Umi Pipik Kasih Buket Bunga untuk Egy Maulana saat Dinner Bareng Keluarga Merayakan Kemenangan Timnas Indonesia

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jakarta, VIVA – Egy Maulana Vikri memilih merayakan kemenangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 bersama keluarga. Usai skuad Garuda memastikan gelar juara, Egy berkumpul dalam momen makan malam bersama keluarga termasuk sang mertua, Umi Pipik.

Baca Juga

Suasana dinner tersebut semakin spesial karena Umi Pipik memberikan buket bunga kepada Egy. Momen itu dibagikan melalui media sosial sekaligus menjadi bentuk apresiasi keluarga atas perjalanan panjang Egy sebagai pesepak bola hingga berhasil membawa nama Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahannya, Umi Pipik mengungkap rasa bangganya kepada Egy. Ia tak hanya menyoroti pencapaian Egy di lapangan, tetapi juga proses panjang yang harus dilalui pemain tersebut sejak merintis karier.

Baca Juga

“Dinner with family , merayakan kemenangan , kita semua keluarga bangga dengan @egymaulanavikri,” tulis Umi Pipik yang dikutip dari Instagram @_ummi_pipik_ pada Rabu (7/10/26). 

Umi Pipik Soroti Perjuangan Egy dari Nol

Baca Juga

Menurut Umi Pipik, salah satu hal yang membuat keluarga bangga adalah kesabaran Egy dalam membangun karier sepak bola. Ia mengingat bagaimana Egy harus meninggalkan kampung halaman dan merantau ke Jakarta sejak masih muda demi mengejar cita-citanya.

“Yang kita banggakan itu karena kesabaran dia selama merintis karier menjadi pemain bola , dari nol merantau ke jakarta untuk sekolah bola,” lanjutnya.

Umi Pipik juga menyebut Egy telah dibiasakan hidup disiplin sejak kecil. Sang ayah yang merupakan pelatih sepak bola di Medan disebut menjadi salah satu sosok yang berperan dalam perjalanan tersebut.

Bagi Umi Pipik, kerja keras dan ketekunan Egy akhirnya membuahkan hasil setelah melewati berbagai fase yang tidak selalu mudah.

“Dan kesabaran , keuletan , kerja keras egy , kemauan untuk maju dan tekadnya untuk membuat bangga orang tuanya , kampungnya membuahkan hasil , walaupun gak mudah , kadang tidak dilihat , harus menunggu,” ungkapnya.

Sempat Tak Tahu Bakal Dimainkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umi Pipik kemudian menceritakan salah satu kebiasaan Egy sebelum pertandingan. Menurutnya, Egy kerap belum mengetahui apakah dirinya akan diturunkan atau tidak.

“Setiap dia mau tampil umi tanya “ egy main gak nanti ? Dia jawab “ belum tau um di mainin atau enggak , doain aja um “ kesabaranya itu yang membuat skrg Allah berikan hadiahnya…,” tulis Umi Pipik. 

Halaman Selanjutnya

Umi Pipik pun mengaitkan perjalanan Egy dengan pesan tentang kesabaran yang terdapat dalam Al-Quran.

PBSI jaga momentum Asian Games 2026 menuju tur Eropa - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - PP PBSI berupaya menjaga momentum positif para pebulu tangkis Indonesia seusai Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dalam menghadapi rangkaian tur Eropa mulai pekan depan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan kondisi fisik menjadi perhatian utama karena para pemain hanya memiliki waktu singkat untuk memulihkan diri dan mempersiapkan turnamen berikutnya.

“Untuk Eropa, kami harapkan momentum ini jangan sampai turun. Itu yang pertama. Tapi kami juga harus menyadari bahwa waktu persiapan kami sangat mepet,” kata Eng Hian di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

Rangkaian tur Eropa Indonesia akan dimulai dari Denmark Open 2026 di Odense pada 13–18 Oktober. Dari turnamen berlevel BWF World Tour Super 750 tersebut akan berlanjut ke French Open di Paris pada 20–25 Oktober, juga berlevel Super 750.

HYLO Open di Saarbrucken, Jerman pada 27 Oktober hingga 1 November kemudian menjadi bagian berikutnya dari rangkaian tersebut. Turnamen itu berstatus BWF World Tour Super 500.

Eng Hian mengatakan para pemain juga harus melalui masa transisi setelah sekitar dua hingga tiga pekan menjalani rangkaian Asian Games di Jepang.

Menurut dia, euforia atas keberhasilan Indonesia meraih dua emas, satu perak, dan tiga perunggu tetap perlu diapresiasi, tetapi program latihan harus segera kembali disesuaikan.

“Pulang dari Asian Games bukan berarti kami tidak mau ada euforia atau perayaan. Kami tentu menghargainya karena ini merupakan hasil dari jerih payah seluruh atlet dan pelatih,” ujar Eng Hian.

“Tapi bagaimana sekarang kami harus beradaptasi dengan kondisi ini. Ada sela waktu, kami coba maksimalkan. Yang penting adalah bagaimana atlet-atlet ini menjaga kebugaran supaya tidak cedera,” ujarnya menambahkan.

Eng Hian menilai kondisi mental dan motivasi para pemain berada dalam keadaan baik setelah pencapaian di Asian Games. Namun, tim pelatih dan tim pendukung harus cermat mengatur beban latihan agar kondisi fisik pemain tetap terjaga sepanjang tur Eropa.

PBSI tetap memasang target gelar dalam rangkaian tersebut, terutama dari sektor ganda putra dan ganda campuran.

“Tentunya kami mengharapkan tetap membawa gelar. Terutama di ganda putra. Ganda putra dan ganda campuran kami harapkan terus ditingkatkan,” kata Eng Hian.

Indonesia datang ke tur Eropa dengan modal positif setelah ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin merebut emas perorangan Asian Games, sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri meraih perunggu.

Dari ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah membawa pulang medali perak dari Aichi-Nagoya.

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Venezuela tolak perpanjangan misi pencari fakta PBB, desak ke dialog

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Mexico City (ANTARA) - Venezuela menentang perpanjangan mandat Misi Pencari Fakta Internasional Independen PBB terkait situasi Hak Asasi Manusia (HAM) di negara tersebut, demikian menteri-konselor Perutusan Tetap Venezuela untuk PBB di Jenewa, Enzo Bitteto pada Selasa (6/10).

Bitteto menyerukan peralihan ke mekanisme yang berlandaskan dialog dan kerja sama.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Selasa mengadopsi Resolusi A/HRC/63/L.18 tentang situasi hak asasi manusia di Venezuela, sehingga memperpanjang mandat misi tersebut selama dua tahun ke depan.

Sebanyak 25 negara mendukung dokumen itu, lima negara menolak, dan 17 negara abstain.

"Venezuela tidak mendukung perpanjangan mandat yang disebut Misi Pencari Fakta Internasional Independen," kata Bitteto dalam Sidang Ke-63 Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa.

Dia mengatakan keyakinannya bahwa sudah saatnya mengatasi mekanisme pengawasan yang dibentuk tanpa persetujuan negara terkait dan beralih ke bentuk kerja sama yang mampu menghasilkan capaian konkret, berkelanjutan, dan dirumuskan bersama.

Bitteto menambahkan Caracas mencermati sejumlah perubahan dalam teks resolusi baru dibandingkan dengan dokumen-dokumen sebelumnya, khususnya pengurangan beberapa unsur yang paling konfrontatif, serta pengakuan atas dimulainya kembali kerja sama dan dialog antara Venezuela dan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM.

Menurut diplomat tersebut, dimulainya kembali kerja sama dengan kantor Komisaris Tinggi PBB tidak berarti bahwa Caracas telah mengesampingkan keberatannya terhadap mekanisme pengawasan paralel.

Jika mandat misi tersebut kembali diperpanjang, harus ada prospek yang jelas mengenai pengakhirannya, kata Bitteto.

"Mekanisme darurat tidak boleh dipertahankan tanpa batas waktu atau diperpanjang secara otomatis," kata dia.

Bitteto mengatakan Venezuela memandang perlu adanya peralihan ke sistem yang berlandaskan dialog, kerja sama, dan bantuan teknis, khususnya melalui Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM.

"Kami ingin menyatakan secara resmi bahwa kemungkinan diadopsinya resolusi ini sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai persetujuan, dukungan, ataupun penerimaan, baik secara eksplisit maupun implisit, dari negara kami terhadap resolusi ini maupun perpanjangan mandat misi pencari fakta tersebut," kata Bitteto.

Resolusi yang diadopsi Dewan HAM PBB itu menetapkan perpanjangan mandat Misi Pencari Fakta Internasional Independen di Venezuela selama dua tahun.

Misi tersebut bertugas menyelidiki dugaan pelanggaran HAM serta mengidentifikasi keadaan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Caracas menentang kelanjutan penugasan misi tersebut karena menilainya sebagai mekanisme yang dibentuk tanpa persetujuan Venezuela dan bersifat politis.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: AS gandeng parlemen Venezuela siapkan pemilihan presiden baru

Penerjemah: Katriana
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

7 Drakor Terbaru 2026 yang Seru Bisa Ditonton di Netflix

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Kamu suka nonton drakor? Ada beberapa drakor terbaru 2026 yang seru dan bisa ditonton di Netflix.

Di 2026, drama Korea kembali menghadirkan beragam cerita menarik dari berbagai genre. Mulai dari kisah romantis, komedi, hukum, aksi, hingga cerita dengan konsep unik, sejumlah judul berhasil mencuri perhatian penonton sejak awal penayangannya. Beberapa drama bahkan tidak hanya ramai diperbincangkan, tapi juga mampu memperoleh rating tinggi.

Buat kamu yang sedang mencari tontonan baru untuk mengisi waktu luang, berikut sejumlah drakor terbaru 2026 yang seru dan bisa disaksikan melalui Netflix.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Take Charge of My Heart

Take Charge of My Heart hadir dengan premis yang cukup tidak biasa untuk sebuah drama komedi romantis. Ceritanya diadaptasi dari web novel berjudul sama dan berfokus pada Baek Ho Rang (Kim Young Kwang), seorang pebisnis sukses yang memiliki jantung buatan. Dari luar, ia tampak seperti sosok sempurna: kaya, andal, dan memiliki kehidupan yang serba berkecukupan.

Masalah muncul ketika baterai jantung buatan Baek Ho Rang habis. Di tengah situasi tersebut, ia bertemu Na Bo Bae (Chae Soo Bin), perempuan yang ternyata mempunyai kemampuan untuk mengisi kembali daya jantungnya. Pertemuan keduanya kemudian membuka jalan bagi hubungan yang tidak biasa, sekaligus perlahan mengungkap rahasia yang selama ini disimpan Baek Ho Rang. Drama romantis-komedi ini tayang di Netflix.

2. Phantom Lawyer

Kalau kamu menyukai drama hukum dengan bumbu supernatural, Phantom Lawyer bisa masuk daftar tontonan. Kisahnya berpusat pada Shin Yi Rang (Yoo Yeon Seok), seorang pengacara yang mendadak mampu melihat hantu setelah mendirikan firma hukum di sebuah tempat yang sebelumnya menjadi kediaman seorang shaman.

Di balik penampilan profesionalnya, ia justru dikenal sebagai pria pemalu dan agak kikuk. Kehidupannya berubah setelah bertemu Han Na Hyun (Esom), pengacara terkenal yang secara mengejutkan kalah dalam persidangan melawan Shin Yi Rang.

Awalnya ragu dengan kemampuan sang pengacara dalam melihat hantu, Han Na Hyun perlahan membuka diri dan memilih bekerja sama dengannya. Perpaduan kasus hukum, kisah menghangatkan hati, dan unsur supranatural membuat drama ini terasa berbeda. Phantom Lawyer tayang di Netflix dan meraih rating tertinggi lebih dari 10%.

3. My Royal Nemesis

My Royal Nemesis menawarkan kisah yang memadukan perjalanan lintas waktu, romansa, dan komedi. Ceritanya bermula dari Kang Dan Shim (Lim Ji Yeon), seorang selir tingkat tinggi pada era Joseon yang dijatuhi hukuman minum racun.

Bukannya benar-benar meninggal, jiwanya justru terbangun di tubuh perempuan modern bernama Shin Seo Ri, seorang mantan aktris cilik yang sudah lama kehilangan popularitas. Dalam kehidupan barunya, Kang Dan Shim harus belajar beradaptasi dengan dunia modern.

Keadaan semakin kacau ketika ia bertemu Cha Se Gye (Heo Nam Jun), seorang CEO yang mendapat julukan 'monster kapitalis'. Keduanya sama-sama keras kepala dan tidak mudah mengalah sehingga interaksi mereka dipenuhi situasi kocak.

4. Agent Kim Reactivated

Bagi pencinta drama penuh ketegangan, Agent Kim Reactivated menyuguhkan kisah aksi dengan sosok utama yang menyimpan masa lalu misterius. Kim Do Hyeon (So Ji Sub) dikenal sebagai seorang manajer bank sekaligus ayah yang berusaha menjalani kehidupan biasa.

Di balik pekerjaan tersebut, ia ternyata pernah menjadi agen rahasia dan namanya bahkan tercatat dalam daftar hitam Korea Utara. Kehidupan tenang Kim Do Hyeon berubah total ketika putrinya menghilang.

Demi menemukan dan menyelamatkan sang anak, naluri lamanya sebagai agen kembali muncul. Ia rela mengambil berbagai risiko untuk memastikan putrinya selamat. Diadaptasi dari webtoon dan ditayangkan melalui Netflix, Agent Kim Reactivated berhasil mencatat rating lebih dari 22%.

Drakor Terbaru 2026 yang Seru Bisa Ditonton di Netflix

Drama Korea Boyfriend on Demand.

Foto: dok. Netflix

5. Boyfriend on Demand

Bagaimana jika seseorang bisa memiliki pacar dengan cara berlangganan layanan virtual? Konsep ini menjadi daya tarik utama Boyfriend on Demand.

Drama komedi romantis ini memperkenalkan layanan simulasi kencan bernama ‘Monthly Boyfriend’, yang memungkinkan penggunanya memilih dan menikmati hubungan romantis di dunia maya. Kisahnya mengikuti Seo Mi Rae, seorang produser webtoon yang sebenarnya tidak terlalu tertarik pada urusan percintaan.

Pengalaman di dunia VR membuatnya kembali mengenal perasaan cinta dan berkenalan dengan sejumlah pria ideal secara digital. Jisoo dan Seo In Guk menjadi pemeran utama dalam drama yang menggabungkan romansa, teknologi, dan komedi ini.

6. Undercover Miss Hong

Undercover Miss Hong membawa penonton kembali ke penghujung era 1990-an. Ceritanya mengikuti Hong Geum Bo (Park Shin Hye), seorang pengawas keuangan elite berusia 30-an yang tengah menyelidiki dugaan aktivitas dana mencurigakan di perusahaan Hanmin.

Demi mengungkap kebenaran, ia harus menyamar sebagai pegawai junior berusia 20 tahun. Penyamarannya ternyata tidak semudah yang dibayangkan karena Hong Geum Bo justru bertemu dengan dua sosok penting dari masa lalunya.

Ada Shin Jung Woo (Go Kyung Pyo), CEO baru Hanmin, serta Albert Oh (Cho Han Gyeol), pewaris keluarga konglomerat yang bekerja di perusahaan tersebut atas permintaan sang kakek. Drama ini terdiri dari 16 episode dan berhasil mencetak rating tertinggi lebih dari 13%.

7. Lovestuck

Lovestuck mempertemukan Jung Hae In dan Ha Young dalam kisah romantis yang berawal dari situasi penuh kebingungan. Ha Young memerankan Go Eun Sae, seorang jaksa yang mengalami amnesia.

Di tengah kondisi mereka, ia bertemu Jang Tae Ha, seorang pelatih tinju yang justru bersikeras mengaku sebagai kekasihnya. Masalahnya, Go Eun Sae tidak dapat mengingat hubungan mereka akibat amnesia yang dialaminya.

Kisah semakin menarik karena berlatar di sebuah desa terpencil yang dipenuhi toko-toko permen tradisional Korea. Dari keadaan yang serba tidak pasti itu, hubungan keduanya berkembang menjadi kisah cinta yang manis, unik, dan penuh sentuhan komedi.

Lovestuck dibintangi Jung Hae In dan Ha Young serta dapat ditonton melalui Netflix.

Itulah deretan drakor terbaru 2026 yang seru dan bisa ditonton di Netflix. Mana saja yang belum kamu tonton?

(eny/eny)

Kru Kapal MV Doulos Hope Happy dengan Wisatawan di Jakarta

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Tak hanya mengunjungi pameran buku terapung internasional, wisatawan di kapal Doulos Hope dapat berinteraksi bersama sejumlah kru.

Para kru yang bertugas di kapal ini berasal lebih dari 35 negara berbeda. Mereka merasa senang dengan wisatawan di Jakarta. MV Doulos Hope menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan di Jakarta.

Sekitar 2.000 buku dengan berbagai kategori mudah ditemui pengunjung selama berada di atas kapal. Sebagian besar pengunjung memang sibuk mencari buku yang diincar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, tak sedikit wisatawan terutama anak-anak mencoba berinteraksi dengan para kru MV Doulos Hope yang berasal dari luar negeri.

Suasana itu mudah dijumpai saat mengunjungi pameran buku terapung internasional di atas kapal. Wisatawan sibuk berburu buku, ngobrol dengan kru, hingga menikmati suasana laut lepas Jakarta dari kapal Doulos Hope.

Staf Persiapan dan Promosi Doulos Hope, Magdalena mengaku senang melihat pengunjung dari Indonesia yang antusias berburu buku sekaligus menyambut kru kapal Doulos Hope.

"Kami sangat senang, orang-orang sangat penasaran. Mereka ingin berfoto-foto dengan para kru. Kami senang untuk berbagi senyum dan berbicara dengan mereka. Dan itulah yang orang-orang lakukan, kami senang untuk melakukannya bersama mereka," ujar Magdalena kepada detikTravel, Selasa (6/10/2026).

Ia berharap kehadiran Doulos Hope di Jakarta dapat berbagi pengetahuan, bantuan, dan harapan. Selain itu, dia juga ingin membagikan budaya dari sejumlah kru kepada pengunjung di Jakarta.

"Tujuan utama Doulos Hope adalah berbagi pengetahuan, bantuan, dan harapan. Itu tujuan kita di manapun kita pergi. Di Indonesia, kami selalu ingin datang karena tahun 1988 pernah datang ke sini," katanya.

"Kami ingin berbagi budaya dari kru kami kepada pengunjung karena kami berasal lebih dari 35 kewarganegaraan yang berbeda. Kami ingin berbagi semuanya dengan senang hati dan kebahagiaan," tambahnya.

Harga tiket berkunjung ke MV Doulos Hope adalah Rp15.000 per orang. Pemesanan tiket dapat dilakukan secara daring atau datang langsung ke Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU).

Traveler tertarik untuk mencobanya? Aktivitas berburu buku hingga berinteraksi dengan para kru MV Doulos Hope di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dapat dilakukan hingga 11 Oktober 2026.

Berkaca dari Kasus Viral Resto Korea, Ini Langkah Menangani Keracunan Makanan

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Keracunan makanan tengah menjadi sorotan usai viral kasus di restoran 88 SEOUL Bandung. Berikut penyebab hingga pertolongan pertama pada keracunan makanan.

Kasus keracunan makanan marak ditemui di Indonesia dengan berbagai penyebab. Terbaru, ada kasus keracunan makanan yang disebabkan oleh hidangan di restoran Korea di Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh pihak restoran 88 SEOUL dari pihak Dinas Kesehatan Kota Bandung, terdapat 24 laporan yang telah terverifikasi. Sampai saat ini proses penelusuran juga masih berlangsung sejak kemarin (6/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini diketahui pertama kali lewat unggahan seorang netizen Threads. Ia mengungkap kronologi keracunan makanan yang dialaminya. Netizen itu mengalami demam hingga diare sebannyak 15 kali.

Salah satu penyebab keracunan makanan yang banyak dialami biasanya karena makanan yang disajikan sudah tidak segar lagi. Beberapa faktor lainnya karena kontaminasi silang yang terjadi, dan lainnya.

Berikut penyebab dan pertolongan pertama pada keracunan makanan:

1. Penyebab keracunan makanan

Keracunan makanan dapat disebabkan oleh banyak faktor. Menurut Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH), kontaminasi makanan dengan mikroba, seperti virus, bakteri, dan parasit, merupakan penyebab sebagian besar keracunan makanan.

Beberapa mikroba berbahaya mungkin sudah ada dalam makanan ketika membelinya. Makanan yang mungkin mengandung mikroba termasuk jenis produk segar, daging mentah, daging kurang matang, produk susu, ikan, kerang, daging olahan, makanan yang tidak disegel, dan lainnya.

Mikroba juga dapat menyebar dari makanan mentah ke tangan, peralatan dapur, dan lainnya. Mikroba yang dapat menyebabkan keracunan itu adalah norovirus, hepatitis A, salmonella, E. coli, Toxoplasma, dan lainnya.

2. Penanganan pertama pada keracunan makanan

Dilansir dari Instagram @dokter.edukasi (6/10/2026), penanganan pertama yang harus dilakukan ketika mengalami keracunan adalah minum air putih yang banyak, bisa juga oralit. Cara ini dilakukan untuk mencegah dehidrasi.

Penanganan lainnya adalah mengonsumsi makanan ringan. Saat mengalami keracunan hindari makanan berat, pilih makanan yang mudah dicerna, seperti nasi, pisang, atau biskuit.

Istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan juga patut dilakukan. Bantu tubuh pulih lebih cepat dengan mengistirahatkan tubuh, yaitu tidur.

Makanan berat yang patut dihindari adalah makanan pedas, berlemak, dan minuman yang mengandung kafein. Makanan dan minuman tersebut patut dihindari sampai gejala keracunan dirasa membaik.

Namun, jika tubuh masih merasakan gejala keracunan terus-menerus, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(yms/adr)

Wamendagri Bima Dorong Pemda Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Bencana

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, mendorong pemerintah daerah (Pemda) membangun ketangguhan bencana melalui paradigma baru yang responsif dan antisipatif. Menurutnya, paradigma tersebut perlu menggeser pendekatan lama yang cenderung reaktif melalui penguatan upaya mitigasi dan investasi kebencanaan sejak tahap perencanaan.

Hal itu disampaikan Bima saat menjadi keynote speaker pada Kegiatan 3rd SENANDIKA (Seminar Nasional Administrasi Publik Untirta) 2026 yang bertajuk "Kebijakan Adaptasi Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana Pesisir". Seminar ini berlangsung secara hybrid dari Convention Hall Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Kota Serang, Banten, pada Rabu (7/10/2026).

Dalam penerapannya, Bima menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memahami karakteristik, kebutuhan, dan risiko kebencanaan di masing-masing wilayah. Menurut Bima, pemahaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kebijakan kebencanaan yang sesuai dengan kondisi daerah.

"Jadi, saya mendorong Pak Gubernur [Banten] Andra Soni, bupati, wali kota [di Provinsi Banten], untuk peduli terhadap banyak hal, terutama pada isu [perubahan iklim] ini. Karena pemerintah daerah yang paling paham tentang karakter, kebutuhan, dan risiko wilayah," jelas Bima, Rabu (7/10/2026).

Bima menambahkan, penanganan kebencanaan telah mengalami perubahan paradigma. Setelah Indonesia menghadapi berbagai fase dan menghadapi bencana besar seperti tsunami Aceh, pemerintah banyak mengembangkan kapasitas fast response, emergency, dan tanggap darurat. Hal tersebut kemudian mendorong pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sekaligus memperkuat paradigma responsif dalam penanganan bencana.

"Harus gerak cepat sekarang, saya mengalami banyak hal, ketika menjadi wali kota 10 tahun, itu merasakanlah bagaimana kita harus bergerak cepat ketika bencana. Pernah mengalami banjir, longsor, pernah mengalami bencana angin puting beliung, dan sebagainya. Dan bersama-sama kepala daerah lain, selalu dilatih untuk meningkatkan respons cepat. Ini kita semakin baik," ungkapnya.

Namun, menurut Bima, Pemda tidak lagi cukup hanya mengandalkan paradigma responsif. Paradigma antisipatif juga perlu diperkuat, termasuk dengan membangun pemahaman mengenai mitigasi bencana perlu dibangun hingga tingkat masyarakat.

Ia mencontohkan penerapan antisipasi bencana di Jepang. Ketika terjadi gempa, masyarakat telah memahami langkah keselamatan yang harus dilakukan, seperti berlindung di bawah meja dan tidak langsung keluar dari bangunan karena dapat meningkatkan risiko. Masyarakat juga dibekali dengan disaster kit berupa ransel yang berisi berbagai kebutuhan darurat, seperti senter, obat-obatan, dan pakaian.

Bima menegaskan, upaya antisipasi dan mitigasi bencana perlu masuk dalam perencanaan Pemda. Karena itu, ketika anggaran publik dialokasikan untuk pembangunan, penggunaannya tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk mendukung berbagai kebutuhan mitigasi bencana melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Seberapa besar APBD itu mengalokasikan untuk tata ruang yang resiliensi terhadap bencana. Bangunan tahan bencana itu ada enggak? Trotoar, pedestrian, meeting point untuk evakuasi, edukasi untuk bencana. Itu ada enggak?" selidiknya.

Bima juga mencontohkan praktik di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang telah berulang kali mengalami bencana, tetapi memiliki tingkat resiliensi yang tinggi. Dalam praktiknya, Sumbar mencantumkan mitigasi bencana dalam APBD sehingga terdapat alokasi khusus untuk kebutuhan tersebut. Ia menekankan, upaya tersebut perlu dimulai sejak tahap perencanaan dan dilakukan secara terintegrasi dengan berbagai kementerian/lembaga terkait.

"Karena seringkali perencanaannya berbeda, anggarannya berbeda, indikatornya berbeda, dan sebagainya. Jadi tantangan kita hari ini adalah membangun integrasi semua," tambahnya.

Di akhir paparannya, Bima juga mendorong mahasiswa berperan aktif dalam mengingatkan kepala daerah mengenai pentingnya isu perubahan iklim. Menurutnya, peran tersebut juga dapat dilakukan oleh berbagai komunitas agar masyarakat turut mendorong Pemda membangun sistem kebencanaan yang antisipatif.

"Teman-teman jangan diam aja. Ya, kalian mungkin merasa jauh. Tapi hidup kalian itu tergantung juga kepada langkah-langkah antisipatif dari pemerintah daerah. Sejauh mana rumah kalian aman, dari kemungkinan terjadinya bencana," tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh Rektor Untirta Fatah Sulaiman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Babar Suharso, Akademisi Untirta Agus Sjafari, Dekan FISIP Untirta Leo Agustino, serta civitas academica Untirta.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

6 Olahan Rebung yang Lezat dan Mudah Dibuat, Ada Tumis hingga Gulai

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Rebung adalah tunas muda tanaman bambu yang telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan di berbagai daerah Indonesia. Olahan rebung cukup beragam, mulai dari sayur berkuah, tumisan, gulai, hingga makanan tradisional dengan cita rasa yang berbeda. Teksturnya yang khas membuat rebung cocok diolah menjadi berbagai hidangan.

Sebelum diolah, rebung perlu dibersihkan dan dimasak dengan cara yang tepat. Beberapa jenis bambu diketahui mengandung senyawa sianogenik alami, sehingga rebung sebaiknya direbus terlebih dahulu dan air rebusannya dibuang sebelum digunakan dalam masakan.

Berikut menu olahan rebung yang bisa djadikan inspirasi memasak, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (7/10).

1. Sayur Rebung Santan

Sayur Rebung Santan

Perbesar

Olahan Rebung (AI Generated)

Salah satu olahan rebung yang cukup populer adalah sayur rebung dengan kuah santan. Rebung yang sudah direbus dapat dimasak bersama bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, serai, dan rempah lainnya hingga bumbunya meresap.

Santan memberikan rasa gurih, sedangkan rebung tetap memberikan tekstur yang lembut dengan sedikit sensasi renyah. Jumlah santan dan bumbu dapat disesuaikan dengan selera serta kebutuhan pola makan keluarga.

Rebung juga dapat diolah menjadi tumisan yang lebih praktis untuk menu sehari-hari. Rebung yang telah direbus bisa ditumis bersama bawang merah, bawang putih, cabai, dan sedikit kecap.

Masak dengan api sedang hingga rebung matang dan bumbu meresap. Hidangan ini dapat dipadukan dengan telur, tahu, tempe, udang, atau bahan protein lainnya agar lebih lengkap.

3. Gulai Rebung

Gulai Rebung

Perbesar

Olahan Rebung (AI Generated)

Gulai menjadi salah satu pilihan olahan rebung dengan cita rasa yang lebih kaya. Rebung dapat dimasak menggunakan santan dan bumbu seperti kunyit, bawang, cabai, serai, lengkuas, serta rempah lainnya.

Selain digunakan sebagai bahan utama, rebung juga dapat dipadukan dengan udang, ikan, atau daging. Kombinasi tersebut membuat hidangan memiliki variasi rasa sekaligus menambah sumber protein dalam menu.

4. Rebung dengan Udang

Perpaduan rebung dan udang dapat ditemukan dalam berbagai masakan rumahan. Rasa gurih udang dapat melengkapi cita rasa rebung yang cenderung ringan.

Keduanya bisa dimasak dengan bumbu sederhana maupun kuah santan. Saat mengolahnya, pastikan rebung sudah melalui proses perebusan yang tepat sebelum dicampurkan dengan bahan lainnya.

5. Resep Tumis Rebung Pedas

Resep Tumis Rebung Pedas

Perbesar

Olahan Rebung (AI Generated)

Jika ingin membuat olahan rebung yang sederhana, tumis rebung pedas bisa menjadi pilihan. Bumbu yang digunakan cukup mudah ditemukan dan waktu memasaknya juga relatif singkat.

Bahan:

  • 300 gram rebung yang sudah direbus dan diiris tipis

  • 4 siung bawang merah, iris

  • 3 siung bawang putih, iris

  • 5 buah cabai merah keriting, iris

  • 3 buah cabai rawit, iris atau sesuai selera

  • 1 batang daun bawang, iris

  • 1 sendok makan kecap manis

  • 100 ml air

  • 1/2 sendok teh garam

  • 1/2 sendok teh gula

  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak, lalu tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.

  2. Masukkan cabai merah dan cabai rawit, kemudian tumis sebentar.

  3. Masukkan rebung yang sudah direbus dan diiris. Aduk hingga tercampur dengan bumbu.

  4. Tuangkan air, kemudian tambahkan kecap manis, garam, dan gula.

  5. Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga air menyusut dan bumbu meresap.

  6. Masukkan daun bawang, aduk sebentar, lalu matikan api.

  7. Sajikan tumis rebung selagi hangat.

6. Rebung sebagai Bahan Pangan Lokal

Selain diolah menjadi makanan rumahan, rebung juga berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk kuliner. Pengolahan yang beragam dapat membuat bahan pangan lokal ini memiliki nilai tambah.

Rebung juga mengandung serat sehingga dapat menjadi salah satu pilihan sayuran dalam pola makan sehari-hari. Namun, jumlah konsumsi sebaiknya disesuaikan dengan toleransi tubuh karena respons pencernaan terhadap makanan berserat dapat berbeda pada setiap orang.

Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan rebung berasal dari jenis dan sumber yang aman serta diolah secara higienis. Dengan penanganan yang tepat, rebung dapat menjadi bahan makanan yang lezat sekaligus menarik untuk dikembangkan sebagai produk kuliner.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Olahan Rebung

Apa saja olahan rebung yang bisa dibuat di rumah?

Rebung dapat diolah menjadi sayur rebung santan, tumis rebung, gulai rebung, atau dimasak bersama udang dan bahan protein lainnya.

Mengapa rebung perlu direbus terlebih dahulu?

Beberapa jenis bambu mengandung senyawa sianogenik alami. Perebusan dan pembuangan air rebusan dapat membantu mengurangi senyawa tersebut sebelum rebung dimasak.

Apakah rebung bisa ditumis tanpa santan?

Bisa. Rebung dapat ditumis bersama bawang merah, bawang putih, cabai, kecap, dan bumbu lainnya tanpa menggunakan santan.

Apa manfaat rebung dalam pola makan sehari-hari?

Rebung mengandung serat sehingga dapat menjadi salah satu pilihan sayuran dalam pola makan. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan toleransi pencernaan masing-masing.

BMKG Tanjungpinang sebut kabut asap picu penurunan jarak pandang

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

BMKG Tanjungpinang sebut kabut asap picu penurunan jarak pandang

Rabu, 7 Oktober 2026 15:30 WIB

Image Print

Kabut asap menyelimuti wilayah pesisir di Kota Tanjungpinang, Kepri, Rabu (7/10/2026). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - BMKG Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan kabut asap kiriman luar daerah kembali menyelimuti wilayah Pulau Bintan hingga memicu penurunan jarak pandang pada kisaran 1-3 kilometer.

"Kondisi penurunan jarak pandang ini berkaitan dengan keberadaan kabut asap dari luar daerah," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Rizqi Nur Fitriani di kantornya, Rabu.

Menurutnya, penurunan jarak pandang perlu mendapat perhatian, terutama dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan, karena jarak pandang yang semakin rendah dapat memengaruhi operasional di bandara, khususnya ketika mencapai kurang dari 5 kilometer.

Rizqi menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan citra satelit Himawari pada 7 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB wilayah Pulau Bintan terindikasi mengalami dampak kiriman kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Kondisi angin yang dominan bertiup dari arah tenggara hingga selatan di sekitar Pulau Bintan, menurut dia, mempengaruhi potensi terbawanya massa udara dan partikel asap karhutla dari wilayah sumber menuju ke Pulau Bintan dan sekitarnya.

"Kualitas udara di wilayah Kepri saat ini perlu jadi perhatian bersama, khususnya di Batam, sudah masuk kategori tidak sehat. Peningkatan aktivitas karhutla di luar Pulau Bintan sangat memengaruhi kualitas udara melalui sebaran kabut asap," ungkapnya.

Karena itu BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kiriman asap dari wilayah Sumatera, Kalimantan, dan wilayah sekitarnya.

Masyarakat juga diminta untuk memperhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi dengan cepat, terutama.saat melakukan aktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan.

"Pantau terus perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, termasuk menggunakan masker yang sesuai sebagai langkah perlindungan terhadap dampak penurunan kualitas udara," ujarnya.

Rizqi menambahkan masyarakat dapat memantau informasi cuaca dan perkembangan kondisi atmosfer terkini melalui aplikasi InfoBMKG, lalu laman resmi BMKG di https://cuaca.bmkg.go.id, kemudian https://stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id, dan https://iklim.bmkg.go.id.

Selain itu informasi cuaca secara berkala bisa dipantau di platform media sosial resmi BMKG Tanjungpinang melalui laman Instagram @stamet.tanjungpinang.bmkg.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kabut asap, jarak pandang di Pulau Bintan menurun hanya 1-3 kilometer

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Simalakama Gen Z: Beli Rumah-Gagal Bayar Cicilan Vs Kantong Tak Bolong

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Generasi Z menghadapi dilema ketika ingin memiliki rumah. Di satu sisi, rumah tetap menjadi kebutuhan dan bagian dari rencana hidup jangka panjang. Namun di sisi lain, mengambil KPR berarti harus siap mengunci sebagian pendapatan untuk cicilan selama bertahun-tahun.

Kondisi tersebut ikut menjadi sorotan di tengah realisasi penyaluran rumah subsidi yang masih jauh dari target pemerintah. Hingga akhir kuartal III 2026, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) baru tersalurkan 160.070 unit atau 45,73% dari target 350.000 unit.

Kepala Departemen Riset Colliers Indonesia Ferry Salanto menilai kondisi tersebut tidak tepat jika langsung dikaitkan dengan anggapan bahwa Gen Z lebih memilih menghabiskan uang untuk liburan atau mencari pengalaman dibanding membeli rumah.

"Harus hati-hati menyimpulkan penurunan jumlah rumah subsidi karena Gen Z lebih memilih lifestyle untuk berlibur daripada membeli rumah. Menurut saya enggak sesimpel itu. Persoalan yang lebih fundamental adalah affordability dan bankability, yaitu kemampuan mereka dan apakah mereka layak dinilai oleh bank untuk bisa mencicil," ujar Ferry dalam konferensi pers Colliers, Rabu (7/10/2026).

Bagi kelompok usia muda, persoalannya bukan sekadar menemukan rumah dengan harga yang sesuai. Mereka juga harus menghitung kemampuan menyediakan uang muka, biaya transaksi, hingga memastikan cicilan bulanan tidak membuat keuangan sehari-hari terlalu tertekan.

"Setiap orang pasti punya keinginan untuk memiliki rumah, tetapi masalahnya kemampuan untuk masuk ke pasar perumahan ini memang semakin sulit dan semakin berat. Jadi bukan hanya soal harga rumahnya, tapi juga kemampuan menyediakan uang muka, biaya transaksi, kemudian apakah mereka bisa konsisten mencicil setiap bulannya, dan yang paling penting apakah mereka dinilai layak oleh bank," kata Ferry.

Dilema semakin besar bagi mereka yang baru memasuki dunia kerja. Pendapatan masih berada pada tahap awal pertumbuhan, sementara biaya hidup terus berjalan dan kebutuhan sehari-hari tidak bisa dihentikan hanya karena seseorang ingin mengejar kepemilikan rumah.

"Kalau dalam kelompok konsumen usia muda, persoalannya memang lebih terasa karena banyak yang masih berada pada tahap awal karier. Pertumbuhan pendapatannya juga belum tentu sejalan dengan kenaikan biaya hidup. Karena masih awal karier, persoalan bankability atau kelayakan di bank itu jadi lebih berat," tutur Ferry.

Di tengah kondisi tersebut, menjaga agar kantong tetap aman menjadi pertimbangan penting sebelum mengambil KPR. Sebab, persoalan pembiayaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membayar cicilan pada bulan pertama, tetapi juga kemampuan mempertahankannya dalam jangka panjang.

Riwayat keuangan juga dapat menentukan peluang Gen Z mendapatkan KPR. Pinjaman konsumtif hingga pinjaman online dapat masuk dalam penilaian bank dan berpotensi memengaruhi kelayakan calon debitur.

Meski demikian, keinginan memiliki rumah tidak hilang begitu saja. Generasi muda hanya perlu menata ulang prioritas antara kebutuhan hidup saat ini dengan komitmen finansial untuk memiliki rumah di masa depan.

"Pada dasarnya setiap manusia yang sudah punya rencana untuk berkeluarga dan menjadi pribadi yang lebih baik, pasti membutuhkan perumahan. Jadi menurut saya bukan berarti mereka tidak tertarik membeli rumah, tetapi mereka harus melakukan penyesuaian prioritas karena membeli rumah membutuhkan komitmen finansial yang jauh lebih besar dan jangka panjang," ujar Ferry.

(dce) [Gambas:Video CNBC]