Jadi intinya...
Liputan6.com, Jakarta - Jennie BLACKPINK resmi merilis EP solo terbarunya bertajuk Fallen Angel pada Jumat, 28 Agustus 2026. EP ini menjadi rilisan solo pertama Jennie sejak album penuh Ruby yang diluncurkan pada 2025 lalu.
Jennie secara pribadi mengumumkannya lewat media sosial. Unggahan-unggahan ini pun mendapat sambutan luar biasa dari para penggemar, dengan jutaan likes dan ribuan komentar yang memuji keindahan visual serta konsep artistik dari video musik tersebut. EP Fallen Angel sendiri hadir setelah Jennie sebelumnya tampil membawakan lagu "Heaven" dan "Less Than a Lover" secara langsung di sejumlah panggung festival musik internasional sepanjang musim panas ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335569/original/079441800_1787998615-Screenshot_2026-08-29_171012.jpg)
Perbesar
Sampul EP Fallen Angel menampilkan visual artistik Jennie yang tampak melayang dengan gaun putih panjang yang berkibar, berlatar danau berkabut ungu dengan sekumpulan angsa berenang di bawahnya. Nuansa dark fantasy ini juga terasa kuat dalam video musik untuk single "Fallen Angel", yang menghadirkan dunia fantasi gelap bertema keserakahan manusia serta kerinduan untuk kembali terbang bebas.
Sebelum resmi dirilis, Jennie sempat mengumumkan CD pre-order lewat unggahan di Instagram. "Fallen Angel in 2 days, CD pre-order available now, can't wait for everyone to have this special ep!" tulisnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335570/original/089921900_1787998615-jennie.jpg)
Perbesar
Usai video musik resmi dirilis, Jennie turut membagikan sederet potret di balik layar proses syutingnya. Ia tampak menikmati setiap prosesnya. Dalam salah satu foto, ia tampak tergantung dengan kawat harness sambil mengenakan gaun tile berwarna pink yang berkibar, berlatar layar biru khas teknik chroma key, lengkap dengan teks "Fallen Angel Out Now" di sudut foto.
Di potret lain, ia tampak mengenakan gaun merah merona dengan dekorasi ranting-ranting atau akar pohon yang dijalin bagaikan sarang burung, memberi kesan estetik dan magis. Ia bahkan menunjukkan outfit manis sambil mengenakan sarung tangan putih berenda dan topi biru velvet.
Momen ini diunggah Jennie dengan ungkapan antusiasmenya. "My fallen angel music video is OUT 🪽🪽🪽 link in bio! go watch nowwwwwww," tulis Jennie.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Andika Mahesa Kembali Manggung Usai 19 Hari Dirawat, Ungkap Kondisi Jantung
Sabtu, 29 Agustus 2026 17:19 WIB
Festival Mustika Rasa 2026 di Alun-Alun Selatan Yogyakarta selama dua hari Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026. (ANTARA/Ist)
Yogyakarta (ANTARA) - Buku Mustika Rasa yang memuat sekitar 1.000 resep dari berbagai daerah di Indonesia kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui Festival Mustika Rasa 2026 di Alun-Alun Selatan Yogyakarta selama dua hari Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata Wiryanti Sukamdani menilai Mustika Rasa menunjukkan perhatian Presiden Soekarno terhadap persoalan pangan masyarakat, karena buku tersebut mencakup bahan makanan, kandungan gizi, cara memasak hingga teknik memotong bahan makanan.
“Seorang presiden memikirkan detail rakyatnya. Semua bisa mengambil menu dari situ. Ada 1.000 menu dari buku itu, jadi sangat luar biasa banyak dan kayanya Indonesia,” kata Wiryanti.
Ia menegaskan keberagaman bahan pangan lokal seperti sagu, singkong, ubi, sukun, porang, hingga jagung perlu terus diangkat agar masyarakat tidak semata-mata bergantung pada beras.
“Kami ingin masyarakat kita mengapresiasi bahan-bahan yang ada di Indonesia. Kami berikan referensi juga bagaimana memasak yang sehat, enak, dan relevan bagi generasi muda,” ujarnya.
Semangat tersebut kemudian dibawa ke Festival Mustika Rasa di Yogyakarta yang menghadirkan sekitar 100 stan UMKM dengan ragam makanan tradisional, kuliner langka Nusantara, fesyen, dan kerajinan lokal.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi pengenalan kembali resep-resep dalam Mustika Rasa agar tidak berhenti sebagai dokumentasi sejarah, apalagi resep tersebut dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, termasuk pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
“Jangan hanya bicara teori, resep ini harus kita praktikkan langsung untuk mengatasi stunting,” kata Hasto.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Nepal diperkirakan membutuhkan dana sekitar US$ 4 miliar (Rp 70,8 triliun) hingga US$ 5 miliar (Rp 88,5 triliun) untuk membangun kembali infrastrukturnya pascabanjir bandang yang menghancurkan negara tersebut pada minggu ini. Tagihan pemulihan raksasa ini setara dengan hampir sepersepuluh dari total ekonomi negara pegunungan tersebut.
Mengutip Reuters, Sabtu (29/08/2026), Menteri Keuangan Nepal, Swarnim Wagle, membeberkan besaran estimasi awal kerugian akibat bencana mematikan tersebut.
"Perkiraan awalnya adalah antara US$ 4 miliar (Rp 70,8 triliun) hingga US$ 5 miliar (Rp 88,5 triliun). Hanya sebuah perkiraan," paparnya.
"Kami akan membutuhkan jauh lebih sedikit daripada yang kami butuhkan untuk gempa bumi tahun 2015. Kerugian dan kerusakan sedang dinilai," ungkapnya.
Tragedi ini dipicu oleh runtuhnya gletser pada hari Rabu yang seketika melepaskan aliran deras batu, es, lumpur, dan puing-puing melalui sistem sungai pegunungan Himalaya. Bencana dahsyat ini telah menewaskan lebih dari 600 orang di wilayah Nepal dan Tibet, China, sementara lebih dari 2.000 orang lainnya saat ini masih dinyatakan hilang tanpa jejak.
Terjangan air bah mematikan itu telah meratakan berbagai kota di daerah perbatasan. Banjir juga menyapu bersih jembatan dan jalan raya, serta memberikan kerusakan struktural pada sejumlah stasiun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) utama.
Swarnim tidak merinci lebih lanjut mengapa tagihan rekonstruksi kali ini diperkirakan akan lebih kecil dari US$ 9 miliar (Rp 159,3 triliun) yang dihabiskan setelah gempa bumi bermagnitudo 7,8 pada tahun 2015 silam. Gempa yang tercatat sebagai bencana terburuk di Nepal itu menewaskan hampir 9.000 orang, menghancurkan lebih dari setengah juta rumah, dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar sepertiga dari total ekonomi Nepal.
Meskipun nilai kerugian dan biaya rekonstruksinya lebih rendah, banjir bandang ini dipastikan akan tetap menjadi pukulan telak bagi perekonomian negara yang selama ini sangat bergantung pada remitansi, pariwisata, dan tenaga air tersebut. Terjangan banjir ini telah melumpuhkan proyek-proyek listrik vital yang menyumbang lebih dari 12% dari total kapasitas pembangkit nasional.
(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]
CNN Indonesia
Sabtu, 29 Agu 2026 17:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Ada cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengetahui seberapa bugar tubuhmu. Cara ini dikenal sebagai sitting-rising test (SRT) yang tidak memerlukan alat khusus.
Tes ini dilakukan dengan duduk di lantai, kemudian berdiri kembali tanpa menggunakan tangan atau lutut sebagai penopang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari laman Everyday Health, sitting-rising test dapat menggambarkan sejumlah kemampuan fisik, termasuk kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, dan koordinasi tubuh.
Penelitian terbaru juga menemukan bahwa kemampuan melakukan gerakan tersebut berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular maupun penyebab alami lainnya.
Untuk mencoba SRT, mulailah dengan berdiri di lantai dengan permukaan datar dan tidak licin, tanpa mengenakan alas kaki. Kedua tangan dapat diposisikan lurus ke depan.
Kemudian silangkan kaki, lalu perlahan duduk di lantai dengan bantuan sesedikit mungkin.
Setelah itu, berdiri kembali dengan posisi kaki tetap menyilang. Cobalah untuk tidak menggunakan tangan atau lutut sebagai penopang dan kondisikan badan tanpa kehilangan keseimbangan.
Gerakan duduk dan berdiri masing-masing memiliki nilai maksimal lima poin.
Satu poin akan dikurangi setiap kali Anda menggunakan tangan, lengan bawah, atau lutut sebagai penopang. Sementara itu, setengah poin dikurangi jika kamu merasa tidak stabil atau kehilangan keseimbangan.
Pilihan Redaksi
Dengan penilaian ini, maka kamu mendapat nilai maksimal 10 jika mampu duduk dan berdiri kembali secara sempurna tanpa bantuan. Semakin rendah skor, semakin banyak bantuan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan gerakan.
Tes ini dibuat pada akhir tahun 90-an oleh Claudio Gil Araújo, seorang dokter dan dekan penelitian di Rio de Janeiro, Brasil.
"Saya menyadari bahwa kebugaran aerobik tidak hanya penting untuk kesehatan, tetapi juga apa yang saya sebut kebugaran non-aerobik," ujar Araújo.
Berbeda dari tes kebugaran yang mengukur kemampuan aerobik seperti berlari atau bersepeda, SRT menguji kebugaran non-aerobik.
Ahli terapi fisik Amy Pastva mengatakan tes ini membutuhkan beberapa kemampuan fisik sekaligus, termasuk kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, dan koordinasi. Kekuatan kaki, misalnya, diperlukan untuk membantu tubuh bangkit dari posisi rendah.
Fleksibilitas membantu tubuh melakukan gerakan dengan lebih leluasa, sedangkan keseimbangan dan koordinasi dibutuhkan agar gerakan dapat dilakukan dengan stabil.
Penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang berusia 46-75 tahun menunjukkan hubungan antara skor SRT dan risiko kematian selama masa pemantauan sekitar 12 tahun.
Peserta dengan skor 10 memiliki angka kematian sekitar 3,7 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 11,1 persen pada mereka yang mendapat skor 8 dan 42,1 persen pada kelompok dengan skor 4 atau lebih rendah.
Setelah memperhitungkan usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, dan kondisi kesehatan yang sudah ada, peserta dengan skor 0-4 tercatat memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar enam kali lebih tinggi dan risiko kematian akibat penyebab alami sekitar empat kali lebih tinggi dibandingkan peserta dengan skor sempurna.
Meski demikian, hasil tersebut menunjukkan hubungan, bukan berarti skor rendah secara langsung menyebabkan risiko kematian meningkat.
Jika skormu rendah, tidak perlu langsung khawatir. Hasil tes dapat menjadi petunjuk mengenai aspek kebugaran yang perlu dilatih.
Kamu dapat mulai melakukan latihan keseimbangan atau memulai yoga, latihan peregangan, latihan kekuatan seperti squat dan latihan beban, serta menjaga berat badan tetap ideal.
Kamu juga bisa memulai dengan gerakan yang lebih sederhana, seperti latihan duduk dan berdiri dari kursi secara berulang.
"Memperbaiki area yang lebih lemah dapat memberikan dampak yang besar pada kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan, bahkan meningkatkan harapan hidup Anda," ujar Araújo.
(fef)
Kotabaru, S Kalimantan (ANTARA) - Rahmad, a member of Kotabaru DPRD, appreciated Minamas Plantation for organizing fire-care school in Binturung Village, Pamukan Utara Sub-district, in collaboration with Indonesia Heritage Foundation (IHF).
"Hopefully this activity is not merely ceremonial, but brings sustainable benefits," said Rahmad in Kotabaru, Wednesday.
He said teachers do more then just teaching knowledge, through fire-aware school program they foster an environmentally conscious character in schools and encourage students to be vigilant and concern about environmental threat such as wildfires.
Related news: Minamas strengthen teachers role in environment through fire awareness school
"We give appreciation to the head of Education Office and teachers council who are very enthusiastic to attend the activities provided by Minamas," he said.
Minamas Plantation Regional Controller, Adrian Mohd Fazrin Mohd Fairoz, said that the event was attended by 130 teachers from kindergarten to high school from both Minamas schools and schools around the company's operational area.
The training has been running since 2022 in partnership with IHF. The goal is to strengthen the capacity of educators while integrating the value of character education and environmental care culture into daily learning process.
"This is a form of the company's commitment to education as the main pillar of social responsibility," said Adrian Mohd Fazrin.
Related news: Kotabaru DPRD member fights for education and health on the border
Related news: Kotabaru DPRD committed to improving health facilities
The training was designed not only to strengthen the professional capacity of teachers, but also integrate values of character education and environmental culture into learning process. This is considered increasingly urgent given the challanges facing today's youth, such as drug abuse, online gambling, and various other social problems.
"It is not enough to equip children solely with academic knowledge, but also moral values, noble character, mental toughness, and awareness of protecting environment," he stated.
Head of the Kotabaru Education and Culture Office Akhmad Romansyah appreciated the initiative of Minamas and Indonesia Heritage Foundation in organizing this very meaningful training.
"The presence of 130 teachers from kindergarten to high school shows attention and enthusiasm of educators to continue to improve the quality of learning," he said.
Pewarta: Ahmad Nurahsin Q
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 29 Agustus 2026 17:09 WIB
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Batang menerima bantuan pompa air dari pemerintah untuk dibagikan pada kelompok tani yang kesulitan mendapatkan pasokan air lahan pertanian di Batang, belum lama ini. (ANTARA/Kutnadi)
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyediakan 114 pompa air untuk mengamankan pasokan air lahan pertanian milik para petani sebagai upaya mencegah potensi gagal panen.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan Kabupaten Batang Sutadi di Batang, Sabtu, mengatakan bahwa sebanyak 114 pompa air tersebut disebar secara bertahap kepada kelompok tani yang berada di wilayah kekeringan.
"Berdasarkan laporan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan hingga Agustus 2026, fenomena kekeringan telah berdampak pada 16 hektare lahan pertanian di dua kecamatan utama yakni Banyuputih (1 hektare) dan Gringsing (15 hektare)," katanya.
Menurut dia, penanganan kekurangan pasokan air lahan pertanian di tingkat tapak sejauh ini masih tergolong terkendali berkat inisiatif para petani.
"Kalau untuk laporan sampai Agustus 2026, ya ada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Banyuputih dan Gringsing," katanya.
Ia yang didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan Diana Anggraeni mengatakan di wilayah Banyuputih memang menjadi kawasan langganan yang sering terjadi keterbatasan pasokan air setiap memasuki musim kemarau.
Meski demikian, kata dia, ancaman kekeringan yang dapat berpotensi menimbulkan gagal panen ini dapat diantisipasi dengan menyedot aliran air sungai dengan menggunakan pompa.
"Selama air tanah atau celah sumber air permukaan masih terjangkau, para kelompok tani langsung menyedotnya menggunakan mesin pompa," katanya.
Selain menyiapkan pompa air, dia mengatakan pemerintah juga menyokong infrastruktur pendukung melalui perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi tersier.
"Kami ada bantuan dari irigasi untuk Banyuputih dan Gringsing, kemudian didistribusikan juga pompa air," katanya.
Baca juga: Batang perketat siswa-guru gunakan gawai selama KGM
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 29 Agustus 2026 17:08 WIB
Klinik Mediska di Kota Semarang. ANTARA/HO-KAI Daop 4 Semarang
Semarang, Jateng (ANTARA) - PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang mencatat fasilitas klinik kesehatan, yang tersebar di lima wilayahnya telah melayani sekitar 18 ribu orang selama periode Januari hingga Juli 2026.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Jateng, Sabtu, mengatakan terdapat lima klinik kesehatan yang dimanfaatkan masyarakat umum untuk berobat yakni di Kota Semarang, Tegal, Pekalongan, Kabupaten Grobogan, dan Blora.
"Fasilitas kesehatan ini tidak hanya mendukung kebutuhan kesehatan internal KAI, tetapi juga dapat memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dan jenis pelayanan yang tersedia," katanya.
Dari lima klinik kesehatan milik KAI tersebut, kata dia, Klinik Mediska Semarang melayani pasien terbanyak yang mencapai 8.378 orang.
Selain pegawai KAI, kata dia, klinik kesehatan KAI juga melayani masyarakat umum maupun pasien BPJS.
Ia menjelaskan fasilitas kesehatan tersebut menyediakan berbagai layanan, seperti pemeriksaan dokter umum, dokter gigi, konsultasi medis, pemeriksaan tanda-tanda vital, penanganan keluhan kesehatan, serta layanan farmasi.
Masing-masing klinik kesehatan KAI, lanjut dia, diperkuat dengan enam dokter umum, empat dokter gigi, delapan paramedis, serta apoteker.
Ia mengharapkan kehadiran layanan kesehatan milik KAI tersebut bisa membantu para pelanggan maupun masyarakat di sekitar saat membutuhkan akses layanan kesehatan dengan standar kualitas yang terverifikasi.
Baca juga: Mobilitas masyarakat ke Purwokerto meningkat
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 29 Agustus 2026 17:07 WIB
Prosesi ruwatan anak berambut gimbal dalam kegiatan Dieng Culture Festival (DCF) 2026 di pelataran Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). ANTARA/Sumarwoto
Banjarnegara (ANTARA) - Sebanyak 13 anak berambut gimbal (dreadlocks) mengikuti prosesi ruwatan dalam ajang Dieng Culture Festival (DCF) 2026 di kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu.
Sebelum menjalani ruwatan, ke-13 anak tersebut dikirab dari halaman rumah sesepuh adat Dieng menuju kompleks Candi Arjuna. Setibanya di pelataran candi, mereka menjalani jamasan yang dipimpin Bupati Banjarnegara Amalia Desiana.
Prosesi dilanjutkan dengan pemotongan rambut gimbal yang dipimpin sesepuh adat Dieng Mbah Sumanto. Pemotongan juga melibatkan sejumlah tamu undangan secara bergantian terhadap masing-masing anak.
Sebelum rambut dipotong, setiap anak menyampaikan permintaan tertentu yang menjadi bagian dari tradisi ruwatan. Permintaan tersebut beragam, antara lain kalkun, kambing, sepeda, hingga laptop.
Salah seorang panitia Ruwatan Anak Berambut Gimbal, Chaerudin mengatakan tradisi pencukuran rambut gimbal telah dilakukan masyarakat Dieng secara turun-temurun dan kemudian menjadi bagian dari DCF sejak pelaksanaan ke-16.
Ia menjelaskan berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, sebelum rambut tumbuh menggimbal, anak biasanya mengalami demam tinggi selama dua hingga tiga hari dan kemudian rambutnya mulai menggimbal.
"Kalau permintaannya sudah dikabulkan, baru rambutnya bisa dipotong. Kalau belum, rambut tetap bisa dipotong, tetapi dipercaya akan tumbuh gimbal lagi dan anak bisa kembali sakit," kata dia yang juga bertindak sebagai pembawa acara ruwatan.
Setelah dipotong, rambut gimbal dilarung di Telaga Balai Kambang yang berada tidak jauh dari kompleks Candi Arjuna.
Rangkaian ruwatan ditutup dengan tradisi Ngalap Berkah berupa makan bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Masyarakat, pejabat, wisatawan domestik, dan wisatawan mancanegara turut membaur dalam tradisi tersebut.
Chaerudin mengatakan ruwatan anak berambut gimbal menjadi salah satu daya tarik DCF, karena mempertahankan tradisi masyarakat Dieng sekaligus memperkenalkannya kepada wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui sambutan tertulis yang dibacakan Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko pada pembukaan DCF 2026 di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, Jumat (28/8), mengatakan masyarakat harus tetap menjadi pemilik utama tradisi.
"Jangan sampai nilai budaya dikorbankan dengan kepentingan ekonomi," katanya.
Menurut dia, ruwatan rambut gimbal merupakan tradisi lintas generasi yang mengandung nilai spiritual, penghormatan kepada leluhur, gotong royong, dan hubungan manusia dengan alam. Tradisi tersebut telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2016.
Ia menegaskan tradisi harus tetap menjadi living tradition dan masyarakat menjadi pemilik, pelaku, pengelola, sekaligus penerima manfaat utama.
Ia mendorong regenerasi pengetahuan budaya kepada generasi muda agar tradisi Dieng tetap hidup dan diwariskan lintas generasi.
Baca juga: Tradisi potong rambut gimbal di kawasan Dieng dilestarikan
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 29 Agustus 2026 17:07 WIB
Penumpang berada di dalam bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/agr
Batang, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas jangkauan operasional bus Trans Jateng ke wilayah Kabupaten Batang untuk menopang mobilitas masyarakat menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Agung Widodo di Batang, Jateng, Sabtu, mengatakan Pemprov Jateng telah memberikan sinyal hijau adanya penyesuaian titik pemberhentian utama agar lebih strategis menunjang kawasan penyangga industri.
"Alhamdulillah, kami mendapatkan tanggapan positif. Jadi, nanti Trans Jateng ini juga akan mendukung kegiatan di KITB," katanya.
Menurut dia, pergeseran titik halte dipusatkan ke wilayah yang bersentuhan langsung dengan area industri.
"Usulan kemarin memang saat pertemuan itu tidak di Banyuputih, tetapi malah di Plelen (Kecamatan Gringsing). Karena sebagai penyangga nantinya untuk kawasan ekonomi khusus adalah yang Gringsing," katanya.
Ia mengatakan untuk perencanaan rute, durasi perjalanan, hingga skema operasional kini masih digodok matang.
"Pemerintah daerah nantinya harus menyiapkan angkutan dari lokasi Trans Jateng berhenti menuju ke kawasan ekonomi khusus," katanya.
Kemudian, untuk memastikan tarif yang dipatok relevan dengan daya beli masyarakat, pihaknya akan menggelar studi ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP) pada 2027.
"Pada 2027, kita nantinya akan ada kegiatan itu untuk ATP dan WTP-nya dulu karena harus berhitung kira-kira dengan kemampuan itu seperti apa untuk menjadi bahan pertimbangan," katanya.
Ia mengatakan proyeksi transportasi ini dirancang dalam jangka panjang untuk menghubungkan aglomerasi Petanglong atau hingga ke Kabupaten Pekalongan.
"Meski begitu, fokus terdekat tetap dialokasikan penuh untuk kebutuhan lokal. Ke depannya harapannya itu sampai dengan Petanglong, jadi sampai dengan Kabupaten Pekalongan," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Warta Ekonomi, Jakarta -
Pemerintah memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi transformasi industri, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dan industri semikonduktor.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan perkembangan AI akan menjadi salah satu faktor yang mengubah berbagai sektor industri. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus pemerintah untuk menjaga daya saing ekonomi nasional.
“Dan AI ini adalah salah satu revolusi industri ke depan. Sesudah industri 4.0 dia lari ke AI dan AI aplikasinya sangat luar biasa di berbagai sektor. Jadi ini beberapa game changer yang ada ke depan,” ujar Airlangga dalam acara Penyerahan Sertifikat kepada Dewan Penyantun Pendidikan (DPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (28/8/2026).
Menurut Airlangga, penguatan SDM juga diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem semikonduktor di Indonesia. Pemerintah bekerja sama dengan Arm Limited, perusahaan yang bergerak di bidang desain semikonduktor, dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.
Indonesia menjadi mitra Arm dalam tahap ketiga pengembangan ekosistem semikonduktor setelah sebelumnya perusahaan tersebut bekerja sama dengan Korea Selatan dan Malaysia.
“Yang kedua, kita melakukan pendidikan untuk 15 ribu (peserta), mereka yang akan dilatih untuk bisa masuk dalam ekosistem Arm daripada semikonduktor. Nah itu target yang akan dilakukan bersama dengan Arm di dalam ekosistem,” kata Airlangga.
Selain semikonduktor, pemerintah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri.
Pada 2026, pemerintah mendorong program pemagangan bagi 120.000 hingga 150.000 fresh graduate untuk bekerja di industri selama enam bulan. Program tersebut didukung pembayaran upah oleh pemerintah dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp4,14 triliun.
Pemerintah juga menyiapkan program vokasi bagi 220.000 lulusan SMK agar dapat masuk ke dunia industri. Program tersebut memiliki anggaran Rp2,12 triliun.
Sementara itu, program retraining disiapkan bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) agar dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri maupun membuka peluang bekerja di luar negeri.
Airlangga mengatakan penguatan SDM merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Ia menyebut perekonomian Indonesia tumbuh 5,45% pada semester I 2026, sementara inflasi berada di level 2,8%.
“Indonesia tumbuh sebetulnya dalam semester satu di 5,45 persen dan itu tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Indonesia juga berhasil me-maintain pertumbuhan di atas 5 persen dalam 13 tahun terakhir, dan kemudian kita berhasil menjaga inflasi juga rendah relatif 2,8 persen. Nah kemudian Bapak Presiden mendorong penguatan SDM,” ujar Airlangga.
Penguatan SDM juga dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Keberadaan UNNES yang berada di sekitar kawasan strategis, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan KEK Batang, dinilai dapat memperkuat keterhubungan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri.
Baca Juga: Airlangga Ungkap Potensi Investasi Data Center Indonesia Capai 1,17 GW
Baca Juga: Indonesia-India Bidik Kerja Sama Semikonduktor hingga Data Center
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan perguruan tinggi perlu memastikan kompetensi lulusan tetap relevan dengan perkembangan industri.
“Penguatan SDM harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan dunia industri. Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan, tetapi juga perlu memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujar Haryo.
Menurutnya, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi penting untuk menciptakan SDM yang adaptif dan siap menghadapi perubahan akibat transformasi industri.