Jakarta (ANTARA) - Pemerintah terus memperkuat Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa dan ditargetkan pada 16 Agustus 2026 sebanyak 30 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) selesai dibangun.
“Target yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI ini diproyeksikan menjadi pendorong utama pemerataan dan kemandirian ekonomi desa,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Minggu.
Zulhas menegaskan bahwa percepatan fisik dan penyiapan operasional koperasi terus dikejar di seluruh wilayah Indonesia hingga menjelang Hari Kemerdekaan.
Menurut dia pembangunan fisik koperasi terus bergerak di berbagai wilayah dan hingga saat ini sebanyak 9.294 unit telah menyelesaikan pembangunan fisik. Menurut dia jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring percepatan pembangunan yang mencapai 150 hingga 200 unit per hari.
Menurut dia pembangunan itu tak hanya berfokus pada penyediaan sarana fisik, pemerintah juga mulai menyiapkan pengoperasian koperasi dan sumber daya manusia yang akan menjalankan kegiatan usaha di tingkat desa.
Sebanyak 1.061 koperasi telah dinyatakan siap beroperasi penuh, sementara proses rekrutmen 30 ribu manajer koperasi sedang berlangsung.
“Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi, mengawasi disiplin pangan, memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat desa,” kata dia.
Sementara itu, sebanyak 3.258 Koperasi Merah Putih di Sumatera Selatan telah dibentuk yang menjangkau seluruh desa dan kelurahan. Dari jumlah tersebut, 521 titik di 17 kabupaten dan kota telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen.
Baca juga: Musim panen membantu kurangi pengangguran di NTB
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan Morena mengatakan seluruh koperasi di wilayah Sumatera Selatan sedang dipersiapkan untuk peluncuran serentak pada 17 Agustus 2026.
Menurut dia penguatan Koperasi Merah Putih, semangat kemerdekaan diharapkan diwujudkan dalam kemandirian ekonomi masyarakat.
“Koperasi dapat menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk lokal, pengembangan usaha masyarakat, serta penggerak perputaran ekonomi yang manfaatnya kembali kepada warga desa,”kata dia.
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta (ANTARA) - Tim sepatu roda Indonesia tampil gemilang pada ajang Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026 di Dehua County, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, China, 7-9 Agustus 2026 dengan membawa pulang 19 medali.
Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi), dalam unggahan mereka pada Minggu (9/8), memberi selamat atas prestasi yang luar biasa tersebut.
"Terus melangkah ke depan, terus mengejar prestasi, dan terus membuat Indonesia bangga," demikian pernyataan PB Porserosi melalui Instagram.
Total 19 medali oleh Kontingen Indonesia dari kejuaraan internasional tersebut, yaitu 14 medali emas, empat perak, dan satu perunggu.
Sebanyak 14 medali emas Indonesia disumbangkan oleh sejumlah atlet dari berbagai nomor.
Athaya Rizky Prasetya menjadi salah satu atlet paling menonjol setelah meraih tiga emas di nomor Senior Men 200 meter, 500m+D, dan 1.000 meter. Dia juga menjadi bagian dari tim relay putra bersama Fatahilah Rajawali CP dan Lalu Dafa Maulana yang meraih emas.
Sementara itu, Fatahilah Rajawali CP meraih emas pada nomor Senior Men 10.000 meter elimination.
Dari sektor putri senior, Disna Ayu Luhutia menyumbangkan tiga emas melalui nomor 500m+D, 1.000 meter, dan 5.000 meter points.
Indonesia juga berjaya pada kategori junior. Devina Dwi Aprilia meraih dua emas di nomor Junior Women 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Nafeeza Lamarch D N menyumbangkan dua emas melalui nomor Junior Women 200 meter dan 500 meter, sedangkan Dafian Putra Purnama meraih dua emas pada nomor Junior Men 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Selain emas, Indonesia mengamankan empat medali perak. Fatahilah Rajawali CP meraih dua perak di nomor Senior Men 5.000 meter points dan 1.000 meter. Dua perak lainnya disumbangkan Lalu Dafa Maulana pada nomor Senior Men 200 meter dan 500m+D.
Lalu Dafa Maulana juga menjadi salah satu atlet muda Indonesia yang mencuri perhatian dalam kejuaraan tersebut. Ia turut memperkuat tim relay putra yang meraih emas, sehingga mengoleksi total satu emas dan dua perak.
Satu-satunya medali perunggu Indonesia diraih Nafeeza Lamarch DN pada nomor Junior Women 1.000 meter.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di lintasan sepatu roda Dehua County Teacher Training School Affiliated Primary School.
Berikut daftar atlet Indonesia peraih medali di Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026:
Medali Emas:
1. M. Athaya Rizky Prasetya (Senior Men 200m)
2. M. Athava Rizky Prasetva (Senior Men 500m+D)
3. M. Athaya Rizky Prasetya (Senior Men 1000m)
4. M. Athaya Rizky Prasetya/Fatahilah Raiawali C P/ Lalu Dafa Maulana (Senior Men Relay)
5. Disna Avu Luhutia (Senior Women 500m+D)
6. Disna Ayu Luhutia (Senior Women 1000m)
7. Disna Ayu Luhutia ( Senior Women 5000m Points)
8. Fatahilah Rajawali C P (Senior Men 10000m Elimination)
9. Devina Dwi Aprilia ( Junior Women 5000m Points)
10. Devina Dwi Aprilia ( Junior Women 1000m) 11. Nafeeza Lamarch D N (Junior Women 200m) 12. Nafeeza Lamarch D N (Junior Women 500m) 13. Dafian Putra Purnama (Junior Men 5000m Points)
14. Dafian Putra Purnama (Junior Men 1000m)
Medali Perak:
1. Fatahilah Rajawali C P (Senior Men 5000m Points).
2. Fatahilah Rajawali C P (Senior Men 1000m)
3. Lalu Dafa Maulana (Senior Men 200m)
4. Lalu Dafa Maulana (Senior Men 500m+D)
Medali Perunggu:
1. Nafeeza Lamarch D N (Junior Women 1,000m
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 05:40 WIB
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
Sariawan mungkin terlihat sebagai masalah kecil, tetapi ketika luka di mulut muncul berulang kali, orang tua tentu mulai bertanya-tanya. Apalagi jika anak sampai sulit makan, minum, atau mengeluh sakit setiap kali sariawan kambuh.
Tak sedikit orang tua yang belum menyadari penyebab sariawan pada anak. Memangnya, apa saja?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sariawan yang berulang dikenal sebagai recurrent aphthous stomatitis (RAS) atau stomatitis aftosa rekuren. Kondisi ini ditandai dengan munculnya luka kecil yang terasa nyeri di bagian dalam mulut dan dapat kambuh dari waktu ke waktu.
Lantas, apa saja yang bisa membuat anak sering sariawan?
Asupan zat gizi menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika anak mengalami sariawan berulang. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Dermatology and Venereology menemukan kemungkinan hubungan antara RAS dengan kekurangan beberapa nutrisi, terutama vitamin B12, folat, dan zat besi.
Studi membandingkan kadar zat besi, ferritin, asam folat, dan vitamin B12 pada pasien RAS dengan kelompok sehat.
Hasilnya, kadar vitamin B12 ditemukan lebih rendah secara signifikan pada pasien RAS. Sementara itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada parameter lainnya.
Pilihan Redaksi
Anak mungkin belum selalu bisa menjelaskan ketika sedang tertekan. Perubahan rutinitas, masalah di sekolah, konflik dengan teman, atau berbagai pengalaman yang membuat anak cemas dapat memengaruhi kondisi tubuh.
Karena itu, ketika sariawan muncul berkali-kali, orang tua bisa memperhatikan apakah kemunculannya bertepatan dengan periode ketika anak sedang menghadapi perubahan atau tekanan tertentu.
Sariawan juga bisa muncul setelah adanya luka kecil di dalam mulut. Pada anak, trauma semacam ini cukup mudah terjadi. Misalnya, bagian dalam pipi tidak sengaja tergigit ketika makan, mulut terkena sikat gigi, atau terjadi gesekan dari makanan maupun benda tertentu.
Luka kecil tersebut dapat menjadi salah satu penyebab munculnya sariawan pada anak yang memang memiliki kecenderungan mengalami RAS.
Untuk mencegahnya, hindari kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan terlalu kuat atau kasar.
Anak yang sering sariawan juga mungkin memiliki faktor genetik atau riwayat keluarga. Mengutip studi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad), kondisi yang jadi penyebab RAS belum diketahui secara pasti dan bersifat multifaktor.
Dalam penelitian yang dilakukan, faktor genetik termasuk salah satu hal yang dapat berperan, bersama dengan faktor hormonal, stres, dan defisiensi nutrisi.
Artinya, jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat sariawan berulang, anak juga mungkin memiliki kecenderungan yang sama.
Selain faktor genetik dan nutrisi, perubahan hormonal juga termasuk faktor yang dibahas dalam penelitian mengenai RAS. Perubahan hormonal bisa jadi salah satu penyebab sariawan pada anak.
Kondisi tubuh tertentu juga dapat berkaitan dengan munculnya sariawan berulang. Karena itu, jika sariawan terus kambuh, berlangsung lama, atau disertai keluhan lain, penyebabnya sebaiknya tidak langsung diasumsikan sebagai kekurangan vitamin.
(anm/asr)
Makassar (ANTARA) - Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Prof Sukro Muhab menyampaikan bahwa saat ini sekitar 59 persen tenaga kerja Indonesia berada pada sektor informal.
Maka dari itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melakukan penguatan kewirausahaan harus terus didorong melalui berbagai program pelatihan, vokasi, serta perluasan kesempatan kerja.
"Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru," ujarnya melalui keterangannya di Makassar, Minggu.
Terkait hal ini, Sukro Muhab mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar atas dukungannya terhadap pelaksanaan program perluasan kesempatan kerja dengan memberikan cinderamata kepada Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.
Dia menegaskan bahwa pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan Layanan Kewirausahaan, Sosialisasi Penempatan Disabilitas, dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) yang diselenggarakan Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI di Makassar.
Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, khususnya BPKK Kendari, yang telah memilih Kota Makassar sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan tersebut.
"Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.
Kata Aliyah, Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi bersama Kementerian Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi angkatan kerja, menekan angka pengangguran, serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha mikro yang tangguh.
Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi, kemampuan, dan semangat yang sama untuk berkembang apabila diberikan ruang dan kesempatan yang adil.
"Sesungguhnya penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama seperti kita semua. Yang membedakan hanya kondisi fisik, tetapi semangat, kemampuan, dan tekad mereka tidak kalah dengan siapa pun," katanya.
Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 10 Agustus 2026 05:37 WIB
Tim sepatu roda Indonesia total meraih 19 medali di ajang Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026 di China pada 7-9 Agustus 2026. (Intagram.com/pbporserosi.id)
Jakarta (ANTARA) - Tim sepatu roda Indonesia tampil gemilang pada ajang Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026 di Dehua County, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, China, 7-9 Agustus 2026 dengan membawa pulang 19 medali.
Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi), dalam unggahan mereka pada Minggu (9/8), memberi selamat atas prestasi yang luar biasa tersebut.
"Terus melangkah ke depan, terus mengejar prestasi, dan terus membuat Indonesia bangga," demikian pernyataan PB Porserosi melalui Instagram.
Total 19 medali oleh Kontingen Indonesia dari kejuaraan internasional tersebut, yaitu 14 medali emas, empat perak, dan satu perunggu.
Sebanyak 14 medali emas Indonesia disumbangkan oleh sejumlah atlet dari berbagai nomor.
Athaya Rizky Prasetya menjadi salah satu atlet paling menonjol setelah meraih tiga emas di nomor Senior Men 200 meter, 500m+D, dan 1.000 meter. Dia juga menjadi bagian dari tim relay putra bersama Fatahilah Rajawali CP dan Lalu Dafa Maulana yang meraih emas.
Sementara itu, Fatahilah Rajawali CP meraih emas pada nomor Senior Men 10.000 meter elimination.
Dari sektor putri senior, Disna Ayu Luhutia menyumbangkan tiga emas melalui nomor 500m+D, 1.000 meter, dan 5.000 meter points.
Indonesia juga berjaya pada kategori junior. Devina Dwi Aprilia meraih dua emas di nomor Junior Women 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Nafeeza Lamarch D N menyumbangkan dua emas melalui nomor Junior Women 200 meter dan 500 meter, sedangkan Dafian Putra Purnama meraih dua emas pada nomor Junior Men 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Selain emas, Indonesia mengamankan empat medali perak. Fatahilah Rajawali CP meraih dua perak di nomor Senior Men 5.000 meter points dan 1.000 meter. Dua perak lainnya disumbangkan Lalu Dafa Maulana pada nomor Senior Men 200 meter dan 500m+D.
Lalu Dafa Maulana juga menjadi salah satu atlet muda Indonesia yang mencuri perhatian dalam kejuaraan tersebut. Ia turut memperkuat tim relay putra yang meraih emas, sehingga mengoleksi total satu emas dan dua perak.
Satu-satunya medali perunggu Indonesia diraih Nafeeza Lamarch DN pada nomor Junior Women 1.000 meter.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di lintasan sepatu roda Dehua County Teacher Training School Affiliated Primary School.
Berikut daftar atlet Indonesia peraih medali di Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026:
Medali Emas:
Medali Perak:
Medali Perunggu:
Baca juga: Pemkab Kapuas diharap optimalkan pengembangan cabor sepatu roda
Baca juga: Porserosi miliki sejumlah prioritas pacu perkembangan olahraga di Kalteng
Baca juga: Sutoyo komitmen optimalkan pembinaan atlet, tingkatkan raihan prestasi sepatu roda Kalteng
Baca juga: Sepatu Roda Kapuas berhasil raih enam emas di Porprov Kalteng
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: Rajib Rizali
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Surabaya (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengakhiri monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari melakukan penyisiran dan pemantauan di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan keputusan tersebut diambil pada hari ketujuh setelah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II karena tidak ditemukan indikasi keberadaan kapal maupun korban yang mungkin masih belum ditemukan.
“Dengan tidak adanya tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan, maka kami mengakhiri kegiatan monitoring aktif,” kata Nanang di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan monitoring aktif dilakukan setelah status operasi SAR dialihkan menjadi kegiatan pemantauan pada Rabu (5/8).
Selama kegiatan tersebut, pihaknya mengerahkan personel dan sejumlah alat utama sistem keselamatan (alutsar) untuk menyisir perairan utara Madura.
Untuk penyisiran melalui jalur laut, kata dia, dilakukan menggunakan KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB Pos SAR Sumenep.
Pemantauan dari udara dilakukan menggunakan helikopter Basarnas AW139 HR1301 untuk memperluas cakupan area pencarian.
Dia menjelaskan pengerahan sarana laut dan udara tersebut dilakukan untuk mencari tanda-tanda keberadaan KMP Mutiara Sentosa II maupun korban yang kemungkinan masih belum ditemukan.
Ia menambahkan dengan berakhirnya monitoring aktif, Kantor SAR Kelas A Surabaya selanjutnya menempatkan personel dalam posisi siaga untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan lainnya.
“Selanjutnya, beralih posisi standby untuk kondisi kedaruratan yang lain,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengalihkan operasi SAR khusus kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menjadi operasi kesiapsiagaan setelah seluruh 238 korban berhasil terdata dan dievakuasi.
Ia menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah data manifes disinkronkan antara pihak kesyahbandaran dan operator kapal sehingga jumlah korban di atas KMP Mutiara Sentosa II dipastikan 238 orang yang terdiri atas 233 korban selamat dan lima korban meninggal dunia.
Korban selamat dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar 110 orang, TB Hasnur 62 orang, KN Permadi sembilan orang, Selaras Mas 13 orang, KRI Nala 30 orang, serta KMP Mutiara Ferindo I delapan orang.
Sebanyak lima korban meninggal dunia, kata dia, dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar dua orang, KRI Nala dua orang, dan KMP Mutiara Ferindo I satu orang.
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Denpasar (ANTARA) - Gubernur Bali Wayan Koster memberi ruang generasi muda mengenalkan arak Bali melalui kemampuan meracik rasa koktail (mixology) yang didukung penguasaan teknik menghibur lewat aksi akrobatik melempar botol dan alat bar (flair) atau keduanya dikenal Mixoflair.
“Mengapa saya sangat tertarik, karena ini keterampilan yang langka, saya yakin kita dari Bali yang dianugerahi keterampilan ini dan memang cocok sebagai destinasi wisata utama dunia dengan produk-produk lokalnya seperti arak Bali yang diolah menjadi koktail seperti ini,” kata dia di Denpasar, Minggu.
Pada tahap awal Pemprov Bali mewadahi 23 bartender atau pramutama bar beradu di Kompetisi Mixology and Flair Arak Bali 2026, dimana menurut Koster, mereka selain bertalenta juga mampu mengenalkan produk petani lokal berizin yaitu arak.
Kagum dengan generasi muda itu, Gubernur Koster kemudian memastikan akan memberikan lebih banyak ruang bagi profesi moderen ini lewat pembinaan, kompetisi, penampilan di ruang-ruang publik.
“Kalau di tingkat nasional belum ada forumnya, kita saja yang buat kejuaraannya, apakah piala gubernur tapi tingkat nasional, kalau kejuaraan dunianya setiap bulan berpindah-pindah maka kita harus lebih sering buat kompetisi,” ujarnya.
Tak harus berupa kompetisi, Gubernur Koster meminta perangkat daerah terkait merancang wadah sederhana di ruang publik seperti Lapangan Niti Mandala Renon sebagai wadah para generasi muda berbakat unjuk kemampuan.
“Sering-sering dibina terutama yang 23 peserta itu, terus dia dibina, ikut disana sini supaya dia menjadi jago main di tingkat nasional maupun dunia,“ ucapnya.
Koster juga mendorong sertifikasi bagi bartender sehingga mereka bisa naik kelas, sebab gubernur menyayangkan sejumlah pelaku usaha horeka membayar mereka dengan nominal yang dianggap kurang sesuai dengan bakat mixoflair yang ditekuni.
Pemberian ruang bagi generasi muda ini juga dilakukan untuk membangun ekosistem industri arak Bali, dimana di hulunya produksi arak Bali sudah mampu mengandalkan petani lokal, di tengah perajin dan koperasi yang mengurus izin, kemudian di hilir penjualan salah satunya dengan kreasi mixoflair.
“Yang seperti ini mata rantainya banyak, ini profesi yang bagus harus dibina dengan serius, ini ekonomi rakyat harus betul-betul diurus karena akan membuka lapangan kerja baru menjadi orang yang punya kompetensi mancanegara,” katanya.
Dalam waktu dekat, dua bartender muda Bali sebagai perwakilan Indonesia diundang untuk mengikuti kompetisi mixology and flair di Las Vegas dan Polandia, Koster berharap dengan kesempatan berlatih lebih banyak akan lahir perwakilan Bali lainnya yang beratraksi dan meracik minuman khas Bali.
“Jangan berhenti, saya mengajak kumpul di sini supaya kita tahu bagaimana mendorong, memberdayakan, dan mengembangkan dan tahu apa yang harus kita lakukan untuk memfasilitasi mereka supaya tumbuh,” ujar Gubernur Koster.
I Kadek Suniantara (20) bartender yang berhasil keluar sebagai juara I dalam kompetisi ini merasa senang, sebab Pemprov Bali semakin banyak memberi peluang mereka belajar dan mengangkat nilainya.
Ia menuturkan bahwa tidak mudah untuk menjadi seorang bartender, dibutuhkan kesabaran, fokus, dan kedisiplinan dalam mempelajari teknik meramu dan menghibur di balik meja bar.
Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengupayakan perdamaian antara kelompok warga Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tatura Utara setelah terjadi pertikaian dengan mempertemukan warga bersama aparat keamanan dan pemerintah setempat.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Minggu, mengatakan telah menemui warga di kedua wilayah dan masing-masing pihak menyatakan menginginkan situasi kembali aman dan kondusif.
"Saya sudah melakukan pertemuan warga di dua wilayah yang sempat bersitegang bersama aparat keamanan maupun pemerintah di wilayah masing-masing. Pada prinsipnya semuanya ingin situasi kembali aman dan kondusif," katanya.
Menurut Hadianto, kesamaan keinginan tersebut menjadi modal untuk memulihkan situasi sekaligus menjaga hubungan antarwarga di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, dan Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena berpotensi kembali memicu ketegangan.
"Warga jangan mudah dibenturkan dengan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, harus bijaksana melihat persoalan. Jika terjadi kesalahpahaman harus diselesaikan secara kekeluargaan," katanya.
Hadianto juga meminta kepolisian mengusut informasi mengenai dugaan pembakaran dalam rangkaian peristiwa tersebut untuk memastikan kejadian sebenarnya.
Ia meminta tokoh masyarakat di kedua wilayah lebih aktif menjaga komunikasi dan membina warga agar pertikaian tidak kembali terjadi.
Pemkot Palu berharap kondisi di Nunu dan Tatura Utara segera pulih sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
"Saya mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap aman, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu kembali ketegangan antarwarga," kata Hadianto.
Data penelusuran ANTARA menyebutkan, pertikaian terbaru antara kelompok warga Nunu dan Tatura Utara terjadi di kawasan Jalan Anoa hingga Jembatan Lalove pada Kamis (6/8) malam.
Kepolisian menyebut kejadian tersebut diduga dipicu kesalahpahaman dan kemudian melakukan mediasi dengan tokoh masyarakat dari kedua wilayah.
Ketegangan antara kedua kelompok sebelumnya juga terjadi pada 21 Juli 2026 setelah seorang petugas keamanan perumahan diduga dikeroyok seusai melerai pertengkaran pasangan suami istri di Tatura Utara.
Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku dalam perkara penganiayaan tersebut.
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta -
Saat memilih sunscreen, angka SPF sering menjadi hal pertama yang diperhatikan. Tidak sedikit yang langsung menganggap SPF 50 pasti jauh lebih baik daripada SPF 20 atau SPF 30.
Angka SPF yang lebih tinggi memang menawarkan perlindungan UVB lebih besar, tetapi bukan berarti otomatis membuat sebuah produk sunscreen bekerja lebih baik. Untuk sunscreen wajah, SPF bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan.
Sunscreen dengan SPF lebih tinggi belum tentu jadi pilihan terbaik jika tidak memiliki perlindungan broad spectrum atau teksturnya terasa tidak nyaman sehingga membuat kita malas memakainya secara rutin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SPF merupakan singkatan dari Sun Protection Factor, yaitu ukuran yang menunjukkan tingkat perlindungan sunscreen terhadap sinar UVB. Sinar UVB merupakan salah satu jenis sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn). Selain SPF, ada pula bahan yang harus ada dalam produk sunscreen agar perlindungannya lengkap, yakni PA.
"SPF adalah angka yang mencegah kulit terbakar. PA adalah angka yang mencegah penuaan dini," kata dr. Vera, M. Biomed (AAM) dokter kulit dan estetika dari Be Youthful Clinic, saat acara Beauty Talks yang digelar brand perawatan kulit asal Jepang, Majestic Cosme, belum lama ini di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Semakin tinggi angka SPF, semakin besar pula perlindungan terhadap UVB yang diberikan ketika sunscreen digunakan dengan benar. Namun, perbandingan angka SPF tidak sesederhana itu.
Misalnya, sunscreen SPF 50 bukan berarti memberikan perlindungan dua kali lipat dibandingkan SPF 20. Sunscreen dengan SPF lebih tinggi memang dapat memberikan tambahan perlindungan terhadap UVB, tetapi perbedaan tersebut tidak selalu signifikan dalam penggunaan sehari-hari.
Cara mengaplikasikan sunscreen, jumlah yang digunakan, berapa lama berada di bawah sinar matahari, hingga seberapa sering mengaplikasikannya kembali juga ikut menentukan seberapa efektif perlindungan yang didapatkan.
dr. Cynthia Ayu (kiri), Direktur PT Mirai Group Japan Andina (tengah) dan dr. Vera, M. Biomed (AAM) di acara Beauty Talks, memperkenalkan rangkaian skincare dari brand Majestic Cosme. Foto: Dok. PT Mirai GroupJapan
"SPF 20 mungkin (perlindungannya) sekitar 95%. Lalu uang SPF 30-35 mungkin sekitar 96-97%. Sedangkanyang SPF 50 bisa sampai 98%. Jadi sebenarnya perbedaan poinnya sedikit banget," jelas dr. Cynthia Ayu, dokter estetika dari Rejuva Clinic.
Perlu dicermati juga bahwa angka SPF yang sangat tinggi bisa memberikan rasa aman 'palsu'. Seseorang mungkin merasa sudah cukup terlindungi sehingga berada di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa mengaplikasikan ulang sunscreen. Alhasil, kulit bisa tetap terbakar sinar matahari.
Sunscreen wajah broad spectrum dengan SPF 20 atau SPF 30 sebenarnya sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari selama digunakan dengan benar.
Sementara itu, sunscreen dengan SPF lebih tinggi dapat menjadi pilihan ketika kulit akan menghadapi paparan matahari yang lebih intens atau dalam waktu lama, misalnya saat pergi ke pantai, mendaki gunung, berolahraga di luar ruangan, atau berada di wilayah dengan indeks UV tinggi.
Dr. Cynthia juga menegaskan bahwa sunscreen terbaik bukan sekadar yang memiliki angka SPF paling tinggi. Melainkan yang dilengkapi perlindungan broad spectrum (SPF dan PA), nyaman digunakan, mudah dilayer dengan produk skincare lain, dan membuat kita konsisten memakainya.
Jika teksturnya terlalu berat, membuat makeup menggumpal atau pilling, atau menyebabkan kulit terlihat kemerahan dan terasa tidak nyaman, kemungkinan kita akan lebih sering melewatkan pemakaiannya.
Apa pun angka SPF yang digunakan, sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang untuk mempertahankan perlindungannya. Tidak ada sunscreen yang dapat melindungi kulit sepanjang hari hanya dengan satu kali pemakaian.
"Sunscreen harus diaplikasikan ulang setiap 2-3 jam," kata dr. Vera.
Untuk perlindungan yang lebih optimal, kombinasikan sunscreen dengan kebiasaan lain yang lebih ramah terhadap kulit, seperti memakai kacamata hitam atau topi, menghindari paparan matahari ketika intensitasnya sedang tinggi, dan mencari tempat teduh.
(hst/hst)
Jakarta -
Paolo Maldini buka suara terkait pengunduran dirinya sebagai direktur teknik Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Sebuah janji dari presiden FIGC Giovanni Malago yang tak ditepati membuatnya memilih pergi.
Eks kapten AC Milan itu baru ditunjuk sebagai direktur teknik FIGC pada Juli lalu, namun mundur tak sampai tiga pekan berselang. Posisinya lalu diisi oleh Claudio Ranieri.
"Kesepakatan telah diubah. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengundurkan diri, melepaskan kontrak empat tahun yang seharusnya dimulai pada 1 Agustus," ujar Maldini kepada Corriere della Sera, dikutip Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, hal pertama yang saya tanyakan adalah: 'Siapa yang memilih pelatih?'. Malagò menjawab: 'Pelatih terserah Anda dan saya akan mendukungnya.' Itulah kesepakatannya. Kemudian beberapa kejadian telah mengubahnya."
Kegagalan menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia disebut sebagai alasan di balik itu. Eks pelatih Juventus itu tak direstui oleh Malago karena statusnya sebagai duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.
Maldini tak menampik bahwa kegagalan membawa Pirlo menjadi pemicu pengunduran dirinya. Malago kemudian memilih membawa pulang Roberto Mancini yang tak sejalan dengan Maldini. Di situlah Maldini merasa kesepakatan awal telah dilanggar.
"Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional," Maldini menambahkan.
"Itu jelas dibesar-besarkan. Pirlo bersedia memutus kontrak dengan perusahaan taruhan Rusia itu. Dia orang yang baik, dia tidak pantas mendapatkan semua keributan ini. Mereka mengeluarkan kode etik, dekrit martabat. Tetapi, jika ada keinginan tulus untuk menjadikannya sebagai pelatih kepala, tidak akan ada hambatan hukum."
"Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: 'Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya."
"Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar," jelasnya.
(adp/nds)