Selasa, 29 September 2026 - 14:52 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua DPP PDIP Puan Maharani menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri merupakan pertemuan seperti keluarga dan "jauh di mata, dekat di hati".
Baca Juga
Menurut dia, pertemuan kedua tokoh itu penuh dengan keakraban. Dikarenakan kedua tokoh itu sudah bertemu, Ketua DPR RI itu pun meminta agar tidak ada lagi pihak yang mencoba untuk memecah belah dan menganggap seolah keduanya tidak akrab.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi intinya adalah kami tetap seperti keluarga, jauh di mata, tetapi selalu dekat di hati," kata Puan usai memimpin rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Baca Juga
Dia menjelaskan bahwa Presiden berkunjung ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9), untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Pasalnya, kata dia, Presiden berhalangan hadir saat pemakaman mendiang Guruh.
Baca Juga
Selain soal takziah, menurut dia, Prabowo dan Megawati juga sempat berbincang mengenai bangsa dan negara. Pada intinya, pertemuan itu juga berlangsung dengan nuansa silaturahmi.
"Dari fotonya kan kelihatan akrab banget lah," kata Puan.
Guruh Soekarnoputra merupakan putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno sekaligus adik dari Megawati.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selain Megawati dan Prabowo, hadir pula dalam pertemuan itu, yakni Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Ant)
VIVA.co.id
29 September 2026