CNN Indonesia
Senin, 17 Agu 2026 08:47 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Dalam setiap perayaan ulang tahun kemerdekaan, logo merupakan salah satu yang paling ditunggu bentuknya, karena logo memiliki makna dan arti tersendiri. Logo HUT RI ke-81 tahun 2026 kali ternyata berasal dari goresan desainer grafis asal Sumatera Barat.
Namanya Fajar Novario. Pria berusia 28 tahun ini merupakan alumni jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Padang dan kini memimpin Auman Design Bureau. Dari tangan fajar dan timnya di Auman Design Bureau-lah, lahir logo yang kini telah menyebar dimana-mana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fajar mengaku bangga, hasil rancangannya menang dan terpilih sebagai logo resmi ulang tahun kemerdekaan.
"Perasaannya melihat logo hasil desain dimana-mana? Pasti senang dan bangga. Pasti bangga lah ya. Senang sekali," kata Fajar.
Kepada CNNIndonesia.com, Fajar menyebut, sayembara pembuatan logo HUT RI ke-81 merupakan yang pertama kali diikutinya.
Pilihan Redaksi
Fajar dan tim hanya punya waktu sekitar empat hingga lima minggu untuk menyelesaikan desainnya, dimana setiap minggu terdapat tahapan check point yang harus dilalui dengan pengawasan, baik dari asosiasi desain grafis, maupun dari pihak Istana.
Membuat logo HUT RI tidaklah sesederhana yang dipikirkan orang. Fajar harus memadukan beragam kebudayaan di Tanah Air. Dalam proses panjangnya, ada 20 bentuk visual logo yang disiapkan, sebelum akhirnya menemukan bentuk final seperti saat ini.
"Untuk desainnya sendiri alternatif yang kita berikan itu ada beberapa. Sekitar 20 logo. Tapi secara konsep itu kami mengajukan ada 3 konsep, 3 konsep ini masing-masing kami memberikan alternatif," katanya.
Logo Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. (Foto: Arsip Kemensekneg)
Fajar menjelaskan, logo HUT ke-81 RI tidak hanya memiliki makna dari bentuk angka yang ditampilkan, tetapi juga mengandung pemaknaan ganda melalui motif yang ada di dalamnya.
Ia mengatakan, bentuk angka delapan yang saling menopang menggambarkan makna gotong royong antarlapisan masyarakat. Kemudian, angka delapan dan satu yang saling terhubung memiliki makna satu tujuan yang sama.
Selain makna tersebut, terdapat pula makna konotatif yang sengaja dimasukkan ke dalam logo.
Menurut Fajar, tim menggunakan ambiguitas atau pemaknaan ganda agar masyarakat dapat memiliki interpretasi masing-masing terhadap logo tersebut.
"Jadi kami mengambil ambiguitas dari logo, kami mengambil pemaknaan ganda dari logo tadi, sehingga masyarakat bisa melakukan self-claim terhadap logonya," ujarnya.
Ia mencontohkan, bentuk angka delapan pada logo tersebut dapat menyerupai motif tertentu yang ada di Kalimantan. Di daerah lain, bentuk tersebut juga dapat mengingatkan masyarakat terhadap motif budaya yang mereka kenal.
"Saya harapannya masyarakat bisa proaktif dalam melihat tersebut, seperti motif tongkrongan, seperti lihat angka delapan itu mirip dengan itiak pulang petang. Di daerah lain punya motif yang mirip juga," katanya.
Logo rancangan Fajar sendiri memadukan keberagaman yang ada di Tanah Air, melihat kembali bagaimana para founding father Indonesia dulu melakukan itu.
Tim kemudian melakukan riset dari Sabang sampai Merauke. Mereka menemukan beberapa motif yang muncul.
"Nah, dari karakter-karakternya tadi itu, kami mencoba untuk membikin atau merancang desain, yang kemudian desain itu bisa dilihat sama teman-teman juga di mana-mana, terkait desain HUT ke-81 kami," jelas Fajar.
Logo merupakan media komunikasi untuk menyampaikan pesan. Selain sebagai simbol perayaan, logo juga menjadi harapan dan doa atas tema yang diangkat.
"Masyarakat tentu bebas mengartikan atau memberi reaksi atas logo tersebut. Namun pada dasarnya, konsep yang disertakan adalah untuk rakyat dan atas kedaulatan rakyat," katanya lagi.
Ia berharap terpilihnya logo tersebut dapat menjadi batu loncatan bagi perkembangan ekosistem desain grafis di Sumatera Barat.
(ned/asr)
Timika (ANTARA) - Para prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Komando Operasi Habema menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Ke-81 RI di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.
Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga dalam keterangan yang diterima di Timika, Senin, mengatakan meski menghadapi akses terbatas, medan terjal, hutan lebat, serta kondisi cuaca ekstrem di pedalaman Papua dalam menjaga stabilitas keamanan negara, namun hal itu tidak meredupkan semangat para prajurit menghadirkan negara di wilayah tersebut.
"Pengibaran Merah Putih di Ugimba bukan hanya sebuah seremoni. Di tengah kondisi geografis yang sulit dan sejarah panjang keterisolasian wilayah, berkibarnya Bendera Merah Putih menjadi simbol kehadiran negara sekaligus pesan bahwa masyarakat di wilayah terpencil tetap merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Mayjen Yudha.
Momentum tersebut, kata Pangkoops Habema, juga menunjukkan bahwa stabilitas keamanan memiliki hubungan erat dengan terbukanya akses kehidupan masyarakat.
Ketika kondisi keamanan sebuah wilayah kondusif maka hal itu dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, dan komunikasi dengan unsur pemerintahan akan terbentuk.
Tidak itu saja, masyarakat juga akan memperoleh pelayanan, bisa menjalankan adat, serta mengembangkan kehidupan sosial dan ekonomi.
Dansatgas Habema Brigjen TNI Persada Alam menyebut keberhasilan prajurit menembus wilayah Ugimba, melakukan pengamanan bahkan juga menyerahkan bantuan untuk masyarakat setempat merupakan wujud komitmen TNI dalam menjaga keutuhan NKRI dan menghadirkan negara di seluruh wilayah Indonesia.
"Medan berat, keterbatasan akses, dan kondisi alam yang ekstrem bukan menjadi penghalang bagi prajurit TNI dalam melaksanakan tugas. Setiap langkah yang dilakukan merupakan bagian dari pengabdian untuk menjaga keamanan wilayah dan memastikan Merah Putih tetap berkibar di seluruh penjuru negeri," ujarnya.
Menurut Dansatgas Habema, keberhasilan operasi di Ugimba menjadi bukti bahwa prajurit Koops TNI Habema mampu melaksanakan tugas dalam berbagai kondisi medan, sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Lebih dari sekadar keberhasilan menembus medan pegunungan, perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka kembali ruang kehadiran negara di wilayah yang selama bertahun-tahun berada dalam kondisi keterisolasian," ujar Brigjen Persada.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prajurit TNI Koops Habema kibarkan Merah Putih di Distrik Ugimba
Pewarta: Handayani
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 17 Agustus 2026 - 08:46 WIB
Jakarta, VIVA – Kereta kencana Garuda Prabayaksa telah bergerak untuk mengantar bendera pusaka dan teks proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka, Jakarta dalam prosesi kirab Merah Putih pada Senin pagi.
Baca Juga
Dipantau secara virtual dari Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, kereta kencana mengantar bendera pusaka dan naskah proklamasi dibawa oleh Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Purna Paskibraka Bianca Sultana Najwa yang merupakan siswi SMAN 82 Jakarta membawa bendera pusaka. Sementara itu, untuk naskah proklamasi dipercayakan kepada Aliah Sakira yang merupakan siswi SMAN 14 Makassar.
Baca Juga
Keduanya menaiki kereta kencana dalam rangkaian kirab menjelang peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Kereta kencana Garuda Prabayaksa dibuat secara khusus di Sleman, Yogyakarta, untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 2025. Nama Garuda Prabayaksa berasal dari kata "Praba" dan "yaksa" yang bermakna cahaya besar atau cahaya terang.
Baca Juga
Kereta kencana itu dikawal oleh 45 pasukan motor kawal Polisi Militer dan drum corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian. Turut mengawal 114 Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe dan 78 pasukan Kerajaan Nusantara.
Sebelumnya, prosesi penyerahan bendera dan teks proklamasi dilakukan di Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kirab menuju Istana Merdeka tersebut merupakan rangkaian pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia bertemakan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sendiri akan berlangsung di Istana Merdeka pada hari ini. dengan sejumlah warga rela datang dan mengantre sejak dini hari untuk mengikuti upacara peringatan sejak subuh. (Ant)
VIVA.co.id
14 Agustus 2026
Jakarta (ANTARA) - Pasukan berkuda dan marching band membuka Kirab Bendera Pusaka untuk mengawali peringatan HUT 81 Republik Indonesia dari kawasan Monas menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kirab dimulai sejak pukul 08.11 WIB di kawasan luar Monas yang telah ditunggu antusias dari masyarakat.
Sejumlah pasukan motor kawal Polisi Militer dan drum Korps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian menandai proses awal kirab.
Kemudian, pasukan berkuda nampak gagah menyusul dari belakang sembari mengiringi Kereta kencana Garuda Prabayaksa untuk mengantar bendera pusaka dan teks proklamasi.
Lalu, pasukan marching band yang dikawal pasukan berkuda turut meramaikan suasana di kawasan Monas.
Baca juga: Kereta Garuda Prabayaksa bawa bendera dan teks proklamasi ke Istana
Purna Paskibraka Bianca Sultana Najwa yang merupakan siswi SMAN 82 Jakarta membawa bendera pusaka. Sementara itu, untuk naskah proklamasi dipercayakan kepada Aliah Sakira yang merupakan siswi SMAN 14 Makassar.
Keduanya merupakan Purna Paskibraka Duta Pancasila tahun 2025.
Mereka menaiki kereta kencana dalam rangkaian kirab menjelang peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Sebelumnya, prosesi penyerahan bendera dan teks proklamasi dilakukan di Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional.
Kirab menuju Istana Merdeka tersebut merupakan rangkaian pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia bertemakan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sendiri akan berlangsung di Istana Merdeka pada hari ini. dengan sejumlah warga rela datang dan mengantre sejak dini hari untuk mengikuti upacara peringatan sejak subuh.
Baca juga: Warga mulai padati kawasan Monas jelang Kirab HUT 81 RI
Baca juga: Warga antre sejak dini hari demi ikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 17 Agustus 2026 08:45 WIB
Sejumlah pengendara motor melintas saat hujan ringan di Jalan Bypass Mataram-Gedung, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Sugiharto Purnama
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas ringan di sejumlah kota besar bagian barat Indonesia pada Senin.
"Untuk bagian barat Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Medan, Padang, Bengkulu, Bandarlampung, Pontianak, dan Tanjung Selor," kata Prakirawan BMKG, M. Rizky dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Senin.
Meskipun terdapat peringatan hujan ringan tersebut, BMKG memprakirakan sebagian kota lainnya di wilayah barat Indonesia akan lebih didominasi oleh tutupan awan.
M. Rizky menyebutkan bahwa potensi cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal berpeluang menyelimuti Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, sebagian besar wilayah Jawa, Samarinda, dan Banjarmasin.
Selain tutupan awan dan curah hujan, ia juga mengingatkan adanya kondisi cuaca berupa potensi udara kabur yang secara spesifik berpeluang terjadi di wilayah Palembang dan Palangka Raya.
Beralih ke pemantauan di kawasan timur Indonesia, BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca yang cukup bervariasi, merentang dari curah hujan ringan hingga dominasi awan tebal di berbagai kota.
"Untuk bagian timur Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Mamuju, Palu, Ambon, Nabire, dan Jayapura, dan potensi berawan hingga berawan tebal di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, dan Merauke," ujarnya menambahkan rincian cuaca untuk kawasan timur.
M. Rizky mengingatkan prakiraan tersebut adalah gambaran umum atas cuaca hari ini. Untuk informasi cuaca yang lebih lengkap dan diperbarui setiap jam, masyarakat dapat memantau aplikasi Info BMKG dan akun media sosial @infobmkg.
Pewarta : Sean Filo Muhamad
Editor:
Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Senin, 17 Agustus 2026, 08:45 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Menjelang peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia, persoalan keamanan dan pembangunan kembali mencuat di Tanah Papua. Sebanyak 11 kantor pemerintahan yang tersebar di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dibakar massa di tengah aksi protes terkait penyaluran dana desa.
Persoalan tersebut bermula setelah Pemerintah Kabupaten Puncak menyalurkan dana desa tahap I pada Selasa (11/8/2026). Setelah penyaluran dilakukan, massa mendatangi dan membakar Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).
Kerusuhan di Kantor PMK kemudian memicu aksi susulan di sejumlah titik. Massa membakar sejumlah fasilitas pemerintahan, antara lain Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, dan Kantor Keuangan.
Selain kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar.
Menanggapi persoalan tersebut, Tokoh Pemuda Papua Natan Kuwan, S.Ak., menilai pemerintah pusat perlu mempertimbangkan kondisi dan karakteristik daerah dalam menerapkan kebijakan, terutama di Tanah Papua.

Menurut Natan, salah satu persoalan yang perlu diperhatikan adalah kebijakan pengurangan dana desa yang dilakukan pemerintah pusat dalam rangka efisiensi anggaran.
“Yang menjadi titik utama dari kerusuhan ini adalah pengurangan dana desa yang dilakukan Pusat atas dasar efisiensi. Ini tanah Papua yang masih banyak sekali persoalan-persoalan, dari mulai sosial, ekonomi, pendidikan, pembangunan, belum lagi konflik yang berkepanjangan antara negara dengan kelompok TPNPB,” ujar Natan, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang.
Natan mengatakan pemerintah perlu mencari solusi agar kebijakan efisiensi tidak menimbulkan persoalan baru di daerah. Ia menilai kondisi Papua membutuhkan pendekatan pembangunan yang mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
“Dengan kerusuhan yang terjadi di Tanah Papua yang disebabkan efisiensi, berarti pemerintah belum terfokus memperhatikan Papua sebagai wilayah yang perlu diakselerasi. Papua butuh akselerasi, bukan efisiensi,” katanya.
Ia juga mengaitkan persoalan tersebut dengan visi Indonesia Emas 2045. Menurut Natan, pembangunan Papua perlu menjadi bagian penting dari kerangka pembangunan nasional agar manfaat kemajuan Indonesia dapat dirasakan secara lebih merata.
“Sebagai anak muda, saya tidak bisa menggambarkan Indonesia Emas seperti apa di 2045 jika pemerintah tidak memiliki framework mengakselerasi Papua untuk lebih berkembang. Karena jika Papua tidak diakselerasi, maka Indonesia Emas mungkin hanya akan dinikmati pulau-pulau di luar Papua, dan kebijakan efisiensi ini sudah menutup langkah akselerasi Pemerintah Pusat,” lanjutnya.
Baca Juga: Dari Pedalaman Papua ke Tangerang, 65 Siswa Menempuh 7 Hari Demi Sekolah
Natan juga meminta pemerintah menjadikan momentum menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap pembangunan Tanah Papua. Terlebih, menurut dia, polemik dan konflik di wilayah tersebut masih terus berlangsung.
“Saya menegaskan kembali untuk pemerintah pusat, jangan seenaknya dan tanpa pertimbangan dalam membangun Papua di tengah isu konflik yang masih tinggi dan selalu memperhatikan berbagai pertimbangan dalam membuat kebijakan. Karena politik anggaran bukan sekadar hitung-hitungan di atas kertas, tapi ini adalah ikatan penting dalam tenun kebangsaan Indonesia,” tutup Natan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, melalui Dinas Perindustrian dan dan Perdagangan (Perindag), menjajaki kerja sama perdagangan dengan PT Freeport Indonesia atau PTFI.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu, dalam keterangan tertulis yang diterima di Wamena, Papua Tengah, Minggu, mengatakan ke depan ada rencana kerja sama perdagangan antara Pemprov Papua Pegunungan dan PTFI di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
"Kami bersama Biro Perekonomian Setda Papua Pegunungan sedang melakukan upaya negosiasi dengan PTFI supaya kerja sama perdagangan dapat berjalan ke depannya," katanya.
Menurut Melianus, kerja sama perdagangan yang nanti diusulkan adalah pengiriman buah-buahan dan sayuran segar dari Papua Pegunungan ke PTFI.
"Kerja sama yang kami dorong adalah PTFI bisa menerima buah-buahan serta berbagai sayuran segar dari Papua Pegunungan yang nantinya dikirim menggunakan transportasi udara," ujarnya.
Dia berharap kerja sama dengan PTFI dapat berjalan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat khususnya kelompok tani di delapan kabupaten Papua Pegunungan.
"Otomatis hasil pertanian petani di delapan kabupaten dapat terserap dengan baik kalau kerja sama perdagangan dengan PTFI dapat berjalan. Mereka dapat membawa hasil pertaniannya ke Koperasi Provinsi Papua Pegunungan untuk ditampung kemudian dikirim ke PTFI di Mimika," katanya.
Dia menambahkan kerja sama perdagangan yang sudah berjalan di antaranya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua, dan Pemkab Merauke, Papua Selatan.
"Konsep kerja sama antara dua daerah di Tanah Papua itu adalah barter hasil bumi. Kami mengirim sayuran dan buah-buahan segar dari Papua Pegunungan dalam jumlah tertentu, dan dibarter dengan ikan laut dari Biak Numfor dan beras dari Merauke," ujarnya.
Pewarta: Yudhi Efendi
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 17 Agustus 2026 - 08:42 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan pesan penting di momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga
Dia mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan kemerdekaan sebagai dorongan untuk bekerja keras dan memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pesan itu disampaikan Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat jelang rangkaian peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 RI digelar.
Baca Juga
Prasetyo menegaskan, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur bagi seluruh rakyat.
“Ya, sebagaimana tema yang kita pilih, Mari semua kita bekerja keras memberikan pengabdian yang terbaik untuk menjadikan Indonesia berdaulat, Indonesia yang benar-benar adil, Indonesia yang makmur untuk semuanya,” kata Prasetyo kepada wartawan, Senin, 17 Agustus 2026.
Baca Juga
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Persatuan, kata dia, menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus melangkah dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
“Menjaga persatuan dan persatuan yang ada di kita sebagai anak bangsa,” ujarnya.
Prasetyo mengatakan, peringatan HUT ke-81 RI tahun ini digelar dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Panitia menyiapkan sekitar 8.100 kursi untuk masyarakat yang mendapatkan undangan mengikuti rangkaian upacara di Istana.
Jumlah tersebut kemudian ditambah dengan dua blok tambahan, masing-masing untuk pelaksanaan acara pagi dan sore hari.
“Tahun ini kurang lebih total 8.100 kursi yang kami siapkan, tapi kemarin kami beri tambahan 2 blok, jadi ada tambahan 1.700 untuk di pagi hari dan 1.700 untuk di acara sore hari penurunan bendera,” kata Prasetyo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tingginya antusiasme masyarakat juga membuat panitia menyediakan fasilitas tambahan di luar kompleks Istana. Tenda dan layar lebar disiapkan di Jalan Merdeka Utara bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, tetapi tetap ingin menyaksikan langsung prosesi peringatan kemerdekaan.
“Kemudian juga kami sediakan tenda di Jalan Merdeka Utara bagi saudara-saudara kita yang mungkin belum beruntung mendapatkan war ticket, tapi berkesempatan ikut hadir dapat kami siapkan tempat, ada tenda juga, ada layar lebar untuk bisa mengikuti semua prosesi yang ada di dalam halaman istana,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Prasetyo sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum berhasil memperoleh tiket untuk mengikuti langsung peringatan HUT ke-81 RI di Istana.
Perbesar:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563504/original/042653700_1776894428-lamine-yamal-barcelona-6.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Hansi Flick berencana memaksimalkan potensi Lamine Yamal dengan memberikan peran yang lebih sentral di Barcelona musim 2026/27. Pemain Timnas Spanyol berusia 19 tahun itu selama ini dikenal sebagai winger kanan, tetapi Flick ingin mengeksplorasi kemampuannya sebagai No. 10.
Lamine Yamal telah menjadi wajah utama lini depan Barcelona sejak menembus tim utama pada usia 16 tahun. Berbekal kreativitas, kemampuan satu lawan satu, dan kaki kiri yang berbahaya, ia kini memiliki peluang untuk berkembang menjadi pemain yang semakin sulit dihentikan.
Menurut Jota Jordi, staf kepelatihan Barcelona telah menguji Lamine di sejumlah posisi sentral. Perubahan tersebut dapat memberikan dimensi baru bagi serangan Barcelona sekaligus membuat lawan lebih sulit membaca pergerakan pemain muda tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555730/original/044558600_1776209199-000_A7TX6KH.jpg)
Perbesar
Flick ingin memberikan lebih banyak menit bermain kepada Lamine Yamal sebagai gelandang serang karena area tengah dapat membuat pengaruhnya semakin besar. Ia tidak lagi selalu menerima bola di dekat garis lapangan dan bisa lebih bebas mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan.
Dari posisi tersebut, Lamine Yamal dapat lebih sering terlibat dalam kombinasi serangan dan menerima bola di sekitar kotak penalti. Barcelona juga telah mencoba menempatkannya sebagai false nine dalam sesi latihan pramusim untuk menghadapi situasi ketika tim membutuhkan alternatif di lini depan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550473/original/001947000_1775698986-Barcelona_vs_Atletico_Madrid-2.jpg)
Perbesar
Perubahan struktur serangan Barcelona pada musim panas turut membuka peluang bagi Lamine Yamal untuk bergerak ke tengah. Kehadiran Anthony Gordon dan Karim Adeyemi memberikan kecepatan serta lebar permainan dari sisi sayap sehingga Lamine Yamal tidak harus terus berada di kanan.
Dani Olmo dan Fermin Lopez juga mampu bermain sebagai No. 10 sehingga Lamine Yamal tetap memiliki kebebasan kembali ke posisi favoritnya. Flick dapat memanfaatkan fleksibilitas tersebut untuk membuat pola serangan Barcelona lebih sulit diprediksi.
Lamine Yamal juga bisa memulai pertandingan sebagai winger kanan lalu bergerak ke area tengah ketika menguasai bola. Pada saat yang sama, Eric Garcia atau Xavi Espart dapat mengisi ruang di sisi kanan untuk menjaga lebar permainan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5392748/original/080732700_1761511168-real-madrid-vs-barcelona-3.jpg)
Perbesar
Barcelona tidak cukup hanya meminta Lamine Yamal meningkatkan jumlah gol dan assist dari area yang sama setiap musim. Pemain dengan kecerdasan taktik seperti dirinya memiliki banyak cara untuk memberikan pengaruh lebih besar terhadap permainan.
Lamine Yamal sudah mampu menarik perhatian beberapa pemain bertahan ketika bermain di sayap. Jika lebih sering masuk ke area tengah, pergerakannya dapat membuat lawan kesulitan melakukan penjagaan ganda sekaligus memberinya akses lebih dekat ke gawang.
Perubahan peran tersebut mengingatkan pada cara Lionel Messi menemukan ruang di antara lini sepanjang kariernya. Namun, Barcelona tentu tidak bisa mengharapkan Lamine Yamal memiliki pemahaman permainan seperti Messi pada usia 19 tahun.
Flick tetap memiliki kesempatan membentuk Lamine Yamal melalui berbagai peran sesuai kebutuhan pertandingan. Jika mampu beradaptasi dengan kebebasan taktis tersebut, Lamine Yamal berpeluang memasuki tahap baru dalam perkembangannya bersama Barcelona.
Sumber: Barca Universal
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Juventus Beralih ke Kiper Tottenham Usai Gagal Gaet Emiliano Martinez
Jakarta -
Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga punya love language atau bahasa cinta yang penting untuk dipahami. Love language mulanya digagas oleh Dr.Gary Chapman.
Dalam bukunya yang berjudul The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate, Gary Chapman memaparkan adanya love language yang digunakan manusia dalam mengekspresikan cinta. Dalam hal ini, Chapman kemudian mengkategorikan bahasa cinta menjadi lima.
Kelima love language tersebut adalah words of affirmation (pujian atau kata-kata penuh kasih), act of service (melakukan sesuatu yang menunjukkan kepedulian terhadap seseorang), receiving gifts (menerima hadiah), quality time (waktu berkualitas), dan physical touch (sentuhan fisik).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, konon ada mengatakan bahwa urutan kelahiran mungkin dapat mengungkap banyak hal tentang bahasa cinta. Apakah itu words of affirmation, quality time, physical touch, acts of service atau receiving gifts?
“Peran dalam keluarga, ekspektasi, serta hubungan dengan orang tua dan saudara kandung dapat membentuk cara anak memandang dan mengungkapkan kasih sayang, karena sosok pengasuh yang memberikan kita acuan dasar mengenai cara menerima kasih sayang,” jelas Dr. Brittany McGeehan, Ph.D., seorang psikolog berlisensi di Amerika Serikat, dikutip dari Parade.
Apakah cocok dengan Si Kecil di rumah? Cari tahu selengkapnya dalam artikel kali ini yuk, Bunda.
Meski Si Sulung dikenal sebagai 'si paling kuat', sebenarnya apa sih love language mereka? Berikut penjelasannya:
Anak sulung sering kali secara otomatis berperan sebagai penjaga adik-adiknya atau 'pengasuh' kecil. Menurut psikolog klinis di Amerika Serikat, Dr. Hannah Yang, Psy.D., sebagai anak sulung, mereka cenderung memikul tanggung jawab atas adik-adiknya serta membantu pekerjaan rumah dan urusan keluarga.
"Dalam urutan kelahiran, merekalah yang paling mungkin mengembangkan pola di mana mereka merasa dicintai saat melakukan tindakan pelayanan bagi keluarga," kata Yang.
Untuk mengungkapkannya pada Si Kecil, Bunda bisa kerjakan salah satu pekerjaan rumah mereka, ajari mereka cara melakukan sesuatu seperti merajut atau memasak. Bunda juga bisa melakukan tindakan sederhana seperti bawakan mereka minuman dan camilan tanpa diminta.
Anak sulung sering kali memegang peran kepemimpinan dan menghadapi standar yang tinggi. Menurut McGeehan, penguatan positif bisa sangat bermakna bagi mereka. Selain itu, anak sulung sering kali mendapatkan pujian secara lisan, sehingga mereka mengaitkan kata-kata peneguhan tersebut dengan rasa kasih sayang.
Cara mengungkapkannya, Bunda bisa selipkan pesan manis di kotak bekal atau tempelkan di cermin mereka. Bunda bisa perhatikan perilaku positif serta kelebihan mereka, lalu ungkapkan apresiasi secara lisan. Tidak malu untuk ucapkan "Aku sayang kamu" terlebih dahulu dan sering-seringlah mengatakannya.
Anak tengah meskipun tidak lebih muda dari si bungsu, kenyataannya seringkali prioritasnya tersisihkan dengan anak bungsu. Lantas untuk memenuhi tangki cintanya, apa love language anak tengah? Berikut penjelasannya:
Quality time mungkin terdengar klise, tetapi ada benarnya, Bunda. Menurut Yang, anak tengah lebih mungkin terabaikan saat tumbuh dewasa dibandingkan anak sulung maupun bungsu.
"Dalam urutan kelahiran, merekalah yang paling mungkin tidak mendapatkan cukup waktu berkualitas bersama orang tua, sehingga saat mereka mendapatkannya, mereka benar-benar menikmatinya," ujar Yang.
Merekalah yang paling mungkin mendambakan momen kebersamaan tersebut. Cara mengungkapkannya bisa dengan cara yang sederhana yaitu meluangkan waktu bersamanya untuk pergi ke suatu tempat tanpa Si Sulung dan Si Bungsu atau jalan-jalan sore tanpa gangguan gadget.
McGeehan mengatakan bahwa emosi yang terbawa sejak masa kanak-kanak dapat memengaruhi cara anak tengah memaknai pemberian hadiah.
"Hadiah bisa menjadi pengingat nyata bahwa mereka dipikirkan dan diperhatikan. Hal ini sangat penting terutama jika mereka terkadang merasa kurang diperhatikan atau terbiasa menerima barang lungsuran," ungkapnya.
Cara mengungkapkannya bisa dengan mencari sesuatu yang benar-benar dipilih secara khusus berdasarkan kesukaan dan ketidaksukaan orang tersebut. Hal ini akan membantu anak tengah untuk merasa dilihat dan dihargai. Hadiahnya bisa sesederhana permen favorit mereka.
Giliran Si Bungsu, konon yang paling diperhatikan, tapi mereka juga penerima lungsuran para kakak. Apa love language anak bungsu? Berikut penjelasannya:
Anak bungsu sering kali dijuluki sebagai "bayi keluarga" bahkan jauh setelah mereka sudah besar. Terkadang, keluarga tahu bahwa mereka tidak akan menambah anak lagi, sehingga anak bungsu sangat disayangi dengan cara yang diungkapkan melalui sentuhan.
"Jika situasinya demikian, sentuhan fisik akan sangat bermakna bagi anak bungsu saat mereka dewasa," tutur Yang.
Cara sederhana mengungkapkannya seperti bergandengan tangan saat berjalan atau duduk berdekatan di sofa sambil berpelukan.
Sebagai Si Bungsu dalam keluarga, anak terakhir mungkin tumbuh dengan limpahan hadiah. Mereka mungkin terbiasa mendapatkan perhatian khusus, hadiah, dan barang-barang materi dari anggota keluarga lainnya saat tumbuh dewasa. Namun, bisa juga terjadi sebaliknya.
Ada kemungkinan juga Si Bungsu tidak pernah memiliki barang milik sendiri. Semuanya adalah barang lungsuran, baik itu pakaian maupun mainan. Oleh karena itu, beberapa anak bungsu sangat menghargai hadiah karena mereka merasa istimewa saat memiliki hadiah yang unik dan menjadi milik mereka sendiri.
Cara mengungkapkannya adalah dengan memberikan hadiah yang istimewa bagi mereka, walaupun sederhana tapi terkesan personal dan menunjukkan bahwa kita benar-benar kenal dengan mereka.
Itulah penjelasan tentang bahasa cinta sesuai dengan urutan kelahiran anak. Kalau Bunda dan Ayah sudah tahu apa love language Si Kecil? Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)