Industri hiburan internasional kembali menghadirkan tayangan aksi komedi thriller bertajuk Masterplan (2026) yang memadukan keahlian peretasan, perancangan bahan peledak, dan rencana perampokan karya seni tingkat tinggi.
Film Prime Original kerja sama Amazon MGM Studios dan rumah produksi Gaumont ini disutradarai oleh Thomas Vincent, yang dikenal lewat serial Bodyguard dan Reacher.
Penggarapan naskah dan skenario film ini ditulis oleh pemenang penghargaan BAFTA David Wolstencroft bersama Thomas Vincent, berdasarkan ide cerita karya Giacomo Durzi, Alessandro Fabbri, Alberto Vignati, Wolstencroft, dan Vincent.
Mengambil lokasi pengambilan gambar di berbagai wilayah Prancis dan Italia, sinema ini menyajikan kombinasi adegan aksi balapan motor, serta dinamika keluarga yang dibalut dengan unsur humor.
Berikut Sinopsis Masterplan 2026, lengkap dengan daftar pemain dan alur cerita.

Master Plan Prime Video (Prime Video)
Sinopsis Masterplan menceritakan pada sosok pencuri legendaris bernama Roger yang memiliki ambisi nekat untuk mencuri lukisan mahakarya Mona Lisa dari Museum Louvre di Paris.
Demi melancarkan aksi pencurian terbesar abad ini, Roger merekrut dua pemuda yang tidak saling mengenal, yakni Chiara yang ahli dalam dunia kejahatan siber (cybercrime) serta Jay yang berprofesi sebagai pakar bahan peledak.
Ketegangan dalam alur cerita Masterplan (2026) kian memuncak saat Roger secara mengejutkan mengungkap fakta bahwa kedua pemuda berbakat yang direkrutnya tersebut merupakan saudara kandung yang telah lama terpisah dan ia adalah ayah kandung mereka.
Reuni keluarga yang tidak terduga dan penuh kekacauan ini memaksa Chiara dan Jay untuk bekerja sama dengan sang ayah yang baru mereka temui.
Di tengah krisis kepercayaan internal keluarga, ketiganya harus bersatu padu demi mengeksekusi rencana perampokan tanpa saling membunuh atau tertangkap oleh otoritas keamanan Eropa.
Berikut jajaran pemain yang terlibat dalam Masterplan (2026)
Stanley Tucci sebagai Roger: Pencuri ulung legendaris yang menjadi otak di balik rencana pencurian lukisan Mona Lisa sekaligus ayah kandung dari Chiara dan Jay. Aktor senior ini sebelumnya dikenal lewat perannya dalam film The Devil Wears Prada dan The Hunger Games.
Simona Tabasco sebagai Chiara: Putri kandung Roger asal Italia yang memiliki keahlian tingkat tinggi di bidang peretasan sistem keamanan dan kejahatan siber. Aktris ini sebelumnya sukses menarik perhatian penonton internasional lewat serial The White Lotus Season 2.
Victor Belmondo sebagai Jay: Putra kandung Roger asal Prancis yang berprofesi sebagai ahli bahan peledak (explosives specialist) berjiwa nekat. Aktor berbakat ini sebelumnya membintangi film Bastion 36.
Bagi para pencinta film bergenre perampokan (heist) dan komedi aksi, jadwal rilis serta platform pemutaran resmi film ini telah dikonfirmasi secara langsung oleh pihak distributor.
Jadwal Tayang Perdana: Film ini dijadwalkan tayang secara eksklusif mulai Jumat, 16 Oktober 2026.
Platform Pemutaran Resmi: Film ini akan disiarkan secara global melalui layanan video-on-demand Prime Video di lebih dari 240 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Melalui perpaduan jalan cerita yang menegangkan, aksi di jalanan Eropa, serta intrik reuni keluarga yang unik, film ini menjadi salah satu rekomendasi tontonan hiburan yang menarik untuk disimak.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan setiap layanan kepada masyarakat, khususnya akad nikah, harus diberikan secara profesional, santun, dan penuh penghormatan, serta dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang timbul. Akad nikah merupakan momen sakral bagi pasangan dan keluarga. Karena itu pelayanan harus membantu mereka menjalani prosesi dengan tenang, khidmat, dan penuh rasa hormat,” ujar Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Ahmad Zayadi di Jakarta, Senin.
Pernyataan Zayadi itu menanggapi peristiwa dalam pelayanan akad nikah yang menjadi perhatian publik di media sosial. Dalam video tersebut dinarasikan seorang penghulu terlihat kesal kepada fotografer.
Zayadi mengatakan Kemenag menindaklanjuti persoalan tersebut dengan mendengarkan keterangan para pihak dan menelaah kronologi secara menyeluruh. Hasil penelaahan akan menjadi dasar evaluasi pelayanan serta penentuan langkah sesuai ketentuan.
Ia menegaskan setiap layanan Kemenag memiliki SOP yang wajib dipatuhi oleh seluruh petugas.
"Jika ditemukan dugaan pelanggaran terhadap SOP, akan dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan. Apabila terbukti terjadi pelanggaran, akan ditindaklanjuti dengan pembinaan atau tindakan sesuai dengan tingkat pelanggarannya,” ujar Zayadi.
Pihaknya telah menerima laporan bahwa penghulu yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak terkait.
Kemenag akan melibatkan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dalam proses mediasi dan mitigasi melalui pendekatan dialogis dan persuasif. Langkah tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut, sekaligus pembinaan profesi dan evaluasi terhadap kualitas pelayanan.
“Kami terbuka terhadap setiap pengaduan dan masukan masyarakat. Setiap laporan perlu didengar dan ditindaklanjuti sebagai dasar untuk memperbaiki pelayanan,” kata Zayadi.
Menurutnya, penghulu hadir dalam salah satu peristiwa penting dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu ketelitian dalam menjalankan tugas harus disertai kepekaan terhadap suasana, empati, dan kemampuan berkomunikasi dengan baik.
“Masyarakat adalah pihak yang kita layani. Karena itu, mereka harus dihormati dan dimuliakan. Profesionalitas bukan hanya menyangkut ketepatan prosedur, tetapi juga sikap, tutur kata, dan cara kita berinteraksi,” ujarnya.
Ia menambahkan setiap ketentuan dan tata tertib dalam pelayanan akad nikah harus disampaikan secara jelas dan santun.
Ketika muncul perbedaan pemahaman, penghulu perlu mengedepankan dialog serta tetap menjaga penghormatan kepada pasangan, keluarga, dan pihak lain yang terlibat dalam prosesi.
“Petugas layanan membawa wajah negara di hadapan masyarakat. Sikap dan tutur katanya harus mencerminkan pelayanan negara yang ramah, humanis, dan bermartabat,” katanya.
Zayadi juga menekankan peningkatan kapasitas penghulu perlu mencakup penguatan etika profesi, pemahaman pelayanan publik, serta komunikasi yang humanis. APRI bersama pembina profesi memiliki peran dalam memperkuat kapasitas dan kualitas para penghulu.
Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah akan terus melakukan pembinaan dan pemantauan kinerja penghulu secara berkelanjutan. Evaluasi diarahkan agar perbaikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui layanan yang ramah, tertib, profesional, dan berkualitas.
“Kami akan terus memperkuat pembinaan dan pemantauan agar layanan kepenghuluan semakin profesional, bermartabat, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pewarta: Asep Firmansyah
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Liputan6.com, Jakarta - Jakarta Barat menjadi wilayah dengan kejadian kebakaran terbanyak di DKI Jakarta sepanjang Januari hingga September 2026. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat 451 kejadian kebakaran di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyebut jumlah itu setara dengan 30,74 persen dari total 1.467 kejadian kebakaran di Jakarta selama sembilan bulan pertama 2026.
“Untuk sebaran wilayah, Jakarta Barat mencatat 451 kejadian kebakaran, Jakarta Timur 360 kejadian, Jakarta Selatan 294 kejadian, Jakarta Utara 209 kejadian, dan Jakarta Pusat 153 kejadian,” kata Bayu kepada Liputan6.com, Senin (12/10/2026).
Setelah Jakarta Barat, Jakarta Timur menempati urutan kedua dengan 360 kejadian atau 24,54 persen. Selanjutnya, Jakarta Selatan mencatat 294 kejadian (20,04 persen), Jakarta Utara 209 kejadian (14,25 persen), dan Jakarta Pusat 153 kejadian (10,43 persen).
Bayu menyebut jika digabungkan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur menyumbang 811 kejadian kebakaran atau sekitar 55,28 persen dari total kasus di ibu kota sepanjang Januari-September 2026.
.
Berdasarkan objek yang terbakar, bangunan perumahan menjadi kategori terbanyak dengan 412 kejadian atau 28,08 persen dari total kebakaran.
Lalu, bangunan umum dan perdagangan menempati urutan berikutnya dengan 265 kejadian (18,06 persen). Sementara itu, kebakaran yang melibatkan sampah tercatat sebanyak 240 kejadian (16,36 persen), disusul instalasi listrik luar gedung sebanyak 214 kejadian (14,59 persen).
Objek lainnya meliputi tumbuhan sebanyak 113 kejadian (7,70 persen), kendaraan 84 kejadian (5,73 persen), kategori lain-lain 65 kejadian (4,43 persen), lapak 46 kejadian (3,14 persen), serta bangunan industri 28 kejadian (1,91 persen).
“Objek yang paling banyak terbakar adalah bangunan perumahan sebanyak 412 kejadian. Selanjutnya, bangunan umum dan perdagangan 265 kejadian, sampah 240 kejadian, serta instalasi listrik luar gedung sebanyak 214 kejadian,” ujar Bayu.
Di sisi lain, Gulkarmat DKI Jakarta mencatat 176 kejadian kebakaran yang berhasil diatasi masyarakat selama periode Januari-September 2026.
Jakarta Barat kembali mencatat jumlah tertinggi, yakni 85 kejadian atau 48,30 persen dari seluruh kebakaran yang ditangani masyarakat.
Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat masing-masing mencatat 31 kejadian (17,61 persen). Sementara itu, Jakarta Timur mencatat 15 kejadian (8,52 persen) dan Jakarta Utara sebanyak 14 kejadian (7,95 persen).
“Sebanyak 176 kejadian kebakaran tercatat dapat diatasi masyarakat. Dari jumlah tersebut, 85 kejadian berada di Jakarta Barat, masing-masing 31 kejadian di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, 15 kejadian di Jakarta Timur, serta 14 kejadian di Jakarta Utara,” ucap Bayu.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Senin, 12 Oktober 2026 - 11:05 WIB
Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak mendatar atau sideways pada perdagangan Senin (12/10/2026).
Baca Juga
Pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada awal perdagangan, IHSG sempat dibuka menguat, tetapi berbalik melemah pada pukul 09.55 WIB. Indeks turun 29,49 poin atau 0,48 persen ke level 6.064,27.
Baca Juga
Sementara itu, indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan melemah 3,10 poin atau 0,52 persen ke posisi 598,57.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam fase konsolidasi sepanjang pekan ini. Meski demikian, investor perlu mencermati sejumlah risiko yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham.
Baca Juga
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada kisaran 6.000-6.215 pada pekan ini. Namun perlu waspadai dampak kenaikan harga minyak dan perluasan cakupan saham High Shareholding Concentration (HSC),” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya.
Dari Amerika Serikat (AS), Presiden Donald Trump menyatakan Rusia telah menyetujui pasokan bahan bakar diesel untuk pasar AS dan pasar global.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor eksternal yang dicermati investor di tengah dinamika pasar energi.
Sentimen konsumen AS juga menunjukkan pelemahan. Indeks sentimen konsumen University of Michigan berdasarkan estimasi awal turun menjadi 46,3 pada Oktober 2026, level terendah sejak Mei 2026.
Investor turut memantau situasi di Timur Tengah setelah serangan kelompok Houthi terhadap bandara Arab Saudi kembali meningkatkan ketegangan geopolitik. Eskalasi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga minyak mentah di pasar global.
Perhatian pasar juga tertuju pada pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bangkok, Thailand, pada 12-18 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah tingginya biaya energi, besarnya utang publik, gejolak pasar obligasi, dan kenaikan suku bunga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Pasar akan mencermati pidato dari para pejabat bank sentral seluruh dunia serta dirilisnya laporan World Economic Outlook versi terbaru dari IMF pada hari Selasa (13/10),” ujar Ratna.
Dari AS, investor menantikan rilis data inflasi konsumen atau Consumer Price Index (CPI) dan inflasi produsen atau Producer Price Index (PPI) pada pekan ini.
Halaman Selanjutnya
Sejumlah perusahaan besar di negara tersebut juga dijadwalkan mulai mengumumkan laporan keuangan kuartal III-2026.
Senin, 12 Oktober 2026 - 11:04 WIB
Jakarta, VIVA – Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menuai perhatian setelah keduanya terseret aksi saling tuding di media sosial. Konflik yang semula berkaitan dengan hak asuh anak kini melebar setelah muncul tudingan soal buzzer hingga beredarnya rekaman video call Ruben dengan seorang pria yang diunggah Sarwendah.
Baca Juga
Situasi tersebut turut mengundang perhatian Nanda Persada, sahabat Ruben sekaligus mantan manajer Sarwendah. Ia menyayangkan polemik yang semakin meluas dan menilai aksi saling membuka persoalan di ruang publik justru berpotensi memperkeruh hubungan kedua pihak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Nanda, Ruben dan Sarwendah seharusnya memusatkan perhatian pada proses hukum mengenai hak asuh kedua putri mereka. Ia khawatir konflik yang terus berkembang akan berdampak pada anak-anak, bahkan membuka persoalan hukum lain di luar sengketa hak asuh.
Baca Juga
"Menurut aku posisinya serba salah di pihak dua-duanya. Baik dari pihak Ruben maupun Sarwendah akan sulit cooling down padahal sebenarnya mereka tinggal menunggu hasil putusan pengadilan tentang hak asuh anak, mustinya konsentrasi ke situ aja," jelas Nanda, mengutip Youtube Cumicumi, dikutip Senin (12/10/2026).
Konflik Melebar, Anak-anak Dikhawatirkan Ikut Terdampak
Baca Juga
Nanda menilai aksi saling tuding dan penyebaran rekaman di media sosial berpotensi membawa konsekuensi yang lebih luas. Menurutnya, perseteruan yang melibatkan kedua orang tua tersebut bukan hanya menyangkut hubungan pribadi, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi anak-anak mereka.
"Tapi kan ini nggak, malah ada tindakan yang menjatuhkan reputasi atau nama baik seseorang, ini tentunya berakibat buruk bagi anak-anak mereka," timpalnya lagi.
Ia menyayangkan persoalan yang awalnya berkaitan dengan hak asuh justru berkembang menjadi perdebatan terbuka mengenai reputasi masing-masing pihak. Nanda berharap keduanya dapat menahan diri agar polemik tersebut tidak semakin berkepanjangan.
Nanda Ungkap Reaksi Ruben Saat Video Call Diunggah Sarwendah
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain menyoroti dampak konflik, Nanda juga mengungkap respons Ruben ketika mengetahui rekaman video call dirinya beredar melalui unggahan Sarwendah.
Menurut Nanda, Ruben tidak menunjukkan kepanikan saat pertama kali mengetahui video tersebut menjadi perbincangan. Ia juga menyinggung munculnya berbagai analisis warganet yang mempertanyakan keaslian rekaman itu.
Halaman Selanjutnya
"Ruben tidak terlihat panik," jelas Nanda.
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, berhasil mengakuisisi Participating Interest (PI) milik Eni, pada tiga Wilayah Kerja (WK) migas strategis di Kalimantan Timur, yaitu North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan. Melalui akuisisi ini PHE memiliki 10% PI di WK North Ganal dan Rapak, serta penambahan PI di WK East Sepinggan dari sebelumnya 15% menjadi 25%.
PHE dan Eni telah menandatangani Sales and Purchase Agreement (SPA) pada Oktober 2026. Transaksi strategis ini memperkuat posisi Pertamina pada salah satu pusat produksi gas dan pengembangan deepwater terpenting di Indonesia, sekaligus memberikan akses terhadap portofolio lapangan produksi, proyek pengembangan, dan potensi eksplorasi yang signifikan.
Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan cadangan dan produksi migas melalui pengembangan portofolio aset yang berkualitas dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
Wilayah Kerja yang menjadi bagian dari transaksi tersebut berada di salah satu kawasan migas strategis Indonesia yang memiliki infrastruktur hulu dan hilir yang telah terintegrasi, serta memiliki potensi pengembangan sumber daya migas yang signifikan.
Keikutsertaan Pertamina sebagai National Oil & Gas Company (NOC) dalam aset-aset tersebut dapat berkontribusi dan mendorong secara langsung Proyek Kutei North Hub (WK North Ganal dan Rapak) yang merupakan Proyek Strategis Nasional yang terhubung ke infrastruktur eksisting Pertamina dan diharapkan dapat memberikan tambahan kontribusi produksi sekaligus membuka peluang sinergi dengan aset Pertamina yang telah beroperasi di Kalimantan Timur termasuk sinergi dengan PT Badak NGL.
Direktur Utama PHE, Sunaryanto, menyampaikan bahwa keberhasilan transaksi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.
“Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi PHE untuk terus memperkuat portofolio hulu migas melalui investasi pada aset yang memiliki fundamental kuat, potensi sumber daya yang besar, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara. Kehadiran Pertamina di wilayah kerja ini juga akan semakin memperkuat sinergi pengembangan migas di Kalimantan Timur,” ujar Sunaryanto.
Selain memberikan tambahan produksi dan cadangan, investasi ini juga memiliki arti strategis dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan infrastruktur gas, LPG dan LNG di Kalimantan Timur, termasuk mendukung keberlanjutan rantai pasok gas domestik dan pemanfaatan fasilitas LNG nasional.
Akuisisi tersebut juga membuka peluang bagi Pertamina untuk berpartisipasi lebih aktif dalam program pengembangan lapangan dan eksplorasi di kawasan tersebut. Potensi sumber daya yang masih dapat dikembangkan diharapkan menjadi salah satu sumber pertumbuhan produksi PHE dalam jangka menengah dan panjang.
Keberhasilan transaksi ini sejalan dengan strategi PHE dalam menjalankan pertumbuhan organik maupun anorganik, melalui kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan eksisting serta akuisisi aset migas strategis yang mampu memberikan nilai tambah dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Jadi Peluang Bagi UMKM Lokal Perluas Pasar
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika 2026
PHE akan terus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), kehati-hatian investasi, serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional dan investasi perusahaan. Melalui langkah strategis ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pencapaian target produksi migas nasional serta memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Pertamina Hulu Energi akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas yang berkelanjutan sesua prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). PHE juga senantiasa menjunjung tinggi integritas melalui penguatan budaya kepatuhan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta upaya pencegahan fraud untuk mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan beretika.
CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan sistem kecerdasan buatan (AI) harus memiliki kontrol yang memungkinkan pihak berwenang menghentikan model AI tersebut di tengah-tengah tugas yang sedang dijalankannya. Hal ini disebut sebagai “rem darurat” untuk AI.
“Kita perlu melingkupi model non-deterministik dengan desain sistem yang kuat dan deterministik, kontrol manusia, dan prosedur operasi yang andal, serta menetapkan standar industri di mana standar yang ada belum memadai,” kata Nadella dalam unggahan di platform media sosial X, pada Sabtu (9/10), seperti dikutip CNBC International.
Komentar Nadella muncul di tengah polemik dari para eksekutif teknologi dan peneliti terkemuka seperti pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Anthropic Dario Amodei, CEO OpenAI Sam Altman, dan CEO SpaceX Elon Musk mengenai protokol keselamatan AI yang tidak memadai dan klaim bahwa teknologi ini bergerak terlalu cepat.
Masih segar dalam ingatan ketika satu bulan lalu seorang peneliti AI dari Anthropic mengundurkan diri dari perusahaan tersebut dan menyebut bahwa apa yang sedang dikerjakan dalam pengembangan AI “Mempertaruhkan Hidup Manusia”.
Kemudian pada hari yang sama, seorang pemimpin alignment di Anthropic yang berfokus pada keselamatan AI mengatakan ada kemungkinan lebih dari 10% bahwa teknologi tersebut dapat “membunuh semua manusia” dalam dekade berikutnya.
Sebaliknya, Presiden Donald Trump berulang kali mengabaikan risiko kepunahan akibat AI dan justru menekankan bahwa industri ini perlu tetap unggul dari Tiongkok. Trump juga baru-baru ini memperkenalkan “AI Force” baru, yang dipimpin oleh Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton, untuk membantu memfasilitasi industri ini dan memberantas pihak-pihak yang berniat buruk.
Di tengah polemik tersebut, akhirnya Nadella menuliskan pendapatnya bahwa sistem AI harus dirancang berdasarkan prinsip-prinsip observabilitas, yaitu prinsip dimana jejak tindakan AI harus bisa dibaca oleh manusia. Selain itu, harus ada pengujian sistem secara berkelanjutan, dan harus ada mekanisme kontrol yang memungkinkan penghentian dan pengawasan secara independen.
“Sistem Super Intelligence yang paling dapat dipercaya bukanlah sistem dengan model yang paling kita percayai, melainkan sistem yang memungkinkan kita untuk skeptis terhadap model tersebut,” kata Nadella.
Penulis: Reihan Cahya (magang)
Gorontalo (ANTARA) - Kesempatan menimba ilmu di dua perguruan tinggi, Indonesia dan Inggris, menjadi langkah penting bagi Abdi Gunawan Djafar, dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dalam memperdalam keilmuan sekaligus memperluas pengalaman riset bertaraf internasional. Dosen Jurusan S1 Arsitektur dan Program Studi D-IV Arsitektur Bangunan Gedung tersebut kini tengah menempuh pendidikan doktor melalui program Double Degree hasil kolaborasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Loughborough University (LU), Inggris.
Pendidikan doktoral Abdi didukung beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) skema Double Degree dari kementerian terkait, dengan pendanaan penuh. Program ini dirancang selama tiga tahun atau 36 bulan, dengan pembagian masa studi dan riset di kedua institusi untuk memberikan pengalaman akademik lintas lingkungan pendidikan dan penelitian.
Memulai studi doktoral pada 2025, Abdi menjalani perkuliahan dan pendalaman teori selama 12 bulan di ITB. Tahap berikutnya adalah riset intensif selama 18 bulan di School of Architecture, Building and Civil Engineering, Loughborough University. Setelah itu, ia dijadwalkan kembali ke ITB selama enam bulan untuk menuntaskan tahap akhir penyusunan disertasi.
Dalam pendidikan doktoralnya, Abdi memusatkan perhatian pada bidang Sains dan Teknologi Bangunan. Penelitian ini dibimbing oleh tim promotor dari ITB dan Loughborough University, sehingga membuka ruang untuk mengintegrasikan perspektif keilmuan, pendekatan penelitian, dan pengalaman akademik dari dua institusi.
Bagi Abdi, kesempatan tersebut tidak sekadar menjadi pencapaian akademik pribadi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama studi di Indonesia dan Inggris diharapkan dapat dibawa kembali ke kampus untuk memperkuat pembelajaran dan penelitian di Fakultas Teknik UNG, khususnya pada bidang arsitektur dan teknologi bangunan.
Pengalaman belajar di dua lingkungan akademik juga menjadi peluang untuk memperluas jejaring riset dan mengenal pendekatan pengembangan ilmu pengetahuan dalam konteks internasional. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan materi pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian, serta terbukanya peluang kolaborasi akademik yang lebih luas bagi sivitas akademika UNG.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., mengapresiasi keikutsertaan Abdi dalam program doktoral Double Degree. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan lanjut di perguruan tinggi terkemuka menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen, yang pada akhirnya harus bermuara pada penguatan mutu pendidikan dan pengembangan institusi.
Eduart menekankan bahwa kompetensi yang diperoleh dosen melalui pendidikan doktoral diharapkan tidak berhenti pada individu, tetapi dapat ditransfer melalui kegiatan pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan berbagai aktivitas akademik yang memberikan manfaat bagi mahasiswa serta pengembangan program studi.
“Keikutsertaan Abdi Gunawan Djafar dalam program doktoral Double Degree menjadi salah satu langkah pengembangan sumber daya manusia UNG melalui pendidikan bertaraf internasional,” ujar Eduart.
Dengan penguatan kompetensi dosen dan perluasan jejaring akademik, UNG terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan kompetitif sebagai bagian dari upaya mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing.
Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada perdagangan pertengahan sesi I, Senin (12/10/2026) setelah mengawali hari di zona hijau. Pada pukul 10.42 WIB, IHSG berada di 6.032,32, turun 61,44 poin atau 1,01 persen dari penutupan sebelumnya. Level terendah hari ini tercatat di 6.029,80.
Padahal, indeks dibuka pada pukul 09.00 WIB di level 6.109,32, naik dari penutupan sebelumnya di 6.093,76. Penguatan hanya bertahan sebentar. Di awal sesi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 6.128,72, lalu mulai turun dan bergerak di zona merah. Tekanan jual terus berlanjut hingga menjelang pukul 10.00 WIB.
Pelemahan IHSG pada pagi ini disebbaan oleh sektor infrastruktur yang anjlok 4,2%, disusul sektor energi yang anjlok 2,2%, dan sektor material dasar tang melemah 1,3%.
Saham-saham penekan IHSG antara lain, PT. Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), dan PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).
Sementara saham-saham penekan koreksi IHSG antara lain, PT. Astra International Tbk. (ASII), PT. Multipolar Technology Tbk. (MLPT), PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).
Pasar keuangan global dan Indonesia pekan ini akan dibayangi sejumlah agenda penting dan rilis data-data ekonomi China hingga AS.
Pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bangkok, Thailand menjadi salah satu sorotan. Sejumlah pejabat penting akan hadir dan menyampaikan pidato termasuk Chairman The Fed Kevin Warsh.
Rabu pekan ini akan sangat krusial karena ada data inflasi AS & China serta neraca dagang China.
Dari dalam negeri, sentimen relatif sepi. Namun, hawa politik dikhawatirkan memanas menjelang peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Berikut beberapa sentimen hari ini dan sepanjang satu pekan ke depan:
1. Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Serang Houthi, Perang Iran Meluas
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan membantu Arab Saudi menyerang kelompok Houthi di Yaman setelah serangan mematikan di Bandara Riyadh. Langkah ini berpotensi menyeret AS ke front baru dalam perang Iran.
"Kami mungkin akan melakukannya. Kami akan mempertimbangkannya," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Sabtu (10/10/2026), dikutip dari Reuters.
2. Pertemuan IMF dan Bank Dunia (12-18 Oktober)
Para pejabat keuangan dunia akan berkumpul di Bangkok, Thailand, dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia. Agenda ini berlangsung di tengah gejolak geopolitik, lonjakan biaya energi, kenaikan suku bunga, dan utang publik yang terus membengkak.
Mengusung tema Thailand's New Horizons: Empowering People, Building Resilience, pertemuan ini akan membahas prospek ekonomi global, stabilitas keuangan, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, serta peran investasi swasta dalam pembangunan.
3. Inflasi China (Rabu, 14 Oktober)
China akan merilis data inflasi konsumen (CPI) dan produsen (PPI) September 2026.
Pada Agustus, inflasi konsumen China mencapai 0,8% secara tahunan, naik dari 0,5% pada Juli. Sementara itu, inflasi produsen meningkat menjadi 3,8% dari 3,5%.
Data terbaru akan menjadi petunjuk mengenai kekuatan permintaan domestik dan tekanan biaya di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut. Bagi Indonesia, perkembangan ini penting karena China merupakan mitra dagang utama sekaligus pasar penting bagi ekspor komoditas nasional.
4. Neraca Perdagangan China (Rabu, 14 Oktober)
China juga akan mengumumkan data perdagangan September 2026. Pada Agustus, surplus perdagangan negara tersebut mencapai US$119,09 miliar.
Ekspor melonjak 25% secara tahunan menjadi US$401,44 miliar, sedangkan impor tumbuh 28,2% menjadi US$282,36 miliar.
Investor akan mencermati apakah lonjakan perdagangan berlanjut. Pertumbuhan impor China berpotensi menjadi angin segar bagi ekspor Indonesia, terutama jika permintaan terhadap komoditas kembali menguat.
5. Inflasi AS (Rabu, 14 Oktober)
Data inflasi AS September menjadi salah satu agenda paling dinanti pasar. Angka ini dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.
Pada Agustus, inflasi tahunan AS bertahan di 3,4%, sedangkan inflasi bulanan naik 0,4%, terutama didorong harga bensin.
Jika tekanan harga kembali meningkat, ruang pelonggaran moneter The Fed bisa semakin terbatas. Dampaknya dapat merembet ke pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, rupiah, dan pasar saham negara berkembang.
6. Pidato Pejabat The Fed (14-16 Oktober)
Pernyataan pejabat The Fed juga akan menjadi perhatian pasar. Wakil Ketua The Fed untuk Pengawasan Michelle W. Bowman dijadwalkan menghadiri agenda di Bangkok pada 14 Oktober.
Sehari kemudian, Ketua The Fed Kevin Warsh dijadwalkan berdiskusi dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jerman diguncang skandal spionase yang menyeret salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah intelijen modern negara itu. August Hanning, mantan kepala badan intelijen luar negeri Jerman (Bundesnachrichtendienst/BND), ditangkap atas dugaan membeli ribuan dokumen rahasia negara dan memanfaatkan informasi sensitif tersebut untuk kepentingan bisnis konsultasi, termasuk dugaan aktivitas yang berkaitan dengan badan intelijen asing.
Hanning, yang memimpin BND sepanjang 1998–2005, kini menghadapi penyelidikan atas dugaan spionase, pengumpulan rahasia negara, dan percobaan pengkhianatan terhadap negara. Kasus yang menyeret mantan pejabat berusia 80 tahun tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keamanan informasi Jerman sekaligus kepercayaan negara-negara sekutu terhadap pertukaran intelijen dengan Berlin.
Mengutip laporan investigasi bersama lembaga penyiaran publik Jerman WDR dan NDR serta surat kabar Süddeutsche Zeitung, aparat kepolisian federal menangkap Hanning pada Selasa (6/10/2026). Penangkapan itu dilakukan bersamaan dengan penahanan Manfred D., mantan kepala kantor sekaligus orang kepercayaan Hanning yang diduga selama bertahun-tahun memasok dokumen rahasia dari dalam BND.
Kejaksaan Federal Jerman menyatakan Hanning diduga melakukan kegiatan intelijen untuk kepentingan pihak asing serta memanfaatkan informasi yang tidak seharusnya berada di tangannya setelah meninggalkan jabatan pemerintah. Penyelidikan juga mencakup dugaan percobaan pengkhianatan dan pengumpulan dokumen yang dikategorikan sebagai rahasia negara.
Pengadilan Federal Jerman kemudian menetapkan penahanan praperadilan terhadap Hanning pada Rabu (7/10/2026). Langkah tersebut menunjukkan keseriusan dugaan yang sedang diselidiki, tetapi belum merupakan putusan bahwa mantan kepala intelijen itu bersalah.
Tagesschau, layanan berita lembaga penyiaran publik Jerman ARD, melaporkan bahwa penyidik menemukan dugaan aliran hampir 2.000 dokumen internal BND kepada Hanning. Informasi tersebut diduga diserahkan oleh Manfred D. selama bertahun-tahun setelah Hanning tidak lagi bekerja di badan intelijen pemerintah.
Menurut keterangan Kejaksaan Federal Jerman yang diterbitkan pada 6 Oktober 2026, kedua tersangka diduga mencapai kesepakatan pada musim semi 2010. Dalam pengaturan tersebut, Manfred D. disebut bersedia memberikan informasi penting BND secara berkelanjutan dengan imbalan uang, sedangkan Hanning diduga memanfaatkannya untuk kegiatan konsultasi keamanan yang dijalankannya secara pribadi.
Aliran dokumen yang sedang diperiksa penyidik berlangsung hingga setidaknya Juni 2022. Sebagian dokumen bahkan memiliki klasifikasi kerahasiaan tinggi dan secara khusus diperuntukkan bagi penggunaan internal badan intelijen Jerman.
Deutsche Welle melaporkan bahwa dokumen tersebut tidak hanya berisi informasi administratif biasa. Di antara berkas yang diduga bocor terdapat laporan mengenai program nuklir Iran, aktivitas militer Rusia, serta informasi yang berasal dari badan intelijen negara-negara mitra Jerman.
Sejumlah dokumen juga disebut berkaitan dengan pengarahan intelijen untuk Kantor Kanselir Jerman. Materi tersebut digunakan dalam pertemuan keamanan tingkat tinggi yang melibatkan pimpinan lembaga intelijen dan pejabat penting pemerintah federal.
Temuan itu menjadikan kasus Hanning jauh lebih sensitif daripada kebocoran dokumen pemerintah pada umumnya. Informasi yang diduga berpindah tangan tidak hanya berkaitan dengan kepentingan nasional Jerman, tetapi berpotensi mencakup hasil kerja sama intelijen dengan negara lain.
Namun, penyidik belum menyatakan bahwa seluruh dokumen tersebut telah diberikan kepada pihak asing. Dugaan penerimaan dan penggunaan informasi oleh Hanning harus dibedakan dari pembuktian mengenai dokumen mana yang benar-benar keluar dari lingkaran kedua tersangka.
Salah satu tuduhan paling serius berkaitan dengan dugaan penggunaan informasi BND untuk menyusun analisis yang ditujukan kepada pihak intelijen asing. Kejaksaan Federal menyebut Hanning diduga memanfaatkan informasi rahasia yang diperoleh dari Manfred D. untuk menghasilkan laporan keamanan bagi seorang pegawai lembaga intelijen negara lain.
Namun, jaksa secara tegas menyatakan belum dapat memastikan apakah laporan tersebut akhirnya sampai kepada penerimanya. Dengan demikian, dugaan penyerahan rahasia negara kepada pihak asing masih menjadi bagian dari penyelidikan yang belum menghasilkan kesimpulan hukum final.
Financial Times melaporkan pada 8 Oktober 2026 bahwa kasus tersebut menimbulkan keguncangan di lingkungan keamanan Jerman. Keterlibatan seorang mantan kepala intelijen dalam dugaan perdagangan dokumen sensitif dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan kepercayaan yang jauh melampaui lingkup nasional.
Penyelidikan juga diarahkan kepada kemungkinan bahwa Hanning menggunakan informasi internal BND ketika berkomunikasi dengan seorang agen intelijen asing. Identitas lembaga dan negara yang menjadi tujuan informasi tersebut belum diumumkan secara resmi oleh Kejaksaan Federal Jerman.
Majalah Der Spiegel, sebagaimana dilaporkan The Guardian dan El País pada 11 Oktober 2026, mengangkat kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan Azerbaijan dan kontak Hanning dengan figur yang berhubungan dengan China. Akan tetapi, laporan mengenai kemungkinan penerima informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas penyelidik Jerman.
Pemerintah Azerbaijan membantah tuduhan yang menghubungkan negaranya dengan dugaan kegiatan spionase Hanning. Dalam pernyataan resmi pada 7 Oktober 2026, Dewan Media dan Penyiaran Azerbaijan menyebut laporan tersebut tidak berdasar dan menudingnya sebagai upaya merusak hubungan Azerbaijan dengan Jerman.
Sementara itu, laporan investigasi awal WDR, NDR, dan Süddeutsche Zeitung menyatakan kasus yang sedang ditangani Kejaksaan Federal tersebut tidak berkaitan langsung dengan Rusia. Meski demikian, dugaan mengenai jaringan kontak internasional Hanning masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum dapat ditetapkan sebagai fakta hukum.