Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyebutkan operasional penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sementara ini dilakukan penutupan sebagai mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan di Tangerang, Minggu mengatakan berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sejak pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB menyusul adanya potensi sebaran abu vulkanik (volcanic Ash) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Penutupan sementara ini merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan," katanya.
Ia menjelaskan pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan penanganan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik selama kondisi tersebut.
Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang yang terdampak, Bandara Soetta juga telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang.
"Bandara juga menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel, melalui koordinasi dengan maskapai," ujarnya.
Selain itu, kata Yudis, sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penumpang selama periode penutupan sementara tersebut, seperti diantaranya Posko di Terminal 1B telah dibuka untuk memudahkan koordinasi dan penanganan kondisi operasional di lapangan.
"Di sisi layanan komersial, Bandara Soetta telah berkoordinasi dengan para tenant di terminal untuk memastikan operasional layanan dapat berlangsung selama 24 jam, sehingga kebutuhan penumpang selama periode penutupan sementara dapat tetap terlayani," jelasnya.
Berdasarkan data penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dibatalkan (cancel).
Menurutnya, jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam menangani dampak penutupan sementara, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan dan penanganan penumpang," ungkapnya.
Dalam hal ini, langkah pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Untuk informasi kebandarudaraan dan bantuan lebih lanjut, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172," kata dia.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyoroti faktor angin dalam laga pekan pertama timnya di BRI Super League 2026/27 saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu.
Pada laga ini, Persebaya sebagai tim tamu unggul lebih dulu melalui gol Yann Mabella pada menit ke-13. Bhayangkara kemudian membalas gol Persebaya pada menit ke-60 lewat gol Allano Lima.
“Saya pikir ini adalah pertandingan yang sulit. Faktor angin terkadang membuat kami melakukan beberapa kesalahan umpan karena cuaca, begitu juga bagi tim lawan," kata Tavares, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Tavares mengatakan Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan. Namun, buruknya penyelesaian akhir dan keputusan pada momen-momen penting membuat timnya gagal mencetak gol tambahan.
Kendati demikian, Tavares juga mengakui bahwa laga tandang melawan Bhayangkara selalu menjadi laga yang sulit. Adapun pada musim lalu, timnya juga hanya sanggup bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Bhayangkara di kandangnya.
“Tidak mudah bermain di sini, kami sudah tahu itu. Musim lalu saya pikir hanya Persib yang menang di sini. Menurut saya, Bhayangkara FC memiliki tim yang bagus, pemain yang sangat bagus, dan contohnya adalah Allano yang mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan," tutur pelatih asal Portugal itu.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang datang langsung ke Lampung untuk memberikan dukungan kepada tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Ia berharap mereka semua dapat memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo saat Persebaya menjamu PSIM Yogyakarta pada laga pekan kedua Super League yang berlangsung pada 13 September.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk para suporter kami yang hadir di sini untuk mendukung para pemain, dan saya berharap di pertandingan kandang berikutnya di GBT, mereka bisa hadir untuk mendukung tim kami,” ucap Bernardo.
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Uploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bandarlampung (ANTARA) - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berencana memperluas kegiatan literasi keuangan untuk mendorong makin banyak masyarakat memiliki rekening.
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution mengatakan masih ada 15,3 juta masyarakat di usia produktif yang belum memiliki rekening perbankan. Dengan kegiatan literasi, LPS membidik jumlah tersebut dapat ditekan hingga ke level 13 juta.
“Sekarang kan literasi 60-an persen, kami harap dalam lima tahun bisa barangkali 80 persen, mendekati inklusinya,” kata Farid di Lampung Financial Festival 2026 di Bandarlampung, Minggu.
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61 persen secara nasional, sedangkan literasi keuangan hanya pada level 69,57 persen.
Artinya, kata Farid, pemahaman mengenai produk keuangan masih belum memadai meski banyak masyarakat yang telah memiliki rekening.
“Mereka sudah terlibat, mereka punya rekening, mungkin mereka buka rekening secara daring, tapi literasinya kan masih rendah. Ini yang mau kami tingkatkan,” ujarnya menambahkan.
Baca juga: LPS sasar Lampung guna atasi masalah literasi penjaminan yang rendah
Baca juga: LPS perkuat literasi keuangan di lingkungan pesantren
Meski era teknologi telah mendukung penyebaran informasi yang lebih meluas, LPS menilai edukasi luring tetap dibutuhkan untuk memastikan keabsahan informasi keuangan yang diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Adapun sejauh ini, LPS telah menggelar kegiatan literasi keuangan di sejumlah kota di Indonesia bagian barat, seperti Medan, Surabaya, Yogyakarta, dan Lampung.
Farid menyebut pihaknya tengah memetakan wilayah lainnya yang membutuhkan kegiatan edukasi keuangan, terutama di Indonesia bagian timur.
“Kalaupun nanti kami mau laksanakan, bisa jadi ada di Pulau Jawa I, bisa jadi nanti di luar Pulau Jawanya wilayah timur. Karena sudah pada menanyakan kok kita belum kebagian. Tapi tempatnya belum ditentukan. Kami akan evaluasi mana yang kira-kira paling berdampak terhadap peningkatan literasi keuangan,” jelas dia.
Baca juga: OJK targetkan inklusi keuangan nasional capai 98 persen pada 2045
Baca juga: BSI dan NU perkuat literasi serta penetrasi keuangan syariah
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kota Bengkulu (ANTARA) - PT Angkasa Pura (AP) II kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu mencatat sebanyak 14 penerbangan dari empat maskapai ditunda atau dibatalkan.
Pembatalan penerbangan tersebut dilakukan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.
"Untuk di bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sampai saat ini airline atau maskapainya memutuskan untuk cancel flight atau menunda penerbangan ketika hub pertama yaitu Bandara Soekarno Hatta terjadi kendala untuk take-off maka akan berdampak domino pada rotasi pesawat," kata General Manager Angkasa Pura II Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Trisna Wijaya di Kota Bengkulu, Minggu.
Penerbangan tersebut ditunda hingga pukul 13.30 WIB dengan sejumlah maskapai penerbangan yaitu Batik Air, Super Air Jet, Citilink dan Susi Air dengan rute Bengkulu - Jakarta dan sebaliknya, serta Bengkulu - Mukomuko.
Trisna menerangkan, untuk rotasi pesawat tentunya akan diupayakan ketika sudah buka dari bandara Soekarno Hatta dan maskapai akan menginformasikan penerbangan kepada para pengguna jasa maskapai tersebut.
Sebab, Bandara Soekarno Hatta merupakan hub pertama, ditambah untuk Provinsi Bengkulu tujuan penerbangannya yaitu Bandara Soekarno Hatta.
"Kita doakan semoga bencana alam ini bisa tertanggulangi dengan baik dan lancar," ujar dia.
Ia berharap agar masyarakat khususnya penumpang maskapai di Provinsi Bengkulu untuk selalu update informasi seperti media sosial, pesan singkat yang terdaftar dari maskapai dan lainnya.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Minggu (6/9) pukul 00.35 WIB - 01.05 WIB menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Seokarno-Hatta," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa.
Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Minggu, 6 September 2026 13:02 WIB
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat rangkaian letusan yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam tersebut terindikasi sebagai pancaran lava (lava fountain) dengan durasi gempa letusan mencapai 21.600 detik dan amplitudo maksimum 70 milimeter yang merupakan intensitas tertinggi sepanjang tahun 2026. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU
Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda terpantau menyebar di atmosfer ke lima provinsi yakni Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.
“Berdasarkan gabungan informasi erupsi dan aktivitas vulkanik dari PVMBG melalui MAGMA Indonesia, informasi VAAC Darwin, serta analisis citra satelit Himawari-9 oleh BMKG, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar di atmosfer ke arah Banten, sebagian Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta Lampung, dan Bengkulu,” kata Kepala Badan Geologi Lana Saria di Bandung, Jawa Barat, Minggu.
Lana mengatakan arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah bergantung pada arah dan kecepatan angin pada berbagai ketinggian.
Ia menambahkan tinggi kolom erupsi, durasi erupsi, dan jumlah material yang dikeluarkan juga turut memengaruhi arah dan luas sebaran abu.
“Oleh sebab itu arah sebaran abu dapat berubah dalam waktu relatif singkat dan harus diperbarui berdasarkan kondisi meteorologi terkini,” ujarnya.
Lana mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar ruangan dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah terkait perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menurut dia, potensi dampak yang lebih luas dapat meningkat apabila kolom erupsi menjadi lebih tinggi, erupsi berlangsung lebih lama, atau angin membawa abu vulkanik menuju jalur penerbangan dan wilayah berpenduduk.
Ia mengatakan Badan Geologi terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan untuk menyampaikan informasi terkait perkembangan dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau demi keselamatan penerbangan.
“Dampak terhadap operasional bandara ditetapkan oleh otoritas penerbangan berdasarkan informasi abu aktual, perkiraan penyebaran, dan standar keselamatan penerbangan,” kata Lana Saria.
Ia menegaskan masyarakat perlu mengikuti informasi resmi karena sebaran abu vulkanik tidak dapat diproyeksikan hanya berdasarkan satu kejadian erupsi.
Jakarta -
Aktivitas penerbangan di wilayah barat Indonesia terlihat berubah setelah erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berdampak terhadap operasional sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pantauan pada aplikasi FlightRadar24, Minggu (6/9/2026), memperlihatkan sejumlah pesawat yang berada di sekitar wilayah Jakarta mengambil jalur menjauh dari kawasan Selat Sunda. Lalu lintas pesawat juga terlihat tidak seramai biasanya di sekitar Bandara Soekarno-Hatta dan wilayah udara menuju Lampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola penerbangan tersebut terlihat kontras dengan sejumlah wilayah lain. Aktivitas pesawat masih tampak cukup ramai di sekitar Surabaya, Bali, hingga Singapura. Beberapa pesawat terlihat ada yang dialihkan ke Singapura.
Dari pantauan tersebut, sejumlah pesawat yang sebelumnya berada di sekitar jalur penerbangan menuju Jakarta terlihat mengubah arah dan menjauh dari kawasan Selat Sunda. Pergerakan pesawat juga terlihat menghindari area sekitar Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung.
Kondisi ini terjadi ketika abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi menyebar di sejumlah wilayah. Erupsi Gunung Anak Krakatau diketahui menghasilkan dua sebaran abu dengan arah berbeda.
Salah satu kolom abu mencapai sekitar 20.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut, sementara sebaran lainnya mencapai hingga sekitar 50.000 kaki dan bergerak ke barat serta barat laut, meliputi sebagian wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan dan perairan Samudra Hindia di sebelah barat Sumatera.
Bandara Soekarno-Hatta sebelumnya menghentikan sementara operasional penerbangan akibat adanya indikasi abu vulkanik di area bandara. Puluhan ribu penumpang terdampak penutupan sementara sejak dini hari tadi.
Penghentian operasional kemudian diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB, Minggu (6/9/2026). Pengelola bandara meminta calon penumpang mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai.
(ddn/ddn)
Jakarta (ANTARA) - Merebaknya abu vulkanik di sejumlah kawasan menjadi ancaman tersendiri bagi pengendara sepeda motor, karena dapat mengganggu jarak pandang hingga mengganggu daya cengkraman ban karena tertutup abu vulkanik yang meningkatkan resiko kecelakaan.
Praktisi keselamatan berkendara yang juga Pendiri dan Kepala Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan abu vulkanik perlu diperlakukan sebagai bahaya serius karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan visibilitas.
“Abu vulkanik yang menutup permukaan jalan dapat bertindak seperti lapisan pasir halus, sehingga grip ban turun drastis dan kendaraan lebih mudah mengalami selip, terutama ketika melakukan pengereman atau menikung,” kata Jusri kepada ANTARA, Minggu.
Baca juga: Badan Geologi: Abu vulkanik Anak Krakatau tersebar ke lima provinsi
Menurut dia, risiko tersebut semakin besar bagi pengendara sepeda motor karena kendaraan roda dua memiliki bidang kontak ban dengan jalan yang lebih terbatas dibandingkan mobil.
Jusri juga mengingatkan pengendara terhadap potensi gangguan pada mata dan sistem pernapasan.
Abu vulkanik yang masuk ke dalam helm dapat mengganggu penglihatan, sementara partikelnya berpotensi terhirup dan mengganggu saluran pernapasan.
Baca juga: BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau
Tak hanya pengendara, kendaraan juga berpotensi terdampak. Partikel abu dapat masuk melalui sistem penyaringan udara dan berisiko mengganggu kinerja mesin apabila paparan terjadi dalam jumlah banyak.
Karena itu, Jusri menyarankan pengendara menghindari perjalanan apabila abu sudah cukup tebal hingga mengubah warna atau tekstur permukaan jalan. Pengendara sebaiknya mencari lokasi aman dan menunggu kondisi membaik.
"Dalam kondisi abu vulkanik sedang tebal, keputusan Road Safety yang paling defensif bukan “bagaimana tetap berkendara”, tetapi “kapan harus berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan," ucap dia.
Baca juga: Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes
Namun, apabila perjalanan tidak dapat ditunda, pengendara diminta menerapkan prinsip slow, smooth, straight.
Kecepatan harus dikurangi, menghindari pengereman maupun akselerasi mendadak, serta tidak mengambil sudut kemiringan besar ketika menikung.
Penggunaan masker atau respirator dan pelindung mata yang sesuai juga dianjurkan. Pengendara perlu menjaga jarak lebih jauh karena kendaraan lain dapat melakukan pengereman atau manuver secara tiba-tiba akibat jarak pandang yang terbatas.
Keselamatan, menurut Jusri, harus menjadi prioritas,"Jangan sampai keinginan untuk segera tiba di tujuan justru berakhir di tengah kondisi jalan yang berbahaya".
Baca juga: Cara benar bersihkan abu vulkanik yang menempel pada kendaraan
Baca juga: BNPB: 15 kecamatan di Lampung & Banten terdampak erupsi Anak Krakatau
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Minggu, 6 September 2026 13:01 WIB
Petugas SPBU melakukan pemindahan kode QR menggunakan alat khusus saat pengisian BBM subsidi jenis solar di kendaraan truk. (ANTARA/HO/Pertamina Regional Sulawesi)
Palu (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengatakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bukan syarat untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Tidak ada kebijakan seperti itu dari Pertamina maupun pemerintah," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto melalui keterangan tertulisnya di terima di Palu, Minggu.
Ia menjelaskan informasi mengenai kewajiban menunjukkan STNK bukan ketentuan nasional yang berlaku sebagai persyaratan pembelian BBM subsidi di SPBU.
Mekanisme penyaluran BBM subsidi tetap mengacu pada regulasi dan ketentuan yang ditetapkan oleh regulator (pemerintah) yakni menggunakan kode QR subsidi tepat.
Pertamina juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan hingga kini belum ada perubahan kebijakan syarat pembelian produk bahan bakar bersubsidi.
“Masyarakat di Sulawesi tidak perlu khawatir. Informasi beredar tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selagi pemerintah belum merubah kebijakan maka aturan penggunaan kode QR tetap berlaku," ujarnya.
Ia mengemukakan pihaknya terus melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap lembaga penyalur, guna memastikan proses penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan serta dapat diterima masyarakat yang berhak.
Dalam upaya memastikan BBM subsidi tepat sasaran, Pertamina juga memperkuat pengawasan lapangan melalui penerapan mekanisme Subsidi Tepat.
“Apabila terdapat informasi atau ketentuan baru terkait pelayanan di SPBU, kami akan menyampaikannya melalui kanal komunikasi resmi Pertamina,” ucap Lilik.
Ia menambahkan masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan laporan terkait pelayanan SPBU dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk mendapatkan layanan informasi dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jenewa (ANTARA) - Prancis ingin Uni Eropa (EU) membatasi perdagangan dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal di Tepi Barat yang diduduki, kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot, Sabtu (5/9).
Dalam wawancara dengan RFI, Barrot mengatakan pekan ini ia kembali mendesak negara-negara Eropa untuk mengambil langkah terkait persoalan tersebut.
“Permukiman tersebut ilegal. Tidak wajar jika Uni Eropa dapat mendukung perdagangan ini,” katanya.
Barrot membandingkan langkah yang diusulkan itu dengan respons EU terhadap pendudukan Rusia atas Krimea, dengan mencatat bahwa blok tersebut menghentikan impor dari semenanjung itu pada 2014.
“Hal yang sama harus kita lakukan terhadap permukiman ilegal tersebut,” katanya, seraya mengakui bahwa langkah itu membutuhkan kesepakatan di antara negara-negara anggota EU.
Barrot juga mengecam apa yang disebut sebagai “ledakan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya” oleh para pemukim Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat. Menurut dia, kekerasan tersebut merusak martabat warga Palestina, keamanan Israel, serta prospek solusi dua negara.
Terkait Niger, Barrot menolak tuduhan bahwa Prancis terlibat dalam pemberontakan militer pekan lalu sebagai “fantasi belaka”. Ia mengatakan Paris tidak memiliki niat maupun kemampuan untuk terlibat dalam aksi tersebut.
“Semua ini, seperti biasa, merupakan upaya untuk secara keliru menunjuk Prancis sebagai pihak yang bertanggung jawab, padahal tanggung jawab tersebut sama sekali tidak ada,” katanya.
Pemberontakan pada 29 Agustus tersebut membuat sejumlah tentara menyerang pangkalan udara militer utama dan sejumlah lokasi strategis lainnya di Niamey, sebelum pasukan yang tetap loyal kepada pemerintah, dengan dukungan Africa Corps Rusia, berhasil mengambil kembali kendali.
Pemerintah Niger pada Jumat menuduh Prancis sebagai pihak yang memicu kerusuhan tersebut dan mendukung para pemberontak.
Sumber: Anadolu
Baca juga: RI, Prancis segera bagi peran terkait pembentukan negara Palestina
Baca juga: Niger tuding Prancis dalangi serangan bandara Niamey pada Juni lalu
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Untuk mengantisipasi udara tercemar debu Anak Krakatau, jam 11.00 WIB saya minta anggota secara serentak melakukan light water spray di wilayah perkotaan masing-masing sektor
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melakukan penyemprotan jalan secara serentak di 11 wilayah untuk mengurangi debu di udara menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor Yudi Santosa di Cibinong, Minggu, mengatakan penyemprotan menggunakan metode light water spray dengan mengerahkan personel dari sejumlah sektor.
"Untuk mengantisipasi udara tercemar debu Anak Krakatau, jam 11.00 WIB saya minta anggota secara serentak melakukan light water spray di wilayah perkotaan masing-masing sektor," kata Yudi.
Menurut dia, penyemprotan diprioritaskan pada jalan utama, kawasan pasar, pusat pemerintahan, serta sejumlah lokasi dengan aktivitas masyarakat yang relatif tinggi.
Baca juga: Badan Geologi: Abu vulkanik Anak Krakatau tersebar ke lima provinsi
Sebanyak 11 wilayah menjadi sasaran penyemprotan, yakni Ciawi dari sekitar pasar hingga RSUD, Ciomas dari kawasan kantor kecamatan hingga sektor Damkar, serta kawasan Pasar Parung.
Kemudian penyemprotan dilakukan di Parungpanjang sekitar sektor Damkar, Cibinong di sepanjang kawasan Tegar Beriman dan Pakansari, serta Cileungsi di sekitar kawasan Metland.
Petugas juga melakukan penyemprotan di sekitar Kantor Kecamatan Cariu serta Babakan Madang mulai dari Bellanova hingga kawasan kantor kecamatan dan Pasar Babakan Madang.
Sementara di Citeureup, penyemprotan dilakukan dari kawasan Tugu Pancakarsa hingga lampu merah Kandang Roda. Di Leuwiliang, petugas menyasar kawasan pasar hingga kantor kecamatan, sedangkan di Gunung Putri dilakukan di jalan utama sekitar sektor Damkar.
Baca juga: BNPB: 15 kecamatan di Lampung & Banten terdampak erupsi Anak Krakatau
Langkah tersebut dilakukan setelah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mencapai wilayah Bogor berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya Pemkab Bogor mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko paparan partikel abu vulkanik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika meminta masyarakat tidak panik serta terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan sebaran abu vulkanik melalui kanal resmi pemerintah.
Sebaran abu vulkanik hingga wilayah Bogor diketahui berdasarkan analisis RGB Citra Satelit Himawari-9 BMKG pada Minggu (6/9) pukul 05.00 WIB.
Pemkab Bogor juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi lingkungan terdampak abu serta membersihkan endapan secara hati-hati agar partikel tidak kembali beterbangan dan terhirup.
Baca juga: 4 bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Anak Krakatau
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.