Makassar (ANTARA) - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin awali kegiatan ekspedisi dengan memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Ketua TEP Unhas Abdullah Sanusi PhD dalam keterangannya di Makassar, Selasa, mengatakan pengabdian yang dilakukan para patriot tidak berangkat dari asumsi.
Menurut dia, pendekatan tersebut merupakan bagian penting untuk memastikan setiap program yang dijalankan memiliki dasar yang kuat, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.
"Para patriot akan terlebih dahulu memahami kondisi masyarakat dan potensi yang ada. Kami ingin memastikan setiap program yang dilakukan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat," jelas Abdullah.
Direktur Kemitraan Strategis Unhas ini menjelaskan berbagai aspek yang akan menjadi perhatian meliputi potensi ekonomi masyarakat, komoditas unggulan daerah, pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan ekonomi, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga peningkatan akses pasar.
Seluruh rekomendasi akan disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat selama masa penugasan.
Pendekatan ini sejalan dengan tujuan Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi, yakni mendorong perguruan tinggi berkontribusi dalam transformasi kawasan transmigrasi.
Bagi Unhas, ekspedisi ini juga menjadi ruang belajar yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan pengalaman dan kearifan lokal masyarakat. Proses tersebut akan memperkaya perspektif para patriot dalam merancang solusi pembangunan.
"Ekspedisi ini bukan hanya tentang apa yang bisa dibawa dari kampus ke masyarakat. Para patriot juga akan belajar dari pengetahuan, pengalaman, dan potensi yang dimiliki masyarakat Fakfak," tambah Abdullah.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, berharap kehadiran para patriot dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
"Pemerintah daerah tentu akan mendukung agar program yang dijalankan dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi kampung serta masyarakat," jelas Samaun.
Sebanyak 120 anggota Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin yang terbagi dalam 20 tim tiba di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Minggu (2/8).
Setelah tiba di Fakfak, para patriot langsung mengikuti agenda koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan apel penyambutan sekaligus sinkronisasi awal program dengan pemerintah daerah.
Selanjutnya, para patriot mengikuti apel penyambutan yang dipimpin Bupati Fakfak bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Patriot Unhas petakan potensi masyarakat Papua Barat
Pewarta: Abdul Kadir
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.