Baca Juga: Indonesia Bawa 3 Prioritas Pembiayaan UMKM di Forum BRICS
Peserta yang ingin mengetahui apakah namanya masuk dalam daftar semifinal OSN 2026 dapat mengecek pengumuman melalui laman resmi OSN.
Laman resmi OSN 2026 dapat diakses melalui portal resmi Olimpiade Sains Nasional.
Pada laman tersebut, peserta dapat memperoleh informasi mengenai penyelenggaraan OSN dan bidang sains yang dilombakan untuk jenjang SMA/MA.
Peserta juga perlu memperhatikan dokumen pengumuman yang memuat daftar nama peserta yang dinyatakan lolos semifinal sesuai bidang masing-masing.
Berdasarkan informasi, terdapat 13.542 peserta yang mengikuti OSN-P 2026 jenjang SMA/sederajat.
Peserta tersebut berasal dari sembilan bidang yang dilombakan, yaitu:
Setelah melalui proses penilaian, masing-masing bidang menetapkan 100 peserta terbaik untuk melanjutkan kompetisi ke tahap semifinal.
Dengan demikian, terdapat 900 peserta yang masuk ke tahap semifinal dari sembilan bidang tersebut.
OSN sendiri merupakan ajang talenta bidang sains yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional. Untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat, cabang OSN 2026 mencakup bidang-bidang sains tersebut serta Ekshibisi Kecerdasan Artifisial.
Peserta yang dinyatakan lolos semifinal perlu memperhatikan jadwal technical meeting. Kegiatan ini menjadi bagian penting sebelum peserta mengikuti tahap semifinal.
Baca Juga: Masih Bisa Daftar! Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Diperpanjang hingga 9 Agustus
Berikut jadwal technical meeting berdasarkan bidangnya.
Kimia dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 pukul 10.00 sampai 11.00 WIB.
Ekonomi dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.
Matematika dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 pukul 13.00 sampai 14.00 WIB.
Kebumian dilaksanakan pada 9 Agustus 2026 pukul 10.00 sampai 11.00 WIB.
Informatika dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 pukul 13.00 sampai 14.00 WIB.
Astronomi dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 pukul 15.00 sampai 16.00 WIB.
Geografi dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 pukul 14.00 sampai 15.00 WIB.
Sementara itu, peserta bidang Fisika dan Biologi tidak mengikuti technical meeting.
Peserta yang lolos juga diwajibkan bergabung dengan saluran WhatsApp resmi semifinal OSN agar tidak melewatkan informasi terbaru terkait pelaksanaan tahapan berikutnya.
Peserta yang namanya tercantum dalam pengumuman semifinal sebaiknya segera memperhatikan informasi lanjutan yang diberikan panitia.
Selain mengikuti technical meeting sesuai jadwal bagi bidang yang mewajibkannya, peserta perlu memastikan informasi mengenai teknis pelaksanaan semifinal, jadwal, ketentuan ujian, serta perangkat yang digunakan.
Peserta juga disarankan hanya mengikuti informasi dari kanal resmi OSN dan Kemendikdasmen. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan informasi selama rangkaian seleksi berlangsung.
Kemendikdasmen sebelumnya menegaskan bahwa pelaksanaan OSN 2026 diperkuat dengan tata kelola dan pengawasan untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan berintegritas.
Selain peserta, dinas pendidikan provinsi juga memiliki sejumlah tugas setelah pengumuman peserta semifinal OSN 2026.
Dinas pendidikan provinsi dapat menerbitkan SK Pemenang OSN-P serta sertifikat dan penghargaan kepesertaan bagi pemenang OSN-P sesuai hasil seleksi.
Dinas pendidikan juga perlu mengunggah sejumlah dokumen yang dipersyaratkan, yaitu:
SK Pemenang OSN-P.
Pakta Integritas Dinas Pendidikan.
SK Pengawas.
Dokumen tersebut diunggah melalui laman resmi OSN sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia. Batas waktu pengunggahan adalah 11 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB.
Baca Juga: 7 Pekerjaan Freelance Bergaji Dolar yang Bisa Dikerjakan dari Rumah
Peserta semifinal OSN 2026 sebaiknya tidak hanya mengecek nama dalam daftar pengumuman, tetapi juga mengikuti perkembangan informasi dari kanal resmi penyelenggara.
Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional menyediakan kanal informasi OSN untuk membantu peserta, sekolah, dan pihak terkait memperoleh informasi terbaru. Pada penyelenggaraan OSN 2026, pemerintah juga menekankan pentingnya integritas dalam seluruh tahapan kompetisi.
Karena itu, pastikan seluruh informasi mengenai jadwal semifinal, technical meeting, ketentuan ujian, hingga tahapan berikutnya diperoleh dari sumber resmi.
Sabtu, 8 Agustus 2026 14:55 WIB
Oleh Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si. Staf Dosen Fakultas Geografi UMS. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Staf Dosen Fakultas Geografi UMS
Agustus selalu menghadirkan getaran kebangsaan. Di setiap sudut negeri, Sang Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah, air mata, dan pengorbanan para pahlawan.
Tujuh puluh sekian tahun setelah proklamasi dikumandangkan, bangsa Indonesia patut bersyukur karena telah menjadi negara yang berdaulat, memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, serta dianugerahi keragaman budaya yang menjadi kekuatan pemersatu.
Namun, rasa syukur itu tidak boleh membuai kita. Di tengah semangat peringatan kemerdekaan, masyarakat justru disuguhi berbagai persoalan yang mengusik nurani. Kasus korupsi terus bermunculan dengan nilai kerugian negara yang sangat besar.
Pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan, tidak jarang menyisakan persoalan lingkungan yang serius. Hutan berkurang, sungai tercemar, lahan kritis bertambah, sementara masyarakat di sekitar kawasan tambang sering kali belum menikmati kesejahteraan yang sepadan. Pada saat yang sama, beban ekonomi rakyat masih terasa berat di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan hidup.
Sebagai seorang geograf, saya memandang persoalan tersebut bukan hanya sebagai masalah ekonomi ataupun penegakan hukum, melainkan juga sebagai persoalan tata kelola ruang.
Ruang adalah amanah Allah SWT yang menjadi tempat berlangsungnya kehidupan manusia. Ketika ruang dikelola tanpa memperhatikan keseimbangan ekologis dan keadilan sosial, maka sesungguhnya kita sedang menggerus fondasi kehidupan bangsa sendiri.
Islam memandang manusia sebagai khalifah fil ardh, pemimpin sekaligus pengelola bumi. Amanah ini ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an. Karena itu, mengelola alam bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan ibadah yang akan dimintai pertanggungjawaban.
Allah SWT berfirman: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya.” (QS. Al-A’raf: 56).
Ayat ini mengandung pesan ekologis yang sangat kuat. Kerusakan lingkungan bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga persoalan moral dan spiritual. Ketika hutan rusak akibat eksploitasi yang melampaui batas, ketika sungai kehilangan kualitasnya karena pencemaran, atau ketika gunung kehilangan kestabilannya akibat aktivitas yang mengabaikan daya dukung lingkungan, maka manusia sesungguhnya sedang mengingkari amanah sebagai khalifah.
Lebih tegas lagi Allah mengingatkan: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebagian akibat perbuatan mereka, supaya mereka kembali ke jalan yang benar”. (QS. Ar-Rum: 41).
Ayat tersebut terasa sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Berbagai bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, kekeringan, abrasi pantai, hingga penurunan kualitas lingkungan tidak semuanya merupakan fenomena alam semata. Sebagian merupakan konsekuensi dari keputusan manusia yang mengabaikan keseimbangan ekologi.
Muhammadiyah sejak awal telah mengajarkan bahwa Islam adalah agama yang memajukan kehidupan (Islam Berkemajuan). Kemajuan bukan hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi atau besarnya investasi, tetapi juga dari lahirnya keadilan sosial, pemerintahan yang bersih, serta kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
Kemajuan yang merusak alam dan mengorbankan rakyat kecil bukanlah kemajuan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Korupsi menjadi musuh utama pembangunan bangsa.
Setiap rupiah yang diselewengkan bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengurangi hak masyarakat memperoleh pendidikan yang bermutu, pelayanan kesehatan yang layak, infrastruktur yang memadai, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup. Korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik.
Rasulullah SAW bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Hadis ini mengingatkan bahwa jabatan bukanlah fasilitas untuk memperkaya diri, melainkan amanah yang kelak dipertanggungjawabkan, bukan hanya di hadapan rakyat, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Dalam perspektif geografi, Indonesia membutuhkan perubahan paradigma pembangunan. Kekayaan mineral memang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan bangsa, tetapi pemanfaatannya wajib didasarkan pada prinsip keberlanjutan.
Analisis geospasial, sistem informasi geografis, penginderaan jauh, pemetaan daya dukung lingkungan, dan kajian risiko bencana harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan pemanfaatan ruang. Ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan integritas moral.
Di sinilah perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar. PTMA tidak cukup hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus melahirkan sarjana yang memiliki integritas, kejujuran, kepedulian sosial, dan tanggung jawab ekologis. Integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi modal penting dalam membangun generasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga amanah.
Momentum Agustus hendaknya menjadi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah kebangsaan. Sudahkah kemerdekaan benar-benar menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat? Sudahkah kekayaan alam dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan konstitusi?
Sudahkah pembangunan memperhatikan hak generasi yang akan datang?
Kemerdekaan yang hakiki bukan hanya terbebas dari penjajahan asing. Kemerdekaan sejati adalah ketika bangsa ini mampu membebaskan diri dari korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, ketimpangan sosial, dan kerusakan lingkungan. Kemerdekaan adalah ketika hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, ketika amanah dijaga dengan penuh tanggung jawab, dan ketika pembangunan menghadirkan kesejahteraan tanpa merusak ruang hidup bangsa.
Sebagai insan akademik, sebagai warga Muhammadiyah, dan sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk terus menyuarakan kebenaran melalui ilmu pengetahuan, pendidikan, dan keteladanan. Kritik yang dibangun di atas data ilmiah, nilai keislaman, dan kecintaan kepada tanah air merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar yang menjadi identitas gerakan Muhammadiyah.
Mari kita jadikan Agustus bukan hanya bulan mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga momentum memperbarui ikrar kebangsaan. Indonesia tidak membutuhkan lebih banyak slogan, tetapi lebih banyak pemimpin yang jujur, tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan moral, tidak hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keadilan ekologis dan kesejahteraan sosial.
Semoga Allah SWT membimbing bangsa ini menuju negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik, makmur, adil, lestari, dan senantiasa berada dalam limpahan ampunan serta rahmat-Nya. Kemerdekaan yang demikianlah yang menjadi cita-cita para pendiri bangsa dan sejalan dengan ikhtiar Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Oleh Aris Wasita/Prof Dr Kuswaji Dwi Priyono M Si.*
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Samarinda (ANTARA) - Rumah Sakit (RS) Primecare Samarinda, Kalimantan Timur merekrut sebagian besar atau sebanyak 95 persen dari warga lokal, sehingga hal ini membuat Wali Kota Samarinda Andi Harus memberi apresiasi tinggi karena berpengaruh besar terhadap tingkat kesejahteraan warga.
"Kehadiran RS bukan hanya untuk pemenuhan pelayanan kesehatan, tapi juga terhadap daya saing kota. Terlebih adanya 95 persen karyawan yang merupakan warga lokal," kata Andi Harun saat peresmian RS Primecare Samarinda, Sabtu.
Belum lagi efek berganda lain yang akan mengiringi rumah sakit baru seperti warung yang tumbuh bertambah jumlah pembeli, hotel, hingga keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lain yang terdampak.
Sementara Direktur RS Primecare Samarinda dr. Boy E.R. Wajong mengatakan. RS ini mendapat Izin Operasional (SIO) pada 13 Februari 2026. Berdiri di atas lahan seluas 8.000 meter persegi dengan bangunan empat lantai mencakup total luas 11.000 meter persegi.
RS tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi bukan hanya bagi masyarakat Samarinda, tapi juga Kalimantan Timur, bahkan daerah lain. Termasuk menyasar pasar bagi mereka yang selama ini berobat ke luar negeri.
Secara fasilitas, RS ini dilengkapi 16 ruang poliklinik dan total 96 tempat tidur rawat inap yang terdiri dari 23 tempat tidur standar, 22 kamar deluxe, 25 kamar VIP/Junior Suite, satu Suite, satu Presiden Suite, serta 14 tempat tidur perawatan intensif meliputi HCU 2, ICU Dewasa 5, PICU 2, NICU 4, Isolasi Intensif 1, dan Perina 4.
RS tersebut didukung oleh sekitar 130 karyawan dengan 95 persen merupakan warga lokal Samarinda dan sekitarnya, serta sekitar 52 dokter spesialis dan umum, termasuk 11 dokter tetap dengan keahlian khusus seperti bedah tulang belakang, bedah pencernaan laparoskopi, urologi, dan ginekologi.
Berbagai teknologi terkini telah disiapkan, antara lain Laser Holmium untuk penghancur batu ginjal dan terapi pembengkakan prostat, C-Arm, CT Scan 126 irisan, laboratorium lengkap, dan bank darah.
Keunggulan lain yang menjadi kebanggaan adalah Laboratorium Genomik hasil kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, dilengkapi alat pembaca DNA atau Sequencer.
Teknologi ini mampu mendeteksi penyakit turunan dan langka, mutasi gen seperti pemicu kanker payudara dan paru, hingga reaksi tubuh terhadap obat, serta risiko penyakit masa depan seperti diabetes, jantung, dan kanker guna pencegahan dini.
Seluruh layanan terintegrasi melalui rekam medis elektronik yang terhubung dengan aplikasi Satu Sehat Kementerian Kesehatan, sistem informasi laboratorium, dan radiologi guna mempercepat diagnosis dan pelayanan.
"Visi RSPrimecare Samarinda adalah menjadi Rumah Sakit Cerdas (Smart Hospital) yang mengutamakan strategi operasi invasif minimal," katanya.
Direktur Utama dan Founder RS Primecare Samarinda John Kwari mengatakan, pendirian RS ini berakar dari pengalaman Klinik Primecare yang telah beroperasi sejak 2021. Berbagai masukan dari masyarakat mendorong terwujudnya rumah sakit yang berbeda dengan pendekatan pelayanan berpusat pada pasien.
"Sedangkan sejumlah teknologi canggih yang kami hadirkan saat ini hanyalah sarana, namun inti utama adalah bagaimana memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pasien," kata Jhon.
Ia ingin pasien merasa menjadi pusat perhatian, tidak perlu lagi terbang jauh ke Jakarta, Surabaya, maupun luar negeri untuk mendapatkan pelayanan setara standar internasional. Tarif layanan pun disusun sangat kompetitif guna menjangkau lebih banyak kalangan.
Dari sisi pasar, rasio ketersediaan tempat tidur di Samarinda saat ini baru mencapai 1,7 per seribu penduduk, jauh di bawah standar nasional 3 per seribu. Kehadiran RS ini juga diharapkan melayani wilayah lebih luas seperti Kutai Barat, Kutai Timur, hingga daerah sekitarnya berkat teknologi yang belum tentu tersedia di rumah sakit lain.
Ia juga menyadari tantangan ke depan, terutama ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten seiring perkembangan teknologi. Oleh karena itu, kerja sama dengan dunia pendidikan dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan menjadi prioritas utama.
"Kami berkomitmen memenuhi regulasi pemerintah, menjaga kualitas pelayanan, memberikan pengalaman terbaik bagi pasien, serta mengelola risiko secara menyeluruh. Rumah sakit ini dibangun bukan hanya untuk memiliki alat canggih, melainkan untuk melayani hati dan kesehatan masyarakat sepenuh hati," ujar Jhon.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Perbesar:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318853/original/009135400_1786166200-ab86f86a-6d39-4be1-9fcf-0f92b8f99028.jpg)
Daftar Isi
Liputan6.com, Jakarta Resep ayam rambutan belakangan jadi buruan pencinta camilan rumahan karena tampilannya unik dan teksturnya renyah menggigit. Meski memakai kata rambutan, hidangan ini sama sekali tidak memakai buah rambutan. Sebutan itu muncul karena permukaan bola ayamnya berambut dan berduri lembut, mirip kulit rambutan, hasil balutan kulit pangsit atau soun yang diiris halus lalu digoreng garing.
Ayam rambutan lahir dari kreativitas dapur modern Indonesia, bagian dari tren camilan kekinian yang mengolah daging ayam giling, kerap dicampur udang, menjadi bola gurih. Menamai makanan dari bentuk berdurinya bukan hal baru. Mengutip Taste of Home, bola daging ala Barat bernama porcupine meatballs dinamai demikian karena butiran nasi yang mencuat menyerupai duri landak saat dimasak. Sebagaimana dilaporkan The Kitchn, sajian itu bahkan populer sejak era lampau sebagai cara mengakali daging agar lebih hemat dan mengenyangkan.
Versi yang paling banyak dicari saat ini adalah ayam rambutan keju, dengan kejutan mozzarella meleleh di dalamnya. Panduan dari Liputan6.com berikut merangkum satu resep utuh, mulai dari pemilihan bahan, teknik mengaduk adonan, hingga cara menggoreng agar hasilnya renyah tahan lama.
Ayam rambutan masuk keluarga bola-bola daging goreng yang naik daun di menu jajanan dan jualan daring. Pembedanya dari bola-bola ayam isi keju polos atau dimsum goreng keju lumer terletak pada lapisan luarnya: bukan tepung roti, melainkan irisan kulit pangsit tipis yang mekar berduri saat digoreng. Konsepnya mirip udang rambutan yang renyah mirip Gacoan, hanya berganti bahan utama ke daging ayam.
Merujuk Rasa Malaysia, memadukan ayam giling dengan udang membuat isian lebih kaya rasa dan padat di setiap gigitan. Kombinasi itu memberi rasa manis gurih alami sekaligus tekstur yang lebih berisi ketimbang ayam saja. Untuk versi keju, mozzarella diselipkan di tengah sebagai kejutan yang lumer, sementara bagian luar tetap garing.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5203846/original/095609000_1745985812-pexels-leeloothefirst-5769384.jpg)
Perbesar
Pilih dada ayam untuk hasil lebih padat atau paha untuk rasa lebih juicy; daging yang segar jadi penentu tekstur kenyal, seperti prinsip pada resep bakso ayam rumahan. Tambahan udang memberi rasa manis alami, sementara sedikit minyak wijen menguatkan aromanya.
Bahan utama:
Isian dan pelapis:
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318854/original/027385200_1786166200-330707cb-7d5c-4e3d-9bf4-cf711729350e.jpg)
Perbesar
Kunci tekstur kenyal ada pada cara mengaduk. Campur ayam dan udang lebih dulu, lalu aduk kuat ke satu arah sampai terasa lengket sebelum bahan lain masuk. Dikutip dari The Woks of Love, teknik ini digambarkan, "kami tidak sekadar mengaduk daging; kami membantingnya," untuk menyusun serat protein agar adonan padu dan tidak mudah hancur saat digoreng. Menyelipkan sedikit es batu juga membantu, sebagaimana trik pada resep bakso ayam yang kenyal.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316736/original/006973400_1755248325-pexels-rdne-10432637.jpg)
Perbesar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318855/original/045331000_1786166200-4907f09a-ba42-4e29-ab0f-58f4c3d63de6.jpg)
Perbesar
Ayam rambutan dibuat dari daging ayam giling yang sering dicampur udang cincang, dibentuk bola, lalu dibalut irisan kulit pangsit atau soun agar permukaannya berduri seperti kulit rambutan. Tidak ada buah rambutan di dalamnya; namanya murni karena tampilan. Versi kekinian menambahkan keju mozzarella sebagai isian yang lumer.
Simpan bola ayam yang belum digoreng di dalam wadah kedap udara di freezer, lalu goreng langsung dari kondisi beku saat akan disajikan tanpa perlu dicairkan dulu. Cara ini mirip menyimpan pentolan bakso yang disimpan di freezer. Jika sudah terlanjur digoreng, panaskan kembali di minyak panas atau air fryer agar kulitnya kembali garing.
Soun atau bihun kering yang dipotong pendek adalah pengganti paling umum karena keduanya mengembang dan garing saat digoreng; bihun juga mudah didapat di dapur. Alternatif lain adalah tepung roti kasar, meski hasilnya tidak seberambut kulit pangsit maupun soun.
Dengan bahan sederhana dan teknik mengaduk serta menggoreng yang tepat, resep ayam rambutan keju bisa jadi andalan camilan sore, bekal anak sekolah, sekaligus ide jualan rumahan yang menjanjikan. Siapkan sausnya, goreng selagi lapar, dan nikmati sensasi renyah berpadu keju lumer langsung dari wajan.
![]()
![]()
Ricka Milla Suatin, Fadila AdelinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
Jakarta (ANTARA) - Manajer klub Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menilai tim Macan Kemayoran mendapatkan bekal berharga dari turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
"Sejak awal, fokus utama Persija tampil di Piala Presiden adalah sebagai tahapan persiapan menuju Super League 2026/2027," ujar Ardhi, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.
Pada Piala Presiden 2026, Persija Jakarta mampu menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1.
Ardhi mengapresiasi kerja keras seluruh elemen Persija yang mampu menjalani setiap pertandingan sebagai sarana evaluasi menyeluruh sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya.
"Karena itu, dalam lima pertandingan yang kami lewati, pelatih Shin Tae-yong melakukan rotasi pemain. Hal tersebut tentu sangat baik untuk melihat dan memetakan kekuatan yang dimiliki Persija saat ini," kata Ardhi.
Ia menambahkan Persija Jakarta belum menjalani program latihan teknik dan taktik yang menyeluruh, sementara kondisi kebugaran para pemain belum mencapai 100 persen.
Ardhi pun berharap Persija Jakarta terus berkembang dari hari ke hari dalam menyongsong musim depan dan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan.
"Semua ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berkembang dan melangkah ke musim depan dengan persiapan yang lebih baik," katanya.
Selanjutnya Persija Jakarta akan melakoni pemusatan latihan di Thailand pada 10-23 Agustus 2026 akan menjadi jembatan untuk membawa Macan Kemayoran menuju level permainan yang lebih solid dalam bertahan, lebih kreatif di lini tengah, dan lebih garang di sektor depan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Persija Jakarta dapatkan bekal berharga dari Piala Presiden 2026
Pewarta: Aldi Sultan
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membagi wilayah tanggung jawab kepada jajaran pejabat eselon I dan II serta jajaran di bawahnya.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan pembagian wilayah itu bertujuan memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan optimal hingga tingkat daerah.
“Jadi membagi habis Eselon I dan Eselon II dan di bawahnya itu kemudian berkantor di daerah-daerah,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8).
Menurutnya, kebijakan itu mempertimbangkan lokasi pelaksanaan Program MBG yang tersebar di berbagai daerah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pelaksana program berada di daerah, sehingga pengawasan tidak cukup hanya dilakukan dari kantor pusat.
“Dapur itu kan nggak ada di gedung ini. Dapur itu ada di daerah-daerah. Jadi kami telah membagi eselon I, eselon II dan di bawahnya, membagi habis provinsi dan membagi habis kabupaten,” kata dia.
Melalui skema itu, setiap pejabat BGN memiliki dua peran. Selain menjalankan tugas pokok sesuai jabatan struktural, mereka mengemban tanggung jawab kewilayahan.
Pejabat eselon I akan mengampu sejumlah provinsi, sedangkan pejabat eselon II akan mengampu sejumlah kabupaten di bawah wilayah tersebut.
Sebagai penanggung jawab wilayah, jajaran BGN bertugas memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Koordinasi mencakup kepala daerah, koordinator BGN di wilayah, hingga dinas terkait seperti dinas kesehatan.
“Sehingga kasus keracunan, koordinasi dengan kepala daerah, koordinasi dengan koordinator yang ada di kabupaten, koordinasi dengan koordinator yang ada di kecamatan, camat, dinas kesehatan, itu bisa menjadi tanggung jawab si penanggung jawab ini,” ujar Sudaryono.
Sudaryono menegaskan pembagian wilayah tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi tata kelola BGN agar pengawasan dan pengambilan keputusan semakin dekat dengan lokasi pelaksanaan program.
Karena tugas lebih banyak diampu di daerah sesuai wilayah tanggung jawab, setiap pejabat BGN yang hendak datang ke Jakarta wajib terlebih dahulu melaporkan dan memperoleh izin dari Kepala BGN.
“Ini tidak lain, tidak hanya untuk bagaimana memastikan roda organisasi dan tujuan dari MBG ini kemudian bisa berjalan dengan maksimal. Dan kami telah memberikan kebijakan, barang siapa masuk Jakarta lapor kepada Kepala Badan. Jadi izin dulu, karena memang tugasnya lebih banyak diampu di daerah di mana dia bertanggung jawab,” ujar dia.
Sabtu, 8 Agustus 2026 14:50 WIB
Kartu JKN. ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mulai 1 September 2026 tidak lagi menanggung iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga yang dinilai mampu secara ekonomi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah, di Natuna, Sabtu, mengatakan selama beberapa tahun terakhir Pemkab Natuna membayarkan iuran JKN bagi kurang lebih 30 ribu jiwa kepada BPJS Kesehatan. Namun, mulai 1 September 2026, pembiayaan hanya diperuntukkan bagi masyarakat dari keluarga tidak mampu.
Kebijakan ini, kata dia, diperkirakan akan berdampak terhadap lebih dari 5.000 peserta. Hikmat menegaskan, data warga yang masuk dalam kategori mampu tersebut masih melalui proses verifikasi dan validasi. Karena itu, jumlah peserta yang akan dinonaktifkan dapat berubah sesuai hasil akhir di lapangan.
"Terhitung 1 September 2026, mereka yang mampu kita nonaktifkan sebagai peserta PBI Pemda. Seperti pengusaha ikan, yang punya warung makan, dan lain-lain," kata Hikmat.
Ia menjelaskan, sebelum kepesertaan dinonaktifkan, pihaknya akan menyampaikan informasi kepada kepala desa dan lurah. Selanjutnya, pemerintah setempat diharapkan menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat agar mereka mengetahui alasan iuran JKN tidak lagi ditanggung oleh pemerintah daerah.
Warga mampu diarahkan untuk mendaftar sebagai peserta JKN mandiri. Ia mengingatkan masyarakat agar segera mengurus kepesertaan mandiri untuk menghindari kendala ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Menurut dia, kebijakan tersebut perlu dilakukan karena kondisi keuangan daerah saat ini sedang tidak baik. Karena itu, pemerintah harus melakukan penyesuaian anggaran dan memastikan program jaminan kesehatan tetap diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Mereka sebaiknya segera beralih sebagai peserta mandiri. Jika kepesertaannya belum aktif saat membutuhkan layanan kesehatan, mereka bisa dikenakan biaya sebagai pasien umum," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pada akhir Agustus 2026 atau setelah perayaan Hari Kemerdekaan RI sedikitnya 50 hingga 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
"Jadi, mulai aktif itu akhir Agustus 2026 setelah HUT RI, 50 sampai 100 unit sekolah baru akan jadi di seluruh Indonesia," kata Teddy di Tangerang, Sabtu.
Ia menjelaskan, konsep sekolah rintisan program Sekolah Rakyat ini diterapkan agar proses belajar mengajar bagi anak-anak tidak harus menunggu selesainya pembangunan fisik gedung permanen yang membutuhkan waktu sekitar satu tahun.
"Karena pembangunan butuh waktu mungkin setahun. Tapi anak sekolah tidak boleh terlambat, harus segera. Makanya ada yang rintisan. Tahun lalu awal sudah terlaksana, ini dilanjutkan," ujarnya.
Menurut dia, program pendidikan ini dimaksudkan sebagai langkah strategis pemerintah dalam menekan angka putus sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan leading sektornya dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"Dan khusus untuk wilayah Banten, pemerintah akan menghadirkan dua sekolah baru, serta enam sekolah lainnya dengan format rintisan serupa sebagai fasilitas Sekolah Rakyat," kata dia.
Sementara Menteri Sosial (Mesnsos) Saifullah Yusuf menambahkan, saat ini pemerintah menargetkan lebih dari 150 ribu siswa dari kota/kabupaten di Indonesia masuk program Sekolah Rakyat pada tahun 2027.
"Target jangka panjang pemerintah adalah agar setiap kabupaten/kota minimal memiliki satu gedung permanen sekolah rakyat dengan daya tampung lebih dari 2.000 siswa," katanya.
Untuk saat ini jumlah siswa yang masuk ke dalam program Sekolah Rakyat telah mencapai lebih dari 43.000 orang. Berdasarkan arahan Presiden, jumlah tersebut ditargetkan melonjak menjadi lebih dari 150.000 siswa pada tahun depan apabila pembangunan gedung permanen telah rampung di setiap daerah.
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Gizi Nasional (BGN) tengah gencar memperbaiki tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto usai ditunjuk memimpin lembaga tersebut. Ia diminta untuk berani menghadapi berbagai persoalan yang ada di BGN dan tidak menghindari masalah.
"Pak Presiden satu arahan. You have to run into the problem. Kita harus mau lari, kita selesaikan persoalan. Caranya bagaimana? Caranya adalah love your people and use your common sense," ujarnya di kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Prabowo juga memberikan target agar Sudaryono dapat menjalankan BGN secara efektif, efisien, dan cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Sudaryono menyampaikan ingin melakukan perubahan dalam tata kelola BGN. Ia menekankan pentingnya transparansi dan sistem kerja yang tidak bergantung pada individu tertentu.
"Yang tadinya mungkin manual tergantung sama person-person, orang-orang, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, harus bisa by system. Trust in system," ujar Sudaryono.
Menurut dia, setiap pekerjaan ke depan harus mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis serta sistem yang telah dibangun, bukan semata-mata berdasarkan arahan personal.
Sudaryono juga menyatakan terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk internal BGN, mitra, masyarakat, dan media. Ia menyebut seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola BGN.
Berikut daftar upaya perbaikan program MBG yang dilakukan BGN:
Sudaryono akan mewajibkan pejabat eselon I hingga II BGN berkantor di daerah untuk memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG.
Ia menetapkan pembagian wilayah yang menjadi tanggung jawab dari setiap pejabat eselon di BGN agar kewajiban itu segera bisa dilaksanakan.
Kewajiban dan pembagian wilayah tanggung jawab juga dilakukan sebagai upaya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal hingga ke tingkat daerah.
Menurutnya, kebijakan tersebut disusun dengan mempertimbangkan lokasi pelaksanaan program MBG yang tersebar di berbagai daerah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pelaksana program berada di daerah sehingga pengawasan tidak cukup hanya dilakukan dari kantor pusat.
"Dapur itu kan nggak ada di gedung ini. Dapur itu ada di daerah-daerah. Jadi kami telah membagi eselon 1, eselon 2 dan di bawahnya, membagi habis provinsi dan membagi habis kabupaten," jelas pria yang akrab disapa Mas Dar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8).
Melalui skema tersebut, setiap pejabat memiliki dua peran, yakni menjalankan tugas pokok sesuai jabatan struktural sekaligus mengemban tanggung jawab kewilayahan.
Pejabat Eselon I akan mengampu sejumlah provinsi, sementara pejabat Eselon II akan mengampu sejumlah kabupaten di bawah wilayah tersebut.
BGN tengah menyiapkan sistem pengawasan baru berupa kamera pengawas (CCTV) terintegrasi di seluruh SPPG atau dapur MBG.
Sudaryono menyebut CCTV tersebut akan terhubung langsung ke kantor pusat sebagai bagian dari penguatan pengawasan menyusul masih ditemukannya sejumlah kasus dugaan keracunan makanan.
"Kami sedang bagaimana caranya mengintegrasikan CCTV di semua dapur bisa terintegrasi kepada kami seluruhnya di kantor pusat. Itu juga salah satu fungsi pengawasan yang kami ingin capai ke sana," ujar Sudaryono.
Menurut dia, sistem tersebut nantinya memungkinkan BGN memantau aktivitas dapur secara langsung, mulai dari tingkat pusat hingga pemerintah daerah.
"Yang mengawasi bukan hanya kantor pusat, tapi misalnya koordinator di tingkat kecamatan bisa lihat dapur-dapur di kecamatan itu kapan beroperasi. Di tingkat kabupaten bisa lihat, di tingkat provinsi juga bisa lihat," ujarnya.
Sambil menyiapkan integrasi CCTV, BGN saat ini telah mewajibkan seluruh dapur menggunakan sistem pencatatan digital atau logbook (POP) yang merekam seluruh proses pengolahan makanan.
Sudaryono menjelaskan sistem tersebut mencatat setiap tahapan, mulai dari bahan baku datang, proses memasak, pendinginan, pengemasan ke dalam ompreng, hingga waktu makanan diterima di sekolah.
"Di sistem kita ini sudah kita wajibkan semua harus ada log-nya. Mulai beli, mulai datang, dagingnya dimasak, matang jam berapa, didinginkan berapa menit, dimasukkan ompreng, dikirim, diterima di sekolah, itu ada log-nya. Sehingga setiap ada kejadian kita bisa lihat semua," ujar Sudaryono.
Bersambung ke halaman berikutnya...
HALAMAN:
Jakarta (ANTARA) - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menekankan pembentukan karakter dalam pendidikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-81 RI agar pembinaan peserta tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris.
Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengatakan penguatan Paskibraka setiap tahun dilakukan melalui dua kegiatan, yakni pembelajaran aktif dan pelatihan.
"Penguatan Paskibraka setiap tahun ada dua jenis kegiatan yang dilakukan, yaitu pembelajaran aktif dan pelatihan," kata Rima saat meninjau latihan gabungan Paskibraka di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Sabtu.
Ia menjelaskan sebelum memasuki tahap pelatihan, calon Paskibraka mengikuti pembelajaran aktif berbasis pengalaman.
Materi pembelajaran meliputi sejarah bangsa, keindonesiaan, Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan nasional, dan kewaspadaan nasional.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta menjalani proses mancakrida sebagai refleksi sebelum melanjutkan ke tahap pelatihan.
Rima mengatakan pembentukan karakter diperkuat melalui latihan yang dilakukan secara bertahap. Peserta menjalani peregangan dan olahraga setiap pagi dengan porsi latihan yang terus ditingkatkan.
"Setiap hari semakin tangguh tentu saja adik-adik karena memang proses yang kami lakukan itu secara bertahap," ujarnya.
Ia menambahkan kehadiran personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dalam latihan gabungan turut meningkatkan semangat calon Paskibraka. Latihan tersebut juga melibatkan satuan musik dan seluruh peserta upacara.
Deputi Pengkajian dan Materi BPIP Surahno mengatakan pembentukan karakter melalui nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon Paskibraka.
Ia menjelaskan peserta sejak awal tidak hanya diberikan kemampuan kepaskibrakaan, tetapi juga pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila.
"Nilai Pancasila ini memang mempersiapkan mereka untuk menjadi calon kader, calon pemimpin bangsa," katanya.
Surahno mengatakan pembinaan tidak berhenti setelah peserta menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Menurut dia, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka, terdapat program pembinaan berkelanjutan, termasuk pelibatan anggota Paskibraka dalam kegiatan sosial dan isu kebangsaan.
Pendidikan Paskibraka ditujukan tidak hanya untuk menghasilkan peserta yang memiliki kemampuan teknis dalam pelaksanaan upacara, tetapi juga memiliki kedisiplinan, pemahaman kebangsaan, serta kemampuan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan.
Sementara itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengingatkan pelajar yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka agar mempersiapkan diri sejak dini dengan menjaga kesehatan, membangun kedisiplinan, bekerja keras, dan mempelajari Pancasila.
Yudian juga mendorong pelajar mempelajari buku teks utama Pendidikan Pancasila untuk membangun pemahaman mengenai ideologi bangsa.
"Bangun pemahaman tentang ideologi bangsa kita. Kemudian perlu latihan kesamaptaan, seperti push-up dan latihan lainnya, sehingga pada saat mengikuti tes tahun depan sudah siap," ujarnya.
Saat ini, calon Paskibraka HUT ke-81 RI menjalani latihan gabungan pada 6-9 Agustus sebagai bagian dari persiapan menuju upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Setelah latihan gabungan, peserta dijadwalkan bergeser ke Jakarta pada 11 Agustus untuk mengikuti rangkaian gladi sebelum pelaksanaan upacara pada 17 Agustus.
Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.