Akademisi UI kembangkan panel surya PVT hasilkan listrik dan air panas - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Depok (ANTARA) - Akademisi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Rudi Darussalam mengembangkan sistem photovoltaic thermal (PVT) berbasis air yang mampu menghasilkan listrik sekaligus memanfaatkan panas matahari menjadi energi termal secara efisien.

“Penelitian ini menunjukkan bagaimana pendekatan rekayasa dapat menjawab tantangan nyata di negara tropis dan membuka peluang pengembangan teknologi energi surya yang lebih aplikatif di masa depan. Inovasi seperti ini sangat penting dalam mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Dekan FTUI Prof. Kemas, di Kampus UI Depok, Kamis.

Melalui inovasi ini, UI menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan energi bersih dan keberlanjutan.

UI terus mendukung riset yang relevan dengan kebutuhan bangsa, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di era transisi energi global.

Inovasi ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan iklim tropis Indonesia, di mana temperatur tinggi sering kali menurunkan kinerja panel surya tipe konvensional.

Melalui penelitian doktoralnya yang berjudul “Investigasi Efektivitas Sistem Photovoltaic Thermal Berbasis Air dengan Kolektor Twin Spiral pada Iklim Tropis”, Rudi merancang prototipe sistem PVT dengan konfigurasi kolektor twin spiral yang memungkinkan panas berlebih dari panel surya dimanfaatkan untuk memanaskan air.

Dengan demikian, satu sistem dapat menghasilkan dua bentuk energi sekaligus, yakni listrik dan termal. Penelitian ini juga dilengkapi dengan model matematis terintegrasi untuk memprediksi kinerja sistem pada berbagai kondisi operasi nyata.

Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menghasilkan daya listrik hingga sekitar 175,8 watt, sementara temperatur air meningkat hingga 36,57°C.

Temuan ini menegaskan efektivitas sistem PVT berbasis air dalam meningkatkan pemanfaatan energi matahari secara menyeluruh dibandingkan panel surya konvensional.

Selain menghasilkan inovasi teknologi, penelitian ini juga menawarkan berbagai peluang implementasi di masyarakat.

Energi termal yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk penyediaan air panas di rumah tangga, hotel, rumah sakit, maupun fasilitas komersial.

Teknologi ini juga berpotensi mendukung proses produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kebutuhan sanitasi, hingga sektor pertanian yang membutuhkan sumber energi bersih dan berkelanjutan.

Rudi juga merekomendasikan pengembangan lebih lanjut melalui integrasi teknologi Internet of Things (IoT) untuk sistem pemantauan kinerja secara real-time, serta pemanfaatan nanofluida sebagai media pendingin guna meningkatkan efisiensi perpindahan panas.

Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji performa sistem dalam jangka panjang pada kondisi tropis ekstrem, seperti temperatur tinggi, kelembapan tinggi, fluktuasi intensitas matahari, paparan debu, dan potensi korosi di wilayah pesisir.

Penelitian ini penting bagi masyarakat umum karena menghadirkan solusi energi terbarukan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Dengan satu sistem, masyarakat dapat memperoleh listrik sekaligus air panas, sehingga efisiensi energi meningkat dan biaya operasional berkurang.

Inovasi ini membuka peluang pemanfaatan energi surya yang lebih optimal, mendukung transisi energi nasional, serta memperkuat akses masyarakat terhadap sumber energi bersih yang berkelanjutan.

Atas capaian tersebut, Rudi berhasil meraih gelar doktor dari Departemen Teknik Elektro FTUI dengan IPK 4,00 dan predikat cum laude.  

Pewarta: Feru Lantara
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Polresta Karawang dalami saksi untuk usut penganiayaan dua remaja - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Karawang (ANTARA) - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Polresta Karawang masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan saksi untuk mengusut  kasus penganiayaan dua remaja yang disangka begal usai mengikuti pengajian di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang, Jabar.

Kasie Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, Kamis memastikan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku untuk mengungkap seluruh fakta dan pihak yang bertanggung jawab.

Dua remaja yang menjadi korban penganiayaan setelah disangka begal itu masing-masing berinisial AM (15), warga Kampung Krajan, Desa Jayakerta, Karawang serta MA (16), warga Kampung Kulo Pipisan, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. 

Ia mengatakan, peristiwa itu bermula ketika kedua korban baru pulang dari pengajian dan berboncengan menggunakan sepeda motor dengan kecepatan sedang. 

Saat melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 23.30 WIB, keduanya dihadang oleh sejumlah warga yang melemparkan kayu ke tengah jalan hingga korban terjatuh dari sepeda motor.

Setelah terjatuh, kedua korban kembali menjadi sasaran pelemparan termos berisi air panas yang mengenai tubuh mereka. 

Saat itu juga, kedua korban kemudian diinterogasi dan dituduh sebagai pelaku begal. Setelah menjelaskan bahwa mereka baru pulang dari pengajian, keduanya selanjutnya dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kejadiannya terjadi di Jalan Cilutung, Dusun Sukawijaya, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, pada Jumat malam (31/7)," katanya.

Cep Wildan menyampaikan, dalam penanganan perkara tersebut, penyidik telah melakukan sejumlah langkah. Di antaranya memeriksa pelapor, melengkapi administrasi penyidikan, mengecek kondisi korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Rengasdengklok, serta melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Ia menegaskan, setiap dugaan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jika dari hasil penyidikan terbukti terdapat unsur tindak pidana, pelaku akan dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Sampai saat ini, proses penyidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, motif, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan terhadap dua remaja itu," katanya.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

3,6 Juta Nasabah Bank Jago Terhubung ke Ekosistem Bibit dan Stockbit

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Kolaborasi PT Bank Jago Tbk dengan platform investasi Bibit dan Stockbit terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Juli 2026, jumlah nasabah yang terhubung dalam ekosistem ketiga platform tersebut mencapai 3,6 juta.

Head of Wealth Management Bank Jago Nyoman Sukmawati mengatakan angka ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan saat kerja sama dimulai pada akhir 2022.

Sebelumnya, pada awal kolaborasi yang dimulai Desember 2022, jumlah nasabah yang tergabung dalam ekosistem Bank Jago, Bibit, dan Stockbit baru sekitar 1,2 juta.

"Jago, Bibit, Stockbit di usia kita yang kelima tahun itu kalau dilihat kita start di Desember 2022 itu kita punya 1,2 juta nasabah yang tergabung di dalam ekosistem dan itu terus bertumbuh sampai kita di posisi bulan Juli (2026), kita sudah memiliki 3,6 juta nasabah yang terkoneksi di dalam ekosistem Jago, Bibit, dan Stockbit," kata Nyoman di Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026.

Seiring pertumbuhan tersebut, jumlah pengguna Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago yang telah terintegrasi dengan Bibit dan Stockbit juga mendekati 2 juta pengguna.

"Nasabah menunjukkan minat terhadap berbagai instrumen investasi sesuai kebutuhan dan profil risiko masing-masing," tambah Nyoman.

Dari sisi komposisi portofolio, investasi nasabah masih didominasi instrumen saham dengan porsi 48,4 persen. Reksa dana berada di posisi berikutnya sebesar 38,6 persen, sementara obligasi menyumbang 13 persen.

Jika dilihat dari volume transaksi, saham menjadi instrumen yang paling aktif diperdagangkan dengan kontribusi mencapai 88 persen. Adapun transaksi reksa dana mencapai 11,9 persen, sedangkan sisanya berasal dari obligasi.

Sementara itu, Head of PR & Corporate Communication Bibit dan Stockbit William menilai peningkatan jumlah nasabah tidak lepas dari semakin besarnya minat masyarakat untuk berinvestasi, khususnya di kalangan investor ritel dan generasi muda.

Menurutnya, hingga akhir semester I 2026 jumlah investor di pasar modal Indonesia telah mendekati 30 juta. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investasi kini semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dalam membangun kesehatan finansial sekaligus mempersiapkan masa depan.

"Karena itulah, kolaborasi Bibit-Stockbit bersama Bank Jago dalam menghadirkan pengalaman investasi yang aman, mudah dipahami, dan terintegrasi menjadi sangat penting dan relevan,” ujar William.

William menambahkan, Bibit dan Stockbit saat ini telah melayani lebih dari 10 juta pengguna, dengan hampir 90 persen di antaranya berasal dari generasi milenial dan Gen Z.

Tingginya adopsi platform investasi digital di kelompok usia produktif tersebut turut didukung kemudahan integrasi layanan Bank Jago, termasuk proses pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN).

“Kolaborasi ini bukan hanya mengenai integrasi bisnis dan teknologi, tetapi memberikan pilihan investasi sesuai dengan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan keuangan tiap individu,” pungkas William.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Kasus Yurizal Dinilai Menjadi Momentum Penguatan Etika dan Pelayanan Kesehatan

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Jakarta, VIVA – Meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan menjadi perhatian berbagai kalangan. Peristiwa tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan etika dalam penggunaan media sosial, baik oleh masyarakat maupun tenaga kesehatan.

Baca Juga

Pakar hukum Profesor Henry Indraguna mengatakan pemerintah telah menyediakan ruang konstitusional bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik terhadap pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan. Penyampaian kritik disebut harus dilakukan secara bertanggung jawab, sementara seluruh pihak juga perlu mengedepankan etika dan empati dalam meresponsnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam negara hukum, setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat. Pasal 28E Ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin hak setiap orang untuk menyatakan pendapat, sedangkan Pasal 28H Ayat (1) menjamin hak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak," ujarnya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Baca Juga

Menurut Henry, kritik yang disampaikan pasien terhadap pelayanan kesehatan merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang dijamin konstitusi selama disampaikan dengan itikad baik, berdasarkan pengalaman yang dialami sendiri, serta tidak mengandung fitnah maupun informasi bohong.

"Sebaliknya, tenaga medis dan tenaga kesehatan merupakan profesi yang mengemban kepercayaan publik (public trust). Selain tunduk pada peraturan perundang-undangan, mereka juga terikat oleh kode etik profesi yang mewajibkan penghormatan terhadap martabat pasien, menjaga kerahasiaan, menjunjung tinggi profesionalisme, serta mengedepankan empati dalam setiap interaksi, baik secara langsung maupun melalui media sosial," kata dia.

Baca Juga

Ia menilai, kebebasan berekspresi yang dimiliki tenaga kesehatan tetap harus berjalan seiring dengan tanggung jawab profesi, khususnya dalam menjaga kehormatan pasien.

"Dari perspektif hukum pidana siber, apabila komentar yang disampaikan melalui media elektronik memenuhi unsur penghinaan atau menyerang kehormatan seseorang sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), maka perbuatan tersebut dapat menjadi objek penegakan hukum," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Henry berharap seluruh pihak dapat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik, memperkuat profesionalisme tenaga kesehatan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan nasional.

"Hukum harus menjadi penjaga keadilan, sedangkan profesi kedokteran harus tetap menjadi penjaga kemanusiaan. Ketika hukum dan etika berjalan beriringan, kepercayaan publik akan tetap terpelihara. Sebaliknya, ketika empati hilang dari pelayanan kesehatan, maka yang terluka bukan hanya seorang pasien, melainkan juga martabat profesi itu sendiri," katanya.

Ilustrasi Smartwatch

Membongkar 3 Smartwatch Terbaik 2026, Ketika Performa, Kesehatan, dan Produktivitas Menjadi Satu Kesatuan

Cari smartwatch terbaik 2026? Simak rekomendasi dengan performa kencang, fitur kesehatan lengkap, AI canggih, dan produktivitas tinggi untuk mendukung aktivitas harian.

VIVA.co.id

4 Agustus 2026

BPS: Jumlah penduduk miskin di Kepri turun 3,3 ribu orang

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

BPS: Jumlah penduduk miskin di Kepri turun 3,3 ribu orang

Kamis, 6 Agustus 2026 19:18 WIB

Image Print

Ilustrasi - Warga di Pulau Serasan, Natuna, Kepri bekerja mengupas kelapa sebagai salah satu sumber mata pencaharian sehari-hari. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Maret 2026 turun 3,3 ribu orang dibandingkan September 2025, yaitu dari 114,55 ribu orang (4,26 persen) menjadi 111,22 ribu orang (4,09 persen).

"Jika dibandingkan Maret 2025, penduduk miskin di Kepri juga turun sebanyak 6,06 ribu orang," kata Plt Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati di Tanjungpinang, Kamis.

Margaretha mengatakan selama periode September 2025 hingga Maret 2026, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan maupun perdesaan tercatat sama-sama mengalami penurunan.

Ia memerinci penduduk miskin di perkotaan turun dari 94,77 ribu orang, menjadi 91,68 ribu orang. Sedangkan penduduk miskin di perdesaan turun dari 19,79 ribu orang, menjadi 19,54 ribu pada Maret 2026.

BPS Kepri juga mendata garis kemiskinan selama September 2025 sampai Maret 2026 naik sebesar 2,39 persen, yaitu dari Rp870.738 per kapita per bulan menjadi Rp891.524 per kapita per bulan.

Garis kemiskinan digunakan sebagai suatu batas untuk mengelompokkan penduduk menjadi miskin atau tidak miskin.

"Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan," ujar dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan penurunan penduduk miskin per Maret 2026 menunjukkan upaya intervensi kemiskinan yang dilakukan pemerintah daerah serta pusat membuahkan hasil positif.

Menurut dia, Pemprov Kepri terus berupaya memperkuat program penurunan angka kemiskinan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota setempat, melalui berbagai program jaring pengaman sosial yang tepat sasaran dan ditopang oleh integrasi data.

Selain itu, pihaknya juga terus mendorong peningkatan kapabilitas dan pendapatan masyarakat melalui program pemberdayaan, pelatihan keterampilan, perluasan akses modal, hingga penciptaan lapangan kerja.

Wagub turut memberikan penekanan khusus pada pentingnya data yang akurat dan terbarukan. Seluruh program harus berbasis pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah disinkronkan dengan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Tanpa data yang valid, program penanganan kemiskinan tidak akan efektif, makanya diperlu sinkronisasi data di lapangan supaya program intervensi tepat sasaran," kata Nyanyang.

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Prabowo Bandingkan Pendidikan Indonesia dengan Singapura, Soroti Hal Ini

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto mengakui kualitas pendidikan Indonesia masih menghadapi tantangan besar berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA).

Baca Juga

Prabowo menyebut capaian Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan maupun rata-rata negara maju. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut harus menjadi pemacu untuk berbenah, bukan alasan untuk menyerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan kepada sekitar 150 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Agustus 2026.

Baca Juga

“Nah jadi kadang-kadang fakta menyakitkan. Katanya sekarang ada suatu survei, survei namanya PISA (Programme for International Student Assessment), P-I-S-A, di mana membandingkan kualitas pendidikan berbagai negara. Kita termasuk tidak terlalu bagus, ya,” kata Prabowo.

Dia kemudian mengungkapkan hasil PISA menunjukkan kemampuan membaca siswa Indonesia masih tertinggal dari sejumlah negara, termasuk beberapa negara di Asia Tenggara.

Baca Juga

“Jadi skor PISA membaca, skor kita tadi kalau Anda lihat di situ, hanya sedikit di atas Filipina. Kita masih di bawah Thailand, di bawah Malaysia, di bawah Belanda, di bawah Vietnam, di bawah rata-rata OECD, di bawah Jepang, di bawah Singapura,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menilai perbandingan dengan Singapura harus dilihat secara proporsional. Menurutnya, tantangan pengelolaan pendidikan di Indonesia jauh lebih kompleks karena luas wilayah dan jumlah sekolah yang sangat besar.

“Kalau Singapura saya nggak terlalu, nggak usah kita terlalu khawatir kok, hanya negara 5 juta kok, satu kota, ya kan. Kalau Menteri Pendidikan Singapura itu sebetulnya nggak bisa dibandingkan dengan Menteri Pendidikan Indonesia, ya kan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo menjelaskan, Indonesia memiliki sekitar 388.000 sekolah yang tersebar dari wilayah pegunungan hingga pulau-pulau terluar. Kondisi geografis tersebut menjadi tantangan besar dalam memastikan pemerataan kualitas pendidikan.

“Indonesia punya 388.000 sekolah kalau tidak salah, nanti dicek ya. Ada di tengah gunung, ada di pulau terluar, jadi bagaimana memberi pendidikan yang terbaik untuk Indonesia, jangankan Indonesia mungkin Kepala Dinas Pendidikan Maluku Utara atau Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, bagaimana dia harus mengecek sekolah-sekolah di Miangas, di pulau-pulau terpencil,” ujar Prabowo.

Halaman Selanjutnya

Ia kembali menegaskan bahwa keberhasilan Singapura tidak dapat dilepaskan dari kondisi geografis dan administratif yang jauh lebih sederhana dibandingkan Indonesia.

Melonjak 10,89 Persen, PTPN Group Bukukan Penjualan Rp 29,1 Triliun di Semester I-2026

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, VIVA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group, melaporkan peningkatan penjualan sebesar 10,89 persen menjadi Rp 29,1 triliun pada semester I-2026.

Baca Juga

Capaian itu seiring dengan pertumbuhan Net Operating Cash Flow (NOCF) sebesar 13,4 persen menjadi Rp 5,53 triliun, dibandingkan semester I-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna menegaskan, capaian itu menunjukkan bahwa PTPN Group berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan, melalui kinerja operasional dan keuangan yang tetap solid.

Baca Juga

"Di tengah dinamika industri perkebunan, perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan laba, sekaligus memperkuat fondasi bisnis yang berkelanjutan," kata Denaldy dalam keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Holding PTPN Group, PT Perkebunan Nusantara III (Persero)

Photo :

  • [Istimewa]

Baca Juga

Dia menambahkan, capaian ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan optimalisasi proses bisnis di seluruh entitas PTPN Group.

Denaldy menyampaikan, kinerja semester I-2026 menunjukkan konsistensi PTPN Group dalam menjalankan agenda transformasi perusahaan, yang berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

"Fokus kami adalah memperkuat produktivitas, efisiensi, dan kecepatan eksekusi agar PTPN Group semakin kompetitif serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Denaldy.

Selain mencatatkan pertumbuhan penjualan dan arus kas operasional, PTPN Group juga memperkuat struktur keuangannya. Total aset perusahaan tercatat meningkat 9,94 persen menjadi Rp 167,9 triliun. Sementara ekuitas perusahaan juga meningkat 8,42 persen menjadi Rp 76,74 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Denaldy menegaskan, seluruh program kerja PTPN Group diarahkan agar selaras dengan prioritas strategis Danantara. Khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional, mempercepat hilirisasi dan penciptaan nilai tambah, memperkuat transformasi BUMN yang berdaya saing global, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan tersebut, PTPN Group terus memperkuat disiplin operasional melalui pendekatan Productivity, Cost, and Speed (PCS), sebagai fokus utama di seluruh lini bisnis perusahaan.

"Dengan disiplin pada produktivitas, pengendalian biaya, dan kecepatan eksekusi, kami optimistis dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat," ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Penjualan Mobil Naik, Purbaya Pede Daya Beli Domestik Masih Terjaga

Purbaya mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan mobil menjadi salah satu indikator, yang menunjukkan bahwa permintaan dan daya beli di pasar domestik masih tetap terjaga.

VIVA.co.id

4 Agustus 2026

Ingin Usir Warga Gaza, Israel Justru Ditinggal Kabur Seperempat Juta Warganya |Republika Online

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Hampir 270.000 warga Israel telah meninggalkan negara itu sejak tahun 2023. Ini menandai tingkat emigrasi tertinggi dalam sejarah Israel, menurut sebuah studi baru oleh para peneliti di Universitas Tel Aviv.

Studi tersebut, yang dilaporkan oleh Haaretz, menemukan bahwa sekitar 90.000 warga Israel meninggalkan negara itu selama tiga bulan atau lebih setiap tahunnya antara tahun 2023 dan 2025. Angka rata-rata tahunan tersebut jauh melampaui jumlah sekitar 60.000 orang yang beremigrasi setiap tahun antara tahun 2010 dan 2019.

Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik Israel dan lembaga pemerintah lainnya, studi tersebut menemukan bahwa lebih dari 86.000 warga Israel meninggalkan negara itu selama lebih dari tiga bulan pada tahun 2023, diikuti oleh lebih dari 90.000 orang pada tahun 2024 dan 2025.

Itai Ater, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan kepada Haaretz bahwa penelitian ini berbeda dari laporan emigrasi sebelumnya karena menghitung siapa pun yang menghabiskan waktu setidaknya tiga bulan di luar negeri—bukan hanya mereka yang pergi selama satu tahun penuh—dengan alasan bahwa metode ini memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai skala sebenarnya dari kepergian warga.

Ater mengatakan angka-angka tersebut hanya mencakup penduduk Israel jangka panjang yang telah tinggal di negara itu setidaknya selama tiga tahun sebelum pergi, serta tidak menyertakan imigran baru dari Ukraina dan Rusia yang pergi dalam kurun waktu tiga tahun setelah kedatangan mereka.

"Pada tahun 2025, kita kembali melihat angka yang sangat mengkhawatirkan terkait warga Israel yang meninggalkan negara itu untuk jangka waktu yang cukup lama, menambah gelombang emigrasi tahun 2023 dan 2024," kata Ater.

"Angka-angka ini sendiri belum menjadi ancaman bagi ketahanan Israel," tambahnya. "Namun, jika melihat ke depan dan tanpa adanya perubahan, muncul kekhawatiran yang kian besar bahwa emigrasi dari Israel akan meningkat hingga ke tingkat yang membahayakan keamanan dan perekonomian negara."

Universitas Tel Aviv menyatakan bahwa penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi "peningkatan signifikan dan mengkhawatirkan" dalam jumlah dokter, pemegang gelar PhD, insinyur, akademisi, dan pekerja berpenghasilan tinggi yang meninggalkan negara itu.

Meskipun tren serupa tercatat di belahan dunia lain, pihak universitas menyatakan bahwa eksodus warga Israel berpendidikan tinggi menimbulkan risiko khusus, mengingat minimnya sumber daya alam negara tersebut dan ketergantungannya pada tenaga kerja terampil.

Ulang Tahun Meghan Markle, Topi Pesta Malah Jadi Mainan Dua Anjingnya

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Bagikan:

JAKARTA - Perayaan ulang tahun ke-45 Meghan Markle di rumah berlangsung santai. Dua anjing miliknya bersama Pangeran Harry justru membuat topi pesta yang disiapkan berubah menjadi mainan.

People dikutip Kamis, 6 Agustus, melaporkan, Duchess of Sussex membagikan cuplikan perayaan tersebut melalui Instagram Stories pada Selasa, 4 Agustus. Dalam video itu, Meghan dan Harry mencoba memasangkan topi pesta kecil berwarna perak kepada Pula dan Mia.

Pula merupakan anjing labrador hitam, sedangkan Mia berjenis beagle. Namun, topi itu tidak bertahan lama di kepala keduanya.

Mia terlihat berguling-guling di lantai dengan topi yang tergencet di bawah tubuhnya. Pula memilih membawa aksesori tersebut di mulut.

“Aduh,” terdengar Harry berkata, disambut tawa Meghan.

Meghan Markle dan Pangeran Harry.  (Instgram @ duchesofsussex )
Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Instgram @ duchesofsussex )

Dalam percobaan berikutnya, Pula sempat membiarkan topi itu terpasang. Namun, aksesori tersebut hampir terlepas saat ia meregangkan tubuh.

“Biar saya lepaskan. Maaf,” kata Meghan sambil tertawa.

Pula diadopsi Meghan dan Harry tak lama sebelum keduanya menikah pada 2018. Mia bergabung dengan keluarga itu pada 2022.

Mia sebelumnya diselamatkan Beagle Freedom Project dari sebuah laboratorium pembiakan dan penelitian di Virginia. Meghan menghubungi organisasi tersebut secara langsung karena ingin mengadopsi anjing yang lebih tua.

“Duchess menggendong Mia dan berkata, ‘Kami akan mengadopsinya,’” kata relawan Beagle Freedom Project, Shannon Keith, kepada Los Angeles Times.

Menurut Keith, Meghan tidak mencari anak anjing untuk hadiah Natal. Ia memilih anjing lebih tua yang membutuhkan bantuan.

Sebelum memelihara Pula dan Mia, Meghan memiliki seekor beagle bernama Guy. Anjing itu ikut pindah ke Inggris sebelum keluarga tersebut menetap di California pada 2020. Guy mati pada Januari 2025.

BACA JUGA:


Selain video bersama kedua anjingnya, Meghan mengunggah dua foto hitam-putih untuk menandai ulang tahunnya.

Foto pertama memperlihatkan Meghan mengenakan baju renang hitam dan kacamata hitam saat melompat ke kolam sambil membawa sekumpulan balon. Foto berikutnya menunjukkan dirinya sudah berada di dalam air dengan balon yang masih digenggam.

Seorang sumber dekat mengatakan kepada People bahwa foto tersebut diambil oleh seorang teman saat perayaan ulang tahun yang digelar lebih awal di California.

“Terima kasih atas semua ucapan dan kasih sayang di hari ulang tahun saya,” tulis Meghan.

Merek gaya hidup miliknya, As ever, juga mengunggah ucapan ulang tahun. Unggahan itu memuat sejumlah foto, termasuk potret lama Meghan saat masih kecil dengan rambut dikuncir dua.

Meghan lahir pada tanggal yang sama dengan mendiang Ibu Suri Elizabeth Bowes-Lyon, yakni 4 Agustus.

Dalam memoar Spare yang terbit pada 2023, Harry menulis bahwa kesamaan tanggal lahir itu pernah membuat ayahnya, Raja Charles, gembira dan kembali mengenang neneknya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Kemensos sediakan beasiswa bagi tamatan Sekolah Rakyat Natuna

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Kemensos sediakan beasiswa bagi tamatan Sekolah Rakyat Natuna

Kamis, 6 Agustus 2026 19:12 WIB

Image Print

Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna angkatan 2025/2026 menyambut tamu undangan pembukaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 di Masjid Agung Natuna, Kamis (6/8/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan program beasiswa pendidikan tinggi bagi lulusan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 32 Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, sebagai bentuk komitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kepala SRT 32 Natuna Bumiselan di Natuna, Kamis, mengatakan tamatan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi masuk kampus-kampus yang bekerja sama dengan pemerintah, salah satunya Universitas Ary Ginanjar (UAG).

Bagi siswa yang berhasil lolos masuk perguruan tinggi, seluruh biaya pendidikan hingga kebutuhan hidup selama menempuh pendidikan akan ditanggung Kemensos sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan program tersebut bentuk keseriusan pemerintah memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat mengenyam pendidikan tinggi dan memiliki masa depan yang lebih baik.

"Biayanya ditanggung, termasuk biaya kehidupan. Untuk kampus, pilihannya diserahkan kepada mahasiswa karena banyak kampus yang sudah disiapkan," ucapnya.

Apabila tamatan Sekolah Rakyat tidak memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, katanya, mereka akan diarahkan memasuki dunia kerja. Namun, sebelum bekerja, Kemensos akan memberikan pelatihan keterampilan agar mereka memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

Melalui berbagai dukungan tersebut, pemerintah berharap lulusan Sekolah Rakyat mampu menjadi generasi mandiri dan menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

"Hingga saat ini, SRT 32 Natuna baru memiliki satu orang lulusan yang berasal dari angkatan pertama tahun ajaran 2025/2026," ujarnya.

Ia menerangkan keseriusan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan sudah terlihat sejak siswa baru masuk SRT 32 Natuna.

Dia menjelaskan selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan peserta didik juga telah disiapkan oleh pemerintah, mulai dari pakaian, kebutuhan sehari-hari, hingga makanan bergizi untuk mendukung perbaikan kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Selain pendidikan akademik, peserta didik juga mendapatkan pembinaan karakter melalui berbagai kegiatan yang bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, serta sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapannya anak-anak ini memiliki bekal yang cukup, tidak hanya secara akademik, tetapi juga karakter, sehingga mampu bersaing dan mengubah kondisi keluarganya ke arah yang lebih baik," katanya.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.