Xi Jinping Perketat Pengawasan di 60 Tahun Revolusi Kebudayaan China

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

China memasuki peringatan ke-60 Revolusi Kebudayaan pada 2026, namun momen bersejarah yang mengubah kehidupan jutaan orang tersebut berlalu tanpa ada satu pun gestur atau perayaan resmi dari pemerintah.

Analis geopolitik Hu Zimo menyoroti kesengajaan di balik sikap diam pemerintah China tersebut. Ia menilai langkah itu mencerminkan kondisi politik negara saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di bawah kepemimpinan Xi Jinping, Partai sama-sama berusaha merayakan Mao, yang meluncurkan Revolusi Kebudayaan, dan juga Deng, yang mengubur serta mengkritiknya sebagai bagian dari sejarah kuasi-linear," ujar Hu.

Menurut Hu, merayakan dua tokoh yang bertolak belakang itu merupakan hal yang mustahil, sehingga Xi memutuskan untuk menghapus dan mengabaikan Revolusi Kebudayaan.

Hu menyebut bahwa ketakutan negara terhadap sejarah membuat tindakan pengawasan memori publik menjadi begitu masif.

"Kesunyian seperti ini memang disengaja. Ini mencerminkan iklim politik di mana memori publik dipantau, arsip dibatasi, dan mereka yang mencoba melestarikan sejarah menghadapi tekanan yang kian intensif setiap tahunnya," ungkap Hu.

Tekanan terhadap peneliti lanjut usia dan pengarsip swasta

Merujuk pada laporan China Unofficial Archives, tekanan keras menyasar para warga senior di seluruh China yang menghabiskan puluhan tahun mengumpulkan dokumen, mewawancarai penyintas, dan menulis catatan pribadi. Aktivitas mandiri yang dilakukan di rumah-rumah pribadi ini kini dianggap otoritas lokal sebagai potensi sumber ketidakstabilan.

Sejumlah pensiunan pekerja dan mantan pelajar di berbagai provinsi mendapat kunjungan mendadak dari pejabat setempat. Mereka diminta menyerahkan naskah, menghapus berkas digital, hingga diancam pemotongan uang pensiun jika tidak menghentikan proyek sejarah mereka.

"Memori diperlakukan sebagai sesuatu yang berisiko," sebut Hu, mengenai penekanan terhadap para peneliti independen tersebut.

Pilihan Redaksi

  • Ogah Gencatan Senjata, Ini yang Dituntut Iran ke AS
  • Pejabat Rusia Sebut Eksistensi Israel Berisiko Lenyap Gegara Perang
  • Teheran Cemooh Operasi Ekonomi Trump Tekan Iran: Kebijakan Gagal

Pengetatan di berbagai sektor: toko cetak, bandara, hingga universitas

Pengawasan di bawah Xi Jinping juga memperketat ruang gerak usaha kecil dan lembaga pendidikan.

Pemilik toko fotokopi lingkungan diinstruksikan memverifikasi setiap dokumen yang dicetak dan melaporkan konten yang menyinggung era Mao. Kegagalan melapor berisiko penutupan usaha atau penjara, sementara pelaporan yang berhasil diimbali imbalan uang.

Pelancong yang kembali dari Hong Kong atau luar negeri kerap mendapati buku-buku mereka disita di bandara tanpa penjelasan. Sistem peradilan menghindari persidangan, menggantung kasus selama bertahun-tahun.

Mahasiswa pascasarjana menghindari topik era Mao, sementara para profesor membatasi penelitian mereka hanya pada kompilasi arsip. Peringatan 60 tahun berlalu tanpa konferensi akademis, kuliah umum, atau publikasi peringatan.

Mengenai sikap keras otoritas terhadap ingatan sejarah ini, Hu mengatakan bahwa pemimpin tertinggi China berusaha mencegah refleksi apa pun yang dapat menantang kekuasaannya.

"Masa lalu diperlakukan sebagai ancaman. Mereka yang mencoba mengingat, diperlakukan sebagai calon pembangkang," kata Hu.

Meski demikian, Hu menilai bahwa upaya pemerintah untuk menghapus sejarah tidak sepenuhnya berhasil meredam memori masyarakat.

"Kegigihan ingatan pribadi menunjukkan bahwa perintah administratif tidak dapat memadamkan sejarah. Sejarah tetap hadir dalam kehidupan mereka yang mengalaminya dan dalam naskah-naskah yang terus mereka hasilkan, bahkan ketika mereka tahu bahwa mempublikasikannya mungkin akan memakan waktu hingga bergenerasi-generasi," pungkas Hu.

Kejagung Ungkap Alasan Penahanan Febrie: Keterangan Tak Sesuai Fakta

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap salah satu alasan penahanan kepada mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah di kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Hal itu disampaikan Tim Hukum Kejagung selaku pihak Termohon sidang praperadilan di PN Jaksel, pada Kamis (20/8).

Kejagung beralasan pada saat pemeriksaan Febrie sebagai tersangka ditemukan fakta yang tidak berkesuaian dengan hasil penyidikan oleh Tim 9.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terdapat informasi atau keterangan yang diberikan oleh pemohon pada saat pemeriksaan yang tidak bersesuaian dengan fakta yang telah ditemukan dan dikonfirmasi oleh termohon dalam proses penyidikan," ujar tim hukum Kejagung.

Dalam persidangan, Kejagung menyebut penahanan Febrie juga telah dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 100 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Salah satu alasan yang digunakan adalah Pasal 100 ayat 5 huruf b KUHAP yakni aturan penahanan kepada tersangka yang memberikan keterangan atau informasi yang tidak sesuai fakta saat pemeriksaan.

"Dengan demikian, ukuran terpenuhinya keadaan tersebut adalah adanya dasar objektif yang diperoleh penyidik bahwa keterangan atau informasi yang diberikan oleh tersangka pada saat pemeriksaan tidak bersesuaian dengan fakta yang telah terungkap dalam penyidikan," jelasnya.

Selain alasan tersebut, Kejagung menyatakan penahanan Febrie telah memenuhi syarat objektif sebagaimana diatur dalam Pasal 100 ayat 1 KUHAP.

Kejagung menyebut Febrie disangkakan melakukan tindak pidana dengan ancaman pidana yang memenuhi batas minimal untuk dapat dilakukan penahanan.

Dalam jawaban tersebut, Kejagung juga merujuk ancaman pidana dalam Pasal 3 Undang-Undang TPPU yang mencapai paling lama 20 tahun penjara.

Kejagung kemudian menyatakan seluruh persyaratan penahanan telah terpenuhi. Karena itu, surat perintah penahanan Febrie dinilai sah dan tidak memiliki alasan hukum untuk dibatalkan.

"Mempunyai dasar kewenangan dan dasar yuridis yang jelas, serta tidak terdapat alasan hukum untuk menyatakan surat perintah penahanan tersebut batal, tidak sah, atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," jelasnya.

Sebelumnya, Febrie meminta hakim tunggal PN Jakarta Selatan untuk membatalkan penahanan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal tersebut disampaikan Febrie dalam petitum gugatan praperadilan yang diajukan ke PN Jaksel. Febrie meminta hakim juga menyatakan surat perintah penahanan tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.

Dalam petitumnya, Febrie mempersoalkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRIN-43/F/Fd.2/07/2026 tertanggal 24 Juli 2026 yang diterbitkan terhadap Febrie. Kuasa hukum meminta hakim menyatakan surat perintah tersebut tidak sah beserta seluruh akibat hukumnya.

(tfq/dal)

placeholder

Pembangunan Rusun di Stasiun Manggarai Dimulai Jumat Ini

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) rumah susun (rusun) di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta, akan dilakukan pada Jumat (21/8) pekan ini.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung lokasi pembangunan rusun tersebut.

Adapun rusun itu dibangun di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Groundbreaking di Manggarai hari Jumat. Saya sudah survei dua hari lalu," ujar Maruarar di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Selatan, Rabu (19/8).

Pembangunan rusun ini berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang terhubung dengan transportasi publik dan aktivitas perkotaan.

Proyek hunian vertikal ini akan dibangun di Blok F dan Blok G Kawasan Stasiun Manggarai dengan memanfaatkan aset tanah berstatus Hak Pakai PT KAI.

Total area pengembangan mencapai sekitar 21.939 meter persegi, yang terdiri atas Blok F seluas sekitar 15.014 meter persegi dan Blok G sekitar 6.925 meter persegi.

Kawasan tersebut telah sesuai dengan peruntukan Zona Perumahan Kepadatan Sangat Tinggi (R-1) yang memungkinkan pembangunan rumah susun.

Rancangan bangunan juga memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), dengan batas ketinggian maksimal 151 meter.

Pembangunan dirancang secara vertikal dengan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) maksimal 55 persen dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) maksimal 11, serta ketinggian bangunan hingga maksimal 36 lantai.

Dari sisi konektivitas, kawasan hunian memiliki akses yang diklaim sangat dekat dengan Stasiun Manggarai, yakni sekitar 400 meter atau dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar empat menit.

Kawasan ini juga disebut didukung berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial dalam radius sekitar tiga kilometer.

Secara keseluruhan, pengembangan tersebut akan menyediakan 1.232 unit hunian yang tersebar di tiga menara utama, serta 150 unit ruang retail untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal, terdiri atas 72 unit di Blok G dan 78 unit di Blok F.

Hunian yang disiapkan terdiri atas tiga tipe, yaitu Tipe 28 (Studio) dengan luas sekitar 28 meter persegi yang terdiri atas satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu.

Selanjutnya Tipe 36 dengan luas sekitar 36 meter persegi yang memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu. Adapun Tipe 45 memiliki luas sekitar 45 meter persegi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

Hunian ini akan didukung melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga sebesar 6 persen dan tenor hingga 40 tahun.

Pembangunan tahap awal untuk Blok G dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026, sedangkan pembangunan Blok F direncanakan menyusul pada Oktober 2026.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Wamendagri ingatkan kepala daerah terus belajar cegah korupsi

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kemauan para pimpinan daerah untuk terus mempelajari regulasi pengelolaan keuangan negara dan integritas dari seluruh kepala daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

“Jadi belajar, belajar, dan belajar karena semua risiko ada di kepala daerah ya,” kata Wiyagus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Hal tersebut disampaikannya dalam memberikan keynote speech pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (20/8).

Wiyagus menyoroti banyaknya kepala daerah yang berasal dari beragam latar belakang, seperti politisi maupun pengusaha, yang belum terbiasa dengan ketentuan mengenai tata kelola keuangan publik. Menurutnya, pemahaman terhadap aturan hukum menjadi pelindungan utama bagi pimpinan daerah.

Baca juga: Mendagri: Integritas kepala daerah kunci pemerintahan bersih

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hadir bukan sekadar untuk menghukum, melainkan menjalankan fungsi pembinaan agar seluruh pemerintah daerah (Pemda) dapat berjalan sesuai koridor hukum. Pembinaan ini krusial untuk membentuk pimpinan yang berintegritas, adaptif, dan kolaboratif, sehingga tidak tergoda melakukan tindakan koruptif.

Upaya penguatan tata kelola tersebut, lanjut Wiyagus, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita ke-7 yang memprioritaskan reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.

Rakor tersebut merupakan pelaksanaan klaster ketiga dari sepuluh rangkaian kegiatan edukasi pencegahan korupsi yang dirancang Kemendagri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Terakhir, Wiyagus menekankan bahwa perbaikan sistem tata kelola pemerintahan melibatkan empat dimensi utama, yakni kepemimpinan dan politik, kebijakan tata kelola, pengawasan dan akuntabilitas, serta integritas. Ia meminta seluruh pimpinan dan aparatur daerah mencermati titik rawan dalam siklus pemerintahan serta melakukan perubahan paradigma pada tingkat individu.

“Mudah-mudahan setelah kegiatan ini tidak ada lagilah kepala daerah yang berkaitan dengan masalah hukum ya,” ujarnya.

Baca juga: Amran ingatkan pejabat: Kita ini pelayan rakyat

Baca juga: Ketua MPR: Presiden prihatin banyak kepala daerah terjebak korupsi

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kejagung periksa saksi meringankan tersangka Don Ritto

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Tim Penyidik Kejaksaan Agung atau Tim 9 memeriksa seorang saksi yang meringankan tersangka Don Ritto dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

"Penyidik memeriksa seorang saksi yang meringankan DR (Don Ritto) untuk dimintai keterangannya," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Selain itu, penyidik memeriksa tiga saksi dari pihak swasta.

Anang mengatakan pemeriksaan para saksi tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.

Namun, ia tidak mengungkapkan identitas para saksi maupun substansi pemeriksaan.

Ia memastikan penyidikan perkara tersebut terus dilakukan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah serta prinsip kehati-hatian.

"Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Dalam perkara dugaan TPPU dengan tindak pidana asal korupsi tersebut, Kejaksaan Agung telah menetapkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan pihak swasta Nurman Herin sebagai tersangka.

Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 yang diterbitkan pada 20 Juli 2026.

Surat perintah penyidikan tersebut diterbitkan setelah Kejaksaan Agung menerima pelimpahan berkas perkara dan barang bukti dari Polri.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung juga menerbitkan tiga surat perintah penyidikan setelah menerima pengalihan penanganan perkara dari Polri.

Ketiga surat tersebut meliputi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU di PT KNI, dugaan korupsi tata kelola batu bara di PLTU yang diduga memicu pemadaman listrik, serta dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan perkara PT Asabri.

Dalam perkara PT Asabri, Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU, sedangkan Don Ritto ditetapkan sebagai tersangka TPPU.

Alwi Farhan jaga asa tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Alwi Farhan menjaga asa tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah melaju ke perempat final dengan mengalahkan wakil tuan rumah Ayush Shetty di New Delhi, India, Kamis.

Unggulan ke-11 itu menang dua gim langsung 21-19, 21-11 dan menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa setelah Jonatan Christie terhenti pada babak 16 besar.

"Saya sangat senang bisa menang sekaligus membalas kekalahan dari dia. Sekarang sudah sampai delapan besar, tetapi masih ada pertandingan berikutnya,” ujar Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI.

“Situasi ini cukup rumit karena ada peluang mendapatkan medali, tetapi saya tidak ingin terbebani ekspektasi sendiri," katanya menambahkan.

Alwi mampu mengatasi tekanan bermain di hadapan pendukung tuan rumah, terutama pada gim pertama yang berlangsung ketat sebelum diamankan dengan skor 21-19.

Pada gim kedua, pemain berusia 21 tahun itu semakin menguasai pertandingan dan membatasi Ayush hingga 11 poin.

Alwi mengatakan tekanan bermain di kandang justru menjadi situasi yang berusaha dimanfaatkannya untuk mengambil kendali pertandingan.

"Saya tahu dia merasakan tekanan karena bermain di kandang dan situasi seperti itu tidak pernah mudah. Saya juga pernah mengalaminya. Karena itu, saya mencoba memanfaatkan keadaan tersebut untuk menambah semangat dan menguasai pertandingan," ujarnya.

Dukungan penonton kepada Ayush juga tidak mengganggu konsentrasi Alwi sepanjang pertandingan.

"Saya mencoba tidak terpengaruh dengan dukungan penonton untuk Ayush. Ketika dia bermain di Indonesia, mungkin dia juga akan merasakan hal yang sama. Itu bagian dari olahraga. Bermain di kandang lawan harus dijadikan tantangan," kata Alwi.

Sementara itu, langkah Jonatan terhenti setelah unggulan ketiga tersebut kalah dari Rasmus Gemke asal Denmark dengan skor 21-11, 13-21, 18-21.

Alwi selanjutnya akan menjalani laga perempat final dengan peluang memastikan medali apabila mampu meraih satu kemenangan lagi.

Dia akan berhadapan dengan wakil Taiwan Chou Tien Chen yang sebelumnya mengalahkan wakil Jepang Yushi Tanaka dengan dua gim langsung 21-14, 21-9.

Timnas U16 Yordania akan tampil ngotot kala hadapi Indonesia

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Timnas U16 Yordania akan tampil ngotot kala hadapi Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 04:39 WIB

Image Print

Pesepak bola Timnas Putri U16 Putri Nusantara, Kazumi Zalfa (kiri), berebut bola dengan pesepak bola Timnas Putri U-16 Yordania, Toleen Belal (kanan), pada turnamen Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Timnas Putri U16 Putri Nusantara menang 3-1 atas Yordania, tetapi gagal melaju ke semifinal setelah tidak menempati dua posisi teratas Grup B. ANTARA FOTO/Nirza/app/tom. (ANTARA FOTO/NIRZA)

Kudus (ANTARA) - Pelatih tim nasional putri U16 Yordania Luna Rami Amin Almasri mengatakan timnya akan tampil ngotot kala menghadapi tuan rumah timnas U16 Indonesia dalam babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

"Kami sangat senang berada di semifinal setelah melewati pertandingan yang sulit. Bagi kami ini sangat berharga untuk pengembangan tim," kata Luna dalam konferensi pers jelang laga di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis.

Luna senang dengan keberhasilan timnya mampu menembus babak semifinal yang menjadi modal berharga untuk bisa meningkatkan motivasi serta mental anak asuhnya.

"Lolosnya kami bukan karena beruntung, tapi karena pemain sudah bertarung sampai akhir. Memang ada beberapa kesalahan, tapi saya bangga terhadap pemain dan kami ke sini untuk belajar, berkompetisi, dan berkembang," imbuh Luna.

Secara terpisah pemain Yordania Nadin Omar Qassem Abu Salha menilai kesempatan berhadapan dengan Garuda Pertiwi akan memberikan tantangan sekaligus pengalaman berharga untuknya, terutama dalam menghadapi gaya permainan yang secara skema berbeda.

"Sangat luar biasa kami terpapar dengan gaya permainan yang berbeda. Saya percaya Indonesia tim A maupun B memiliki identitas yang sama yaitu semangat juang yang tinggi," ungkap Nadin.

"Tim kami sangat bersemangat untuk berkompetisi dan semoga bisa melaju ke final," tambahnya.

Tampilan Baru Qlola by BRI Perkuat Solusi Digital Terintegrasi

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Pembaruan ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan solusi perbankan digital yang semakin relevan, terintegrasi, dan mudah digunakan guna mendukung kebutuhan transaksi serta operasional nasabah bisnis.

Penyempurnaan tersebut semakin memperkuat peran Qlola by BRI sebagai platform perbankan digital terintegrasi yang menghubungkan berbagai kebutuhan transaksi keuangan dan operasional bisnis dalam satu ekosistem.

Dengan dukungan layanan berbasis web serta integrasi API, Qlola by BRI membantu nasabah menyederhanakan proses keuangan, meningkatkan efektivitas operasional, dan mengelola aktivitas bisnis secara lebih efisien.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengungkapkan bahwa pembaruan tampilan Qlola by BRI tidak sebatas menghadirkan penyegaran visual, tetapi juga memperkuat pengalaman nasabah dalam mengakses berbagai solusi perbankan secara lebih intuitif dan terintegrasi.

“Peluncuran Qlola New Skin menegaskan komitmen BRI untuk terus menjadi bank terdepan dalam penyediaan solusi layanan perbankan dan transaksi digital yang inovatif. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengembangan Qlola by BRI mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus membantu mereka mengelola transaksi dan operasional bisnis secara lebih sederhana, cepat, serta efisien,” ujar Riko.

Pengembangan Qlola by BRI New Skin berlandaskan tiga pilar utama yang menjadi fondasi pembaruan pengalaman pengguna. Pertama, Personalization, yang memungkinkan tampilan dan akses terhadap solusi transaksi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku dalam ekosistem bisnis.

Kedua, Connectivity, dengan menghadirkan akses yang lebih terhubung antarlayanan dan transaksi dalam satu platform. Ketiga, Seamless User Experience, melalui penyederhanaan tampilan dan alur penggunaan agar pengelolaan transaksi serta operasional bisnis dapat dilakukan secara lebih mudah dan terpadu.

Berlandaskan ketiga pilar tersebut, Qlola by BRI New Skin menghadirkan akses yang lebih intuitif terhadap berbagai solusi pengelolaan keuangan bisnis. Nasabah dapat menjalankan pembayaran secara real-time melalui Instant Payment Valuta Asing, sekaligus mengoptimalkan penggunaan dana dan pengaturan arus kas melalui Efficient Fund Management.

Melalui tampilan baru tersebut, nasabah dapat mengakses berbagai kapabilitas Qlola by BRI secara lebih mudah dan terintegrasi, mulai dari Centralized Financial Visibility, Integrated Payment Management, Smart Payroll Management, dan Seamless Payment Collections hingga Strategic Liquidity Management serta Unified Platform for Distribution. Berbagai kapabilitas tersebut mendukung perusahaan dalam memantau kondisi keuangan, mengelola pembayaran dan penerimaan, serta mengoptimalkan likuiditas dan proses distribusi dalam satu platform.

Penyempurnaan pengalaman pengguna melalui Qlola New Skin melanjutkan penguatan Qlola by BRI sebagai salah satu solusi digital bagi nasabah bisnis. Hingga semester I 2026, jumlah pengguna aktif Qlola by BRI telah mencapai lebih dari 99.000 pengguna, tumbuh 42,6 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Pada periode yang sama, pertumbuhan basis pengguna tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi. Volume transaksi melalui Qlola by BRI mencapai Rp8.799 triliun, meningkat 51 persen YoY. Kinerja tersebut turut berkontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI dan pendapatan berbasis komisi atau fee-based income yang dihasilkan melalui Qlola by BRI.

“Ke depan, BRI akan terus memperluas kapabilitas platform, memperkuat integrasi layanan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi setiap pelaku dalam ekosistem bisnis,” tutup Riko.

Malaysia harap bersua Indonesia di final Srikandi Merdeka Cup

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Malaysia harap bersua Indonesia di final Srikandi Merdeka Cup

Jumat, 21 Agustus 2026 04:34 WIB

Image Print

Pesepak bola Timnas Putri U16 Putri Nusantara, Kazumi Zalfa (kiri), berebut bola dengan pesepak bola Timnas Putri U16 Yordania, Taima’a Mohammad (kanan), pada turnamen Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Timnas Putri U16 Putri Nusantara menang 3-1 atas Yordania, tetapi gagal melaju ke semifinal setelah tidak menempati dua posisi teratas Grup B. ANTARA FOTO/Nirza/app/tom. (ANTARA FOTO/NIRZA)

Kudus (ANTARA) - Pelatih tim nasional putri U16 Malaysia Fairuz Montana bin Zainal Abidin berharap bisa bersua timnas Indonesia di babak final Srikandi Merdeka Cup 2026.

Malaysia harus melewati tantangan berat di semifinal dengan bersua Thailand, sedangkan Indonesia menghadapi Yordania. Kedua laga semifinal digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

"Saya pun harap pasukan Garuda Pertiwi layak ke final supaya saya dapat bertemu Garuda Pertiwi di final nanti," ujar Fairuz dalam konferensi pers di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis.

Fairuz ingin anak asuhnya mengerahkan seluruh kemampuan yang mereka miliki saat bertemu Thailand karena lawan yang akan mereka hadapi di semifinal tersebut belum pernah terkalahkan selama fase grup.

"Untuk bertemu dengan pasukan Thailand, Thailand bukan sebuah pasukan yang lemah. Dia sebuah pasukan yang kita tahu, sebuah pasukan yang bagus, yang baik," kata Fairuz

Secara terpisah pemain Malaysia Nur Qistina binti Mohd Fais mengungkapkan persiapan timnya berjalan dengan lancar.

"Kami akan berjumpa Thailand di semifinal dan persiapan kami untuk semifinal ini berjalan dengan lancar. Dan impian saya datang ke sini untuk mengangkat piala juga," kata Qistina.

"Impian kami untuk mengalahkan, kalau boleh mengalahkan Garuda Pertiwi, tapi kami akan kalahkan Thailand dulu," imbuhnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul:

Fajar/Fikri bangkit dari tekanan untuk tembus perempat final

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Fajar/Fikri bangkit dari tekanan untuk tembus perempat final

Jumat, 21 Agustus 2026 04:32 WIB

Image Print

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bangkit dari tekanan untuk memastikan tempat di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menaklukkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju di New Delhi, India, Kamis (20/8/2026). ANTARA/HO-X/@INABadminton/pri.

Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bangkit dari tekanan untuk memastikan tempat di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menaklukkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju di New Delhi, India, Kamis.

Unggulan kedua itu menang melalui pertarungan tiga gim 21-15, 14-21, 21-12 setelah sempat kehilangan kendali permainan pada gim kedua.

"Pada gim pertama dan kedua mereka selalu memulai dengan baik. Kami masih bisa membalikkan keadaan di gim pertama, tetapi tidak pada gim kedua. Karena itu, pada gim penentuan kami tidak ingin kembali tertinggal sejak awal dan langsung bermain lebih agresif," kata Fajar dalam keterangan resmi PBSI.

Fajar/Fikri sempat kesulitan menyesuaikan permainan dengan kondisi lapangan, terutama ketika berada pada sisi yang kalah angin pada gim kedua.

Situasi tersebut dimanfaatkan Kang/Ki untuk mengambil kendali dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Fikri mengatakan pasangan Korea tampil lebih rapi dan mampu memberikan tekanan lebih besar dibandingkan pertemuan sebelumnya.

"Mereka bermain lebih aman dan lebih rapi, sementara tekanannya juga lebih kuat. Kami justru kurang siap, terutama pada awal gim kedua. Adaptasi terhadap kondisi angin juga terlambat karena di lapangan tiga perbedaannya cukup terasa," ujar Fikri.

Memasuki gim penentuan, Fajar/Fikri memperbaiki awal permainan dan langsung mengambil inisiatif serangan.

Perubahan tersebut membuat pasangan Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim ketiga 21-12 sekaligus mengamankan tiket delapan besar.

Meski lolos, Fajar menilai penampilannya masih belum maksimal dan perlu diperbaiki sebelum menjalani pertandingan berikutnya.

"Saya merasa permainan hari ini masih kurang baik meskipun kami menang. Semoga besok bisa tampil jauh lebih baik. Sekarang kami akan memaksimalkan pemulihan kondisi," ujar Fajar.