Bupati Kotim ajukan perubahan KUA-PPAS 2026

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Bupati Kotim ajukan perubahan KUA-PPAS 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 16:35 WIB

Image Print

Bupati Kotim Halikinnor ajukan perubahan KUA-PPAS 2026, Selasa (4/8/2026). ANTARA/Devita Maulina.

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kotim 2026 telah ditetapkan pada tanggal 28 Juli 2026 sesuai Pasal 18 Permendagri Nomor 10 Tahun 2025, kata Halikinnor di Sampit, Selasa.

"Aturan Permendagri itu dalam rangka penyesuaian asumsi prioritas pembangunan daerah, kerangka ekonomi daerah dan keuangan daerah," ucapnya.

Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Paripurna Ke 12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang dihadiri para anggota legislatif dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kotim.

Halikinnor pun menjelaskan, perubahan KUA-PPAS bukan sekadar tahapan administratif dalam penyusunan APBD Perubahan, melainkan langkah untuk menyelaraskan program, kegiatan dan sub kegiatan pemerintah daerah dengan perkembangan kebutuhan pembangunan sepanjang tahun berjalan.

Menurutnya, penyesuaian tersebut juga menjadi dasar sinkronisasi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sehingga seluruh perangkat daerah memiliki acuan yang sama dalam menyusun perubahan rencana kerja dan anggaran masing-masing.

"Jadwal penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan sesuai jadwal dan diharapkan proses perubahan ini bisa diselesaikan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Ia mengajak DPRD dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat kerja sama agar pembahasan perubahan anggaran dapat diselesaikan tepat waktu demi mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Meski fokus perubahan diarahkan pada penyesuaian prioritas pembangunan, Halikinnor mengungkapkan bahwa secara makro struktur APBD 2026 tidak mengalami perubahan nominal.

Pendapatan daerah, nilai sebelum maupun setelah perubahan tetap sebesar Rp1.947.919.847.300 atau tidak mengalami kenaikan maupun penurunan. Begitu pula belanja daerah tetap berada pada angka Rp1.981.616.941.850 sehingga tidak terdapat perubahan nilai anggaran.

Baca juga: Kapolda Kalteng optimalkan penanganan karhutla di Kotim

Defisit anggaran juga tetap sebesar Rp33.697.094.550. Sementara itu, penerimaan pembiayaan dipertahankan sebesar Rp48.197.094.550, pengeluaran pembiayaan Rp14,5 miliar, sehingga pembiayaan netto tetap Rp33.697.094.550. Seluruh komponen tersebut tidak mengalami perubahan atau tetap 0 persen dibandingkan sebelum perubahan.

Halikinnor menerangkan, rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 tetap menjadi bagian penting dalam siklus penyusunan APBD karena menjadi pedoman bagi seluruh OPD dalam menyusun Perubahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-SKPD) setelah memperoleh kesepakatan bersama DPRD.

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Soal Kepemilikan Emas 74 Kg dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung: Ada Beberapa Hal yang Tak Bisa Dibuka

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 04 Agustus 2026, 16:35 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan mengungkap kepemilikan emas seberat 74 kilogram yang menjadi sorotan publik dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan seluruh fakta terkait kepemilikan emas tersebut akan dibuktikan dalam proses persidangan.

"Semua itu nanti akan kita buktikan di persidangan," kata Anang saat dihubungi wartawan, Selasa (4/8/2026).

Anang menegaskan, Kejagung telah bersikap terbuka dalam penanganan perkara tersebut. Namun, ia menyebut masih ada sejumlah informasi yang belum dapat disampaikan kepada publik demi menjaga kelancaran proses penyidikan.

"Kita sudah sangat terbuka, namun demikian ada beberapa hal yang penyidik tidak bisa terbuka karena alasan untuk kepentingan kelancaran dari proses penyidikan supaya tidak kesulitan," ujarnya.

Menurut Anang, Tim 9 penyidik Kejagung saat ini masih mendalami keterangan para saksi, alat bukti, serta barang bukti yang telah disita, termasuk emas dan sejumlah uang yang sebelumnya diserahkan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

"Saat ini penyidik sedang mendalami saksi-saksi dan alat-alat bukti, barang bukti termasuk kepemilikan emas dan uang-uang yang sudah disita oleh penyidik dari Kortas Tipidkor Polri yang ada guna memperkuat pembuktian dan konstruksi perkara yang sedang ditangani," jelas Anang.

Ia memastikan Tim 9 Kejagung akan menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Tim 9 penyidik dalam melakukan penyidikan akan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan atau peraturan," katanya.

Sementara itu, Kejagung telah menahan Febrie Adriansyah di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejagung, Febrie tampak keluar tanpa mengenakan rompi tahanan dan dengan tangan diborgol.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat

Korea Panas! Cuaca Bak Neraka, Suhu Tembus 42,5 Derajat

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Gelombang panas ekstrem melanda Semenanjung Korea. Suhu Korsel mencetak rekor 42,5°C, 14 orang tewas, sementara pemerintah memperluas langkah darurat.

Seorang pria menyeka keringat di sebuah jjokbang village, yaitu kawasan perumahan satu kamar yang sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seorang pria menyeka keringat di kawasan Jjokbang Village, permukiman yang terdiri dari kamar-kamar berukuran sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan (Korsel), Selasa (4/8/2026). Gelombang panas ekstrem yang melanda Semenanjung Korea membuat suhu terus meningkat di Korsel maupun Korea Utara (Korut). Pemerintah pun memperluas langkah-langkah darurat, sementara warga mencari perlindungan di ruang berpendingin, pantai, dan taman air untuk menghindari teriknya cuaca. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seorang pria mengunci jjokbang miliknya, yaitu rumah mungil satu kamar, di bawah kabut pendingin, di sebuah desa jjokbang, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Badan cuaca Korsel pada Senin melaporkan bahwa gelombang panas yang sebelumnya terkonsentrasi di wilayah tenggara kini telah meluas ke kawasan metropolitan Seoul dan wilayah barat lainnya. Otoritas memperingatkan suhu di kawasan barat masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan, sehingga gelombang panas dan malam tropis diperkirakan akan terus berlanjut. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seekor burung pipit bertengger di dekat kabut air yang menyejukkan di sebuah desa jjokbang, yaitu kawasan perumahan satu kamar yang sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Dalam foto nampak seekor burung pipit bertengger di dekat "kabut air" yang menyejukkan. Di Korut, media pemerintah melaporkan suhu di beberapa wilayah mendekati 40 derajat Celcius. Ibu kota Pyongyang juga mengalami malam tropis selama lima hari berturut-turut, menandakan suhu tetap tinggi bahkan pada malam hari. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seorang wanita beristirahat di depan jjokbang, yaitu rumah mungil satu kamar, di sebuah desa jjokbang, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Data Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea yang dirilis pada Minggu menunjukkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia akibat dampak cuaca panas sejak pertengahan Mei. Selain itu, sebanyak 1.889 orang dilaporkan mengalami penyakit yang berkaitan dengan paparan suhu ekstrem. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Warga desa menerima bantuan berupa pasokan, termasuk roti dan air (tidak terlihat dalam gambar), di sebuah desa jjokbang, yaitu distrik perumahan kecil dengan satu kamar, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Badan Meteorologi Korea (KMA) mencatat Kota Yangsan di bagian tenggara mencapai suhu 42,5 derajat Celcius pada Minggu. Angka tersebut menjadi suhu tertinggi yang pernah tercatat dalam 122 tahun pengamatan cuaca di Korsel. Yangsan juga telah memecahkan rekor suhu nasional dalam dua hari sebelumnya. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seorang pria duduk dengan sebatang rokok di tangan, di dekat kabut yang menyejukkan di sebuah desa jjokbang, yaitu kawasan perumahan satu kamar yang sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Menanggapi kondisi tersebut, Perdana Menteri (PM) Han Seong-sook memerintahkan kementerian dan pemerintah daerah mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mengantisipasi dampak gelombang panas dan kekeringan. Pemerintah juga menaikkan status tanggap darurat gelombang panas ke tingkat tertinggi kedua, sehingga pendanaan bantuan dapat segera disalurkan dan inspeksi di wilayah terdampak diperbanyak. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seorang pria menyeka keringat di sebuah jjokbang village, yaitu kawasan perumahan satu kamar yang sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Seorang pria mengunci jjokbang miliknya, yaitu rumah mungil satu kamar, di bawah kabut pendingin, di sebuah desa jjokbang, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Seekor burung pipit bertengger di dekat kabut air yang menyejukkan di sebuah desa jjokbang, yaitu kawasan perumahan satu kamar yang sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Seorang wanita beristirahat di depan jjokbang, yaitu rumah mungil satu kamar, di sebuah desa jjokbang, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Warga desa menerima bantuan berupa pasokan, termasuk roti dan air (tidak terlihat dalam gambar), di sebuah desa jjokbang, yaitu distrik perumahan kecil dengan satu kamar, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Seorang pria duduk dengan sebatang rokok di tangan, di dekat kabut yang menyejukkan di sebuah desa jjokbang, yaitu kawasan perumahan satu kamar yang sangat kecil, di Seoul, Korea Selatan, 4 Agustus 2026.

Kejar Target Bebas Kemiskinan 2035, IKN Gandeng PNM Berdayakan UMKM

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Bagikan:

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjajaki peluang kerja sama untuk memperkuat pendanaan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan ekonomi masyarakat di Nusantara.

Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan saat Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Komisaris Utama PNM Dradjad Hari Wibowo beserta jajaran di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin, 3 Agustus.

Basuki menyebut, Otorita IKN membutuhkan dukungan PNM dalam pendanaan investasi, termasuk untuk pemberdayaan UMKM di IKN.

"Selamat datang di Kantor Otorita IKN. Kami akan menyampaikan terkait pendanaan investasi, termasuk pemberdayaan UMKM di IKN. Sekali lagi terima kasih, kami sangat membutuhkan intervensi PNM ini," ujar Basuki dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus.

Kerja sama tersebut diarahkan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi dapat menjadi calon warga ibu kota yang ikut terlibat dalam aktivitas ekonomi di IKN.

Dradjad mengatakan, PNM memiliki peran dalam pembiayaan dan pendampingan usaha mikro dan ultra mikro melalui sejumlah program, termasuk ULaMM dan Mekaar.

Menurut dia, peluang kerja sama dengan Otorita IKN terbuka luas, terutama untuk mendukung target pengurangan kemiskinan dan penguatan ekonomi keluarga di wilayah sekitar IKN.

"Memang ketika komunikasi dengan Pak Bas itu kami menyampaikan, kami akan sinau tentang IKN. Luar biasa kami lihat dari pembangunan IKN ini. Satu hal menarik, ada target untuk bebas kemiskinan 2035, tentu ini ada banyak yang bisa kami lakukan dari PNM, termasuk melalui upaya kerja sama, misalnya dengan melibatkan Himbara," kata Dradjad.

Saat ini, terdapat 4.767 UMKM di wilayah delineasi IKN yang tersebar di tujuh kecamatan. Tujuh kecamatan tersebut, yakni Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, Loa Kulu, Samboja, Samboja Barat dan Sanga-Sanga.

Data tersebut menjadi salah satu dasar penting untuk memetakan kebutuhan pendampingan, akses pembiayaan dan penguatan kapasitas usaha masyarakat di wilayah IKN.

BACA JUGA:


Dia menjelaskan, PNM memiliki ULaMM untuk pembiayaan mikro dan Mekaar yang berfokus pada pembiayaan serta pemberdayaan untuk membina ekonomi keluarga sejahtera, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Adapun program Mekaar dimulai sejak Desember 2015 dan telah menjangkau jutaan nasabah melalui model pembiayaan dan pendampingan berbasis kelompok tanpa agunan.

"PNM memiliki ULaMM untuk pembiayaan mikro dan Mekaar untuk membina ekonomi keluarga sejahtera, khususnya ibu-ibu, sejak Desember 2015. Saat ini, tercatat 23 juta nasabah telah mendapat pembinaan melalui Mekaar," terang Dradjad.

Menurut Dradjad, pendekatan pendampingan menjadi salah satu hal yang membedakan PNM dengan perbankan. Pendanaan yang diperoleh, termasuk dari perbankan, disalurkan kembali kepada pelaku usaha.

Melalui penjajakan kerja sama tersebut, Otorita IKN berharap, dukungan pembiayaan mikro, pendampingan usaha dan kolaborasi bersama dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat di Nusantara.

UMKM di wilayah IKN juga diharapkan semakin siap masuk dalam rantai pasok lokal dan aktivitas ekonomi ibu kota.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Fanny Kondoh Menangis Saksikan Kisah Hidupnya Difilmkan, Akui Lihat Sosok Mendiang Suami di Denny Sumargo

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:35 WIB

VIVA – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang diangkat dari kisah nyata yang sempat menjadi perhatian publik. Tidak hanya menawarkan hiburan, film dengan cerita berdasarkan pengalaman hidup seseorang juga dinilai mampu menghadirkan kedekatan emosional dengan penonton. 

Baca Juga

Salah satu yang segera hadir di bioskop adalah Baby Udon, sebuah film drama yang mengangkat perjalanan hidup content creator Fanny Kondoh bersama mendiang suaminya, Hajime Kondoh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Film tersebut resmi memperkenalkan official trailer dan official poster dalam acara peluncuran yang digelar di Senayan City XXI, Jakarta. Menariknya, momen peluncuran ini turut dihadiri langsung oleh Fanny Kondoh beserta putranya, KazKaz, yang menjadi inspirasi utama lahirnya film tersebut.

Baca Juga

Rumah produksi Sumargo Films bekerja sama dengan LYTO Pictures menghadirkan Baby Udon sebagai film layar lebar pertama Sumargo Films. Cerita yang diangkat bukan sekadar drama fiksi, melainkan berasal dari kisah nyata yang sempat viral di media sosial dan menyentuh hati banyak orang.

Publik sebelumnya mengenal perjalanan Fanny Kondoh dan Hajime Kondoh melalui perjuangan mereka menjalani program In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung demi mendapatkan buah hati. Di tengah perjuangan tersebut, Hajime didiagnosis mengidap kanker hingga akhirnya meninggal dunia. Setelah kepergian sang suami, Fanny kemudian membesarkan putra mereka yang akrab disapa Baby Udon atau KazKaz.

Baca Juga

Peluncuran film Baby Udon

Photo :

  • Istimewa

Kisah tersebut kemudian diadaptasi ke layar lebar oleh sutradara Fajar Bustomi. Dalam film ini, karakter Fanny Kondoh diperankan oleh Caitlin Halderman, sementara sosok Hajime Kondoh dimainkan oleh Denny Sumargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trailer perdana yang diputar dalam acara tersebut menampilkan perjalanan emosional pasangan tersebut, mulai dari perjuangan mendapatkan momongan hingga menghadapi cobaan ketika Hajime harus melawan penyakit yang dideritanya. Penampilan Caitlin Halderman dan Denny Sumargo disebut berhasil menghadirkan emosi yang kuat sehingga membuat suasana pemutaran trailer berlangsung haru.

Acara peluncuran juga dihadiri jajaran pembuat film dan para pemain. Hadir dalam kesempatan itu Produser Eksekutif Andi Suryanto, para produser Marcella Daryanani, Olivia Sumargo, dan Denny Sumargo, sutradara Fajar Bustomi, penulis skenario Oka Aurora, serta para pemain seperti Vonny Anggraini, Naufal Samudra, Ayya Renita, Putri Ayudya, Royhan Hidayat, Miyu Okazaki, dan Hiroaki Kato.

Halaman Selanjutnya

Momen paling emosional terjadi ketika Fanny Kondoh naik ke atas panggung bersama KazKaz. Berdiri di depan poster film yang terinspirasi dari foto asli dirinya bersama mendiang Hajime saat kelahiran putra mereka, Fanny mengaku tidak mampu membendung air mata ketika melihat kisah hidupnya diangkat ke layar lebar.

Kim Sang-sik Soroti Titik Lemah Timnas Indonesia saat Dibantai Vietnam di Kandang Sendiri

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Bogor, VIVA – Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, menyoroti sejumlah faktor yang menjadi pembeda saat timnya menaklukkan Timnas Indonesia 3-0 pada laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin malam, 3 Agustus 2026.

Baca Juga

Meski puas dengan kemenangan timnya, Kim mengakui laga tandang melawan Indonesia bukan pertandingan yang mudah. Menurutnya, Vietnam mampu keluar sebagai pemenang berkat disiplin para pemain dalam menjalankan instruksi serta mampu memanfaatkan momentum sepanjang pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini adalah pertandingan tandang yang sangat sulit. Namun, para pemain tampil sangat baik dan memberikan yang terbaik di lapangan. Kami berhasil meraih tiga poin dan saya sangat senang dengan hasil ini," ujar Kim Sang-sik dalam konferensi pers usai pertandingan.

Baca Juga

Pelatih asal Korea Selatan itu juga memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang tetap tampil disiplin di bawah tekanan puluhan ribu suporter Indonesia. Ia bahkan menyampaikan terima kasih kepada pendukung Vietnam yang hadir langsung di Stadion Pakansari maupun masyarakat Vietnam yang memberikan dukungan dari tanah air.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain atas dedikasi mereka. Bermain di laga tandang selalu sulit. Saya juga mengapresiasi para suporter Vietnam yang datang ke stadion dan seluruh masyarakat Vietnam yang mendukung kami," katanya.

Baca Juga

Selain memuji penampilan timnya, Kim Sang-sik turut mengungkap titik lemah yang berhasil dimanfaatkan Vietnam sepanjang pertandingan. Menurutnya, intensitas permainan Indonesia mulai menurun seiring berjalannya laga sehingga Vietnam lebih leluasa mengendalikan pertandingan.

"Seiring berjalannya pertandingan, kami melihat kondisi fisik lawan mulai menurun," ucapnya.

Kim menilai pergantian pemain yang dilakukan Vietnam menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ritme permainan. Para pemain pengganti dinilai mampu menghadirkan energi baru sekaligus mempertahankan tekanan terhadap pertahanan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pergantian pemain yang kami lakukan memberikan dampak positif. Para pemain yang masuk mampu memberikan energi baru dan pergerakan mereka sangat berkualitas. Karena itu, saya sangat puas dengan performa tim secara keseluruhan," ungkapnya.

Meski sukses membawa Vietnam ke puncak klasemen sementara Grup A, Kim meminta anak asuhnya tidak terlena dengan kemenangan tersebut. Ia menegaskan fokus Vietnam kini sepenuhnya tertuju pada pertandingan berikutnya.

Halaman Selanjutnya

"Kami harus segera mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya. Kami harus menjaga kondisi para pemain dan melakukan persiapan sebaik mungkin," kata Kim.

Wakili Indonesia di Vietnam, Dirut Lepas Dua Pesilat Binaan PT Semen Padang

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Padang (ANTARA) - Dua atlet binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) yang tergabung dalam Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato Semen Padang mendapat kepercayaan membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Keduanya adalah Yolla Cynthiana dan Ochi Ramadhani. Mereka akan tampil sebagai wakil Indonesia pada Hanoi International Martial Arts Festival 2026 yang digelar di Hanoi, Vietnam, 7–9 Agustus 2026.

Keduanya dilepas keberangkatannya oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, Ketua Umum FKKSPG Freddo Syukri, Sekretaris Umum FKKSPG Arfan Asmara, Ketua Bidang Olahraga Prestasi FKKSPG A M Reza, serta Sekretaris Umum PPS Sakato Semen Padang Afri Yesi Indra.

Keberangkatan Yolla dan Ochi bukan sekadar partisipasi dalam sebuah festival seni bela diri internasional. Keduanya membawa misi yang lebih luas, yakni memperkenalkan pencak silat sekaligus kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat internasional.

Penunjukan kedua pesilat tersebut didasarkan pada surat Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat yang mengacu pada Surat Pengurus Besar (PB) IPSI Nomor 11/SJ/PB IPSI/VII/2026 tanggal 15 Juli 2026 tentang permintaan dua penampil pencak silat yang dikombinasikan dengan Silat Tradisi Minangkabau dalam festival internasional di Hanoi.

Melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum Pengprov IPSI Sumatera Barat Vasko Ruseimy pada 20 Juli 2026, Yolla Cynthiana dan Ochi Ramadhani kemudian resmi ditetapkan sebagai delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.

Kepercayaan itu menjadi capaian penting bagi PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuka jalan bagi atlet daerah untuk tampil di panggung yang lebih luas.

Sebelum bertolak ke Vietnam, kedua atlet tersebut juga menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, mulai 23 Juli 2026 di bawah pembinaan PB IPSI.

Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan keduanya, tidak hanya dari aspek teknik pencak silat, tetapi juga dalam mempersiapkan penampilan yang menggabungkan seni bela diri dengan karakter kuat Silat Tradisi Minangkabau.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Yolla dan Ochi atas kepercayaan yang diberikan untuk tampil mewakili Indonesia.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan momentum penting bagi kedua atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Sumatera Barat dan Indonesia di forum internasional.

“Jaga kesehatan selama persiapan hingga pertandingan. Semoga mendapatkan prestasi yang terbaik,” ujar Pri.

Ia berharap kiprah Yolla dan Ochi di Hanoi tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya Minangkabau kepada dunia.

Pri juga berpesan agar keduanya tampil penuh percaya diri dan menjaga nama baik daerah, bangsa, serta keluarga besar Semen Padang Group yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap pembinaan mereka.

Bagi Yolla dan Ochi, kepercayaan untuk tampil di Hanoi menjadi sebuah amanah besar yang lahir dari proses panjang. Bertahun-tahun menjalani latihan, mengikuti berbagai ajang, serta menempa kemampuan di bawah pembinaan pelatih akhirnya membawa keduanya menuju panggung internasional.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang kami syukuri. Kami tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga membawa marwah Ranah Minang, IPSI Sumatera Barat, PPS Sakato Semen Padang, FKKSPG, serta keluarga besar Semen Padang Group ke panggung dunia,” ujar Yolla.

Bagi kedua atlet, penampilan di Hanoi juga memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menunjukkan kemampuan bela diri.

Setiap gerakan yang akan diperagakan nantinya merupakan representasi dari budaya Minangkabau yang memiliki nilai, filosofi, karakter, serta sejarah yang panjang. Karena itu, Yolla dan Ochi tidak hanya mempersiapkan aspek fisik dan teknik, tetapi juga berupaya memahami dan menghidupkan filosofi yang melekat pada setiap jurus yang mereka tampilkan.

“Saya ingin dunia melihat bahwa silat Minangkabau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan nilai dan karakter,” ujarnya.

Persiapan menuju festival internasional itu pun dilakukan secara menyeluruh. Selain mengikuti pemusatan latihan bersama PB IPSI, keduanya secara konsisten meningkatkan kondisi fisik, menyempurnakan teknik, serta memperdalam pemahaman terhadap filosofi budaya Minangkabau.

Untuk menjaga stamina, keduanya rutin berlari sejauh lima kilometer setiap hari. Latihan tersebut dipadukan dengan sesi intensif bersama pelatih untuk memperkuat fisik sekaligus menyempurnakan jurus-jurus tradisi Minangkabau yang akan dibawakan di Hanoi.

Evaluasi juga dilakukan secara detail. Setiap gerakan direkam melalui video untuk kemudian dipelajari kembali. Cara tersebut dilakukan untuk memastikan setiap detail penampilan, mulai dari ketepatan gerakan, kekuatan, kelenturan, hingga kekompakan dapat ditampilkan secara presisi di hadapan publik internasional.

Persiapan itu mencerminkan keseriusan keduanya dalam menjawab kepercayaan yang telah diberikan. Sebab, di Hanoi nanti, Yolla dan Ochi tidak hanya dituntut tampil sebagai atlet pencak silat, tetapi juga sebagai representasi budaya Indonesia, khususnya budaya Minangkabau.

Ketua Umum FKKSPG Freddo Syukri menyampaikan selamat sekaligus apresiasi kepada kedua atlet binaan PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG yang telah menunjukkan dedikasi serta kerja keras hingga mampu mencapai level internasional.

“Selamat kepada atlet binaan PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG. Harapannya tentu saja para atlet dapat meraih kemenangan dan membawa pulang medali untuk PT Semen Padang, serta mengharumkan nama perusahaan di kancah internasional,” kata Freddo.

Menurut Freddo, FKKSPG sebagai wadah karyawan Semen Padang Group tidak hanya berperan dalam membangun kebersamaan di lingkungan perusahaan, tetapi juga memiliki komitmen untuk mendukung berbagai aktivitas yang memberikan dampak positif, termasuk olahraga, kegiatan sosial, dan pembinaan lingkungan.

Dalam konteks olahraga prestasi, dukungan terhadap atlet menjadi bagian dari komitmen tersebut. Pembinaan yang dilakukan diharapkan dapat menciptakan ruang bagi atlet untuk terus berkembang, meningkatkan kemampuan, dan berkompetisi di level yang lebih tinggi.

Freddo menegaskan, Semen Padang melalui FKKSPG akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap pengembangan atlet, khususnya mereka yang telah berprestasi maupun atlet yang masih berada dalam tahap pembinaan.

“Walaupun saat ini kita berada di tengah dinamika industri dan bisnis yang penuh tantangan, kami tetap berkomitmen dan berupaya untuk terus memberikan dukungan penuh,” tegasnya.

Dukungan tersebut, lanjut Freddo, merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pembinaan atlet tidak berhenti pada pencapaian prestasi sesaat. Lebih dari itu, pembinaan diharapkan dapat menjadi proses berkelanjutan yang melahirkan atlet-atlet berkualitas dan mampu membawa nama Semen Padang Group ke berbagai kompetisi bergengsi. (*)

Ketua MPR ziarah ke makam Bung Karno sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama jajaran pimpinan MPR RI lainnya berziarah ke makam Presiden Pertama RI Soekarno alias Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, Selasa, sebagai bagian dari tradisi MPR dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Menurutnya, ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno yang berperan sebagai proklamator, Presiden pertama, sekaligus penggagas Pancasila.

"Kami berharap bangsa Indonesia bisa menghargai jasa setiap pahlawannya. Kami berharap bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh bersyukur atas perjuangan para pendahulunya dan bisa memanfaatkan anugerah yang diberikan Allah melalui jasa-jasa para pendahulu dan para pahlawannya," kata Muzani usai ziarah.

Dia menjelaskan bahwa rangkaian ziarah ini juga menjadi upaya MPR mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada di masyarakat. Menurut dia, Indonesia adalah rumah bersama bagi seluruh elemen bangsa.

"Meskipun kita berbeda pandangan, berbeda latar belakang, bahkan mungkin berbeda pilihan politik, tetapi kita semua adalah keluarga besar bangsa Indonesia," kata dia.

Ia menegaskan, persatuan menjadi modal utama bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan. Selama ini, kata dia, seluruh elemen bangsa mampu menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.

"Karena hanya dengan begitu, seberapa pun besar ujian yang dihadapi, selama kita bersatu, semuanya akan selamat," kata dia

Dia berharap tradisi ziarah kepada para pendiri bangsa dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang sebagai pengingat atas perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

IDAI: Stunting bisa dideteksi dini lewat kurva pertumbuhan

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahwa risiko stunting dapat dideteksi lebih dini melalui pemantauan pertumbuhan anak secara rutin menggunakan kurva pertumbuhan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dengan begitu, intervensi dapat segera dilakukan sebelum gangguan pertumbuhan berkembang menjadi lebih berat.

Dokter Spesialis Anak sekaligus Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A., Subsp. T.K.P.S.(K) mengatakan pemantauan pertumbuhan merupakan proses berkelanjutan yang meliputi pengukuran, pencatatan, plotting, dan interpretasi hasil pengukuran berat badan, panjang atau tinggi badan, serta lingkar kepala secara berkala.

Baca juga: Unhas kembangkan OCEANS guna tekan risiko stunting di wilayah pesisir

"Dengan melakukan pemantauan, kita bisa menemukan risiko penyimpangan pertumbuhan. Kita bisa menilai arah pertumbuhan anak dari waktu ke waktu, bukan hanya sekali ukur," kata Trisna pada seminar daring IDAI, Selasa.

Menurut dia, dua tahun pertama kehidupan merupakan periode yang sangat penting karena menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada usia dua tahun, perkembangan otak telah mencapai sekitar 80 persen, meningkat menjadi 85 persen pada usia tiga tahun, dan sekitar 95 persen pada usia enam tahun.

Oleh karena itu, penyimpangan pertumbuhan perlu dikenali sedini mungkin agar tata laksana, pemenuhan nutrisi, stimulasi, maupun rujukan dapat segera diberikan sesuai kebutuhan anak.

Baca juga: BGN: Daerah dengan stunting tinggi jadi prioritas Program MBG

Trisna menjelaskan salah satu tanda awal gangguan pertumbuhan adalah perlambatan kenaikan berat badan atau weight faltering. Kondisi tersebut dapat menjadi awal perlambatan pertumbuhan linear yang meningkatkan risiko stunting apabila tidak segera ditangani.

"Awalnya memang underweight dulu. Weight faltering dulu," ujarnya.

Trisna menjelaskan stunting tidak terjadi secara tiba-tiba. Kondisi tersebut umumnya diawali dengan perlambatan kenaikan berat badan dan kemudian berat badan menjadi di bawah normal atau underweight.

Baca juga: Tips ABCDE cegah stunting di Kabupaten Lumajang

Apabila berlanjut menjadi kekurangan gizi akut tanpa penanganan, pertumbuhan tinggi badan anak dapat terganggu hingga berujung stunting, yakni kondisi ketika panjang atau tinggi badan menurut umur berada di bawah minus dua standar deviasi.

Lebih lanjut, Trisna menekankan bahwa penilaian pertumbuhan anak tidak cukup dilakukan hanya sekali, tetapi harus melihat kecenderungan atau tren pertumbuhan dari waktu ke waktu. Orang tua dapat memanfaatkan kurva pertumbuhan standar WHO yang tersedia dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) untuk memantau pertumbuhan anak secara rutin.

Baca juga: Jakbar perkuat intervensi gizi balita, percepat penurunan stunting

"Lakukan pemantauan pertumbuhan ini secara rutin dan berkala, sehingga kita bisa melakukan deteksi terhadap potensi masalah kesehatan maupun pertumbuhan, dan melakukan pencegahan maupun intervensi," kata Trisna.

Kurva pertumbuhan standar WHO adalah grafik acuan global untuk memantau tumbuh kembang anak usia 0–5 tahun berdasarkan indikator berat badan, panjang atau tinggi badan, dan indeks massa tubuh. Kurva ini menggunakan satuan Z-score (simpangan baku) untuk menilai apakah status gizi anak normal, kurang, atau berlebih.

Baca juga: DPR RI: Literasi gizi orang tua kunci sukses cegah stunting lewat MBG

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Advokat usul RUU Perampasan Aset atur pemulihan korban salah sita

calendar_today 04.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) Firman Wijaya mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset ikut mengatur ketentuan pemulihan bagi korban salah sita.

Menurut dia, pembahasan RUU Perampasan Aset sebaiknya tidak hanya berfokus pada kewenangan negara, tetapi juga menempatkan masyarakat atau pihak yang menjadi sasaran perampasan aset sebagai subjek yang hak-haknya dilindungi.

“Kalau perampasan aset itu sifatnya premilinary process, proses yang mendahului proses [peradilan], maka harus ada keseimbangan hukum acaranya atau upaya hukumnya,” kata Firman dalam rapat dengan Komisi III DPR RI di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan dalam konsep hukum administrasi negara dikenal prinsip onrechtmatige overheidsdaad atau perbuatan melawan hukum oleh penguasa, termasuk melalui aparat penegak hukum.

Prinsip tersebut, dalam pandangan Firman, perlu menjadi dasar agar RUU Perampasan Aset menciptakan keseimbangan antara otoritas negara yang berwenang melakukan perampasan aset dan hak-hak keperdataan maupun privasi masyarakat.

Di sisi lain, berkaca dari praktik peradilan, dia menilai mekanisme keberatan, banding, maupun kasasi cenderung tidak efektif memulihkan kerugian yang diajukan korban kesalahan penerapan upaya hukum.

Maka dari itu, dia mengusulkan instrumen perampasan aset juga mengatur secara proporsional upaya hukum yang dapat ditempuh masyarakat, utamanya jika terjadi kesalahan dalam penyitaan.

“Jadi, mestinya harus ada upaya pemulihan salah sita,” kata Firman.

Selain mekanisme pemulihan jika terjadi salah sita, dia juga menekankan perlunya pertimbangan komprehensif sebelum melakukan penyitaan.

Menurut dia, beban hukum akhir tetap pada negara, pemohon wajib membuktikan adanya tindak pidana asal dan hubungan substansial antara aset dengan tindak pidana melalui alat bukti yang sah, analisis transaksi, profil penghasilan, hingga aliran manfaat.

Ia mengatakan RUU Perampasan Aset harus memerhatikan asas persamaan di hadapan hukum dan kepastian hukum yang adil, perlindungan diri dan harta benda, hak milik, serta pembatasan hak yang ditetapkan dengan undang-undang.

Dengan demikian, perampasan dapat dibenarkan untuk kepentingan umum dan penegakan hukum, tetapi hanya melalui hukum yang dapat diprediksi, tujuan yang sah, prosedur yang adil, dan tindakan yang proporsional.

Baca juga: Komisi III DPR masih kaji usulan penggantian nama RUU Perampasan Aset

Baca juga: Komisi III DPR serap aspirasi RUU Perampasan Aset dari daerah

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.