Kepala Basarnas Dorong Upaya Pengangkatan Badan KM Virgo

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Yogyakarta, CNN Indonesia --

Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii mendorong proses salvage atau pengangkatan badan KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan.

Syafii menilai langkah tersebut dinilai penting karena masih ada kemungkinan korban berada di dalam kapal yang terbalik.

Syafii menggarisbawahi kewajiban pengangkatan, pemindahan, atau penenggelaman kapal yang mengganggu alur laut berada dalam kewenangan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita tahu di dalam kapal masih ada korban, kita meminta bahwa amanah undang-undang itu bisa dilaksanakan secepat-cepatnya. Dengan harapan untuk bisa kita laksanakan evakuasi atau pencarian dan evakuasi seluruh korban yang berada dalam kapal," kata Syafii di Hotel Grand De Djokja, Kota Yogyakarta, DIY, Selasa (29/9).

Menurut Syafii, proses salvage saat ini tengah didorong agar segera dilakukan. Pemilik kapal telah melaporkan kondisi tersebut kepada perusahaan asuransi, sementara pihak asuransi juga telah melakukan observasi terhadap kapal.

"Entah itu nanti akan ditarik atau dibalik dulu baru yang pasti diapungkan dulu, apakah langsung ditarik atau dibalikan dan itu yang sedang kita dorong untuk bisa segera dilaksanakan," imbuhnya.

Syafii mengatakan kondisi KM Virgo menjadi salah satu faktor yang membuat proses salvage tidak sederhana. Kapal tersebut memiliki panjang hampir 120 meter, lebar 21 meter, dan tinggi sekitar 18 meter dalam posisi terbalik serta telah menyentuh dasar laut.

Pihaknya juga membuka kemungkinan nantinya melibatkan pihak atau negara lain yang memiliki kemampuan untuk melakukan proses pengapungan kapal.

"Tapi kalau misalkan semuanya sudah ter-setting dengan baik, proses itu sebenarnya tidak terlalu lama. Karena yang jelas proses awalnya adalah pengapungan dulu, diangkat, kemudian baru dipasang belt, jadi kapal itu dikelilingi belt baru ditaruh dari kedua belah sisi," ujarnya.

"Saat itu begitu sudah membalik baru proses pengapungan mungkin juga bisa dilaksanakan di situ atau mungkin penarikan dulu ke tempat yang aman," kata Syafii menambahkan.

Di sela rencana ini, Syafii memastikan Basarnas masih melanjutkan pencarian korban kapal KM Virgo. Operasi pencarian akan terus dilakukan selama masih memungkinkan untuk menemukan dan mengevakuasi korban.

Syafii mengatakan pencarian, termasuk melalui operasi bawah air atau searching underwater, tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel.

"Operasi SAR tidak akan pernah dihentikan selama masih memungkinkan untuk bisa menemukan korban dan mengevakuasi korban," kata Syafii.

Menurut Syafii, operasi hanya dapat dihentikan apabila seluruh korban telah ditemukan atau kondisi lapangan tidak lagi memungkinkan bagi tim untuk melakukan pengangkatan maupun evakuasi.

Syafii mencontohkan operasi pencarian KM Tunu Pratama Jaya di Selat Bali tahun lalu. Menurutnya, kondisi kedalaman laut, kecepatan arus, serta pertimbangan medis terhadap kondisi korban dapat menjadi faktor yang membuat operasi tidak lagi memungkinkan dilanjutkan.

"Kemudian dengan kecepatan arus, dengan waktu yang menurut medis sudah tidak memungkinkan lagi kita bisa mengangkat struktur tubuh yang dalam kondisi yang sudah tidak bisa dievakuasi, misalkan seperti itu. Sehingga di situlah memungkinkan bahwa operasi akan dihentikan," katanya.

Syafii mengatakan kecepatan arus di lokasi pencarian sempat mencapai lebih dari 6 knot, bahkan pernah menyentuh 7 knot. Padahal, pengoperasian peralatan seperti ROV secara normal dilakukan pada kecepatan arus sekitar 1,5 knot.

Mempertimbangkan kondisi tersebut, penyelam tidak dapat melakukan operasi bawah air sepanjang hari. Basarnas menyesuaikan pencarian dengan kondisi pasang surut agar operasi tetap dapat dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan personel.

"Peralatan yang kita miliki tidak direkomendasikan untuk masuk tentunya tidak akan kita lakukan, karena operasi hanya bisa dilaksanakan dengan jaminan bahwa seluruh personel yang melaksanakan operasi harus dalam kondisi aman," tegasnya.

Di sisi lain, lanjut Syafii, proses identifikasi korban juga terus dilakukan bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) dan unsur medis.

Basarnas juga melakukan evaluasi operasi secara berkala. Syafii mengatakan evaluasi dilakukan setiap tujuh hari untuk menentukan langkah pencarian berikutnya berdasarkan informasi dan kondisi terbaru di lapangan.

(kum/fra)

Kualitas udara Dharmasraya kembali tidak sehat

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Pulau Punjung (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat menyebutkan kualitas udara di daerah itu kembali berada di kategori tidak sehat dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 103 pada Selasa pagi.

"Status kualitas udara kembali tidak sehat hari ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dharmasraya Novandri Ismi, di Pulau Punjung, Selasa.

Ia mengatakan kualitas udara di daerah itu kembali berada pada kategori tidak sehat setelah pada 21 hingga 28 September berada pada level kurang sehat dengan nilai ISPU di bawah 100.

Menurut dia membaiknya kualitas udara dipengaruhi hujan yang turun di wilayah Dharmasraya dalam beberapa hari terakhir.

DLH Dharmasraya mengimbau masyarakat menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat akibat menurunnya kualitas udara.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dharmasraya mengatakan peningkatan pencemaran udara tersebut masih dipengaruhi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) wilayah provinsi tetangga.

"Sementara ini di Dharmasraya tidak ada titik api. Asap yang menyelimuti saat ini masih merupakan kiriman dari provinsi tetangga," katanya.

Ia menyebutkan kualitas udara di Dharmasraya dalam sepekan terakhir cenderung membaik karena wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan proses belajar mengajar pada Selasa tetap dilaksanakan seperti biasa karena kabut asap baru terpantau muncul pada pagi hari.

Ia mengatakan Disdik telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk meniadakan kegiatan di luar ruangan sebagai antisipasi agar siswa tidak terlalu lama terpapar udara yang kualitasnya sedang berada pada kategori tidak sehat.

"Kita lihat perkembangan berikutnya, apakah anak-anak belajar jarak jauh tatap muka", atau urainya. .

Dinas Pendidikan meminta pihak sekolah menyesuaikan aktivitas siswa dengan kondisi lingkungan. Kegiatan seperti upacara, baris-berbaris, olahraga, maupun aktivitas pembelajaran lainnya yang dilakukan di luar ruangan untuk sementara ditiadakan.

Prabowo Bertemu Megawati, Puan: Seperti Keluarga, Jauh di Mata, Dekat di Hati

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Selasa, 29 September 2026 - 14:52 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua DPP PDIP Puan Maharani menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri merupakan pertemuan seperti keluarga dan "jauh di mata, dekat di hati".

Baca Juga

Menurut dia, pertemuan kedua tokoh itu penuh dengan keakraban. Dikarenakan kedua tokoh itu sudah bertemu, Ketua DPR RI itu pun meminta agar tidak ada lagi pihak yang mencoba untuk memecah belah dan menganggap seolah keduanya tidak akrab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi intinya adalah kami tetap seperti keluarga, jauh di mata, tetapi selalu dekat di hati," kata Puan usai memimpin rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.

Baca Juga

Dia menjelaskan bahwa Presiden berkunjung ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9), untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.

Pasalnya, kata dia, Presiden berhalangan hadir saat pemakaman mendiang Guruh.

Baca Juga

Selain soal takziah, menurut dia, Prabowo dan Megawati juga sempat berbincang mengenai bangsa dan negara. Pada intinya, pertemuan itu juga berlangsung dengan nuansa silaturahmi.

"Dari fotonya kan kelihatan akrab banget lah," kata Puan.

Guruh Soekarnoputra merupakan putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno sekaligus adik dari Megawati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain Megawati dan Prabowo, hadir pula dalam pertemuan itu, yakni Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Ant)

Presiden Prabowo Subianto (kanan) bertakziah ke kediaman Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (kiri)

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, PDIP Pastikan Tak Ada Bahas Politik

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah memastikan bahwa kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke kediaman Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri tak ada membahas politik.

VIVA.co.id

29 September 2026

Pestapora 2026: Dari Beside hingga Syahrini - Pophariini

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Sejak diadakan pertama kali pada 2022 lalu, Pophariini belum pernah absen sekalipun dalam melakukan peliputan di Pestapora garapan Boss Creator. Bisa dibilang, kami menjadi saksi bagaimana festival ini berjalan selama lima edisi terakhir, dengan semua perkembangannya.

Kami ingat di kemunculan perdananya, Pestapora jadi angin segar festival musik pascapandemi Covid-19. Jika melihat dari berbagai sumber di internet, tercatat Pestapora 2022 dihadiri lebih dari 70.000 penonton dengan menampilkan lebih dari 170 penampil. Keriaan itu pun terus berlanjut ke tahun-tahun selanjutnya.

Sampai di tahun 2025, terjadi perubahan yang cukup signifikan dalam festival ini. Menengok kembali, meninggalnya Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 setelah menjadi korban dalam insiden demonstrasi di Jakarta membuat kondisi Jakarta saat itu diselimuti duka yang berujung pada aksi demo di mana-mana. Kondisi tersebut membuat pihak Boss Creator melakukan penyesuaian terhadap jadwal Pestapora 2025, dengan festival dimulai lebih pagi dan berakhir lebih awal.

Tahun ini, Pestapora kembali pada waktu regulernya dan, seperti biasa, festival ini tetap mendatangkan massa dengan jumlah masif, bahkan sejak awal gerbang dibuka pukul 14.00 WIB. Sejauh ini, belum ada info valid tentang seberapa banyak pengunjung yang hadir selama 3 hari. Yang jelas, suasana di area Gambir Expo akhir pekan kemarin selalu ramai manusia di semua area.

Berikut rangkuman apa saja yang kami alami di Pestapora 2026 selama 3 hari.

Hari pertama Pestapora 2026

Begitu sampai di area Gambir Expo, saya langsung melihat rundown untuk mencari penampil yang seru ditonton siang-siang. Tidak disangka-sangka, saya menemukan bahwa Beside ternyata jadi penampil yang membuka panggung Klab Klub Stage. Sebuah pengalaman yang cukup tak biasa untuk menyaksikan band seintens Beside untuk mengawali pengalaman ber-Pestapora.

Setelah itu, saya dan tim Pophariini beranjak ke Hingar Bingar Stage yang saat itu sedang ada penampilan dari Million Hope asal Padang. Di hari itu, mereka berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Ardhito Pramono, di mana keduanya membawakan lagu satu sama lain. Million Hope pun merasa terhormat bisa melakukan penampilan mereka di panggung ini bersama musisi yang juga tergabung di Wijaya 80 tersebut.

Salah satu highlight di hari pertama adalah Pee Wee Gaskins yang saat itu memutuskan untuk membawakan album A Youth Not Wasted di Sat Set Stage. Momen ini tentu bukan tanpa sebab, sebab album ketiga Pee Wee Gaskins tersebut memasuki usia ke-10 tahun ini. Nostalgia dari para milenial yang saat album ini rilis masih berusia sekitar 18 tahun pun tak terbendung. Kor massal pun terdengar menyanyikan nomor-nomor dari album yang jarang dibawakan seperti “Kertas Dan Pena”, “Here To Stay”, “YAIGS (You and I Going South)”, dan lain-lain. Mungkin setelah ini para Dorks yang besar dengan album A Youth Not Wasted boleh berharap untuk reissue, atau mungkin showcase khusus album tersebut seperti yang pernah mereka lakukan untuk album-album sebelumnya. Semoga suatu hari ya.

Kolaborasi seru lainnya terjadi di Soundroom Stage, yaitu Black Horses dan Mister Nobody. Sebagai penggemar album soundtrack film Judgement Night yang di tahun 90-an mendobrak ‘norma’ dengan menggabungkan sejumlah nama di ranah rock dengan musisi hip-hop, kolaborasi ini tentu pantang untuk saya lewatkan. Distorsi liar yang dihadirkan Black Horses berhasil direspons dengan rima-rima berbahaya dari Mister Nobody, tentunya diiringi dentuman magis dari DJ yang mengiringinya. Suasana Soundroom Stage malam itu pun jadi kombinasi antara pesta rock n roll dengan sisi funky yang tak kalah pekat.

Hal yang disayangkan di hari pertama adalah kami harus melewatkan penampilan Teenage Jazz Star. Setelah melihat unggahan banyak orang di media sosial ketika hari berakhir, ternyata konsep yang diusung benar-benar menyebalkan, namun tetap khas Teenage Death Star. Konsepnya adalah, ternyata para personel memang tak ikut memainkan set mereka dalam versi jazz, namun mereka hire sejumlah nama untuk tampil, di antaranya ada Teddy Adhitya, Natasya Elvira, Oslo Ibrahim, dan beberapa nama lainnya.

Meski tak sempat menyaksikan Teenage Jazz Star, tapi tak khawatir, karena band satu itu memang tampil di 3 hari Pestapora 2026 dengan format berbeda-beda. Jika di hari pertama mengusung napas jazz, hari kedua mereka membawakan musik dangdut di bawah nama Teenage Dut Star, sedangkan di hari ketiga Teenage Death Star baru tampil seperti biasa. Laporan untuk penampilan tersebut menyusul di paragraf mendatang.

Hari kedua Pestapora 2026

Macetnya area pintu masuk Gambir Expo di hari kedua membuat saya masuk ke area Pestapora dengan sedikit keterlambatan. Namun, sejak dari tempat parkir kendaraan, saya sudah bisa mendengar beberapa penampilan, seperti Burgerkill yang saat itu paling terdengar. Sama seperti hari pertama, band dengan musik kencang dijadwalkan membuka panggung. Tak diketahui kenapa hal ini dilakukan, yang jelas para Begundal sudah terlihat memenuhi panggung tempat Burgerkill beraksi tanpa peduli sengatan sinar matahari.

Usai menonton Burgerkill, saya lanjut ke Pasar Pasaran Stage untuk menyaksikan Baale. Penampilan aktor dan musisi yang baru saja membintangi film Operasi Pesta Copet tersebut ingin saya saksikan karena penasaran, apakah akan ada korelasi aksi panggungnya dengan film karya Edy Khemod tersebut. Tak banyak gimmick yang dilakukan di panggung, namun yang langsung bisa di-spot adalah hadirnya lawan main Baale di film tersebut, Kawai Labiba yang berperan sebagai Melodi sebagai penyanyi latar.

Saat hari mulai gelap, saya memutuskan untuk beristirahat sebentar di depan panggung Vixtape. Ternyata di sana ada beberapa penampilan yang cukup menarik, namun tak bisa dimasuki karena penuhnya kapasitas. Penampilan tersebut adalah Bin Idris dan Seaside yang keduanya hanya bisa saya nikmati suaranya dari luar area panggung. Semoga di lain kesempatan bisa menyaksikan mereka dengan kondisi yang lebih kondusif.

Penampilan paling membekas di hari kedua bagi saya pribadi adalah Under The Big Bright Yellow Sun di Klab Klub Stage. Saya sama sekali tak sadar kalau band post-rock instrumental ini hadir di Pestapora, sehingga saat kebetulan melewati Klab Klub Stage dan mendapati mereka sedang tampil, perasaan senang pun tak terbendung. Belum lagi ternyata mereka menggunakan kesempatan tersebut untuk berkolaborasi dengan Vicky Mono.

Seperti yang sudah sempat disebut di beberapa paragraf sebelumnya, penampilan Teenage Dut Star jadi sesuatu yang tak boleh dilewatkan di hari kedua Pestapora. Sama dengan konsep Teenage Jazz Star, dalam Teenage Dut Star, band ini kembali “menyewakan” nama mereka dengan bantuan beberapa musisi dangdut. Momen paling seru adalah saat Boiyen, seorang selebriti televisi dan penyanyi dangdut, naik ke panggung dan menyanyikan lagu-lagu TDS dalam versi dangdut. Lirik lagu yang semuanya berbahasa Inggris membuat aksi Boiyen menyanyikan nomor-nomor tersebut sangat menggelitik karena bahasa Inggris yang terbata-bata.

Saat para penonton diajak naik ke panggung, suasana langsung makin seru. Dari atas panggung kita bisa menyaksikan banyak kejadian sekaligus. Tentunya ada Boiyen yang saat itu sudah lanjut menyanyikan lagu-lagu dangdut klasik sambil menerima saweran dari personel TDS dan penonton. Lalu ada momen Baale yang duduk di belakang kendang, bahkan sampai memainkan kendang tersebut. Sungguh momen yang penuh kekacauan namun menyenangkan maksimal.

Hari ketiga Pestapora 2026

Hal wajib yang pertama kali saya niatkan untuk saksikan di hari ketiga adalah Grrrl Gang di Pasar Pasaran Stage. Alasannya sederhana, dalam banyak kesempatan menyaksikan band ini, mereka selalu memberikan penampilan yang mumpuni dari segala sisi, sound yang proper, showmanship yang sangat menghibur, dan tentunya lagu-lagu yang menyenangkan untuk dinyanyikan bersama. Hal-hal itulah yang saya kejar dan dapatkan saat menyaksikan Grrrl Gang di Pestapora kemarin.

Selain Grrrl Gang, penampilan seru lainnya di hari terakhir Pestapora 2026 datang dari Asylum Uniform di Klab Klub Stage pukul 15.45 WIB. Penampilannya memang seru, namun kalau boleh memberi saran, sepertinya musik mereka memang lebih sah dinikmati saat hari mulai gelap, karena rasanya kurang lengkap jika aksi Asylum Uniform tidak disertai gemerlap lampu panggung. Penonton yang menyaksikan mereka juga tidak begitu ramai, sehingga masih banyak ruang-ruang renggang antarpenonton yang membuat suasana cukup kikuk.

Jika melihat respons di media sosial dan obrolan-obrolan di lapangan, sepertinya penampilan Syahrini jadi sesuatu yang diantisipasi banyak orang. Bagaimana tidak, Pestapora 2026 jadi panggung perdana musisi yang akrab disapa “Inces” ini setelah vakum selama 7 tahun. Selain membawakan lagu-lagunya dan berkolaborasi dengan nama-nama modern seperti Adrian Khalif dan NPD, Syahrini juga melontarkan celotehan-celotehan khasnya yang menghibur penonton di area Pestapora Stage.

Setelah menyaksikan Syahrini, saya memutuskan untuk bersantai sambil berbincang dengan teman-teman yang hadir di Pestapora. Karena setelah dipikir-pikir kembali, salah satu fungsi penting dari festival ini tidak hanya untuk menyaksikan para musisi idola, namun juga menjalin silaturahmi dengan teman-teman yang mungkin sudah lama tak kita jumpai. Untuk poin terakhir itu, Pestapora belum pernah gagal untuk menjadi titik temu tersebut. Sampai jumpa di Pestapora tahun depan!

Main 10 Orang Selama 60 Menit, Kevin Diks Minta Perjuangan Timnas Indonesia Dihargai

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Selasa, 29 September 2026 - 14:51 WIB

VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, meminta perjuangan rekan-rekannya saat bermain dengan 10 pemain melawan Malaysia tetap dihargai.

Baca Juga

Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 28 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil itu terasa berat bagi skuad Garuda karena harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37. Thom Haye mendapat kartu merah setelah wasit meninjau insiden melalui VAR.

Baca Juga

Indonesia kemudian lebih banyak bertahan untuk menjaga gawangnya tetap aman. Malaysia yang unggul jumlah pemain juga gagal memanfaatkan situasi tersebut hingga pertandingan berakhir. Namun, reaksi sebagian suporter setelah laga justru membuat Diks angkat bicara.

Sejumlah penonton terdengar meneriakkan nama Shin Tae-yong, pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia, ketika pertandingan selesai.

Baca Juga

Diks menilai reaksi tersebut tidak tepat karena para pemain dan pelatih sudah berjuang dalam kondisi sulit.

"Saya rasa ini tidak benar. Ini tidak baik bagi para pemain dan tidak baik bagi pelatih," ujar Diks dalam keterangan resmi PSSI, Selasa, 29 September 2026.

Bek Borussia Moenchengladbach itu juga meminta kartu merah Thom Haye tidak dijadikan alasan untuk menyalahkan gelandang Timnas Indonesia tersebut.

Menurut Diks, insiden seperti itu bisa terjadi dalam pertandingan dan bukan sesuatu yang sengaja dilakukan Haye.

"Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya," kata Diks.

Bermain dengan 10 orang selama sekitar satu jam membuat Indonesia harus mengerahkan tenaga ekstra. Diks pun mengaku bangga melihat rekan-rekannya mampu mempertahankan skor hingga peluit panjang.

"Saya bangga kepada para pemain yang berjuang dengan 10 orang. Berjuang dengan 10 orang sangat sulit, tetapi kami tetap bangga kepada para pemain," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil imbang membuat Indonesia tetap menempati posisi kedua Grup A dengan koleksi empat poin, sama seperti Malaysia yang berada di puncak klasemen.

Peluang Indonesia untuk lolos ke final masih terbuka. Syaratnya, Garuda harus mengalahkan Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis, 1 Oktober 2026, dengan selisih gol yang besar sembari menunggu hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura.

Halaman Selanjutnya

Diks pun tidak ingin terlalu jauh memikirkan skenario tersebut. Menurutnya, fokus utama Indonesia adalah mencetak gol sebanyak mungkin saat menghadapi Bangladesh.

Komnas HAM apresiasi pengampunan mutlak Filipina untuk Mary Jane

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Komnas HAM apresiasi pengampunan mutlak Filipina untuk Mary Jane

Selasa, 29 September 2026 14:51 WIB

Image Print

Warga negara Filipina terpidana mati kasus narkotika Mary Jane Veloso (tengah) menyapa wartawan setelah keluar dari Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu di Jakarta, Selasa (17/12/2024). Terpidana Mary Jane berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, untuk menjalani pemindahan ke negara asalnya atas dasar kebijakan diskresi Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Alif Bintang/aaa/YU (ANTARA FOTO/ALIF BINTANG)

Jakarta (ANTARA) - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi pengampunan mutlak (absolute pardon) yang diberikan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. kepada Mary Jane Veloso pada 25 September 2026.

Pemberian pengampunan tersebut membuka jalan bagi kebebasan Mary Jane, perempuan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah dalam keterangan di Jakarta, Selasa mengatakan kebebasan Mary Jane menjadi pengingat pentingnya perlindungan hak asasi manusia (HAM) yang kuat, terutama bagi pekerja migran yang rentan menjadi korban perdagangan orang.

"Kebebasan Mary Jane Veloso sepatutnya bukan hanya dirayakan, namun juga contoh nyata dari pentingnya perlindungan hak asasi manusia yang kuat oleh negara," kata Anis.

Menurut Anis, kasus Mary Jane menunjukkan panjangnya proses pemenuhan hak korban TPPO sekaligus belum memadainya perangkat hukum dalam menjamin perlindungan hak pekerja migran.

Indonesia dan Filipina sebelumnya menyepakati pemindahan Mary Jane melalui penandatanganan pengaturan praktis (practical agreement) pada 6 Desember 2024. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari proses yang berujung pada pemberian pengampunan mutlak oleh Pemerintah Filipina.

Pelaksanaan eksekusi kemudian dibatalkan beberapa hari sebelumnya oleh Presiden Joko Widodo, setelah Maria Khristina P. Sergio, yang diduga merekrut Mary Jane secara ilegal dan mengirimnya ke Indonesia, menyerahkan diri.

Pada 2015, Komnas HAM telah mengeluarkan rekomendasi kepada Presiden dan Jaksa Agung RI agar memeriksa berkas secara sungguh-sungguh serta memastikan tidak terdapat proses peradilan yang diskriminatif sebelum pelaksanaan eksekusi mati. Komnas HAM juga mendorong langkah-langkah menuju penghapusan hukuman mati.

Anis menegaskan pengalaman Mary Jane menjadi pelajaran bagi negara untuk memastikan identifikasi dan penanganan korban perdagangan orang dilakukan secara tepat agar mereka tidak terus terjebak dalam eksploitasi dan penderitaan berkepanjangan.

"Tanpa perlindungan HAM yang kuat, Negara berisiko gagal dalam mengidentifikasi dan menangani korban dengan cara yang tepat dan efektif sehingga korban dapat terus terjebak dalam siklus eksploitasi dan penderitaan yang berlarut-larut hingga terancam hukuman mati," ujar dia.

Komnas HAM mendorong Pemerintah Indonesia memperkuat strategi pencegahan perdagangan orang, perlindungan korban serta penegakan hukum terhadap pelaku. Upaya tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berisiko menjadi korban TPPO.

Selain itu, Komnas HAM mendorong pemerintah melanjutkan komitmen menuju penghapusan hukuman mati dengan segera menerbitkan peraturan pemerintah sebagai aturan turunan pelaksanaan komutasi hukuman mati sebagaimana diatur dalam KUHP Nasional.

Komnas HAM juga menekankan pentingnya penerapan hukuman mati secara hati-hati dan proses hukum yang adil sebagai bagian dari pemenuhan hak atas peradilan yang adil (fair trial).

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komnas HAM apresiasi pengampunan mutlak Filipina untuk Mary Jane

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Ulasan Album Bernadya Semoga Hanya di Mimpi: Tenang, Takut, dan Kehilangan - Pophariini

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Pada tahun perilisannya, album penuh perdana Bernadya, Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan sering dibicarakan teman-teman di ruangan kerja. Teman saya mengaku lirik lagu-lagu sang penyanyi membuat ia memahami perasaan perempuan. Sementara saya tak pernah tertarik mendengarkan, hingga akhirnya seseorang yang kini menjauh buat saya ingin menelusuri apa sebenarnya Semoga Hanya di Mimpi.

Album dibuka “Laut yang Tenang”, membuat saya membayangkan lautan tak bergelombang. Lagu yang dituliskan Bernadya bersama Enrico Octaviano dan Baskara Putra ini pula yang menjadi alasan pertama saya mau menyimak lagu-lagu yang lain.

Bernadya menanggapi pujian lagu tersebut magis dengan ucapan terima kasih melalui pesan suara (16/09). Saya juga menanyakan, ia sendiri sebenarnya merasa lagu ini seperti apa.

“Lagu ini cukup unik. Aku jarang sekali menulis lagu yang tidak tentang cinta. Lagu ini juga ada tentang cintanya, tapi fokusnya adalah tentang ketakutanku in general terutama tentang masa depan dan ketakutan akan rasa tenang. Jadi menurut aku ini point of view yang agak jarang. Di mana di lagu ini, aku cautiously happy. Aku gak pernah sepenuhnya merasa tenang, aku selalu waswas, kalau sesuatu too good to be true,” ungkapnya.

Setiap hari dalam menjalani segala rutinitas terukur oleh waktu, adakalanya penat maksimal membagi kepentingan internal dan eksternal hidup agar tetap adil. Kemudian telepon berdering di trek kedua “Peluk Aku Sekarang!”, membicarakan yang barusan. Bernadya berkolaborasi dengan Perunggu dalam penulisan lagu ini, dan nuansanya memang Perunggu banget.

Lalu saya bertanya ke Bernadya apakah benang merah terbuatnya album ini berawal dari perasaan tenang, bahagia, ketakutan yang besar, atau hal lain. Ternyata ketakutan besar akan rasa tenang.

“Harusnya aku tenang, aku ada di stage hidup di mana harusnya aku merasa bahagia, tenang, semuanya berjalan normal, tapi di situlah aku waswas. Aku overthinking bahwa ini patut dicurigai karena biasanya gak seperti ini,” jelas Bernadya.

Dari sepuluh lagu yang ada di album ini, saya kemudian penasaran lagu mana yang akan Bernadya pilih untuk orang yang sedang jatuh hati dan yang sedang patah hati. Bukan sekadar memilih lagu berdasarkan suasana, tetapi bagaimana ia melihat kedua kondisi tersebut dari lagu-lagu yang ia tulis.

“Untuk yang sedang jatuh hati, aku akan rekomendasikan lagu pertama malah ‘Laut yang Tenang’ agar lebih waswas karena menurut aku kalau orang lagi jatuh hati itu isinya cuma happy. Lagi senang-senangnya, semuanya rasanya cuma butterfly, semuanya kayak menyenangkan. Tapi menurut aku harus selalu sisakan ruang kecewa. Jadi ‘Laut yang Tenang’ mungkin cocok untuk berjaga-jaga.”

“Kalau lagi yang patah hati, mungkin lagu ‘Kita Buat Menyenangkan’. Ini tentang sesuatu yang kamu tau sebuah hubungan yang kamu tau akan berakhir, tapi kamu mencoba untuk ya udah kita buat menyenangkan saja karena kita gak tau ini sampai kapan.”

Pada nomor ketiga “Lawan Waktu dan Jarak”, Bernadya ditemani Rendy Pandugo dalam pembuatannya. Tak selalu sederhana tentang perasaan, yang terdalam. Mengaku kalah sudah di puncaknya.

Masuk ke trek keempat, cukup dahsyat. Petra Sihombing terlibat dalam kredit lagu ini, tapi Franky Sihombing, ayah Petra, juga turut andil dalam “Wanita Tak Punya Malu” hingga terdengarlah nada lama, nada yang memeluk kerapuhan karena cinta memang tak ada malunya.

Ada lanjutan dari trek sebelumnya, “Kita Buat Menyenangkan” masih diproduseri Petra Sihombing. Bedanya kali ini Bernadya menuliskan lirik sendirian. Pernyataan “jika beruntung” pada lirik lagu menunjukkan kepasrahan diri, seolah tahu bahwa hubungan ini punya batas waktu yang tidak bisa dipastikan. Tetap dijalani dan dibuat menyenangkan selama masih ada kesempatan.

Sejak intro saya langsung merasakan suasana lama, kemudian melihat catatan Vega Antares adalah produsernya, bahkan berkontribusi mengisi gitar, piano, keyboard, synthesizer, dan drum. Lagu yang santai dan tenang, namun menyesakkan menyimak lirik penutupnya dalam judul “Menyenangkan Mengenalmu”.

Kondisi mata saya sama dengan judul lagu ini, “Rabun Jauh”. Mengerti bagaimana mengharapkan seseorang tiba-tiba muncul di keramaian. Pandangan yang tak lagi jelas, tapi tetap berusaha mencari sosok yang sebenarnya mungkin sudah tidak akan datang. Rasanya seperti tahu harus berhenti melihat ke satu arah, tetapi mata masih saja mencari.

“Terus dipaksa mati, yang bisa saja abadi. Di sisa waktu ini, tak bolehkah kumemilih?” Penggalan lirik yang paling mewakili “Tolong Bilang Ini Mimpi”. Produser sang lagu, Rendy Pandugo, yang juga ikut menyumbangkan suara.

Sudah tidak berlanjut hubungannya, kemudian yang pasti tetap harus dihadapi momen-momen di luar kesedihan itu. Acara-acara yang mengharuskan bertemu sanak saudara atau teman-teman seperti tekanan. Lagu “Sebelum Jadi Panjang” mewakili perasaan seseorang yang menyembunyikan segala kehancuran, tak ingin mengingat lagi dengan pertanyaan-pertanyaan.

Apakah semua cerita Bernadya untuk album ini sosok yang sama? Diakhiri “Belum Sempat Kenal”, seakan penyesalan. Ada beruntungnya juga hubungan yang tak jelas menghasilkan karya yang luar biasa, walaupun hancurnya kadang bisa tak terlihat dan tak tersisa.

Delapan tahun lagi, ketika album ini sudah menjadi bagian dari masa lalu, saya penasaran apa yang ingin Bernadya sampaikan kepada dirinya sendiri. Apalagi Semoga Hanya di Mimpi merayakan satu windunya.

“Semoga kamu tidak pernah menyesal menulis album ini. Semoga album ‘Semoga Hanya di Mimpi’ ini akan selalu jadi album yang bisa kamu banggakan, hey Bernadya 8 tahun lagi. Dan semoga nanti kamu umur 30 cara penulisanmu sudah jauh lebih matang dan sudah jauh lebih dewasa, dan kamu bisa tersenyum tidak geli tapi tersenyum penuh bangga melihat dirimu yang dulu juga gitu. No regrets.”

Polisi Tetapkan Masinis Argo Bromo Tersangka karena Telat Rem Darurat

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya mengungkap alasan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP I Dewa PG Anom Danujaya mengatakan dalam proses penyidikan pihaknya telah menganalisis data logger.

Data logger adalah perangkat elektronik yang berfungsi sebagai 'black box' atau kotak hitam untuk merekam berbagai parameter operasional penting selama perjalanan kereta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data logger itu, Anom menyebut masinis baru melakukan pengereman darurat saat kereta sudah berjarak 263 meter.

"Diketahui bahwa tindakan emergency brake yang dilakukan oleh masinis Kereta Api Argo Bromo Anggrek pada pukul 21.51.54, ketika posisi kereta berjarak 263 meter dari titik tumburan KRL 5568," kata Anom dalam konferensi pers, Selasa (29/9).

"Penyidik berkesimpulan bahwa tindakan emergency brake seharusnya bisa dilakukan lebih jauh jaraknya dari tindakan yang dilakukan pada saat pengereman pertama pada saat terjadinya kecelakaan," sambungnya.

Berdasarkan keterangan ahli, kata Anom, masinis masih bisa melakukan pengereman dari jarak yang lebih jauh untuk menghindari terjadinya tabrakan.

"Berdasarkan analisa dan proses pemeriksaan yang kami lakukan baik terhadap ahli, seharusnya tindakan tersebut dapat dilakukan dengan jarak lebih jauh dari lokasi titik tersebut, sehingga titik tumburan dapat terhindari. Jadi, dari masinis juga tetap melakukan, namun jarak dilakukannya itu seharusnya dapat dilakukan dengan jarak yang lebih jauh dari lokasi 263 meter tersebut," tutur dia.

Sementara itu, Kanit 1 Subdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Muhammad Rizka menyebut sudah ada ketentuan atau SOP bagi masinis untuk melakukan pengeremen darurat.

"Ada di Peraturan Dinas 19 pasal 50 Kereta Api. Apabila dia kan katanya ragu-ragu, 'saya ragu-ragu, pak, ragunya merah atau tidak', itu dinyatakan kalau memang dia ragu-ragu di pasal 50 ambil tindakan terberat, menghentikan, baru konfirmasi," ucap dia.

Kalau dia katanya kan mereka tidak ada pelatihan atau apa, di SOP-nya tertera kok. Di SOP sudah ada, itu kan udah di pasal 50 Peraturan Dinas nomor 19 ada," imbuhnya.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 323 KUHP dan atau Pasal 324 KUHP dan atau Pasal 474 KUHP serta Pasal 198 dan atau Pasal 206 UU tentang 23 Tahun 2007 tentang Perkerataapian dengan ancaman hukuman 5-12 tahun penjara.

Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam.

Insiden itu dipicu oleh mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan. Mobil tersebut kemudian dihantam oleh KRL yang melintas.

Imbas dari kecelakaan pertama, satu rangkaian KRL tujuan Cikarang berhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam posisi berhenti tersebut, rangkaian KRL justru ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek hingga menyebabkan gerbong belakang khusus wanita ringsek dan merenggut belasan nyawa.

(dis/fra)

Dirjen Minerba Beberkan Aturan Baru IUP Harus Pakai Kontraktor Lokal

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait aturan baru yang mendorong pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk mengutamakan perusahaan jasa pertambangan lokal di wilayah kabupaten/kota sekitar lokasi tambang.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Persetujuan Penggunaan Anak Perusahaan dan/atau Afiliasi Dalam Bidang Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan secara umum regulasi memang tidak memperbolehkan pemegang IUP atau IUPK melakukan kegiatan tertentu melalui perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi. Namun dalam kondisi tertentu, hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan.

"Di regulasi memang tidak boleh diperkenankan afiliasi, Tetapi di Kepmen itu memungkinkan untuk afiliasi bisa," kata Tri ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Selasa (29/9/2026).

Menurut dia, setidaknya terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi agar afiliasi dapat dilakukan. Salah satu kriterianya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Selain itu, ketentuan tersebut juga mencakup kegiatan yang berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta program hilirisasi.

"Tapi dengan ada beberapa kriteria Kriterianya salah satu, pemenuhan kebutuhan dalam negeri, PSN, terus kemudian hilirisasi," katanya.

Sebagaimana diketahui, beleid anyar tersebut sekaligus mencabut Peraturan Direktur Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi Nomor 376.K/30/DJB/2010.

Berikut isi lengkap aturan tersebut:

KESATU:

Pemegang Izin Usaha Pertambangan atau Izin Usaha Pertambangan Khusus yang menggunakan jasa pertambangan dalam kegiatan usahanya harus menggunakan perusahaan pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan dengan ketentuan mengutamakan perusahaan jasa pertambangan pada wilayah kabupaten/kota sekitar Wilayah Izin Usaha Pertambangan atau Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus;

KEDUA:

Pemegang Izin Usaha Pertambangan atau pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus dilarang melibatkan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batubara tanpa persetujuan Menteri.

KETIGA:

Larangan pelibatan perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batubara sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA meliputi:

a. kepemilikan saham langsung pemegang Izin Usaha Pertambangan atau pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus pada pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan; atau

b. kesamaan salah satu atau lebih penerima manfaat akhir (beneficial owner) dari pemegang Izin Usaha Pertambangan atau pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus dengan pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan.

KEEMPAT:

Pengecualian penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batubara melalui persetujuan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA hanya dapat diberikan kepada pemegang Izin Usaha Pertambangan atau pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus yang sedang menjalankan penugasan oleh Pemerintah, meliputi:

a. pelaksanaan proyek strategis nasional;

b. pembangunan fasilitas pengolahan dan/atau pemurnian mineral atau kegiatan pengembangan dan/atau pemanfaatan batubara; dan/atau

c. pemenuhan mineral atau batubara untuk kebutuhan dalam negeri.

KELIMA:

Permohonan persetujuan penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEEMPAT diajukan kepada Menteri.

KEENAM:

Pemberian persetujuan atas permohonan penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batubara oleh Menteri diberikan dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja sejak permohonan diterima secara lengkap dan benar.

KETUJUH:

Persetujuan Penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batubara:

a. diberikan sesuai dengan bidang dan subbidang Izin Usaha Jasa Pertambangan anak perusahaan dan/atau afiliasi sesuai dengan permohonan yang diajukan; dan

b. berlaku sampai dengan berakhirnya jangka waktu Izin Usaha Jasa Pertambangan anak perusahaan dan/atau afiliasi.

KEDELAPAN:

Terhadap Izin Usaha Pertambangan yang diterbitkan oleh Gubernur sesuai dengan kewenangannya, dapat melakukan permohonan persetujuan penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi kepada Gubernur.

KESEMBILAN:

Dalam hal terjadi kesalahan administratif dan/atau kesalahan evaluasi dalam proses penerbitan persetujuan atau penolakan persetujuan penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan Mineral dan Batubara, dapat dilakukan perbaikan oleh Menteri atau Gubernur sesuai dengan kewenangannya.

KESEPULUH:

Ketentuan di dalam Keputusan Menteri ini berlaku secara mutatis mutandis terhadap pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus Sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian, pemegang Kontrak Karya, dan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara.

KESEBELAS:

Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Direktur Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi Nomor 376.K/30/DJB/2010 tentang Tata Cara dan Persyaratan Permohonan Persetujuan Keikutsertaan Anak Perusahaan dan/atau Afiliasi dalam Usaha Jasa Pertambangan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

KEDUABELAS:

Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam Keputusan Menteri ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Kamu Suka Mengabaikan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal? Bisa Jadi Punya Ciri Kepribadian Ini

calendar_today 29.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Bunda, mendengar ponsel berdering dari nomor tak dikenal mungkin membuat sebagian orang memilih diam dan membiarkannya berhenti dengan sendirinya.

Di zaman ketika panggilan spam hingga penipuan semakin marak, mengabaikan nomor asing dianggap sebagai pilihan yang lebih aman.

Alih-alih langsung menjawab, ada orang yang memilih menunggu orang tersebut meninggalkan pesan, mengirim WhatsApp, atau menghubungi kembali melalui nomor yang lebih jelas. Bagi mereka, tidak semua panggilan harus segera mendapat respons.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kebiasaan tersebut juga bisa muncul karena berbagai alasan, mulai dari ingin menghindari telepon spam hingga merasa lebih nyaman berkomunikasi lewat pesan.

Cara seseorang mengatur privasi, waktu, perhatian, dan interaksi sosial turut memengaruhi pilihan tersebut.

Dilansir The Economic Times, tidak ada satu tipe kepribadian yang secara khusus melekat pada orang yang enggan mengangkat telepon dari nomor tak dikenal. Kebiasaan ini tidak selalu berarti seseorang tidak sopan atau mengalami kecemasan, tetapi dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga batasan pribadi.

Ciri kepribadian orang yang suka tak angkat telepon dari nomor asing

Dilansir Your Tango, ada enam kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang yang tak ingin menjawab panggilan dari nomor tak dikenal. Berikut beberapa di antaranya:

1. Cenderung berhati-hati sebelum mengambil keputusan

Kebiasaan ini menunjukkan bahwa orang tersebut ingin melihat situasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan. Mereka mungkin akan memeriksa nomor asing itu di internet, menunggu pesan, atau melihat apakah nomor tersebut menelepon beberapa kali.

Sikap seperti ini bisa berkaitan dengan kecenderungan seseorang untuk lebih berhati-hati terhadap ketidakpastian.

2. Punya batasan pribadi yang cukup tegas

Ponsel membuat seseorang seolah-olah selalu bisa dihubungi. Namun, orang yang punya batasan pribadi kuat mungkin tidak melihat keadaan tersebut sebagai kewajiban. Nomor yang tidak dikenal belum tentu mendapatkan akses langsung ke perhatian mereka.

Hal ini sejalan dengan Communication Privacy Management Theory yang dikembangkan psikolog komunikasi Sandra Petronio. Teori tersebut menjelaskan bagaimana seseorang mengatur informasi pribadi, termasuk menentukan kapan, bagaimana, dan kepada siapa informasi atau akses pribadi diberikan.

3. Punya kendali atas kapan harus merespons

Telepon mempunyai satu karakteristik yang tidak dimiliki pesan teks. Ada tuntutan untuk merespons saat itu juga. Begitu seseorang mengangkat telepon, mereka langsung harus berhadapan dengan pertanyaan, percakapan, atau permintaan dari orang di ujung sana.

Sebaliknya, pesan memberi ruang untuk berhenti sejenak. Seseorang bisa membaca dulu, memikirkan jawabannya, kemudian merespons ketika sudah siap. Untuk orang yang suka mengatur waktunya sendiri, pilihan tersebut bisa terasa jauh lebih nyaman.

4. Cukup peduli dengan privasi

Nomor telepon merupakan informasi pribadi. Tidak semua orang nyaman berbicara dengan orang yang identitasnya belum diketahui. Apalagi, panggilan dari nomor tak dikenal bisa berasal dari telemarketing, spam, survei, atau berbagai bentuk penipuan.

Orang yang sangat memperhatikan privasi mungkin memilih tidak mengambil risiko tersebut, Bunda.

5. Tak suka diganggu

Ketika fokus seseorang tiba-tiba teralihkan, tidak selalu mudah untuk kembali ke pekerjaan sebelumnya. Beralih dari satu tugas ke tugas lain dapat membuat waktu terbuang dan produktivitas menurun.

Untuk tipe seperti ini, panggilan telepon bukan cuma soal percakapan. Ada perhatian yang harus dihentikan, lalu dialihkan ke sesuatu yang belum tentu penting.

Penelitian mengenai interupsi dalam pekerjaan menunjukkan bahwa gangguan yang memaksa seseorang berpindah perhatian dapat memengaruhi waktu penyelesaian tugas dan meningkatkan beban kognitif.

6. Selektif dalam berinteraksi

Orang yang tidak langsung mengangkat telepon dari nomor tak dikenal biasanya tidak merasa harus selalu tersedia untuk siapa pun. Mereka mungkin lebih memilih mengetahui dulu siapa yang menghubungi dan apa keperluannya sebelum memutuskan akan merespons.

Ini tidak otomatis menandakan seseorang antisosial. Mereka bisa saja memang lebih selektif dalam menggunakan energi untuk berkomunikasi.

Untuk sebagian orang, pesan teks terasa lebih nyaman karena mereka bisa membaca isi pesan terlebih dahulu dan menentukan kapan akan memberikan respons. Nah, itulah beberapa kepribadian orang yang sering tak angkat telepon. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)