Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:01 WIB
Jakarta, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono angkat bicara soal kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Jayapura, Papua.
Baca Juga
Berdasarkan laporan yang diterima BGN, kasus keracunan juga menimpa orangtua siswa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Sudaryono, hal itu terjadi karena ada siswa yang membawa pulang makanannya, lalu dimakan bersama keluarga di sore hari.
Baca Juga
“Beberapa laporan yang kami terima dan kami masih kami validasi lagi adalah ada anak yang membawa pulang MBG-nya,” ungkap Sudaryono di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dia menjelaskan makanan MBG idealnya dimakan sebelum jam 11 siang untuk menghindari makanan rusak atau basi.
Baca Juga
“Jadi dia harusnya kan disantap misalnya jam 11 itu harus dimakan, dia dibawa pulang dimakan jam 15.00 WIB jam 16.00 WIB, jadi sudah rusak,” bebernya.
“Yang kemudian keracunan bukan hanya anaknya, tapi juga bapak ibunya atau saudaranya yang ikut makan itu ada. Ini tentu saja menjadi catatan, intinya tidak boleh ada,” lanjut Sudaryono.
Dia menegaskan kasus keracunan tidak boleh terjadi lagi ke depannya. Dia menyebut makanan MBG tidak boleh dikonsumsi lebih dari empat jam sejak dimasak.
“Kami ingin memastikan jadi semua pengiriman itu kapan matang sampai dengan dikonsumsi itu sesuai standar tidak boleh lebih dari 4 jam kalau enggak salah gitu,” tegasnya.
“Sehingga ada best before atau kalau di makanan itu kan ada sebaiknya dikonsumsi sebelum (beberapa jam),” tambah Sudaryono.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah siswa yang mengalami keracunan MBG di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura bertambah hingga ratusan orang per Selasa, 4 Agustus 2026 malam.
“Sejak jam tujuh hingga delapan malam tadi pasien yang berdatangan bisa dipastikan mencapai 100 hingga 150 orang. Ada juga yang tidak singgah di PKM Depapre, langsung ke [RSUD] Yowari,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Anton Mote, Selasa, 4 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban keracunan merupakan siswa dari beberapa SD dan SMP. Korban kemudian dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) terdekat, RSUD Yowari, RSUP Jayapura, hingga RS Dian Harapan.
tvOnenews.com/Syifa Aulia
VIVA.co.id
6 Agustus 2026
Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:00 WIB
VIVA – Timnas Indonesia kembali berada di ujung tanduk di ajang ASEAN Championship 2026. Nasib Skuad Garuda akan ditentukan saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A, Jumat malam, 7 Agustus 2026.
Baca Juga
Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang bisa mengantarkan Indonesia ke babak semifinal. Jika hanya mampu bermain imbang atau bahkan kalah, langkah Skuad Garuda dipastikan terhenti di fase grup, mengulang kegagalan dua tahun lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi ini pun memunculkan perbandingan dengan ASEAN Championship 2024, ketika Timnas Indonesia yang masih ditangani Shin Tae-yong juga gagal lolos dari penyisihan grup.
Baca Juga
Saat itu, Indonesia mengakhiri fase grup di peringkat ketiga Grup B dengan koleksi empat poin, kalah bersaing dari Vietnam dan Filipina.
Namun, kondisi pada 2024 jauh berbeda dengan sekarang.
Baca Juga
Ketika itu, PSSI bersama Shin Tae-yong sepakat menurunkan mayoritas pemain berusia di bawah 22 tahun sebagai bagian dari proses regenerasi tim nasional.
Hanya dua pemain senior yang masuk skuad, yakni Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.
Minimnya pengalaman menjadi salah satu faktor yang dinilai memengaruhi performa Indonesia.
Garuda gagal memaksimalkan dua laga kandang. Saat ditahan Laos 2-2 di Stadion Manahan, Indonesia harus bermain dengan 10 orang setelah Marselino Ferdinan menerima kartu merah.
Pada pertandingan berikutnya melawan Filipina, giliran Muhammad Ferarri yang diusir wasit. Indonesia akhirnya kalah 0-1 dan gagal melaju ke semifinal.
Tak lama setelah turnamen berakhir, Shin Tae-yong harus mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Kini, tekanan serupa menghampiri John Herdman.
Bedanya, pelatih asal Inggris tersebut tidak datang ke ASEAN Championship 2026 dengan skuad muda.
Herdman justru membawa tim yang jauh lebih berpengalaman dan dipenuhi nama-nama terbaik yang bermain di kompetisi domestik.
Sejumlah pemain naturalisasi juga memperkuat Garuda, seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Thom Haye, Ivar Jenner, Eliano Reijnders, Shayne Pattynama, hingga Mitchell Baker.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski belum diperkuat sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri karena terkendala agenda non-FIFA Matchday, kualitas skuad Indonesia tetap dinilai jauh lebih kompetitif dibanding edisi 2024.
Namun kenyataan di lapangan belum sesuai harapan.
Halaman Selanjutnya
Indonesia justru tumbang 0-3 dari Vietnam pada laga krusial yang membuat posisi Garuda melorot ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:00 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menganggap duel melawan Singapura akan menjadi ujian terbesar yang dihadapi skuad Garuda sepanjang ASEAN Championship 2026. Laga penentuan Grup A itu akan digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca Juga
Pertandingan ini menjadi penentu nasib Indonesia di turnamen. Skuad Garuda wajib meraih kemenangan jika ingin mengamankan satu tempat di babak semifinal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi enam poin. Garuda tertinggal satu angka dari Vietnam dan Singapura yang sama-sama mengemas tujuh poin. Kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga sebelumnya membuat Indonesia tidak lagi memiliki ruang untuk kehilangan poin.
Baca Juga
Meski datang dengan misi wajib menang, Herdman menegaskan timnya tidak akan meremehkan kekuatan Singapura.
Menurut pelatih asal Kanada tersebut, The Lions merupakan salah satu tim paling solid di turnamen ini. Ia menilai Singapura memiliki organisasi permainan yang disiplin serta pertahanan yang sulit ditembus.
Baca Juga
"Kami datang ke lingkungan baru yang bisa saja tidak bersahabat, menghadapi tim yang bagus, tim yang terorganisasi dengan baik, dan sudah membuktikan sepanjang turnamen bahwa mereka sangat sulit dikalahkan. Mereka juga tidak mudah kebobolan," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis, 6 Agustus 2026.
Penilaian Herdman bukan tanpa alasan. Singapura tampil impresif sejak awal turnamen dengan mengalahkan Kamboja 2-1, menundukkan Timor Leste 2-0, lalu menahan imbang Vietnam tanpa gol.
Meski memberikan respek tinggi kepada calon lawannya, Herdman tetap yakin Indonesia memiliki kualitas untuk membawa pulang kemenangan.
Ia menilai perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi modal penting bagi Garuda dalam menghadapi laga penuh tekanan tersebut.
"Mereka memiliki mentalitas kolektif yang kuat, jadi kami tahu apa yang akan kami hadapi. Ini adalah lawan yang bagus, tetapi kami juga tahu siapa diri kami," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pelatih berusia 51 tahun itu optimistis anak asuhnya siap menjawab tantangan di pertandingan paling menentukan sejauh ini.
"Kami adalah tim yang kuat. Kami memiliki beberapa pemain yang sangat berpengalaman, juga pemain-pemain muda yang lapar akan pembuktian. Sebagai pesepak bola, kami hidup untuk momen-momen seperti ini," ucap Herdman.
Halaman Selanjutnya
Baginya, tekanan justru menjadi bagian dari sepak bola yang harus dinikmati para pemain.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:00 WIB
Jakarta, VIVA – Sebanyak 995 pucuk senjata api (senpi) yang ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diklaim memiliki izin atau legal.
Baca Juga
“Betul, milik Lokta dan legal. Namun, gudang kami di sana juga sudah dikuasai sejak bulan April oleh pihak-pihak yang tidak berhak tersebut dari N (pembina yayasan sekolah saat ini). Kami pun tidak boleh masuk,” kata Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin), Alhadid Endar Putra kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Alhadid merupakan kuasa eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta berinisial IWD yang diduga pelaku penyimpan senjata tersebut. Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.
Baca Juga
"Senjata tersebut memiliki izin Polri dan sebagian besar sudah tidak dapat digunakan karena berupa suku cadang," katanya.
Dia mengaku tak tahu permasalahannya hingga pihak yayasan sekolah diwakili Untung Sangaji meminta pada akhir Juli untuk mengambil barang itu. Namun, saat stafnya ke lokasi, ruangan sudah dibuka dengan ada anggota Polisi dan TNI.
Baca Juga
“Sebanyak 995 senjata seluruhnya merupakan air soft yang sudah tidak dapat digunakan dan legal. Sebagian besar juga berbentuk suku cadang (spare parts),” ucapnya.
Menurutnya, barang itu disiapkan untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan sekolah yang telah direncanakan sejak 2021.
Alhadid pun membantah airsoft gun tersebut ditemukan di ruangan mantan Ketua Yayasan, IWD. Barang-barang itu berada di gudang yang telah dikuasai pihak lain sejak April 2026, sehingga pihak PT Lokta Karya Perbakin tidak lagi memiliki akses ke lokasi.
Di sisi lain, perihal temuan senjata api (senpi) 215 tipe pistol, empat senapan kaliber 4,5 mm, narkoba dan CD porno, ditegaskan Alhadid bahwa barang itu bukan milik perusahaannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel).
Polisi menerima laporan dari masyarakat perihal temuan tersebut pada 15 Juli 2026. Penyidik sebelumnya telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal setelah mengetahui adanya temuan itu.
Halaman Selanjutnya
Selain itu, pembuatan Laporan Polisi Model A tersebut juga dilakukan sebagai dasar penanganan awal sebelum proses penyelidikan bergulir lebih lanjut. (Ant)
Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:56 WIB
Jakarta, VIVA – kUotamasya by.U kembali hadir sebagai program travel experience yang menawarkan cara baru menikmati liburan bagi generasi muda. Mengusung semangat “Aneh Tapi Nyata – Beli Kuota, Bisa Tamasya!”, program ini memadukan konektivitas digital dengan pengalaman eksplorasi destinasi unik bersama komunitas traveler dan content creator. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam menghadirkan solusi yang dekat dengan gaya hidup Gen Z.
Baca Juga
Melalui kUotamasya 2026, anak by.U berkesempatan mengikuti perjalanan ke enam destinasi pilihan, yakni Bulukumba, Bintan, Lasem, Nuca Molas, Bali Utara, hingga Vietnam. Setiap perjalanan dirancang menghadirkan eksplorasi budaya lokal, kuliner khas, serta pengalaman komunitas yang dekat dengan gaya hidup Gen Z.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Program ini berlangsung dari April hingga Oktober 2026 melalui pembelian paket kUotamasya di aplikasi by.U. Pelanggan cukup membeli paket spesial Rp50.000 dengan kuota 12GB/30 hari, lalu melakukan registrasi untuk mengikuti raffle trip. Semakin banyak transaksi, semakin besar peluang untuk mendapatkan pengalaman perjalanan bersama by.U.
Baca Juga
Head of by.U Product Marketing, Herman Andik Prasetyo, mengatakan, “Melalui kUotamasya 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar konektivitas, tetapi juga membuka peluang eksplorasi, koneksi sosial, dan cerita baru bagi pelanggan. Inisiatif ini juga merupakan wujud komitmen Telkomsel dalam Melayani Sepenuh Hati, dengan menghadirkan solusi yang sesuai dengan gaya hidup digital generasi muda.”
Baca Juga
Sebagai bagian dari pengembangan program, by.U berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Wonderful Indonesia untuk mendorong promosi destinasi lokal secara lebih kreatif dan digital-first, sekaligus meningkatkan minat Gen Z terhadap wisata domestik.
by.U juga menggandeng komunitas Omah Jangan Diam Terus untuk menghadirkan pengalaman yang lebih autentik dengan eksplorasi hidden gems, cultural journey, dan storytelling experience. Melalui kolaborasi ini, peserta tidak hanya berwisata, tetapi juga membangun koneksi dengan budaya lokal dan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih personal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, melalui kolaborasi dengan Yayasan 1000 Guru, kUotamasya 2026 menghadirkan program “Teaching & Giving Program” di Lasem dan Bali Utara, yang mengajak peserta berkontribusi melalui kegiatan donasi dan aktivitas belajar bersama masyarakat setempat, memberikan dampak sosial nyata bagi komunitas lokal, sejalan dengan semangat Telkomsel dalam menciptakan nilai bersama.
Halaman Selanjutnya
Liputan6.com, Singapura - Ilhan Fandi memilih tetap rileks jelang duel penentuan kontra Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026. Timnas Indonesia wajib menang untuk mengunci tempat di semifinal, sedangkan Singapura cukup dengan hasil imbang.
Partai ini digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) malam. Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir fase grup bagi kedua tim.
Penyerang Timnas Singapura berusia 23 tahun itu menegaskan pendekatan yang santai sebelum menghadapi Timnas Indonesia. Ia menyebut ingin tampil tanpa beban dan kembali pada esensi bermain sepak bola.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317092/original/049055400_1786002997-ilhan.jpg)
Perbesar
"Bagi saya, saya hanya ingin tampil, bersenang-senang, dan menikmati kompetisi di Piala AFF 2026," ungkap Ilhan Fandi, dikutip dari ASEAN United FC.
"Ini selalu soal mengingat kembali alasan saya mulai bermain sepak bola sejak awal, yaitu karena saya menikmati permainan," sambung Ilhan Fandi.
Selain menikmati permainan, motivasi pribadi tetap menjadi pegangan sang penyerang ketika memasuki fase krusial turnamen.
"Saya juga ingin membuat keluarga saya bangga," ujar Ilhan Fandi. "Sepak bola memberikan begitu banyak kebahagiaan bagi saya, dan lewat olahraga inilah saya mendapatkan banyak sahabat dekat. Saya ingin membantu tim melangkah sejauh mungkin dan memberikan kontribusi dengan cara apa pun yang saya bisa."
Ilhan Fandi adalah pemain profesional asal Singapura yang lahir pada 8 November 2002. Ia berposisi sebagai penyerang, membela Timnas Singapura, dan berasal dari keluarga sepak bola Fandi Ahmad. Ia putra dari Fandi Ahmad, legenda sepak bola terbesar Singapura, dan mantan model Wendy Jacobs. Dua kakaknya, Irfan Fandi dan Ikhsan Fandi, juga merupakan pesepak bola tim nasional Singapura.
Ilhan sempat berkarier di luar negeri termasuk di Thailand. Mulai musim 2026/2027, ia kembali ke Singapura untuk memperkuat Lion City Sailors.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Tumbangkan Persib Lewat Adu Penalti
Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIB
Jakarta, VIVA – Gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, menyimpan beragam cerita tentang perjuangan dan ketangguhan para pelaku UMKM yang dibina oleh Pertamina Patra Niaga. Lebih dari sekadar pameran busana dan kerajinan tangan, beberapa produk yang ditampilkan merupakan hasil buah tangan kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas.
Baca Juga
Salah satunya adalah produk busana yang terpajang di gerai UMKM Narita Shibori di booth Pertamina Patra Niaga. UMKM ini tidak hanya memproduksi barang-barang bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi ruang inklusi bagi mereka yang terpinggirkan. Dalam menghasilkan produknya, Narita Shibori merangkul anak-anak berkebutuhan khusus dari Rumah Hasanah Bandung dan SLB Negeri 4 Jakarta. Hal ini menjadikan produk Narita Shibori tak hanya menarik secara estetika, tetapi juga menyimpan nilai-nilai sosial.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Cerita lain ada di gerai UMKM Dara Baro yang juga salah satu mitra binaan Pertamina Patra Niaga. UMKM asal Aceh ini bergerak di bidang fashion berkelanjutan yang memanfaatkan limbah kain wastra Nusantara, seperti jumputan, tenun, dan batik, untuk menghasilkan busana bernilai tinggi dengan teknik boro asal Jepang. Boro sendiri adalah teknik produksi dengan menjahit dan menambal ulang (upcycling) kain bekas menjadi busana baru. Ini artinya produk UMKM Dara Baro tak hanya indah, tetapi juga ramah lingkungan.
Baca Juga
Sentuhan kemanusiaan dan nilai keberlanjutan inilah yang mencuri perhatian Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Siti Zahra Aghnia, ketika berkunjung ke booth perusahaan energi ini pada Minggu (2/8). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti bagaimana setiap produk yang dihasilkan menyimpan cerita pemberdayaan yang sangat kuat dan menyentuh.
"Produk-produk ini memiliki nilai yang sangat luar biasa karena mampu memberdayakan kelompok-kelompok hebat di masyarakat. Ada karya dari saudara-saudara kita penyandang disabilitas, yang tak hanya menarik untuk digunakan sehari-hari, tetapi juga membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu menghasilkan karya berkualitas tinggi. Ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah produk bisa memberi manfaat dan melanjutkan penghidupan banyak orang," ujar Siti Zahra, dikutip dari keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca Juga
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta agar Pertamina Patra Niaga terus memperluas program pendampingan dan pembinaan UMKM, agar lebih banyak lagi pihak yang merasakan manfaatnya, terutama di sekitar daerah operasional perusahaan. Menurutnya, program pembinaan yang dijalankan Pertamina Patra Niaga tidak hanya memperluas pasar UMKM lokal, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi bangsa yang dimulai dari tingkat lokal.
Halaman Selanjutnya
"Saya berharap kolaborasi dan kebersamaan antara Pertamina Patra Niaga dan mitra binaan ini dapat terus berlanjut. Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat pendampingan di wilayah sekitar operasional agar UMKM lokal terus berkembang, naik kelas, dan memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar," tegas Siti Zahra.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:44 WIB
Tangerang Selatan, VIVA – Salah satu kekhawatiran terbesar calon pengguna mobil listrik masih sama, yakni baterai habis di tengah perjalanan saat stasiun pengisian daya sulit ditemukan. Kondisi tersebut membuat sebagian konsumen belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik murni.
Baca Juga
Melihat kondisi itu, Changan menghadirkan pendekatan berbeda melalui Deepal S05 yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. SUV ini tidak hanya tersedia dalam versi Battery Electric Vehicle (BEV), tetapi juga menawarkan pilihan Range Extended Electric Vehicle (REEV), teknologi yang menjadi "jurus cadangan" ketika daya baterai mulai menipis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berbeda dengan mobil listrik murni, sistem REEV tetap mengandalkan motor listrik sebagai penggerak roda. Namun, kendaraan juga dibekali mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai saat kapasitasnya mulai berkurang. Dengan cara tersebut, mobil tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya.
Baca Juga
Teknologi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Deepal S05. Changan mengklaim varian REEV sanggup menempuh jarak lebih dari 1.100 kilometer dalam satu kali penggunaan energi dan bahan bakar, sehingga dinilai lebih sesuai untuk perjalanan antarkota maupun jarak jauh. Sementara itu, varian BEV mampu menawarkan jarak tempuh hingga 470 kilometer untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.
CEO Changan Indonesia, Setiawan, mengatakan kehadiran Deepal S05 menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi mobilitas yang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Baca Juga
Menurutnya, konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan efisiensi energi, tetapi juga menginginkan kendaraan yang nyaman, cerdas, dan mampu mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, Deepal S05 dirancang dengan memadukan sistem elektrifikasi, teknologi digital, kenyamanan kabin, dan fitur keselamatan dalam satu paket kendaraan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tidak hanya mengandalkan teknologi penggerak, SUV ini juga dibekali beragam fitur digital yang menjadi nilai tambah. Salah satunya adalah layar sentuh 15,4 inci UHD Sunflower Screen yang dapat berputar mengikuti posisi pengemudi hingga 15 derajat sehingga lebih ergonomis saat digunakan.
Layar tersebut juga sudah mendukung perintah suara dalam bahasa Indonesia. Pengemudi dapat mengoperasikan navigasi, sistem pendingin udara, musik, panggilan telepon hingga berbagai pengaturan kendaraan tanpa harus menyentuh layar secara langsung.
Halaman Selanjutnya
Deepal S05 juga dilengkapi Head-Up Display dengan Augmented Reality Navigation yang menampilkan informasi arah tepat di area pandang pengemudi sehingga perhatian tetap terfokus ke jalan. Untuk menunjang kenyamanan, tersedia sistem audio 14 speaker, pengisi daya nirkabel 50 watt, serta empat mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:30 WIB
Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya menyatakan siap hadir dalam persidangan gugatan praperadilan keempat yang diajukan tersangka tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo tentang pencekalan.
Baca Juga
Diketahui, kubu Roy Suryo akan kembali mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Jakarta Selatan usai permohonan ketiganya soal ganti rugi tidak diterima oleh Hakim.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita dengarkan langsung tadi dari pengacaranya untuk mengajukan yang keempat. Nah itu kami siap untuk menerima undangan atau hadir dalam undangan Pengadilan nanti," ucap Kabidkum Polda Metro Jaya, Kombes Abrianto Pardede, Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca Juga
Di sisi lain, terkait dengan hasil persidangan hari ini, Abrianto mengaku sangat menghormati putusan Hakim yang tidak menerima permohonan ganti rugi.
"Di mana kita sudah sama-sama mendengar dari putusan Hakim bahwa permohonan Pemohon ditolak (tidak dapat diterima) karena kekurangannya pihak, yaitu dari Kementerian Keuangan," ujarnya.
Baca Juga
Ia juga mengungkapkan, tidak diterimanya permohonan itu, hak untuk mengajukan ganti rugi sudah pasti akan ditolak.
"Jadi otomatis hak untuk mengajukan ganti rugi sudah pasti ditolak," ungkapnya.
Sebelumnya, Roy Suryo mengajukan kembali praperadikan terkait pencekalan. Hal tersebut diungkapkannya usai Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak menerimanya permohonan praperadilan yang diajukannya soal ganti rugi sebesar Rp200 juta terkait penangkapan dan penahanan.
"Yang jelas besok kita akan mengajukan praperadilan ke empat, yaitu tentang cekal dan tentang adanya aturan-aturan yang saling sengkarut," kata dia, Kamis, 6 Agustus 2026.
Sementara itu, Kuasa hukum Roy, Ghafur Sangadji mengungkapkan, bahwa praperadilan ke empat itu ajukan dalam upaya pelepasan status pencekalan terhadap kliennya.
Pasalnya, hingga perkara dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan belum mendapatkan informasi soal pelepasan status tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami minta supaya pencekalannya dilepas dulu. Kan masih dicekal sampai sekarang," jelasnya.
tvonenews.com/Aldi Herlanda
VIVA.co.id
6 Agustus 2026
Depok (ANTARA) - Wali Kota Depok Supian Suri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai peringatan HUT RI tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial.
Hal tersebut ditegaskan Supian Suri, melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.14.1.1/482/DISHUB/2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
"Semarak peringatan kemerdekaan diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat cinta Tanah Air," kata Supian Suri di Depok, Kamis.
Surat edaran tersebut menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah, instansi pemerintah, swasta, hingga masyarakat untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Dalam surat edaran itu, tema nasional HUT ke-81 RI ditetapkan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Seluruh instansi pemerintah, badan usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat diminta menggunakan logo resmi HUT RI ke-81 pada berbagai media publikasi, baik cetak, elektronik, maupun digital sesuai pedoman identitas visual nasional.
Masyarakat juga diimbau memasang berbagai atribut kemerdekaan, seperti umbul-umbul, spanduk, baliho, maupun dekorasi lainnya di lingkungan masing-masing.
Selain itu, Bendera Merah Putih diwajibkan berkibar secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap bangsa.
Surat edaran tersebut juga mengatur pelaksanaan penghormatan Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026 pukul 10.17 hingga 10.20 WIB.
Selama tiga menit, masyarakat diminta menghentikan aktivitas sejenak dan berdiri tegap saat Lagu Indonesia Raya dikumandangkan.
Ketentuan tersebut dikecualikan bagi aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan apabila dihentikan.
Untuk mendukung pelaksanaan penghormatan tersebut, jajaran TNI, Polri, instansi pemerintah, serta pihak swasta diminta membunyikan sirene atau penanda lainnya sebelum lagu kebangsaan diperdengarkan.
Pewarta: Feru Lantara
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.