Melonjak 10,89 Persen, PTPN Group Bukukan Penjualan Rp 29,1 Triliun di Semester I-2026

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, VIVA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group, melaporkan peningkatan penjualan sebesar 10,89 persen menjadi Rp 29,1 triliun pada semester I-2026.

Baca Juga

Capaian itu seiring dengan pertumbuhan Net Operating Cash Flow (NOCF) sebesar 13,4 persen menjadi Rp 5,53 triliun, dibandingkan semester I-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna menegaskan, capaian itu menunjukkan bahwa PTPN Group berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan, melalui kinerja operasional dan keuangan yang tetap solid.

Baca Juga

"Di tengah dinamika industri perkebunan, perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan laba, sekaligus memperkuat fondasi bisnis yang berkelanjutan," kata Denaldy dalam keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Holding PTPN Group, PT Perkebunan Nusantara III (Persero)

Photo :

  • [Istimewa]

Baca Juga

Dia menambahkan, capaian ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan optimalisasi proses bisnis di seluruh entitas PTPN Group.

Denaldy menyampaikan, kinerja semester I-2026 menunjukkan konsistensi PTPN Group dalam menjalankan agenda transformasi perusahaan, yang berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

"Fokus kami adalah memperkuat produktivitas, efisiensi, dan kecepatan eksekusi agar PTPN Group semakin kompetitif serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Denaldy.

Selain mencatatkan pertumbuhan penjualan dan arus kas operasional, PTPN Group juga memperkuat struktur keuangannya. Total aset perusahaan tercatat meningkat 9,94 persen menjadi Rp 167,9 triliun. Sementara ekuitas perusahaan juga meningkat 8,42 persen menjadi Rp 76,74 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Denaldy menegaskan, seluruh program kerja PTPN Group diarahkan agar selaras dengan prioritas strategis Danantara. Khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional, mempercepat hilirisasi dan penciptaan nilai tambah, memperkuat transformasi BUMN yang berdaya saing global, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan tersebut, PTPN Group terus memperkuat disiplin operasional melalui pendekatan Productivity, Cost, and Speed (PCS), sebagai fokus utama di seluruh lini bisnis perusahaan.

"Dengan disiplin pada produktivitas, pengendalian biaya, dan kecepatan eksekusi, kami optimistis dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat," ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Penjualan Mobil Naik, Purbaya Pede Daya Beli Domestik Masih Terjaga

Purbaya mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan mobil menjadi salah satu indikator, yang menunjukkan bahwa permintaan dan daya beli di pasar domestik masih tetap terjaga.

VIVA.co.id

4 Agustus 2026