DPKPP: Mimika masih butuhkan 23.498 rumah sehat layak huni - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah, hingga kini masih membutuhkan sebanyak 23.498 rumah sehat layak huni untuk warga setempat yang bermukim di 18 distrik (kecamatan).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Mimika Abriyanti Nuhuyanan di Timika, Senin, mengatakan sejak 2018 hingga 2025 telah dibangun sebanyak 1.292 rumah sehat layak huni di seluruh Mimika.

Menurutnya, anggaran pembangunan rumah sehat layak huni tersebut bersumber dari dana APBD maupun dana Otsus Papua.

"Kebutuhan rumah sehat layak huni di Mimika masih sangat banyak. Masih di atas angka 20 ribuan unit," kata Abriyanti.

Adapun tahun ini Pemkab Mimika akan membangun sebanyak 353 rumah layak huni untuk masyarakat.

Pembangunan perumahan tersebut terbagi atas empat program yaitu program pembangunan rumah baru layak huni dalam rangka pencegahan terhadap kumuh sebanyak 298 unit tersebar pada 15 distrik di Mimika.

Rinciannya yaitu Distrik Agimuga (4 unit), Amar (3 unit), Iwaka (21 unit), Jita (3 unit), Kuala Kencana (63 unit), Kwamki Narama (18 unit), Mimika Barat dan Mimika Barat Jauh masing-masing 6 unit.

Selanjutnya Distrik Mimika Tengah 3 unit, Mimika Baru 93 unit, Mimika Tengah 10 unit, Mimika Timur 8 unit, Mimika Timur Jauh 4 unit, Tembagapura 3 unit, dan Wania sebanyak 53 unit.

Selain itu pihaknya membangun rumah layak huni yang bersumber dari anggaran Otsus sebanyak 36 unit, tersebar di Distrik Jita 29 unit dan Mimika Barat Tengah sebanyak 7 unit.

Juga dilaksanakan program peremajaan kawasan permukiman kumuh di wilayah Distrik Mimika Baru dengan jumlah rumah yang dibangun sebanyak 6 unit.

Terakhir pihaknya juga membangun rumah bagi korban bencana sebanyak 13 unit tersebar di Distrik Kuala Kencana sebanyak 3 unit dan Mimika Baru sebanyak 10 unit.

Abriyanti menyebut biaya pembangunan rumah layak huni di Mimika bervariasi menyesuaikan medan dan distribusi material bangunan. Untuk di wilayah perkotaan seperti di Distrik Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana, Iwaka dan Mimika Timur berkisar Rp450 juta per unit. Sementara untuk wilayah pegunungan bisa mencapai Rp1 miliar per unit.

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kementrans kirim 20 Tim Ekspedisi Patriot Unair lakukan riset di Manokwari - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Manokwari (ANTARA) - Kementerian Transmigrasi mengirimkan sebanyak 20 Tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Airlangga Surabaya untuk melakukan riset, kajian, serta pendampingan selama empat bulan bagi warga di daerah transmigrasi Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Wakil Bupati Manokwari Mugiyono di Manokwari, Senin, mengatakan pelaksanaan Ekspedisi Patriot merupakan upaya pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan kawasan transmigrasi berbasis ilmu pengetahuan agar semakin maju dan mandiri.

"Kami berharap kegiatan ini menghasilkan peta potensi wilayah dan rekomendasi kebijakan yang digunakan ketika menyusun program pembangunan ke depannya," ucap Mugiyono.

Saat ini, kata Mugiyono, Kementerian Transmigrasi telah menetapkan lima program prioritas pembangunan nasional yaitu Trans Tuntas, Transmigrasi Lokal, dan Transmigrasi Patriot, yang disempurnakan dengan Trans Karya Nusantara serta Trans Gotong Royong.

Keterlibatan Tim Ekspedisi Patriot dinilai dapat meningkatkan kemampuan masyarakat di kawasan transmigrasi dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi lokal, sehingga mampu bertumbuh menjadi pusat ekonomi baru secara berkelanjutan dan berkeadilan.

"Lokasi pelaksanaan Ekspedisi Patriot 2026 berada di kawasan transmigrasi Distrik Prafi, Masni, Sidey dan Manokwari Utara," ujarnya.

Menurut dia penetapan kelima distrik oleh pemerintah pusat bukan tanpa alasan, tetapi merujuk pada data potensi sumber daya alam (SDA) yang hingga kini belum dikelola secara maksimal, baik di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lainnya.

Pengembangan potensi dimaksud membutuhkan pendekatan ilmiah, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan SDM kawasan transmigrasi melalui pendampingan dan pelatihan berkala agar dapat menghasilkan produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi.

"Termasuk perluasan jaringan pemasaran produk yang dihasilkan," ucap Mugiyono.

Perwakilan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga Prof Hery Purnomobasuki mengatakan pihaknya telah mempelajari hasil ekpedisi tahun 2025 oleh tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai upaya mengidentifikasi potensi baru yang akan digarap.

Tim yang berjumlah kurang lebih 100 orang terdiri dari sejumlah akademisi, alumni maupun mahasiswa berkomitmen mengoptimalkan waktu pelaksanaan ekspedisi selama empat bulan terhitung sejak Agustus, sehingga dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat.

"Tahun ini mayoritas tim dari Universitas Airlangga merupakan alumni. Banyak guru besar yang terlibat dalam ekspedisi di Manokwari," ujarnya.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bibit Siklon 94W picu cuaca ekstrem di Sumbar

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi pergerakan Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina yang memicu potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat serta gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia yang berlaku pada 3-6 Agustus 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra di Jakarta, Senin, mengatakan sistem dinamika atmosfer tersebut mempengaruhi pergerakan pola angin nasional hingga mencapai kecepatan maksimum 28 knot.

"Keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W di timur Filipina berdampak langsung pada pembentukan daerah konvergensi dan penumpukan massa udara basah di sejumlah wilayah," katanya.

Dia menambahkan sistem bibit siklon yang terpantau pada koordinat 15,3 derajat Lintang Utara (LU) dan 124,7 derajat Bujur Timur (BT) tersebut bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan angin maksimum 25 knot dan tekanan udara 1006 hektopascal (hPa)

Aktivitas Bibit Siklon 94W tersebut memicu terbentuknya konfluensi dan konvergensi yang membentang dari pesisir Aceh, Kalimantan, Jawa bagian barat, Sulawesi, hingga kawasan Papua.

Dampak pergerakan sistem cuaca ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Selain peningkatan curah hujan, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Sumatra, hingga Samudra Hindia selatan Jawa.

Sementara itu wilayah perairan seperti Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafuru, turut berpotensi menerjang gelombang sedang pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut, khususnya nelayan dan armada kapal feri, untuk memantau pembaruan informasi cuaca sebelum berlayar guna menghindari ancaman keselamatan.

Untuk masyarakat di daerah pesisir serta kawasan rawan banjir dan tanah longsor juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama periode pembentukan bibit siklon tersebut.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Agie.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Usai Kualanamu, Operator Bandara India Siap Perluas Investasi di Indonesia |Republika Online

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan operator bandara asal India, GMR, berencana memperluas investasinya di Indonesia setelah berinvestasi di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara. Indonesia dinilai menjadi salah satu mitra strategis India di kawasan ASEAN dengan prospek pertumbuhan sektor penerbangan yang masih besar.

Business Chairman, International Airports and Energy GMR Srinivas Bommidala mengatakan, hubungan Indonesia dan India semakin erat setelah saling kunjung antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto.

"Indonesia merupakan mitra strategis India di ASEAN. Karena itu kami berkomitmen memperluas investasi di sana," ujar Bommidala dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Menurut Bommidala, investasi GMR di Bandara Internasional Kualanamu merupakan langkah awal untuk memperkuat kehadiran perusahaan di Indonesia. Ia mengatakan, GMR ingin menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang telah disepakati kedua negara.

"Meski telah berinvestasi di Indonesia melalui Bandara Kualanamu Medan, hal itu kami nilai perlu diperluas," kata Bommidala.

Ia menilai Indonesia memiliki posisi penting bagi India, tidak hanya karena hubungan bilateral yang terus berkembang, tetapi juga karena ikatan sejarah kedua negara yang telah terjalin sejak lama.

"Karena misi kami adalah membangun platform penerbangan internasional yang terintegrasi dan tentu saja Indonesia sangat penting," ujarnya.

Selain di Indonesia, GMR juga mengembangkan bisnis pengelolaan bandara di sejumlah negara, seperti Filipina dan Yunani. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan terlibat dalam peningkatan operasional berbagai bandara internasional.

Terbaru, GMR membangun Bandara Alluri Sitarama Raju di Bhogapuram, India, yang diresmikan Perdana Menteri Narendra Modi. Bandara tersebut diproyeksikan menjadi salah satu gerbang yang menghubungkan Asia Selatan dan Asia Tenggara.

"Bandara yang dibangun dalam waktu dua tahun lima bulan ini merupakan bandara greenfield yang kami bangun dari nol, termasuk akses jalannya," ujar Bommidala.

Di Indonesia, GMR mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu melalui perusahaan patungan bersama PT Angkasa Pura Indonesia. Sementara di Yunani, GMR bermitra dengan pemerintah Yunani dan GEK Terna dalam pengembangan Bandara Heraklion di Pulau Kreta, serta memberikan layanan konsultasi teknis untuk Bandara Internasional Mactan-Cebu di Filipina.

Saat ini GMR mengoperasikan sembilan bandara dengan total rata-rata 121 juta penumpang per tahun.

"Saat ini, GMR terlibat dalam operasional sembilan bandara dengan jumlah penumpang mencapai rata-rata 121 juta penumpang. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu operator bandara terbesar di dunia," kata Bommidala.

Kapolres Nabire: 737 personel gabungan amankan aksi KNPB - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Nabire (ANTARA) - Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengatakan aksi penyampaian aspirasi yang digelar simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin, berlangsung aman dan kondusif di bawah pengamanan 737 personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait.

Dia mengatakan aksi yang berlangsung sejak pukul 08.00-13.20 WIT itu berjalan tertib tanpa bentrokan berkat sinergi aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan massa aksi.

"Seluruhnya puji Tuhan, alhamdulillah, lancar, aman, dan kondusif. Ini semua berkat kerja sama, sinergitas antara kami TNI-Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, termasuk komunikasi terbuka antara adik-adik korlap KNPB dengan kami," kata Samuel di Nabire, Senin.

Dia mengatakan komunikasi dua arah tersebut memudahkan aparat mengatur jalannya penyampaian aspirasi sehingga berlangsung lebih cepat dibandingkan aksi-aksi sebelumnya dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.

Menurut dia, pendekatan dialogis akan terus dikedepankan pihak kepolisian apabila terdapat penyampaian aspirasi serupa pada masa mendatang agar hak masyarakat menyampaikan pendapat tetap terlindungi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Kabupaten Nabire yang tidak terpengaruh isu-isu provokatif maupun informasi bohong mengenai potensi kericuhan sehingga aktivitas masyarakat selama aksi berlangsung tetap berjalan normal.

"Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire karena tidak terpengaruh dengan isu-isu provokatif yang sengaja disampaikan di beberapa media. Aktivitas masyarakat sampai saat ini tetap aman, nyaman, dan lancar," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa informasi mengenai adanya peserta aksi yang ditahan di Polres Nabire tidak benar. Menurut dia, aparat hanya mengamankan pihak yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sela-sela kegiatan sesuai prosedur hukum.

"Tidak ada yang ditahan terkait aksi. Yang diamankan itu karena ada peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan peserta aksi dengan masyarakat, sehingga kami tangani sesuai prosedur," katanya.

Polres Nabire mengerahkan 737 personel gabungan yang terdiri atas unsur Polres Nabire, Kodim, Batalyon 753/AVT, Denzipur, Korem, Lanal Nabire, Brimob Batalyon A, Satgas Operasi Damai Cartenz, Korbrimob III, dan Satpol PP untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi.

Seluruh personel diarahkan melaksanakan pengamanan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur, dengan mengedepankan pendekatan persuasif, menjaga sinergi antar instansi, serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pertamina sebut stok BBM di Kota Sorong aman hingga 17 hari ke depan - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Sorong (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dalam kondisi aman dengan cadangan stok di tingkat depo yang diperkirakan mencukupi hingga 17 hari ke depan.

Sales Area Manager Pertamina Sorong Arif R Hakim di Sorong, Senin, mengatakan stok tersebut mencakup sejumlah jenis BBM, seperti Pertalite, Pertamax, dan Biosolar.

"Kami pastikan stok di SPBU mencukupi. Cadangan stok di terminal atau depo kami bisa mencapai 17 hari ke depan untuk Pertalite, Pertamax, dan Biosolar," kata Arif usai melaksanakan pertemuan dengan DPR Kota Sorong.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Sorong, termasuk di SPBU Kilo 9, yang mengular hingga ke ruas Jalan Viktori.

Arif memastikan antrean panjang tersebut bukan disebabkan kelangkaan atau pengurangan kuota BBM di SPBU.

Menurut dia, SPBU reguler di Kota Sorong masing-masing mendapatkan kuota sekitar 15 kiloliter (KL) BBM per hari dan kuota tersebut tidak mengalami pengurangan.

"Tidak ada sama sekali pengurangan kuota di SPBU. Kami pastikan tidak ada kelangkaan dan tidak ada kekurangan stok di SPBU," ujarnya.

Ia menduga antrean yang membludak terjadi akibat kepanikan masyarakat setelah beredar sejumlah informasi yang belum dipastikan kebenarannya mengenai pembelian BBM bersubsidi.

Salah satu informasi yang beredar, kata dia, yakni kendaraan dengan pajak atau STNK yang tidak aktif disebut tidak diperbolehkan mengisi BBM bersubsidi.

"Kami imbau masyarakat tidak panik  dan tidak menanggapi isu-isu yang belum tentu kebenarannya," katanya.

Arif menegaskan informasi mengenai larangan kendaraan dengan pajak mati mengisi BBM bersubsidi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Ia menjelaskan operasional SPBU di Kota Sorong sebenarnya telah dimulai sejak pagi. Namun, antrean cenderung memuncak pada siang hari karena banyak masyarakat datang mengisi BBM pada waktu yang bersamaan.

"SPBU sudah mulai operasional di pagi hari. Mungkin karena kesibukan masyarakat sehingga antrean memuncak di siang hari," ujarnya.

Untuk mengatasi antrean, Pertamina telah mengerahkan tim ke sejumlah SPBU untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus membantu mengurai antrean kendaraan.

Pertamina juga memastikan pengisian ulang dapat segera dilakukan apabila stok di suatu SPBU memasuki kondisi kritis.

"Kalau nanti masuk level kritis sebelum habis, kami akan minta topping up ke depo untuk segera melakukan pengiriman ke SPBU," kata Arif.

Ia berharap kondisi antrean dapat segera kembali normal setelah masyarakat mendapatkan kepastian bahwa stok BBM tersedia dan tidak terjadi kelangkaan.

Terkait informasi mengenai kenaikan harga BBM, Arif juga memastikan tidak terdapat kenaikan harga yang perlu dikhawatirkan masyarakat dan harga BBM tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Ia mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok di SPBU maupun cadangan di depo dalam kondisi aman.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

DPMPTSP Kota Sorong: 17.000 pelaku usaha sudah kantongi NIB - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Sorong, Papua Barat Daya (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sorong, Papua Barat Daya, mencatat 17.000 pelaku usaha telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sejak pelayanan perizinan berusaha dibuka hingga awal Agustus 2026.

Kepala Bidang Kebijakan Layanan Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kota Sorong, Ronald Wally di Sorong, Senin, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi seluruh pelaku usaha yang terdaftar melalui sistem perizinan, mulai dari usaha mikro, kecil, hingga perusahaan berskala besar.

"Total perizinannya dari tahun 2018 sejak dibuka PTSP sampai hari ini itu sekitar 17.000 yang punya NIB," kata Ronald di Sorong.

Ia menjelaskan data tersebut mencakup berbagai jenis usaha dengan skala modal yang beragam, mulai dari pelaku usaha kecil seperti pedagang di pasar hingga perusahaan dengan modal Rp10 miliar lebih.

Menurut dia, NIB merupakan identitas bagi setiap pelaku usaha dan menjadi salah satu persyaratan utama dalam menjalankan kegiatan usaha di Indonesia.

Ronald mengibaratkan NIB seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi masyarakat. Jika KTP menjadi identitas seseorang maka NIB menjadi identitas suatu usaha.

"NIB itu fungsinya seperti KTP. KTP berlaku seumur hidup, NIB berlaku selama usaha itu berjalan," ujarnya.

Ia menjelaskan sistem perizinan berusaha di Indonesia saat ini telah terintegrasi secara nasional melalui Online Single Submission (OSS). Setiap pelaku usaha wajib terdaftar dalam sistem tersebut untuk memperoleh NIB dan memenuhi persyaratan perizinan sesuai jenis serta tingkat risiko usahanya.

Ronald menyebutkan dalam sistem perizinan berbasis risiko, usaha dikategorikan berdasarkan tingkat risiko, yakni rendah, menengah dan tinggi.

Sementara, kata dia, untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), perizinannya relatif lebih sederhana karena sebagian masuk dalam kategori risiko rendah.

"Kalau UMKM, mereka tidak menganut sertifikasi standar seperti usaha tertentu. Mereka menggunakan NIB dan surat-surat pernyataan, seperti pernyataan kesanggupan menjaga lingkungan dan kebersihan," katanya.

Namun, Ronald menegaskan data 17.000 NIB tersebut belum dapat dijadikan sebagai jumlah pasti UMKM di Kota Sorong, karena, data UMKM juga tercatat pada perangkat daerah lain, terutama dinas yang membidangi koperasi dan perdagangan.

"Di PTSP hanya terdaftar secara akumulasi dengan usaha-usaha yang lain. Lebih detailnya ada di koperasi dan perdagangan," ujarnya.

Ia mengatakan DPMPTSP juga terus mendorong pelaku usaha untuk memenuhi legalitas melalui kegiatan klinik OSS.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya membantu pelaku UMKM memperoleh perizinan sekaligus menghubungkan pelaku usaha dengan pihak perbankan untuk mendapatkan akses permodalan sesuai ketentuan.

Ronald menilai penguatan UMKM membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya DPMPTSP.

Menurut dia, pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya perlu berkolaborasi agar aktivitas ekonomi di Kota Sorong dapat berkembang dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Kalau kami sendiri, dalam beberapa tahun ke depan juga tidak akan bisa maju. Pemerintah kota, masyarakat, pelaku usaha dan seluruh stakeholder harus berkolaborasi," katanya.

Selain mendorong UMKM, DPMPTSP Kota Sorong juga mencatat target investasi daerah pada 2026 sekitar Rp1,2 triliun.

"Kami berharap nilai investasi tersebut tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi benar-benar terealisasi dan beredar dalam aktivitas ekonomi daerah," harapnya.

Ia mengatakan perputaran investasi yang nyata, terutama melalui sektor UMKM, penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Sorong.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Prabowo Terima Kunjungan PM Thailand, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral - Nasional Katadata.co.id

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (3/8). Anutin tiba di Istana sekitar pukul 16.50 WIB. 

Seremoni penyambutan Anutin diiringi dengan pertunjukan Tari Jaipong Sekar Sahitya Ayu serta upacara militer kenegaraan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel TNI, Teddy Indra Wijaya, sebelumya menyampaikan kegiatan tersebut akan berlangsung mulai pukul 16.30 WIB.

“Nanti sore PM Thailand Anutin akan datang ke Jakarta dan akan diterima Presiden Prabowo di Istana Merdeka jam 16.30 WIB,” kata Teddy dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (3/8).

Kantor Pemerintahan Thailand sebelumnya memberitakan PM Anutin Charnvirakul dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2026 atas undangan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, akan mendampingi Anutin dalam kunjungan tersebut. Kunjungan ini menjadi kunjungan resmi pertama Anutin ke Indonesia sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand.

Kunjungan tersebut juga mengikuti tradisi ASEAN yang mendorong pemimpin baru negara anggota untuk melakukan kunjungan pengantar ke negara-negara ASEAN.

Anutin akan memimpin konsultasi kedua tingkat pemimpin bersama Prabowo untuk membahas penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Thailand di berbagai bidang.

Kedua pemimpin akan membahas kerja sama keamanan, pemberantasan kejahatan transnasional, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan, ketahanan energi, serta hubungan antarmasyarakat.

Prabowo dan Anutin juga akan membahas kerja sama regional dalam kerangka ASEAN. Kedua pemimpin dijadwalkan mengumumkan Roadmap on Strategic Partnership 2026-2030 sebagai panduan penguatan kemitraan strategis kedua negara selama periode 2026-2030.

Selain agenda pemerintahan, Anutin dijadwalkan menghadiri pembukaan Thailand-Indonesia Business Forum. Forum tersebut akan mempertemukan pelaku usaha kedua negara untuk mendorong penguatan hubungan ekonomi dan investasi.

Anutin juga dijadwalkan menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN mengenai masa depan ASEAN. Agenda tersebut menjadi bagian dari kunjungan Anutin untuk memperkuat kerja sama Thailand dengan Indonesia sekaligus membahas arah perkembangan ASEAN.

Indonesia dan Thailand sebelumnya meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Strategic Partnership atau Kemitraan Strategis. Kedua negara menetapkan peningkatan status hubungan tersebut saat kunjungan resmi Prabowo ke Thailand pada Mei 2025. Kunjungan itu sekaligus menandai peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand.

Tantangan Baru Transformasi Digital: Mengukur Dampak Nyata AI bagi Daya Saing Perusahaan - Hybrid.co.id

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Di tengah momentum ekspansi karena perkembangan ekonomi, sektor usaha menghadapi tuntutan besar untuk mengakselerasi efisiensi operasional dan membangun ketahanan daya saing.

Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mengambil peran sentral dalam transformasi digital tersebut. Namun, ManageEngine, divisi manajemen TI dari Zoho Corporation, menyoroti bahwa tantangan utama para pemimpin bisnis saat ini telah bergeser: bukan lagi sebatas kecepatan mengadopsi AI, melainkan bagaimana membuktikan nilai nyata dari inovasi tersebut menjadi pertumbuhan yang terukur secara finansial dan operasional.

Bagi sebagian besar organisasi modern, implementasi kecerdasan buatan hanyalah fase permulaan. Kompleksitas infrastruktur teknologi yang kian menyebar menuntut perubahan paradigma dalam mengelola dan mengevaluasi investasi TI agar selaras dengan target bisnis perusahaan secara menyeluruh.

Tren Penggunaan GenAI dan Dilema Pengukuran Produktivitas

Pemanfaatan AI di kalangan pekerja Tanah Air menunjukkan kurva yang menanjak signifikan. Fakta ini terekam jelas dalam survei Global Workforce Hopes and Fears 2025 yang dirilis oleh PwC. Mayoritas tenaga kerja telah mengintegrasikan teknologi cerdas ke dalam alur kerja mereka untuk mendongkrak produktivitas harian.

Tabel berikut merangkum tingkat adopsi dan persepsi produktivitas pekerja Indonesia terhadap AI:

Indikator Adopsi & Produktivitas AI (PwC 2025) Persentase
Pekerja Indonesia yang menggunakan AI dalam setahun terakhir 69%
Pekerja yang menggunakan Generative AI (GenAI) setiap hari 16%
Peningkatan produktivitas yang dirasakan oleh pengguna harian GenAI 96%
Peningkatan produktivitas yang dirasakan oleh pengguna GenAI yang jarang 75%

Meski data di atas menegaskan tingginya potensi AI untuk mengoptimalkan kinerja individu, dunia usaha masih dihadapkan pada satu pertanyaan krusial: bagaimana menerjemahkan lonjakan produktivitas personal ini menjadi keuntungan operasional dan nilai bisnis yang berkesinambungan bagi perusahaan?

Mengapa Metrik TI Tradisional Tidak Lagi Cukup?

Secara historis, investasi teknologi selalu dievaluasi menggunakan metrik yang sangat teknis, seperti waktu aktif sistem (uptime), ketersediaan server infrastruktur, atau kecepatan penyelesaian sebuah insiden (ticketing).

Meskipun indikator tersebut tetap esensial, pemimpin TI kini memikul tanggung jawab lebih besar untuk menghubungkan kinerja teknis dengan hasil bisnis. Sebagai contoh:

  • Penyelesaian insiden TI yang responsif berdampak langsung pada pengurangan waktu henti (downtime) bagi produktivitas karyawan.

  • Sistem pemantauan proaktif mencegah gangguan sistem sebelum pelanggan merasakannya, menjaga kepuasan dan loyalitas konsumen.

  • Otomatisasi tugas repetitif memberikan ruang bagi talenta TI untuk merancang inisiatif strategis bernilai tinggi.

Hanief Bastian, Technical Manager ManageEngine, menjelaskan bahwa ekspektasi terhadap peran departemen TI telah berevolusi secara dramatis.

“Seiring adopsi AI yang semakin cepat, pembicaraan kini bergerak melampaui seberapa cepat organisasi dapat menerapkan teknologi baru menuju seberapa efektif mereka mengubahnya menjadi hasil bisnis yang terukur,” ungkap Hanief. “Hal ini menuntut tim TI untuk memiliki visibilitas yang lebih luas di seluruh lingkungan mereka, mengurangi kompleksitas operasional, dan memastikan investasi teknologi selaras dengan kebutuhan bisnis.”

Mengurai Kompleksitas Melalui Manajemen TI Terpadu

Mewujudkan keselarasan antara teknologi dan bisnis menjadi sangat menantang di tengah lanskap TI yang kian rumit. Saat ini, perusahaan umumnya menjalankan operasional bisnis melintasi ekosistem cloud, on-premises, maupun hybrid. Karyawan pun bergantung pada ratusan aplikasi dan perangkat yang berbeda.

Ketika sistem-sistem tersebut dikelola secara terpisah (sistem silo), proses diagnosis masalah menjadi lambat dan berbelit. Kegagalan karyawan dalam mengakses sebuah aplikasi bisa bersumber dari aplikasi itu sendiri, gangguan jaringan, kendala endpoint, masalah autentikasi, atau kerusakan infrastruktur dasar. Keterbatasan visibilitas ini memicu efek domino berupa penurunan produktivitas, layanan pelanggan yang buruk, serta lonjakan biaya perbaikan.

Di titik inilah konsep manajemen TI terpadu mengambil peran. Pendekatan holistik memungkinkan organisasi menghentikan fragmentasi pengelolaan teknologi. Dengan visibilitas luas yang mencakup seluruh endpoint, jaringan, aplikasi, dan operasi layanan, tim TI dapat:

  • Mengidentifikasi anomali operasional jauh lebih dini.

  • Membuat keputusan taktis dan strategis berbasis data yang komprehensif.

  • Memfasilitasi AI untuk bekerja lebih optimal dalam mengenali pola dan mengotomatiskan proses rutin lintas departemen.

Bagi ekonomi Indonesia yang sedang memacu kapabilitas digitalnya, keberhasilan implementasi AI tidak lagi diukur dari sekadar kepemilikan teknologi, melainkan dari nilai tambah yang dihasilkannya. Memenangkan persaingan di era digital mensyaratkan adanya operasi TI yang pintar dan terpadu guna mengubah inovasi mentah menjadi fondasi pertumbuhan yang kuat.


Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan pasar keuangan Amerika Serikat (AS) masih dibayangi volatilitas setelah laporan keuangan emiten teknologi raksasa pendukung Akal Imitasi (AI) memicu lonjakan maupun penurunan tajam harga saham. Di saat yang sama, aksi jual di pasar obligasi yang dipicu sinyal terbaru dari Federal Reserve (The Fed) semakin menambah tekanan terhadap pasar saham.

Melansir The Wall Street Journal, pergerakan saham perusahaan teknologi menunjukkan hasil yang beragam setelah publikasi laporan keuangan kuartalan. Saham Microsoft melonjak tajam hingga mencatat kenaikan kapitalisasi pasar harian terbesar sepanjang sejarah perusahaan AS, sementara Apple membukukan penurunan harian terburuk sejak gejolak tarif setelah prospek pendapatan kuartal September mengecewakan pasar.

Di sisi lain, reli AI kembali mendapat dorongan setelah sejumlah perusahaan menunjukkan belanja investasi yang tetap tinggi untuk pengembangan infrastruktur AI. Namun, optimisme tersebut belum mampu sepenuhnya mengangkat pasar karena tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi masih membayangi indeks-indeks utama Wall Street.

Sepanjang Juli, indeks Nasdaq terkoreksi 3,2%, sedangkan Dow Jones Industrial Average masih mampu mencatat kenaikan tipis dan S&P 500 bergerak relatif datar. Pergerakan yang terlihat terbatas pada indeks utama tersebut dinilai menutupi volatilitas yang jauh lebih besar di tingkat sektoral, terutama saham-saham teknologi.

Chief Market Strategist dan Portfolio Manager Crossmark Global Investments Victoria Fernandez mengatakan kondisi pasar saat ini terlihat stabil di permukaan, tetapi di balik itu investor masih menghadapi ketidakpastian yang besar. Menurutnya, pelaku pasar kini semakin selektif dalam menilai prospek perusahaan, khususnya emiten yang menggelontorkan investasi besar untuk AI.

Perbedaan respons investor terlihat jelas dari pergerakan saham perusahaan teknologi besar sepanjang pekan lalu. Saham Amazon melonjak sekitar 15% setelah melaporkan pertumbuhan bisnis komputasi awan (cloud computing) yang semakin cepat, sedangkan Apple anjlok 7,4% karena proyeksi penjualan kuartal berikutnya di bawah ekspektasi Wall Street.

Sehari sebelumnya, saham Meta Platforms juga merosot sekitar 8% setelah perusahaan memperkirakan arus kas bebas (free cash flow) akan berubah negatif pada paruh kedua tahun ini. Sebaliknya, saham Microsoft melesat 16% sehingga menambah kapitalisasi pasar sekitar US$450 miliar atau menjadi kenaikan nilai pasar harian terbesar yang pernah dicatat perusahaan AS.

Fernandez menilai investor kini mulai kehilangan kesabaran terhadap perusahaan teknologi yang menghabiskan ratusan miliar dolar untuk membangun infrastruktur AI tanpa menunjukkan hasil yang nyata. Menurutnya, pasar tidak lagi sekadar memberikan toleransi terhadap janji pertumbuhan, melainkan mulai menuntut bukti konkret atas pengembalian investasi tersebut.

Meski demikian, besarnya belanja AI oleh perusahaan-perusahaan hyperscaler tetap memberikan sentimen positif bagi produsen chip, pemasok memori, dan perusahaan pendukung ekosistem AI lainnya. Indeks PHLX Semiconductor berhasil ditutup menguat tipis pada Jumat, walaupun secara keseluruhan masih melemah sekitar 21% sepanjang Juli.

Volatilitas pasar juga dipicu oleh konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh usai rapat kebijakan moneter pada Rabu lalu. Setelah bank sentral mempertahankan suku bunga acuannya, Warsh mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga dalam waktu dekat kemungkinan belum diperlukan karena kenaikan imbal hasil obligasi dinilai telah membantu memperketat kondisi keuangan.

Pernyataan tersebut justru memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham dan obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun melonjak ke level tertinggi dalam 19 tahun, mencerminkan keraguan investor terhadap komitmen The Fed dalam mengendalikan inflasi.

Tekanan di pasar obligasi berlanjut hingga Jumat dengan imbal hasil Treasury tenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam 18 bulan. Kenaikan imbal hasil terjadi di hampir seluruh tenor seiring meningkatnya spekulasi bahwa suku bunga acuan masih berpotensi naik dalam waktu dekat.

Warsh juga disebut tengah mempertimbangkan pengurangan frekuensi rapat kebijakan moneter The Fed. Jika terealisasi, langkah tersebut akan menjadi perubahan besar dalam operasional bank sentral sekaligus mengurangi frekuensi momen yang selama ini menjadi fokus utama pasar keuangan.

Kenaikan imbal hasil obligasi yang berkelanjutan berpotensi meningkatkan biaya pendanaan bagi dunia usaha maupun konsumen sehingga dapat memperlambat aktivitas ekonomi dan menekan pasar saham. Risiko tersebut diperparah oleh ketegangan di Timur Tengah yang masih berpotensi mendorong harga minyak lebih tinggi sehingga meningkatkan tekanan inflasi.

Pada pekan ini, perhatian investor akan tertuju pada sejumlah data penting, termasuk laporan ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan rilis pada Jumat. Selain itu, pasar juga akan mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan yang berorientasi pada konsumen seperti McDonald's dan Walt Disney.

Di tengah kekhawatiran terhadap kenaikan imbal hasil dan prospek AI, fundamental laba emiten AS dinilai masih menjadi penopang utama pasar. Pertumbuhan laba agregat perusahaan dalam indeks S&P 500 diperkirakan mencapai sekitar 47%, menjadi yang tertinggi dalam lebih dari lima tahun, sementara analis masih terus merevisi naik proyeksi laba untuk kuartal berikutnya.

Analis Goldman Sachs juga menilai koreksi tajam yang terjadi pada saham-saham memori setelah reli besar sebelumnya merupakan hal yang wajar. Mereka memperkirakan pendapatan Amazon, Alphabet, Meta, dan Microsoft masih akan tumbuh sekitar 18% per tahun dalam dua tahun ke depan seiring tingginya belanja AI.

Co-Chief Investment Officer LVW Advisors Joseph Zappia mengatakan kondisi fundamental pasar sebenarnya masih cukup sehat meski perhatian investor saat ini terlalu terfokus pada narasi AI. Menurutnya, ekonomi AS masih berada dalam fase ekspansi dan belum menunjukkan banyak indikasi bahwa siklus pertumbuhan tersebut telah mencapai titik yang berlebihan.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]