Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memberikan dua buku karyanya kepada kader Partai Demokrat sebagai hadiah sekaligus bahan pembelajaran untuk mempersiapkan generasi muda menuju masa depan Indonesia yang lebih cerah.
"Saya tinggalkan buku-buku saya untuk hadiah. Sudah sampai belum? Sudah," kata Prabowo dalam perayaan HUT Ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu, dipantau secara daring.
Adapun, dua buku yang diberikan Prabowo, yakni "Paradoks Indonesia dan Solusinya" dan "Strategi Transformasi Bangsa: Menuju Indonesia Emas 2045".
Presiden mengharapkan buku tersebut dapat dipelajari oleh para kader Demokrat sebagai bekal untuk memahami potensi Indonesia dan mempersiapkan masa depan bangsa.
"Mudah-mudahan bisa dipelajari. Intinya, masa depan kita cerah," ujar Prabowo.
Selain itu, Indonesia juga diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan besar dunia atau one of the great powers. Namun, ia mengingatkan agar proyeksi tersebut tidak membuat bangsa Indonesia menjadi sombong.
"Bukan kita (yang mengatakan). Kita tidak boleh sombong, tetapi mereka mengatakan," ucapnya.
Prabowo menilai masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari besarnya potensi yang dimiliki bangsa. Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan untuk melanjutkan pembangunan dan kebangkitan Indonesia.
Ia menekankan target Indonesia menjadi kekuatan ekonomi besar pada 2050 bukanlah sesuatu yang terlalu lama.
Sebab, waktu tersebut hanya berjarak 24 tahun dari sekarang dan akan menjadi masa ketika generasi muda saat ini memegang peranan penting dalam kepemimpinan bangsa.
Prabowo kemudian mengibaratkan bahwa dia bersama Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai bagian dari generasi yang menjadi jembatan bagi generasi berikutnya untuk meneruskan tanggung jawab pembangunan bangsa.
"Pak SBY dan saya, kita generasi ibarat kami adalah anak tangga yang akan digunakan oleh generasi lebih muda kita untuk naik, untuk mengambil alih tanggung jawab, untuk meneruskan kebangkitan bangsa Indonesia," kata Prabowo.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.