Pontianak (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Sambas menilai Temajuk memiliki peluang besar dikembangkan menjadi destinasi wisata lintas batas Indonesia-Malaysia, seiring rencana penguatan konektivitas kawasan perbatasan.
"Temajuk sangat dimungkinkan menjadi wisata lintas batas atau antarnegara. Walaupun mungkin karakter masyarakatnya hampir sama, dari sisi budaya, alam dan produk-produknya ada perbedaan yang bisa dijadikan sebuah paket wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sambas Dedy Zulkarnaen.
Dalam keterangan yang diterima di Pontianak, Senin, Dedy mengatakan Temajuk memiliki karakter wisata perbatasan yang berbeda karena menawarkan perpaduan wisata laut dan darat dengan lingkungan alam yang masih asri.
Menurut Dedy, keberadaan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk-Telok Melano dapat membuka peluang lebih besar bagi pengembangan konsep Cross-Border Tourism dengan kawasan Telok Melano, Sarawak, Malaysia.
Peluang tersebut semakin terbuka karena tren wisata perbatasan atau Border Experience mulai berkembang. Temajuk dapat menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati destinasi alam sekaligus merasakan kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan.
Ia mengatakan paket wisata yang dikembangkan nantinya tidak harus berfokus pada satu jenis atraksi. Kombinasi ekowisata, wisata bahari, wisata alam, gastronomi, budaya, dan religi dinilai lebih potensial untuk memperpanjang lama kunjungan wisatawan.
Salah satu daya tarik yang dapat dikembangkan adalah ekowisata penyu. Kekayaan alam yang masih terjaga menjadi modal penting untuk membangun citra Temajuk sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berbasis lingkungan.
Dedy mengatakan peluang pasar wisatawan Malaysia juga cukup besar. Saat ini, meski belum ada pembicaraan khusus antara pemerintah Indonesia dan Malaysia mengenai paket wisata Temajuk-Telok Melano, sejumlah biro perjalanan telah menawarkan paket perjalanan Indonesia-Malaysia.
Namun, pengembangan Temajuk sebagai destinasi lintas negara masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah. Infrastruktur, ketersediaan listrik, jaringan telekomunikasi, amenitas, dan kualitas sumber daya manusia menjadi beberapa kebutuhan yang harus diperkuat.
"Untuk saat ini kendalanya antara lain infrastruktur, listrik, telekomunikasi, amenitas dan peningkatan SDM," ujar dia.
Dari sisi kunjungan, aktivitas wisata di Temajuk saat ini belum berlangsung secara signifikan sepanjang waktu. Jumlah wisatawan cenderung meningkat pada akhir pekan dan periode libur panjang sehingga pengembangan fasilitas perlu disiapkan untuk mengantisipasi pertumbuhan kunjungan.
Dedy menilai kesiapan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi. Pelaku usaha lokal perlu diperkuat dari sisi pelayanan, kemampuan berkomunikasi dengan wisatawan asing, pengelolaan usaha, serta pemahaman terhadap standar pelayanan pariwisata.
"Dengan penguatan konektivitas perbatasan dan dukungan pemerintah, Temajuk diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata domestik, tetapi berkembang sebagai pintu pengalaman wisata lintas negara yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Sarawak," katanya.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pontianak (ANTARA) - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Indonesia Bela Diri Campuran (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) Kalimantan Barat 2026 yang baru digelar untuk pertama kali tersebut mendapat antusiasme yang cukup tinggi dengan diikuti 115 peserta dari 13 kabupaten/kota di provinsi itu.
"Kegiatan yang sukses digelar dari pagi hingga malam pada Minggu (13/9), menjadi wadah untuk mencari atlet-atlet berprestasi, sekaligus mendorong industri olahraga dan sport tourism di Kabar, " ujar Ketua Panitia Kejurprov IBCA MMA Kalbar 2026 Yudie Chaniago di Pontianak, Senin.
Menurut dia, MMA merupakan olahraga strategis yang tidak hanya memberikan ruang bagi atlet untuk mengembangkan prestasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari industri olahraga daerah.
Ia mengatakan Kejurprov IBCA MMA Kalbar menjadi salah satu persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026.
"Ini menjadi pintu masuk untuk MMA sebagai cabang olahraga baru dalam Porprov Kalbar 2026. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi persiapan menuju PON Bela Diri di Manado," katanya.
Ia menjelaskan para peserta yang tampil dalam Kejurprov tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet MMA Kalbar. Sejumlah atlet merupakan binaan dari berbagai cabang olahraga bela diri yang ada di kabupaten/kota.
Menurutnya, MMA memiliki karakter berbeda karena menggabungkan berbagai teknik dari sejumlah cabang olahraga bela diri sehingga membutuhkan atlet dengan kemampuan dan kesiapan fisik serta teknik yang baik.
Perwakilan KONI Kalbar menyambut baik pelaksanaan Kejurprov IBCA MMA tersebut. Kegiatan itu diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus mendorong berkembangnya industri olahraga di Kalbar.
Sementara itu, salah seorang penonton, Hebin, mengaku terhibur menyaksikan pertandingan MMA tersebut. Menurut dia, pertandingan yang disajikan berlangsung seru dan menarik perhatian masyarakat.
"Kami berharap kejuaraan MMA dapat terus dikembangkan dan pelaksanaannya diperluas hingga ke kabupaten/kota di Kalbar sehingga semakin banyak masyarakat mengenal olahraga tersebut," ucap dia.
Pewarta: Dedi
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 14 September 2026 18:12 WIB
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyapa pekerja rentan yang bakal di kover BPSJ Ketenagakerjaan, di Bandarlampung, Senin (14/9/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna
Hari ini kami perluas cakupan BPJS Ketenagakerjaan untuk RT, linmas dan juga pekerja rentan
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung terus memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Hari ini kami perluas cakupan BPJS Ketenagakerjaan untuk RT, linmas dan juga pekerja rentan," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Provinsi Lampung, Senin.
Ia mengatakan pekerja rentan yang dimasukkan ke dalam cakupan BPJS Ketenagakerjaan 35.193 orang dan akan terus melakukan pendataan terhadap kelompok masyarakat lainnya yang dinilai membutuhkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Pendataan berikutnya kami menyasar organisasi wanita dan para kader di kota ini," kata dia.
Wakil Kepala Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Operasional Sumbagsel Adi Hendarto menilai Pemerintah Kota Bandarlampung berkomitmen, konsisten, dan bersinergi dalam memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap pekerja rentan, linmas, ketua RT, dan ketua lingkungan.
"Jadi cukup mengapresiasi Pemkot Bandarlampung, karena kepesertaan kelompok tersebut tidak hanya memberikan perlindungan kepada mereka, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat," kata dia.
Ia menjelaskan target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) pada 2026 ditetapkan 56,94 persen, sementara itu cakupan kepesertaan di Kota Bandarlampung saat ini mencapai 38,83 persen.
"Angka tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang masih berada di kisaran 20 persen. Capaian tersebut juga menempatkan Bandarlampung di atas rata-rata cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan Provinsi Lampung yang saat ini berada di angka 20,85," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
“Berbagai upaya kami lakukan untuk mendapatkan alat berat karena kebutuhannya sangat mendesak untuk operasional TPA Lune,”
Dompu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, meminta dukungan pemerintah pusat berupa alat berat untuk menangani timbunan sampah di TPA Lune, Kecamatan Pajo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu, Muhammad Syaukani mengatakan alat berat sangat dibutuhkan untuk menata dan memproses timbunan sampah sekaligus mendukung operasional TPA agar pengelolaannya dapat diarahkan menuju sistem sanitary landfill atau controlled landfill.
“Berbagai upaya kami lakukan untuk mendapatkan alat berat karena kebutuhannya sangat mendesak untuk operasional TPA Lune,” katanya kepada ANTARA di Dompu, Senin.
Syaukani mengatakan DLH sebelumnya telah menyampaikan usulan dukungan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Namun, usulan tersebut belum mendapat tindak lanjut karena pemerintah pusat saat ini lebih memprioritaskan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Untuk memperkuat pengajuan tersebut, DLH juga menyampaikan kebutuhan alat berat kepada anggota DPR RI H. Mori Hanafi agar dapat dibahas dengan kementerian terkait.
Menurut dia, pemerintah daerah hingga kini belum mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat berat tersebut. Karena itu, DLH juga mengupayakan dukungan pemerintah pusat melalui pembiayaan penyewaan alat berat.
DLH telah menyampaikan kebutuhan biaya sewa dan spesifikasi peralatan sebagai bahan pengajuan. Pihaknya berharap dukungan tersebut dapat direalisasikan sebelum akhir 2026 dengan TPA Lune sebagai lokasi pemanfaatan.
Permintaan dukungan tersebut didorong oleh kesenjangan antara produksi dan kemampuan penanganan sampah di Kabupaten Dompu.
Syaukani mengatakan produksi sampah di daerah itu mencapai lebih dari 181 ton per hari, sedangkan kemampuan pemerintah daerah dalam menangani sampah baru sekitar 50 ton per hari.
“Produksi sampah kita lebih dari 181 ton per hari, sementara kemampuan penanganannya sekitar 50 ton per hari,” katanya.
Keterbatasan penanganan sampah juga diperparah kondisi armada pengangkut. Pemerintah Kabupaten Dompu memiliki sembilan unit truk pengangkut sampah, tetapi hanya empat unit yang masih beroperasi secara optimal.
TPA Lune memiliki luas sekitar 4,5 hektare dan menjadi lokasi pemrosesan akhir sampah yang diangkut dari wilayah Kabupaten Dompu.
Selain mengupayakan dukungan alat berat, DLH Dompu juga mengusulkan anggaran penyusunan kebijakan dan strategi daerah (Jakstrada) serta rencana induk pengelolaan sampah (RIPS).
Dokumen tersebut diharapkan menjadi dasar pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan peluang memperoleh dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan TPST dan TPS3R.
DLH berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat operasional TPA Lune, sementara pemerintah daerah secara bertahap meningkatkan pengurangan dan pemilahan sampah dari sumber agar volume sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Presiden Direktur Asuransi Astra Maximiliaan Agatisianus menjelaskan prinsip tersebut dengan pendekatan probabilitas. Menurut dia, risiko memiliki unsur ketidakpastian yang membedakannya dari sebuah kejadian yang sudah pasti.
“Risiko itu probabilitasnya antara 0 dan 1. Kalau probabilitasnya sudah 1, itu sudah certainty, bukan risk," ujar Maxi dalam Media Conference Asuransi Astra pekan lalu.
Dari logika tersebut, bisa dipahami mengapa seseorang tidak bisa menunggu sampai sebuah kerugian hampir pasti terjadi, kemudian baru membeli asuransi dan mengharapkan kejadian tersebut ditanggung.
Baca Juga: Asuransi Astra Bidik 80 Persen Klaim Diproses Tanpa Manusia, AI Dipakai untuk Deteksi Fraud
Baca Juga: Cermati Protect Komitmen Hadirkan Pembelian Asuransi Mobil dengan Praktis dan Mudah
Hal pertama yang perlu dibedakan adalah risiko dan kejadian.
Risiko merupakan kemungkinan bahwa sesuatu akan terjadi. Seseorang yang hendak bepergian, misalnya, menghadapi kemungkinan penerbangan terlambat, perjalanan dibatalkan, mengalami kecelakaan, atau sakit di tempat tujuan.
Selama kejadian tersebut belum terjadi dan masih terdapat ketidakpastian, terdapat risiko yang dapat menjadi objek perlindungan asuransi sesuai ketentuan polis.
Situasinya berbeda ketika kejadian sudah berlangsung.
Jika penerbangan sudah dibatalkan sebelum seseorang membeli asuransi perjalanan, misalnya, pembatalan tersebut bukan lagi sebuah kemungkinan. Penumpang sudah mengetahui bahwa penerbangannya batal.
Begitu pula dengan gunung yang sudah mengalami erupsi. Sebelum erupsi, letusan merupakan salah satu kemungkinan. Setelah erupsi terjadi dan dampaknya sudah diketahui, situasinya berubah menjadi kejadian nyata.
Di sinilah prinsip dasar asuransi bekerja: perlindungan diberikan atas ketidakpastian, bukan atas hasil yang sudah diketahui.
=====
Bayangkan seseorang hendak berangkat berlibur ke sebuah daerah yang memiliki gunung api aktif.
Gunung tersebut belum meletus. Ada kemungkinan aktivitas vulkanik meningkat, tetapi belum ada kepastian bahwa perjalanan akan terganggu.
Kondisi tersebut masih mengandung risiko.
Sekarang ubah situasinya. Gunung sudah meletus, penerbangan mulai dibatalkan, akses menuju destinasi ditutup, dan dampaknya terhadap perjalanan sudah diketahui.
Pada titik tersebut, seseorang yang baru membeli asuransi tidak sedang membeli perlindungan terhadap sesuatu yang masih belum diketahui. Ia sudah mengetahui adanya kejadian yang dapat menyebabkan kerugian.
Perbedaan ini menjadi penting karena asuransi bukan sekadar mekanisme untuk mengganti uang yang hilang. Asuransi merupakan mekanisme pengelolaan risiko yang bekerja dengan menghimpun premi dari banyak pihak untuk memberikan perlindungan ketika sebagian dari risiko tersebut benar-benar terjadi.
Jika seseorang bisa membeli perlindungan setelah mengetahui bahwa dirinya pasti mengalami kerugian, keseimbangan mekanisme tersebut akan terganggu.
Penjelasan tentang probabilitas sebenarnya membantu menggambarkan cara kerja risiko secara sederhana.
Jika sebuah peristiwa memiliki kemungkinan terjadi, tetapi belum diketahui apakah akan benar-benar terjadi, masih terdapat ketidakpastian.
Misalnya, peluang sebuah penerbangan mengalami keterlambatan masih terbuka. Pesawat bisa berangkat tepat waktu, tetapi juga bisa terlambat karena cuaca, masalah teknis, atau faktor lain yang tercakup dalam polis.
Kondisinya berubah ketika penerbangan sudah dinyatakan batal.
Tidak ada lagi pertanyaan apakah penerbangan akan batal. Keputusan tersebut sudah terjadi.
Itulah yang dimaksud dengan pergeseran dari risk menjadi certainty.
Konsep tersebut juga menjelaskan mengapa waktu pembelian asuransi menjadi penting. Perlindungan tidak hanya berkaitan dengan apa yang terjadi, tetapi juga kapan polis dibeli dibandingkan dengan kapan risiko tersebut diketahui atau terjadi.
Bayangkan seseorang mengetahui bahwa penerbangannya sudah dibatalkan. Setelah mendapatkan informasi tersebut, ia baru membeli asuransi perjalanan dengan harapan biaya pembatalan akan diganti.
Secara sederhana, masalahnya adalah hasil akhirnya sudah diketahui.
Kondisi ini berbeda dengan membeli asuransi ketika perjalanan masih memiliki kemungkinan berjalan normal ataupun terganggu.
Jika mekanisme seperti itu diperbolehkan secara bebas, seseorang hanya perlu membeli asuransi ketika mengetahui dirinya akan mengalami kerugian. Sementara orang yang tidak mengalami kerugian tetap membayar premi tanpa mengajukan klaim.
Model tersebut membuat perusahaan asuransi menerima risiko yang hasil akhirnya sudah diketahui, bukan ketidakpastian yang menjadi dasar pengelolaan risiko.
Dengan kata lain, asuransi tidak dirancang sebagai cara untuk membeli kompensasi setelah kerugian terjadi.
=====
Prinsip tersebut dapat dilihat dalam produk asuransi perjalanan seperti Garda Trip.
Asuransi perjalanan pada dasarnya dapat memberikan perlindungan atas berbagai risiko selama perjalanan, termasuk manfaat yang berkaitan dengan keterlambatan atau pembatalan perjalanan maupun biaya medis, tergantung pada manfaat yang tercantum dalam polis.
Persoalannya muncul ketika kejadian yang menyebabkan pembatalan atau keterlambatan sudah diketahui sebelum perlindungan dibeli.
Maximiliaan menjelaskan bahwa apabila sebuah peristiwa sudah terjadi, peristiwa tersebut tidak lagi berada dalam wilayah ketidakpastian yang sama seperti ketika polis dibeli sebelum kejadian.
Logika tersebut bukan berarti setiap manfaat asuransi otomatis hilang ketika terjadi sebuah bencana.
Misalnya, seseorang sudah berada di destinasi dan kemudian sakit atau mengalami cedera. Biaya medis yang timbul merupakan risiko yang berbeda dari pembatalan perjalanan akibat bencana yang sudah diketahui sebelumnya.
Karena itu, pembaca perlu membedakan jenis manfaat dan jenis risiko. Perlindungan terhadap satu risiko tidak otomatis berarti seluruh kerugian yang berkaitan dengan sebuah peristiwa akan ditanggung.
Pada akhirnya, cakupan tetap bergantung pada ketentuan polis.
Situasinya berbeda apabila perlindungan sudah dibeli ketika peristiwa tersebut masih berupa risiko.
Misalnya, seseorang membeli asuransi perjalanan ketika belum ada kejadian yang menyebabkan perjalanannya terganggu. Beberapa waktu kemudian, terjadi peristiwa yang memenuhi ketentuan perlindungan dalam polis.
Dalam kondisi seperti itu, kejadian tersebut merupakan realisasi dari risiko yang sebelumnya masih belum pasti.
Itulah salah satu alasan mengapa waktu pembelian menjadi bagian penting dalam asuransi.
Meski begitu, bukan berarti setiap kejadian setelah polis dibeli otomatis mendapatkan penggantian. Penyebab kejadian, manfaat yang dipilih, masa berlaku, pengecualian, serta syarat lain dalam polis tetap menentukan apakah suatu klaim dapat dibayarkan.
Logika yang sama juga dapat dilihat dari contoh risiko perang.
Maximiliaan menyinggung kondisi ketika terjadi krisis di Selat Hormuz. Ketika risiko konflik meningkat, perlindungan terhadap risiko perang menjadi jauh lebih mahal.
Menurut dia, untuk risiko perang setelah konflik mulai terjadi, kenaikan tarif dapat mencapai 10 kali lipat.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa risiko bukan sesuatu yang memiliki harga tetap.
Semakin besar kemungkinan terjadinya sebuah kerugian, semakin kompleks pula perhitungan perusahaan asuransi dalam menentukan harga dan syarat perlindungannya.
Namun, ada perbedaan antara risiko yang meningkat dan kejadian yang sudah menjadi kepastian.
Ketika kemungkinan terjadinya suatu peristiwa meningkat, risiko masih dapat dihitung dan dinilai. Ketika peristiwa tersebut sudah terjadi, persoalannya berubah karena ketidakpastian atas kejadian tersebut sudah hilang.
Kediri (ANTARA) - Sekeluarga warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, diduga menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang dilaporkan terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa.
Lurah Bujel I Wayan Yudianna mengatakan salah satu warga, Winarsih, tercatat dalam daftar kapal tersebut. Winarsih diketahui berangkat bersama suami dan dua orang anaknya menuju Kalimantan, sehingga total ada empat orang.
"Benar, salah satu warga kami atas nama Winarsih masuk dalam daftar yang ada di kapal Virgo yang tenggelam. Beliau berangkat bersama suami dan dua orang anaknya," kata Yudianna di Kediri, Senin.
Ia mengatakan keluarga Winarsih hingga kini masih menunggu informasi mengenai keberadaan keempat anggota keluarga tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban belum ditemukan dan proses pencarian masih berlangsung.
Yudianna mengatakan petugas identifikasi Polres Kediri Kota juga telah mendatangi rumah keluarga korban pada Minggu (13/9) malam untuk menyampaikan informasi terkait kejadian tersebut sekaligus meminta sejumlah dokumen yang diperlukan dalam proses identifikasi.
Keluarga korban, kata dia, telah membawa sejumlah dokumen ke Surabaya untuk diserahkan kepada tim identifikasi. Salah satu dokumen yang dibutuhkan berupa ijazah untuk mendukung proses identifikasi, termasuk pencocokan data sidik jari.
"Untuk tes DNA ini masih menunggu dari tim identifikasi yang ada di Surabaya," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kelurahan Bujel juga telah mendatangi keluarga korban untuk memastikan kebutuhan mereka selama proses pencarian dan identifikasi.
Dari kelurahan menyatakan siap membantu, termasuk apabila keluarga membutuhkan dukungan transportasi untuk keperluan identifikasi di Surabaya.
Pemerintah Kelurahan Bujel juga terus berkoordinasi dengan keluarga dan memantau informasi dari pihak terkait.
Sementara itu, salah seorang keluarga korban, Sigit Sugiarto mengatakan keempat anggota keluarganya itu berangkat menuju Kalimantan karena salah seorang anggota keluarga akan bekerja di daerah tersebut.
Keluarga pertama kali memperoleh informasi mengenai kejadian itu dari rekan yang menjadi tujuan mereka di Banjarmasin.
"Masih simpang siur menunggu berita. Kami dapat informasinya itu dari Banjarmasin," kata dia.
Keluarga berharap ada kabar yang baik dan mereka bisa secepatnya ditemukan.
Kapal Virgo Transport 8 tiba-tiba miring ke kiri dengan sangat cepat sekitar pukul 01.20 Wita tanpa alarm maupun pemberitahuan sebelum akhirnya tenggelam.
Kapal tersebut membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
Hingga Senin (14/9) pukul 15.30 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 115 korban telah ditemukan, terdiri atas 109 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 128 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.
Dari 115 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia, satu korban tiba di Lanud Syamsudin Noor, serta 28 korban lainnya masih proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti.
Basarnas juga mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), meliputi 11 kapal, satu helikopter dan tiga pesawat.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii mengatakan unsur laut yang dikerahkan mencakup kapal Basarnas dari Banjarmasin, Surabaya dan Makassar yang bergerak menuju lokasi kejadian, serta empat KRI TNI AL.
Sementara untuk pencarian melalui udara, Basarnas mendapat dukungan pesawat dari Skadron 400 TNI AL Surabaya, satu helikopter Polri, pesawat CN-235 TNI AL, serta satu pesawat Karavan BNPB yang mulai diperbantukan dalam operasi.
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengecek kesiapsiagaan tsunami di sejumlah wilayah pesisir Banten di tengah potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengecekan dilakukan di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon dengan mengacu pada indikator standar Tsunami Ready.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan tim Kedeputian Bidang Pencegahan BNPB telah melakukan penugasan sejak 6 September 2026. Tim berkoordinasi dengan pemerintah daerah, memantau kondisi wilayah terdampak, sekaligus memberikan asistensi kesiapsiagaan.
Menurut Berton, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemerintah dan masyarakat di kawasan pesisir siap menghadapi potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau, termasuk bahaya tsunami. Pengecekan juga menyasar wilayah vital dan permukiman yang pernah terdampak tsunami Selat Sunda pada 2018.
"Penilaian kesiapsiagaan dilakukan di kawasan Tanjung Lesung, Desa Sumberjaya, dan Desa Panimbangjaya di Pandeglang, serta beberapa desa pesisir di Serang dan Cilegon, untuk memastikan berfungsinya sarana peringatan dini," kata Berton, Kamis (10/9/2026).
Di Kabupaten Pandeglang, tim BNPB mencatat menara sirene peringatan dini di Kecamatan Sumur dan Panimbang dalam kondisi siap operasi. Jalur evakuasi juga terpasang dengan baik dan simulasi bencana rutin digelar.
Meski demikian, alat Warning Receiver System (WRS) Gen di Tanjung Lesung masih dalam proses perbaikan.
Sementara di Kabupaten Serang, pemeriksaan dilakukan di Desa Salira, Karang Suraga, dan Desa Anyar. BNPB mencatat Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan relawan pantai aktif menjalankan perannya, didukung menara sirene serta peta evakuasi menuju titik aman yang berfungsi normal.
Untuk Kota Cilegon, peninjauan dilakukan di Kelurahan Kubangsari. BNPB memastikan terdapat standar operasional prosedur (SOP) peringatan dini, fasilitator kelurahan aktif menyebarkan informasi, serta sirene tsunami di area kantor kelurahan berfungsi dengan baik.
Berton mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah dan komunitas relawan dalam menjaga kesiapan infrastruktur peringatan dan pemantauan bencana. Menurut dia, kesiapan tersebut penting untuk mendukung keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9).
Suahasil dilantik sebagai Bendahara Negara untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Suahasil langsung kembali ke kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan disambut meriah oleh pegawainya.
Suahasil menegaskan kepada seluruh jajaran pegawai Kemenkeu untuk tetap solid serta fokus melanjutkan tugas-tugas pengelolaan keuangan negara di bawah kepemimpinannya.
"Ini bagi Kementerian Keuangan, ini adalah melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan. Solid semua, teman-teman?" ujar Suahasil di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (14/9).
Arahan tersebut pun langsung dijawab seruan "Solid!" oleh para pegawai Kemenkeu yang hadir.
Ia juga mengajak para pegawai untuk terus menjaga reputasi dan integritas Kemenkeu agar dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat, mulai dari menopang konsumsi, investasi, belanja negara, hingga memacu kegiatan ekspor.
"Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing, dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.
Selain itu, ia menekankan keberlanjutan program kerja Kemenkeu di bawah kepemimpinannya, termasuk dalam mengawal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Suahasil, seluruh jajaran Kemenkeu sudah memahami peran strategis masing-masing dalam menumbuhkan dan menstabilkan perekonomian nasional.
"Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi," tegasnya.
[Gambas:Video CNN]
(fln/sfr)
Salma Laiqa, CNBC Indonesia
14 September 2026 18:10
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak kembali melonjak di tengah panasnya perang Iran. Lonjakan harga ikut mendongkrak investasi di sektor tersebut.
Tahun 2026 awalnya diperkirakan bakal menjadi periode suram bagi perusahaan minyak dunia. Pasokan global yang melimpah bahkan sempat memunculkan kekhawatiran akan terjadinya super glut atau kelebihan pasokan besar-besaran.
Harga minyak mentah Brent sebelumnya diproyeksikan turun hingga di bawah US$60 per barel, setelah rata-rata berada di sekitar US$68 per barel pada 2025 dan US$80 per barel pada 2024.
Namun, eskalasi perang di kawasan Teluk membalikkan proyeksi tersebut.
Gangguan terhadap produksi dan jalur pengiriman minyak mendorong harga minyak menembus level tiga digit. Sejumlah analis kini memperkirakan rata-rata harga Brent dapat mencapai US$85 per barel atau lebih sepanjang 2026. Bahkan, harga berpotensi menembus US$120 per barel apabila serangan terhadap kapal di Selat Hormuz terus berlanjut.
Tekanan terhadap pasokan juga semakin besar setelah Arab Saudi pada 11 September menutup jalur pipa East-West, salah satu rute alternatif untuk menyalurkan minyaknya, menyusul serangan drone.
Harga minyak brent pada perdagangan Senin (14/9/2026) pukul 17.11 WIB melonjak 2,6% ke US$ 107,4 per barel sedangkan harga minyak WTI melesat 2,7% ke US$ 102,7 per barel.
Harga minyak saat ini adalah yang tertinggi sejak 15 Mei 2026.
Lonjakan harga minyak yang terus menerus ini membuat dunia cemas. Pasar saham global ambruk pada pekan lalu.
Perusahaan Minyak Pesta Untung
Bila dunia tercekik dengan lonjakan harga minyak tetapi tidak demikian dengan industrinya. Lonjakan harga tersebut menjadi berkah besar bagi industri minyak dan gas global.
Sejak awal tahun, saham perusahaan minyak dan gas dunia secara agregat telah naik sekitar 40%. Angka tersebut jauh melampaui kenaikan sekitar 12% pada pasar saham secara keseluruhan.
Kinerja keuangan perusahaan minyak besar juga melonjak. Gabungan laba tujuh perusahaan minyak terintegrasi terbesar di Barat dan Saudi Aramco mencapai US$91 miliar pada kuartal II-2026, dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, pengalaman pada pertengahan dekade 2010-an membuat industri lebih berhati-hati dalam berekspansi.
Belanja modal memang sempat meningkat setelah invasi Rusia ke Ukraina mendorong harga minyak di atas US$120 per barel, tetapi arus kas tumbuh lebih cepat dan sebagian besar surplus digunakan untuk mengurangi utang serta memberi imbal hasil kepada pemegang saham.
Sebagian kenaikan capex saat itu juga lebih mencerminkan inflasi biaya pengeboran dan jasa penunjang ketimbang lonjakan aktivitas produksi.
Kali ini, dengan kas yang kembali menumpuk akibat perang di Teluk, perusahaan minyak mungkin tidak bisa terus mengambil sikap konservatif. Kondisi tersebut berpotensi membuka jalan bagi gelombang eksplorasi dan akuisisi yang dapat membentuk arah industri hingga akhir dekade ini.
Utang Dulu yang Dibereskan
Sejauh ini, perusahaan minyak masih menggunakan sebagian besar keuntungan tambahan mereka untuk memperkuat neraca, memberi imbal hasil kepada pemegang saham, dan sedikit meningkatkan produksi dari aset yang sudah ada.
Setelah invasi Rusia ke Ukraina, perusahaan minyak menggunakan sebagian besar arus kas tambahan untuk memperbaiki kondisi neraca.
Namun, sekitar 18 bulan sebelum perang Teluk, ketika harga minyak kembali melemah, perusahaan mulai meningkatkan utang demi mempertahankan pembayaran kepada investor sekaligus membiayai belanja modal yang telah direncanakan.
Kini situasinya kembali berbalik.
Pada kuartal II-2026, lima perusahaan minyak besar, yakni ExxonMobil, Chevron, Shell, BP, dan TotalEnergies, memangkas gabungan utang bersih mereka sebesar US$36 miliar atau hampir 20%.
Perusahaan yang lebih kecil bahkan lebih agresif memangkas utang karena umumnya memiliki beban leverage yang lebih tinggi.
Pemegang Saham Kembali Cuan
Menjelang pecahnya perang dengan Iran, investor sempat bersiap menghadapi periode yang lebih sulit. Perusahaan minyak besar bahkan telah mengumumkan penurunan gabungan sekitar 11% dalam distribusi kepada pemegang saham, terutama melalui penghentian program share buyback.
Lonjakan harga minyak kemudian mengubah situasi. Hampir seluruh perusahaan minyak besar, kecuali BP, mempertahankan atau meningkatkan dividen dan buyback. Perusahaan yang lebih kecil juga mulai menawarkan tidak hanya dividen khusus, tetapi pembayaran rutin.
Meski demikian, setelah pembayaran utang dan distribusi kepada investor, dana yang tersisa untuk ekspansi masih terbatas.
Posisi kas perusahaan minyak besar secara agregat hampir tidak berubah antara kuartal IV-2025 dan kuartal II-2026, sementara para eksekutif menegaskan bahwa sebagian besar keuntungan ekstra 2026 akan tetap dikembalikan kepada pemegang saham.
Pengecualian datang dari Diamondback Energy serta perusahaan swasta besar seperti Continental Resources dan Hilcorp Energy, yang mulai membiayai proyek berjangka pendek seperti penyelesaian sumur-sumur yang sudah ada di kawasan shale Amerika Serikat.
Cadangan Minyak Menyusut, Raksasa Migas Putar Otak
Harga minyak yang kembali tinggi mulai mengubah kalkulasi perusahaan energi. Jika level harga ini bertahan, proyek baru akan semakin layak secara ekonomi, sementara kebutuhan menambah cadangan juga makin mendesak.
Pasalnya, produksi dari ladang minyak lama terus menurun. Wood Mackenzie memperkirakan produksi minyak dan gas global bisa berkurang hingga 31 juta barel per hari pada 2040, hampir seperlima dari produksi saat ini. Sekitar 70 perusahaan bahkan berisiko kehilangan separuh produksinya.
Kondisi tersebut memaksa perusahaan minyak memperbarui portofolio aset. Lonjakan harga minyak kini memberi mereka arus kas dan neraca yang lebih kuat untuk mulai bergerak.
Salah satu jalurnya adalah eksplorasi. Meski anggaran belum melonjak signifikan, perusahaan besar mulai menguasai wilayah eksplorasi luas dan menggunakan AI untuk mencari lokasi pengeboran potensial.
Wilayah yang dibidik tersebar dari lepas pantai Namibia dan Afrika Selatan hingga Mediterania Timur, Uruguay, Vietnam, dan Papua Nugini. Di sejumlah negara lain, perusahaan juga mencoba meniru model shale Amerika Serikat atau meningkatkan produksi dari ladang yang sudah matang.
Jalur yang lebih cepat adalah akuisisi. Setelah sempat tertahan akibat volatilitas harga minyak, aktivitas merger dan akuisisi mulai kembali meningkat.
Dalam dua bulan terakhir, enam transaksi bernilai lebih dari US$1 miliar telah diumumkan. Neraca yang lebih kuat juga memberi perusahaan minyak besar ruang untuk kembali membeli aset setelah menyelesaikan sejumlah akuisisi besar pada awal dekade 2020-an.
Persaingan diperkirakan semakin ramai karena bukan hanya perusahaan minyak yang berburu aset. Perusahaan private equity, pedagang komoditas, hingga pihak dari negara yang ingin mengamankan sumber energi di luar kawasan Teluk, termasuk Jepang, juga mulai masuk.
Investor Masih Hati-Hati
Meski prospek ekspansi mulai terbuka, investor belum sepenuhnya yakin industri minyak memasuki era pertumbuhan baru.
HassanEltorie dari S&P Global mencatat, rasio valuasi saham perusahaan minyak terhadap arus kas masih kurang lebih sama seperti sebelum perang. Artinya, kenaikan saham sejauh ini lebih banyak mencerminkan lonjakan harga minyak, bukan perubahan fundamental dalam prospek jangka panjang industri.
Ketidakpastian masih besar, mulai dari arah permintaan minyak global, risiko eksplorasi yang mengecewakan, hingga terbatasnya target akuisisi besar.
Meski demikian, perang di kawasan Teluk telah memberi perusahaan minyak harga yang lebih tinggi, arus kas besar, dan ruang untuk menentukan kembali strategi bisnis mereka dalam beberapa tahun ke depan.
(slm/slm)
ILUSTRASI. Rayakan 10 Tahun, Jenius Siapkan Inovasi Layanan Keuangan Digital (Dok/ Jenius )
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jenius by SMBC Indonesia merayakan satu dekade perjalanan pada Agustus 2026 melalui tema Endless Explorat10n. Memasuki usia 10 tahun, Jenius berkomitmen terus menghadirkan inovasi layanan keuangan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Head of Emerging Affluent SMBC Indonesia, Irwan Tisnabudi mengatakan, tema Endless Explorat10n merefleksikan semangat Jenius untuk terus mengeksplorasi, beradaptasi, dan menghadirkan solusi life finance yang lebih simpel, cerdas, dan aman bagi masyarakat digital savvy.
“Semangat eksplorasi ini Jenius by SMBC Indonesia lakukan melalui proses kokreasi, yaitu mendengarkan masukan, ide, dan insight dari masyarakat digital savvy di Indonesia untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan mereka,” ujar Irwan dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).
Menurut Irwan, perjalanan satu dekade Jenius turut diperkuat oleh dukungan jaringan grup SMBC yang telah memiliki pengalaman lebih dari empat abad di industri keuangan global.
Baca Juga: Jenius Gandeng MSIG Luncurkan Asuransi Siber
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Teman Jenius atas dukungan dan kepercayaan selama sepuluh tahun ini sehingga kita bisa bertumbuh bersama. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang semakin lengkap dan relevan bagi masyarakat digital savvy di Indonesia,” katanya.
Sejak diluncurkan pada 2016, Jenius telah menghadirkan lebih dari 80 inovasi melalui semangat kokreasi dan kolaborasi bersama pengguna. Berbagai inovasi tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan finansial sehari-hari, mulai dari transaksi dalam dan luar negeri, menabung, mengelola cash flow, investasi, hingga proteksi.
Dalam layanan transaksi internasional, Jenius menyediakan transaksi mata uang asing selama 24 jam setiap hari melalui aplikasi, mulai dari menabung, menukar, hingga mengirim dan menerima valuta asing. Tiga mata uang asing yang paling banyak diminati Teman Jenius yakni dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), dan yen Jepang (JPY).
Jenius juga mencatat transaksi pengiriman mata uang asing terjauh yang dilakukan pengguna berasal dari Indonesia menuju Brasilia, Brasil, dan Carolina Selatan, Amerika Serikat. Jika dihitung, jaraknya mencapai lebih dari 26.000 kilometer.
Baca Juga: SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
Selain itu, Kartu Debit dan Kartu Kredit Jenius telah digunakan di 188 negara untuk transaksi daring, luring, maupun tarik tunai.
Untuk kebutuhan menabung, Jenius menghadirkan fitur Bayar & Nabung yang memungkinkan pengguna menabung sekaligus melakukan transaksi harian. Fitur tersebut mencatat rekor penggunaan hingga 210 kali dalam satu bulan oleh salah satu Teman Jenius melalui Cash Cow.
Jenius juga memiliki program penghargaan Yay Points. Salah satu pengguna tercatat mengumpulkan Yay Points dalam jumlah yang apabila dikonversi setara dengan 12 tiket kelas bisnis pulang-pergi rute Jakarta-Tokyo melalui penukaran KrisFlyer Miles.
Pada 2026, Jenius kembali meluncurkan sejumlah inovasi, di antaranya Yay Stickers melalui misi Play & Yay!, serta tiga pilihan mata uang asing baru, yakni lira Turki, franc Swiss, dan riyal Saudi.
Irwan menambahkan, berbagai inovasi tersebut dikembangkan melalui proses kokreasi bersama masyarakat digital savvy di Indonesia. Dengan demikian, Jenius dapat terus menghadirkan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pengguna.
“Perjalanan 10 tahun ini menjadi bukti bahwa inovasi dapat terus tumbuh melalui semangat kokreasi dan kolaborasi,” pungkasnya.
Baca Juga: Jenius Perkuat Posisi di Segmen Lifestyle Banking Melalui POCARI SWEAT Run
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News