Kamis, 3 September 2026 19:38 WIB
Penandatanganan Pakta Integritas Kampus Aman dari Kekerasan. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Mempertegas keamanan dan kenyamanan Masa Ta’aruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) 2026, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ melakukan penandatangan Pakta Integritas Kampus Aman dari Kekerasan pada Grand Opening Masta UMS 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Penandatangan tersebut menjadi bentuk komitmen UMS untuk memberikan layanan keamanan dan kenyamanan bagi para mahasiswa baru yang akan menempuh pendidikan selama empat tahun ke depan.
Ketua Panitia Masta UMS 2026 Dr. Ir. Nur Aklis, S.T.,M.Eng.,IPM., menjelaskan penandatanganan pakta integritas menjadi simbol keamanan di lingkungan UMS, terkhusus dalam pelaksanaan Masta UMS 2026.
“Penyambutan mahasiswa baru di UMS dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, penghormatan terhadap martabat mahasiswa, serta lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan,” jelasnya.
Menurutnya, Masta menjadi gerbang awal mahasiswa mengenal kampus, sehingga menjadi tugas penting bagi UMS untuk memberikan pengalaman dan kesan baik bagi para mahasiswa baru.
“Penyambutan mahasiswa baru harus menjadi pintu masuk yang memberikan pengalaman positif,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan dalam proses pembelajaran di UMS tidak ada kekerasan fisik maupun verbal. Menurutnya, UMS ingin menjadikan dirinya sebagai pusat kawah candradimuka akademisi-akademisi berkarakter yang dapat memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Tidak ada tempat bagi kekerasan dalam proses pendidikan, yang ingin kita tumbuhkan adalah semangat, keberanian untuk belajar, berprestasi, berorganisasi, dan memberikan kontribusi,” tegasnya.
Dalam penandatanganan Pakta Integritas Kampus Aman dari Kekerasan tersebut ditandatangani oleh Rektor UMS, Ketua Panitia Masta UMS 2026, dan perwakilan mahasiswa baru UMS. Terdapat enam poin kesepakatan yang harus diperhatikan oleh seluruh elemen yang ada di UMS selama rangkaian penyelenggaraan Masta UMS 2026, di antaranya sebagai berikut:
1. Menciptakan Masta yang aman, ramah, inklusif, dan bermartabat dengan menghormati hak, keberagaman, kondisi, kemampuan, serta kebutuhan setiap mahasiswa.
2. Menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, termasuk perundungan, intimidasi, pelecehan, pemaksaan, perpeloncoan, penghinaan, serta penyalahgunaan senioritas dan relasi kuasa.
3. Memperlakukan setiap mahasiswa secara setara dan manusiawi tanpa membedakan latar belakang, kondisi sosial, budaya, agama, gender, kemampuan, kondisi disabilitas, maupun perbedaan lainnya.
4. Memastikan setiap mahasiswa dapat berpartisipasi secara aman dan setara dalam seluruh rangkaian Masta serta memperoleh dukungan dan penyesuaian sesuai kebutuhannya.
5. Menjamin ruang yang aman untuk bersuara, menyampaikan keberatan, meminta bantuan, dan melaporkan dugaan pelanggaran tanpa ancaman, tekanan, stigma, diskriminasi, maupun pembalasan.
6. Memberikan perlindungan dan menindaklanjuti setiap pelanggaran secara bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan korban, kerahasiaan, keadilan, profesionalitas, serta ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, UMS juga memberikan layanan pencegahan, penanganan, dan pendampingan segala bentuk kekerasan yang ada, melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UMS akan memberikan segala bentuk kontribusinya demi mencegah kekerasan di lingkungan UMS.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kamis, 3 September 2026 19:38 WIB
Ilustrasi- Panen padi di sawah milik petani yang ada di Kabupaten Lampung Tengah. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Lampung Nomor 7 Tahun 2026 yang melarang gabah keluar dari Provinsi Lampung ini
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan adanya regulasi larangan gabah dijual keluar daerah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan nilai tambah komoditas padi di wilayahnya.
"Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Lampung Nomor 7 Tahun 2026 yang melarang gabah keluar dari Provinsi Lampung ini, sebenarnya ada satu kepentingan lagi yang dijaga oleh daerah yakni mengupayakan adanya peningkatan nilai tambah dari komoditas padi milik petani," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Elvira Umihanni dalam Rapat Implementasi Pergub No 7 Tahun 2026 di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan dengan melarang gabah asal Lampung keluar daerah, maka petani dapat mengolah gabah menjadi beras atau produk turunan lain, dengan nilai jual yang lebih tinggi dari pada menjual dalam bentuk mentah.
"Kalau kita keluarkan gabah begitu saja, berarti nilai tambahnya ada di luar Lampung. Sedangkan disini petani, penggilingan padi, pabrik-pabrik beras kecil yang banyak di Lampung perlu juga untuk terus beroperasi menghidupkan ekonomi," katanya.
Dia melanjutkan selain meningkatkan nilai tambah bagi petani, dan menghidupkan ekonomi di desa, melalui penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Lampung Nomor 7 Tahun 2026 juga berfungsi untuk mengendalikan inflasi pangan terutama beras, agar harganya tidak meningkat.
"Ketika inflasi pangan terjaga, harga beras tidak tinggi masyarakat bisa dapat haknya untuk mengakses beras dengan harga terjangkau, pasokan tersedia. Dan bahan pangan lain tidak naik, sebab ketika harga beras naik nanti bahan pangan lain akan ikut naik," ucap dia.
Menurut dia, dalam regulasi tersebut, tercantum bahwa Lampung dapat mengeluarkan beras keluar daerah dengan sejumlah ketentuan khusus seperti saat masa panen raya dan rendeng di April-Mei, serta ada kejadian bencana alam di wilayah lain.
"Jadi sebenarnya yang dipikirkan adalah masyarakat Lampung secara keseluruhan. Produksi memang di 2025 mencapai 3,2 juta ton atau setara 1,8 juta ton beras. Tapi kebutuhan konsumsi di dalam mencapai 1 juta ton, jadi hanya ada surplus 800 ribu ton," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Budi Santoso bersama Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia Datuk Seri Johari Abdul Ghani mendorong penguatan kerja sama investasi bilateral melalui Malaysia-Indonesia Investment Committee Working Group (MIIC-WG).
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Pertemuan Tingkat Menteri ke-4 Joint Trade and Investment Committee (JTIC) Indonesia-Malaysia di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri bertukar pandangan mengenai kerja sama investasi serta peran MIIC-WG dalam memperkuat sinergi otoritas investasi masing-masing negara.
"Indonesia dan Malaysia menyambut sinergi otoritas investasi masing-masing negara untuk mendorong iklim investasi yang kondusif dan memperkuat kerja sama investasi bilateral," ujar Budi.
Budi mengatakan kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha Indonesia dan Malaysia untuk memperluas investasi serta memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
Selain investasi, pertemuan JTIC juga membahas penguatan kerja sama perdagangan, termasuk akses pasar dan fasilitasi perdagangan produk pertanian dan pangan.
Kedua negara juga menyambut penguatan kerja sama antarpelaku usaha melalui Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE).
Kerja sama Indonesia-Malaysia turut mencakup sejumlah sektor lain, seperti niaga elektronik (e-commerce), pertanian, halal, dan standardisasi.
Kedua menteri pun mendorong otoritas terkait di masing-masing negara untuk menindaklanjuti hasil pertemuan secara konkret guna memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi bilateral.
JTIC merupakan forum bilateral untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Malaysia di bidang perdagangan dan investasi. JTIC sekaligus menjadi wadah kedua negara untuk membahas berbagai isu, tantangan, dan peluang yang menjadi kepentingan bersama.
JTIC ke-5 akan diselenggarakan di Malaysia pada waktu yang akan disepakati oleh kedua negara.
Pada Januari-Juli 2026, perdagangan Indonesia-Malaysia mencapai 16,83 miliar dolar AS, meningkat 21,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 13,91 miliar dolar AS.
Pada periode ini ekspor Indonesia tercatat 8,26 miliar dolar AS dan impornya 8,57 miliar dolar AS. Sementara pada 2025, perdagangan kedua negara mencapai 24,18 miliar dolar AS dengan ekspor Indonesia sebesar 13,06
miliar dolar AS dan impor sebesar 11,12 miliar dolar AS.
Komoditas utama ekspor nonmigas Indonesia ke Malaysia meliputi bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani dan nabati, berbagai produk kimia, tembaga, serta besi dan baja.
Sementara itu, impor utama dari Malaysia terdiri atas mesin dan mesin-mesin/pesawat mekanik, plastik dan barang dari plastik, mesin dan peralatan listrik, bahan kimia organik, serta kakao dan cokelat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag: RI-Malaysia dorong investasi bilateral lewat MIIC-WG
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dakwah di pedalaman Indonesia bukan sekadar menyampaikan pesan keagamaan dari mimbar ke mimbar.
Di tengah keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, air bersih, dan berbagai kebutuhan dasar, para dai dituntut hadir lebih jauh: hidup bersama masyarakat, mendampingi mereka, sekaligus menjadi penggerak perubahan.
Semangat itulah yang kembali dihidupkan melalui pengiriman 132 dai dakwah pedalaman yang akan diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Mereka tidak hanya membawa misi dakwah, tetapi juga membawa semangat pengabdian untuk membantu masyarakat yang selama ini berada jauh dari jangkauan berbagai layanan dasar.
Pelepasan para dai tersebut menjadi bagian dari acara Pelepasan 132 Dai dan Tasyakur 55 Tahun Dakwah Pedalaman Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Jakarta, Sabtu (15/8/2026) lalu.
Ketua Umum Dewan Dakwah, KH Dr Adian Husaini, menegaskan bahwa dakwah pedalaman merupakan perjuangan panjang yang telah dirintis sejak 1967 oleh Mohammad Natsir. Karena itu, keberadaan para dai di pelosok bukan sekadar program sesaat, melainkan bagian dari upaya meneruskan amanah dakwah dari generasi ke generasi.
“Dakwah tidak hanya menyampaikan nilai keagamaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui kepedulian, pelayanan, dan pendampingan masyarakat,” tegas kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/9/2026)
Pernyataan tersebut menggambarkan wajah dakwah pedalaman yang tidak berhenti pada aktivitas ceramah. Para dai dituntut menyatu dengan kehidupan masyarakat, memahami persoalan yang mereka hadapi, dan mencari jalan keluar bersama-sama.
Para dai yang dikirim merupakan lulusan setingkat sarjana (S1) dari STID Mohammad Natsir. Sebelum diterjunkan ke wilayah pedalaman, mereka telah menjalani proses pendidikan dan pembinaan yang cukup panjang.
Mereka menjalani dua tahun pendidikan berasrama, kemudian dilanjutkan dengan dua tahun pengabdian aktif di masjid atau majelis taklim.
Setelah melalui tahapan tersebut, mereka diutus untuk hidup berdampingan langsung dengan masyarakat pedalaman selama dua tahun berikutnya.
Dengan pola tersebut, dakwah tidak ditempatkan sebagai aktivitas yang datang sebentar lalu pergi.
Para dai justru dituntut hadir dalam keseharian masyarakat—mendengarkan persoalan mereka, membangun kepercayaan, dan secara perlahan mengembangkan potensi yang ada.
Di sejumlah wilayah, persoalan masyarakat pedalaman juga berkaitan erat dengan terbatasnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan. Karena itu, kehadiran da’i dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai bentuk pendampingan sosial.
Kontribusi tersebut antara lain terlihat dalam bidang pendidikan. Ekosistem pendidikan Dewan Dakwah tercatat telah membantu 117.979 warga terbebas dari buta aksara Alquran.
Sementara di bidang kesehatan, para dai berperan sebagai fasilitator lapangan dalam program Nurhealth Connection, layanan telemedicine yang menghubungkan masyarakat pedalaman dengan dokter yang bersiaga di Jakarta.
Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) meresmikan Program SMK Go Global di Migrant Center UI untuk mempersiapkan lulusan SMK dan talenta muda Indonesia untuk memasuki pasar kerja luar negeri
Rektor UI Heri Hermansyah di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis menyampaikan bahwa peluang kerja di luar negeri perlu diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja Indonesia.
Menurutnya, keterampilan yang dimiliki lulusan SMK perlu dihubungkan dengan kesempatan kerja yang tersedia, termasuk di berbagai negara.
Hal ini menjadi penting mengingat tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK pada Februari 2026 masih tercatat sebagai yang tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya, yaitu sebesar 7,74 persen.
“Bagi kami, Go Global berarti berangkat dalam keadaan siap. Punya keterampilan, mampu berkomunikasi, memahami prosesnya, dan tahu bagaimana menjaga diri selama bekerja di luar negeri,” ujar Heri.
Program SMK Go Global dilaksanakan melalui kerja sama UI dengan KP2MI, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat dan Jakarta.
Saat ini, sebanyak 200 peserta mengikuti pelatihan di UI. Mereka dipersiapkan untuk bekerja pada bidang hospitality, seperti waitress dan housekeeping, bidang kesehatan melalui pelatihan caregiver dan elderly caretaker, serta bidang budidaya tanaman.
Selain keterampilan sesuai bidangnya, para peserta juga mendapatkan pembelajaran bahasa Inggris dan Mandarin yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan dan negara tujuan.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat melanjutkan proses menuju kesempatan kerja di luar negeri.
Untuk itu, UI akan membuka ruang bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan mitra luar negeri untuk bertemu langsung dengan peserta, menyampaikan kebutuhan tenaga kerja, serta melakukan wawancara sebagai bagian dari proses menuju penempatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto, menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan berkomunikasi bagi calon pekerja migran Indonesia.
Selain memiliki keterampilan sesuai bidang pekerjaan, peserta perlu menguasai bahasa dan memahami sistem kerja di negara tujuan agar mampu beradaptasi dengan baik.
Dwi juga mendorong para peserta untuk memandang kesempatan bekerja di luar negeri sebagai bagian dari perjalanan karier.
Menurutnya, pengalaman kerja dapat menjadi kesempatan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperoleh pengalaman baru sebelum melanjutkan ke jenjang pekerjaan yang lebih tinggi.
“Tidak hanya ke luar negeri, tidak hanya komitmen, tetapi kita ingin punya karier. Kita ingin menjadi profesional. Awalnya boleh memulai dari satu bidang, tetapi berikutnya harus terus meningkatkan kompetensi dan naik kelas,” ujarnya.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana perusahaan aluminium raksasa asal Rusia, Rusal, yang akan berinvestasi besar-besaran di Indonesia. Perusahaan itu akan mengembangkan fasilitas pengolahan bersama dengan kelompok usaha di dalam negeri.
Hal ini disampaikan Prabowo saat sesi dialog Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Prabowo memaparkan beberapa kesepakatan yang sudah dibuat saat kunjungannya di Rusia.
"Kami juga membuat kemajuan yang sangat jauh di bidang pengolahan, misalnya di sektor pertambangan. Kami bekerja sama dengan salah satu entitas aluminium terbesar, bahkan saya kira yang terbesar di dunia, yaitu Rusal," katanya.
"Rusal akan masuk secara besar-besaran ke Indonesia dan mengembangkan kilang bersama dengan kelompok-kelompok usaha Indonesia," tambahnya.
Rusal merupakan perusahaan aluminium besar besar asal Rusia yang dikenal United Company Rusal. Perusahaan ini juga termasuk produsen aluminium terbesar di dunia dengan kegiatan usaha rantai industri aluminium dari pertambangan bauksit hingga peleburan aluminium.
Prabowo juga berharap masuknya Rusal dapat semakin memperkuat hubungan kerja sama antar dua negara, serta semakin memperbanyak kolaborasi yang dilakukan.
Tak hanya itu, Prabowo juga mengungkapkan terdapat perkembangan kerja sama Indonesia - Rusia di sektor industri pupuk.
Dia mengatakan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan pupuk Indonesia dengan salah satu kelompok usaha terbesar di Rusia untuk melakukan investasi bersama, dalam proyek produksi pupuk terbesar berbasis gas.
Proyek itu akan dikembangkan di kawasan Timur jauh Rusia.
"Saya kira hari ini juga telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan pupuk kami dengan salah satu kelompok usaha terbesar di Rusia untuk melakukan investasi bersama dalam sebuah proyek produksi pupuk berbasis gas di Rusia, tepatnya di kawasan Timur Jauh Rusia," katanya.
Menurutnya berbagai proyek kerja sama itu menunjukkan perkembangan yang positif dan berlangsung dengan kemajuan yang pesat.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten bersama Kepolisian Resor Lampung Selatan (Lamsel), memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penguatan komunikasi dengan tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga.
Semangat kolaborasi tersebut mengemuka dalam kegiatan Ngopi Mas (Ngobrol Pagi Masalah Kamtibmas) perdana yang digagas Polres Lampung Selatan di Aula Raden Intan Mapolres Lampung Selatan.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Kalianda, Kamis, mengatakan forum tersebut dapat menjadi sarana untuk menyatukan visi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Acara Ngopi Mas ini idenya lahir dari Pak Kapolres. Saya setuju, kita membahas tidak perlu dengan suasana yang serius, tetapi bisa dengan suasana yang rileks. Bukan hanya formalitas semata,” kata dia.
Ia mengatakan aspek keamanan merupakan bagian penting dari semangat HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul) yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Menurutnya, unsur aman tidak hanya berkaitan dengan upaya penindakan terhadap tindak kejahatan, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Dirinya menilai kondisi keamanan yang baik akan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata karena masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan wisatawan merasa aman untuk berkunjung.
“Kalau ingin Lampung Selatan maju, yang pertama dilakukan adalah perputaran ekonomi di sini. Unsur aman ini tahun depan akan kita tingkatkan penilaiannya. Ayo kita sama-sama, kalau cinta sama Lampung Selatan, tingkatkan rasa memiliki Lampung Selatan,” ujarnya.
Pemkab Lampung Selatan, katanya, siap membuka ruang kolaborasi dengan Polres Lampung Selatan untuk memperkuat berbagai langkah dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami Pemkab Lampung Selatan siap berkolaborasi dan membuka diri dengan Polres Lampung Selatan. Kita ingin sama-sama sejahtera. Jalan yang paling mudah adalah lewat pariwisata, karena pariwisata adalah pintu yang paling mudah,” ucap dia.
Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan menegaskan penanganan berbagai persoalan keamanan membutuhkan keterlibatan masyarakat karena upaya menjaga kamtibmas tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat kepolisian.
“Masalah keamanan ini bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat,” ujar dia.
Pertemuan perdana Ngopi Mas tersebut sekaligus menegaskan bahwa keamanan merupakan kepentingan bersama dan menjadi salah satu modal penting bagi Lampung Selatan dalam mendorong aktivitas ekonomi serta pengembangan sektor pariwisata.
Melalui komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian dan masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah sejak dini sehingga rasa aman dapat tumbuh sebagai kekuatan bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Perusahaan jasa keuangan global J.P. Morgan menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia 6 persen di 2027 tidak mudah dicapai di tengah tren suku bunga yang kembali meningkat.
CEO and Senior Country Officer J.P. Morgan Gioshia Ralie mengatakan investasi akan menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan. Namun, kondisi suku bunga yang meningkat menjadi tantangan bagi pemerintah dan pelaku usaha.
"Investasi untuk 2027 itu sangat penting untuk mendorong ekonomi. Kita juga tahu bahwa suku bunga sekarang trennya naik lagi. Bagaimana suku bunga yang naik dengan pertumbuhan bisa dijadikan satu supaya bisa memberikan kinerja yang lebih baik di Indonesia tentunya tidak terlalu mudah," kata Gioshia dalam media briefing di Jakarta, Kamis (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gioshia, suku bunga tinggi tidak selalu berarti pertumbuhan ekonomi akan melambat. Pemerintah dan pelaku usaha perlu menjaga stabilitas dan kepastian untuk mendorong aktivitas ekonomi.
"Stabilitas dan kepastian itu yang akan bisa memberikan volume, aktivitas yang ujung-ujungnya bisa memberikan pertumbuhan kalau itu objektifnya," ujarnya.
Ia menyebut target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 dapat menjadi sentimen positif bagi Indonesia jika berhasil dicapai.
"Karena 2027 kalau tidak salah pertumbuhan di pemerintah targetnya 6 persen. Dan kalau kita bisa mencapai itu sebagai negara Indonesia, sebelumnya kita tidak pernah ya, semenjak tahun 2005, semenjak krismon," tutur Gioshia.
Gioshia menilai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi juga dapat mendorong peningkatan aktivitas pemerintah dan sektor swasta, sehingga Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya.
"Intinya adalah mencari sentimen yang positif. Mencari sentimen yang positif, jangan mencari yang negatif. Kalau kita punya pola pikir itu negatif terus, kita akan susah berkembang," katanya.
(lau/ins)
Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
03 September 2026 19:30
Jakarta, CNBC Indonesia - China semakin aktif menunjukkan kekuatan militernya di luar kawasan Asia. Enam jet tempur J-16 diterbangkan ke Mesir pada pekan terakhir Agustus untuk mengikuti latihan bersama bertajuk Eagles of Civilisation.
Latihan tersebut menjadi perhatian karena J-16 termasuk jet tempur China dengan jangkauan jauh dan kapasitas persenjataan besar. Pesawat itu juga untuk pertama kalinya menjalani simulasi pertempuran melawan Rafale buatan Prancis.
Dilansir dari The Economist, pengerahan tersebut memperlihatkan ambisi Beijing memperluas operasi udaranya sekaligus menawarkan persenjataan China kepada negara-negara Timur Tengah.
Latihan China dan Mesir berlangsung sekitar dua pekan dan diperkirakan berakhir pada awal September. Waktunya berdekatan dengan rencana kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Mesir untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Namun, kehadiran Xi yang beriringan dengan latihan militer turut menegaskan besarnya kepentingan China di Timur Tengah.
Mesir selama ini memiliki hubungan pertahanan erat dengan Amerika Serikat (AS). Kairo menggunakan berbagai persenjataan buatan AS, termasuk jet tempur F-16 yang mulai dibeli sejak 1980.
Kehadiran J-16 menunjukkan bahwa Mesir mulai membuka pilihan dari luar AS untuk memenuhi kebutuhan pertahanannya. Perubahan itu berlangsung ketika muncul keraguan terhadap kemampuan Washington menjaga keamanan kawasan.
Perang melawan Iran telah menguras persediaan persenjataan AS dan merusak sejumlah pangkalan militernya. Situasi tersebut membuka ruang bagi Beijing untuk memperkuat hubungan pertahanan dengan negara-negara Timur Tengah.
Namun, China belum memiliki kekuatan maupun keinginan untuk sepenuhnya menggantikan AS. Beijing lebih berfokus membangun kapasitas operasi terbatas untuk membantu negara mitra serta melindungi jalur perdagangan dan pasokan energi.
Televisi pemerintah China menayangkan rekaman dari kokpit J-16 yang memperlihatkan Rafale bermanuver di dekatnya. Simulasi digelar dalam skenario satu lawan satu dan dua lawan dua.
Kedua pesawat memiliki karakter berbeda. J-16 merupakan jet tempur berat bermesin ganda yang dirancang untuk menjalankan misi jarak jauh dengan membawa persenjataan dalam jumlah besar.
Sementara itu, Rafale merupakan jet tempur multirole bermesin ganda dengan ukuran lebih kecil. Pesawat buatan Dassault Aviation itu mengandalkan kelincahan, sistem sensor, dan perangkat peperangan elektronik.
Perbedaan tersebut membuat simulasi dengan Rafale lebih berharga dibandingkan latihan menggunakan jenis pesawat yang sama. Pilot China dapat mengenali pola manuver dan respons Rafale dalam pertempuran jarak dekat.
Kedua pihak juga berpeluang mengumpulkan informasi mengenai karakter pesawat masing-masing. Namun, hasil simulasi tidak diumumkan sehingga tidak dapat diketahui jet mana yang lebih unggul.
Pertemuan dengan Rafale memiliki nilai strategis tersendiri bagi China karena pesawat tersebut juga menjadi salah satu jet tempur utama Angkatan Udara India.
Hubungan China dan India masih dibayangi sengketa perbatasan. Perselisihan tersebut sempat memicu bentrokan mematikan di wilayah Himalaya pada 2020.
Perhatian Beijing terhadap Rafale meningkat setelah konflik India dan Pakistan pada 2025. Dalam pertempuran tersebut, pesawat tempur buatan China yang digunakan Pakistan disebut berhasil menjatuhkan sejumlah jet India.
Setidaknya satu Rafale India diduga ikut ditembak jatuh. Pemerintah India mengakui kehilangan sejumlah pesawat, tetapi membantah bahwa Rafale termasuk di antaranya.
Terlepas dari perbedaan klaim tersebut, latihan di Mesir memberi pilot China pengalaman menghadapi pesawat yang juga digunakan rivalnya di Asia.
Latihan bersama turut menjadi panggung bagi China untuk memperkenalkan jet tempurnya kepada Mesir.
Pada 2024, Mesir dikabarkan memesan sejumlah J-10 buatan China. Beijing membantah laporan tersebut dan hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai pembelian pesawat itu.
China kemudian membawa J-10 dalam latihan bersama pertama dengan Mesir pada 2025. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya meyakinkan Kairo agar memilih J-10 untuk menggantikan armada F-16 yang mulai menua.
Kali ini, Beijing menerjunkan J-16 yang lebih besar dan memiliki daya jelajah lebih jauh. Karakter tersebut dapat mendukung operasi Mesir di Laut Merah, Tanduk Afrika, dan wilayah lain yang jauh dari pangkalan utama.
Penjualan jet kepada Mesir akan memberi China pijakan penting di pasar persenjataan Timur Tengah. Kesepakatan itu juga berpotensi membuka jalan ke negara lain yang selama ini bergantung pada teknologi militer AS dan Eropa.
Diplomasi militer China di Timur Tengah juga menyasar Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), meskipun kedua negara memiliki hubungan pertahanan kuat dengan AS.
China dan UEA dijadwalkan kembali mengadakan latihan udara bersama di wilayah barat laut China pada akhir Agustus. Latihan serupa telah berlangsung setiap tahun sejak 2023.
Jenis pesawat yang dilibatkan dalam latihan terbaru belum diumumkan. Namun, latihan sebelumnya menghadirkan Mirage buatan Prancis milik UEA. Jet tersebut juga digunakan Taiwan, wilayah yang diklaim China sebagai bagian dari teritorinya.
Rangkaian latihan itu memperlihatkan cara Beijing menggabungkan diplomasi pertahanan, promosi persenjataan, dan peningkatan pengalaman operasional.
China memang belum dapat menandingi jaringan pangkalan militer AS. Namun, pengerahan J-16 ke Mesir menunjukkan bahwa Beijing terus memperluas jangkauannya menuju kawasan yang penting bagi perdagangan dan pasokan energinya.
CNBC INDONESIA RESEARCH
[email protected]
(evw/evw)
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Mandiri menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026. Kinerja ekonomi yang tetap solid pada semester I dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi nasional melampaui perkiraan sebelumnya yang sebesar 5,2%.
Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri Diah Ayu Yustina mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 masih menunjukkan daya tahan yang kuat. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% pada semester I-2026.
Dengan perkembangan tersebut, Bank Mandiri kini melihat pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini berpotensi mencapai sekitar 5,34%.
"Kalau untuk overall year, nowcasting dari pertumbuhan ekonomi Indonesia ini bisa di atas proyeksi kami sebelumnya di 5,2%," ujar Diah dalam Mandiri Macro and Market Brief Q3 2026 secara virtual, Kamis (3/9/2026).
Menurut Diah, terdapat dua motor utama yang menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026, yakni belanja pemerintah dan investasi.
Belanja pemerintah tercatat masih tumbuh sekitar 16% pada kuartal II-2026. Meski melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 21%, pertumbuhan tersebut tetap menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi domestik.
Diah menjelaskan, akselerasi belanja pemerintah terutama berasal dari pelaksanaan berbagai program prioritas, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga pembangunan infrastruktur.
"Belanja pemerintah ini masih sangat ditopang oleh akselerasi atau percepatan belanja terkait dengan program-program prioritas," katanya.
Selain belanja negara, investasi juga menunjukkan perbaikan yang signifikan. Pertumbuhan investasi pada kuartal II-2026 mencapai 6,9%, lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya, sehingga turut memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Di sisi lain, konsumsi rumah tangga mengalami moderasi. Pada kuartal II-2026, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,1%, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,5% pada kuartal I-2026.
Namun, Diah menilai perlambatan tersebut tidak mengindikasikan pelemahan daya beli yang serius. Menurutnya, konsumsi pada kuartal pertama terdorong faktor musiman Ramadan dan Lebaran yang secara historis meningkatkan aktivitas belanja masyarakat.
"Kuartal satu ini adalah periode yang musiman, secara musiman memang konsumsinya tinggi karena ada periode Lebaran," ujarnya.
Dengan kombinasi belanja pemerintah yang masih ekspansif dan investasi yang terus menguat, Bank Mandiri memandang fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
"Jadi kalau kita lihat prognosa di 2026 kami melihat mungkin pertumbuhan ekonomi bisa di atas 5,3%, angkanya sekitar 5,34%, di atas proyeksi kami sebelumnya di 5,2%," kata Diah.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]