PTN Hoops Fest 2026 Jadi Ajang Nolstagia & Sinergi di Lapangan Basket

calendar_today 25.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Ratusan alumni dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia turun ke lapangan. Mereka bernostalgia dan bersinergi di PTN Hoops Fest 2026.

Turnamen bola basket antaralumni ini berlangsung di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada 22-25 Agustus 2026. Mengusung agenda resmi Senior Unity Alumni PTN Hoops Fest 2026, mengusung tema besar "One Basketball, Countless Memories".

Tema ini mencerminkan misi utama kegiatan, yaitu menyediakan wadah kompetisi yang sehat sekaligus menjadi jembatan silaturahmi dan ruang nostalgia bagi para alumni senior semasa menduduki bangku kuliah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turnamen tahun ini diikuti oleh jajaran kampus ternama di negeri ini, antara lain: Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret (UNS).

Demi memastikan jalannya pertandingan yang adil dan berimbang, kompetisi dibagi ke dalam beberapa Kelompok Umur (KU) yaitu, KU 30+ Putri, KU 40+ Putra, KU 50+ Putra, KU 55+ Putra.

Ketua Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia (LPSI), Anggito Abimanyu hadir untuk menutup perhelatan PTN Hoops Fest 2026. Anggito yang juga mantan Ketua Umum PB Perbasi periode 2010-2014 itu mengapresiasi ajang ini karena menjadi wadah untuk bertemu dengan rekan-rekan saat masih kuliah dahulu.

"Semangat dari turnamen ini adalah semangat untuk unity, semangat untuk bertanding, semangat untuk tetap sehat, sekaligus bersilaturahmi, khususnya para alumni dari perguruan tinggi negeri," kata Anggito dalam pernyataannya, Selasa (25/8/2026).

"Dengan adanya turnamen ini saya bisa kembali bertemu dengan teman-teman saat kami kuliah dahulu. Sekarang kami bertemu lagi dan bermain basket bersama. Dulu juga pernah bermain bersama mereka, jadi sekarang seperti nostalgia," ujarnya menambahkan

PTN Hoops Fest memiliki banyak manfaat bagi alumni perguruan tinggi negeri. Anggota Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan ajang ini tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah sinergitas antar alimni yang kini berkerja di instansi-intanai berbeda.

"Saat ini kami masing-masing sudah berkarya di instansi masing-masing. Tentu melalui pertemuan dalam ajang turnamen basket seperti ini, ada banyak hal yang bisa kami lakukan dan sinergikan di luar olahraga bola basket itu sendiri. Suasananya juga lebih cair," tutur Hasan Fawzi.

"Kami mengapresiasi panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan yang sangat baik. Selain terus menyemarakkan olahraga basket di tingkat nasional, ajang ini juga menjadi sekaligus mengenang masa-masa ketika mereka berada di puncak stamina sebagai mahasiswa dan pebasket di perguruan tinggi masing-masing," ucapnya.

Di kategori KU-30 putri, tim alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) keluar sebagi juara setelah di final mengalahkan tim Universitas Indonesia (UI) dengan skor 38-21. Kategori KU 30+ putra, titel juara diraih oleh UGM setelah mengalahkan Unpad, 32-29.

Kegagalan tim UI 30+ putri, beruntung mampu dibayar lunas dengan kemenangan tiim UI putra di kategori KU 40+. Melalui pertandingan seru, UI melewati perlawanan ketat Universitas Diponegoro (Undip) dengan skor meyakinkan 46-32, sekaligus memastikan titel juara.

"Sungguh pertandingan yang keras dan melelahkan. Kami bersyukur bisa keluar dari ketertinggalan di dua kuarter awal sehingga bisa menjadi juara," ucap Firdaus, kapten tim UI KU 40+ putra.

"Saya berterima kasih kepada tim dan semua pemain yang telah bekerja keras sehingga kami bisa menjadi juara," kata Daus.

Sementara di KU 50+ putra, tim alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) mengamankan mahkota juara setelah di partai puncak menumbangkan tim Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan skor akhir 40-27.

(mro/raw)