sektor yang berkembang," katanya.

Denny mengatakan keberagaman latar belakang peserta menjadi modal penting untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat di NTB.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya akan memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong adanya *training and assessment* untuk mengetahui kebutuhan dan kemampuan pelaku ekonomi kreatif sehingga program pengembangan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman aspek hukum bagi pelaku ekonomi kreatif, terutama karena perkembangan bisnis digital menghadirkan berbagai persoalan baru yang belum sepenuhnya dipahami pelaku usaha.

"Literasi hukum juga sangat dibutuhkan untuk mendampingi pelaku ekonomi kreatif karena mereka rentan terhadap berbagai permasalahan hukum," ujarnya.

Denny mencontohkan perkembangan bisnis digital, termasuk jasa pengadaan dan berbagai aktivitas ekonomi berbasis digital, yang membutuhkan pemahaman lebih baik mengenai aspek regulasi dan perlindungan hukum.

Karena itu, pihaknya berencana memasukkan materi literasi hukum dalam pengembangan kegiatan ekonomi kreatif ke depan, bekerja sama dengan pihak terkait.

Selain pelatihan, Disparekraf NTB juga mendorong pelaku ekonomi kreatif yang telah memiliki produk dan merek yang kuat untuk memperluas pasar melalui berbagai fasilitas dan jejaring yang tersedia.

"Kami persilakan yang branding-nya sudah bagus dan usahanya sudah bagus untuk memanfaatkan fasilitas yang ada sehingga kita sama-sama membuka kreativitas ini," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Disparekraf NTB menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan praktisi industri kreatif untuk memberikan wawasan mengenai pengembangan bisnis agensi dan ekonomi kreatif berbasis digital.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pengembangan ekonomi kreatif NTB menuju pelaksanaan *Ekraf Mania Festival 2026*.

Pewarta : Ady Ardiansah
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Bareskrim bongkar modus licik, 5,4 kg sabu disembunyikan dalam ban serep

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Bareskrim bongkar modus licik, 5,4 kg sabu disembunyikan dalam ban serep

Selasa, 15 September 2026 21:03 WIB

Image Print

Rutan kelas I Surabaya. (ANTARA/HO-Rutan Kelas I Surabaya)

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Jawa Timur I dan Rutan Kelas I Surabaya mengungkap peredaran 5,4 kilogram sabu jaringan Jakarta-Surabaya-Lombok yang disembunyikan dalam ban serep mobil.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Selasa, mengatakan seorang tersangka bernama Sayed Zuwanda ditangkap di Terminal Ro-Ro Jamrud, Surabaya, Kamis (10/9) sekitar pukul 16.10 WIB.

"Terungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu jaringan Jakarta-Surabaya-Lombok. Kami berhasil mengamankan seorang tersangka beserta barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan dalam ban serep mobil," katanya.

Barang bukti sabu tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp975,25 juta dan disebut berpotensi menyelamatkan sekitar 27.091 orang dari penyalahgunaan narkotika.

Petugas masih memburu Daniel Alfian yang diduga membantu memasukkan sabu ke dalam ban serep mobil dan telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Berdasarkan keterangan tersangka, jaringan tersebut diduga dikendalikan seseorang bernama Haykal Fikri. Polisi masih memburu yang bersangkutan untuk mengembangkan pengungkapan jaringan tersebut.

Kasus itu diungkap dalam operasi gabungan Subdirektorat IV dan Tim Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I serta Rutan Kelas I Surabaya.

Dalam mendukung pengusutan kasus tersebut, Rutan Kelas I Surabaya berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan melakukan pengamanan internal, termasuk razia insidental di blok hunian warga binaan.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas rutan mengamankan alat komunikasi yang diduga berkaitan dengan perkara dan menyerahkannya kepada kepolisian untuk kepentingan penyidikan.

Tristiantoro mengatakan pihaknya mendukung proses penegakan hukum dan tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran, khususnya peredaran narkotika dan penggunaan telepon seluler ilegal di lingkungan rutan.

"Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya keterlibatan, kami akan mendukung segala proses penegakan hukumnya sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.

Pengungkapan itu sekaligus menjadi bagian dari penerapan program Zero HALINAR atau bebas dari telepon seluler, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pemkab Bogor bentuk satgas percepat penuntasan kebakaran TPAS Galuga - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membentuk satuan tugas (satgas) untuk mempercepat penuntasan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa, mengatakan pembentukan satgas diputuskan setelah dirinya meninjau lokasi dan memimpin rapat penuntasan penanganan kebakaran TPAS Galuga.

“Kita bergerak bersama, lintas sektor dan lintas wilayah. Tidak ada lagi sekat kabupaten atau kota karena keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Rudy.

Penanganan melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya karena TPAS Galuga digunakan untuk pelayanan persampahan kedua daerah.

“Insyaallah, dengan kerja keras dan gotong royong seluruh pihak, Galuga segera kita tuntaskan,” ujarnya.

Penanganan kebakaran TPAS Galuga telah memasuki hari kesembilan. Api pertama kali muncul pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB di lahan pertanian yang berbatasan dengan TPAS, kemudian merembet ke area timbunan sampah lama.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bogor, luas area terdampak sempat mencapai 8,4 hektare. Hingga Senin (14/9), area yang masih memerlukan penanganan tersisa sekitar 1,4 hektare di bagian utara dan 1.000 meter persegi di bagian timur.

Baca juga: Api di TPAS Galuga kembali membesar setelah sempat terkendali

Sementara itu, Asisten Deputi Ekonomi Sirkuler dan Dampak Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Rofi Alhanif menyebut secara visual sudah tidak terlihat kobaran api maupun kepulan asap saat meninjau TPAS Galuga, Selasa.

Meski demikian, petugas masih mendinginkan sejumlah titik yang terasa hangat untuk mencegah api kembali muncul dari bawah timbunan sampah. Penanganan juga diperkuat dengan pengerahan personel Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan.

Tim gabungan melakukan pendinginan menggunakan mobil pemadam, alat berat, mesin pompa alkon, dan embung darurat. Drone termal Mata Garuda juga diterbangkan secara berkala untuk mendeteksi bara tersembunyi di bawah tumpukan sampah.

Pemkab Bogor menargetkan penanganan kebakaran tuntas sebelum peletakan batu pertama proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPAS Galuga pada 17 September 2026.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Fenomena El Nino mendorong satwa liar perluas wilayah jelajah

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Mataram (ANTARA) - Guru Besar Bidang Ekologi Hewan dari Universitas Mataram (Unram) I Wayan Suana mengatakan kemarau panjang yang beriringan dengan fenomena El Nino mendorong satwa liar memperluas wilayah jelajah agar bisa terus mencari air dan pakan.

"Pada kondisi yang ekstrem, tekanan kekeringan dapat menyebabkan home range atau wilayah jelajah menjadi lebih luas, karena sumber daya yang biasanya tersedia di satu lokasi menjadi semakin terbatas," ujarnya saat dihubungi di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Suana mengatakan kondisi kekeringan akibat kemarau panjang membuat satwa harus menyesuaikan perilaku untuk bertahan hidup, termasuk mengubah waktu aktivitas serta meningkatkan pergerakan untuk mencari sumber air, makanan, dan tempat yang lebih teduh.

Kondisi tersebut juga mempengaruhi pola makan satwa, terutama kelompok pemakan rumput, daun, buah, dan biji. Kekeringan menyebabkan tumbuhan bawah mengering serta produksi daun muda dan buah menurun sehingga satwa harus mencari sumber pakan alternatif.

"Interaksi antarhewan juga dapat meningkat di sekitar sumber air yang tersisa, sehingga berpotensi meningkatkan kompetisi untuk memperebutkan sumberdaya yang terbatas," kata Suana.

Baca juga: Belum ada hewan ternak terdampak kekeringan di NTB

Lebih lanjut dia mencontohkan perubahan produksi buah dan biji pada pohon pakan Kakatua-kecil Jambul-kuning bernama latin Cacatua sulphurea occidentalis dapat mendorong satwa tersebut meningkatkan pergerakan antar lokasi untuk menemukan sumber makanan yang masih tersedia.

Menurut Suana, kemarau panjang turut mempengaruhi reproduksi satwa. Ketika ketersediaan pakan menurun dan kondisi tubuh induk melemah, maka satwa cenderung menunda perkembangbiakan karena energi lebih diprioritaskan untuk mempertahankan hidup. Kelompok hewan yang dinilai rentan terhadap kemarau antara lain satwa hutan yang bergantung terhadap jenis pohon tertentu, pemakan buah dan biji, amfibi, satwa kecil dengan wilayah jelajah terbatas, serta satwa yang hidup di kawasan hutan terfragmentasi.

Jika diperlukan, sumber air buatan dapat disediakan secara terbatas dan dikelola agar tidak menimbulkan konsentrasi satwa yang terlalu tinggi. Selain sumber air, pohon besar, pohon pakan, dan pohon yang memiliki lubang sarang perlu dipertahankan untuk memastikan satwa tetap memiliki tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak.

Berbagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan menjadi langkah penting karena vegetasi yang mengering selama kemarau meningkatkan risiko kebakaran yang dapat menyebabkan hilangnya habitat satwa dalam waktu singkat.

"Intinya jangan hanya menyelamatkan hewannya ketika kemarau sudah terjadi. Kita harus meningkatkan ketahanan ekosistemnya sebelum kekeringan datang," papar Suana.

"Hutan yang sehat dengan vegetasi beragam, pohon pakan yang cukup, sumber air, dan konektivitas habitat akan memberikan peluang lebih besar bagi hewan untuk beradaptasi terhadap El Nino dan perubahan iklim," pungkas dia.

Pewarta : Sugiharto Purnama dan Septi Dwi Cahyani
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026