San Francisco (ANTARA) - Raksasa layanan streaming Amerika Serikat (AS), Netflix, pada Selasa (20/10) melaporkan kenaikan laba bersih hampir 44 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal ketiga (Q3) 2026, namun menurunkan proyeksi pendapatan iklan setahun penuh di tengah melambatnya pertumbuhan pendapatan.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru perusahaan tersebut, Netflix membukukan laba bersih sebesar 3,66 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp18.006) untuk kuartal yang berakhir pada 30 September, naik 44 persen dari 2,55 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan kuartalan naik 11,8 persen (yoy) menjadi 12,87 miliar dolar AS, dibandingkan dengan 11,51 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Laju pertumbuhan tersebut melambat dari 13,4 persen pada Q2 2026.
Laba operasi naik 37 persen menjadi 4,46 miliar dolar AS, sementara margin operasi meningkat menjadi 34,6 persen dari 28,2 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Laba per-saham dilusian (diluted earnings per share) mencapai 87 sen dolar AS, dibandingkan 59 sen dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut melampaui perkiraan analis sebesar 82 sen dolar AS per saham, menurut Reuters.
Netflix menyatakan pertumbuhan pendapatannya terutama didorong oleh kenaikan pendapatan langganan, yang mencerminkan peningkatan jumlah pelanggan dan harga langganan, serta pertumbuhan pendapatan iklan dan pergerakan nilai tukar mata uang asing yang menguntungkan.
Namun, perusahaan tersebut menurunkan proyeksi pendapatan iklan setahun penuh 2026 menjadi sekitar 2,7 miliar dolar AS dari proyeksi sebelumnya sekitar 3 miliar dolar AS. Penurunan tersebut disebabkan oleh peluncuran sejumlah kemampuan produk iklan yang lebih lambat dari perkiraan.
Untuk Q4 2026, Netflix memproyeksikan pendapatan sebesar 13,44 miliar dolar AS dan laba bersih sebesar 2,79 miliar dolar AS, dengan laba per saham dilusian diperkirakan mencapai 67 sen dolar AS, di bawah perkiraan para analis sebesar 73 sen dolar AS.
Perusahaan tersebut memperkirakan pendapatan setahun penuh 2026 sekitar 51,1 miliar dolar AS, naik 13 persen (yoy), dengan margin operasi sebesar 31,5 persen.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
ILUSTRASI. Ciputra Life (Dok/Ciputra Life)
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menilai masih terbuka peluang untuk menjaga dan meningkatkan kinerja hasil investasi hingga akhir 2026.
Meski demikian, Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso mengatakan realisasinya akan bergantung pada sejumlah faktor penentu.
"Bergantung pada perkembangan kondisi makroekonomi, arah pergerakan suku bunga, nilai tukar, dan dinamika pasar keuangan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (21/10/2026).
Dalam kondisi pasar yang sangat dinamis, Hengky menerangkan pergerakan imbal hasil obligasi dapat membuka peluang untuk melakukan penempatan baru pada tingkat imbal hasil yang lebih menarik.
Baca Juga: Ciputra Life Ungkap Peluang Kenaikan Hasil Investasi Masih Terbuka hingga Akhir Tahun
Namun, dia bilang keputusan investasi tetap harus mempertimbangkan risiko perubahan harga, kualitas kredit, likuiditas, serta kesesuaian tenor terhadap arus kas aset dan kewajiban perusahaan.
Oleh karena itu, Hengky bilang pihaknya senantiasa mengevaluasi peluang investasi secara selektif dan mencermati dinamika perubahan kondisi pasar.
"Secara keseluruhan, kami optimistis masih terdapat peluang untuk mengoptimalkan hasil investasi, dengan tetap menjaga ekspektasi yang realistis dan tetap disiplin dalam pengelolaan risiko," tuturnya.
Lebih lanjut, Hengky mengatakan prioritas Ciputra Life bukan mengejar imbal hasil jangka pendek semata, melainkan memastikan bahwa kinerja investasi dapat mendukung ketahanan keuangan dan pertumbuhan Ciputra Life secara berkelanjutan, sekaligus memenuhi kewajiban perusahaan kepada seluruh pemegang polis.
Baca Juga: Ciputra Life Tetap Buka Peluang Investasi di SRBI Secara Selektif
Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Ciputra Life mencatat total investasi sebesar Rp 1,27 triliun per September 2026, atau meningkat 27% secara Year on Year (YoY).
Adapun hasil investasi tercatat sebesar Rp 53,04 miliar per September 2026, atau meningkat 31,42% secara YoY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, atas nama RIS selaku Direktur PT Sungai Danau Jaya, dan MRY selaku Direktur PT Tanah Bumbu Resources
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur PT Sungai Danau Jaya berinisial RIS, dan MRY selaku Direktur PT Tanah Bumbu Resources sebagai saksi kasus dugaan korupsi pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin.
“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, atas nama RIS selaku Direktur PT Sungai Danau Jaya, dan MRY selaku Direktur PT Tanah Bumbu Resources,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu.
Berdasarkan data KPK per pukul 15.04 WIB, RIS tiba pada pukul 09.26 WIB, sedangkan MRY pada pukul 09.40 WIB.
Baca juga: KPK dalami peran mantan Kepala KPP Madya Banjarmasin terkait restitusi
Sebelumnya, KPK pada Senin (19/10) memanggil seorang aparatur sipil negara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berinisial MMB untuk diperiksa sebagai saksi.
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan KPP Madya Banjarmasin pada 4 Februari 2026.
Sehari kemudian, KPK menetapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo, pegawai KPP Madya Banjarmasin Dian Jaya Demega, serta Manajer Keuangan PT Buana Karya Bhakti Venasius Jenarus Genggor sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait restitusi pajak.
Pada tanggal tersebut, KPK menjelaskan bahwa mulanya terdapat permintaan uang apresiasi setelah KPP Madya Banjarmasin mengurus permohonan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) PT Buana Karya Bhakti.
Perusahaan itu mengajukan restitusi PPN untuk tahun pajak 2024 dengan status lebih bayar.
Baca juga: KPK panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
Hasil pemeriksaan KPP menunjukkan nilai lebih bayar sebesar Rp49,47 miliar dengan koreksi fiskal Rp1,14 miliar sehingga nilai restitusi menjadi Rp48,3 miliar.
Atas pengurusan tersebut, para tersangka diduga menerima uang dengan total Rp1,5 miliar yang kemudian dibagi sesuai dengan jatah masing-masing.
KPK pada 20 Juli 2026 mengumumkan pengembangan penyidikan perkara tersebut.
Dalam pengembangan perkara, KPK mengumumkan telah menyita 680 ribu dolar Amerika Serikat, 1,3 kilogram emas, serta Rp100 juta dari penggeledahan di sejumlah lokasi maupun pengembalian oleh saksi.
Selain itu, KPK menyita uang lebih dari Rp1 miliar dan 49 ribu dolar AS saat memeriksa dua ASN Ditjen Pajak berinisial JKP dan SMG pada 1 Oktober 2026.
Baca juga: KPK panggil 10 saksi di Banjarmasin terkait kasus pemeriksaan pajak
Pewarta: Rio Feisal
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pontianak (ANTARA) - Gerakan Pembaharu (GAHARU) Pontianak, Kalimantan Barat memperkuat aksi kolektif untuk mendorong kolaborasi pemerintah dan masyarakat sipil mewujudkan Kampung Yuka yang sehat, bersih, maju, dan berkelanjutan.
“Kita ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam mendorong kebijakan serta pembangunan berkelanjutan melalui pertukaran perspektif dan pembelajaran bersama,” kata Koordinator GAHARU Pontianak Octavia Shinta Aryani di Pontianak, Rabu.
Shinta mengatakan, penguatan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari Program SAMA-SAMA yang diinisiasi Ashoka Indonesia dan Center for Innovation Policy and Governance (CIPG), dengan dukungan JustSystems dan Ford Foundation.
GAHARU bersama dua kelompok organisasi masyarakat sipil (CSO) di Pontianak mengembangkan inisiatif kolaboratif di Kampung Yuka, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat.
Gerakan ini mengintegrasikan pengelolaan lingkungan hidup, promosi kesehatan, informasi dan komunikasi, serta pengembangan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendorong aksi kolektif berbasis kebutuhan warga.
Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat aktif dalam merancang, menjalankan, dan menjaga keberlanjutan berbagai inisiatif di lingkungannya.
Sebagai bagian dari upaya itu, Ashoka Indonesia dan CIPG dijadwalkan bertemu dengan perwakilan warga Kampung Yuka pada Rabu (21/10) malam untuk mendengarkan pengalaman dan aspirasi masyarakat dalam membangun kampung bersama GAHARU.
Selanjutnya, pertemuan dengan Wali Kota Pontianak, organisasi perangkat daerah (OPD) dan sejumlah pemangku kepentingan dijadwalkan berlangsung Kamis (22/10) di Pontive Center Pontianak.
Forum tersebut akan membahas perkembangan inisiatif Kampung Yuka, mengidentifikasi kendala pelaksanaan, serta memetakan peluang dukungan dan kerja sama lintas sektor.
Sejumlah OPD yang dilibatkan antara lain Bapperida, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. Camat Pontianak Barat dan Lurah Sungai Beliung juga dijadwalkan mengikuti pertemuan.
Selain pemerintah, kegiatan ini melibatkan perguruan tinggi, lembaga sosial, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas untuk memperluas pertukaran pengetahuan serta menyelaraskan program.
GAHARU menilai dukungan kebijakan, koordinasi antarlembaga, dan partisipasi aktif warga menjadi faktor penting agar gerakan berbasis masyarakat tidak berhenti sebagai kegiatan jangka pendek.
Melalui kolaborasi tersebut, Kampung Yuka diharapkan berkembang menjadi ruang pembelajaran bersama dalam membangun kemandirian warga sekaligus memperkuat perubahan sosial dan ekologis yang berkelanjutan.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Proyeknya PGN untuk Sumatera Selatan di biometana itu targetnya 'on stream'-nya di 2027. Ini segera. Bakal disalurkan 2027
Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) membidik proyek biometana yang dikembangkan di Sumatera Selatan (Sumsel) dapat menyalurkan biometana mulai 2027.
“Proyeknya PGN untuk Sumatera Selatan di biometana itu targetnya on streamnya di 2027. Ini segera. (Bakal disalurkan) 2027,” ujar Grup Head Gas Supply dan LNG Trading PGN Muhammad Anas Pradipta ketika dijumpai di Jakarta, Rabu.
Anas menyampaikan gas tersebut akan disalurkan kepada pembeli-pembelinya yang berlokasi di Jawa Barat. Adapun calon pembeli gas biometana tersebut melibatkan perusahaan Jepang.
“Ini kerja sama yang bagus antara PGN dengan grup Jepang. Sumbernya pun ada keterlibatan pihak Jepang, nanti pembelinya pun ada keterlibatan pembeli Jepang,” ujar Anas.
Anas menjelaskan bahwa volume biometana yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit tersebut dipengaruhi oleh musim panen bahan baku, sehingga pasokannya mengalami fluktuasi.
Misalkan, tutur Anas, apabila produksi rata-rata berada di kisaran 1 juta kaki kubik standar per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD), volume produksi pada periode tertentu dapat mencapai 2 MMSCFD.
“Tapi di titik-titik lain cuman 0,5 MMSCFD. Yang ini yang kami jaga, jadi ada foundation buyernya, sama ada yang nanti untuk opsi-opsi tambahannya,” ucap Anas.
PGN berkolaborasi dengan PT Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biometana dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa depan.
PGN hadir dalam groundbreaking biomethane plant yang dikembangkan oleh TTI dan KIS pada Senin (5/10/2026).
Fasilitas ini memanfaatkan limbah organik kelapa sawit, yang ditargetkan memproduksi biometana sekitar 150.000 MMBTU per tahun.
Proyek ini juga merupakan bentuk konkret dari memorandum of understanding (MoU) terkait pengembangan biometana di Indonesia antara PGN dan TTI pada 2022.
Dalam kerja sama ini, PGN berperan sebagai offtaker atau pembeli utama biometana tersebut.
Selain itu, PGN juga berperan sebagai transporter yakni biometana yang diproduksi PT KIS Toyota Tsusho Biomethane Indonesia (KTBI), perusahaan patungan antara KIS dan TTI, akan disalurkan ke Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan industri lainnya melalui jaringan pipa yang dimiliki PGN.
Baca juga: PGN jamin pasokan LNG domestik hingga akhir tahun
Baca juga: PGN jajaki pengembangan jargas untuk rumah tangga-UMKM di Trenggalek
Baca juga: PGN perkuat efisiensi bisnis melalui dekarbonisasi berkelanjutan
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Ternate (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara mengikuti Rapat Penguatan Ekosistem Inovasi di Lingkungan Kementerian Hukum yang diselenggarakan oleh Biro Perencanaan dan Organisasi, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara, Topan Sopuan, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, La Dariani, beserta jajaran pegawai di Ruang Kelapa Bido, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara maupun secara virtual.
Kakanwil Kemenkum Malut Topuan Sopuan mengatakan pentingnya memperkuat budaya inovasi di lingkungan Kementerian Hukum, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Topan melanjutkan, Kemenkum Malut saat ini terus mengembangkan inovasi, seperti Basigaro, Sasadu, Si Pelaut, dan lainnya, guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan hukum.
“Maluku Utara wilayah kepulauan. Jadi adanya beberapa inovasi dari Kanwil Kemenkum Malut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat yang tersebar di seluruh pelosok daerah. Tanpa perlu ke kantor, masyarakat bisa mengakses layanan secara digital. Ini bagian dari membangun zona integritas WBK dan WBBM,” lanjut Topan.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Dewi Ambarwati, menyoroti sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan hukum, termasuk potensi praktik pungutan liar (pungli) yang dapat menghambat terwujudnya pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, diperlukan langkah-langkah strategis untuk memperbaiki sistem pelayanan agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan kepastian bagi masyarakat sebagai penerima layanan.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan inovasi berbasis teknologi. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meminimalkan celah penyimpangan, menyederhanakan prosedur pelayanan, serta meningkatkan pengawasan terhadap proses penyelenggaraan layanan.
Dengan demikian, inovasi tidak hanya menjadi bentuk pengembangan organisasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) turut menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik.
Pengembangan inovasi berbasis teknologi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, mempercepat proses pelayanan, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan layanan hukum.
Lebih lanjut, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik tidak hanya sebatas penggunaan sistem digital, tetapi juga harus mampu menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi dalam proses pelayanan.
Oleh karena itu, setiap inovasi perlu dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna, didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, serta dievaluasi secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat yang optimal.
Melalui rapat ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara diharapkan dapat menindaklanjuti berbagai arahan dengan memperkuat budaya inovasi, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarbagian.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya pelayanan hukum yang semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya penguatan ekosistem inovasi ini, Kementerian Hukum diharapkan mampu terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan masyarakat.
Komitmen bersama dalam mengembangkan inovasi yang tepat guna menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, akuntabel, dan semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Liputan6.com, Jakarta - Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Jasa Kementerian Perdagangan (Kemendag), Dwinanto Rumpoko, mengakui belum ada regulasi khusus yang mengatur bisnis kantor virtual dan ruang kerja bersama di Indonesia.
"Regulasi terkait dengan workspace dan virtual office ini memang belum ada," kata Dwinanto dalam Indonesia Workspaces & Virtual Office Summit 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Soal aturan khusus agar pengusaha memakai alamat kantor virtual yang resmi dan terdaftar, ia menjawab belum ada. "Saat ini belum. Memang belum,” kata dia.
Meski begitu, Kemendag sudah memiliki Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) untuk penjualan lewat platform online. Di dalamnya, setiap penjual wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dwinanto menilai pola itu bisa diterapkan pada bisnis ruang kerja dan kantor virtual. Kewajiban NIB dapat dikenakan kepada penyedia sekaligus penyewa. Celah terbesar, menurut dia, ada pada belum adanya standar.
"Saat ini siapa saja bisa menyatakan bahwa saya menjual virtual office. Itu bisa saja,?" katanya.
Kasus Eksportir dan Standar Tempat
Dwinanto mencontohkan kasus yang ia temui langsung. Seorang eksportir memakai virtual office, tetapi tidak ditemukan di lokasi saat didatangi.
"Ketika saya datang, itu tidak ada sama sekali. Padahal bayar sudah, uang muka dan segala macam," ujar dia.
Karena itu, ia menekankan pentingnya identitas yang dapat ditelusuri, baik pemilik tempat maupun penyewa. Standar tempat juga dinilai perlu dipertegas.
"Jangan sampai kos-kosan pun bisa menjadi virtual office. Peruntukannya berbeda," tegasnya.
Sejumlah hal masih dibahas, termasuk perlu tidaknya perjanjian sewa lewat notaris. Dwinanto menyebut perjanjian notaris bersifat mengikat dan menimbulkan tanggung jawab bagi penyewa.
Ia meminta pelaku usaha dan asosiasi ikut merumuskan aturan. Harapannya, regulasi kelak tidak menghambat, misalnya membuat biaya sewa naik.
"Pemerintah hanya memfasilitasi, tetapi yang bergerak adalah Bapak-Ibu semua pelaku usaha," ucapnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375823/original/019500200_1792231863-Rilis_Seminar_Perubahan_Tarif_Baja_Uni_Eropa_dan_Inggris__4_.jpeg)
Perbesar
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperkuat langkah strategis untuk mengamankan akses pasar ekspor baja nasional di kawasan Uni Eropa (UE) dan Inggris. Langkah diplomasi ini menjadi krusial di tengah pengetatan regulasi, penyesuaian tarif, serta pembatasan kuota impor yang diterapkan oleh negara-negara mitra tersebut demi menjaga daya saing industri dalam negeri.
Direktur Perundingan Organisasi Perdagangan Dunia Kemendag, Dina Kurniasari, menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap perubahan kebijakan perdagangan internasional merupakan fondasi utama perumusan strategi ekspor. Penerapan aturan baru seperti Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) hingga kuota ketat harus direspon lewat sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Dalam beberapa tahun terakhir, negara mitra makin aktif menerapkan perlindungan industri domestik sebagai respons atas perubahan iklim dan kelebihan kapasitas produksi. Pemerintah terus mengedepankan diplomasi dan negosiasi dengan UE dan Inggris untuk memperjuangkan kepentingan ekspor Indonesia. Di sisi lain, industri dalam negeri perlu mempersiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi berbagai kemungkinan perubahan kebijakan,” ungkap Dina dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026)
Melalui diplomasi yang agresif, pemerintah optimistis produk baja rakitan tanah air mampu mempertahankan posisinya di pasar Eropa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375824/original/050574700_1792231894-Rilis_Seminar_Perubahan_Tarif_Baja_Uni_Eropa_dan_Inggris__3_.jpeg)
Perbesar
Atase Perdagangan RI di Jenewa, Swiss, Ghanna Wivanius, mengungkapkan bahwa upaya pengamanan pasar ekspor ditempuh melalui jalur multilateral di World Trade Organization (WTO) serta negosiasi bilateral lewat Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).
“Upaya perundingan ini harus berjalan beriringan dengan penguatan daya saing industri dalam negeri dan diversifikasi ekspor ke pasar potensial lain seperti Timur Tengah, Asia Selatan, dan ASEAN,” ungkap Ghanna.
Sementara itu, Atase Perdagangan RI di London, Ayu Siti Maryam, menyoroti potensi pasar Inggris yang mencapai USD 7,02 miliar pada 2025. Namun, eksportir Indonesia harus memanfaatkan mekanisme kuota residual first come, first served.
“Optimalisasi pemanfaatan kuota, penguatan diplomasi bilateral, serta peningkatan kepatuhan terhadap persyaratan pasar menjadi kunci penting untuk menjaga daya saing ekspor baja Indonesia ke Inggris. Melalui koordinasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha, peluang pasar yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkap Ayu.
Dari sisi manufaktur lokal, Direktur Eksekutif Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA), Harry Warganegara, menilai adaptasi standar mutu menjadi kunci kelangsungan bisnis baja di kancah global.
“Antisipasi terhadap perubahan tarif dan kuota harus dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, pemahaman ketentuan pasar, serta perluasan tujuan ekspor. Langkah ini krusial agar industri baja nasional tidak hanya mampu mempertahankan pasar utama, tetapi juga responsif dalam menangkap peluang alternatif,” ungkap Harry.
Langkah responsif pemerintah ini mendapat sambutan positif dari para pelaku industri. Muhammad Raim, salah satu pelaku usaha peserta seminar, menilai pemetaan kebijakan global ini memberi kepastian arah bagi pebisnis.
“Materi yang disampaikan sangat jelas dan membuka wawasan kami tentang tantangan ekspor. Informasi ini membantu kami menentukan arah strategi industri di tengah persaingan pasar global,” ujarnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Jakarta, CNN Indonesia --
Kontingen Indonesia melampaui target tujuh medali emas Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menambah perolehan menjadi delapan emas pada Rabu (21/10).
"Apresiasi dan rasa bangga setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial dan CdM beserta timnya yang tergabung di Kontingen Indonesia Asian Para Games 2026," kata Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto seperti dikutip dari Antara di Nagoya.
"Target awal tujuh medali emas resmi terlampaui hari ini setelah Merah Putih sukses mengamankan emas kedelapan!" ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
Hingga pukul 18.00 waktu setempat, Indonesia secara keseluruhan telah mengoleksi 8 emas, 6 perak, dan 19 perunggu.
Rima mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah seluruh anggota kontingen Indonesia selama menjalani pertandingan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga kehormatan Indonesia dalam persaingan olahraga disabilitas tingkat Asia.
Tambahan emas kedelapan Indonesia dipersembahkan atlet boccia Felix Ardi Yudha setelah mengalahkan wakil Thailand Phakphum Linchum dengan skor 5-3 pada final nomor individual putra BC2 di Nagoya City General Gymnasium.
Sebelumnya, dua atlet boccia lainnya, Handayani dan Gischa Zayana, juga berhasil meraih medali emas dari nomor individual putri BC1 dan BC2.
Dengan hasil tersebut, boccia telah menyumbangkan tiga dari delapan medali emas yang dikumpulkan kontingen Indonesia.
Lima emas lainnya berasal dari para renang melalui Maulana Rifky Yavianda yang meraih dua emas, para atletik melalui I Kadek Dwi Purwana Yasa dan Karisma Evi Tiarani, serta para balap sepeda melalui Muhammad Fadli Imammuddin.
Meski target awal telah terlampaui, Rima mengatakan Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah perolehan medali emas karena sejumlah atlet masih akan bertanding.
"Masih mungkin, di atletik malam ini masih ada Taufik Abdul Karim, di renang, di para badminton dan di beregu boccia," kata Rima.
Ia berharap para atlet tetap menjaga semangat dan memberikan penampilan terbaik dalam sisa pertandingan Asian Para Games 2026.
"Perjuangan masih belum selesai, mari terus kibarkan Merah Putih!" ujarnya.
(jun/jun/ikw)
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan fenomena dana kredit yang sudah disiapkan perbankan namun belum dicairkan ke debitur atau undisbursed loan masih bertahan di level tinggi. Hingga September 2026, nilainya tercatat mencapai Rp 2.562 triliun.
Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan besarnya undisbursed loan tersebut menjadi faktor potensi pertumbuhan kredit yang masih tinggi.
"Potensi kenaikan kredit masih tinggi sejalan dengan masih besarnya fasilitas pinjaman yang belum digunakan atau undisbursed loan yang tercatat 2,562 triliun rupiah atau 21,7% dari platform kredit yang tersedia," kata Destry saat konferensi persi, Rabu (21/10/2026).
Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit sepanjang semester I-2026 mulai ditopang oleh sektor korporasi swasta.
Deputi Gubernur BI Solikin M.Juhro mengungkapkan pertumbuhan kredit tersebut ditopang umumnya memang oleh kredit investasi dan modal kerja yang tumbuh tinggi yang sebagian besar tersalurkan ke sektor swasta.
"Ini menunjukkan bahwa memang ada perbaikan-perbaikan dan juga dilihat di sektor real lah, ini memang yang menjadi hal yang positif," kata Solikin saat konferensi pers, Rabu (21/10/2026).
Di sisi lain, Solikin mengatakan bahwa likuiditas atau suplai pembiayaan dari perbankan pun saat ini masih baik untuk menopang pertumbuhan kredit.
"Jadi secara umum dengan demikian fungsi intermediasi perbankan ini ke depan akan berjalan terus membaik dan juga tentunya ditopang oleh ketahanan sektor keuangan yang juga terjaga dengan baik," tutur Solikin.
Untuk mendorong penyaluran kredit lebih masif, BI memperbarui kebijakan iro Wajib Minimum untuk Bank Umum Konvensional (BUK) dan Bank Umum Syariah (BUS).
Pelonggaran GWM BUK diturunkan dari 9% menjadi 7%, dengan tahapan turun sebesar 1% dari 9% menjadi 8% berlaku mulai 1 November 2026. Kemudian turun sebesar 1% dari 8% menjadi 7% berlaku mulai 1 Desember 2026.
Sementara untuk BUS dan Unit Usaha Syariah (UUS) diturunkan dari 7,5% menjadi 5,5%, dengan tahapan turun sebesar 1% dari 7,5% menjadi 6,5% berlaku mulai 1 November 2026. Kemudian, turun sebesar 1% dari 6,5% menjadi 5,5% berlaku mulai 1 Desember 2026.
Penurunan GWM dimaksud melalui penyesuaian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diturunkan dari 6% menjadi 5% berlaku mulai 1 Desember 2026.
"Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM dalam Rupiah secara rata-rata yang diberikan remunerasi paling banyak sebesar 5% dari GWM Rupiah secara rata-rata berlaku mulai 1 Desember 2026," ujar Destry.
Adapun kredit perbankan pada September 2026 tercatat tinggi yaitu sebesar 13,26% secara year-on-year (yoy) dan didukung oleh kredit investasi kredit modal kerja dan kredit konsumsi yang masing-masing tumbuh sebesar 23,2%, 11,89% dan 4,86%.
Lebih rinci, berdasarkan pangsa yang sektor, industri pengolahan tumbuh 14,6%, industri pertambangan tumbuh 15,1%, sektor konstruksi tumbuh 10,6%, dan sektor pengangkutan tumbuh 13,4%.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Liputan6.com, Jakarta - Kabar terbaru datang dari waralaba horor populer A Quiet Place. Aktor Jack O’Connell mengungkap bahwa dirinya dan Cillian Murphy akan memerankan saudara dalam film mendatang, A Quiet Place Part III. Kehadiran karakter baru ini bakal menambah dinamika cerita yang selama ini lekat dengan perjuangan keluarga bertahan hidup di tengah ancaman makhluk asing yang memburu manusia lewat suara.
Dalam wawancara eksklusif bersama Aidan Kelley dari Collider di Newport Beach Film Festival, O’Connell membagikan pengalamannya terlibat dalam film tersebut. Aktor yang semakin dikenal lewat film Sinners dan serial 28 Years Later itu juga menyoroti kuatnya tema keluarga dalam cerita A Quiet Place. Menurutnya, suasana kekeluargaan terasa selama proses produksi, terutama karena ia beradu peran dengan Murphy.
O’Connell juga mengungkap antusiasmenya terhadap popularitas film horor yang terus meningkat. Menurutnya, genre ini masih punya daya tarik kuat dan mampu mengundang penonton untuk menikmati pengalaman menonton di bioskop.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379138/original/047843700_1792575934-A-Quiet-Place.webp)
Perbesar
Dalam wawancaranya, O’Connell menggambarkan A Quiet Place Part III sebagai proyek yang punya nuansa kekeluargaan kuat, baik dari sisi cerita maupun pengalaman selama produksi.
“A Quiet Place itu terasa seperti keluarga. Ceritanya memang tentang keluarga. Ada John Krasinski dan Emily Blunt yang terlibat, lalu Cillian dan aku berperan sebagai saudara. Ada nuansa kekeluargaan yang terasa nyata di film itu. Seru banget, man. Film horor sedang berkembang pesat. Orang-orang datang untuk menonton film horor. Jadi, itu luar biasa. Ya, menakjubkan.”
P
ernyataan tersebut memberi gambaran baru tentang hubungan antarkarakter yang akan muncul dalam film ketiga. Sebelumnya, karakter Emmett yang diperankan Murphy diceritakan kehilangan istri dan anak-anaknya setelah invasi makhluk asing. Kehilangan itu membuatnya hidup terisolasi dan awalnya enggan membantu Evelyn Abbott beserta anak-anaknya yang masih bertahan hidup dalam A Quiet Place Part II.
Dengan O’Connell yang kini dikonfirmasi akan menjadi saudara Emmett, hubungan keluarga tampaknya akan mendapat porsi penting dalam cerita berikutnya. Meski begitu, detail mengenai karakter O’Connell dan bagaimana hubungan mereka akan memengaruhi jalan cerita masih belum diungkap secara lengkap.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6