Jakarta (ANTARA) - Korps Marinir TNI AL mengirim 217 personel guna membantu mengobati para korban dan mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 217 personel itu tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Surabaya.
Kepala Dinas Penerangan Marinir Kolonel (Mar.) Rana Karyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, mengatakan mereka sudah berangkat sejak Rabu (19/8) dari Dermaga Koarmada II Surabaya menggunakan KRI dr Soeharso dan diperkirakan sampai di NTT pada Jumat hari ini.
Para pasukan itu, lanjut Rana, terdiri atas personel bidang kesehatan, dukungan lapangan hingga zeni konstruksi.
"Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak. Sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat," kata Rana.
Tidak hanya menerjunkan prajurit, ia mengatakan korps Marinir juga mengerahkan ragam peralatan untuk mendukung kerja personelnya dalam bekerja di lapangan.
"Kita mengirim satu unit dozer dan satu excavator serta dump truck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, perlengkapan durlap (dapur lapangan) dan keslap (kesehatan lapangan), tool kit tukang, velbed, tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya," ungkapnya.
Rana memastikan mereka akan terus berada di lokasi hingga situasi di lokasi gempa kondusif dan kembali pulih.
Dengan adanya bantuan itu, Rana mengharapkan Korps Marinir dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proses pemulihan wilayah NTT.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Marinir kerahkan 217 prajurit untuk bantu pemulihan wilayah di NTT
Pewarta: Walda Marison
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kecelakaan fatal yang menyebabkan mobil Jeep Mercedes-Benz terbakar dan menewaskan dua orang di Tol Jagorawi Km 01.400 A, Jakarta Timur, Jumat dini hari.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil Jeep Mercedes-Benz bernomor polisi B 2538 STM dan truk trailer B 9509 UIY melaju sejajar dari arah utara di lajur dua sekitar pukul 02.15 WIB.
"Mobil Jeep yang melaju dengan kecepatan tinggi mendadak hilang kendali (out of control) dan langsung menabrak bagian belakang kanan truk trailer yang dikemudikan Egi di Km 01.400 A (titik pertemuan dari arah Utara Jaya 2 dan UKI)," katanya saat dikonfirmasi, Jumat.
Kemudian pukul 02.18 WIB, benturan keras antarkendaraan tersebut memicu percikan api hingga api membesar dan membakar seluruh badan mobil Jeep.
"Pengemudi serta penumpang di dalamnya terjebak dan meninggal dunia di tempat kejadian," kata Reiki.
Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas PJR Induk 1 dipimpin Ipda Dawaludin bersama pengelola jalan tol, tim pemadam/rescue, dan identifikasi Polsek Makasar tiba di lokasi untuk memadamkan api, melakukan rekayasa lalu lintas, dan menggelar olah TKP.
"Bangkai kendaraan yang hangus berhasil dievakuasi ke lokasi aman guna mencegah kemacetan panjang di ruas Tol Jagorawi arah selatan," kata Reiki.
Petugas belum dapat mengidentifikasi identitas kedua korban tewas karena seluruh dokumen kependudukan ikut habis terbakar.
"Kasus kecelakaan lalu lintas ini telah resmi dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur untuk proses penyelidikan dan identifikasi korban lebih lanjut," ucapnya.
Dalam informasi sebelumnya, dua orang tewas dalam kecelakaan mobil Mercedes-Benz yang ditumpangi terbakar setelah menabrak truk kontainer di Tol Jagorawi Kilometer 1+400 arah Bogor, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat, sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kejadian mobil Mercedes-Benz nabrak kontainer di dalam tol dekat pintu Tol Halim dari arah Priok. Mobil kontainer pecah ban, dan (mobil) yang nabrak ringsek terus kebakar, dua orang pengendara Mercedes-Benz meninggal kebakar di dalam mobil," kata Kapolsek Makasar Kompol Sumardi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Pewarta: Ilham Kausar
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bukittinggi (ANTARA) - Manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan langsung oleh keluarga Reni Nofrianti (43), warga Kubu Gulai Bancah, Kota Bukittinggi. Reni yang telah terdaftar sebagai peserta JKN sejak 2019 pernah menjalani perawatan selama tiga hari di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) setelah mengalami insiden terjatuh.
Mendampingi sang ibu selama mendapatkan pelayanan kesehatan, Laura Vebria Rahayu mengatakan keberadaan JKN sangat membantu keluarganya. Menurutnya, kepesertaan JKN memberikan rasa aman karena keluarga tidak perlu khawatir dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Waktu itu ibu dirawat selama tiga hari di RSAM karena jatuh. Dengan menggunakan BPJS, kami tidak perlu memikirkan biaya pengobatannya. Jadi, kami bisa lebih fokus mendampingi ibu selama mendapatkan perawatan,” ungkap Laura, Jumat.
Selain mendapatkan pelayanan di rumah sakit, Reni juga cukup sering memanfaatkan pelayanan di Puskesmas Gulai Bancah, terutama ketika mengalami keluhan kesehatan seperti demam. Dari pengalaman tersebut, Laura menilai pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN cukup memuaskan.
“Selama mendapatkan pelayanan, menurut kami cukup baik. Ibu juga tidak merasa dibedakan dengan pasien umum meskipun menggunakan BPJS. Pelayanannya tetap diberikan dengan baik,” ujarnya.
Kemudahan dalam mengakses layanan JKN juga dirasakan keluarga Reni melalui aplikasi Mobile JKN. Laura mengatakan, aplikasi tersebut membantu dalam mengakses berbagai layanan, salah satunya untuk mengambil antrean secara online di fasilitas kesehatan.
“Kami juga menggunakan Mobile JKN untuk mengambil antrean secara online. Di dalamnya banyak menu yang mempermudah kami ketika membutuhkan layanan BPJS, jadi tidak harus selalu datang langsung untuk mengurus keperluan administrasi,” katanya.
Bagi Laura, pengalaman mendampingi sang ibu saat menjalani perawatan membuat keluarganya semakin memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Ia berharap dukungan terhadap Program JKN dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh akses pelayanan kesehatan.
“Harapannya, pemerintah daerah tetap menjadikan kesehatan sebagai salah satu program utama karena kesehatan merupakan pilar penting yang harus dijaga. Semoga manfaat JKN juga bisa terus dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Laura juga mengajak masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif dan memanfaatkan berbagai kemudahan layanan yang telah disediakan.
“JKN ini sangat membantu keluarga kami. Ketika ada anggota keluarga yang membutuhkan perawatan, kita jadi tidak terlalu khawatir memikirkan biaya. Yang penting kepesertaannya aktif dan kita tahu bagaimana memanfaatkan layanan yang sudah disediakan,” pungkas Laura.
Jakarta, CNBC Indonesia - Olahraga kini tidak lagi hanya berbicara tentang aktivitas fisik. Running berkembang bersama komunitasnya, yoga dan pilates semakin dekat dengan gaya hidup masyarakat urban, sementara padel muncul sebagai salah satu olahraga yang semakin menarik perhatian publik.
Perubahan tersebut turut membuka ruang bagi industri pendukung olahraga untuk berkembang. Di tengah tren itu, Nu Fit melihat peluang bagi merek olahraga asal Indonesia untuk mengambil peran tidak hanya melalui produk, tetapi juga dengan membangun kedekatan dengan komunitas dan atlet.
Langkah terbaru dilakukan melalui kolaborasi dengan Court Social Club (CSC), komunitas padel yang dikembangkan oleh AHHA Management, manajemen yang menaungi Atta Halilintar.
Nu Fit resmi menjadi Official Ball Sponsor CSC sekaligus memberikan dukungan kepada atlet-atlet binaannya yang berlaga dalam kompetisi resmi PBPI di Indonesia hingga sejumlah ajang padel internasional. Kerja sama tersebut ditandai melalui Signing Ceremony di Monarch Padel, Jakarta, pada 19 Agustus 2026.
Berangkat dari Kebutuhan Pegiat Olahraga
Di tengah kehadiran berbagai merek olahraga global, Nu Fit mengambil pendekatan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Sebagai multi-sport local brand, Nu Fit mengembangkan portofolio produk untuk berbagai aktivitas, mulai dari running, trail running, hiking, padel, swimming, yoga, pilates, fitness dan workout, hingga kategori sports fashion and lifestyle accessories.
Di balik pengembangan tersebut terdapat prinsip bahwa perlengkapan olahraga berkualitas seharusnya dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat Indonesia.
"Sebagai local brand, visi kami adalah menghadirkan perlengkapan olahraga berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Kami percaya setiap orang berhak mendapatkan perlengkapan olahraga yang nyaman dan berkualitas untuk mendukung mereka menjalani gaya hidup aktif," kata Business Owner Nu Fit Indonesia Ananta Wijayanti Paramita, dikutip Kamis (20/8/2026).
Prinsip kualitas, fungsi, dan keterjangkauan tersebut menjadi landasan Nu Fit dalam mengembangkan produknya sekaligus membangun identitas sebagai merek olahraga lokal.
Pengalaman sebagai Atlet Membentuk Cara Pandang terhadap Brand
Dunia olahraga bukan lingkungan yang baru bagi Ananta. Sebelum mengembangkan Nu Fit, ia memiliki pengalaman sebagai atlet taekwondo DKI Jakarta.
Latar belakang tersebut turut membentuk pendekatannya dalam mengembangkan Nu Fit. Sebuah produk olahraga, menurutnya, perlu berangkat dari pemahaman terhadap orang yang menggunakannya.
Karena itu, Nu Fit membangun hubungan dengan berbagai komunitas olahraga, termasuk running, trail running, swimming, yoga, dan padel. Interaksi dengan komunitas menjadi salah satu cara untuk memahami kebutuhan pengguna sekaligus melihat bagaimana produk digunakan secara langsung di lapangan.
Pendekatan tersebut kemudian membentuk salah satu prinsip yang ingin dibangun Nu Fit. Produk dikembangkan untuk komunitas, sekaligus tumbuh bersama komunitas.
Padel Jadi Panggung Berikutnya
Padel menjadi salah satu arena terbaru dalam perjalanan Nu Fit. Pertumbuhan lapangan, turnamen, komunitas, serta keterlibatan figur publik membuat olahraga ini berkembang tidak hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai bagian dari social lifestyle.
Di sinilah kolaborasi Nu Fit dengan Court Social Club menemukan relevansinya. CSC mengembangkan aktivitas padel dengan memadukan unsur olahraga, komunitas, networking, dan lifestyle.
Sebagai Official Ball Sponsor, Nu Fit tidak hanya menempatkan brand di tengah komunitas tersebut, tetapi memberikan dukungan kepada atlet binaan CSC yang mengikuti pertandingan resmi PBPI hingga kompetisi internasional.
Keterlibatan tersebut membawa produk Nu Fit semakin dekat dengan lingkungan kompetitif sekaligus menjadi kesempatan bagi brand untuk mendapatkan perspektif langsung dari pemain dan kebutuhan di lapangan.
Tumbuh Bersama Ekosistem Olahraga Indonesia
Kolaborasi dengan Court Social Club menjadi bagian dari strategi Nu Fit untuk tumbuh bersama komunitas dan ekosistem olahraga Indonesia. Selain membangun hubungan dengan berbagai komunitas, Nu Fit juga tengah mengembangkan Nu Fit Affiliator Club sebagai wadah untuk memperluas jaringan dan membuka keterlibatan masyarakat dengan brand.
Melalui pengembangan produk lintas kategori, kolaborasi dengan komunitas, serta dukungan terhadap atlet, Nu Fit ingin memperkuat posisinya sebagai local sports brand berkualitas dari Indonesia yang tidak hanya hadir melalui produk, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan olahraga nasional.
"Dari running dan trail running hingga yoga dan padel, arah yang ingin dibangun tetap sama: tumbuh bersama orang-orang yang menghidupkan olahraga Indonesia," pungkas Ananta.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Kolombia (ANTARA) - Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang wilayah selatan Peru pada Kamis waktu setempat dan memicu kepanikan di sejumlah wilayah, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Sementara itu, Institut Geofisika Peru (IGP) mencatat kekuatan gempa mencapai 7,2 magnitudo.
Gempa terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat (Jumat, 01.00 WIB) dengan kedalaman menengah, yakni 108 kilometer. Berdasarkan laporan Pusat Seismologi Nasional (CENSIS) milik IGP, episentrum gempa berada sekitar 35 kilometer di sebelah utara Coracora, Provinsi Parinacochas, Departemen Ayacucho.
Meski berkekuatan cukup besar, otoritas Peru dan lembaga penanggulangan bencana melaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan serius akibat peristiwa tersebut.
Ahli geofisika menjelaskan kedalaman gempa yang mencapai 108 kilometer membantu meredam sebagian besar energi seismik sebelum mencapai permukaan. Akibatnya, intensitas guncangan di sekitar episentrum berada pada skala III-IV Mercalli, yang tergolong guncangan ringan hingga sedang.
Guncangan gempa terasa cukup jelas di sejumlah wilayah Peru bagian selatan dan tengah. Sejumlah warga bahkan melaporkan merasakan getaran hingga ke ibu kota Lima.
Gempa ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas seismik di sejumlah wilayah utara dan selatan Peru. Menyusul serangkaian gempa tersebut, IGP mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memeriksa kembali prosedur evakuasi di rumah, serta memastikan perlengkapan darurat selalu siap digunakan.
Peru merupakan salah satu negara yang sering mengalami aktivitas gempa karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Salah satu gempa paling merusak dalam beberapa dekade terakhir terjadi pada 2007, ketika gempa berkekuatan 7,9 magnitudo mengguncang wilayah Ica dan menewaskan hampir 600 orang.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Korban gempa Kolombia capai 319 orang
Baca juga: Paus Leo sampaikan duka cita atas gempa bumi NTT
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jumat, 21 Agustus 2026 11:38 WIB
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Noor Farid menjalani pemeriksaan yang dilakukan KPK di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). ANTARA/HO-PWI Banyumas/aa.
Banyumas, Jawa Tengah (ANTARA) - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih menunggu penjelasan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang disebut melibatkan sejumlah pejabat perguruan tinggi tersebut.
Saat dikonfirmasi di Purwokerto, Jumat, Juru Bicara Unsoed Edi Santoso mengaku belum mengetahui secara pasti perkara yang sedang ditangani KPK maupun status hukum orang-orang yang menjalani pemeriksaan dalam proses tersebut.
"KPK sedang melakukan proses pemeriksaan, tetapi kami sendiri belum tahu sesungguhnya kasus apa dan orang-orang yang kemudian dibawa ke sana itu status hukumnya seperti apa," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, Unsoed untuk sementara belum mengambil sikap lebih lanjut karena masih menunggu adanya penetapan atau pernyataan resmi KPK mengenai perkara tersebut.
Menurut dia, pihak universitas akan menyampaikan sikap setelah memperoleh kejelasan resmi mengenai proses hukum yang sedang berlangsung.
"Kita tunggu kejelasan dulu, jadi sementara belum ada sikap apa-apa. Tentu kita akan menghormati semua proses hukum, tetapi tentang seperti apa, mari kita tunggu dari KPK," ucap Edi.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang disebut sebagai OTT ke-19 selama 2026 dengan mengamankan sejumlah jajaran Rektorat Unsoed.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.
"Ada Rektor juga," kata Setyo kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Setyo juga mengonfirmasi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed ProfNorman Arie Prayogo terjaring dalam OTT tersebut.
Namun saat ditanya apakah Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Prof Kuat Puji Prayitno maupun Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Humas Unsoed ProfWaluyo Handoko turut terjaring OTT, dia mengaku belum memperoleh pembaruan informasi dari jajarannya.
"Detail pihak yang dibawa ke Jakarta, saya belum update," katanya.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pangkalpinang (ANTARA) - Keberadaan sektor pertambangan timah masih memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan ekonomi masyarakat di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Kondisi ini membuat keberlangsungan tata niaga timah dan kepastian penjualan hasil tambang menjadi perhatian masyarakat, khususnya para penambang rakyat.
Ketua KNPI Belitung Timur, Wahyu Setiawan, menilai kepentingan masyarakat perlu menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan terkait pertambangan timah di Belitung Timur.
Menurut Wahyu, PT TIMAH memiliki posisi strategis karena menjadi perusahaan yang memiliki peran penting dalam tata kelola pertimahan di Belitung Timur. Karena itu, langkah perusahaan dalam mengakomodasi timah masyarakat dinilai memiliki arti penting bagi kehidupan ekonomi warga.
“Kalau langkah PT TIMAH ketika membeli timah di tengah masyarakat dengan keterbatasan regulasi, ya itu seharusnya sudah wajar dan sudah menjadi andilnya di Belitung Timur, khususnya. Karena PT TIMAH sendiri sebagai perusahaan tunggal yang ada di Beltim,” kata Wahyu dalam keterangan rilis yang diterima di Pangkalpinang, Jumat.
Wahyu menjelaskan, aktivitas pertambangan masih menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat Belitung Timur. Banyak warga menggantungkan pendapatan keluarga dari aktivitas menambang maupun kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan sektor tersebut.
Menurutnya, ketika hasil tambang masyarakat dapat dibeli melalui mekanisme yang tersedia, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penambang, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian daerah.
“Pembelian timah di masyarakat dapat membantu perputaran ekonomi daerah. Karena masyarakat masih bergantung di sektor pertambangan. Maka itu yang paling besarnya, sehingga mempengaruhi perekonomian yang ada di daerah, khususnya Belitung Timur,” katanya.
Wahyu menambahkan, ketika pembelian timah terhenti, dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pertambangan.
“Kalau memang tidak ada pembelian, makanya terjadi gejolak di masyarakat kemarin. Karena ketika timah itu tidak dibeli, masyarakat tambangnya juga tidak berpenghasilan, perekonomian pasti terganggu,” ujarnya.
Menurut Wahyu, persoalan pertambangan timah di Belitung Timur perlu dilihat secara lebih komprehensif. Regulasi dan tata kelola tetap diperlukan, tetapi penerapannya juga harus mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ia menilai masyarakat merupakan bagian penting yang harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan dan penerapan kebijakan.
“Norma tertinggi itu masyarakat yang diutamakan. Karena adanya hukum itu kan adanya masyarakat dulu. Kalau tidak ada masyarakat, tidak akan ada hukum,” tegasnya.
Karena itu, Wahyu berharap penyelesaian persoalan pertambangan tidak hanya berhenti pada perdebatan mengenai regulasi, tetapi juga mencari solusi atas persoalan penghidupan masyarakat. Ia menilai diperlukan solusi yang dapat mempertemukan kepentingan masyarakat, perusahaan, pemerintah, dan aspek legalitas pertambangan.
Ke depan, Wahyu berharap PT TIMAH bersama pemerintah dapat kembali membangun pola pengelolaan pertambangan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menambang. Menurutnya, perlu ada kajian mengenai wilayah yang masih memungkinkan untuk ditambang masyarakat sekaligus keterbukaan informasi mengenai lokasi dan potensi wilayah pertambangan.
“Bagaimana timah hari ini kembali ke masa dulu, tugas-tugas dan hal-hal yang dilakukan adalah mengajak masyarakat menambang di wilayah-wilayah yang memang sudah ditetapkan sebagai wilayah pertambangan,” ujarnya.
Wahyu mengingatkan, masyarakat di tingkat bawah pada dasarnya membutuhkan kepastian sederhana, yakni dapat menjual hasil tambangnya melalui mekanisme yang jelas dan legal.
“Kalau masyarakat bawah kemungkinan tidak terlalu faham dengan regulasi, yang penting mereka bisa menjual hasil timah mereka,” Tutupnya
Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
,,,,,,Untuk hari ini, jadwal semua penerbangan terpaksa dibatalkan. Bahkan maskapai Super Air Jet membatalkan penerbangan sampai 23 Agustus 2026,,,,,,
Singkawang (ANTARA) - Seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Singkawang, Kalimantan Barat pada Jumat ini, dihentikan sementara akibat kabut asap yang semakin tebal dan menyebabkan jarak pandang berada di bawah batas aman operasional penerbangan.
Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang Ilham Hafizi mengatakan, penghentian penerbangan dilakukan demi mengutamakan keselamatan penumpang, kru, dan pesawat.
“Untuk hari ini, jadwal semua penerbangan terpaksa dibatalkan. Bahkan maskapai Super Air Jet membatalkan penerbangan sampai 23 Agustus 2026,” kata Ilham di Singkawang, Jumat (21/8).
Ia menjelaskan, berbeda dengan Super Air Jet, pembatalan penerbangan TransNusa dilakukan secara harian dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca, kualitas udara, dan jarak pandang di sekitar bandara.
Menurut Ilham, kabut asap yang menyelimuti kawasan Bandara Singkawang dalam beberapa hari terakhir semakin pekat. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang belum memenuhi standar yang dipersyaratkan untuk keselamatan penerbangan.
“Kondisi kabut asap saat ini semakin parah, sehingga jarak pandang masih di bawah standar,” ujarnya.
Pihak Bandara Singkawang bersama BMKG dan instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca, kualitas udara, dan jarak pandang untuk menentukan kelayakan operasional penerbangan.
Ilham mengatakan operasional penerbangan akan kembali dilakukan apabila kondisi telah membaik dan jarak pandang memenuhi standar keselamatan penerbangan.
Ia mengimbau calon penumpang yang terdampak pembatalan untuk memantau perkembangan jadwal penerbangan dan melakukan pengecekan ulang melalui maskapai masing-masing.
Selain berdampak terhadap aktivitas penerbangan, kabut asap juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih berkabut asap.
Baca juga: Bandara Singkawang pastikan penerbangan normal meskipun ada kabut asap
Baca juga: Pemkot Singkawang usulkan penambahan apron bandara ke Kemenhub
Baca juga: Tim gabungan berjibaku padamkan karhutla di akses Bandara Singkawang
Pewarta: Narwati
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel areal konsesi PT Bintang Harapan Palma. Penyegelan lahan milik perusahaan kelapa sawit ini dilakukan karena tersangkut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Tindakan pengawasan itu dilakukan di areal konsesi PT Bintang Harapan Palma yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Pengawasan dilaksanakan pada 11-15 Agustus 2026 sebagai tindak lanjut atas ditemukannya sejumlah titik panas (hotspot) di wilayah tersebut.
Disebutkan, penyegelan itu menindaklanjuti arahan Menteri LH/Kepala BPLH Mohammad Jumhur Hidayat.
Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (GAKKUM LH) Rizal Irawan mengungkapkan hasil pemeriksaan lapangan, pengawas mengidentifikasi 2 lokasi kejadian kebakaran lahan yang terjadi pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
Lokasi pertama merupakan area yang mengalami kebakaran pada 27-29 Juli 2026, dengan koordinat -3.119795,105.26756.Berdasarkan hasil pemeriksaan, kebakaran berdampak pada sekitar 2,08 hektare (ha) lahan milik warga dan sekitar 1,77 ha area Hak Guna Usaha (HGU) PT Bintang Harapan Palma.
Lalu, lokasi kedua merupakan area yang mengalami kebakaran pada 4-8 Agustus 2026, dengan koordinat -3.105584,105.3126675. Kebakaran terjadi di area konsesi perusahaan yang berbatasan dengan wilayah konsesi PT Bumi Mekar Hijau, dengan luasan terdampak mencapai sekitar 454 ha.
"Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena kebakaran tersebut terjadi berulang pada wilayah yang berada dalam area konsesi perusahaan," kata Rizal dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
"Pengawasan dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan, mengidentifikasi luasan dan lokasi terdampak, serta mendalami kepatuhan dan tanggung jawab pelaku usaha dalam melakukan pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup di dalam wilayah konsesinya," sambungnya.
Apalagi, tambahnya, insiden serupa pernah terjadi pada tahun 2023. Saat itu, kebakaran lahan terjadi di lokasi konsesi PT Bintang Harapan Palma. Terhadap kejadian tersebut, telah dikenakan sanksi administratif dan gugatan perdata.
"Setiap pemegang izin atau pelaku usaha memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan pengelolaan lahannya tidak menimbulkan pencemaran maupun kerusakan lingkungan hidup," tegas Rizal.
"Kebakaran yang terjadi di dalam maupun di sekitar areal konsesi tidak boleh dipandang sebagai peristiwa kebakaran biasa. Kami akan melihat secara menyeluruh aspek pengelolaan lingkungan, termasuk bagaimana tanggung jawab korporasi dalam mencegah, menangani, dan memastikan kebakaran tidak meluas di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Setiap temuan akan kami dalami berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Sementara, jelasnya, Pengawas Lingkungan Hidup terus melakukan pengumpulan dan pendalaman informasi, termasuk terhadap kondisi lahan dan faktor-faktor yang berkaitan dengan terjadinya kebakaran.
"Hasil pengawasan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penegakan hukum selanjutnya sesuai dengan tingkat pelanggaran dan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.
"Pemasangan plang dan garis PPLH merupakan bagian dari tindakan pengawasan untuk menjaga lokasi serta memastikan proses pendalaman dapat dilakukan secara objektif. Seluruh fakta di lapangan akan dikaji, dan apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, kami akan mengambil langkah penegakan hukum sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku," ucapnya.
Rizal menegaskan, pengawasan terhadap kejadian kebakaran lahan pada areal konsesi merupakan bagian dari upaya memperkuat pengendalian dan penegakan hukum lingkungan hidup.
"Saat ini, proses pendalaman terhadap hasil pengawasan masih berlangsung. KLH/BPLH akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti-bukti yang diperoleh di lapangan," katanya.
"Tiga instrumen penegakan hukum yaitu Sanksi Administratif, Pidana, dan Perdata akan digunakan bagi pelaku pembakaran lahan yang terbukti terjadi berulang," pungkas Rizal.
KLH/BPLH Lakukan Penyegelan di Konsesi PT Bintang Harapan Palma. (dok. Kementerian Lingkungan Hidup) Foto: KLH/BPLH Lakukan Penyegelan di Konsesi PT Bintang Harapan Palma. (dok. Kementerian Lingkungan Hidup)
(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta (ANTARA) - Mahkamah Agung (MA) menertibkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026 sebagai petunjuk bagi para hakim di pengadilan umum dalam menangani perkara praperadilan.
“Mahkamah Agung menerbitkan SEMA ini untuk memberikan petunjuk bagi para hakim pada peradilan umum dalam menangani perkara praperadilan yang bersinggungan dengan pokok perkara yang akan atau telah di limpahkan ke pengadilan negeri,” kata Ketua MA Sunarto dikutip dari siaran pers YouTube Mahkamah Agung di Jakarta, Jumat.
Sunarto menjelaskan SEMA 3/2026 ini merupakan tindak lanjut dari adanya dinamika dalam praktek praperadilan terkait dengan penerapan Pasal 163 ayat (1) huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.
“Tujuan diterbitkannya SEMA ini untuk memberikan kepastian hukum terkait adanya perbedaan penanganan perkara praperadilan, serta untuk mewujudkan asas peradilan sederhana, cepat, dan berbiaya ringan,” ujarnya.
Dalam file peraturan SEMA 3/2026 diterangkan bahwa Pasal 163 ayat (1) huruf e UU KUHAP, yakni "selama pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam huruf c belum selesai, pemeriksaan pokok perkara di pengadilan tidak dapat diselenggarakan”.
Untuk memberikan kepastian hukum dan mewujudkan asal peradilan sederhana, cepat, dan berbiaya ringan, MA memberikan petunjuk sebagai berikut:
a. Apabila terdapat permohonan praperadilan yang telah didaftarkan atau diperiksa di pengadilan negeri, pokok perkara tetap dapat dilimpahkan namun pemeriksaan pokok perkara tidak dapat diselenggarakan sampai dengan adanya putusan praperadilan.
b. Praperadilan yang didaftarkan setelah pokok perkara dilimpahkan, tidak menghalangi pemeriksaan pokok perkara.
c. Terhadap permohonan praperadilan yang diajukan setelah pokok perkara dilimpahkan, maka permohonan praperadilan tetap diregistrasi, disidangkan, dan diputus dengan amar putusan yang menyatakan permohonan praperadilan tidak dapat diterima.
MA mengumumkan diterbitkannya SEMA Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelimpahan dan Penyelenggaraan Pemeriksaan Pokok Perkara Dalam Hal Terdapat Permohonan Praperadilan itu pada puncak peringatan HUT Ke-81 MA yang digelar Rabu (19/8).
SEMA tersebut ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 18 Agustus 2026 ditandatangani oleh Ketua MA Sunarto.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MA terbitkan SEMA 3/2026 petunjuk bagi hakim menangani praperadilan
Pewarta: Laily Rahmawaty
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.