Polisi minta pengendara hidupkan lampu utama di tengah kabut asap

calendar_today 22.09.2026 - person  - timer ~

Polisi minta pengendara hidupkan lampu utama di tengah kabut asap

Selasa, 22 September 2026 11:50 WIB

Image Print

Personel Satlantas Polresta Palangka Raya, pada saat melakukan pengaturan lalu lintas di Bundaran Kecil Kota Palangka Raya, Selasa (22/9). ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya.

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kompol Hermanto meminta seluruh pengendara, baik roda dua, empat dan sebagainya untuk menghidupkan lampu utama kendaraannya sebagai upaya waspada kecelakaan lalu lintas di tengah kabut asap.

"Jadi mau itu pagi, siang, sore, dan tentunya pada malam hari, saya minta pengendara untuk menghidupkan lampu utama. Karena kabut asap saat ini sangat membatasi jarak pandang kita," katanya, Selasa.

Dia mengungkapkan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kini telah berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan di Kota Palangka Raya.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan jarak pandang pengendara menjadi terbatas, terutama pada ruas jalan yang terdampak kepulan asap.

"Dengan kondisi seperti ini, penting bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan kota ketika berkendara di jalan," ucapnya.

Hermanto menjelaskan, meski terdapat sejumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada saat kabut asap, namun hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait kecelakaan lalu lintas yang secara langsung disebabkan oleh kabut asap.

Ia menyebutkan, kecelakaan yang terjadi sejauh ini lebih berkaitan dengan faktor pengemudi, seperti mengalami micro sleep atau tertidur sesaat ketika berkendara, serta kurang berhati-hati di jalan.

"Untuk itu personel kami selalu melakukan patroli dan melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan-kawasan padat lalu lalang kendaraan" ujarnya.

Hermanto juga meminta pengendara untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

‎Selain itu, pengemudi diingatkan mengatur kecepatan serta tidak memacu kecepatan kendaraan secara ugal-ugalan, terutama ketika kondisi jalan dipenuhi kabut asap.

‎Ia juga meminta pengendara tetap bersabar ketika menghadapi antrean kendaraan. Pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan diri untuk tidak menyalip atau mendahului antrean panjang karena kondisi jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.