Kongres PSSI 2026 Tetapkan Urutan Pemilihan: Asprov Oktober–November, Pusat Juli 2027

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (3/8/2026), menyepakati tahapan pemilihan kepengurusan untuk dua tahun ke depan. Pemilihan di tingkat provinsi akan berlangsung lebih dulu, disusul Kongres Pemilihan pengurus pusat pada 2027.

Keputusan tersebut diambil melalui persetujuan para peserta kongres setelah memperhitungkan agenda organisasi yang bakal berjalan sebelum forum pemilihan pimpinan federasi.

PSSI menegaskan bahwa penyelarasan antara struktur pusat dan daerah menjadi prioritas, sehingga proses pemilihan Asosiasi Provinsi (Asprov) dituntaskan lebih awal sebelum Kongres Pemilihan.

Pemilihan kepengurusan Asprov PSSI akan digelar serentak pada Oktober hingga November 2026. Tahap ini ditempatkan sebagai fondasi sebelum federasi masuk ke periode pemilihan pengurus pusat.

PSSI memandang sinkronisasi pusat–daerah penting bagi penyusunan program jangka panjang. Dengan kepengurusan Asprov yang terlebih dahulu terbentuk, jalur komunikasi dan eksekusi program di tingkat provinsi dinilai lebih siap saat federasi menetapkan arah kebijakan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan alasan penataan urutan tahapan tersebut.

"Waktu tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kesiapan organisasi yang seperti kita ketahui, kita juga akan melakukan pemilihan PSSI provinsi pada bulan Oktober dan November tahun ini," ujar Erick Thohir.

"Artinya, perlu ada jeda waktu untuk kita berkonsolidasi dengan PSSI provinsi untuk program-program sepak bola kita ke depan," jelasnya.

Kongres Pemilihan PSSI Juli 2027

Forum menyepakati Kongres Pemilihan PSSI digelar pada Juli 2027. Penetapan ini merupakan penyesuaian dari ketentuan Statuta PSSI 2025 yang sebelumnya mematok jadwal pada Mei 2027.

Erick Thohir menyebut perubahan waktu mempertimbangkan tahapan kerja Komite Pemilihan, sekaligus menyesuaikan dengan kalender sepak bola nasional dan internasional yang berlangsung pada periode tersebut.

"Keputusan untuk menyesuaikan jadwal Kongres Pemilihan dari Mei ke Juli 2027 diambil demi memastikan kesiapan organisasi dan keberlangsungan kompetisi," ujar Erick Thohir.

Pertimbangan lain adalah siklus kompetisi domestik. Menurut Erick, penutupan musim kompetisi menjadi penanda yang ideal sebelum federasi menggelar agenda pemilihan.

"Terlebih semua kompetisi liga juga berakhir di bulan Juni sehingga Kongres Biasa Pemilihan 2027 tepat dilaksanakan pada Juli 2027," tutur Erick Thohir.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, John Herdman Minta Maaf