Selasa, 22 September 2026 11:53 WIB
Terduga pelaku NR pada saat diamankan di Mapolresta Palangka Raya, Senin (21/9). ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya.
Palangka Raya (ANTARA) - Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berhasil meringkus seorang pria berinisial NR (30) yang diduga mengedarkan 366 gram narkotika jenis sabu.
"Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat, yang kemudian kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kasat Resnarkoba Polresta Palangka Raya, AKP Yonika Winner Te'dang, Selasa.
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihaknya berhasil mengamankan terduga pelaku NR di sebuah rumah kos di Jalan Bukit Keminting XI B, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, pada Senin (21/9) sekitar pukul 17.30 WIB.
Dari lokasi itu, petugas menemukan satu paket yang diduga sabu dengan berat kotor sekitar 0,58 gram.
"Selain itu, kami juga berhasil mengamankan barang bukti lain berupa alat hisap narkoba berupa bong, pipet kaca, serta satu unit handphone," ucapnya.
Yonika menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terduga pelaku mengaku masih menyimpan narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Jalan Mahir Mahar I Gang Mahar Rayal, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.
Di lokasi kedua itu, petugas menemukan 26 paket yang diduga sabu dengan berat kotor sekitar 365,42 gram.
"Kami menemukan puluhan paket tersebut disimpan di dalam sebuah lemari rumah itu," ujarnya.
Yonika juga menjelaskan, selain paket yang diduga sabu, polisi turut mengamankan plastik klip, timbangan digital, tisu, sendok plastik, bungkus teh China merek Qing Shan, tas selempang, serta sejumlah barang lainnya yang menjadi bagian dari barang bukti penyidikan.
Akibat perbuatannya, terduga pelaku disangkakan Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Terduga pelaku juga disangkakan Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Emiten tambang batu bara PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) bakal membagikan dividen interim pertama senilai US$ 60 juta atau setara Rp 1,06 triliun kepada para pemegang sahamnya. Dividen tersebut akan dibagikan pada Jumat 9 Oktober 2026.
“Direksi dan Dewan Komisaris perseroan telah menyetujui dan memutuskan untuk melakukan pembagian Dividen Interim I Tahun Buku 2026 sebesar US$ 60,000,000,” tulis manajemen BSSR dalam keterbukaan informasi BEI dikutip Selasa (22/9).
Perseroan akan membagikan dividen untuk 2.616.500.000 lembar saham. Sehingga, setiap investor mengantongi US$ 0,0229314 atau setara Rp 406,16 per saham.
Jadwal cum dividen atau akhir periode saham dengan hak dividen pada 29 September 2026 dan ex dividen atau awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen pada 30 September 2026.
Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 63,01 juta atau setara Rp 1,12 triliun, naik 26,85% dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 49,67 juta.
Perseroan mencatatkan pendapatan yang meningkat menjadi US$ 361,06 juta hingga Juni 2026 dari US$ 326,38 juta Juni 2025. Di lantai bursa, harga saham BSSR melonjak 11,79% atau bertambah 580 poin ke level 5.475. Sementara itu, sejak awal tahun, harga sahamnya melonjak 36,82%.
Melihat histori pembagian dividen, BSSR memang rutin membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya setiap tahun dalam bentuk interim hingga tiga kali.
Pada tahun buku 2025, perseroan membagikan dividen interim tiga kali. Interim pertama bernilai Rp 222,59 per saham yang dibagikan pada 21 November 2025. Interim kedua sebesar Rp 127,41 per saham yang dibagikan pada 15 Januari 2025 dan dividen final sebesar Rp 486,13 per saham yang dibagikan pada 8 Juli 2026.
Sehingga total dividen yang dikantongi investor BSSR selama tahun buku 2025 sebesar Rp 836,13 per saham.
Sementara itu, untuk tahun buku 2024, perseroan membagikan dividen sebanyak tiga kali. Interim pertama senilai Rp 179,19 per saham yang dibagikan pada 21 November 2024, interim kedua pada 154,39 per saham yang dibagikan pada 15 Januari 2025 serta dividen final sebesar Rp 123,82 per saham yang dibagikan pada 2 Juli 2026. Sehingga total dividen BSSR pada tahun buku 2024 sebesar Rp 457,4 per saham.
Jadwal Pembagian Dividen Interim BSSR:
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) siap mendukung kelancaran distribusi biodiesel ke seluruh wilayah Indonesia melalui layanan maritim yang aman, andal dan terintegrasi.
Direktur Pemasaran PTK Albertus Anto Budi Santosa dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menerangkan operasional kelautan yang terintegrasi menjadi kunci dalam menjaga pasokan energi antarpulau, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem biodiesel nasional.
"Sebagai negara kepulauan, distribusi energi di Indonesia sangat bergantung pada konektivitas laut. PTK mengambil peran pada sisi maritim sebagai penghubung antara kapal dan terminal, sehingga pergerakan energi dapat berlangsung dengan aman, tepat waktu dan andal. Peran ini juga menjadi bagian dari dukungan kami terhadap perkembangan ekosistem biodiesel nasional," ujar Albertus dalam forum "6th Palm Biodiesel Conference 2026" di Nusa Dua, Bali.
Forum tahunan dari para pemangku kepentingan industri biodiesel nasional ini merupakan ajang diskusi dan berbagi pengalaman akan keberlanjutan biodiesel pada masa mendatang.
Sebagai bagian dari Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina, PTK menghubungkan kapal dan pelabuhan terminal energi (port) secara terintegrasi.
Untuk ini, operasional PTK fokus pada aspek keselamatan, efisiensi dan kepatuhan terhadap regulasi.
Selain itu, kesiapan sandar dan lepas sandar kapal yang aman, perlindungan lingkungan, hingga ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat.
"PTK mengedepankan aspek keamanan dan keandalan kinerja. Tujuan kami, supaya pelanggan PTK berjalan dengan aman, tepat waktu dan efisien, terlebih dalam distribusi biodiesel ini," jelas Albertus.
Peran PTK dalam ekosistem biodiesel tumbuh sejalan dengan perkembangan program biodiesel nasional.
Sejak fase awal penerapan mandatori biodiesel nasional 2,5 persen atau B2,5 pada 2008, PTK telah mendukung konektivitas maritim dalam jaringan distribusi energi Pertamina melalui vessel support, marine services, serta operasi kapal dan terminal.
Peran tersebut kemudian berkembang pada 2019, ketika kebutuhan distribusi bahan baku nabati (FAME) meningkat seiring perluasan implementasi B20 dan persiapan menuju B30.
Pada periode tersebut, PTK memperoleh mandat tambahan untuk mengelola FAME floating storage dan ship-to-ship operation di Balikpapan, Kaltim, guna menyediakan tambahan kapasitas penyimpanan sekaligus meningkatkan fleksibilitas distribusi ke wilayah Indonesia timur.
Seiring peningkatan komponen nabati pada program biodiesel nasional di tahun-tahun mendatang, PTK menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung kebutuhan logistik maritim yang lebih luas dan fleksibel.
"PTK berkomitmen menjaga keselamatan dan keandalan logistik maritim biodiesel guna mendukung kesinambungan pasokan energi di seluruh Indonesia melalui kolaborasi yang semakin erat dengan para mitra strategis, bekerja sama dengan anggota Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia (Aprobi)," sebut Albertus.
Pewarta: Kelik Dewanto
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pertanian (Mentan) merangkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah menghentikan sementara produksi 25 merek beras fortifikasi yang ditemukan bermasalah.
Izin edar produk tersebut juga dicabut, sementara pelaku usaha yang terbukti melanggar akan diproses secara hukum.
"Sudah kami kirim kemarin (daftar beras fortifikasi bermasalah), ada kalau tidak salah 25 merek. Izinnya dicabut. Kemudian pelakunya diproses," ujar Amran dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Senin (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan terhadap beras fortifikasi yang tidak memenuhi ketentuan.
Pemerintah terlebih dahulu melakukan moratorium atau penghentian sementara, disusul pencabutan izin dan proses hukum.
"Dimoratoriumkan (produksi 25 merek beras fortifikasi bermasalah). Cabut izinnya dulu," ujar Amran.
Ia mengatakan penetapan tersangka tidak dapat dilakukan secara langsung karena proses pemeriksaan masih berjalan. Namun, terhadap produk yang terbukti melanggar, pemerintah memiliki kewenangan untuk mencabut izin edarnya.
"Ya, masa baru kemarin langsung tersangka, gimana? Enggak boleh semena-mena. Kalau dia benar, ya benar, tapi yang melanggar izinnya saya cabut. Dan kami berhak perintahkan untuk cabut. Karena kami sebagai kepala Bapanas," ujar Amran.
Amran menyebut penanganan kasus tersebut mencakup tiga tahapan, yakni pencabutan izin, moratorium, dan proses hukum terhadap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran.
"Kalau moratorium gimana? Berhenti kan (produksinya)? Terus dicabut izinnya gimana? Ada tiga proses sana. Cabut izin, moratorium, diproses hukum," ujarnya.
Bapanas sebelumnya mengungkap temuan 25 merek beras fortifikasi yang bermasalah terkait aspek administrasi, nilai gizi, dan mutu. Puluhan merek tersebut dimiliki oleh 11 pelaku usaha.
Berdasarkan hasil pengawasan Bapanas hingga pekan pertama September 2026, seluruh merek yang bermasalah tersebut telah menghentikan produksi.
Sebanyak 12 merek juga telah menarik stok dari peredaran, sementara sisanya masih dalam proses penarikan.
Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan Bapanas terhadap peredaran beras fortifikasi selama Juli-Agustus 2026 di 11 provinsi.
Dalam pengawasan itu, Bapanas mengumpulkan 190 sampel beras fortifikasi yang mewakili 27 nama dagang.
Pengawasan diperluas setelah Bapanas sebelumnya menemukan ketidaksesuaian pada beras fortifikasi yang beredar di Jakarta.
Pada akhir Juli 2026, Bapanas menyebut 80 persen sampel yang diperiksa memiliki nilai gizi yang tidak sesuai dengan klaim pada label. Bapanas juga menemukan sampel beras fortifikasi yang tidak memiliki izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).
Dari seluruh sampel yang diperiksa dalam pengawasan tersebut, Bapanas menyebut masih terdapat dua merek yang memenuhi persyaratan, yakni Sumo Merah (Premium) dan Induk Ayam (Short Grain) Putih.
Beras fortifikasi merupakan produk yang dipasarkan dengan klaim memiliki tambahan kandungan gizi. Bapanas sebelumnya menyatakan penggunaan istilah beras fortifikasi harus memenuhi ketentuan SNI 9372:2025, termasuk terkait kandungan gizi dan proses pencampuran bahan fortifikan.
Adapun izin edar PSAT untuk beras fortifikasi produksi dalam negeri diterbitkan melalui pemerintah daerah setelah dilakukan verifikasi oleh dinas yang menangani urusan pangan tingkat provinsi selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).
[Gambas:Video CNN]
(del/sfr)
Jakarta (ANTARA) - Rapat Paripurna Ke-6 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria disahkan menjadi undang-undang.
"Kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria dapat disetujui dan disahkan menjadi undang-undang?" tanya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, yang kemudian disetujui para legislator.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Kerja RUU Pengaturan Reforma Agraria Ahmad Iman Sukri mengatakan pembentukan RUU tersebut menjadi ikhtiar negara dalam menjawab akar persoalan ketimpangan agraria yang belum terselesaikan dengan tuntas.
Dia menyebut persoalan pertanahan di Indonesia masih diwarnai oleh ketimpangan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang cukup tinggi, serta konflik agraria yang berkepanjangan dan berdampak luas.
Selain itu, amanat TAP MPR Tahun 2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam serta semangat Undang-Undang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria dipandang belum sepenuhnya terwujud dalam pengaturan komprehensif dan terintegrasi.
"Kondisi ini menuntut hadirnya landasan hukum yang kuat dan menyeluruh agar penyelenggaraan reforma agraria dapat dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan," katanya.
Menurut Iman Sukri, penyusunan RUU Pengaturan Reforma Agraria dilakukan sesuai amanat konstitusi, yakni dengan menerapkan prinsip partisipasi publik yang bermakna.
Ia menjelaskan Badan Legislasi DPR telah melakukan pertemuan sedikitnya dengan 55 pihak yang terdiri atas akademisi, praktisi, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, serta kementerian/lembaga terkait.
"Agar RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria ini dapat benar-benar mendapatkan masukan yang bermakna dari publik sehingga Badan Legislasi mendapatkan abstraksi yang tepat untuk dituangkan menjadi norma dan materi muatan pada pasal-pasal," ucapnya.
Adapun pengambilan keputusan tingkat satu RUU Pengaturan Reforma Agraria dilaksanakan pada Senin (21/9), setelah seluruh pembahasan daftar inventarisasi masalah serta harmonisasi dan sinkronisasi rampung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DPR setujui RUU Pengaturan Reforma Agraria disahkan jadi undang-undang
Pewarta: Fath Putra Mulya
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selasa, 22 September 2026 - 11:51 WIB
VIVA – Persija Jakarta memberikan dukungan kepada pelatih Shin Tae-yong melalui unggahan di Instagram pada Selasa, 22 September 2026.
Baca Juga
Unggahan Persija tersebut muncul di tengah beredarnya video yang menampilkan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal diduga melontarkan ucapan “kamu di sini pendatang” kepada Shin Tae Yong.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Teruskan coach, ini rumahmu,” tulis Persija dalam unggahan tersebut.
Baca Juga
Shin Tae-yong mengawali tugasnya sebagai pelatih Persija dengan catatan positif. Tim Macan Kemayoran berhasil memenangkan tiga pertandingan pertama di Super League 2026-2027.
Persija membuka musim dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC di kandang lawan. Borneo merupakan runner-up Super League 2025-2026.
Baca Juga
Hasil positif tersebut berlanjut ketika Persija menghadapi Persib Bandung dalam laga klasik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 12 September 2026. Persija menang dengan skor 2-1.
Kemenangan ketiga diraih Persija saat menghadapi Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 19 September 2026. Persija menang 1-0 dan memastikan tiga kemenangan beruntun pada awal musim.
Di sisi lain, Java United masih belum meraih kemenangan di Super League 2026-2027. Setelah menjalani tiga pertandingan, klub tersebut baru mengoleksi satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Java United bermain imbang melawan Garudayaksa pada pekan pertama, kemudian kalah 2-3 dari Persita dan 0-1 dari Persija.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Java United saat ini berada di peringkat ke-17 dengan minus satu poin. Klub tersebut memulai kompetisi dengan hukuman pengurangan dua poin dari I.League terkait regulasi Club Licensing setelah melakukan perubahan home base ke Semarang.
Sebelumnya, Java United menggunakan nama Malut United dan bermarkas di Ternate, Maluku Utara.
VIVA.co.id
22 September 2026
Amelie Voigt Trejes menjadi salah satu miliarder termuda dunia pada usia yang baru menginjak 21 tahun. Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires, ia memiliki kekayaan bersih sebesar US$1,11 miliar.
Amelie Voigt Trejes merupakan salah satu pemegang saham individu terbesar di WEG, produsen motor listrik terbesar di Amerika Latin. Perusahaan ini didirikan bersama oleh kakeknya, Werner Ricardo Voigt, bersama dengan mendiang miliarder Eggon Joao da Silva dan Geraldo Werninghaus.
Sebagai perusahaan multinasional yang terdaftar di bursa saham dengan pabrik di lebih dari sepuluh negara, WEG memiliki pendapatan tahunan sekitar US$7 miliar.
Namun, saat ini Amelie tidak memegang kursi dewan direksi atau posisi eksekutif apa pun di WEG.
2. Johannes von Baumbach
Di usia yang sama dengan Amelie Voigt Trejes, konglomerat muda lainnya adalah Johannes von Baumbach. Pemuda kaya asal Jerman tersebut tercatat memiliki kekayaan sekitar US$6,439 miliar.
Mengutip Forbes, Johannes von Baumbach adalah pewaris kekayaan Boehringer Ingelheim, sebuah perusahaan yang dikenal sebagai perusahaan farmasi swasta terbesar. Boehringer Ingelheim didirikan pada tahun 1885 oleh Albert Boehringer, yang memasok bahan-bahan ke apotek, pedagang tekstil, dan industri makanan.
Saat ini, Boehringer Ingelheim memproduksi obat-obatan yang paling terkenal mengobati PPOK, antikoagulasi, dan diabetes tipe 2. Perusahaan tersebut telah mempekerjakan 53.000 orang dan hadir di 130 pasar.
3. Lívia Voigt de Assis
Lívia Voigt de Assis juga masuk daftar miliarder termuda dunia dengan usia yang masih 22 tahun. Forbes mencatat kekayaannya mencapai sekitar US$1,393 miliar.
Rahasianya sebagai salah satu miliarder termuda di dunia adalah menjadi salah satu pemegang saham individu terbesar di WEG, produsen motor listrik terbesar di Amerika Latin. Pada usaianya yang masih kepala dua tersebut, ia menjadi miliarder termuda kedua di dunia.
WEG didirikan bersama oleh kakeknya, Werner Ricardo Voigt, bersama dengan mendiang miliarder Eggon Joao da Silva dan Geraldo Werninghaus. Sebagai perusahaan multinasional yang terdaftar di bursa saham dengan pabrik di lebih dari sepuluh negara, WEG memiliki pendapatan tahunan sekitar US$7 miliar.
Namun, Lívia tidak memegang kursi dewan atau posisi eksekutif apa pun di WEG karena saat ini ia masih duduk di bangku kuliah.
4. Clemente Del Vecchio
Miliarder muda lainnya yang seusia dengan Lívia Voigt de Assis adalah Clemente Del Vecchio, yang merupakan salah satu anggota keluarga Del Vecchio dari Italia.
Ia tercatat memiliki kekayaan sekitar US$5,304 miliar pada usia 22 tahun.
Clemente Del Vecchio adalah salah satu dari enam anak Leonardo Del Vecchio, dengan bisnis perusahaan kacamata terbesar di dunia, EssilorLuxottica. Ia mewarisi 12,5% saham di perusahaan induk ayahnya yang berbasis di Luksemburg, Delfin, setelah kematian ayahnya, bersama dengan ibu tirinya dan enam saudara kandungnya.
Selain EssilorLuxottica, Delfin juga memiliki saham di perusahaan asuransi Generali, bank Monte dei Paschi di Siena dan UniCredit, dan pengembang real estat Covivio.
Selain itu, ia juga salah satu dari dua anak Del Vecchio dengan Sabina Grossi, mantan kepala hubungan investor Luxottica, bersama dengan saudara laki-lakinya, Luca. Setelah mewarisi sahamnya dalam kekayaan ayahnya pada tahun 2022, Clemente menjadi miliarder termuda di dunia pada usia 18 tahun.
5. Kim Jung-youn
Sosok lainnya adalah Kim Jung-youn, yaitu perempuan asal Korea Selatan yang memiliki kekayaan sekitar US$1,683 miliar di usianya yang ke-22 tahun.
Mengutip Forbes, Jung-youn dan kakak perempuannya, Jung-min, masing-masing memiliki saham di NXC, yang merupakan pemegang saham terbesar di raksasa game online Nexon.
Kedua saudari itu mewarisi sebagian besar saham mereka dari ayah mereka, Kim Jung-ju, yang mendirikan Nexon pada tahun 1994. Ia meninggal pada tahun 2022 pada usia 54 tahun.
Namun, baik Jung-youn maupun kakak perempuannya tidak terlibat dalam operasional Nexon.
Selasa, 22 September 2026 11:50 WIB
Personel Satlantas Polresta Palangka Raya, pada saat melakukan pengaturan lalu lintas di Bundaran Kecil Kota Palangka Raya, Selasa (22/9). ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya.
Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kompol Hermanto meminta seluruh pengendara, baik roda dua, empat dan sebagainya untuk menghidupkan lampu utama kendaraannya sebagai upaya waspada kecelakaan lalu lintas di tengah kabut asap.
"Jadi mau itu pagi, siang, sore, dan tentunya pada malam hari, saya minta pengendara untuk menghidupkan lampu utama. Karena kabut asap saat ini sangat membatasi jarak pandang kita," katanya, Selasa.
Dia mengungkapkan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kini telah berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan di Kota Palangka Raya.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan jarak pandang pengendara menjadi terbatas, terutama pada ruas jalan yang terdampak kepulan asap.
"Dengan kondisi seperti ini, penting bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan kota ketika berkendara di jalan," ucapnya.
Hermanto menjelaskan, meski terdapat sejumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada saat kabut asap, namun hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait kecelakaan lalu lintas yang secara langsung disebabkan oleh kabut asap.
Ia menyebutkan, kecelakaan yang terjadi sejauh ini lebih berkaitan dengan faktor pengemudi, seperti mengalami micro sleep atau tertidur sesaat ketika berkendara, serta kurang berhati-hati di jalan.
"Untuk itu personel kami selalu melakukan patroli dan melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan-kawasan padat lalu lalang kendaraan" ujarnya.
Hermanto juga meminta pengendara untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
Selain itu, pengemudi diingatkan mengatur kecepatan serta tidak memacu kecepatan kendaraan secara ugal-ugalan, terutama ketika kondisi jalan dipenuhi kabut asap.
Ia juga meminta pengendara tetap bersabar ketika menghadapi antrean kendaraan. Pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan diri untuk tidak menyalip atau mendahului antrean panjang karena kondisi jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Muhammad Khozin mengatakan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria harus menjadi instrumen untuk memutus mata rantai mafia tanah dan mencegah kembali terkonsentrasinya penguasaan tanah.
“Reforma agraria tidak cukup hanya membagikan dan memperbaiki tumpang tindih tanah. Kita juga harus memutus mata rantai mafia tanah dan mencegah tanah kembali terkonsentrasi,” kata Khozin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, RUU tersebut tidak hanya perlu mengatur redistribusi tanah, tetapi juga mendorong perubahan struktural dalam hubungan agraria dan tata kelola pertanahan.
Khozin mengatakan reforma agraria harus menyentuh struktur penguasaan dan kepemilikan tanah sekaligus memperbaiki tata kelola agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Ia menjelaskan RUU tersebut mengatur agar objek reforma agraria tidak dialihkan kepada pihak lain yang menyebabkan kembali terkonsentrasinya penguasaan, kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah.
“Pengaturan tersebut juga mencakup batas atas penguasaan tanah bagi badan usaha beserta badan usaha yang terafiliasi,” ujarnya.
Menurut Khozin, pengendalian konsentrasi penguasaan tanah dapat menggunakan sejumlah indikator, antara lain rasio Gini penguasaan tanah, tingkat kemiskinan, kondisi lingkungan, serta ketersediaan tanah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Rasio Gini menjadi salah satu ukuran untuk memastikan penguasaan tanah tidak kembali terkonsentrasi. Pemerataan pembangunan dan ekonomi harus diawali juga dengan aksesibilitas kepemilikan tanah yang memadai bagi masyarakat,” katanya.
Selain pembatasan pengalihan tanah, kata Khozin, RUU tersebut juga mengatur mekanisme pemulihan hak melalui restitusi, pemulihan status hukum, tanah pengganti, dan redistribusi yang dilanjutkan dengan pemberdayaan ekonomi serta sosial.
“Pengaturan kepemilikan bersama atau hak milik komunal juga diarahkan untuk mencegah fragmentasi sekaligus mencegah terjadinya konsentrasi kembali,” ujarnya.
Khozin mengatakan reforma agraria merupakan upaya negara untuk mengoreksi kebijakan pertanahan yang dinilai telah berkontribusi terhadap ketimpangan dan konflik agraria.
Ia mengatakan pengaturan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembagian tanah, tetapi juga pembenahan struktur penguasaan tanah dan tata kelola pertanahan.
Pendekatan tersebut, kata dia, antara lain diwujudkan melalui pembentukan badan atau lembaga nonstruktural di bawah Presiden setingkat menteri yang memiliki kewenangan korektif melalui mekanisme administratif terhadap kebijakan sebelumnya yang dianggap keliru.
“Kebijakan korektif ini penting karena konflik agraria tidak selalu lahir dari penguasaan tanah semata, tetapi bisa berawal dari keputusan administratif negara dan tumpang tindih kebijakan serta aturan,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Khozin dorong RUU Reforma Agraria putus mata rantai mafia tanah
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Selasa, 22 September 2026 11:50 WIB
Perwakilan Tim Sidang Kategorisasi AMI, Syahrani memberikan keterangan saat ditemui usai pengumuman “Nominasi Ami Awards 2026” di Jakarta, Senin (21/9/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Jakarta (ANTARA) - Perwakilan Tim Sidang Kategorisasi AMI, Syahrani mengatakan bahwa Anugerah Musik Indonesia masih dalam proses pembahasan mengenai kecerdasan artifisial (AI) dalam musik.
Pembahasan itu, kata Syahrani, berdasarkan informasi yang diterimanya masih mengikuti Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri). Secara keseluruhannya masih dalam pembahasan sebagai subjek hukum untuk penerima anugerah itu seperti apa pola-polanya harus dibuat terlebih dahulu.
“Jadi apakah itu 50 persen apa liriknya doang, atau misalnya semua musiknya, musisinya digantiin oleh AI dan segala macam, itu kan banyak sekali pernik-pernik kecil-kecilnya. Karena itu masih belum ditengarai apakah itu bisa masuk ke dalam nantinya sebuah klasifikasi sendiri atau belum,” ujar Syahrani saat ditemui media di Jakarta, Senin.
Hal ini lantaran, lanjut Syahrani, klasifikasi soal AI dalam musik itu akan menimbulkan berbagai pertanyaan dan banyak karya yang diproduksi dengan teknologi tersebut. Karena itu, diperlukan perangkat atau software untuk mendeteksi penggunaan AI yang tentunya membutuhkan modal.
Baca juga: Kemenbud dorong AMI Awards jaga ekosistem musik nasional
Baca juga: Berikut deretan nominasi kategori Ami Awards 2026
“Itu kan bukannya sesuatu yang bisa didapat dengan apa ada begitu aja. Jadi itu masih dalam proses. Doain semoga ini semuanya bisa berjalan karena saya rasa di seluruh dunia juga memproses permasalahan ini,” tutur dia.
Lebih lanjut, Syahrani juga mengatakan tantangan buat ke depan AMI Awards karena yang mulai menjadi pembicaraan salah satunya produksi yang berbasis AI.
"Dan itu memang akan menjadi pemikiran yang cukup panjang dan diskusi yang cukup panjang juga. Ini PR-nya banyak ya. Itu sih lebih ke situ," kata dia.
Ketua Umum Anugerah Musik Indonesia (AMI) Candra Darusman menilai bahwa penggunaan AI tidak bisa dipungkiri, namun, teknologi tersebut hanya sebagai asisten alat bantu.
Menurut Candra, karena pada akhirnya hati kreatornya yang akan menonjol, AI merupakan kumpulan dari warna-warna musik yang dibuat oleh manusia.
“Jadi bagaimana memadukannya itu kita tidak bisa menutup mata, tapi tetap peran manusia itu lebih dominan daripada mesinnya gitu, daripada teknologinya,” kata Candra.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AMI masih proses pembahasan kaji klasifikasi soal AI musik
Pewarta : Sri Dewi Larasati
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026