KPK Dalami Jual Beli Tanah Libatkan Anggota DPR Anwar Sadad

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami transaksi jual beli tanah yang melibatkan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Anwar Sadad, saat memeriksa saksi Achmad Hadi Fauzan (swasta) pada Selasa, 4 Agustus 2026.

KPK menduga uang ataupun tanah tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran (TA) 2019-2022.

Anwar Sadad sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka, namun belum dilakukan penahanan. Tindak pidana diduga dilakukan yang bersangkutan saat menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur 2019-2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi 2 hadir. Penyidik meminta keterangan terkait jual beli aset dalam bentuk tanah dengan tersangka saudara AS [Anwar Sadad]," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Rabu (5/8).

KPK seyogianya juga memanggil anak Anwar Sadad yang bernama Muhammad Haykal Ismail Sadad dalam pemeriksaan Selasa kemarin. Namun, yang bersangkutan mangkir.

Pilihan Redaksi

  • KPK Hentikan Perkara Kusnadi Eks Ketua DPRD Jatim
  • KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim
  • KPK Sebut Anwar Sadad Diduga Terima Suap Rp1,5 M hingga 1 Kg Emas

"Saksi 1 tidak hadir. Penyidik masih tunggu konfirmasinya. Penyidik tentu akan mempertimbangkan untuk pemanggilan ulang, karena keterangan setiap saksi pada prinsipnya dibutuhkan untuk melengkapi alat bukti dalam pengungkapan perkara," ucap Budi.

Anwar Sadad ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima suap sejumlah Rp1,5 miliar hingga 1 kilogram emas terkait pengurusan dana hibah.

Suap tersebut diduga diberikan oleh pihak swasta yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Jawa Timur, Moch Mahrus- baru saja dilakukan penahanan selama 20 hari hingga 16 Agustus 2026.

"Saudara MM [Moch Mahrus] diduga memberikan uang sejumlah Rp1,5 miliar, emas dengan berat sekitar 1 kilogram, membayarkan pelunasan 1 (satu) unit rumah di Surabaya, dan membayarkan pendirian usaha SPBE kepada AS [Anwar Sadad] melalui BGS [Bagus Wahyudiono, staf Anwar Sadad] untuk mendapatkan alokasi dana hibah Pokmas sebesar Rp83,4 miliar," ungkap Budi melalui keterangan tertulis, Selasa (28/7) malam.

"Saudara MM [Moch Mahrus] merupakan satu dari sepuluh Tersangka selaku pemberi pada klaster penerima saudara AS dan BGS," sambungnya.

Anwar Sadad juga sudah dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan pada Senin, 3 Agustus lalu. Namun, yang bersangkutan juga tidak hadir.

Dalam proses berjalan, Budi menjelaskan penyidik sudah melakukan penyitaan terhadap aset-aset milik Anwar Sadad dan Bagus Wahyudiono dengan total kurang lebih senilai Rp22 miliar.

"KPK masih akan terus melakukan pendalaman aliran uang hingga penelusuran aset yang diduga terkait dengan perkara ini sebagai upaya optimalisasi asset recovery," tutur Budi.

Sebelumnya, tepatnya pada Rabu (22/7), KPK sudah lebih dulu menahan tiga orang tersangka dari pihak swasta. Mereka ialah Achmad Yahya dan M. Fathullah dari Kabupaten Pasuruan serta Ra. Wahid Ruslan dari Kabupaten Bangkalan.

Mereka berperan sebagai pemberi suap, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Perkara ini merupakan pengembangan dari kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi pada Desember 2022 lalu terhadap Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024, Sahat Tua P. Simanjuntak.

Pada 10 Oktober 2025, KPK menetapkan 21 orang sebagai tersangka, yakni 4 orang selaku pihak penerima dan 17 orang selaku pihak pemberi.

Para tersangka diduga penerima suap ialah mantan Ketua DPRD Jatim Kusnadi (almarhum); Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad dan Achmad Iskandar; serta Staf Anwar Sadad yang bernama Bagus Wahyudiono.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan 17 tersangka diduga pemberi suap ialah Anggota DPRD Jatim 2019-2024 Mahud; Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sampang 2019-2024 Fauzan Adima; Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo 2019-2024 Jon Junaidi; pihak swasta dari Kabupaten Sampang atas nama Ahmad Heriyadi, Ahmad Affandy, dan Abdul Motollib.

[Gambas:Youtube]

Kemudian pihak swasta di Kabupaten Probolinggo yang saat ini menjadi anggota DPRD Jatim 2024-2029 Moch Mahrus; pihak swasta dari Tulungagung atas nama A. Royan dan Wawan Kristiawan; mantan Kepala Desa dari Kabupaten Tulungagung Sukar; pihak swasta dari Kabupaten Bangkalan atas nama Ra Wahid Ruslan dan Mashudi.

Lalu pihak swasta dari Kabupaten Pasuruan atas nama M. Fathullah dan Achmad Yahya; pihak swasta dari Kabupaten Sumenep atas nama Ahmad Jailani; pihak swasta dari Kabupaten Gresik yang sekarang menjadi Anggota DPRD Jatim 2024-2029 Hasanuddin; pihak swasta dari Kabupaten Blitar atas nama Jodi Pradana Putra.

Belakangan, KPK menghentikan penanganan perkara untuk tersangka Kusnadi karena yang bersangkutan meninggal dunia.

(ryn/isn)

[Gambas:Video CNN]

Detik-detik Yurizal Tri Chaerawan Sebelum Wafat Dibongkar Sepupu, Tak Pernah Cerita Soal Penyakitnya

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:58 WIB

VIVA – Detik-detik Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS yang sempat mengeluhkan pelayanan di rumah sakit lewat Threads sebelum meninggal dunia dibongkar oleh sepupunya.

Baca Juga

Menurut kesaksian seorang pengguna Threads yang mengaku kerabat dekat Yurizal Tri Chaerawan, almarhum tidak pernah bercerita soal penyakitnya kepada keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa hari ini viral di media sosial Threads sebuah utas dari seorang pengguna dengan username @yurizaltrich yang mengeluhkan pelayanan pasien BPJS.

Baca Juga

Ketika itu, pria yang berprofesi sebagai MC Wedding tersebut mengatakan jika dirinya sebagai pasien BPJS kesulitan mendapat ruangan di sebuah rumah sakit.

“8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nyaz soalnya gue pake bpjs,“ kata @yurizaltrich, 22 Juli 2026 silam.

Baca Juga

Namun setelah utas tersebut beredar, sejumlah pengguna lainnya malah menghujat curhatan dari Yurizal Tri Chaerawan. Bahkan di antara mereka diduga bekerja sebagai nakes.

“PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven't kah? haven't some brain cells,“ tulis @erudarahaadini.

“Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak BPJS yg make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri

Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini,” ujar @bennychrstn.

Kondisi Terakhir Yurizal Tri Chaerawan Sebelum Wafat

Kesaksian sepupu sebelum pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia

Photo :

  • Threads/yurizaltrich

Namun pada Senin (3/8), pengguna Threads dengan username @hilperd yang mengaku sepupu dari Yurizal Tri Chaerawan membagikan update kondisi kerabatnya.

Akun tersebut mengatakan jika Yurizal Tri Chaerawan telah meninggal dunia setelah mengeluhkan pelayanan rumah sakit sebagai pasien BPJS.

Menurut sepupunya itu, mendiang Yurizal meninggal dunia karena penanganan yang lambat dari rumah sakit, sedangkan kondisi almarhum perlu tindakan segera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, @hilperd juga mengatakan jika Yurizal Tri Chaerawan tidak pernah bercerita kepada pihak keluarga terkait penyakitnya sebelum kemudian dilarikan ke RS.

“Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat bgt maafin sepupu saya kalo curhat gini di threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita2 kmn bahkan ke keluarga, apa2 nyimpen sendiri, sudah ya jgn ada hate lg di sini,” jelas @hilperd, Senin (3/8).

Halaman Selanjutnya

Cuitan tersebut lantas viral di Threads. Para pengguna media sosial tersebut lalu teringat dengan hujatan dari beberapa akun saat mendiang Yurizal curhat soal keadaan RS.

5 tips positive parenting agar anak percaya diri - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pola asuh positif atau positive parenting dinilai dapat membantu anak tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan mampu mengelola emosi tanpa harus menggunakan bentakan atau hukuman keras dalam proses mendidik.

Dalam pengasuhan positif, orang tua berperan sebagai pembimbing yang membantu anak memahami aturan, mengenali perasaan, serta belajar dari kesalahan. Pendekatan ini menekankan komunikasi yang hangat, disiplin tanpa kekerasan, dan penghargaan terhadap proses perkembangan anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut intervensi pengasuhan berbasis bukti dapat membantu memperkuat hubungan orang tua dan anak, mengurangi pola asuh keras, serta mendukung kesehatan mental anak.

Berikut lima tips positive parenting yang dapat diterapkan agar anak tumbuh lebih percaya diri.

1. Hindari membentak, gunakan komunikasi yang tenang

Membentak mungkin dapat membuat anak berhenti melakukan sesuatu dalam waktu singkat, tetapi tidak selalu membantu mereka memahami alasan di balik aturan. Sebaliknya, orang tua dapat menggunakan suara yang tenang dan menjelaskan konsekuensi dari tindakan anak.

Anak yang merasa aman dan dihargai cenderung lebih mudah menerima arahan serta belajar mengendalikan perilakunya.

2. Dengarkan perasaan anak

Salah satu kunci pengasuhan positif adalah memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan perasaan. Orang tua dapat mendengarkan tanpa langsung menyalahkan atau mengabaikan emosi anak.

Misalnya, ketika anak marah atau kecewa, orang tua dapat membantu memberi nama pada perasaan tersebut dan mengajarkan cara mengelolanya.

3. Berikan apresiasi pada usaha, bukan hanya hasil

Anak membutuhkan dukungan agar percaya terhadap kemampuannya sendiri. Memberikan apresiasi terhadap usaha, keberanian mencoba, atau proses belajar dapat membantu membangun rasa percaya diri.

Orang tua dapat mengganti kalimat seperti “Kamu harus menang” dengan “Kamu sudah berusaha dengan baik dan terus belajar”.

4. Berikan kesempatan anak mengambil keputusan sederhana

Memberikan pilihan sesuai usia dapat membantu anak belajar mandiri dan bertanggung jawab. Contohnya, membiarkan anak memilih pakaian, menentukan permainan, atau membantu pekerjaan rumah sederhana.

Kesempatan mengambil keputusan membuat anak merasa dipercaya dan membantu membangun keyakinan terhadap dirinya sendiri.

5. Jadilah contoh dalam mengelola emosi

Anak banyak belajar melalui perilaku orang tua. Ketika orang tua mampu menunjukkan cara menghadapi masalah dengan tenang, anak juga belajar mengelola emosinya.

Orang tua dapat menunjukkan bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang wajar dan setiap masalah dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

Positive parenting bukan berarti tanpa aturan

Pola asuh positif bukan berarti membiarkan anak melakukan semua hal tanpa batas. Orang tua tetap perlu membuat aturan yang jelas dan konsisten, tetapi dilakukan dengan cara yang menghargai anak.

UNICEF menjelaskan bahwa anak berkembang lebih baik ketika merasa dicintai, aman, dan dipahami. Pengasuhan positif membantu anak belajar mengambil keputusan, mengelola emosi, serta membangun kepercayaan diri.

Dengan menerapkan komunikasi yang hangat, memberikan dukungan, serta menghindari bentakan, orang tua dapat menciptakan lingkungan yang membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan mandiri.

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

BPS: Tingkat pengangguran terbuka turun tipis pada Mei 2026

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 turun tipis 0,03 persen poin dibandingkan dengan Februari di tahun yang sama.

“Pada bulan Mei tahun 2026 terdapat sebanyak 7,22 juta penganggur atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,65 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

“Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan Februari 2026 yang sebesar 4,68 persen atau turun sekitar 0,03 persen poin,” ujar dia.

Ia mengatakan TPT pada bulan Mei 2026 sebesar 4,65 persen tersebut menggambarkan bahwa sekitar 5 dari 100 orang angkatan kerja merupakan pengangguran.

Lebih lanjut, Edy mengatakan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka ini juga terjadi baik kepada pekerja laki-laki maupun perempuan.

“Selain itu, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka juga konsisten terjadi di wilayah perkotaan dan perdesaan,” katanya.

Adapun secara umum, BPS mencatat adanya pertumbuhan angkatan kerja di periode Mei 2026 mencapai 155,41 juta orang atau bertambah sebesar 497 ribu orang.

Kemudian, dari angkatan kerja tersebut sebanyak 148,19 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 522 ribu orang dibandingkan kondisi di bulan Februari.

BPS juga mencatat, hingga Mei 2026, terdapat sebanyak 220,23 juta penduduk usia kerja. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 689 ribu orang jika dibandingkan dengan Februari tahun 2026.

Jika dirinci, penduduk yang bekerja terdiri atas bekerja penuh sebanyak 98,98 juta orang atau bertambah 391 ribu orang.

“Untuk pekerja paruh waktu sebanyak 38,42 juta orang atau meningkat sebanyak 72 ribu orang, serta untuk pekerja setengah pengangguran sebanyak 10,79 juta orang atau bertambah sebanyak 59 ribu orang,” ujar Edy.

Lebih lanjut, BPS juga mencatat bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami kenaikan.

“TPAK pada bulan Mei 2026 sebesar 70,57 persen atau mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan bulan Februari 2026 yang mencapai 70,56 persen,” kata Edy.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Karhutla di Gunung Bromo belum padam - ANTARA News Kalimantan Selatan

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur belum padam dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare, sehingga petugas gabungan terus berusaha memadamkan kobaran api yang terus meluas dengan menggunakan alat manual seadanya.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api masih belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief di kabupaten setempat, Rabu.

Personel Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jatim, relawan dan masyarakat bersatu padu untuk memadamkan karhutla di kawasan wisata Gunung Bromo tersebut.

Selain kepyok, lanjut dia, petugas gabungan menggunakan backpack sprayer untuk memadamkan kobaran api yang terus merembet ke lokasi yang lain akibat angin kencang dan ilalang kering yang mudah terbakar.

Luas karhutla di Gunung Bromo yang merupakan kawasan TNBTS dari 7,9 hektare menjadi 10 hektare, namun kemungkinan bisa bertambah karena titik api belum padam 100 persen.

Karhutla tersebut berdampak pada penutupan sebagian kawasan wisata Gunung Bromo yang menjadi salah satu destinasi andalan di Jawa Timur karena pihak Balai Besar TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang untuk memaksimalkan upaya pemadaman api dan memastikan aspek keselamatan seluruh wisatawan.

Penutupan tiga akses tersebut dilakukan sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan, namun wisatawan bisa berkunjung ke Gunung Bromo dari pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan dengan area yang terbatas.

Baca juga: BNPB: Kebakaran 48 hektare lahan perbukitan di Buleleng Bali padam

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Karhutla di Gunung Bromo belum padam dengan luas lahan terbakar 10 ha

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bali pelajari pembiayaan inovatif dari DKI Jakarta, termasuk obligasi daerah - ANTARA News Bali

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bali mempelajari skema pembiayaan inovatif dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk penerbitan obligasi daerah, untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.

"Kami mendapat arahan dari Mendagri untuk melakukan studi ke Jakarta terkait dengan creative financing, salah satunya melalui penerbitan obligasi daerah," kata Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Rabu.

Koster mengatakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga membahas berbagai skema pembiayaan infrastruktur di luar APBD serta pemanfaatan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang berkaitan dengan tata ruang.

Menurut dia, Pemprov Bali memperoleh berbagai masukan dan gambaran mengenai langkah strategis yang diterapkan DKI Jakarta dalam pembiayaan pembangunan.

“Kami mendapat gambaran tentang inisiatif dan langkah strategis DKI Jakarta yang selanjutnya akan kami pelajari, ada beberapa hal yang bisa diterapkan di Bali, terutama mengenai pemanfaatan ruang udara, ketinggian bangunan dan juga kerja sama dengan pihak swasta dalam percepatan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas pariwisata Bali,” katanya.

Koster menambahkan hasil pertemuan akan dibahas oleh tim teknis di Bali sebelum disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, termasuk peraturan daerah dan peraturan gubernur.

Dalam pertemuan itu, Koster didampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Adi mengatakan sekitar 74 persen aktivitas pariwisata Bali berpusat di Kabupaten Badung sehingga peningkatan infrastruktur menjadi kebutuhan utama.

Menurut Adi, salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah kemacetan. Untuk mengatasinya, Pemkab Badung membangun ruas jalan baru di Badung Selatan melalui skema pembiayaan kolaboratif antara pemerintah dan pinjaman pihak ketiga.

Ia menilai pembangunan infrastruktur untuk mendukung pariwisata berkelanjutan masih membutuhkan pembiayaan besar sehingga opsi penerbitan obligasi daerah layak dipertimbangkan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemerintah daerah perlu mengembangkan skema pembiayaan inovatif dan tidak hanya bergantung pada APBD maupun transfer pemerintah pusat.

"Karena dalam situasi ekonomi seperti saat ini, kita menghadapi tantangan dalam meningkatkan APBD, tak bisa terpaku pada pola konvensional, harus out of the box, salah satunya dengan obligasi daerah," katanya.

Selain itu, Pramono memaparkan penerapan KLB dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L) di DKI Jakarta yang dinilai dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Provinsi Bali.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Membangun Generasi Merdeka Lewat Sepiring Gizi

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Pagi selalu datang lebih cepat bagi banyak keluarga. Sebagian orang tua harus berangkat bekerja sebelum matahari benar-benar meninggi. Ada pula anak-anak yang terburu-buru berangkat ke sekolah dengan sarapan seadanya.

Pemandangan seperti itulah yang akrab bagi sebagian orang tua siswa di SDN Gentan, Seyegan, Sleman. Karena itu, ketika Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai hadir di sekolah, yang mereka rasakan bukan sekadar mendapat tambahan makanan. Ada rasa tenang karena anak-anak tetap memperoleh asupan gizi untuk menjalani hari belajar.

Bagi Is Hartati (43), MBG menjawab persoalan yang selama ini kerap ditemui di rumah. Hartati pun senang, karena ia melihat sendiri semua menu yang disajikan memiliki gizi seimbang dan higienis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anak tuh biasanya kalau di rumah sarapan cuma satu dua suap terus malas toh kalau mau sarapan itu. Ternyata alhamdulillah ada program MBG ini sangat membantu sekali untuk pemenuhan gizi dan sebagainya gitu," kata Hartati.

Hartati juga bersyukur karena menu MBG rutin menyediakan buah. Bagi keluarganya, hal itu menjadi tambahan asupan gizi yang belum tentu bisa tersedia setiap waktu di rumah. Dia yakin ini bisa membantu putranya yang masih kelas V SD ini bisa terus bertumbuh kembang sesuai usia.

"Dari kesehatan alhamdulillah semakin membaik karena kan kalau dari program MBG itu ada buahnya. Kami dari para orang tua yang ekonomi menengah ke bawah itu alhamdulillah berterima kasih," ujarnya.

Bagi keluarga seperti keluarga Hartati, manfaat itu bukan hanya soal menu makan. Kehadiran buah dan makanan bernutrisi baik menjadi bagian dari upaya memenuhi hak dasar anak untuk memperoleh asupan gizi yang layak selama menjalani masa pertumbuhan.

Selain soal gizi, Hartati melihat ada kebiasaan baik yang tumbuh di sekolah. Anak-anak mendapat giliran mengambil makanan sesuai jadwal piket sehingga belajar memikul tanggung jawab sejak dini.

"Yang saya lihat itu menumbuhkan kesadaran anak-anak juga secara tidak langsung," ucapnya.

Pengalaman yang tidak jauh berbeda dirasakan Rosi Doniyati (40). Ia melihat perubahan sejak anaknya rutin menerima MBG di sekolah. Anak lebih sering makan buah, pulang sekolah dalam keadaan kenyang.

"Alhamdulillah uang sakunya juga sisa," katanya.

Bagi Rosi, perubahan itu juga membantu orang tua. Ia mengaku selama pelaksanaan MBG anaknya yang duduk di bangku kelas III SDN Gentan ini tidak pernah mengalami gangguan kesehatan akibat makanan yang diterima.

MBG untuk SemuaMBG telah menjadi bagian keseharian SDN Gentan sejak kali pertama diberikan 18 Agustus 2025. Di balik rutinitas pembagian makanan setiap siang, para guru ikut menyaksikan perubahan-perubahan kecil yang dirasakan anak-anak di sekolah. (CNN Indonesia/Tunggul)

"Alhamdulillah selama ada MBG ini anak saya aman-aman aja," tuturnya.

Meski merasakan manfaatnya, baik Hartati maupun Rosi berharap MBG terus disempurnakan. Mereka berharap ke depan porsi nasi ditambah, menu variatif dan program bisa lebih merangkul pengusaha kecil di sekitar sekolah agar berdampak besar dari sektor ekonomi.

Keduanya punya harapan supaya MBG terus berlanjut agar semakin banyak anak dapat tumbuh sehat dan belajar dengan semangat. Keinginan yang sama dengan para siswa di sekolah tersebut, salah satunya M. Aldiano Saputra alias Ando, siswa kelas V.

"Senang, soalnya enak, gratis sama bikin kenyang," katanya.

Dia bilang rasa kenyang ini membantunya lebih fokus di kelas. Konsentrasi terhadap mata pelajaran tentu penting buat siswa yang punya cita-cita jadi polisi ini. Kesempatan belajar dalam kondisi kenyang dan sehat menjadi bagian dari ikhtiar agar setiap anak dapat mengembangkan potensi serta meraih cita-citanya tanpa dibatasi persoalan gizi.

"Mau MBG lanjut," ujar Ando.

MBG sendiri telah menjadi bagian keseharian SDN Gentan sejak kali pertama diberikan 18 Agustus 2025. Di balik rutinitas pembagian makanan setiap siang, para guru ikut menyaksikan perubahan-perubahan kecil yang dirasakan anak-anak di sekolah.

Koordinator MBG SDN Gentan, Wihandoko Suko Lelono, mengatakan program tersebut memberi manfaat terutama bagi siswa yang berangkat ke sekolah tanpa sempat sarapan.

Menurut dia, kesibukan orang tua pada pagi hari kerap membuat anak harus berangkat sebelum sempat makan. Karena itu, menurutnya, kehadiran MBG menjadi penyangga agar hak anak untuk memperoleh asupan gizi tetap terpenuhi meski aktivitas keluarga pada pagi hari sangat padat.

Sebelum program berjalan, Wihandoko menyaksikan sendiri bagaimana sebagian orang tua mengantarkan bekal menyusul ke sekolah.

"Kalau dulu misalnya sebelum ada MBG, anak belum sarapan orang tua mengantarkan bekal. Sekarang sudah dapat MBG," kata Wihandoko.

Perubahan juga terlihat di ruang kelas. Menurutnya, anak-anak yang kebutuhan makan siangnya terpenuhi cenderung lebih siap mengikuti pelajaran.

Ia menilai kondisi fisik yang lebih baik membuat siswa tidak mudah lelah atau mengantuk saat belajar. Meski demikian, dampaknya terhadap prestasi akademik belum bisa dinilai dalam waktu singkat karena perkembangan setiap anak berbeda.

"Yang jelas, konsentrasi dan semangatnya meningkat," katanya.

Wihandoko meyakini manfaat program ini akan lebih terasa dalam jangka panjang. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan kebutuhan gizi yang lebih terjaga, anak-anak memiliki bekal lebih baik untuk mengikuti proses belajar secara berkelanjutan.

Menurutnya, membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing memang tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui pemenuhan kebutuhan dasar anak secara kontinyu.

MBG untuk SemuaKemerdekaan kini tak lagi sekadar dimaknai sebagai bentuk kebebasan dari belenggu penjajahan. Di era modern, kemerdekaan juga berarti memastikan setiap anak Indonesia mendapat makanan bergizi. (CNN Indonesia/Tunggul)

Karena itu, pihak sekolah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus dilanjutkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, menu yang disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi dinilai menjadi nilai tambah bagi anak-anak selama menjalani masa pertumbuhan.

"Kalau kondisi anak sehat, perut tidak lapar, anak tetap semangat mengikuti pelajaran," pungkasnya.

Kunci Masa Depan Gemilang

Kemerdekaan kini tak lagi sekadar dimaknai sebagai bentuk kebebasan dari belenggu penjajahan. Di era modern, kemerdekaan juga berarti memastikan setiap anak Indonesia terbebas dari kelaparan dan gizi buruk.

Dengan begitu, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar optimal, serta meraih masa depan yang lebih baik. Cita-cita itulah yang diwujudkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Lewat penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, program ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi, memperbaiki konsentrasi belajar, serta mendukung kesiapan mereka dalam mengikuti proses pendidikan.

Sebab, anak yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk berprestasi dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Pada akhirnya, generasi merdeka, di mana setiap anak bisa berkembang, berprestasi, dan menentukan masa depan sendiri, bukan lagi sekadar slogan. Melainkan gambaran tentang masa depan Indonesia.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansah sepakat bahwa pemenuhan gizi merupakan yang digarap lewat program MBG ini merupakan hal penting dalam mencetak generasi merdeka.

"Yes that's right, betul itu," kata Trubus kepada CNNIndonesia.com, Jumat (31/7).

Trubus menilai program MBG ini merupakan sebuah program unggulan lantaran memiliki cita-cita yang mulia yakni memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi.

Trubus pun menceritakan pengalaman masa kecilnya yang penuh perjuangan demi bisa mengenyam bangku sekolah. Ia mengaku kerap kali harus berpuasa agar tetap bisa bersekolah.

"Kampung halaman saya dulu di Jawa Tengah, Purworejo, Jawa Tengah, itu masih listrik ya enggak ada, apa enggak ada. Jadi hidup, makan masih seadanya. Nah saya untuk sekolah itu betapa susahnya, ampun-ampun, harus puasa sering. Bagaimana kita mau pintar cerdas, kan susah," tutur dia.

"Nah dengan MBG ini kan sesuatu, sesuatu kalau saya sih menganggap itu kan sesuatu yang istimewa sekali. Bayangkan makan sudah ada, sudah gratis, ada lagi," sambungnya.

Terkait variasi menu MBG, Trubus mengatakan hal itu bisa disiasati dengan mengedepankan kearifan lokal yang dimiliki setiap wilayah ataupun budaya di Indonesia. Trubus menilai kearifan lokal harus tetap dijaga dalam pelaksanaan program MBG.

"Kita enggak menutup yang namanya lokal, bahasanya kearifan lokal. Kayak yang sagu, kayak di Bogor ada talas, misalnya, kan kita akui itu begitu," ucap dia.

Selain itu, Trubus menilai pengawasan dari pemerintah daerah diperlukan agar pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan lebih akuntabel, termasuk dalam memastikan keterlibatan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari rantai pasok program.

Menurut Trubus, kepala daerah dapat memastikan bahan baku yang digunakan SPPG berasal dari UMKM, koperasi, serta pemasok di wilayah setempat sehingga manfaat ekonomi MBG dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

"Sehingga mereka bisa memastikan terkait dengan bagaimana keterlibatan UMKM, kemudian koperasi, dan pemasok-pemasok itu. Bahan baku itu memang betul-betul dari lingkungannya," ucap Trubus dalam keterangan resmi.

Senada, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita menyampaikan upaya pemenuhan gizi anak lewat program MBG ini merupakan langkah tepat.

Sebab, kata Ronny, negara memang memiliki kewajiban konstitusional untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Termasuk, memastikan akses gizi, khususnya bagi kelompok rentan.

"Dalam konteks ini, MBG bisa menjadi salah satu instrumen afirmatif untuk menutup kegagalan pasar dalam distribusi pangan bergizi," ujarnya.

Ronny juga sepakat bahwa pemenuhan gizi menjadi fondasi dari kualitas manusia. Karenanya, jika kebutuhan gizi terpenuhi, maka cita-cita membentuk generasi merdeka pun tak lagi mustahil.

"Gizi adalah fondasi dari kualitas manusia, hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi. Tanpa intervensi gizi yang memadai, kita akan terus memproduksi generasi dengan produktivitas rendah, beban kesehatan tinggi, dan daya saing lemah," tutur dia.

Dikutip dari situs resmi Badan Gizi Nasional, hingga 3 Maret 2026 jumlah penerima manfaat program MBG tercatat sudah mencapai 61.239.037 orang, dengan 49.057.682 di antaranya merupakan siswa sekolah.

Berdasarkan data global yang dihimpun dari World Food Programme (WFP) menunjukkan Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah penerima manfaat program makan sekolah. Posisi pertama ditempati India dengan 118 juta penerima, sementara Indonesia berada di atas sejumlah negara besar seperti Brasil (38,5 juta), China (34,57 juta), dan Amerika Serikat (30,1 juta).

(tim/har)

Legislator Kapuas pertanyakan pemadaman listrik bergilir berlanjut

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Legislator Kapuas pertanyakan pemadaman listrik bergilir berlanjut

Rabu, 5 Agustus 2026 12:54 WIB

Image Print

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Lisna Mariatun. ANTARA/All Ikhwan

Kuala Kapuas (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Lisna Mariatun, mempertanyakan masih berlanjutnya pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah setempat, meskipun PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) sebelumnya menyatakan bahwa penghentian pemadaman bergilir ditargetkan mulai 5 Agustus 2026.

"Kami mempertanyakan mengapa pemadaman bergilir masih terjadi, padahal pihak PLN UID Kalselteng telah menyampaikan bahwa target berakhirnya pemadaman adalah pada 5 Agustus 2026 dan tidak mengalami perubahan sebagaimana diberitakan di berbagai media," ujar Lisna Mariatun, di Kuala Kapuas, Rabu.

Menurut legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, masyarakat berharap pasokan listrik kembali normal sesuai dengan target yang telah disampaikan PLN. Namun, hingga Rabu (5/8) ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas masih mengalami pemadaman bergilir yang mengganggu aktivitas masyarakat, baik di sektor rumah tangga, usaha, pendidikan, maupun pelayanan publik.

Lisna menilai kondisi tersebut menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat karena informasi yang diterima tidak sejalan dengan kondisi di lapangan. Oleh karena itu, DPRD meminta PLN memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab masih berlangsungnya pemadaman serta memastikan kepastian waktu normalisasi pasokan listrik.

Sementara itu, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kapuas sebelumnya mengumumkan jadwal pemadaman bergilir dengan alasan adanya gangguan pada sistem kelistrikan. Melalui informasi yang disampaikan kepada pelanggan, pemadaman dilakukan di sejumlah wilayah secara bergantian sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem selama proses penanganan gangguan berlangsung.

Baca juga: BGN gandeng Disdik Kapuas kenalkan SIPGN untuk perkuat pengawasan MBG

Ia berharap gangguan tersebut dapat segera diatasi sehingga masyarakat tidak lagi terdampak pemadaman berkepanjangan. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, pemadaman listrik juga dinilai berpotensi menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada pasokan listrik.

Wakil rakyat yang terpilih dari Dapil Kapuas I Kecamatan Selat ini, juga meminta PLN meningkatkan komunikasi kepada pelanggan dengan memberikan informasi yang jelas, akurat, dan tepat waktu mengenai perkembangan penanganan gangguan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui kondisi sebenarnya dan memiliki kepastian terkait jadwal pemulihan layanan listrik di daerah setempat.

Lisna menegaskan, DPRD akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong PLN segera menuntaskan gangguan kelistrikan agar pelayanan kepada masyarakat kembali normal sesuai target yang telah disampaikan.

Sementara saat dikonfirmasi kepada bagian Humas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kapuas, untuk mempertanyakan hal tersebut, hingga berita ini dinaikkan belum ada jawaban resmi yang disampaikan.

Baca juga: BGN gandeng Disdik Kapuas kenalkan SIPGN untuk perkuat pengawasan MBG

Baca juga: Posyandu Kapuas perkuat sinergi layanan dasar hingga wilayah perdesaan

Baca juga: TP PKK Kapuas perkuat sinergi program hingga tingkat desa

Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bank Dunia Soroti Kinerja Perusahaan RI

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Dunia menyoroti kinerja perusahaan di Indonesia.

Salah satu sorotan mereka arahkan pada kepatuhan pemenuhan pajak mereka. Ia mengungkap sekitar satu dari empat perusahaan di Indonesia diduga melakukan penggelapan pajak (tax evasion).

Temuan tersebut berasal dari survei eksperimental terhadap perusahaan formal yang dilakukan untuk mengukur praktik ketidakpatuhan perpajakan yang sulit diungkap melalui survei biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan Indonesia: Unlocking Businesses' Tax Potential for Growth yang dirilis Juli 2026, Bank Dunia menyebut prevalensi penggelapan pajak di kalangan perusahaan diperkirakan mencapai sekitar 25 persen.

"Hasil eksperimen menunjukkan sekitar satu dari empat perusahaan melakukan penggelapan pajak," tulis Bank Dunia.

Bank Dunia menjelaskan angka tersebut diperoleh menggunakan metode double-list experiment, yakni teknik survei yang dirancang untuk mendorong responden memberikan jawaban lebih jujur terhadap isu sensitif seperti penggelapan pajak.

Metode ini digunakan karena perusahaan cenderung enggan mengakui praktik tersebut apabila ditanya secara langsung.

[Gambas:Youtube]

Laporan itu juga mencatat tingkat dugaan penggelapan pajak berbeda-beda menurut karakteristik perusahaan. Praktik tersebut ditemukan lebih banyak pada kelompok usaha tertentu, sehingga menunjukkan kepatuhan pajak tidak merata di seluruh sektor usaha.

Bank Dunia menilai hasil tersebut mengindikasikan bahwa tantangan peningkatan penerimaan pajak di Indonesia bukan hanya berasal dari kebijakan perpajakan, tetapi juga dari kepatuhan wajib pajak.

"Temuan ini menunjukkan bahwa ketidakpatuhan pajak masih menjadi tantangan yang signifikan dan perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan penerimaan negara," tulis Bank Dunia.

Karena itu, Bank Dunia merekomendasikan penguatan administrasi perpajakan melalui pemanfaatan data pihak ketiga, analitik berbasis risiko, serta digitalisasi layanan perpajakan untuk mempersempit ruang terjadinya pelaporan pajak yang tidak sesuai.

"Modernisasi administrasi perpajakan penting untuk meningkatkan kepatuhan, termasuk melalui pemanfaatan data pihak ketiga, integrasi data yang lebih kuat, dan analitik untuk mendeteksi ketidakpatuhan," tulis Bank Dunia.

(del/ins)

Tumbuh 5,29 Persen, BPS Ungkap Faktor Penopang Utama Ekonomi RI di Kuartal II-2026

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026, mencapai sebesar 5,29 persen secara year-on-year (yoy).

Baca Juga

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menjelaskan, faktor utama yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 tersebut, nyatanya masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana, BPS mencatat bahwa pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal II-2026, tercatat tumbuh sebesar 2,67 persen dengan distribusi yang mencapai sebesar 53,32 persen.

Baca Juga

"Konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan terbesar di triwulan II-2026, dengan tumbuh sebesar 2,67 persen," kata Edy dalam telekonferensi pers, Rabu, 5 Agustus 2026.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud

Photo :

  • [tangkapan layar]

Baca Juga

Dia pun membeberkan beberapa aspek yang turut mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal II-2026, hingga mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional pada periode tersebut.

Edy mengatakan, momentum libur hari raya dan hari besar keagamaan telah menjadi pemicu lonjakan konsumsi rumah tangga di kuartal II-2026.

Dimana, pertumbuhan konsumsi dari sektor restoran dan hotel meningkat sebesar 6,47 persen, ditambah pertumbuhan sektor transportasi dan komunikasi yang baik sebesar 5,71 persen.

"Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan II-2026 itu didorong oleh momentum libur hari raya dan hari besar keagamaan," kata Edy.

"Dimana konsumsi rumah tangga yang tercatat tumbuh tinggi antara lain yakni restoran dan hotel, serta transportasi dan komunikasi (yang tumbuh) masing-masing sebesar 6,47 dan 5,71 persen," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, sebelumnya Edy juga telah melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai sebesar 5,29 persen secara year-on-year (yoy) pada kuartal II-2026. Hal itu tercatat mengalami perlambatan dibandingkan dengan kuartal I-2026 yang mencapai sebesar 5,61 persen.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 dibandingkan kuartal II-2025 atau secara year-on-year, tercatat tumbuh 5,29 persen (yoy)," ujarnya.

Ilustrasi pelamar kerja

Jumlah Pekerja Naik 522 Ribu Orang, BPS: Pengangguran Turun Jadi 7,22 Juta Orang Per Mei 2026

BPS mencatat, jumlah angkatan kerja tidak terserap pasar kerja menjadi pengangguran sebanyak 7,22 juta orang, atau turun sekitar 24 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

VIVA.co.id

5 Agustus 2026