Yuk Ketahui, Ini Manfaat Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

CNN Indonesia

Rabu, 05 Agu 2026 07:30 WIB

HPV vaccine glass bottle and syringe on pink background.
ilustrasi Vaksin HPV. (iStockphoto/solidcolours)

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggapan bahwa vaksin Human Papillomavirus atau HPV hanya ditujukan bagi orang dewasa yang telah aktif secara seksual masih marak di masyarakat.

Padahal, secara medis, perlindungan terbaik justru didapatkan ketika imunisasi HPV diberikan sejak usia anak-anak sebelum adanya risiko paparan virus.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah menetapkan vaksin HPV sebagai salah satu imunisasi wajib bagi anak usia sekolah demi menekan angka penyebaran penyakit akibat infeksi HPV.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir situs resmi Eka Hospital, pemberian vaksin HPV pada anak usia 10-13 tahun atau setara kelas 5 SD memberikan efektivitas imunitas yang jauh lebih maksimal. Selain risiko paparan virus yang masih sangat rendah, pembentukan respons imun pada anak-anak bekerja jauh lebih optimal.

Pilihan Redaksi

  • Sunat pada Bayi Laki-laki, Kenali Manfaat dan Risikonya
  • 5 Kondisi Ini Jadi Penyebab Lemak Mata, Apa Saja Faktor Risikonya?
  • 5 Kebiasaan Sehari-hari Penyebab Kanker Mulut yang Sering Diabaikan

Bahkan dari segi efisiensi medis, pemberian 2 dosis vaksin HPV pada rentang usia 10-13 tahun terbukti memberikan tingkat perlindungan yang setara dengan 3 dosis yang diberikan pada remaja usia 16-18 tahun.

Saat ini, Pemerintah Indonesia telah memasukkan vaksin HPV ke dalam program imunisasi gratis bagi anak kelas 5 SD melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dapat diakses di sekolah maupun Puskesmas.

Manfaat Bagi Anak Laki-Laki dan Jenis Kanker yang Dicegah

Vaksin HPV tidak hanya diperuntukkan bagi anak perempuan, tetapi juga sangat krusial bagi anak laki-laki. Berdasarkan kajian riset dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), program vaksinasi HPV pada anak laki-laki di Indonesia tergolong cost-effective atau sangat layak diterapkan berdasarkan pertimbangan farmakoekonomi.

Meski penularan utamanya terjadi melalui hubungan seksual, beberapa tipe virus HPV juga dapat menular melalui sentuhan kulit. Vaksinasi sejak dini efektif mencegah infeksi kutil kelamin serta berbagai penyakit ganas berikut:

- Kanker Serviks
- Kanker Penis
- Kanker Anus
- Kanker Mulut dan Tenggorokan
- Kanker Vagina

Vaksinasi HPV disuntikkan secara intramuskular (ke dalam jaringan otot). Untuk skema pemberian 3 dosis, berikut panduan jadwal yang berlaku:

- Dosis Pertama: Diberikan pada bulan ke-0.
- Dosis Kedua: Diberikan 1 atau 2 bulan setelah dosis pertama (tergantung jenis vaksin bivalen atau tetravalen).
- Dosis Ketiga: Diberikan 6 bulan setelah dosis pertama.

Apabila anak sempat melewatkan jadwal penyuntikan dosis berikutnya, orang tua tidak perlu mengulang proses imunisasi dari awal. Cukup melanjutkan dosis yang terlewat sesuai petunjuk tenaga medis.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Raisa akan nyanyikan “Cahaya Hati” dalam Hikayat Srikandi Nusantara - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Raisa akan membawakan lagu "Cahaya Hati" untuk pertama kalinya di hadapan publik dalam Pagelaran Sabang Merauke bertajuk "Hikayat Srikandi Nusantara" yang akan digelar pada 21 hingga 23 Agustus.

"Aku ngerasa lagu 'Cahaya Hati' ini memang core-nya Srikandi, tempatnya dia membagikan semangat ke pasukannya maupun semangat ke para penonton," kata Raisa dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Lagu tersebut ditulis oleh Vice President Director & Deputy CEO iForte Silvi Liswanda, sementara komposisi musiknya digarap oleh Eross Candra dengan memadukan karakter musik populer dan nuansa musikal Nusantara.

Eross mengatakan tantangan dalam menciptakan lagu tersebut adalah menghadirkan karya yang dapat berdiri sendiri sebagai sebuah lagu sekaligus berkembang mengikuti dinamika pertunjukan.

"'Cahaya Hati' bukan dibuat setelah cerita selesai. Sejak awal kami berdiskusi bersama tim kreatif mengenai karakter, emosi, dan perjalanan yang ingin dibangun di atas panggung. Karena itu, musiknya ikut bertumbuh bersama cerita. Tantangan itulah yang membuat proses kreatif lagu ini berbeda dibandingkan ketika menciptakan sebuah single," katanya.

Music Director sekaligus komposer Elwin Hendrijanto mengembangkan keseluruhan lanskap musikal pertunjukan melalui perpaduan orkestra, paduan suara, musik pop, serta instrumen tradisional Indonesia.

Silvi Liswanda mengatakan proses kreatif penulisan lirik "Cahaya Hati" berangkat dari upaya menerjemahkan nilai-nilai yang diangkat dalam "Hikayat Srikandi Nusantara" ke dalam karya yang dapat dinikmati masyarakat luas tanpa menghilangkan pesan yang ingin disampaikan.

"Kami tidak ingin 'Cahaya Hati' hanya menjadi lagu untuk sebuah pertunjukan. Lagu ini lahir dari semangat keberanian, keteguhan hati, pengorbanan, dan harapan yang diwakili sosok Srikandi, tetapi kami ingin nilai-nilai tersebut tetap terasa dekat dengan kehidupan saat ini," katanya.

Pagelaran Sabang Merauke menghadirkan pertunjukan seni kolosal yang mengangkat kisah "Hikayat Srikandi Nusantara", yang menyoroti perjuangan perempuan dalam cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia.

Produksi tahun ini melibatkan sekitar 1.700 pelaku seni, kreatif, dan tim produksi yang terdiri atas 15 penyanyi, satu grup band, 387 penari, musisi tradisional yang memainkan 50 alat musik tradisional, 119 anggota paduan suara, serta 60 musisi orkestra.

Pagelaran tersebut juga melibatkan 11 tim koreografer, 16 desainer kostum, serta menampilkan 103 koreografi dan 28 lagu.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Raisa akan nyanyikan "Cahaya Hati" dalam Hikayat Srikandi Nusantara

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

OJK Cirebon bantu petambak garam akses pembiayaan disesuaikan musim panen - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Cirebon (ANTARA) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon membantu petambak garam Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik usaha dan siklus musim panen.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib saat dikonfirmasi di Cirebon, Selasa, mengatakan pihaknya telah membahas penyesuaian skema pembiayaan bersama pemerintah daerah, petambak, dan industri jasa keuangan.

“Langkah awal untuk menyusun skema pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha garam sudah menjadi pembahasan kami,” katanya.

Menurut dia, pembiayaan yang disiapkan tidak hanya harus mudah diakses, melainkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petambak garam.

Agus mengatakan salah satu persoalan yang dibahas ialah pola cicilan bulanan perbankan yang belum sepenuhnya sesuai dengan pendapatan petambak yang bergantung pada musim panen.

Selain itu, kata dia, lembaga jasa keuangan menemukan persoalan rekam jejak pembiayaan sebagian petambak dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Ia mengatakan, kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan keterbatasan pemahaman petambak dalam memanfaatkan produk pembiayaan secara tepat.

“Berbagai masukan dari pemerintah daerah, petambak, dan industri jasa keuangan menjadi bekal penting bagi OJK Cirebon dalam memperkuat kolaborasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan pembiayaan perlu didukung penguatan ekosistem usaha agar mampu meningkatkan produktivitas, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat bagi petambak.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon Dangi mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pengembangan komoditas garam melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia mengatakan berbagai masukan yang muncul akan menjadi bahan pemerintah daerah dalam memperkuat strategi pengembangan komoditas garam.

“Hal ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Termasuk, kata Dangi, mendorong skema pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha petambak garam di Kabupaten Cirebon.

Pihaknya mendata kebutuhan garam industri di wilayah Cirebon diperkirakan mencapai 100.000 ton per tahun, sedangkan produksi garam lokal baru sekitar 12.282 ton per tahun.

“Kondisi tersebut menjadi peluang pengembangan produksi, investasi, pengolahan, dan pembiayaan agar komoditas garam memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian Kabupaten Cirebon,” ucap dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OJK Cirebon bantu petambak garam akses pembiayaan sesuai musim panen

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Tim Ekspedisi Patriot Unhas petakan potensi masyarakat Fakfak - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Makassar (ANTARA) - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin awali kegiatan ekspedisi dengan memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Ketua TEP Unhas Abdullah Sanusi PhD dalam keterangannya di Makassar, Selasa, mengatakan pengabdian yang dilakukan para patriot tidak berangkat dari asumsi.

Menurut dia, pendekatan tersebut merupakan bagian penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan memiliki dasar yang kuat, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.

"Para patriot akan terlebih dahulu memahami kondisi masyarakat dan potensi yang ada. Kami ingin memastikan setiap program yang dilakukan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat," jelas Abdullah.

Direktur Kemitraan Strategis Unhas ini menjelaskan berbagai aspek yang akan menjadi perhatian meliputi potensi ekonomi masyarakat, komoditas unggulan daerah, pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan ekonomi, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga peningkatan akses pasar.

Seluruh rekomendasi akan disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat selama masa penugasan.

Pendekatan ini sejalan dengan tujuan Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi, yakni mendorong perguruan tinggi berkontribusi dalam transformasi kawasan transmigrasi.

Bagi Unhas, ekspedisi ini juga menjadi ruang belajar yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan pengalaman dan kearifan lokal masyarakat. Proses tersebut akan memperkaya perspektif para patriot dalam merancang solusi pembangunan.

"Ekspedisi ini bukan hanya tentang apa yang bisa dibawa dari kampus ke masyarakat. Para patriot juga akan belajar dari pengetahuan, pengalaman, dan potensi yang dimiliki masyarakat Fakfak," tambah Abdullah.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, berharap kehadiran para patriot dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

"Pemerintah daerah tentu akan mendukung agar program yang dijalankan dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi kampung serta masyarakat," jelas Samaun.

Sebanyak 120 anggota Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin yang terbagi dalam 20 tim tiba di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Minggu (2/8).

Setelah tiba di Fakfak, para patriot langsung mengikuti agenda koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan apel penyambutan sekaligus sinkronisasi awal program dengan pemerintah daerah.

Selanjutnya, para patriot mengikuti apel penyambutan yang dipimpin Bupati Fakfak bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Patriot Unhas petakan potensi masyarakat Papua Barat

Pewarta: Abdul Kadir
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Mayat Tanpa Kaki di Depok Sempat Dikira Sampah dan Dibakar Warga

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap mayat yang ditemukan di dalam karung beras dengan kondisi tanpa kaki di sebuah lahan di Pancoran Mas, Kota Depok sempat dikira sampah dan hendak dibakar oleh warga.

Karung yang diduga berisi sampah itu pertama kali ditemukan saksi Herni (H) pada Jumat (24/7) lalu dan memberitahukan temuan itu kepada adiknya, Muhammad Rizkywan (MR). Lalu, pada Selasa (4/8), Herni meminta adiknya untuk membakar karung yang dianggap berisi sampah itu.

"Setelah itu saksi 1 memberitahukan kepada saksi 2 yang merupakan adiknya untuk membakar karung tersebut yang dikira merupakan sampah. Pada sore harinya pada pukul 15.30 WIB saksi 2 membakar karung yang dikira sampah tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama kepada wartawan, Rabu (5/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat karung tersebut terbakar dan meleleh, saksi pun terkejut karena mendapati ada jasad manusia di dalamnya. Melihat hal itu, saksi lantas melaporkannya ke pihak berwajib.

"Saat ditemukan kondisi jasad tangan terikat, dibungkus karung dan plastik hitam. Kepala, kedua tangan dan badan masih ada, kedua kaki tidak ada sampai dengan pangkal paha," ucap Made.

Made menyebut untuk bagian tubuh lainnya tidak ditemukan di lokasi kejadian. Kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Disampaikan Made, juga ditemukan ada luka sayatan pada leher korban. Made menyebut jasad tanpa identitas itu telah dibawa ke RS Polri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Dapat kami sampaikan sebagian tubuh dari korban itu tidak ditemukan di TKP, namun kami masih melakukan penyelidikan. Nanti akan dapat kami jawab setelah proses autopsi yang kami lakukan bersama tim dokter forensik di Rumah Sakit Kramat Jati," tutur dia.

Sebelumnya, warga di Pancoran Mas, Kota Depok digegerkan dengan penemuan mayat manusia dengan kondisi tanpa kaki di sebuah lahan kosong, Selasa (4/8). Diduga, jasad tersebut merupakan korban mutilasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan Polsek Pancoran Mas dan tim Inafis Polres Metro Depok langsung menuju ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Selanjutnya, jasad tersebut dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik.

(dis/isn)

[Gambas:Video CNN]

BPK Dorong ESG Jadi Fondasi Tata Kelola Pemerintah |Republika Online

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai penguatan tata kelola berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) serta transformasi menuju Government 5.0 menjadi salah satu fondasi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Kedua pendekatan tersebut dinilai dapat memperkuat pengelolaan sumber daya negara sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan yang berorientasi pada masyarakat dan keberlanjutan.

Plt Anggota IV BPK Nyoman Adhi Suryadnyana menyampaikan hal tersebut dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Badan Karantina Indonesia (Barantin) Tahun 2025 di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Acara tersebut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala Barantin Abdul Kadir Karding.

Nyoman mengatakan, pemeriksaan laporan keuangan merupakan instrumen untuk memastikan setiap rupiah uang negara dikelola secara akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. "Karena itu, pemeriksaan tidak hanya berorientasi pada pemberian opini atas laporan keuangan," kata Nyoman.

Menurut dia, hasil pemeriksaan juga diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian Indonesia Emas 2045 melalui penguatan tata kelola keuangan negara dan pembangunan berkelanjutan.

BPK menilai prinsip ESG dapat diterapkan dalam pengelolaan berbagai sumber daya kementerian dan lembaga, mulai dari keuangan negara, sumber daya manusia, aset, hingga kebijakan. "Pengelolaan tersebut perlu diarahkan untuk memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat sekaligus menjaga kepentingan generasi mendatang."

Selain ESG, Nyoman menyoroti pentingnya transformasi menuju Government 5.0. Pendekatan tersebut mengandalkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, analisis data, dan kolaborasi lintas sektor dengan menempatkan masyarakat, lingkungan, serta keberlanjutan sebagai orientasi utama.

Menurut BPK, kombinasi Government 5.0 dan penerapan prinsip ESG dapat meningkatkan kualitas tata kelola serta pengambilan kebijakan pemerintah.

Meski demikian, Nyoman menyebut masih terdapat sedikitnya enam tantangan dalam mewujudkan Government 5.0. Tantangan tersebut mencakup kematangan transformasi digital yang belum merata, fragmentasi data pemerintah, keterbatasan talenta kecerdasan buatan, integritas tata kelola, kapasitas sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan, serta persoalan keamanan siber dan kolaborasi.

Government 5.0, lanjut Nyoman, membutuhkan pendekatan whole-of-government sehingga transformasi tidak berjalan sendiri-sendiri di masing-masing kementerian dan lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, BPK juga menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan empat entitas tahun 2025. Kementerian PKP, Kementerian Kehutanan, Kementerian KKP, dan Barantin memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Nyoman mengingatkan, opini WTP bukan tujuan akhir pengelolaan keuangan negara. Opini tersebut perlu menjadi fondasi untuk terus memperbaiki kelemahan sehingga tata kelola pemerintahan semakin efisien, efektif, dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

BPK juga mengelompokkan temuan pemeriksaan pada empat entitas tersebut ke dalam tiga isu strategis utama. Pertama, kelemahan pengendalian dalam pengelolaan pendapatan, kas, belanja, hibah, perjalanan dinas, tunjangan, dan proses pembayaran.

Kedua, kelemahan penatausahaan aset yang mencakup pencatatan belum akurat, status hukum aset yang belum jelas, pemanfaatan aset yang belum optimal, hingga aset yang sudah tidak digunakan tetapi masih tercatat dalam administrasi.

Ketiga, ketidakpatuhan terhadap ketentuan pengadaan barang dan jasa, pelaksanaan kontrak, pengelolaan hibah, pembayaran pekerjaan, serta administrasi penerimaan negara.

Atas temuan tersebut, BPK telah memberikan rekomendasi kepada masing-masing entitas. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat mendorong perbaikan sistem, memperkuat pengendalian internal, meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset negara, serta membangun kepatuhan secara berkelanjutan.

Nyoman berharap sinergi antara BPK dengan kementerian dan lembaga terus diperkuat sehingga hasil pemeriksaan tidak hanya menjadi instrumen untuk mempertahankan opini laporan keuangan, tetapi juga mendorong tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin baik.

Raisa ungkap tantangan yang dihadapi pada “Hikayat Srikandi” - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Raisa mengaku menghadapi tantangan saat memerankan tokoh Srikandi dalam Pagelaran Sabang Merauke bertajuk "Hikayat Srikandi Nusantara".

Menurut Raisa, tantangan terbesar adalah memerankan karakter Srikandi yang sangat berbeda dengan kepribadiannya.

"Aku merasa yang paling susah adalah memerankan karakter Srikandi itu benar-benar 180 derajat berbeda dari karakter Raisa yang asli. Jadi hari pertama tuh Raisa stop klemar-klemer," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan selama proses pendalaman karakter terus mengingatkan dirinya untuk tampil lebih tegas dan meninggalkan sifat "klemar-klemer" agar dapat memerankan sosok ksatria dengan meyakinkan.

"Yang paling menantang itu justru pemahaman aku terhadap karakternya, terus memisahkan karakter aku yang asli dengan karakter Srikandi," katanya.

Selain mendalami karakter, Raisa juga mengaku menghadapi tantangan dalam mempelajari koreografi dan dialog.

"Latihan koreografi paling susah buat aku karena aku lumayan kaku. Tapi untungnya Srikandi itu memang ksatria, jadi dia ada kaku-kakunya," ujarnya.

Dari sisi musik, Raisa mengaku lebih percaya diri karena lagu-lagu yang dibawakan telah diaransemen sehingga membuatnya lebih nyaman saat tampil.

Pagelaran Sabang Merauke menghadirkan pertunjukan seni kolosal yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke melalui kisah "Hikayat Srikandi Nusantara".

Pertunjukan tersebut mengangkat perjuangan perempuan dalam cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Raisa ungkap tantangan yang dihadapi pada "Hikayat Srikandi"

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Menaker: Pendaftar program magang nasional tembus 400.000 orang

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Makassar (ANTARA) - Program Magang Nasional (MagangHub) yang dijalankan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk penempatan mahasiswa kerja magang di perusahaan-perusahaan pada tahap pertama pendaftarnya menembus angka 400.000 orang.

"Alhamdulillah, magang sekarang berproses. Kita sedang seleksi dan oleh perusahaan. Kita baru buka batch (tahap) pertama 50 ribu orang, tapi antusiasme luar biasa, yang daftar itu lebih dari 400 ribu," ucap Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.

Sejauh ini, perusahaan-perusahaan sedang melaksanakan seleksi untuk tahap pertama dengan kuota 50.000 orang peserta. Total dari program magang ini dialokasikan sebanyak 150.000 orang disebar di seluruh Indonesia.

"Kita berharap perusahaan bisa mendapatkan kandidat yang sesuai dengan diharapkan, sehingga nanti adik-adik kita peserta magang nanti bisa belajar banyak di perusahaan tersebut," kata mantan Ketua Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI) itu.

Oleh karena itu, kata dia, tim Kemenaker terus memonitor program ini, dan pada angkatan kedua akan lebih detail melihat perusahaan mana saja tempat mereka magang termasuk memilih perusahaan tempat magang mereka sesuai program studinya saat di kampus.

Selain program magang, pemerintah juga menyiapkan pelatihan vokasi dengan alokasi 270 ribu peserta bagi lulusan SMA, SMK atau sederajat secara gratis.

Program ini demi meningkatkan kompetensi teknis dan non teknis sebagai bekal keterampilan memadai untuk mereka memudahkan mencari kerja maupun merintis usaha mandiri.

"Sekarang sedang kita data, kurikulumnya sudah siap, instrukturnya sudah siap," kata Komite Audit dan Manajemen Risiko Majelis Wali Amanat ITB itu.

Ia menjelaskan, pelatihan vokasi tersebut merupakan kegiatan belajar guna meningkatkan, mengembangkan keahlian dan keterampilan agar siap bekerja baik dalam dunia industri dan berwirausaha.

"Kita sudah melatih 70 ribu, dan kita akan tambahkan 270 ribu pelatihan vokasi di 43 balai yang ada di Kemenaker," ujar mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Manusia dan Organisasi Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Selain di balai Kemenaker, rencananya sebagai bagian dari bentuk pemerataan program pihaknya juga akan mengalokasikan program tersebut di balai-balai pelatihan lainnya.

"Nanti kita juga akan berikan alokasi untuk balai-balai yang ada di daerah," tutur Guru Besar Fakultas Teknologi Industri ITB ini menuturkan.

Sementara, Koordinator Menteri Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pidatonya di Rakornas APINDO menyampaikan, program MagangHub ini harus dimanfaatkan dengan baik, terutama APINDO yang dapat menyerap tenaga kerja.

"Saya minta para pengusaha yang ada di APINDO mengikutkan perusahaannya mendaftar dan menerima peserta magang dari adik-adik kita Generasi Z. Ini kesempatan bagi APINDO menerima magang kerja," paparnya.

Airlangga menjelaskan, bagi peserta yang mengikuti program magang di perusahaan-perusahaan swasta tersebut, tetap mendapatkan uang bersumber dari anggaran negara sehingga pihak perusahaan tidak akan terbebani mengaji mereka.

"Jadi, mahasiswa Gen-Z ini diberi gaji pemerintah selama enam bulan (magang). Bapak/Ibu tidak menanggung apa-apa. Kita minta sesudah enam bulan dilihat bagaimana penerimaannya. Berdasarkan batch (tahap) pertama tahun kemarin, itu 60 persen tenaga kerja terserap, bahkan mereka melanjutkan magang," katanya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Diskominfo Papua minta warga waspada soal 12 isu hoaks - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jayapura (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua mencatat sebanyak 12 hoaks yang berkaitan dengan Papua beredar di ruang digital sepanjang Januari hingga Juli 2026, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Kepala Diskominfo Papua Jeri Agus Yudianto di Jayapura, Senin, mengatakan penyebaran informasi palsu atau hoaks masih menjadi ancaman serius karena berpotensi menimbulkan keresahan, memecah belah masyarakat, serta menurunkan kepercayaan publik terhadap informasi resmi pemerintah.

"Sepanjang Januari hingga Juli 2026 kami mencatat terdapat 12 isu hoaks yang berkaitan dengan Papua. Karena itu masyarakat harus lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya," kata Jeri.

Menurut Jeri, sejumlah hoaks yang beredar mencakup isu keamanan, pemerintahan, bantuan sosial, akun media sosial palsu yang mengatasnamakan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, hingga informasi pelayanan publik yang menyesatkan.

"Beberapa isu hoaks yang sempat beredar antara lain informasi mengenai penangkapan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Warga Negara Asing (WNA), rencana pemindahan satu juta warga Israel ke Papua, keberadaan pangkalan militer asing di Papua, undian berhadiah Bank Papua, bantuan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Gubernur Papua, bantuan senilai Rp147 miliar, serta informasi palsu mengenai penetapan hari libur khusus untuk menyaksikan Final Piala Dunia 2026," ujarnya.

Oleh sebab itu pihaknya terus memperkuat pemantauan ruang digital, melakukan klarifikasi terhadap informasi yang tidak benar, serta meningkatkan edukasi literasi digital kepada masyarakat agar semakin cerdas dalam memilah informasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperoleh informasi dari kanal resmi pemerintah, media massa yang kredibel, maupun layanan cek fakta sebelum menyebarluaskan informasi," katanya.

Dia menambahkan setiap warga memiliki tanggung jawab menjaga ruang digital tetap sehat. Biasakan melakukan cek fakta dan menerapkan prinsip saring sebelum sharing agar penyebaran hoaks dapat dihentikan.

"Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, media massa, komunitas, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dapat menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, serta mendukung terwujudnya masyarakat Papua yang kritis dan terlindungi dari ancaman disinformasi," ujar Jeri Agus Yudianto.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Diskominfo: Waspada ada 12 hoaks terkait Papua pada Januari-Juli 2026

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Menkomdigi: Penurunan akun anak di Indonesia lampaui TikTok Australia - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan penurunan sekitar lima juta akun anak di platform digital sebagai implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) telah melampaui capaian penurunan akun yang dilakukan TikTok di Australia.

"Bersama platform kita sudah melakukan penurunan lima juta akun (anak). Meskipun lima juta pengguna masih kecil dibandingkan target kita, kalau dalam hitungan dunia, ini sudah mengalahkan yang dilakukan TikTok di Australia," kata Meutya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta, Selasa.

Menurut Meutya, Indonesia menerapkan pendekatan berbeda dalam melindungi anak di ruang digital dibandingkan sejumlah negara, termasuk Australia.

Jika Australia menerapkan pembatasan berdasarkan usia, Indonesia menggunakan pendekatan berbasis tingkat risiko platform sebagaimana diatur dalam PP Tunas.

"Australia misalnya melakukan total ban, kita melakukan penilaian risiko. Jadi yang kita larang untuk usia di bawah 16 tahun adalah akses ke platform berisiko tinggi," ujarnya.

Menurut dia, pendekatan berbasis risiko mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain fitur percakapan (chat), konten yang tidak layak bagi anak, potensi kecanduan, dampak terhadap kesehatan mental, perlindungan data pribadi anak, serta pemanfaatan data anak untuk kepentingan periklanan dan komersialisasi.

Ia mengatakan PP Tunas juga mendorong platform digital menyesuaikan fitur dan layanannya agar tingkat risiko dapat diturunkan.

Sebagai contoh, Roblox menonaktifkan fitur chat bagi pengguna di Indonesia yang berusia di bawah 16 tahun. Fitur tersebut hanya dapat diaktifkan kembali dengan persetujuan orang tua.

Meutya berharap PP Tunas tidak hanya membatasi anak membuat akun pada platform yang tidak sesuai dengan usianya, tetapi juga mendorong penyelenggara platform digital memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

"Kita harapkan ke depan bukan hanya larangan bagi anak membuat akun di platform digital, tetapi juga gerakan yang lebih menyeluruh agar platform ikut berubah," katanya.

Namun, Meutya mengakui implementasi PP Tunas masih menghadapi tantangan, terutama dalam penerapan sistem verifikasi usia.

"Tidak semua platform sudah memberikan bukti mereka telah mengadopsi teknologi terbaik untuk verifikasi usia, yang kita yakini mampu diterapkan apabila mereka berinvestasi," ujarnya.

Menurut dia, platform memiliki berbagai pilihan metode verifikasi usia, seperti teknologi pengenalan usia (age inference), verifikasi foto, maupun analisis perilaku pengguna.

Hingga kini, Kemkomdigi telah menerima penilaian mandiri (self-assessment) dari 200 platform dan 79 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Delapan platform di antaranya menyatakan layanannya masuk kategori berisiko tinggi.

Menurut Meutya, mekanisme penilaian mandiri tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong transparansi platform terhadap tingkat risiko layanannya sekaligus memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

"Jadi ini yang kita harapkan bahwa nantinya ini gerakan seperti rating film. Tidak harus pemerintah yang bilang 'kamu risiko tinggi', mereka mengaku dengan sendirinya," kata Meutya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkomdigi: Penurunan akun anak di Indonesia lampaui TikTok Australia

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.