Jadi intinya...
Liputan6.com, Jakarta - Lesti Kejora kini jadi salah satu pedangdut wanita terpopuler di Tanah Air. Ibu tiga anak yang jadi juara D'Academy tahun 2014 itu punya karier yang cemerlang selama lebih dari satu dekade.
Ternyata, salah satu yang membuat karier juri Dangdut Academy 8 ini bisa bertahan lama adalah ketertarikan Lesti pada dunia musik yang sudah ada dan diasah sejak masih belia. Diakui Lesti, dirinya mulai nyanyi dari panggung ke panggung mulai umurnya masih 5 tahun.
"Di umur 5 tahun itu dedek (Lesti) udah berani untuk tampil. Karena di usia 5 tahun itu kalo nggak salah dedek TK ngisi acara dari panggung ke panggung pas 17-an, kenaikan kelas. Support dari orang tua kan juga besar banget gitu," tutur Lesti dalam sebuah wawancara eksklusif bersama KapanLagi.com
Tak hanya gemar bernyanyi, Lesti juga punya tekad untuk bisa jadi penyanyi yang suara dan karyanya dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Hal itulah yang akhirnya mendorong Lesti mengikuti audisi Dangdut Academy musim pertama.
"Dedek nggak mau sekedar jadi penyanyi aja, dedek pengen jadi penyanyi yang nggak sekedar bernyanyi untuk diri sendiri, atau lagu ini dedek nyanyi terus udah, selesai," katanya.
"Tapi dedek pengen jadi penyanyi yang (karyanya) bisa dinikmati oleh semua kalangan, dedek pengen jadi penyanyi yang attitude-nya bagus, penyanyi yang hebat. Sehingga orang-orang bisa melihat kemampuan dedek, melihat potensi dedek dalam bernyanyi," imbuh penyanyi 21 tahun itu.
Keinginan untuk terus belajar juga menjadi faktor lain yang mendukung niatnya daftar audisi DA. Dengan restu orang tua, Lesti lantas mencoba peruntungan mengikuti kompetisi tersebut.
"Intinya sih dedek pengen terus belajar menjadi seorang penyanyi yang profesional. Makanya pada saat itu dedek memutuskan minta izin sama orang tua, dedek pengen banget ikutan Dangdut Academy. Apalagi ini kan kompetisi besar pertama yang dedek ikutin," pungkas Lesti.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Ruth Sahanaya Ungkap Tantangan Nyanyikan Lagu Hits Kekinian Bareng The Icon di HUT ke-36 SCTV
matamata.com - Tim gabungan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berhasil memadamkan titik api yang membakar seluas 13,8 hektare kawasan hutan konservasi di Provinsi Kalimantan Timur.
Area terdampak mencakup Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Bengalon seluas 2,8 hektare dan Taman Hutan Raya (Tahura) Kutai Kartanegara seluas 11 hektare.
Analis Kebijakan Bidang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Kaltim, Darussalam, menyatakan bahwa pemadaman dilakukan secara cepat untuk mencegah kerusakan keanekaragaman hayati di area konservasi.
"Kami bersama seluruh elemen bergerak cepat melokalisasi api agar tidak meluas merusak keanekaragaman hayati, terutama di kawasan hutan konservasi," ujar Darussalam di Samarinda, Senin (24/8/2026).
Regu pemadam terpadu yang terdiri dari puluhan personel langsung diterjunkan ke lokasi begitu titik panas (hotspot) terdeteksi oleh sistem pemantauan. Tim ini gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian, TNI, Manggala Agni, serta relawan Masyarakat Peduli (MPA).
Darussalam menyoroti peran strategis lebih dari 5.000 relawan MPA di tingkat perdesaan yang menjadi garda terdepan dalam respons cepat pemadaman awal. Para relawan telah dibekali pengetahuan mitigasi serta teknik penggunaan alat pemadam manual sebelum ditugaskan di lapangan.
Meski menghadapi tantangan berat berupa medan perbukitan yang menanjak dan jarak tempuh hingga lima jam perjalanan, sinergi lintas instansi tersebut berhasil menekan luasan kebakaran di kawasan hutan perlindungan.
Berdasarkan data laporan Karhutla Kaltim per Agustus 2026, total area yang terbakar mencakup 475,44 hektare. Dari angka tersebut, 256,20 hektare berada di Area Penggunaan Lain (APL) atau wilayah non-kawasan hutan, sedangkan 219,25 hektare sisanya berada di dalam kawasan hutan.
Secara umum, kondisi karhutla di Kalimantan Timur pada musim kemarau kali ini dinilai masih relatif terkendali dibandingkan dengan provinsi tetangga. Selain kesiapsiagaan tim pemadam, keberhasilan ini didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat sekitar kawasan konservasi untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.
Dinas Kehutanan Kaltim memastikan akan terus mengoptimalkan edukasi dan patroli rutin bersama berbagai pihak guna menjaga keamanan seluruh ekosistem hutan hingga musim kemarau berakhir. (Antara)
Situbondo (ANTARA) - Redaktur Karkhas (karangan khas) Perum LKBN ANTARA Masuki M. Astro memaparkan fungsi dari pers saat menjadi narasumber kegiatan sosialisasi yang digelar anggota DPRD Jawa Timur di Kabupaten Situbondo, pada Senin.
Kegiatan sosialisasi DPRD Jatim berkolaborasi dengan PWI Situbondo bertajuk "Literasi Jurnalistik di Era Disrupsi Media" di Situbondo ini dihadiri unsur kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan SMA sederajat, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) tingkat SD. Fatayat NU, TP PKK, IPNU dan IPPNU dan sejumlah wartawan.
"Dalam konteks secara umum yang diakui seluruh dunia, dan kebetulan juga ada dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, fungsi itu setidaknya ada empat, yakni memberi informasi, mendidik, menghibur dan menjadi kontrol sosial," kata Mas Uki, sapaanya, memulai menyampaikan materi dengan topik "Menyelami Kerja Wartawan Menyingkap yang Tersembunyi" itu.
Mengutip dari buku karya wartawan senior Parni Hadi berjudul "Jurnalisme Profetik", katanya, pekerjaan wartawan itu mewarisi tugas kenabian, dan selayaknya profesi jurnalis juga meniru sifat-sifat kenabian yang terdiri dari siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan pesan) dan fathonah (pintar/cerdas).
Bahkan, lanjut Mas Uki, dalam buku mantan Pimpinan Redaksi LKBN ANTARA dan mantan Direktur LPP RRI itu mengutip firman Allah dalam Al Quran surah Al Kahfi ayat 56 yang berbunyi "Dan kami tidak mengutus para Rasul, melainkan untuk menyampaikan kabar gembira dan sebagai pemberi peringatan".
"Saya yakin, Bapak Parni Hadi tidak sedang menyamakan wartawan dengan nabi, tapi dari pernyataan ini beliau ingin menggugah kesadaran para wartawan untuk menjalankan pekerjaan kewartawanan itu dengan niat hati yang mulia, sebagaimana tugas kenabian," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga berharap kepada peserta sosialisasi turut berkontribusi bagaimana menjaga agar jurnalistik berjalan dengan baik dan sehat, salah satunya dengan menjaga diri dari perbuatan melanggar aturan, sehingga tidak menggoda wartawan untuk mengabarkan kabar negatif kepada masyarakat.
"Bapak dan ibu, selemah-lemahnya iman itu saling mendoakan, dan kalau bertemu dengan teman-teman wartawan, saling mengingatkan, bahwa pekerjaan jurnalistik itu sangat mulia dan jangan dinodai dengan kegiatan-kegiatan yang justru merusak nilai-nilai pengabdian dari pekerjaan sebagai wartawan," kata Mas Uki.
Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Zainiye menyampaikan kegiatan sosialisasi bekerja sama dengan PWI Situbondo itu untuk memberikan literasi jurnalistik, salah satunya mengenai aturan yang mengikat profesi wartawan.
"Literasi jurnalistik ini akan menambah wawasan masyarakat tentang kerja wartawan mulai menghimpun data hingga menjadi sebuah berita. Mari kita dukung pers yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan dan keberimbangan yang berpedoman pada UU 40/1999 tentang Pers," katanya.
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah yang juga hadir dalam kegiatan itu menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Jatim Zainiye karena terus memberikan perhatiannya, yang pada saat ini kepada dunia jurnalistik.
"Kemarin-kemarin perhatian pada dunia pendidikan yang tiada henti, baik dari PAUD, TK, RA. Semoga acara ini menjadi penguat kepada kita semua di era teknologi makin maju," tuturnya.
Ketua PWI Situbondo Diana menambahkan, Persatuan Wartawan Indonesia harus bersinergi dengan pemangku kebijakan termasuk DPRD dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, salah satunya terkait dengan aturan wartawan dalam bekerja.
"Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, kejaksaan, termasuk dengan ormas, untuk mendukung kami mengedukasi kepada publik," katanya.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
ILUSTRASI. Mandiri - kontan native online (BANK MANDIRI/NATIVE)
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mandiri buka suara lewat media sosial resminya terkait isu pemblokiran rekening donasi warga untuk aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 mendatang.
Lewat pernyataan di akun X resminya, Bank Mandiri menyebutkan bahwa pemblokiran dilakukan atas arahan dari aparat penegak hukum yang diterima. Dalam prosesnya, bank berkode saham BMRI ini mengklaim tak ada ketentuan yang dilanggar.
"Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku," demikian tertulis dalam unggahan pada Minggu (23/8/2026).
Baca Juga: Saham BMRI, BBRI, BBNI, BBCA Kompak Turun, Ada Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
Atas ketidaknyamanan yang dirasakan nasabah dan masyarakat, Bank Mandiri juga meminta maaf lewat unggahan tersebut. Bank memastikan komitmen penerapan prinsip GCG, kepatuhan, dan kehati-hatian dalam menjalankan layanan perbankan bakal terus dikedepankan.
Untuk diketahui, rekening yang diblokir Bank Mandiri merupakan rekening atas nama Supriyono, salah satu warga Pati yang akan berunjuk rasa bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) pada Kamis, 27 Agustus 2026 nanti.
Melansir dari Kompascom, rekening tersebut digunakan untuk menggalang donasi warga, yang mana dana donasi tersebut bakal digunakan untuk kebutuhan unjuk rasa.
Pemblokiran dilakukan pada Jumat, 21 Agustus 2026 lalu. Sebelum diblokir, pemilik mengetahui jumlah dana yang telah terkumpul mencapai Rp 80 juta. Hingga pemblokiran terjadi, pemilik rekening sama sekali tidak menerima informasi terkait dari pihak bank.
Unjuk rasa sendiri rencananya digelar di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan dua tuntutan utama, yakni pengesahan Rencana Undang-undang (RUU) Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah mempersilakan warga Pati untuk menggelar unjuk rasa, asal berlangsung tertib dan tidak anarkis.
Baca Juga: Laba BNI (BBNI) di Juli 2026 Tertekan Biaya Dana, Analis Pasang Target di Rp 4.800
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terus mendorong kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang telah dibentuk agar memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengutamakan pelayanan terbaik bagi wisatawan.
"Pelayanan yang baik itu harus diberikan sehingga wisatawan dapat berasa aman, tertib, bersih dan memberikan kesan yang baik bagi pengunjung," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat, Senin.
Menurutnya kelompok sadar wisata saat ini sudah ada di Pantai Sasak, Pantai Sikabau dan Pantai Air Bangis.
"Setiap pertemuan kita selalu mendorong Pokdarwis agar lebih maksimal melayani pengunjung. Evaluasi terus kita lakukan," kata dia.
Dia mengatakan keberadaan pokdarwis sangat penting dalam upaya mencapai target kunjungan wisatawan selama 2026.
"Untuk 2024 lalu tingkat kunjungan wisatawan 40 ribu orang lebih. Untuk 2025 mencapai 60 ribu kunjungan. Pada 2026 ini akan terus ditingkatkan," katanya.
Ia mengatakan, untuk mencapai target itu pihaknya secara bertahap membenahi objek wisata yang ada khususnya objek wisata pantai
Destinasi pantai barat khatulistiwa itu meliputi wisata pantai mulai dari Katiagan, Mandiangin, Muaro Bingung Kinali, Pantai Sasak, Pantai Maligi, Sikilang, Sikabau dan Pantai Air Bangis.
Pantai Air Bangis itu berada di Kecamatan Sungai Beremas yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Ibu Kota Pasaman Barat, Simpang Empat.
Selain bisa menikmati keindahan pantai Air Bangis, di lokasi itu juga menawarkan pusat kerajinan ibu-ibu berupa sulaman "bonang omeh" (benang emas), pengolahan ikan asin dan kerajinan batik di Desa Baru.
Lalu Pantai Sasak dengan pilihan pohon seribu dan Pantai Indah Maligi dengan hamparan pasir putih.
Lokasi itu berada di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia yang berjarak sekitar 20 kilometer lebih dari Simpang Empat.
Pantai ini selalu ramai dikunjungi dengan hamparan pohon mahoni di tepi pantai yang indah.
Di lokasi ini juga bisa menikmati wisata kuliner dengan ciri khasnya gulai sabo dan "panggang" (bakar) ikan sobam. Begitu juga di Pantai Indah Maligi dengan kuliner "randang" (rendang) lokan.
Pantai indah Maligi memiliki potensi wisata yang indah dan kawasan konservasi lingkungan dan konservasi penyu.
Pihaknya juga secara bertahap membangun parkir, toilet atau water closet, rumah panggung dan membenahi jalan.
Di sektor sumber daya manusia juga dilakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi pengelola.
Senin, 24 Agustus 2026 16:21 WIB
Delegasi UMS dari sebelah kanan terdiri atas Kepala Subdirektorat Talenta Inovasi dan Prestasi Ir. Muh. Al Fatih Hendrawan, M.T., Direktur DKPTI UMS Ir. Ahmad Kholid Alghofari, M.T., serta Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) semakin menegaskan kiprahnya di tingkat internasional setelah dipercaya menjadi venue utama penyelenggaraan ABU Robocon 2027 di Indonesia.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan penerimaan resmi bendera tuan rumah ABU Robocon dari Hong Kong kepada Indonesia pada rangkaian penutupan ABU Robocon 2026.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS Ahmad Kholid Al Ghofari, S.T., M.T., menyampaikan momentum tersebut menjadi langkah penting bagi UMS untuk menunjukkan kapasitasnya dalam mendukung pengembangan inovasi dan teknologi robotika di tingkat Asia-Pasifik.
“UMS tidak hanya akan menyediakan tempat penyelenggaraan, tetapi juga mengambil peran dalam memastikan kompetisi berjalan sesuai standar internasional,” kata Kholid saat diwawancarai Senin.
Menurutnya, kepercayaan menjadi venue ABU Robocon 2027 juga membuka peluang bagi UMS untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem riset dan teknologi robotika dunia. Penyelenggaraan kompetisi internasional tersebut diharapkan mampu menghadirkan atmosfer akademik yang semakin kuat sekaligus menginspirasi mahasiswa dan generasi muda untuk mengembangkan budaya riset, kreativitas, dan inovasi teknologi.
“UMS siap secara penuh, baik dari sisi infrastruktur kampus, sumber daya manusia, maupun perencanaan teknis. Setelah melihat secara langsung operasional ABU Robocon di Hong Kong, kami semakin optimistis dapat menyelenggarakan kompetisi dengan standar internasional,” ungkap Kholid.
Ia menjelaskan delegasi UMS hadir di Hong Kong tidak hanya untuk mengikuti rangkaian ABU Robocon 2026, tetapi juga melakukan observasi dan studi lapangan terhadap tata kelola penyelenggaraan kompetisi robotika internasional.
Dalam kunjungan tersebut, UMS memperoleh gambaran langsung mengenai standar teknis arena pertandingan, pengelolaan logistik robot antarnegara, sistem penyiaran, keamanan arena, hingga pelayanan dan akomodasi bagi kontingen mancanegara.
Delegasi UMS terdiri atas Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., Direktur DKPTI UMS Ir. Ahmad Kholid Alghofari, M.T., serta Kepala Subdirektorat Talenta Inovasi dan Prestasi Ir. Muh. Al Fatih Hendrawan, M.T. Ketiganya mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus melakukan koordinasi sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ABU Robocon tahun berikutnya.
Selama berada di Hong Kong, perwakilan UMS mengamati keseluruhan alur pertandingan yang diikuti 16 peserta dari 15 negara di kawasan Asia-Pasifik. Delegasi juga melakukan pertemuan koordinasi dengan penyelenggara ABU Robocon 2026, Radio Television Hong Kong (RTHK) dan Hong Kong Science and Technology Parks Corporation (HKSTP), serta komite ABU Robocon.
Kholid menerangkan UMS dalam prosesi penyerahan bendera bertindak sebagai wakil resmi Indonesia dengan mewakili TVRI selaku host broadcaster ABU Robocon 2027. Penerimaan estafet tuan rumah dari Hong Kong tersebut sekaligus menegaskan kesiapan UMS menjadi venue utama penyelenggaraan kompetisi pada tahun mendatang.
Sejumlah aspek pun mulai menjadi fokus persiapan UMS, mulai dari penyediaan gedung atau hall pertandingan sesuai spesifikasi arena robot ABU Robocon hingga penyiapan sistem teknis dan penyiaran. UMS juga akan melakukan koordinasi intensif dengan TVRI terkait kebutuhan live broadcasting, jaringan data berkecepatan tinggi, serta kebutuhan teknis lainnya.
Selain itu, kesiapan logistik menjadi perhatian penting, khususnya berkaitan dengan pengiriman robot dari berbagai negara, akomodasi, transportasi kontingen, keamanan, layanan medis, hingga aksesibilitas selama penyelenggaraan. UMS juga akan mempersiapkan kepanitiaan lokal dan relawan untuk mendukung pelayanan kepada peserta internasional secara profesional.
UMS berharap penyelenggaraan ABU Robocon 2027 dapat menjadikan Indonesia tuan rumah yang ramah dan profesional sekaligus semakin memperkuat reputasi UMS dalam pengembangan talenta inovasi dan teknologi. Prosesi hand over flag kepada Indonesia berlangsung pada Awarding Ceremony sekaligus penutupan ABU Robocon 2026 di Hong Kong, Minggu (23/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ABU Robocon yang berlangsung pada 20–25 Agustus 2026.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyebut kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra Selatan saat ini dalam keadaan terkendali, meskipun persoalan asap masih menjadi perhatian.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan Karhutla, di Posko, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (24/8/2026).
"Sumatra Selatan dalam keadaan terkendali, hanya memang masalah asap, ya karena tadi ya posisi terendah," kata Prabowo, usai mendengar laporan dari pejabat daerah terkait.
Prabowo juga sempat menanyakan langkah yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani persoalan asap yang masih muncul di sejumlah wilayah Sumatra Selatan.
"BNPB tidak ada upaya untuk menghilangkan asap, apakah bisa dengan pesawat terbang atau bagaimana?" tanya Prabowo.
Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen (Purn.) TNI Bambang Eko Pratolo, menjelaskan penanganan karhutla selama ini dilakukan dua metode utama yakni operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing.
Selain melalui operasi udara BNPB juga mengerahkan satuan darat untuk menangani titik kebakaran yang sulit dijangkau, terutama lokasi yang tidak memiliki sumber air memadai.
"Di banyak lahan, fire spot yang tidak mendukung sumber air kami berkoordinasi dengan Satgas Darat untuk menyelesaikannya," kata Bambang Eko.
Mendengar penjelasan itu, Prabowo meminta agar lokasi yang sulit mendapatkan air dapat dibantu dengan pembangunan sumur bor.
Sisa 199 Hektare Masih Terbakar di Sumsel
Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak memberikan laporan kepada presiden bahwa area luasan lahan yang masih terbakar di Sumatra Selatan hanya 199 hektare.
"Dari data yang tadi disampaikan sekarang di sini lebih baik lagi, sebenarnya yang terbakar 199 hektare," kata Maruli.
Merespons hal itu, Prabowo memutuskan untuk tidak memberikan tambahan helikopter. Dia meminta agar tim satuan tugas penanganan karhutla memaksimalkan fasilitas yang ada, untuk memadamkan kebakaran yang terjadi.
"Terima kasih KSAD, berarti pak Yusuf ditahan dulu tambahan helikopternya, dan satgas udara laksanakan itu, mainkan itu pilot2nya diminta untuk ... hati hati tapi ini. saya kira 200 (199) hektare bisa kita tutup dalam waktu dekat, dan nanti tim-tim semua termasuk pencegahan ya pangdam kapolda, patroli," kata Prabowo.
Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Sumatra Selatan Iqbal Alisyahbana melaporkan kondisi karhutla di Sumsel, saat memberikan paparan. Jumlah titik panas atau hotspot mencapai 12.956 di antara di Kabupaten Ogan Komering Ilir 2.435 titik, Musi Banyuasin 2.139 titik, Muara Enim 1.909 titik.
"Jumlah titik hotspot ini sangat meningkat dibulan Agustus ini yang mana di bulan Juli ada 2.096 titik hotspot meningkat sampai dengan tanggal 23 ada 8.044 titik hotspot yang terjadi di Sumatra Selatan," katanya.
Adapun total luas lahan yang terbakar di Sumatra Selatan hingga 23 Agustus 2026, mencapai 1.926 hektare. Luasan ini membuat Sumatra Selatan menempati peringkat ke - 18 dari 36 provinsi di Indonesia. Dengan total rekapitulasi kebakaran hutan mencapai 1.723 kejadian.
Terkait dengan indeks pencemaran usara (ISPU) di Kota Palembang masuk dalam kategori tidak sangat tidak sehat, begitu juga dengan sembilan kota lainnya.
"Hanya dua kota yang masih dakan kategori baik, yaitu hanya di Musi Rawas dan Musi Selatan," tuturnya.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
ILUSTRASI. Transaksi pembayaran lintas negara atau cross-border di sektor perjalanan masih menunjukkan pertumbu (Dok/DOKU)
Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi pembayaran lintas negara atau cross-border di sektor perjalanan masih menunjukkan pertumbuhan sepanjang 2026. Kendati demikian, laju pertumbuhannya lebih moderat dibandingkan periode pemulihan setelah pandemi.
VP of Business Development (Airlines & Travel) DOKU, Dinus Hafis mengatakan, pertumbuhan transaksi cross-border antara lain ditopang meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia dan pemulihan perjalanan bisnis.
Selain itu, semakin banyak merchant Indonesia yang melayani konsumen internasional. Perkembangan kerja sama pembayaran regional, termasuk konektivitas QR lintas negara, turut mempermudah transaksi wisatawan asing di Indonesia.
"Kami melihat transaksi cross-border tetap bertumbuh sepanjang 2026, meskipun lajunya lebih moderat dibanding masa pemulihan pasca pandemi," kata Dinus, akhir pekan lalu.
Meski transaksi lintas negara terus berkembang, transaksi domestik masih mendominasi portofolio Doku. Sementara itu, peningkatan mobilitas wisatawan internasional mendorong kebutuhan pelaku usaha untuk dapat melayani pembayaran global.
Dinus mengatakan, preferensi pembayaran wisatawan asing umumnya mengikuti kebiasaan di negara asal. Wisatawan dari Eropa dan Amerika masih banyak menggunakan kartu kredit internasional. Sementara wisatawan dari sejumlah negara Asia semakin terbiasa menggunakan dompet digital dan pembayaran berbasis QR.
Baca Juga: Implementasikan PSAK 117, Laba Indonesia Re Melompat Hampir 550%
Menurut Dinus, wisatawan pada dasarnya membutuhkan proses pembayaran yang cepat, aman, dan dapat diterima secara luas sehingga tidak perlu membawa atau menukarkan uang tunai dalam jumlah besar. Bagi merchant, semakin banyak metode pembayaran yang dapat diterima juga membuka peluang untuk meningkatkan konversi transaksi.
Namun, transaksi cross-border memiliki sejumlah tantangan. Pelaku usaha harus menghadapi risiko fluktuasi nilai tukar, waktu settlement yang lebih panjang, biaya transfer internasional dan korespondensi bank, hingga perbedaan regulasi dan kepatuhan antarnegara.
Risiko fraud juga menjadi perhatian karena transaksi lintas negara dinilai memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan transaksi domestik. Selain itu, perbedaan sistem pembayaran antarnegara dapat memunculkan risiko kegagalan pembayaran.
"Semakin luas jangkauan bisnis internasional suatu perusahaan, semakin kompleks pula pengelolaan risiko pembayaran yang harus dilakukan," ujar Dinus.
Dinus menambahkan, tantangan lain adalah mengintegrasikan berbagai jaringan pembayaran internasional sekaligus menjaga proses pembayaran tetap sederhana bagi merchant.
Hal tersebut mencakup kepatuhan terhadap regulasi di berbagai negara, pengelolaan risiko fraud lintas negara, optimalisasi tingkat keberhasilan transaksi, serta kecepatan dan transparansi proses settlement.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ardhasena Sopaheluwakan menyebutkan kondisi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan berpotensi terbawa hingga ke negara tetangga akibat adanya pengaruh pergerakan angin.
"Asap karhutla sampai ke negara tetangga karena terbawa angin," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Ardhasena menjelaskan asap karhutla dapat bergerak mengikuti pola angin musiman yang secara rutin terjadi. Kondisi tersebut membuat asap dari wilayah Indonesia berpotensi mencapai kawasan negara lain.
"Angin musiman yang rutin terjadi," lanjut dia.
Ardhasena mengatakan langkah penanganan dan antisipasi dampak asap karhutla saat ini dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Lebih lanjut, BNPB meminta negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura tidak saling menyalahkan terkait dampak asap karhutla di Kalimantan.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB Berton Pandjaitan mengatakan karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Karena itu, penanganannya perlu dilakukan bersama tanpa memperdebatkan sumber asap secara spekulatif.
"Jadi pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bersama-sama mengurangi dampak asap lintas batas," ujarnya.
Berton mengatakan pemerintah Indonesia memahami kekhawatiran negara-negara tetangga terhadap kemungkinan dampak asap lintas batas. Pemerintah, menurut dia, telah mengerahkan sumber daya besar untuk mengendalikan karhutla.
"Yang perlu kami sampaikan, Indonesia saat ini sudah melakukan upaya secara optimal dan mengerahkan sumber daya yang sangat besar untuk mengendalikan karhutla," ungkapnya.
Penanganan dilakukan melalui pemadaman darat, patroli dan pemadaman udara, water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca, hingga penguatan personel TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Berton menyebut pemerintah telah mengerahkan 52 pesawat untuk operasi karhutla di enam provinsi prioritas. Sebanyak 30 pesawat beroperasi di Kalimantan, sedangkan 22 pesawat lainnya ditempatkan di Sumatra.
Pemerintah juga menambah kekuatan TNI AU untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
"Jadi fokus kita saat ini adalah mengendalikan api sedekat mungkin dari sumbernya dan secepat mungkin, karena apabila sumber kebakaran dapat dikendalikan, maka produksi asap dan potensi dampak lintas batas juga dapat kita tekan," ucap Berton.
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 24 Agustus 2026 16:21 WIB
Kakanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor (tengah) saat mengikuti Shalat Istisqo di Palangka Raya, Minggu. ANTARA/Kanwil Kemenkum Kalteng.
Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) turut berikhtiar dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa atau shalat minta hujan dan doa Bersama yang diselenggarakan Pemprov Kalteng di Bundaran Talawang, Kota Palangka Raya Minggu lalu.
"Kita bersama-sama berikhtiar, tidak hanya melalui upaya penanganan di lapangan, tetapi juga dengan memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi di Kalimantan Tengah kembali aman," kata Kakanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor di Palangka Raya, Senin.
Dia menambahkan bahwa yang tidak kalah penting dalam penanganan dan antisipasi karhutla adalah membangun kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kehadiran Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadapi karhutla sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan khidmat, dengan harapan hujan segera turun membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan Kalimantan Tengah.
Sebelumnya, pada Minggu pagi, Pemprov Kalteng menggelar Shalat Istisqa dan doa Bersama gabungan antara Pemprov, TNI/Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan Islam dan masyarakat sebagai bentuk ikhtiar bersama memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun di Kalimantan Tengah.
Setelah salat, peserta mengikuti khotbah dan doa bersama dengan penuh kekhusyukan, memohon agar hujan segera turun membawa rahmat, keberkahan, keselamatan, dan kemudahan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Pada momen itu, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama tim gabungan TNI/Polri dan berbagai komponen masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman di wilayah yang masih mengalami kebakaran hutan dan lahan.
Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta mengajak seluruh lapisan masyarakat memanjatkan doa agar hujan segera turun.
Baca juga: Kanwil Kemenkum perkuat profesionalitas pengelolaan APBN
Baca juga: Kanwil Kemenkum Kalteng perkuat kesadaran masyarakat lindungi kekayaan intelektual
Baca juga: Kemenkum Kalteng teguhkan transformasi pelayanan hukum yang berdampak
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.