Tanjungpandan (ANTARA) - TNI Angkatan Laut (AL) mencatat sebanyak 514,1 ton sumber daya alam (SDA) pertambangan senilai Rp10,25 triliun berhasil ditertibkan melalui berbagai operasi sepanjang 2026.
Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata di Tanjungpandan, Belitung, Kamis, mengatakan nilai SDA pertambangan yang ditertibkan tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Terhitung dari Januari sampai sekarang, kami telah berhasil mengamankan kekayaan SDA untuk semua jenis mineral tambang, pasir timah, batu bara dan mineral pertambangan yang lain di seluruh Indonesia senilai Rp10,25 triliun," katanya.
Denih menjelaskan pada 2025 TNI AL mencatat sebanyak 343,14 ton sumber daya pertambangan senilai Rp102,94 miliar berhasil ditertibkan.
Sementara pada 2026, jumlahnya meningkat menjadi 514,1 ton dengan nilai mencapai Rp10,25 triliun.
Baca juga: Usai gagalkan 75,7 ton timah, TNI AL perketat jalur rawan
"Peningkatan nilai tersebut menunjukkan besarnya potensi kekayaan negara yang berhasil diamankan melalui operasi TNI Angkatan Laut, sekaligus menegaskan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap kegiatan pertambangan dan penyelundupan sumber daya alam melalui laut," ujarnya.
Salah satu operasi tersebut adalah penggagalan dugaan penyelundupan pasir timah ilegal di wilayah Bangka Belitung pada Agustus 2026.
Dalam rangkaian operasi pada 2–13 Agustus 2026 di sejumlah lokasi di Belitung Timur dan Belitung, TNI AL mengamankan sekitar 75,7 ton pasir timah ilegal dengan estimasi nilai Rp76,04 miliar.
Denih menegaskan angka Rp76,04 miliar merupakan estimasi nilai barang yang diamankan, sedangkan besaran kerugian negara secara resmi akan dihitung oleh instansi yang memiliki kewenangan dan kompetensi.
"Kerugian negara tidak hanya dilihat dari nilai fisik barang, tetapi juga dapat mencakup penerimaan negara, royalti, perpajakan, nilai tambah ekonomi, serta dampak lingkungan dan ekonomi masyarakat," katanya.
Baca juga: Kemenko Polkam minta aktor penyelundupan 75,7 ton timah diburu
Selain penertiban sumber daya pertambangan, TNI AL juga mencatat hasil operasi pemberantasan peredaran narkotika di wilayah perairan Indonesia.
Sepanjang 2025, TNI AL menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 4,81 ton yang diperkirakan dapat menyelamatkan 20,7 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dengan asumsi biaya rehabilitasi sekitar Rp10 juta per orang, Denih menyebut potensi biaya rehabilitasi yang dapat dihindari mencapai Rp207 triliun.
Sementara sepanjang 2026, TNI AL mencatat telah menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 1,3 ton dengan estimasi 13,014 juta jiwa terselamatkan dan potensi biaya rehabilitasi yang dapat dihindari sekitar Rp130,3 triliun.
Denih mengatakan capaian operasi tersebut merupakan hasil sinergi TNI AL dengan TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, Bakamla, KPLP, Kejaksaan, Kementerian ESDM, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.
Baca juga: Bareskrim asistensi kasus penyelundupan 50 ton pasir timah di Belitung
Menurut dia, Koarmada RI akan terus memperkuat pengawasan perairan nasional melalui kegiatan intelijen, patroli, kehadiran unsur TNI AL, pertukaran informasi, serta pengembangan jaringan distribusi dan penyelundupan.
"Laut Indonesia bukan jalur bebas untuk menyelundupkan kekayaan alam ini. TNI Angkatan Laut akan terus hadir mencegah, mengawasi, dan menindak tegas setiap pelanggaran hukum di laut demi melindungi sumber daya alam dan kepentingan nasional," kata Denih.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Nama Band/Musisi
Genre:
Kota
Email
No Kontak
Jumlah Personil:
Nama Personil
Jenis Kelamin :
Tanggal Lahir :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 6
Jenis Kelamin Personil 6 :
Tanggal Lahir Personil 6 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 6
Jenis Kelamin Personil 6 :
Tanggal Lahir Personil 6 :
Nama Personil 7
Jenis Kelamin Personil 7 :
Tanggal Lahir Personil 7 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 6
Jenis Kelamin Personil 6 :
Tanggal Lahir Personil 6 :
Nama Personil 7
Jenis Kelamin Personil 7 :
Tanggal Lahir Personil 7 :
Nama Personil 8
Jenis Kelamin Personil 8 :
Tanggal Lahir Personil 8 :
Biodata Band
Jakarta, CNBC Indonesia - Kejahatan siber yang menyasar aplikasi mobile banking (m-Banking) terus mengintai nasabah. Jika lengah, pelaku dapat membobol rekening hingga menguras seluruh saldo tabungan.
Di sisi lain, perkembangan layanan perbankan digital membuat aktivitas transaksi semakin mudah. Bank kini tidak hanya menyediakan fitur transfer dan pembayaran melalui m-Banking, tetapi juga mengembangkan aplikasi menjadi super app yang menawarkan berbagai layanan, mulai dari investasi hingga beragam kebutuhan pembayaran.
Sejumlah modus penipuan di aplikasi m-Banking antara lain pencurian data pribadi hingga pengelabuan (phishing). Untuk mengantisipasi hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membagikan sejumlah langkah preventif yang dapat dilakukan nasabah.
Berikut tips menghindari kejahatan digital banking:
Tidak memberitahukan kode akses atau nomor Personal Identification Number (PIN) kepada orang lain.
Tidak mencatat dan menyimpan kode akses atau nomor pribadi SMS banking di tempat yang mudah diketahui orang lain.
Memeriksa detail transaksi secara teliti sebelum melakukan konfirmasi.
Menunggu beberapa saat hingga menerima respons balik atas transaksi yang dijalankan.
Memeriksa notifikasi transaksi (SMS atau email) yang masuk secara teliti dan segera menghubungi call center bank apabila menemukan transaksi mencurigakan.
Segera mengganti PIN jika merasa kode akses tersebut telah diketahui oleh orang lain.
Segera melapor ke cabang terdekat atau call center bank jika kartu SIM (SIM card) hilang, dicuri, atau dipindahtangankan kepada pihak lain.
Waspada terhadap aplikasi berisiko di internet yang mengandung spam atau malware yang berpotensi mencuri data pribadi.
Menghindari transaksi internet banking menggunakan jaringan publik seperti WiFi gratis atau komputer umum (warnet) karena berisiko mengalami peretasan data.
Memastikan selalu melakukan proses log out setelah selesai melakukan transaksi.
Memastikan seluruh data pribadi telah dihapus (factory reset) saat berganti ponsel guna menghindari penyalahgunaan oleh pemilik perangkat berikutnya.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
ILUSTRASI. CIMB Niaga resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Ritel untuk memperkuat ekosistem pembayaran domestik dan mendorong transaksi digital (KONTAN/Ammar Rezqianto)
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Ritel sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran domestik dan mendorong transaksi digital di Indonesia.
CIMB Niaga menjadi salah satu dari delapan bank pertama yang ditunjuk untuk menerbitkan KKI Ritel. Produk ini dikembangkan sejalan dengan inisiatif Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) untuk menghadirkan alternatif instrumen pembayaran domestik.
Head of Consumer Lending Business CIMB Niaga Eric Augie Saputra menyebut, peluncuran KKI Ritel menjadi bagian dari komitmen CIMB Niaga dalam mendukung penguatan sistem pembayaran nasional.
"Kami bangga menjadi bagian dari sejumlah bank pertama yang dipercaya untuk menghadirkan KKI Ritel kepada masyarakat," ujar Eric dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Kredit Citi Indonesia Tumbuh 8,05%, Pipeline Semester II Capai Rp 5 Triliun
KKI Ritel CIMB Niaga dapat digunakan untuk transaksi melalui QRIS dengan sumber dana kartu kredit. Nasabah juga dapat melakukan berbagai transaksi pembayaran melalui aplikasi OCTO.
Selain itu, KKI Ritel menawarkan sejumlah fitur, termasuk bebas iuran tahunan untuk kartu utama dan tambahan serta fasilitas cicilan tetap.
Untuk fasilitas cicilan, transaksi ritel dengan nilai minimum Rp 300.000 dapat diubah menjadi cicilan dengan tenor mulai tiga hingga 24 bulan melalui aplikasi OCTO maupun layanan resmi CIMB Niaga.
CIMB Niaga juga akan menghadirkan program Bonus Poin Xtra secara berkala melalui berbagai program promosi bagi nasabah.
Eric mengatakan, kehadiran KKI Ritel tidak hanya memberikan alternatif pembayaran bagi nasabah, tetapi juga dapat mendukung perluasan penggunaan pembayaran digital di kalangan merchant.
"Melalui kartu kredit ini, kami ingin memberikan pengalaman transaksi digital yang lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," katanya.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Gandeng Petrokimia Gresik Perkuat Ekosistem Bisnis
Ke depan, CIMB Niaga akan terus mengembangkan solusi pembayaran digital untuk memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus mendukung transformasi sistem pembayaran di Indonesia.
CIMB Niaga optimistis KKI Ritel dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal serta turut memperkuat ekosistem pembayaran nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Warta Ekonomi, Jakarta -
Memasuki usia satu tahun pasca-transformasi kelembagaan, PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) berhasil membukukan lompatan kinerja keuangan yang solid. Hingga akhir Juli 2026, entitas hasil pemisahan (spin-off) UUS BTN dan integrasi Bank Victoria Syariah ini mencetak laba kotor sebesar Rp 643,6 miliar, melesat 40% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Akselerasi laba perseroan ditopang oleh ekspansi aset yang tumbuh 22,2% YoY menjadi Rp81,1 triliun per 31 Juli 2026. Laju pertumbuhan ini selaras dengan penyaluran pembiayaan Bank BSN yang tumbuh 25,7% YoY mencapai Rp62 triliun, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 14,8% YoY menjadi Rp64,1 triliun.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu mengapresiasi kinerja Bank BSN yang mampu membukukan catatan positif hanya dalam kurun waktu setahun perjalanan di bawah entitas baru.
"BTN sangat mengapresiasi kinerja rekan-rekan di Bank BSN yang hanya dalam kurun waktu singkat sudah bisa mewujudkan mimpi besar menjadi Bank Syariah terbesar ke-2 di Indonesia," kata Nixon saat memberikan sambutan dalam gelaran Tasyakuran Milad ke-1 BSN di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Nixon berpesan agar Bank BSN terus menjaga arah pertumbuhan dan mempertahankan keunggulan pembiayaan sektor perumahaan yang dimiliki selama ini. Selain itu, ia juga berpesan agar Bank BSN terus memperkuat partnership dengan mitra-mitra baru dan menjaga kerja sama yang telah terjalin dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengungkapkan, capaian positif pada tahun pertama operasional ini menjadi bukti bahwa proses transformasi kelembagaan yang bergulir sejak akuisisi Bank Victoria Syariah hingga spin-off pada Desember 2025 lalu berjalan secara efektif dan membuahkan hasil.
"Transformasi BSN bukan sekadar perubahan papan nama atau kelembagaan semata. Yang jauh lebih krusial adalah bagaimana perubahan ini memberi nilai tambah nyata, memperkuat kinerja, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Alex.
Baca Juga: Jadi yang Pertama, BSN Ukir Sejarah Baru dalam Ekosistem Pembayaran Digital Transportasi Publik
Pencapaian manis BSN di tahun pertamanya mendapat apresiasi hangat dari organisasi keagamaan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menitipkan harapan besar agar Bank BSN tidak sekadar mengejar angka pertumbuhan, namun juga mengakar pada pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.
"Umat Islam merupakan mayoritas penduduk di negeri ini, namun secara kualitas ekonomi masih menghadapi tantangan ketertinggalan. Kehadiran Bank BSN diharapkan dapat menjadi pilar strategis yang menopang dan memajukan ekonomi umat, khususnya di sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," ungkapnya.
Haedar mendorong agar kolaborasi strategis yang telah terbangun antara Bank BSN dengan PP Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga organisasi 'Aisyiyah dapat ditingkatkan menjadi program-program yang makin konkret, aman, cepat, dan mudah dijangkau.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Jambi (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi melaksanakan kunjungan ke fasilitas Nursery PT. Wirakarya Sakti (PT WKS) pada Kamis.
Dalam kunjungan tersebut, OJK membahas potensi komoditas kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penjajakan kolaborasi untuk mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan rantai pasok hasil produksi kelapa hingga ke industri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Syafrizal selaku Biro Perekonomian Provinsi Jambi, Yufnizarman, Direktur Kredit Syariah, Yanti, Pimpinan Bank Sinarmas KC Jambi, Yudi, perwakilan Bank Jambi, dan Rahmat Kurniawan, perwakilan Bank BRI.
Dalam kunjungannya, salah satu potensi yang dibahas adalah pengembangan produk turunan kelapa berupa cocopeat.
Produk tersebut berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok industri apabila masyarakat mampu menghasilkan produk dengan standar kualitas, volume, hingga menjadi program yang berkelanjutan.
OJK berharap pemerintah daerah dan perbankan mendorong upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekosistem usaha yang lebih terintegrasi.
Dukungan yang dimaksud tidak hanya mencakup pembiayaan, tetapi juga fasilitasi sarana dan prasarana produksi hingga proses distribusi, sehingga masyarakat dapat meningkatkan perekonomian dan mampu berdaya secara mandiri.
“Untuk program ini tidak bisa hanya dari industri saja, tetapi juga memerlukan komitmen dan dukungan dari Pemda (Pemerintah Daerah). Kami sedang mencoba propose kegiatan ini kemudian kita laksanakan pendekatan kepada masyarakat” ujar Yan Iswara Rosya, Kepala OJK Provinsi Jambi.
Menanggapi hal tersebut, PT WKS menyampaikan bahwa peluang pemanfaatan cocopeat produksi masyarakat Tanjabtim secara prinsip memungkinkan untuk dijajaki, mengingat perusahaan masih membutuhkan pasokan cocopeat.
PT WKS juga berharap pengembangan produksi cocopeat masyarakat dapat dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan standar dan kualitas yang dibutuhkan perusahaan, termasuk kapasitas serta kesinambungan pasokan.
Dengan demikian, apabila seluruh persyaratan dapat terpenuhi, hasil produksi masyarakat berpotensi terhubung dengan kebutuhan industry.
“Kami melihat ini sebagai sebuah potensi yang baik. PT WKS masih membutuhkan tambahan supply cocopeat, sehingga apabila masyarakat dapat menghasilkan produk dengan standar dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, tentunya ini menjadi peluang yang dapat kita jajaki bersama.
Harapannya, kebutuhan industri dapat sekaligus menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian masyarakat Tanjung Jabung Timur,” ujar Taufik Qurochman, Public Relation Head PT WKS.
Penjajakan tersebut masih memerlukan proses dan pembahasan lebih lanjut, khususnya terkait kesiapan produksi masyarakat, standar mutu, kapasitas produksi, kebutuhan sarana dan prasarana, kontinuitas pasokan, hingga mekanisme distribusi.
Pada kunjungan ini juga diisi kegiatan demonstrasi proses pengaplikasian cocopeat pada bibit tanaman Acacia Crassicarpa. Dalam hal ini, OJK menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah berkesempatan untuk memahami proses dan gambaran kegiatan business process yang berjalan di PT WKS.
“Kami berterima kasih kepada PT WKS karena dengan adanya kunjungan ini kami jadi belajar, jadi tahu bagaimana business process di PT WKS” ujar OJK.
Bagi PT WKS, keterlibatan dalam penjajakan ini menjadi bagian dari upaya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta melihat peluang pemanfaatan potensi lokal yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat.
Pewarta: Rilis/Nanang Mairiadi
Editor : Nanang Mairiadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Pembangunan kembali Stadion GOR Haji Agus Salim Padang memasuki tahap penting. PT Hutama Karya menargetkan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek tersebut dilakukan paling lambat pada akhir September 2026 setelah proses pembongkaran stadion lama selesai. Target penyelesaian stadion baru ditetapkan pada akhir Desember 2027 atau paling lambat Januari 2028.
Kepastian itu mengemuka dalam pertemuan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, dengan Direktur Utama PT Hutama Karya, Koentjoro, pada Rabu (19/8/2026).
Andre mengatakan proses pembongkaran Stadion Haji Agus Salim saat ini hampir rampung. Ia memperkirakan seluruh pekerjaan pembongkaran dapat diselesaikan dalam waktu satu pekan ke depan sehingga tahapan pembangunan fisik bisa segera dimulai.
"Alhamdulillah, proses pembongkaran Stadion Haji Agus Salim sudah berjalan dan saat ini hampir selesai. Insya Allah dalam satu minggu ke depan seluruh proses pembongkaran dapat dituntaskan," kata Andre.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu berharap pembangunan stadion dapat berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, stadion baru tersebut sangat dinantikan masyarakat Sumbar, termasuk para pecinta sepak bola dan pendukung Semen Padang FC.
Andre menegaskan target utama adalah menghadirkan stadion modern yang dapat digunakan masyarakat secepat mungkin.
"Kita berharap stadion ini dapat selesai paling lambat Desember 2027 atau Januari 2028 sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Sumatera Barat," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Hutama Karya Koentjoro menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan Andre Rosiade dalam mengawal proyek strategis tersebut.
Menurut Koentjoro, apabila proses pembongkaran selesai sesuai target, Hutama Karya bersama PT Adhi Karya akan segera memulai tahapan konstruksi melalui groundbreaking yang dijadwalkan paling lambat pada akhir September 2026.
"Apabila proses pembongkaran dapat diselesaikan sesuai target dalam waktu dekat, maka Hutama Karya bersama Adhi Karya akan memulai groundbreaking paling lambat pada akhir September 2026," ujar Koentjoro.
Ia memastikan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal yang telah disusun bersama Kementerian Pekerjaan Umum. Stadion yang dibangun ulang dengan standar modern tersebut diharapkan menjadi salah satu fasilitas olahraga terbaik di Sumatera Barat.
Koentjoro mengatakan proyek pembangunan stadion ditargetkan selesai pada akhir Desember 2027 atau awal Januari 2028.
"Dengan demikian, Stadion GOR Haji Agus Salim sudah dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Sumatera Barat," katanya.
Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah mengalokasikan anggaran pembangunan Stadion Haji Agus Salim melalui skema tahun jamak. Stadion yang akan dibangun ulang tersebut dirancang memenuhi standar AFC dan menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur olahraga di Ranah Minang. (***)
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 75 jiwa.
Data ini merupakan hasil update terkini BNPB pada Kamis (20/8) pukul 16.00 WIB.
"Di mana kemarin kami memberitakan 71 jiwa. Hari ini bertambah empat jiwa dengan rincian di Kabupaten Sikka bertambah dua, Kabupaten Manggarai bertambah satu, Nagekeo bertambah satu," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam Konferensi Pers BNPB, Kamis (20/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, BNPB juga mencatat adanya 907 korban luka-luka. Dari data sebelumnya, terdapat tambahan sembilan korban luka-luka yang berasal dari Kabupaten Ngada.
Jumlah pengungsi juga disebutkan meningkat seiring dengan banyaknya gempa susulan.
"Saat ini, kami mencatat ada 92.735 jiwa, yang semula ada 59.647 jiwa," lanjutnya.
Peningkatan jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Kabupaten Nagekeo sebanyak 21.883 jiwa. Dilanjutkan dengan bertambahnya 9.649 jiwa dari Kabupaten Manggarai dan 1.556 jiwa dari Kabupaten Manggarai Barat.
BNPB juga melaporkan kinerja operasi distribusi bantuan yang dikelola BNPB, yaitu Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Bantuan dari pos ini dikirimkan ke Bandara Labuan Bajo dan Bandara Maumere.
"Jumlah total distribusi bantuan dari tanggal 15 sampai 20 Agustus 2026 ini sebesar 729 ton, baik itu bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP), dari BNPB, maupun dari donasi," ungkap Berton.
Jenis bantuan yang diberikan meliputi bantuan pangan dan non-pangan. Bantuan pangan meliputi paket sembako, makanan siap saji, obat-obatan, dan mie instan. Bantuan non-pangan dilaporkan meliputi tenda, matras, selimut, kasur, hingga genset.
Pada Sabtu (15/8), gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 melanda NTT. Pemprov NTT lalu menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi dari 15 hingga 28 Agustus 2026.
Hingga Kamis (20/8) pukul 16.00 WIB, total jumlah gempa susulan mencapai 3.752 kejadian. Oleh karena masih banyaknya gempa susulan dan gempa yang tergolong besar, masyarakat diimbau tetap berwaspada dan siap siaga.
(mou/isn)
Pemerintah sendiripun merancang anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027 sebesar Rp272,95 triliun, naik sekitar 20,1% dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp227,26 triliun.
Dari total tersebut, subsidi Jenis BBM Tertentu (JBT) dan LPG 3 kilogram mencapai Rp142,84 triliun.
Baca Juga: Apa Itu Desil 7 yang Viral di Media Sosial? Begini Cara Cek dan Menentukannya
Di tengah kebutuhan menjaga ketepatan sasaran subsidi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan pembatasan Pertalite masih dalam tahap kajian.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan pembatasan bagi masyarakat yang masuk desil 9 dan 10, Bahlil mengatakan pemerintah masih membahas skema tersebut.
“Masih di dalam pembahasan,” katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Menurut Bahlil, kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi seharusnya tidak menikmati BBM bersubsidi. Pemerintah ingin memastikan subsidi energi diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerima.
“Yang sudah kaya-kaya yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat lah, kira-kira begitu. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” tutur Bahlil.
Wacana tersebut mendapat perhatian dari kalangan ekonom karena penggunaan data desil sebagai dasar pemberian subsidi berpotensi menimbulkan persoalan akurasi.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan setidaknya terdapat dua persoalan yang perlu diperhatikan pemerintah jika desil digunakan sebagai dasar pembatasan subsidi.
Pertama, terdapat perbedaan batas antardesil dan kategorisasi kelompok masyarakat antara Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Kedua, Faisal menyoroti definisi dan profil kepemilikan dalam masing-masing kelompok desil yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil masyarakat.
Baca Juga: Iran Tantang AS Akui Kekalahan, Selat Hormuz Tetap Diblokade Trump Ingatkan Warga Bersiap Harga BBM Melonjak
Menurutnya, persoalan tersebut dapat memunculkan dua jenis kesalahan sasaran, yakni exclusion error ketika masyarakat yang sebenarnya berhak justru kehilangan subsidi, dan inclusion error ketika kelompok yang tidak berhak tetap memperoleh subsidi.
“Karena itu tadi masalah keakurasian dari data dan juga pendefinisian dari sasaran daripada bahan sos yang didefinisikan dalam bentuk desil,” ucap Faisal kepada Akurat.co, Kamis (20/8/2026).
Warta Ekonomi, Jakarta -
Taiwan semakin serius menggarap pasar wisatawan Indonesia dengan memperkuat promosi pariwisata menjelang momentum libur akhir tahun dan Tahun Baru. Tak hanya menawarkan wisata alam dan kuliner, Taiwan kini memperluas daya tariknya melalui wisata ramah Muslim, pengalaman lokal, serta destinasi di luar Taipei.
Potensi pasar Indonesia dinilai sangat besar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. Angka tersebut menjadi salah satu alasan Taiwan terus meningkatkan penetrasi pasar pariwisata Indonesia.
Upaya itu antara lain dilakukan melalui Taiwan Travel Fair di Lippo Mall Puri, Jakarta. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk perjalanan, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan Taiwan secara lebih dekat kepada masyarakat Indonesia.
Director of Economic Division Taipei Economic and Trade Office in Indonesia Frank Lu mengatakan, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan kedua negara.
“Taiwan Travel Fair bukan hanya platform untuk mempromosikan produk pariwisata, tetapi juga jembatan penting untuk memperkuat hubungan people-to-people antara Taiwan dan Indonesia,” kata Frank.
Perkuat Wisata Ramah Muslim
Taiwan juga terus memperkuat posisinya sebagai destinasi yang nyaman bagi wisatawan Muslim. Berbagai fasilitas disiapkan, mulai dari ketersediaan makanan halal, akomodasi ramah Muslim, ruang salat, hingga fasilitas wudu.
Komitmen tersebut turut memperkuat posisi Taiwan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang diterbitkan Mastercard dan CrescentRating. Taiwan menempati peringkat ketiga dunia untuk kategori destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), sejajar dengan Inggris.
Menurut Frank, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim, termasuk dari Indonesia.
“Kami berharap wisatawan Indonesia dapat melihat Taiwan sebagai destinasi yang nyaman dan memberikan rasa percaya diri, termasuk bagi wisatawan Muslim,” tegasnya.
Tak Hanya Taipei
Untuk memperluas pengalaman wisatawan, Taiwan juga mendorong kunjungan ke berbagai destinasi di luar Taipei. Beberapa di antaranya adalah Alishan, Sun Moon Lake, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta berbagai destinasi yang menawarkan pengalaman budaya lokal.
Director Taiwan Tourism Information Center in Jakarta Abe Chou mengatakan, strategi promosi tahun ini dibuat lebih dekat dengan gaya hidup wisatawan Indonesia, terutama keluarga dan generasi muda.
Taiwan Travel Fair pun dikemas lebih interaktif melalui pertunjukan panggung, demonstrasi budaya, area foto bertema destinasi Taiwan, kegiatan DIY, kuis wisata, hingga undian berhadiah. Pengunjung juga dapat memperoleh informasi perjalanan langsung dari pelaku industri pariwisata.
Beragam paket perjalanan ditawarkan untuk menjawab kebutuhan wisatawan, mulai dari tiket pesawat dengan harga khusus, paket free and easy, wisata keluarga, hingga perjalanan musiman seperti wisata bunga sakura dan tur bertema festival.
Sejumlah agen perjalanan juga memberikan penawaran khusus selama pameran, seperti potongan harga pemesanan, peningkatan kelas hotel, dan suvenir. Sementara itu, pengguna kartu kredit Mandiri yang membeli tiket pesawat atau paket wisata Taiwan mendapatkan cashback hingga Rp3,5 juta serta fasilitas cicilan 0 persen hingga 12 bulan.
Wisatawan Indonesia Makin Cari Pengalaman
Abe mengatakan, kuliner masih menjadi salah satu daya tarik utama Taiwan bagi wisatawan Indonesia. Pasar malam, makanan khas Taiwan, dan bubble tea menjadi produk yang banyak diminati.
Namun, preferensi wisatawan mulai berkembang. Wisatawan Indonesia kini semakin tertarik pada aktivitas yang memberikan pengalaman lebih mendalam, seperti bersepeda, hiking, maraton, wisata pedesaan, perjalanan dengan kereta api, hingga kunjungan ke tourism factory.
“Selain mengunjungi objek wisata terkenal, semakin banyak wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih mendalam,” ujar Abe.
Dengan penguatan promosi, pengembangan wisata ramah Muslim, serta perluasan destinasi dan pengalaman wisata, Taiwan optimistis dapat meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia. Momentum libur akhir tahun dan Tahun Baru pun menjadi salah satu periode strategis untuk menggaet lebih banyak wisatawan dari Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.