NASA Ternyata Sudah Bertemu Alien di Mars 50 Tahun Silam

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Tanda kehidupan di Planet Mars pernah ditemukan NASA pada 1976. Temuan itu berasal dari misi Viking yang mendeteksi sinyal positif dalam eksperimen pencarian mikroorganisme di permukaan Planet Merah.

Saat itu, NASA mengirim dua wahana pendarat, Viking 1 dan Viking 2, untuk mempelajari kondisi Mars sekaligus mencari tahu apakah planet tersebut dihuni makhluk hidup. Untuk itu, kedua wahana dibekali instrumen biologi bernama Labeled Release (LR).

Mengutip situs resmi NASA, LR dirancang untuk mendeteksi aktivitas metabolisme mikroorganisme dengan cara memberikan larutan nutrisi ke sampel tanah Mars. Jika terdapat organisme hidup, sampel diperkirakan akan menghasilkan gas sebagai respons metabolisme.

Hasilnya di luar dugaan. Instrumen LR mencatat respons positif di kedua lokasi pendaratan Viking.

"Percobaan tersebut menghasilkan sinyal awal yang kuat dan positif di kedua lokasi pendaratan, mencerminkan hasil uji serupa yang dilakukan di Bumi yang secara jelas membuktikan adanya aktivitas biologis," ungkap peneliti utama eksperimen, Gilbert Levin, dalam riset The Case for Extant Life on Mars and Its Possible Detection by the Viking Labeled Release Experiment (2016).

Bagi Levin, temuan tersebut menunjukkan bahwa eksperimennya telah mendeteksi kehidupan mikroba di Mars. Jika benar, penemuan itu akan menggugurkan anggapan lama bahwa Bumi merupakan satu-satunya planet yang memiliki kehidupan.

Belakangan, sejumlah penemuan dari misi-misi berikutnya dinilai Levin semakin memperkuat interpretasinya. Wahana Curiosity menemukan lonjakan metana musiman di atmosfer Mars serta molekul organik pada batuan sedimen purba.

Sementara itu, Mars Express milik Badan Antariksa Eropa (ESA) melaporkan indikasi adanya danau air cair di bawah lapisan es di kutub selatan Mars. Levin juga menilai beberapa citra Curiosity memperlihatkan struktur yang menyerupai stromatolit, yakni formasi batuan yang di Bumi dibentuk oleh koloni mikroorganisme.

Meski demikian, kesimpulan Levin hingga kini belum diterima secara luas.

"Komunitas ilmiah pada umumnya sepakat bahwa percobaan Viking LR tidak mendeteksi adanya kehidupan. Reaksi yang diamati oleh instrumen tersebut dan hasil lain dari Viking dapat dijelaskan oleh bahan kimia reaktif yang disebut perklorat," kata astrobiolog NASA Chris McKay, dikutip dari Space.com.

McKay mengatakan penjelasan Levin bukan merupakan pandangan yang paling diterima di kalangan ilmuwan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hipotesis tersebut juga belum dapat sepenuhnya dibantah.

"Kehidupan mungkin bukan penjelasan yang paling disukai secara ilmiah, tetapi belum dapat dibantah," kata McKay.

Atas dasar ini, hampir 50 tahun setelah misi Viking mendarat di Planet Merah, sinyal yang terekam dalam eksperimen Labeled Release masih menjadi salah satu misteri terbesar dalam eksplorasi Mars. Hingga kini, belum ada konsensus ilmiah apakah sinyal tersebut benar-benar merupakan tanda kehidupan atau sekadar hasil reaksi kimia di permukaan Mars.

(mfa)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Pemerintah diminta ambil tindakan atasi kerawanan Bandung dari kejahatan - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung diminta bertindak untuk mengatasi kerawanan kejahatan kota ini, yang berdasarkan data BPS tahun 2025, menyentuh angka 192 risiko tindak pidana per 100.000 penduduk dengan rata-rata terjadi kejahatan baru setiap 2,2 jam.

Salah satu langkah konkret yang bisa diambil, adalah mengatasi minimnya penerangan jalan umum (PJU), sebagai tindak lanjut temuan tersebut, ditambah data 2.675 laporan kejahatan di Bandung diterima kepolisian pada medio 2025.

Menurut pengamat Kebijakan Publik Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Kristian Widya Wicaksono dalam keterangan di Bandung, Kamis, pembenahan PJU bisa dilakukan lewat pendekatan Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) yang terbukti menurunkan peluang kriminalitas karena meningkatkan visibilitas dan pengawasan alami.

Kristian mengingatkan Pemkot Bandung agar menjadikan data kriminalitas dan crime mapping sebagai rujukan utama pembangunan PJU, sehingga kebijakan keamanan publik bersifat preventif dan tidak reaktif menunggu kasus mencuat ke publik.

"Pemerintah idealnya menggunakan data kriminalitas, pemetaan wilayah rawan (crime mapping), serta analisis risiko sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan," kata Kristian.

Perlunya tindakan tepat seperti yang diungkapkan Kristian ini juga berdasarkan atas kondisi jalanan gelap dan rentetan aksi pembegalan yang kini menciptakan horor bagi warga yang beraktivitas malam hari, hingga memaksa beberapa di antaranya mengambil langkah proteksi mandiri secara ekstra.

Seperti yang dirasakan langsung oleh pemengaruh sekaligus disk jockey, Hana Claudia, yang mengaku harus memesan tiga pengemudi ojek daring sekaligus demi mengawalnya pulang kerja saat malam hari agar terhindar dari ancaman begal.

"Tadinya pengen bareng sama teman-teman. Jadi ya mau nggak mau gitu ya pesan ojek gitu buat ngawalnya. Soalnya kalau misalkan pesan satu kan saya nggak mau numbalin ojolnya juga kan. Makanya pesan tiga gitu supaya saling aman lah gitu," ujar Claudia di Bandung.

Claudia menambahkan bahwa dirinya juga sempat mengalami insiden pembuntutan oleh orang tak dikenal saat melintas di kawasan Cikutra Kota Bandung, sebelum akhirnya menyelamatkan diri ke dalam kompleks perumahan.

Merenspon hal ini Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui keberadaan titik-titik rawan kejahatan, adalah akibat pencahayaan yang minim dan mengonfirmasi bahwa alokasi anggaran daerah tengah diolah untuk percepatan penerangan jalan.

"Kalau soal jalan yang gelap, saya akui kita memang sedang mengolah anggaran sedemikian rupa agar bisa segera terang benderang kembali," kata Farhan.

Farhan mematok target agar seluruh lampu penerangan di sepanjang jalur rawan seperti Jalan Soekarno-Hatta hingga kawasan Kiaracondong sudah menyala dan berfungsi optimal pada triwulan IV 2026.

"Saya juga setiap malam sangat khawatir terutama di Jalan Soekarno-Hatta, termasuk kawasan flyover dan sekitarnya. Itu salah satu titik yang rawan, demikian juga kawasan Kiaracondong. Bahkan saya sendiri pernah ikut mengamankan kelompok pelaku begal di wilayah tersebut," tutur Farhan.

Pewarta: RPG
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Polda Maluku perkuat literasi digital untuk lindungi anak dari kejahatan siber - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Ambon (ANTARA) - Polda Maluku meningkatkan edukasi dan literasi digital kepada anak-anak sebagai upaya melindungi mereka dari ancaman kejahatan siber, perundungan, penyebaran hoaks, dan konten negatif pada peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Ambon, Kamis.

"Polri akan terus memperkuat langkah-langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum untuk memastikan setiap anak di Maluku dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun eksploitasi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi.

Rositah menyampaikan hal itu saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Maluku di Sporthall Karang Panjang, Ambon, mewakili Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto.

Ia mengatakan Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab melindungi anak dari berbagai ancaman, seperti kekerasan fisik, eksploitasi, perdagangan orang, hingga kejahatan di ruang digital.

Menurut dia, Polda Maluku terus mengembangkan pendekatan humanis melalui program pembinaan masyarakat, edukasi di sekolah, literasi digital, serta kampanye penggunaan media sosial secara bijak untuk meningkatkan kesadaran anak terhadap berbagai risiko di ruang digital.

Rositah menilai kolaborasi seluruh pihak diperlukan agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, tenaga pendidik, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan ekosistem yang ramah anak. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat melahirkan generasi Maluku yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045," ujarnya.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Maluku dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, UNICEF, organisasi perempuan, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, serta ratusan peserta.

Kegiatan dibuka Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Faradilla Attamimi.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Maluku menegaskan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk menjamin terpenuhinya hak anak, mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh perlindungan, hingga berpartisipasi dalam pembangunan.

Acara tersebut juga diisi dengan penyampaian Suara Anak Daerah Provinsi Maluku oleh Forum Anak Maluku Manise, penyerahan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam perlindungan anak, serta penampilan seni dari para pelajar.
 

Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

TNGGP larang pendaki buang sampah dan nyalakan api di Kawasan Taman Nasional - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Cianjur (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melarang pendaki membuang sampah sembarangan dan menyalakan api saat berada di kawasan taman nasional terutama saat membuka tenda di Alun-alun Suryakancana guna menghindari kerusakan dan kebakaran lahan.

Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni di Cianjur, Kamis, mengatakan larangan tersebut berlaku selamanya dan tidak hanya saat musim kemarau, namun masih banyak laporan pendaki tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan dan membuat api unggun.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan operasi bersih-bersih sampah mulai dari jalur pendakian hingga Alun-alun Suryakancana yang dilaporkan menjadi lautan sampah seiring tingginya angka pendakian selama satu pekan terakhir.

"Kami akan melakukan aksi bersih-bersih sampah bersama relawan dan volunter mulai dari jalur pendakian hingga Alun-alun Suryakancana yang kerap dijadikan tempat berkemah para pendaki sebelum kembali turun dari Gunung Gede-Pangrango," katanya.

Bahkan pihaknya akan menambah papan peringatan agar pendaki tidak membuang sampah dan menyalakan api atau membuat api unggun di seluruh lokasi taman nasional terutama lokasi berkemah yang dapat menjadi penyebab kebakaran lahan di mana terdapat hamparan bunga abadi.

Dia berharap seluruh pendaki cerdas menjaga lingkungan dan kelestarian taman nasional dengan membawa turun setiap sampah yang dihasilkan selama pendakian agar lingkungan taman nasional tetap bersih dan asri.

Saksi tegas akan diberikan pada para pendaki yang melakukan pelanggaran mulai dari sanksi ringan hingga sanksi berat larangan mendaki di seluruh gunung yang masuk dalam kawasan taman nasional di Indonesia.

"Kami akan meningkatkan patroli guna mencegah pelanggaran yang dilakukan pendaki, termasuk memberikan sanksi tegas bagi pendaki yang melakukan pelanggaran mulai dari membuang sampah, menyalakan api hingga mencemari lingkungan taman nasional," katanya.

Sementara video viral di media sosial tumpukan sampah menghiasi Alun-alun Suryakancana terutama sampah plastik yang ditinggalkan para pendaki. Hal tersebut menjadi sorotan bagi pendaki lain yang menyayangkan aksi tersebut.

Pemandangan di kawasan berkemah para pendaki sebelum atau sesudah pulang dari puncak Gunung Gede Pangrango, terkesan kumuh karena dihiasi sampah yang dibuang sembarangan sehingga membuat kawasan yang ditumbuhi bunga abadi atau Edelweis tidak lagi indah.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Harga Minyak Melambung Usai Serangan Kapal Tanker

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak menguat pada perdagangan Kamis, (23/7/2026). Kenaikan harga minyak ini seiring laporan serangan terhadap kapal tanker di lepas pantai Arab Saudi, dan ancaman baru Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan serangan terhadap Iran.

Mengutip CNBC, Kamis (23/7/2026), pada pukul 05:30 pagi WT, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik 4,6% menjadi US$ 98,44 per barel. Hal ini menandai level tertinggi sejak akhir Mei 2026.

Harga minyak mentah West Texas Intermedia (WTI) AS naik sekitar 3,8% menjadi US$ 90,14 per barel, level tertinggi sejak 8 Juni 2026.

Kenaikan harga minyak pada Kamis pekan ini membuat harga minyak mentah Brent berada di jalur kenaikan bulanan sebesar 35,3%. Kenaikan bulanan terbesar ketiga dalam 10 tahun terakhir. Harga WTI juga berada di jalur kenaikan bulanan terbesar ketiga dalam satu dekade dengan peningkatan bulanan sekitar 30%.

The United Kingdkom Maritime Trade Operations mengunggah di platform media sosial X pada Kamis kalau sebuah kapal tanker terkena serangan sekitar 70 mil laut barat daya Al Shuqaiq.

Serangan itu memicu kebakaran di atas kapal yang sedang dipadamkan oleh awak kapal, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Serangan itu diklaim oleh Houthi Yaman. Houthi telah menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi dengan drone dan rudal karena diduga melanggar blokade maritim.

CNBC belum dapat memverifikasi serangan itu secara independen. Jika dikonfirmasi, serangan tersebut akan menjadi yang pertama sejak kelompok militan yang didukung Iran mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi.

Ancaman Trump

Sebuah kapal kontainer terlihat di Selat Hormuz di lepas pantai Pulau Qeshm, Iran, Sabtu, 18 April 2026. (AP Photo/Asghar Besharati)

Perbesar

Sebuah kapal kontainer terlihat di Selat Hormuz di lepas pantai Pulau Qeshm, Iran, Sabtu, 18 April 2026. (AP Photo/Asghar Besharati)

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Trump memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan menghancurkan jembatan atau pembangkit listrik Iran setiap kali Teheran menyerang kapal di Selat Hormuz. Ini menandakan peningkatan ketegangan lebih lanjut setelah runtuhnya gencatan senjata AS-Iran.

“Mulai sekarang, setiap kali Republik Islam Iran menembak kapal di Selat Hormuz, baik itu dengan rudal, roket, drone, atau perangkat atau senjata lainnya, Amerika Serikat akan membom dan menghancurkan SATU JEMBATAN ATAU PEMBANGKIT LISTRIK,” kata Trump.

Iran menanggapi dengan memperingatkan akan membalas terhadap infrastruktur dan aset energi yang terkait dengan AS di seluruh wilayah jika Washington melakukan serangan tersebut.

“Jika Amerika menargetkan jembatan atau pembangkit listrik di Iran, Iran akan membalas dengan menyerang infrastruktur dan jembatan di wilayah tersebut, termasuk fasilitas energi tempat Amerika Serikat memiliki kepentingan,” ujar seorang sumber militer Iran yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita Tasnim yang dikelola negara.

Peningkatan Pendanaan

Gedung Putih, White House, di Washington, DC, Amerika Serikat. (Liputan6.com/Tanti Yulianingsih)

Perbesar

Gedung Putih, White House, di Washington, DC, Amerika Serikat. (Liputan6.com/Tanti Yulianingsih)

Kongres mempertimbangkan permohonan Gedung Putih untuk peningkatan pendanaan

Berbicara kepada “Access Middle East” CNBC pada Kamis, Joseph Westphal, mantan duta besar AS untuk Arab Saudi, mengatakan “sangat sulit untuk memahami dengan tepat ke mana semua ini akan mengarah.”

“Tidak ada strategi yang nyata,” ujar dia.

“Menteri telah bersaksi di hadapan Kongres, meminta pendanaan yang lebih besar untuk perang. Kongres sangat, sangat cemas tentang hal itu. Mereka merasa bahwa tidak ada cukup strategi dan rencana untuk menyediakan dana tambahan ini,” ia menambahkan.

Westphal menuturkan, seskipun AS menghabiskan, sejumlah besar uang, Washington tidak memiliki sumber daya untuk melanjutkan perang dengan Iran dan juga melindungi pelayaran melalui Laut Merah.

"Kita memiliki masalah nyata di sini," ujar dia.

"Dan karena harga gas terus meningkat dan komoditas lain terus naik harganya karena hal ini, itu akan menciptakan reaksi dari publik Amerika, tidak hanya terhadap perang ini dan terhadap strategi yang sedang dijalankan, yang pada umumnya tidak dipahami oleh siapa pun di negara ini,” ia menambahkan.

Masalah Inti Belum Selesai

Sebuah kapal tanker berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Pulau Qeshm, Iran, Sabtu, 18 April 2026. (AP Photo/Asghar Besharati)

Perbesar

Sebuah kapal tanker berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Pulau Qeshm, Iran, Sabtu, 18 April 2026. (AP Photo/Asghar Besharati)

Dalam sebuah catatan Rabu malam, HSBC menyebutkan, kenaikan harga minyak baru-baru ini mencerminkan kekhawatiran yang diperbarui atas Selat Hormuz setelah runtuhnya gencatan senjata AS-Iran. HSBC memperingatkan, prospek sekarang bergantung pada apakah diplomasi dapat memulihkan arus pelayaran yang dapat diprediksi.

“Sejak 7-8 Juli, gencatan senjata telah goyah karena serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz memicu serangan balasan AS,” ujar Analis HSBC, Kim Fustier.

“Masalah inti tetap belum terselesaikan: apakah jalur pelayaran diatur, dan oleh siapa. Jika dilihat ke belakang, semakin banyak lalu lintas yang meningkat melalui jalur Oman yang dikelola AS, semakin tidak menguntungkan Iran,” Fustier menambahkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Pemenang IN-Journal Chapter II, Inalum dorong jurnalisme lingkungan - ANTARA News Sumatera Utara

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Medan (ANTARA) - PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum (Persero) mendorong jurnalisme lingkungan melalui IN-Journal Chapter II dengan mengusung tema "Menulis Jejak untuk Bumi".

Corporate Secretary PT Inalum Mahyaruddin AR mengatakan, kompetisi karya jurnalistik ini bagian dari komitmen Inalum memperkuat kolaborasi insan media untuk menghadirkan karya-karya yang tidak hanya informatif.

"Tetapi juga mampu membangun kepedulian publik terhadap isu konservasi dan keberlanjutan," ucap Mahyaruddin AR dalam keterangan tertulis di Medan, Kamis (23/7).

Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis sumber daya alam, lanjut dia, Inalum meyakini keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui program konservasi di lapangan.

Namun juga melalui penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu menggerakkan kepedulian masyarakat sebagai wadah kolaborasi antara perusahaan dan insan media.

"Kami mengucapkan terima kasih seluruh insan media yang telah berpartisipasi dalam IN-Journal Chapter II. Kualitas karya yang terus meningkat menunjukkan besarnya kepedulian jurnalis terhadap isu-isu lingkungan," kata dia.

Ia menjelaskan, sebanyak 53 jurnalis berbagai daerah di Sumatera Utara mengirimkan 65 karya jurnalistik yang berasal dari Medan, Batu Bara, Kisaran, Toba, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Rantau Prapat hingga Humbang Hasundutan.

Beragam karya jurnalistik ini mengangkat kisah mengenai rehabilitasi kawasan Danau Toba, konservasi mangrove di wilayah pesisir hingga berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

"Seluruh karya ini dinilai secara independen oleh dewan juri sesuai aspek orisinalitas, kedalaman materi, akurasi data, kualitas penulisan, serta kesesuaian dengan tema yang diusung," tutur Mahyaruddin.

Adapun pemenang IN-Journal Chapter II:

• Juara I – Anisa Khairani Siregar (Desir.id) melalui karya "Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli".

• Juara II – Deddi Gunawan Hutajulu (Dailyklik.id) melalui karya "Mangrove Adalah Kehidupan".

• Juara III – Zaim Dzaky Sanjaya (Mimbar Umum Online) melalui karya "Dari Akar Hingga Ombak, Jejak yang Menjaga Kehidupan".

• Harapan I – Putra Arissandi Sianipar (Batubarainfo.com) melalui karya "Benteng Hijau di Ujung Muara, Saat Mangrove Melindungi Kampung Nelayan dari Ancaman Abrasi".

• Harapan II – Olo Sirait (Metro-Online.co) melalui karya "PT INALUM Perkuat Program Konservasi".

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

BBRMP Maluku kembangkan benih bawang merah varietas Tajuk di Maluku Tengah - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Ambon (ANTARA) -

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku mengembangkan benih bawang merah varietas Tajuk di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai langkah awal membangun kawasan produksi benih hortikultura di Provinsi Maluku.

“Seluruh tahapan akan dilaksanakan sesuai prosedur sertifikasi benih, dimulai dari memastikan kemurnian varietas sebelum penanaman dilakukan,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan, penanaman akan dilakukan setelah hasil analisis sampel dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Pertanian Maluku selesai, guna memastikan kemurnian varietas dan memenuhi standar sertifikasi benih berlabel biru.

Varietas Tajuk merupakan bawang merah hasil introduksi dari Thailand melalui seleksi positif dan termasuk varietas klon. Varietas ini memiliki umur panen relatif singkat, yakni sekitar 52–59 hari setelah tanam, mampu menghasilkan 5–15 umbi per rumpun dengan potensi produksi mencapai 11–16 ton per hektare.

Selain itu, varietas Tajuk memiliki daya simpan umbi selama tiga hingga empat bulan pada suhu ruang, dapat beradaptasi pada musim kemarau maupun musim hujan, memiliki aroma tajam yang sesuai untuk bahan baku bawang goreng, serta cocok dikembangkan di dataran rendah pada ketinggian 46–95 meter di atas permukaan laut.

Dalam pengembangan tersebut, BBRMP Maluku akan menanam 50 kilogram benih bawang merah varietas Tajuk di lahan seluas 0,43 hektare dengan melibatkan Kelompok Tani Sinar Tani sebagai mitra pelaksana di lapangan.

Melalui kegiatan itu, BBRMP Maluku menargetkan menjadi produsen sekaligus penangkar benih hortikultura yang mampu menyediakan benih bawang merah bermutu bagi petani di Maluku.

“Pengembangan benih tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, sekaligus memperkuat kemandirian penyediaan benih hortikultura di daerah,” ucapnya.

Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Survei: Kepuasan kinerja Gubernur Jabar capai 95,4 persen meski pengenalan program masih minim - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Bandung (ANTARA) - Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat rekor kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menembus angka fantastis yaitu 95,4 persen, meski tingkat pengenalan masyarakat terhadap program unggulan daerah seperti bidang pendidikan, tercatat masih di bawah 50 persen.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan memaparkan rincian angka kepuasan tersebut terdiri dari 39,3 persen responden yang mengaku sangat puas dan 56,1 persen menyatakan cukup puas.

"Sementara itu, responden yang menyatakan kurang puas tercatat 3,3 persen, sedangkan yang mengaku tidak puas sama sekali hanya 0,5 persen. Adapun 0,8 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban," kata Djayadi di Bandung, Kamis.

Berdasarkan hasil rilis survei evaluasi kinerja Pemprov Jabar, dominasi persepsi positif warga ditopang oleh apresiasi tinggi pada pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan yang dinilai responsif.

Djayadi menyimpulkan bahwa tingkat ketidakpuasan publik secara keseluruhan berada pada angka yang sangat marjinal, yakni hanya 3,8 persen.

Menurut dia, tingginya angka kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan KDM itu dipicu oleh tiga faktor utama, yakni penilaian positif pada penyelenggaraan pemerintahan (60,2 persen menilai baik), persepsi kondisi ekonomi yang cenderung stabil/moderat (44,3 persen), serta kinerja layanan publik dasar di lapangan.

"Aspek dengan apresiasi tertinggi adalah pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, sedangkan sektor ekonomi masih menjadi tantangan utama pemerintah, meskipun lebih dari separuh responden tetap menyatakan puas terhadap kinerjanya," ujar Djayadi.

Dia menjelaskan ada hal menarik dalam survei itu yaitu LSI memotret adanya celah komunikasi publik terkait deretan program strategis pendidikan seperti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK), hingga Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang mayoritas didukung penuh oleh warga yang tahu, tetapi belum banyak dikenali secara merata.

"Namun, tingkat pengenalan atau awareness masyarakat terhadap berbagai program itu masih tergolong rendah, yakni belum mencapai 50 persen," ucapnya.

Survei LSI ini dilaksanakan pada periode 2-9 Juli 2026 di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 800 responden terdistribusi secara proporsional.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei: Kepuasan kinerja Gubernur Jabar capai 95,4 persen

Pewarta: RPG
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Legislator: Kasus kekerasan tinggi di Jatim jadi alarm perlindungan anak - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Perlindungan anak masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Negara harus hadir memastikan setiap anak memperoleh hak hidup, tumbuh, berkembang, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana menilai tingginya kasus kekerasan terhadap anak menjadi alarm dan pekerjaan rumah yang harus segera ditangani melalui penguatan sistem perlindungan anak di berbagai lini.

"Perlindungan anak masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Negara harus hadir memastikan setiap anak memperoleh hak hidup, tumbuh, berkembang, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan," kata Renny di Surabaya, Kamis, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), Jawa Timur mencatat 2.758 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 750 kasus menimpa anak, sehingga menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah kasus kekerasan anak tertinggi kedua secara nasional setelah Jawa Barat.

Menurut Renny, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan. 

Peringatan Hari Anak Nasional, katanya, seharusnya dimanfaatkan sebagai momentum mengevaluasi efektivitas kebijakan perlindungan anak, bukan sekadar agenda seremonial.

Ia menegaskan penanganan kekerasan terhadap anak tidak cukup mengandalkan pendekatan hukum, tetapi harus diimbangi langkah pencegahan yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat hingga pemerintah daerah melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan terbaik anak.

Renny menilai penguatan pola asuh keluarga, pendidikan karakter, serta pengawasan terhadap aktivitas anak di ruang digital menjadi kebutuhan yang semakin mendesak di tengah perkembangan teknologi.

"Perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru berupa perundungan siber, eksploitasi seksual daring, hingga paparan konten yang tidak sesuai usia anak," ujarnya.

Selain persoalan kekerasan, ia juga menyoroti berbagai tantangan lain yang masih dihadapi anak-anak, seperti anak tidak bersekolah, pemenuhan gizi, kesehatan mental, hingga perlindungan sosial bagi anak dari keluarga rentan.

Renny juga mengungkapkan perundungan masih menjadi salah satu persoalan dominan di lingkungan pendidikan. 

Berdasarkan data Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Jawa Timur, sekitar 37 hingga 37,5 persen pengaduan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah merupakan kasus perundungan, baik fisik, verbal, maupun siber.

Menurut dia, investasi pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan memastikan anak memperoleh lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang.

Karena itu, DPRD Jawa Timur akan terus mengoptimalkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan guna memperkuat program perlindungan anak.

Ia menilai penguatan layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), edukasi pengasuhan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor menjadi langkah prioritas untuk menekan angka kekerasan terhadap anak.
 

Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha Usai Kasus Naik Penyidikan

calendar_today 23.07.2026 - person  - timer ~

Bagikan:

KUPANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Timur resmi meningkatkan penanganan kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha) dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Sigit Haryono,mengatakan keputusan tersebut diambil setelah tim penyidik gabungan menggelar perkara pada Kamis (23/7) dan menyimpulkan telah ditemukan adanya dugaan tindak pidana.

"Berdasarkan hasil gelar perkara, setelah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan, disimpulkan peristiwa yang dilaporkan merupakan suatu peristiwa pidana. Oleh karena itu, penanganannya ditingkatkan ke tahap penyidikan," katanya dilansir ANTARA, Kamis, 23 Juli.

Ia menjelaskan, sebelum mengambil keputusan tersebut, penyidik telah mengumpulkan berbagai alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta meminta keterangan dari para ahli guna memastikan terpenuhinya unsur-unsur pidana.

Dia menegaskan dari hasil pengumpulan barang bukti, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan para ahli, penyidik memperoleh dasar yang cukup untuk meningkatkan penanganan perkara ini ke tahap penyidikan.

Dalam proses penyelidikan, tim penyidik gabungan yang dibentuk oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, telah memeriksa 35 orang saksi.

Selain itu juga memeriksa empat orang terlapor, serta meminta keterangan dari lima orang ahli yang terdiri atas ahli hukum pidana, ahli bahasa, ahli psikologi, ahli victimologi dan kriminologi, serta ahli grafologi.

Menurut Kombes Pol. Sigit Haryono, pemeriksaan saksi dilakukan secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut, mulai dari keluarga mendiang dr.Icha, tenaga kesehatan di RSUD Kefamenanu dan Rumah Sakit Leona, pasien yang berada di lokasi saat dugaan intimidasi terjadi, dr. Tri Maharani yang sempat dihubungi dr.Icha, Ketua IDI Kabupaten TTU, hingga Ketua DPRD Kabupaten TTU.

Sementara itu, empat orang yang dilaporkan dalam perkara tersebut terdiri atas tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara serta seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU.

Ia menegaskan, pada tahap penyidikan, penyidik akan melakukan serangkaian tindakan hukum lanjutan, termasuk pendalaman alat bukti, pemeriksaan tambahan, serta langkah-langkah lain sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Polda NTT berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Setiap tahapan dilakukan berdasarkan fakta hukum, alat bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

BACA JUGA:


Kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Icha mulai ditangani Polda NTT setelah pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut pada 3 Juli 2026. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolda NTT membentuk tim penyidik gabungan yang melibatkan personel Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditres PPA dan PPO, Polres TTU, serta Polres Kupang guna memastikan penanganan perkara berlangsung secara komprehensif dan profesional.

Dengan peningkatan status ke tahap penyidikan, Polda NTT memastikan proses hukum akan terus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku untuk mengungkap secara terang dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut.

Dr. Icha, dokter muda berusia 27 tahun yang bertugas di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia pada 26 Juni 2025.

Sebelum meninggal, dr Eliza Priscila Utami Pakaenoni atau dr Icha diduga mengalami intimidasi saat menjalankan tugas sebagai tenaga medis yang melibatkan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+