5 Kebiasaan Warga Spanyol yang Mungkin Terasa Aneh buat Orang RI

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

CNN Indonesia

Senin, 20 Jul 2026 16:15 WIB

Tak sedikit kebiasaan warga Spanyol yang mungkin terasa aneh bagi orang Indonesia.
Ilustrasi. Tak sedikit kebiasaan warga Spanyol yang mungkin terasa aneh bagi orang Indonesia. (istockphoto/AndreaMPhoto)

Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Spanyol tengah jadi sorotan lantaran berhasil menyabet gelar juara Piala Dunia 2026. Gelar ini didapat oleh kelihaian para pemain saat beraksi di lapangan.

Tapi, di balik prestasinya di lapangan hijau, Spanyol juga dikenal dengan budaya dan gaya hidupnya yang unik. Tak sedikit kebiasaan masyarakat yang mungkin terasa aneh bagi orang Indonesia, tapi justru menjadi bagian dari keseharian yang telah diwariskan bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa kebiasaan warga Spanyol yang unik, merangkum berbagai sumber.

1. Makan malam mulai jam 9 malam

Di Indonesia, kebiasaan makan malam biasanya berlangsung sekitar pukul 18.00-19.00. Tapi, hal ini tidak berlaku bagi warga Spanyol.

Menukil laman Walks Devour, warga Spanyol umumnya mulai menuju dapur untuk menyiapkan malan malam pukul 21.00 malam. Banyak restoran bahkan baru mulai beroperasi pada pukul 20.00 malam. Hal ini sering kali jadi tantangan banyak pelancong yang bertandang ke Spanyol.

Pilihan Redaksi

  • 10 Destinasi Wisata Kuliner Terbaik di Dunia 2026, Ada RI!
  • Mau Liburan Perdana ke Luar Negeri? Ini 10 Kota yang Bisa Jadi Pilihan
  • Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Kuliner Dunia 2026

Bukan tanpa alasan, kebiasaan itu terjadi lantaran sebelum jam 21.00, warga Spanyol telah melewati beberapa waktu makan.

Warga Spanyol terbiasa melakukan dua kali sarapan. Sarapan pertama pada pukul 7-9 pagi, dan sarapan kedua pada pukul 10-11 pagi.

Selanjutnya, warga Spanyol akan menikmati 'hora de vermut'. Nama terakhir merujuk pada nama camilan manis yang biasa disajikan pada pukul 11.30.

Kebiasaan 'hora de vermut' membuat jadwal makan siang warga Spanyol bergeser. Mereka terbiasa makan pada pukul 14.00-15.30 siang. Jadi, jangan heran jika banyak restoran justru sepi pada jam 12 siang. Periode waktu ini jadi momen makan utama warga Spanyol.

2. Buang sampah di lantai

Four white used tissue paper on the white floor and trash basket on background ,selective focus on foreground.Keep clean concept.Ilustrasi. Buang tisu di lantai, salah satu kebiasaan warga Spanyol. (iStockphoto/Daronk Hordumrong)

Bagi sebagian besar masyarakat, membuang sampah di lantai dianggap sebagai perilaku yang tidak memperhatikan kebersihan. Tapi lagi-lagi, hal itu tak berlaku sama di Spanyol.

Jika bertandang ke sejumlah bar di Spanyol, kamu akan melihat banyak orang membuat tisu bekas di lantai begitu saja. Mulanya mungkin terkesan berantakan, tapi beberapa saat kemudian akan ada seorang pekerja yang datang untuk menyapunya.

Menukil laman My Daily Spanish, kebiasaan ini dilakukan untuk memudahkan cara pekerja membersihkan sampah.

Selain itu, bagi Spanyol, kotor atau berantakan menandakan kedai atau bar yang ramai.

3. Tidak tersenyum pada orang asing

Bagi warga Indonesia, keramah-tamahan bisa dilihat dari cara warganya tetap tersenyum pada orang sekali pun. Tapi, bagi warga Spanyol, keramahan justru cukup diukur hanya dengan menatap orang yang tidak dikenal dengan pandangan yang netral.

Bukan berarti warga Spanyol tidak ramah. Justru, setelah percakapan dimulai, mereka biasanya dikenal hangat dan ekspresif. Mengutip berbagai sumber, budaya Spanyol cenderung membedakan antara interaksi dengan orang asing dan hubungan sosial yang sudah terjalin.

Dengan demikian, senyum tak menjadi bentuk kesopanan yang wajib. Di Spanyol, kesopanan lebih banyak ditunjukkan melalui sapaan, kontak mata yang wajar, atau percakapan yang ramah, alih-alih tersenyum pada setiap orang yang ditemui.

4. Selalu cium pipi saat bertemu

[Gambas:Video CNN]

Menukil laman Sampere, warga Spanyol menjadikan dua ciuman atau kecupan di pipi sebagai bentuk standar dari salam saat bertemu orang baru.

Bagi beberapa budaya, kebiasaan ini mungkin terasa terlalu intim. Beberapa budaya juga hanya membiasakan untuk cukup saling berjabat tangan saat bertemu orang.

Tapi, kecupan di kedua pipi kiri dan kanan menjadi isyarat ramah dan tanda kepercayaan orang Spanyol. Tradisi ini sangat umum di Spanyol.

Namun, penting untuk dicatat, tradisi ini biasanya berlangsung antara pertemuan pria dengan wanita atau wanita dengan wanita. Pria sering kali lebih senang berjabat tangan.

5. Berbicara dengan suara lantang

Jangan kaget jika mendengar orang Spanyol berbicara. Suaranya lantang dengan gestur yang ekspresif membuat banyak orang berpikir mereka sedang marah. Padahal, nyatanya tidak.

Suara lantang dan gestur yang ekspresif menandakan warga Spanyol yang penuh semangat dan gairah. Bagi mereka, berbincang adalah pengalaman yang melibatkan seluruh tubuh dan sedikit volume suara yang ekstra.

Setiap negara pasti memiliki budaya dan kebiasaannya masing-masing, seperti Spanyol. Kebiasaan-kebiasaan ini bisa menjadi 'bekal' jika kamu bertandang ke Spanyol.

(asr)

Add

as a preferred
source on Google

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan pendataan calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah agar tepat sasaran. Menurutnya, Pemda berperan penting untuk memastikan program tersebut benar-benar menyentuh masyarakat miskin yang masih menempati rumah tidak layak huni.

"Oleh sebab itu saya mengimbau kepada teman-teman daerah minggu depan datanya diperlihatkan, yang mana yang kuotanya masih kurang tolong segera betul-betul teman-teman di daerah bertanggung jawab untuk membela masyarakat miskinnya untuk bisa rumahnya mendapat [program] bedah rumah," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).

Tomsi mengungkapkan bahwa proses penetapan Calon Penerima Bantuan (CPB) di berbagai daerah masih perlu dipercepat. Hingga saat ini, jumlah CPB yang ditetapkan baru mencapai 124.376 unit dari target 400.000 rumah tidak layak huni pada 2026.

Karena itu, ia mendorong Pemda berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memanfaatkan data masyarakat miskin Desil 1 sebagai dasar penetapan penerima bantuan.

Selain itu, ia juga mengingatkan Pemda agar mendahulukan masyarakat miskin ekstrem yang berada pada kelompok Desil 1 dan Desil 2 sebagai penerima manfaat. Menurutnya, prioritas tersebut penting mengingat masih banyak warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.

"Beberapa hari yang lalu saya berkeliling dan saya melihat sangat memprihatinkan, ada yang toilet sama dapur jadi satu, kemudian ada yang mau roboh, bocor di kiri kanan, kemudian lantainya tanah," ungkapnya.

Tomsi berharap, Pemda memanfaatkan hasil evaluasi tersebut untuk mempercepat penyelesaian pendataan dan memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

"Semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat untuk masyarakat yang kita cintai," pungkasnya.

Sebagai informasi, Tomsi menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah. Rapat tersebut dihadiri secara langsung oleh sejumlah pembicara, yaitu Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Hermawan, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, serta Direktur Pembiayaan Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) R. An An Andri Hikmat. Forum tersebut turut diikuti secara virtual oleh jajaran Pemda dari seluruh Indonesia.

(dpu/dpu)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Saham ANTM, BBCA hingga TLKM Naik, Sinyal IHSG Bangkit atau Sentimen Sesaat? - Bursa Katadata.co.id

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mulai ada tanda-tanda pulih hingga tercatat naik 1,65% dalam sebulan terakhir. Namun, pulihnya IHSG masih menyisakan pertanyaan: apakah ini merupakan awal dari rebound yang akan terus berlanjut atau justru sekadar bull trap sebelum IHSG kembali terkoreksi?

Senior Technical Analyst Mirae Asset Indonesia, Nafan Aji Gusta menilai tren jangka panjang IHSG masih berada dalam fase secular uptrend. Berdasarkan grafik bulanan, garis tren naik IHSG sebelumnya telah menyentuh di level 5.318.

Menurutnya, IHSG masih ada peluang besar untuk mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) dengan target jangka panjang di level 10.581. Hal itu lantaran berdasarkan pola historis IHSG terus membentuk higher high.

Di sisi valuasi, Nafan menilai IHSG juga masih tergolong undervalued, dengan rasio price-to-earnings (P/E) sebesar 9,10 kali. Level tersebut relatif rendah dibandingkan sejumlah negara berkembang maupun negara maju.

Dalam skenario bullish dengan target realistis, Nafan memperkirakan IHSG pada 2026 berpotensi menguji level 6.666 pada skenario “wave C”. Sementara itu, dalam skenario optimistis, IHSG berpeluang mencapai level 7.320 atau target “wave 3”.

“Sementara berdasarkan skenario pesimis, IHSG diperkirakan akan menguji ‘wave C/2’ di 5.486 sebagai target 2026,” tulis Nafan dalam analisisnya, dikutip Senin (20/7). 

Lebih lanjut, berdasarkan Bloomberg Heat Map, Nafan menyebut IHSG secara historis selalu berada di zona bullish pada periode Juli hingga Agustus dalam enam tahun terakhir.

Mengapa IHSG Mulai Rebound?

Nafan melihat beberapa katalis mulai membaik. Mulai dari sentimen global menjadi lebih kondusif, terutama setelah inflasi Amerika Serikat (AS) melandai dan ekspektasi suku bunga The Federal Reserve (The Fed) lebih stabil.

Indonesia juga memperoleh angin segar setelah S&P Global Ratings mempertahankan sovereign rating Indonesia pada level BBB dengan prospek stabil. Hal ini membantu memperbaiki persepsi risiko investor global.

Selain itu, Nafan juga mengatakan sejumlah harga komoditas strategis relatif bertahan sehingga menopang prospek emiten berbasis sumber daya alam. Valuasi IHSG maupun banyak saham blue chip juga telah kembali berada pada level yang lebih menarik, yakni di bawah rata-rata historis lima hingga 10 tahun.

Meski begitu, masih ada tantangan struktural masih membayangi pasar RI. Arus dana asing masih belum sepenuhnya balik, sementara isu MSCI, transparansi pasar, dan likuiditas masih menjadi perhatian investor asing. Rupiah juga masih sensitif terhadap dinamika global, sedangkan ketidakpastian fiskal tetap menjadi faktor yang terus dipantau investor internasional.

Real Rebound atau Bull Trap?

Real ReboundBull Trap
Higher High mulai terbentukIHSG naik cepat, tetapi volume mengecil
Higher Low tetap terjagaPenguatan hanya didorong saham tertentu
Volume meningkat saat kenaikanForeign flow tetap keluar
Leadership berpindah ke saham berkapitalisasi pasar besarResistance utama gagal ditembus
Foreign flow mulai berbalik menjadi net buySetelah euforia singkat, indeks kembali mencetak lower low
Jika terjadi secara konsisten, peluang perubahan tren menjadi lebih besarInvestor yang membeli terlalu agresif berpotensi terjebak pada harga tinggi

Sumber: Mirae Asset Indonesia

Faktor Pendorong dan Tantangan IHSG pada Semester II 2026

Di samping itu, Nafan mengatakan arah pergerakan IHSG pada semester kedua 2026 diperkirakan akan dipengaruhi oleh sejumlah katalis kunci.

Pertama, kejelasan status dan reformasi transparansi MSCI. Sentimen terkait interim freeze MSCI atas isu transparansi data kepemilikan akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) dan batas free float sempat menekan pasar pada paruh pertama tahun ini. 

Langkah emiten besar, terutama di sektor perbankan dan telekomunikasi, untuk memperjelas struktur kepemilikan hingga respons cepat regulator dalam meningkatkan standar keterbukaan informasi akan menjadi stimulus utama bagi rebound IHSG.

Kedua, realisasi stimulus fiskal dan pertumbuhan domestik. Akselerasi belanja pemerintah dan kelanjutan proyek hilirisasi industri berskala besar diharapkan mulai membuahkan hasil pada kuartal III dan IV. Indikator domestik yang solid, seperti pertumbuhan PDB di kisaran 5% dan perbaikan penjualan ritel, berpotensi memicu titik balik kinerja laba bersih emiten.

Ketiga, valuasi saham unggulan atau big caps yang atraktif. Nafan menyebut setelah mengalami aksi jual cukup masif pada paruh pertama tahun ini. Lalu valuasi saham-saham blue chip, khususnya di sektor perbankan yang memiliki bobot terbesar terhadap indeks serta sektor komoditas, kini sudah relatif murah secara historis.

“Menjadikan sektor tersebut target akumulasi yang menarik bagi investor berorientasi jangka panjang,” ucap Nafan. 

Di sisi lain, Nafan menilai pelaku pasar perlu mewaspadai sejumlah risiko yang dapat menahan pemulihan IHSG pada semester kedua 2026. Mulai dari tekanan fiskal, risiko geopolitik dan kenaikan harga minyak, arah suku bunga global, hingga tren IPO yang masih selektif.

“Hal ini membuat pilihan instrumen baru bagi investor menjadi lebih terbatas di paruh kedua,” kata Nafan. 

Lebih jauh, Nafan menyebut tren penurunan IHSG telah membuat valuasi sejumlah saham menjadi sangat murah. Meski begitu, investor domestik direkomendasikan untuk menerapkan strategi akumulasi secara bertahap dengan pendekatan defensif dan selektif, bukan langsung masuk agresif.

Menurutnya, pasar masih berada dalam proses mencari titik dasar (bottoming out). Alhasil jika investor membeli secara agresif di tengah volatilitas rupiah dan tekanan jual asing masih berisiko. 

Investor dapat menerapkan strategi buy on weakness secara bertahap pada saham-saham berkapitalisasi besar yang telah berada di area oversold. Terutama saat muncul sinyal pembalikan arah jangka pendek.

“Manfaatkan domestic capital untuk menyerap pasokan saham dari asing pada harga diskon, dengan catatan horizon investasi adalah jangka menengah-panjang,” ujar Nafan. 

Mirae Asset Sekuritas merangkum sederet saham IDX80 dengan kategori valuasi unik: 

Kode SahamNama EmitenPE Ratio (x)PBV Ratio (x)Kategori Valuasi
AADIAdaro Andalan Indonesia5.8 – 6.81.1 – 1.3Value (New Entry)
ADROAdaro Energy Indonesia7.5 – 10.00.8 – 1.0Undervalued
ASIIAstra International7.5 – 10.00.8 – 1.0Value Investing
AUTOAstra Otoparts5.2 – 6.20.7 – 0.8Deep Value
BBNIBank Negara Indonesia5.0 – 7.00.6 – 0.9Fair Value
BBTNBank Tabungan Negara3.5 – 4.50.4 – 0.6Deep Value
BMRIBank Mandiri5.0 – 8.01.0 – 1.4Blue Chip Standard
BBRIBank Rakyat Indonesia5.0 – 8.01.0 – 1.4Blue Chip Standard
BBCABank Central Asia10.0 – 13.02.1 – 2.9Blue Chip Standard
CPINCharoen Pokphand5.0 – 7.01.2 – 1.6Growth Premium
ICBPIndofood CBP5.0 – 10.01.2 – 1.6Quality Growth
INDFIndofood Sukses Makmur5.0 – 7.00.8 – 1.0Undervalued
INKPIndah Kiat Pulp & Paper2.5 – 5.00.1 – 0.5Asset Play
ITMGIndo Tambangraya Megah5.0 – 10.00.5 – 1.0Cash Cow (Dividen)
JPFAJapfa Comfeed2.5 – 5.01.1 – 1.3Fair Value
PGASPerusahaan Gas Negara5.0 – 7.50.7 – 0.9Undervalued
PGEOPertamina Geothermal10.0 – 15.00.9 – 1.9ESG Growth
BSDEBumi Serpong Damai4.0 – 5.00.2 – 0.5Asset Play
CTRACiputra Development5.0 – 7.50.3 – -.6Fair Value
SMRASummarecon Agung5.0 – 7.50.3 – 0.6Fair Value

Kemudian, Nafan juga mengidentifikasi sejumlah saham yang berpotensi naik, yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), hingga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Kemudian PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Polresta Banyumas dalami aliran dana kasus TPPU eks pegawai bank - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Purwokerto (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tengah, masih mendalami aliran dana dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang merupakan pengembangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas Komisaris Polisi Ardi Kurniawan mengatakan penyidikan TPPU ditingkatkan sekitar sepekan lalu dan saat ini penyidik memprioritaskan penelusuran aset serta pemeriksaan aliran dana untuk mengungkap asal-usul harta yang diduga berasal dari tindak pidana.

"Karena baru naik penyidikan minggu lalu, proses terus berjalan. Dalam hal ini sementara yang kita maksimalkan adalah penelusuran aset," kata Ardi Kurniawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu.

Menurut dia, penyidik telah mengajukan permohonan pemblokiran terhadap sejumlah aset yang berhasil diidentifikasi, meliputi sertifikat tanah dan kendaraan, untuk mencegah aset tersebut dialihkan selama proses hukum berlangsung.

Ia menjelaskan pemblokiran dilakukan terhadap aset yang telah terlacak, sedangkan penyitaan belum dapat dilakukan karena penyidik masih harus membuktikan bahwa aset tersebut berasal dari hasil tindak pidana.

"Dengan naiknya penyidikan ini, aset-aset yang sudah kita tracing dan tracking kita ajukan pemblokiran. Nanti kalau memang itu hasil dari kejahatan, baru dilakukan penyitaan," katanya menegaskan.

Ia mengatakan hingga kini belum ada penambahan aset yang terlacak selain aset bergerak dan tidak bergerak yang sebelumnya telah diidentifikasi penyidik.

Selain menelusuri aset, kata dia, penyidik juga mendalami aliran dana melalui rekening perbankan milik tersangka.

Menurut dia, pemeriksaan tersebut membutuhkan waktu karena penyidik harus mencermati mutasi rekening dalam kurun waktu beberapa tahun.

"Yang paling banyak membutuhkan waktu adalah membaca rekening koran karena harus dicek satu per satu dari beberapa tahun," katanya.

Terkait kemungkinan adanya tersangka lain, ia mengatakan hingga saat ini penyidik masih menetapkan satu orang tersangka, yakni mantan pegawai Bank Mandiri Taspen berinisial N.

Menurut dia, penyidikan TPPU membutuhkan pembuktian yang lebih kompleks dibandingkan tindak pidana umum sehingga penyidik belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain.

"Sampai sekarang hasil penyidikan baru satu tersangka. Kemudian ini berlanjut ke tindak pidana pencucian uang. Artinya butuh waktu yang lama untuk menentukan apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak," kata Ardi.

Dalam kesempatan terpisah, kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH mengimbau seluruh korban penipuan tersangka N untuk segera melapor kepada kepolisian agar seluruh fakta dapat diungkap dan memberikan kepastian hukum.

"Kami mengimbau seluruh korban menggunakan hak hukumnya dengan melapor ke kepolisian atau menempuh upaya hukum lain sesuai ketentuan agar penanganan perkara dapat dilakukan secara menyeluruh," kata Jeffry.

Diketahui, Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus P Silalahi di Purwokerto, Kamis (2/7), mengatakan sebagai bagian dari penyidikan dugaan TPPU, penyidik melakukan penelusuran aset terhadap harta milik tersangka maupun suaminya yang berinisial T.

Pihaknya telah memblokir enam sertifikat hak milik, terdiri atas empat sertifikat atas nama tersangka N dan dua sertifikat atas nama suaminya.

Selain itu, penyidik juga menelusuri sejumlah kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, yakni mobil Toyota Alphard, Toyota Hilux, dan Daihatsu Grand Max yang terdaftar atas nama T, serta sepeda motor Kawasaki KLX atas nama T dan Kawasaki Ninja atas nama tersangka N.

Ia mengatakan nilai aset yang saat ini ditelusuri penyidik diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar berdasarkan estimasi awal.

Menurut dia, penyidik masih terus melakukan pendalaman secara intensif untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.

"Hingga saat ini pelaku masih diduga bertindak sendiri atau pelaku tunggal. Namun, kemungkinan keterlibatan suami tersangka masih kami dalami, termasuk terkait penerapan tindak pidana pencucian uang," kata Kapolresta.

Seorang perempuan berinisial N alias D (36) yang merupakan oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok investasi dan yang bersangkutan telah ditahan oleh Polresta Banyumas sejak 7 Juni 2026 serta dijerat Pasal 492 atau Pasal 486 Jo. Pasal 127 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Selanjutnya pada 25 Juni 2026, Polresta Banyumas menetapkan N alias D sebagai tersangka pemalsuan surat/dokumen atas kasus yang dilaporkan Bank Mandiri Taspen dan yang bersangkutan dijerat Pasal 391 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana enam tahun penjara.

Dalam perkara tersebut, polisi memperkirakan total kerugian korban mencapai sekitar Rp25 miliar dengan jumlah korban diperkirakan lebih dari 100 orang.

Pewarta: Sumarwoto
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Hasil Ekspor CPO RI Dipermainkan, Prabowo: Ini Menusuk Hati Kita

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan hasil ekspor terutama CPO asal Indonesia kerap jadi bahan permainan yang menguntungkan pihak tertentu. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan ekspor 1 pintu, yaitu lewat BUMN Khusus Ekspor yakni PT Danantara Sumber Daya Indonesia alias PT DSI. Aktivitas ekspor PT DSI akan dimulai pada 1 September 2026 mendatang.

"Dengan ekspor sumer daya alam satu pintu kita mengadakan tahap transisi, dan kita harapkan nanti 1 September 2026 implementasi penuh, kemudian proses ini semua akan membuat kita bener-benar paham bener kemana uang kita," ungkap Prabowo saat membuka Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Ada 3 komoditas yang diatur ekspornya oleh PT DSI, yakni batu bara, kelapa sawit hingga fero alloy. Khusus kelapa sawit, Prabowo mengatakan hasil ekspor kerap jadi bahan permainan perusahaan.

"Sebagai contoh kelapa sawit banyak dijual di Indonesia resmi kontrak harganya Rp17.000 CPO ya per Rp17.000, Rp15.000 per kilo. Pada harga di internasional di Eropa Rotterdam itu Rp27.000, harga sebenarnya Rp27.000, siapa yang nikmati Rp17.000 hampir 50%?" ungkap Prabowo.

Mengetahui hal ini, Prabowo sangat kecewa dan marah.

"Jadi permainan seperti ini yang menusuk hati kita," tegas Prabowo.

"Jadi perusahaan dari Indonesia dia ekspor begitu di sini dia jual Rp14.000 (per Kg) dalam perjalanan ke Eropa. Konon kabarnya berubah-ubah lagi dealnya sehingga di sana Rp27.000, jadi kita hilang 50% kekayaan kita satu kali perjalanan kita hilang 50% kekayaan kita," terang Prabowo.

Prabowo pun berharap dengan caranya ini, kekayaan Indonesia tak lagi. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

"Jadi kita tegakkan, terima kasih dapat laporan dari saudara Rosan CEO Danantara bahwa baru 1 bulan 2 minggu bekerja PT DSI beroperasi PT DSI sudah mengelola devisa sebesar lebih US$10,5 miliar," jelasnya.

(wur/wur)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

LPS: Simpanan Masyarakat di Seluruh Kelompok Naik, Tanda Ekonomi Mikro Membaik - Makro Katadata.co.id

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Lembaga Penjamin Simpanan mencatat, data rekening simpanan nasabah di seluruh kelompok menunjukkan tren kenaikan pada kuartal kedua tahun ini.  Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menilai hal tersebut menunjukkan perbaikan pada kondisi ekonomi mikro pada triwulan II-2026, sejalan dengan indikator ekonomi makro yang tetap kuat.

"Kalau sektor mikronya, itu membaik juga. Kalau kita lihat dari sisi simpanan nasabah per grup, per kelompok, itu membaik," ujar Anggito usai rapat kerja KSSK di DPR Komisi XI, Senin (20/7). 

Menurut Anggito, penilaian terhadap ekonomi mikro tidak cukup hanya melihat pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memang melambat. Ia menilai, terdapat sejumlah indikator lain yang mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap meningkat.

Anggito menyebut, data LPS menunjukkan jumlah rekening simpanan terus bertambah di berbagai kelompok nasabah. Selain jumlah rekening, nominal simpanan pada masing-masing kelompok juga mengalami peningkatan secara tahunan (year-on-year), termasuk pada segmen kelas menengah.

 "Jumlah nominal maupun jumlah rekeningnya naik. Tapi yang paling tinggi, yang di atas Rp 5 miliar, itu naiknya tinggi sekali," katanya.

Meski demikian, ia mengakui terjadi perlambatan pertumbuhan secara year-to-date dalam tiga bulan terakhir. Namun secara tahunan, seluruh indikator tersebut masih mencatatkan kenaikan

"Jumlah penduduk yang tidak punya rekening juga semakin kecil sekarang. Setiap tahun turun sekitar dua jutaan. Sekarang tinggal sekitar 15 juta," katanya. 

Ia juga mencatat jumlah rekening aktif terus meningkat, sedangkan rekening tidak aktif semakin berkurang. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan.

"Rekening yang aktif juga semakin banyak sekarang. Itu menunjukkan ekonominya aktif, bergerak. Perpindahan rekening, pembayaran, payment, penerimaan, itu banyak," ujarnya.

Ke depan, Anggito mengatakan LPS akan mengelaborasi lebih lanjut indikator ekonomi mikro dan "super mikro", terutama melalui analisis mutasi rekening dan aktivitas transaksi nasabah.

Anggito menilai peningkatan nominal simpanan juga dapat menjadi indikasi bahwa pendapatan masyarakat masih bertumbuh.

"Kalau saving-nya naik berarti konsumsi naik. Saving itu bagian dari pendapatan. Pendapatan dikonsumsi, sisanya di-saving," katanya.

Menurut Anggito, secara agregat seluruh kelompok nasabah, baik perorangan, korporasi, maupun pemerintah, masih mencatatkan kenaikan nominal simpanan dan jumlah rekening, sehingga menurutnya indikator mikro masih menunjukkan aktivitas ekonomi yang positif pada triwulan II-2026.

Kesempatan Demokrat Usung AHY, Asal Tak Berjodoh dengan Prabowo

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Senin, 20 Juli 2026, 16:10 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Adi Prayitno menilai Partai Demokrat kini memiliki peluang untuk mengusung ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai calon presiden di Pilpres 2029.

Peluang itu terbuka setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen. Namun, majunya AHY disebut bergantung pada syarat tidak diusung Presiden Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden.

"Dulu mungkin Demokrat punya kesulitan untuk memajukan AHY sebagai calon presiden atau sebagai calon wakil presiden mengingat ada barrier yang disebut dengan ambang batas presiden 20%" ungkap Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Senin (20/7). 

"Per hari ini di 2029, ketika ambang batas itu dihilangkan, Demokrat punya kesempatan loh memajukan Mas AHY sebagai calon presiden, tentu dengan catatan tidak berjodoh dengan Pak Prabowo Subianto sebagai minimal calon wakil presiden" lanjutnya.

Sebagai informasi, MK resmi menghapus presidential threshold melalui Putusan Nomor 62/PUU-XXII/2024 yang dibacakan pada awal Januari 2025.

Baca Juga: Hubungan 'Baik-baik Saja' Jokowi–Prabowo: Kenapa Justru Jadi Sinyal Bahaya bagi Gibran?

MK menyatakan Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang mewajibkan parpol atau koalisi mengantongi 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional untuk mengusung pasangan capres-cawapres, bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak lagi memiliki kekuatan hukum mengikat.

Penghapusan ambang batas ini tidak berlaku surut untuk Pemilu 2024, melainkan menjadi landasan baru yang wajib diterapkan pada Pilpres 2029 dan pemilu-pemilu berikutnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tak Cuma Sektor Keuangan, Purbaya Pastikan PFII Juga Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) nantinya tidak hanya ditujukan untuk menghimpun aktivitas sektor keuangan, melainkan juga untuk memperkuat pembiayaan sektor riil.

Baca Juga

Sehingga, keberadaan PFII akan mendorong peningkatan investasi produktif, yang menciptakan lapangan kerja dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia bertujuan antara lain untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional,” kata Purbaya dalam Rapat Laporan Panja dan Pengambilan Keputusan RUU PFII Komisi XI DPR RI, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Baca Juga

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :

  • Antara

Dia menambahkan, pembentukan PFII juga untuk mendorong pendalaman dan inovasi sektor keuangan, serta menarik investasi dan pelaku usaha sektor keuangan baik nasional maupun internasional.

Baca Juga

Kemudian, memfasilitasi pembiayaan sektor riil, proyek strategis nasional, pembiayaan berkelanjutan, pembiayaan iklim, pembiayaan infrastruktur dan pembiayaan lainnya, serta memperkuat kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian nasional.

Purbaya menambahkan, PFII juga bertujuan untuk meningkatkan pemerataan kesempatan ekonomi, transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.

Di samping itu, tujuan PFII termasuk memfasilitasi dan memperkuat kontribusi sektor keuangan syariah, ekonomi hijau, ekonomi biru, dan transformasi industri terhadap perekonomian nasional.

Serta, mengembangkan pasar modal, teknologi keuangan, keuangan digital, dan infrastruktur pasar keuangan yang kompetitif secara internasional.

Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, pemerintah dan DPR berpendapat bahwa RUU PFII berfokus pada beberapa pokok pengaturan dan materi perubahan. Antara lain terkait pembentukan kedudukan dan tujuan PFII.

Termasuk kewenangan penetapan dan kelembagaannya serta arah pengembangan PFII sebagai pusat keuangan internasional yang berdaya saing, mampu menarik investasi, memperkuat sektor keuangan, dan perekonomian nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengaturan lainnya adalah terkait kegiatan usaha di PFII, yaitu sektor keuangan, kegiatan usaha penunjang sektor keuangan, dan kegiatan usaha sektor lain di wilayah PFII.

Untuk pengaturan lainnya adalah terkait kelembagaan antara lain pembentukan Dewan Pertimbangan PFII, Dewan PFII, Lembaga Pengelola PFII, dan Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII; pembentukan Lembaga Arbitrase PFII sebagai lembaga alternatif penyelesaian sengketa; serta pembentukan pengadilan PFII.

Halaman Selanjutnya

"RUU ini juga mencakup pengaturan fasilitas perpajakan dan fasilitas khusus lain dalam rangka menarik investasi," ujarnya.

Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia Sebelum Terjaring OTT KPK

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Senin (20/7).

Sementara itu diduga bupati tersebut diamankan KPK setelah kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 pada Senin dini hari tadi.

Mengutip dari detikBali, LAZ sempat terlibat acara nobar final Piala Dunia bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat hingga Senin subuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan, beberapa jam kemudian, ruang kerja orang nomor satu di Lombok Barat itu ternyata sudah disegel KPK. Pita merah-hitam bertuliskan 'Dilarang melewati garis batas' dipasang tepat di pintu ruang kerja Bupati LAZ.

Tak hanya ruang kerja LAZ, KPK juga menyegel ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lalu Ratnawo sekitar pukul 07.30 Wita.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat Akhmad Saikhu mengatakan dirinya baru mengetahui penyegelan setelah tiba di kantor. Menurutnya, sebelumnya ia bersama Bupati LAZ dan sejumlah pejabat masih mengikuti nonton bareng Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina di partai final.

"Saya mungkin dalam konteks ini tidak akan menjelaskan lebih jauh. Karena tadi pagi kan kita nonton (final piala dunia) bareng (Bupati) sampai pagi kita di lapangan, terus setelah itu udah selesai bola pulang kita," ujarnya, Senin siang.

Saikhu mengaku terkejut saat mendapati ruang kerja Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPRPKP telah dipasangi pita bertuliskan 'Dilarang Melewati Garis Batas'.

"Setelah kita masuk ada situasi seperti ini," ungkapnya.

Saikhu memastikan LAZ tidak berada di kantor saat penyegelan dilakukan. Hingga Senin siang, kata dia, belum ada penjelasan resmi terkait penyegelan tersebut.

Di sisi lain, operasi penangkapan bupati itu pun telah dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitro Rohcahyanto.

"Benar," katanya saat dihubungi wartawan.

Fitroh belum menjelaskan kasus yang menjerat Lalu Ahmad Zaini ini.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Pabrik di Subang Belum Ngebul tapi BYD Kok Bisa Jual Ribuan Mobil di Indonesia?

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Pabrik BYD di Subang belum juga ngebul. Namun BYD tercatat menjual ribuan unit mobil sementara kegiatan impornya minim. Lalu dari mana asalnya mobil tersebut?

Ada ribuan unit mobil BYD yang dijual di Indonesia pada periode Juni 2026. Mengutip data penjualan yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara wholesales pabrikan asal Shenzhen itu membukukan distribusi sebanyak 5.264 unit. Kemudian penjualan secara retail dari dealer ke konsumen, tercatat sebanyak 3.757 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ada ribuan unit terjual, namun asal-usul mobil BYD itu masih 'misteri'. Data produksi Gaikindo menunjukkan, belum ada aktivitas produksi yang dilakukan BYD di Indonesia.

Per Juni 2026, data produksi Gaikindo itu terdiri atas 26 merek yaitu, Toyota, Mitsubishi Motors, Daihatsu, Suzuki, Hyundai, Honda, Jaecoo, Mitsubishi Fuso, Isuzu, Hino, Wuling, Geely, Chery, Xpeng, Jetour, Polytron, DFSK, UD Truck, BMW, Mercedes-Benz Commercial Vehicle, GWM, Mini, Morris Garage (MG), dan Maxus.

Tahun lalu, BYD memang sepenuhnya mengandalkan impor secara CBU dari China. Namun per Januari 2026, kegiatan impor itu berkurang amat drastis seiring dengan pembangunan pabrik di kawasan Subang Metropolitan. Sepanjang Januari-Juni 2026, BYD baru mengimpor 536 unit mobil. Sebagai perbandingan, pada tahun lalu untuk periode yang sama, ada 14.179 unit mobil yang diimpor BYD ke Indonesia.

Data impor Gaikindo juga menunjukkan bahwa model mobil yang diimpor tahun ini hanya ada dua yaitu Seal dan Atto 3. Sementara tahun lalu, keseluruhan mobil diimpor secara utuh dari negara asalnya.

Di sisi lain, distribusi BYD paling banyak bukan dari kedua model yang diimpor tersebut, melainkan BYD Atto 1, BYD M6, hingga BYD M6 DM. Distribusi BYD Atto 1 sepanjang bulan keenam itu mencapai 2.249 unit, BYD M6 DM 1.825 unit, dan BYD M6 827 unit.

Lalu dari mana ribuan unit tersebut berasal? Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan sebelumnya mengungkap bahwa pabrik di Subang sejatinya sudah memproduksi beberapa unit mobil.

"Dan seperti kalian lihat ada beberapa kendaraan yang digunakan test drive sudah menggunakan kendaraan yang diproduksi di fasilitas tersebut," jelas Luther pada Juni lalu.

Ketika disinggung mengenai kehadiran lini terbaru, BYD M6 DM (Dual Mode), yang digadang-gadang menjadi salah satu produk rakitan lokal, Luther memberikan sinyal kuat meskipun belum mau berbicara secara gamblang mengenai status resminya.

"Seharusnya, saya tidak bicara official ya saat ini. Harusnya iya (sudah diproduksi lokal). Tentunya M6 DM ini secara khusus dipersiapkan untuk Indonesia, disiapkan dan dilengkapi dan komponen-komponen yang diproduksi di Indonesia," beber Luther.

(dry/rgr)