Sudaryono Larang Dapur MBG Pakai Gas Melon, Minyakita, dan Beras SPHP

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menegaskan bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarang menggunakan bahan baku bersubsidi seperti Minyakita. Sementara itu, hal yang juga berlaku pada larangan penggunaan Gas Elpiji subsidi 3 Kg.

"SPPG tidak boleh masak untuk MBG memakai Minyakita, tidak boleh memakai gas melon 3 kilo, dan tidak boleh memakai beras SPHP," ucapnya saat Konferensi Pers di Kantor BGN, Jakarta Senin (27/7/2026).

Jika ditemukan dapur MBG yang melanggar aturan, maka BGN akan menindak dengan tegas bahkan membuka peluang untuk menutup dapur tersebut,

"Kalau ada, misalnya menemukan di soal media, silakan dilaporkan dapur mana menggunakan minyak kita, itu nanti kita akan beri curhat. Akan kita beri teguran curhat peringatan, kalau memang memang ngeyel bandel, ya kita tutup dapurnya," ucapnya.

Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma bernama 'Dapur Sehat Anak Bangsa' menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) berisi menu ayam teriyaki, sayur buncis, nasi dan pisang, Jakarta Senin, (6/1/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma bernama 'Dapur Sehat Anak Bangsa' menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) berisi menu ayam teriyaki, sayur buncis, nasi dan pisang, Jakarta Senin, (6/1/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma bernama 'Dapur Sehat Anak Bangsa' menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) berisi menu ayam teriyaki, sayur buncis, nasi dan pisang, Jakarta Senin, (6/1/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Tak hanya dilarang menggunakan bahan baku bersubsidi, Sudaryono juga menekankan bahwa dapur MBG tetap menggunakan harga acuan pemerintah (HAP) untuk pembelian komoditas bahan baku.

"Misalnya ya, harga telur yang harusnya HAP-nya Rp25.000 di kandang, itu kemudian jatuh sampai Rp12.000-Rp15.000 (di pasaran). Maka juga kemudian si Kepala Dapur harus membeli telur, bukan kemudian Rp12.000-Rp15.000, harus membeli telur di harga aduan pemerintah untuk supaya memastikan stabilisasi harga peternak tidak dirugikan," jelas Sudaryono.

"Saya ulangi, nanti kalau Anda ketemu harga telur lagi murah sekali, bisa beli telur sesuai dengan harga acuan pemerintah," tegasnya.

Dia menegaskan bahwa kebijakan tersebut untuk menjaga tujuan MBG sebagai stabilisator pasokan dan stabilisator harga level paling bawah agar tidak merugikan petani, peternak, dan nelayan.

"Itu adalah memang tujuan dari MBG ini untuk sebagai stabilisator pasokan dan stabilisator harga level paling bawah yang namanya flooring price, supaya memastikan peternak, petani itu kemudian tidak dirugikan," imbuhnya.

(ras/wur)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Rosan: Prabowo dorong penguatan armada logistik nasional

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kementerian/lembaga terkait menyiapkan rencana pengembangan armada nasional agar ke depan pengangkutan logistik lebih banyak menggunakan kapal berbendera Indonesia.

Rosan mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo setelah menyoroti masih besarnya dominasi kapal berbendera asing dalam pengiriman barang di Indonesia.

"Bagaimana pengembangan dari armada kita yang di mana sekarang dilihat oleh Bapak Presiden, pengiriman barang-barang itu 95 persen berbendera asing. Bagaimana supaya ini ke depannya juga bisa berbendera Indonesia dan diminta rencana pengembangannya itu seperti apa," ujar Rosan usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Rosan menyampaikan pemerintah akan mendorong penguatan industri galangan kapal nasional, baik yang dikelola badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta, agar mampu memproduksi kapal sesuai standar internasional dan memenuhi kebutuhan armada nasional.

"Kita juga ada galangan-galangan kapal, baik itu yang BUMN maupun swasta nasional yang selama ini kita ingin coba tingkatkan, kita ingin coba majukan, sehingga penerapan apa ya, pembuatan kapal-kapal itu bisa dilakukan Indonesia tetapi juga sesuai dengan standar yang baik, standar internasional," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan pihaknya diminta untuk memfokuskan pengembangan teknologi dan penelitian agar mampu menjawab kebutuhan industri kapal nasional.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dengan PT PAL diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri dalam negeri.

"Bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian, guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita, sehingga membuka lapangan kerja dan juga kebutuhan kita bisa dipenuhi dalam industri dalam negeri," kata Brian.

Mendiktisaintek menambahkan, kebutuhan kapal di Indonesia mencakup berbagai sektor, mulai dari angkutan penumpang hingga logistik domestik.

Menurutnya, besarnya permintaan tersebut menjadi potensi pasar yang perlu dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan industri perkapalan nasional.

"Kita ingin agar penelitian-penelitian itu juga membantu PT PAL supaya industri kita di bidang sektor perkapalan ini bangkit," imbuhnya.

Baca juga: Kemenhub percepat transformasi angkutan logistik efisien-rendah emisi

Baca juga: Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60 Persen

Baca juga: KAI Rampungkan Penerimaan 54 Lokomotif CC205, Perkuat Kapasitas Logistik Sumatra Selatan

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Peneliti tekankan pemanfaatan limbah sawit jadi produk UMKM - ANTARA News Jambi

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kalangan peneliti menekankan limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi berbagai produk dan kerajinan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang memiliki nilai tambah tinggi.

Dosen sekaligus peneliti di Pusat Studi Sawit IPB University Siti Nikmatin mengatakan pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk dan kerajinan UMKM mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus mendukung pengembangan industri sawit nasional yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Optimalisasi potensi limbah tersebut menunjukkan bahwa komoditas kelapa sawit memiliki nilai strategis yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat Indonesia," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dia mencontohkan pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang memiliki pasokan melimpah dan punya potensi sangat besar.

Ketersediaan tandan kosong di pabrik kelapa sawit (PKS) melimpah karena berdasarkan asumsi sekitar 23 persen dari TBS akan menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen.

Berdasarkan kondisi tersebut, potensi ketersediaan TKKS di Indonesia diperkirakan mencapai 16 juta ton per tahun dan akan terus meningkat seiring dengan pertambahan produksi TBS nasional.

"Jadi, setiap hari pasti akan menumpuk limbah kelapa sawit di pabrik pengolahan CPO," ujarnya.

Selama ini, tambahnya, TKKS hanya dimanfaatkan sebagai pupuk organik di sekitar area pabrik, melalui inovasi, limbah tersebut dapat diolah menjadi bahan baku berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Nikmatin menyampaikan inisiatif pengembangan produk UMKM berbasis limbah kelapa sawit telah dilakukan pelaku usaha di Indonesia.

Ia mencontohkan PT Intertisi Material Maju (IMM) yang mampu mengolah TKKS menjadi berbagai produk UMKM bernilai tambah tinggi seperti helm, tas, alas kaki, batik, rompi anti-peluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.

Pengembangan produk UMKM berbasis limbah kelapa sawit di PT Intertisi Material Maju berawal dari kegiatan riset yang dimulai pada 2015 lalu dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Menurutnya, BPDP memiliki peran penting dalam mendorong riset dan inovasi terkait pemanfaatan limbah kelapa sawit.

Dukungan tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui penciptaan produk inovatif dan berdaya saing, tetapi juga berdampak positif terhadap aspek lingkungan karena mampu mengurangi limbah industri.

Dari sisi sosial, tambahnya, pengembangan tersebut juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan dan pabrik pengolahan melalui keterlibatan dalam proses produksi.

Nikmatin menilai selama ini BPDP konsisten dan berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan aneka produk turunan kelapa sawit termasuk pengolahan limbah sawit agar menjadi produk bernilai tambah, ramah lingkungan, berdaya saing, dan berpotensi jadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

"Pemanfaatan limbah kelapa sawit pastinya memiliki potensi besar untuk mengantarkan sektor usaha tumbuh dan maju secara berkelanjutan. Apalagi, pasokan limbah kelapa sawit kita berlimpah," katanya.

Baca juga: PLN EPI kembangkan bio-CNG berbasis limbah sawit

Baca juga: Pakar IPB: Optimalisasi limbah sawit mampu perkuat ketahanan ekonomi

Baca juga: IPB: Limbah kelapa sawit potensial jadi produk bernilai tambah

Pewarta: Subagyo
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

PGEO Gandeng Bank Mizuho Indonesia, Siapkan Pendanaan hingga Rp 1,5 Triliun - Korporasi Katadata.co.id

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE memperkuat struktur pendanaannya dengan menggandeng PT Bank Mizuho Indonesia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan trade facility agreement yang memberikan fasilitas pembiayaan nontunai (non-cash loan) dengan plafon hingga US$ 75 juta.  

Nilai plafon tersebut setara dengan Rp 1,35 triliun (asumsi kurs Rp 18.032 per dolar AS). Bagi PGEO, langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional sekaligus mempercepat pengembangan proyek panas bumi perseroan. 

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen PGEO menjelaskan fasilitas tersebut diberikan tanpa agunan (clean basis). Menurut perseroan, skema pembiayaan itu mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan Bank Mizuho Indonesia terhadap profil risiko dan kinerja keuangan PGEO.  

Disebutkan bahwa fasilitas yang diperoleh PGEO dari Mizuho adalah uncommitted omnibus facility yang mencakup berbagai instrumen pembiayaan. Di antaranya berupa bank garansi, standby letter of credit (SBLC), letter of credit (L/C) impor, account payable financing (APF), hingga fasilitas pinjaman bergulir (revolving loan facility). Kehadiran fasilitas tersebut akan memberikan fleksibilitas pembiayaan bagi kebutuhan bisnis perusahaan.

Direktur Keuangan PGEO, Fransetya Hutabarat mengatakan, kerja sama dengan Bank Mizuho Indonesia adalah langkah strategis untuk memperluas akses pendanaan sekaligus memperkuat fleksibilitas pembiayaan dalam mendukung agenda pertumbuhan jangka panjang perusahaan.  

"Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan Bank Mizuho Indonesia melalui fasilitas ini. Fasilitas ini akan mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek-proyek PGE ke depan, sekaligus menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan,” ungkap Fransetya dalam keterangannya, Senin (27/7). 

Dia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang, sehingga PGEO dan Mizuho dapat bersama-sama mendorong percepatan transisi energi menuju target Net Zero Emission di Indonesia. 

Sementara itu, Direktur Marketing PT Bank Mizuho Indonesia, Heru Gautama Hatman, menilai kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia. Selain menyediakan fasilitas pembiayaan, kolaborasi tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan jangka panjang antara kedua perusahaan. 

"Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan PGE kepada Bank Mizuho Indonesia. Kami berharap kerja sama ini bukan hanya menjadi fasilitas pembiayaan semata, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap ambisi PGE untuk menjadi salah satu contoh pengembangan panas bumi, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia," tutur Heru.  

PGEO menambahkan, kemitraan dengan Bank Mizuho Indonesia yang juga bagian dari salah satu grup jasa keuangan terbesar di Jepang akan semakin memperkuat ekosistem pendanaan hijau (green financing) yang telah dibangun perseroan. Sebelumnya, perusahaan juga telah memperoleh dukungan pendanaan melalui berbagai instrumen pembiayaan berkelanjutan dan kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan internasional.  

Sebagai salah satu produsen panas bumi terbesar di dunia, PGEO menegaskan akan terus menerapkan strategi pendanaan yang sehat dan prudent guna memastikan keberlanjutan investasi pada proyek-proyek panas bumi. Perseroan memandang diversifikasi sumber pendanaan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga ekspansi bisnis tetap berjalan secara berkelanjutan.  

Melalui kolaborasi dengan berbagai institusi keuangan internasional, PGEO menargetkan kapasitas terpasang yang dikelola sendiri mencapai 1 gigawatt (GW) pada 2028. Target tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 1,8 GW pada 2034 sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat portofolio energi baru terbarukan.  

Perseroan menilai penguatan pendanaan tersebut tidak hanya mendukung ekspansi bisnis, tetapi juga memperkuat kontribusi PGEO dalam mempercepat pengembangan panas bumi nasional. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mendukung ketahanan energi dan swasembada energi Indonesia di tengah upaya percepatan transisi menuju energi bersih.

Ladang Minyak Tua Menipis, PHR Andalkan Teknologi Kejar Produksi

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia

27 July 2026 16:55

Jakarta, CNBC Indonesia- Lapangan minyak tua menjadi tantangan utama industri hulu migas Indonesia. Produksi dari reservoir yang telah beroperasi puluhan tahun akan mengalami penurunan secara alami (natural decline), sementara target peningkatan lifting nasional tetap dikejar.

Kondisi tersebut mendorong operator mengandalkan teknologi untuk mempertahankan produksi sekaligus membuka sumber pasokan baru.

Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadi salah satu perusahaan yang menempuh pendekatan tersebut. Perusahaan mempercepat penerapan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR), mengembangkan migas non-konvensional (MNK), serta memperluas digitalisasi operasi di Wilayah Kerja Rokan.

Dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Direktur Utama PHR Muhamad Arifin menjelaskan upaya tersebut difokuskan untuk menjaga produksi Lapangan Rokan yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung produksi minyak nasional.

Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin. (CNBC Indonesia TV)Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin. (CNBC Indonesia TV) Foto: (CNBC Indonesia TV)

Menurut Arifin, arah pengembangan PHR bertumpu pada tiga fokus utama, yakni menjaga baseline production dari lapangan eksisting, meningkatkan perolehan minyak melalui teknologi CEOR, serta menyiapkan sumber pertumbuhan baru lewat pengembangan migas nonkonvensional.

Arifin mengatakan, strategi itu menjadi fondasi PHR dalam mendukung target ketahanan hingga swasembada energi nasional.

Fokus terbesar tetap berada di Lapangan Rokan yang sudah berproduksi puluhan tahun. Karakter lapangan tua secara alami akan mengalami penurunan laju alir minyak apabila tidak diimbangi teknologi pemulihan produksi yang lebih maju.

Karena itu, PHR mulai masuk ke fase tertiary recovery melalui penerapan CEOR.

Berbeda dengan metode produksi primer maupun sekunder seperti natural flow, pompa, atau water injection, CEOR menggunakan bahan kimia khusus untuk melepaskan minyak yang masih menempel di pori-pori batuan reservoir sehingga dapat ikut mengalir ke sumur produksi.

Pertamina Hulu RokanPertamina Hulu Rokan Foto: PHR telah melakukan injeksi Pertamina di lapangan Minas area A sejak tahun 2025 serta bertahap mengembangkan area B. Harapannya, pada 2028 – 2029, area iini dapat meningkatkan produksi minyak, khususnya melalui metode Chemical – Enhanced Oil Recovery (C-EOR).

Yang menarik, bahan kimia tersebut dikembangkan peneliti Pertamina Hulu Rokan dan telah memperoleh paten.

Teknologi tersebut mampu meningkatkan produksi minyak hingga sekitar 20% dibandingkan metode sebelumnya.

Implementasi skala industri pertama dilakukan di Area A Lapangan Minas melalui first injection pada Desember 2025.

Respons awal mulai terlihat sekitar enam bulan kemudian.

"Setelah kita injeksi pada Desember, alhamdulillah reaksi pertama dari sumur-sumur produksi mulai kita rasakan pada Juni 2026," PHR menargetkan tambahan produksi 2.800 barel minyak per hari (BOPD) dari Area A pada akhir 2026.

Tahap berikutnya adalah pengembangan Area B. Jika berjalan sesuai rencana, injeksi pertama dari pengembangan CEOR area B akan mulai pada 2028. Peningkatan produksi CEOR diproyeksikan mampu mencapai sekitar 70.000 barel per hari pada 2030.

Peta Pembagian Wilayah Operasi PT. Pertamina Hulu RokanPeta Pembagian Wilayah Operasi PT. Pertamina Hulu Rokan Foto: PHR

Menyiapkan Mesin Produksi Baru

Di saat yang sama, PHR mulai membangun fondasi produksi jangka panjang melalui pengembangan migas nonkonvensional.

Arifin menjelaskan bahwa dua sumur eksplorasi pertama, yakni Gulamo dan Kelok, berhasil mencatatkan penemuan sumber daya sekitar 740 juta barel setara minyak (barrel of oil equivalent/BOE). Temuan tersebut menjadi salah satu penemuan migas nonkonvensional terbesar di Indonesia dalam sekitar satu dekade terakhir.

Tahapan berikutnya adalah pengeboran appraisal well untuk memastikan ukuran dan karakter reservoir.

PHR menargetkan pengeboran sumur appraisal pertama dapat dilakukan pada Desember 2026, setelah memperoleh persetujuan pemerintah.

Apabila hasilnya sesuai harapan, perusahaan akan melanjutkan pengeboran sekitar delapan sumur demonstrasi pada 2027.

Sumur demonstrasi menjadi tahap penting karena akan membuktikan efektivitas teknologi sebelum pengembangan dilakukan secara penuh.

Arifin memperkirakan lapangan MNK Rokan berpotensi menghasilkan sekitar 40.000-50.000 barel minyak per hari saat mencapai puncak produksi. Namun, tantangannya jauh lebih kompleks dibanding lapangan konvensional.

Pada reservoir konvensional, minyak relatif mudah mengalir setelah sumur dibor.

Sebaliknya, migas nonkonvensional berada di batuan berpermeabilitas sangat rendah sehingga membutuhkan pengeboran horizontal (directional drilling) dan teknologi multistage hydraulic fracturing untuk membuka jalur aliran minyak.

Menurut Arifin, Indonesia juga masih menghadapi tantangan lain berupa belum terbentuknya ekosistem industri migas nonkonvensional.

Sebagian besar teknologi, peralatan, hingga tenaga ahli masih berasal dari luar negeri. PHR saat ini bekerja sama dan mempelajari praktik dari negara yang lebih matang seperti Amerika Serikat, Kanada, dan China.

Meski demikian, tingkat TKDN operasi PHR saat ini sudah mencapai sekitar 65%. Perusahaan berharap pengembangan MNK pada akhirnya juga mampu membentuk rantai pasok nasional sehingga nilai tambah ekonomi semakin besar.

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)  terus berupaya dalam meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) di Blok Rokan, Riau. (Dok. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR))PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya dalam meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) di Blok Rokan, Riau. (Dok. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)) Foto: PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya dalam meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) di Blok Rokan, Riau. (Dok. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR))

Digitalisasi Mempercepat Respons Lapangan

Transformasi lain yang dilakukan PHR berada pada sisi operasional. Sejak 2021, fasilitas WAR Room telah berkembang menjadi Digital Innovation Center (DICE). Arifin menggambarkan DICE sebagai ruang kendali yang berfungsi layaknya kokpit pesawat. Seluruh aktivitas operasi di wilayah kerja Rokan dapat dipantau dari satu lokasi, mulai dari pengeboran, produksi, distribusi, aktivitas flaring, CCTV lapangan, hingga sistem kontrol.

Digitalisasi tersebut mendukung pengawasan terhadap sekitar 44.000 pekerja yang beroperasi di wilayah kerja Rokan yang tersebar di tujuh kabupaten di Provinsi Riau.

Kecepatan respons menjadi nilai utama. Saat terjadi gangguan produksi gas, sistem DICE memungkinkan tim incident management mengambil keputusan secara real time, sehingga risiko minyak mengeras dan menyumbat jaringan pipa dapat ditekan.

Produksi dan Emisi Dikejar Bersamaan

Di luar target produksi, PHR juga memasukkan pengurangan emisi sebagai bagian dari strategi operasional. Salah satu teknologi yang digunakan adalah Vapor Recovery Unit (VRU) atau Gas Recovery Compression System.

Gas yang sebelumnya dibakar melalui proses flaring kini dikompresi kembali ke dalam sistem produksi. Gas tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai fuel gas untuk menghasilkan listrik yang digunakan dalam kegiatan operasional.

Langkah ini menjadi bagian dari target penurunan emisi karbon dioksida (CO₂) yang dijalankan Pertamina melalui implementasi aspek ESG.

Bagi PHR, peningkatan produksi migas, efisiensi operasi, digitalisasi, hingga pengurangan emisi bergerak dalam satu arah yang sama, yakni menjaga Lapangan Rokan tetap menjadi tulang punggung produksi minyak nasional sambil membuka ruang pertumbuhan baru melalui migas nonkonvensional.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

Add

as a preferred
source on Google

Lakukan Penyelidikan, Polisi Bongkar Makam Terduga Maling Ayam di Bali

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Denpasar, CNN Indonesia --

Pihak kepolisian membongkar makam korban berinisial KD, pria asal Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, yang tewas dikeroyok massa usai diduga tepergok mencuri ayam.

Penggalian jenazah yang jadi korban 'hakim main sendiri' usai diduga maling ayam itu dilakukan di Kuburan Desa Adat Sidetapa, Buleleng, pada Senin (27/7) siang.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menerangkan, bahwa ekshumasi atau penggalian kembali jenazah dari kubur dilakukan untuk melengkapi proses penyidikan kasus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tujuan utama ekshumasi adalah mengidentifikasi identitas mayat, mencari penyebab pasti kematian, serta mengumpulkan tanda-tanda kekerasan demi kepentingan penegakan keadilan hukum," kata dia, saat dikonfirmasi.

Pilihan Redaksi

  • Pria Diduga Pencuri Ayam Tewas Dihajar Massa di Bali, 5 Jadi Tersangka
  • Kementerian HAM Kecam Massa Hajar Pria Diduga Curi Ayam hingga Tewas
  • Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Tabanan, Polisi Ungkap Fakta Terbaru

Ia menyebutkan, ekshumasi dapat memperkuat konstruksi perkara yang saat ini masih didalami penyidik.

"Betul (untuk melengkapi penyelidikan)," ujarnya.

Area pemakaman dipasangi garis polisi. Sejumlah personel kepolisian berjaga di sekitar makam untuk mengamankan jalannya proses ekshumasi.

Penyidik Satreskrim Polres Tabanan, petugas identifikasi, serta tim medis forensik tampak berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan jenazah.

Sebelumnya, kepolisian Polres Tabanan, Bali, telah menetapkan lima orang tersangka, dalam kasus pengeroyokan seorang pria berinisial KD yang melakukan pencurian ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Lima tersangka masing-masing berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Peristiwa itu, terjadi pada Jumat (24/7). Korban berinisial KD dihakimi massa hingga tewas usai terpergok diduga mencuri ayam aduan.

Kapolres Tabanan mengatakan, polisi saat ini menangani dua perkara sekaligus, yakni dugaan tindak pidana pencurian yang ditangani Polsek Baturiti serta dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional oleh Polres Tabanan dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali," kata Putu Bayu dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7). 

Kasus itu menjadi perhatian nasional setelah viral video proses pemakamannya yang diikuti tangisan histeris anak perempuannya yang masih kecil.

Jeritan tangis anak perempuan itu memanggil korban yang merupakan ayah-ayahnya itu kemudian menjadi perbincangan di media sosial.

(kdf/kid)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Menpora buka Munas BEM SI XIX di UNJA - ANTARA News Jambi

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Jambi (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ke-XIX, yang berlangsung di Auditorium Unifac Lantai 1, Universitas Jambi (UNJA) pada Senin (27/7).

Pembukaan turut dihadiri Rektor UNJA Prof Dr Helmi, Gubernur Jambi Dr H Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, serta jajaran pimpinan UNJA, Koordinator Pusat BEM SI Muhammad Ikram dan Ketua BEM UNJA Rahmad Dzaki.

Dalam sambutannya, Menpora Erick Thohir menekankan bahwa generasi muda saat ini menjadi penentu arah Indonesia pada masa depan. Ia mengajak mahasiswa untuk menjadikan forum musyawarah sebagai ruang kolaborasi yang menghasilkan aksi nyata, bukan sekadar diskusi.

“Ini adalah generasi yang menentukan 100 tahun Indonesia ke depan. Saya mungkin sudah tidak muda lagi, tetapi kepedulian saya kepada anak muda tidak pernah berkurang. Saya mengundang seluruh mahasiswa untuk berdiskusi dan berkolaborasi karena pemerintah harus menyiapkan ruang bagi mereka,” ujar Erick Thohir.

Ia juga menyoroti tantangan transformasi digital yang harus dihadapi Indonesia. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menghadirkan solusi agar digitalisasi tidak berhenti pada tataran konsep.

“Kita harus menjadi realita, bukan hanya wacana. Semua berbicara digitalisasi, tetapi implementasinya masih menjadi tantangan. Saya berharap pertemuan hari ini bukan sekadar forum yang penuh omongan, melainkan melahirkan langkah nyata. Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UNJA, Prof. Helmi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNJA sebagai tuan rumah penyelenggaraan Munas BEM SI XIX. Ia berharap forum tersebut menjadi ruang lahirnya gagasan yang mampu memperkuat persatuan dan memberikan manfaat bagi bangsa.

“Kalian semua adalah perekat persatuan bangsa sekaligus bagian penting dari kemajuan Indonesia. Selamat bermusyawarah. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan rakyat serta mahasiswa Indonesia,” kata Prof. Helmi.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Pusat BEM SI, Muhammad Ikram, mengajak seluruh mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Ia menilai Munas BEM SI XIX menjadi momentum penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi mahasiswa di tingkat nasional.

“Hari ini BEM harus mampu berkolaborasi secara aktif, tidak hanya di ruang mahasiswa, tetapi juga hadir di tengah masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan. Munas bukanlah akhir, melainkan momentum untuk mengukir sejarah baru gerakan mahasiswa Indonesia,” ujar Ikram.

Ketua BEM UNJA sekaligus Ketua Pelaksana Munas BEM SI XIX, Rahmad Dzaki, mengatakan bahwa Munas kali ini menjadi momentum mempertemukan harapan mahasiswa dari seluruh Indonesia di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, mahasiswa dituntut tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menghadirkan gerakan yang memberikan dampak nyata.

“Hari ini kita berkumpul untuk mempertemukan harapan generasi bangsa. Saudara-saudara seperjuangan datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kami berharap dari forum ini lahir bukan sekadar program, tetapi gerakan yang benar-benar dijalankan,” ungkap Dzaki. Ia juga mengajak seluruh delegasi untuk membuktikan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya dikenal sebagai penyampai kritik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi.

Rangkaian pembukaan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari UNJA kepada Menpora RI, Gubernur Jambi, dan Kapolda Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap penyelenggaraan Munas BEM SI XIX. Sebagai tuan rumah, UNJA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelancaran forum ini hingga tuntas, sekaligus berharap penyelenggaraan Munas BEM SI XIX turut memperkuat posisi UNJA di kancah pergerakan mahasiswa nasional.

Forum yang diikuti delegasi BEM dari berbagai daerah di Indonesia ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis dan memperkuat sinergi gerakan mahasiswa dalam mendukung pembangunan nasional.

Pewarta: Nanang Mairiadi
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sekda Kapuas ajak masyarakat hemat air dan waspada karhutla

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Sekda Kapuas ajak masyarakat hemat air dan waspada karhutla

Senin, 27 Juli 2026 16:54 WIB

Image Print

Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai. ANTARA/All Ikhwan

Kuala Kapuas (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Kalimantan Tengah, Usis I Sangkai, mengimbau serta mengajak seluruh masyarakat di daerah setempat menghemat penggunaan air karena saat ini Kapuas sedang memasuki musim kemarau.

"Kita harus bijak dalam menggunakan air. Saat ini musim kemarau telah menyebabkan debit air sungai menurun dan air asin sudah mulai masuk ke Sungai Kapuas. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menghemat penggunaan air agar kebutuhan air bersih tetap dapat terpenuhi," kata Sekda Usis I. Sangkai, di Kuala Kapuas, Senin.

Hal itu disampaikannya, saat menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Bupati Kapuas di Jalan Pemuda Kuala Kapuas.

Selain mengingatkan pentingnya penghematan air, Usis juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya karhutla yang dapat menimbulkan kabut asap, merusak lingkungan, serta mengganggu kesehatan masyarakat.

Baca juga: Operasi Antik Telabang, Polres Kapuas amankan sabu Seberat 49,62 Gram

Usis menegaskan, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Kapuas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Mari kita jaga lingkungan dan keselamatan bersama," ajaknya.

Kemudian, ia juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadi contoh di tengah masyarakat dengan menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menghemat air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

“Melalui imbauan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga ketersediaan air bersih serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sehingga kondisi lingkungan tetap aman, sehat, dan kondusif selama musim kemarau,” demikian Usis.

Baca juga: Bulog: Kapuas dan Kotim daerah kontribusi terbesar serapan hasil pertanian padi

Baca juga: Legislator Kapuas minta PLN terbuka soal pemadaman bergilir

Baca juga: Pemkab Kapuas fasilitasi UPR sosialisasikan penerimaan mahasiswa baru jalur RPL

Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Fun Asia Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Rekreasi

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Pameran yang mengusung tema "Southeast Asia's Largest Attraction, Theme Park & Water Park" ini menghadirkan lebih dari 150 peserta dari berbagai negara, antara lain China, Kanada, Italia, Malaysia, Singapura, Meksiko, Australia, Turki, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, hingga Indonesia.

Baca Juga: IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan Pelaku Industri dengan Ratusan Pembeli

Sebagai penyelenggara, PT Fun International bekerja sama dengan Grandeur Exhibition Group dan PT Funworld Prima untuk mempertemukan pelaku industri, produsen wahana, investor, hingga pengelola taman rekreasi dalam satu forum bisnis.

Sales PT Funworld Prima, Marthin A. Sihite, mengatakan ajang tersebut tidak hanya menjadi tempat memperkenalkan teknologi dan produk terbaru, tetapi juga wadah berbagi pengalaman mengenai pengelolaan industri taman rekreasi yang berkelanjutan.

"Fun Asia Expo menjadi ruang bagi pelaku industri untuk saling bertukar pengalaman, melihat perkembangan teknologi terbaru, sekaligus membangun kolaborasi agar industri taman rekreasi di Indonesia bisa berkembang lebih cepat dan semakin kompetitif," ujar Marthin melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Menurut dia, perkembangan industri taman rekreasi tidak hanya ditentukan oleh kehadiran wahana baru, tetapi juga harus didukung oleh perencanaan yang matang serta pengelolaan yang profesional.

Marthin menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian setiap pelaku usaha di sektor ini. Pertama, perencanaan yang baik sejak tahap pembangunan.

Kedua, pemilihan wahana yang menarik, aman, dan mengikuti perkembangan teknologi. Ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan agar mampu mengoperasikan seluruh fasilitas secara profesional.

"Teknologi memang terus berkembang dan menghadirkan banyak inovasi. Tapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana operator memiliki kompetensi untuk mengelola wahana tersebut dengan mengutamakan aspek keselamatan pengunjung," katanya.

Baca Juga: PLN EPI Garap Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Aviasi

Ia menambahkan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam industri taman rekreasi. Karena itu, pengelola tidak hanya dituntut menghadirkan wahana yang menarik, tetapi juga memastikan seluruh standar operasional dan keamanan dijalankan secara konsisten.

Melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026, Marthin berharap kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, investor, dan berbagai pemangku kepentingan dapat semakin kuat sehingga mampu mempercepat pertumbuhan industri taman rekreasi nasional.

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata buatan yang berkualitas tidak hanya berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

"Kalau industri ini terus berinovasi dengan menghadirkan wahana yang kreatif, memanfaatkan teknologi terbaru, dan didukung SDM yang berkualitas, saya optimistis perkembangan bisnis taman rekreasi di Indonesia akan semakin pesat. Kami berharap Fun Asia Expo bisa menjadi salah satu katalis untuk mendorong pertumbuhan tersebut," tutup Marthin.

Mendagri wanti-wanti obligasi daerah tak jadi beban Pemprov berikutnya - ANTARA News Jambi

calendar_today 27.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) -  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai penerbitan obligasi daerah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta jangan sampai menjadi beban bagi kepala daerah berikutnya.

Menurutnya, rencana penerbitan obligasi daerah perlu dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ya itu (obligasi daerah) nanti kita kaji dulu, karena obligasi itu kan sama aja dengan berutang. APBD-nya mampu enggak untuk membayar utang itu. Jangan sampai menjadi beban bagi kepala daerah berikutnya. Kalau enggak punya kemampuan membayar kan repot,” kata Tito usai menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.

Tito mengaku belum melakukan diskusi dengan Mekeu Purbaya soal rencana penerbitan obligasi daerah.

Baca juga: BEI ungkap antusiasme pemda menjajaki penerbitan obligasi daerah

Meski demikian, Kementerian Dalam Negeri memandang yang paling utama yakni Pemprov sanggup melunasi tanggungannya, dan tidak membebankan ke kepala daerah berikutnya.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan Pemprov DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun.

Alasannya yakni agar skema pembiayaan kreatif (creative financing) itu dapat berjalan secara sehat, transparan, dan sesuai dengan karakter proyek-proyek infrastruktur yang akan dibiayai.

"Walaupun ada pemotongan dana bagi hasil, kita melakukan creative financing supaya keuangan Jakarta itu jauh lebih sehat, dan transparan, terbuka, maka itu kenapa kemudian tenornya itu tujuh tahun minimum," kata Pramono di Balai Kota, Rabu lalu (22/7).

Dia pun memastikan Pemprov DKI memiliki kemampuan untuk memenuhi seluruh kewajiban pembayaran obligasi tersebut.

Menurut dia, penerbitan obligasi justru akan membuat pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta menjadi lebih sehat.

"Jakarta pasti sanggup, dan Jakarta pasti dengan adanya obligasi ini, dengan creative financing ini, APBD-nya akan menjadi lebih sehat, dan mudah-mudahan lebih membawa manfaat bagi masyarakat," tutur Pramono.

Baca juga: Pram tegaskan penerbitan obligasi daerah bukan akibat keuangan minim

Dia menyebutkan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun itu akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek pelayanan publik yang bersifat jangka panjang.

Beberapa proyek yang akan didanai itu, antara lain pembangunan LRT rute Manggarai-Dukuh Atas, rumah sakit umum daerah (RSUD), sekolah, embung, polder, serta infrastruktur publik lainnya.

Pewarta: Bayu Saputra
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.