Jakarta (ANTARA) - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menekankan pembentukan karakter dalam pendidikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-81 RI agar pembinaan peserta tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris.
Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengatakan penguatan Paskibraka setiap tahun dilakukan melalui dua kegiatan, yakni pembelajaran aktif dan pelatihan.
"Penguatan Paskibraka setiap tahun ada dua jenis kegiatan yang dilakukan, yaitu pembelajaran aktif dan pelatihan," kata Rima saat meninjau latihan gabungan Paskibraka di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Sabtu.
Ia menjelaskan sebelum memasuki tahap pelatihan, calon Paskibraka mengikuti pembelajaran aktif berbasis pengalaman.
Materi pembelajaran meliputi sejarah bangsa, keindonesiaan, Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan nasional, dan kewaspadaan nasional.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta menjalani proses mancakrida sebagai refleksi sebelum melanjutkan ke tahap pelatihan.
Rima mengatakan pembentukan karakter diperkuat melalui latihan yang dilakukan secara bertahap. Peserta menjalani peregangan dan olahraga setiap pagi dengan porsi latihan yang terus ditingkatkan.
"Setiap hari semakin tangguh tentu saja adik-adik karena memang proses yang kami lakukan itu secara bertahap," ujarnya.
Ia menambahkan kehadiran personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dalam latihan gabungan turut meningkatkan semangat calon Paskibraka. Latihan tersebut juga melibatkan satuan musik dan seluruh peserta upacara.
Deputi Pengkajian dan Materi BPIP Surahno mengatakan pembentukan karakter melalui nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon Paskibraka.
Ia menjelaskan peserta sejak awal tidak hanya diberikan kemampuan kepaskibrakaan, tetapi juga pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila.
"Nilai Pancasila ini memang mempersiapkan mereka untuk menjadi calon kader, calon pemimpin bangsa," katanya.
Surahno mengatakan pembinaan tidak berhenti setelah peserta menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Menurut dia, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka, terdapat program pembinaan berkelanjutan, termasuk pelibatan anggota Paskibraka dalam kegiatan sosial dan isu kebangsaan.
Pendidikan Paskibraka ditujukan tidak hanya untuk menghasilkan peserta yang memiliki kemampuan teknis dalam pelaksanaan upacara, tetapi juga memiliki kedisiplinan, pemahaman kebangsaan, serta kemampuan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan.
Sementara itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengingatkan pelajar yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka agar mempersiapkan diri sejak dini dengan menjaga kesehatan, membangun kedisiplinan, bekerja keras, dan mempelajari Pancasila.
Yudian juga mendorong pelajar mempelajari buku teks utama Pendidikan Pancasila untuk membangun pemahaman mengenai ideologi bangsa.
"Bangun pemahaman tentang ideologi bangsa kita. Kemudian perlu latihan kesamaptaan, seperti push-up dan latihan lainnya, sehingga pada saat mengikuti tes tahun depan sudah siap," ujarnya.
Saat ini, calon Paskibraka HUT ke-81 RI menjalani latihan gabungan pada 6-9 Agustus sebagai bagian dari persiapan menuju upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Setelah latihan gabungan, peserta dijadwalkan bergeser ke Jakarta pada 11 Agustus untuk mengikuti rangkaian gladi sebelum pelaksanaan upacara pada 17 Agustus.
Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.