Minggu, 20 September 2026 00:41 WIB
Petani menyelesaikan sisa panen cabai rawit merah pada tanaman lama di Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/HO-AACI Banjarnegara
Purwokerto (ANTARA) - Petani pegiat Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Teguh Suprapto mengatakan kemarau berkepanjangan dan masa transisi panen menyebabkan pasokan cabai berkurang sehingga memicu kenaikan harga di pasaran.
"Petani cabai di Banjarnegara sekarang memasuki masa transisi, dari tanaman yang sudah habis panen menuju tanaman yang menghadapi panen lagi. Tanaman yang baru ditanam belum banyak yang menghasilkan," katanya saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu.
Ia mengatakan kemarau berkepanjangan berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah sentra cabai.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat sebagian tanaman yang seharusnya masih berproduksi mengalami kekurangan air sehingga hasil panennya kurang optimal.
“Harga cabai rawit merah di tingkat petani saat ini sekitar Rp55 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah keriting mencapai sekitar Rp42 ribu per kilogram. Sementara harga cabai rawit hijau di tingkat petani pada Jumat (18/9) berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram,” katanya.
Ia memperkirakan pasokan cabai dari Banjarnegara mulai meningkat pada Oktober-November seiring tanaman baru memasuki masa panen.
Akan tetapi, kata dia, sebagian tanaman di wilayah Banjarnegara bagian atas diperkirakan baru mulai dipanen pada akhir Oktober.
"Umur panennya di sini memang lebih lambat. Mungkin akhir Oktober mulai panen, kemudian Oktober-November akan semakin banyak," katanya.
Ia mengatakan kondisi masa transisi panen juga kemungkinan terjadi di sejumlah daerah sentra cabai lain yang terdampak kemarau berkepanjangan.
Menurut dia, berkurangnya ketersediaan air menyebabkan sebagian tanaman lebih cepat rusak dan mengering sehingga produktivitas cabai menurun.
Dengan kondisi pasokan yang masih terbatas, kata dia, harga cabai di pasar masih berpotensi mengalami kenaikan sebelum produksi dari tanaman baru meningkat.
Teguh mengharapkan panen yang mulai berlangsung pada Oktober-November dapat meningkatkan pasokan cabai sehingga harga kembali lebih stabil.
Sementara di Pasar Manis, Purwokerto, harga cabai merah besar dalam dua pekan terakhir masih bertahan di kisaran Rp60.000 per kilogram setelah mengalami kenaikan dari Rp55.000/kg.
Kondisi serupa juga terjadi pada cabai rawit merah yang bertahan di kisaran Rp75.000/kg setelah mengalami kenaikan harga dari Rp72.500/kg sejak dua pekan lalu.
Selanjutnya, harga cabai merah keriting naik dari Rp55.000/kg menjadi Rp60.000/kg sejak Kamis (17/9), sedangkan harga cabai rawit hijau naik dari Rp55.000/kg menjadi Rp65.000/kg sejak awal September.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, kenaikan harga cabai berkaitan dengan proses regenerasi tanaman di tingkat petani.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat pasokan cabai ke pasar untuk sementara terbatas.
"Petani sedang regenerasi tanaman. Yang lama menghabiskan sisa tanam, kemudian yang baru ini masih menunggu panen," katanya di Purwokerto, Jumat (11/9).
Ia mengharapkan pasokan kembali normal setelah tanaman baru memasuki masa panen sehingga tekanan terhadap harga cabai dapat berkurang.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Minggu, 20 September 2026 00:39 WIB
Anggota Komisi Yudisial (KY) Abhan memberi keterangan pers di sela Diskusi Terbatas KY RI bersama DPC Peradi Purwokerto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Sumarwoto
Banyumas, Jawa Tengah (ANTARA) - Anggota Komisi Yudisial (KY) Abhan mengajak advokat yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) memperkuat sinergi guna mewujudkan proses peradilan yang bersih dan berintegritas.
"Tujuan kami memang menyosialisasikan tugas dan fungsi KY kepada masyarakat, termasuk jajaran advokat. Advokat merupakan salah satu penegak hukum sehingga kami berharap dapat membangun sinergitas dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum," katanya di sela Diskusi Terbatas KY RI bersama DPC Peradi Purwokerto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.
Dalam diskusi bertema "Menjaga Integritas dalam Penegakan Hukum" sebagai upaya memperkuat pemahaman advokat mengenai tugas dan fungsi KY dalam menjaga perilaku hakim, dia mengatakan advokat memiliki posisi penting dalam menjaga integritas proses peradilan karena dalam menjalankan profesinya kerap berinteraksi dengan hakim dan lembaga peradilan.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak advokat bersama-sama menjaga proses persidangan agar berlangsung sesuai koridor hukum serta mencegah munculnya praktik transaksional dalam penanganan perkara.
"Ketika beracara, mari jangan melakukan tindakan yang sifatnya transaksional dan sebagainya. Kita memurnikan bahwa ketika beracara itu berdasarkan argumentasi hukum," katanya.
Ia menjelaskan kewenangan KY adalah menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku hakim.
Menurut dia, kewenangan tersebut berbeda dengan kewenangan untuk menilai substansi atau benar-salahnya suatu putusan pengadilan.
"Kalau tidak puas dengan putusan ini karena pertimbangannya dianggap salah, itu bukan ranah kami. Itu ranah teknis yudisial dan ada upaya hukum banding atau kasasi," ucap Abhan.
Sebaliknya, kata dia, dugaan pelanggaran perilaku hakim dalam proses penanganan perkara dapat dilaporkan kepada KY untuk diproses sesuai kewenangan lembaga tersebut.
Ia mencontohkan hakim yang sedang menangani perkara tidak diperbolehkan membahas perkara tersebut dengan pihak yang sedang berperkara di luar persidangan karena berpotensi menimbulkan persoalan integritas.
"Interaksinya ketika di sidang. Di luar sidang kalau mempersoalkan perkaranya tidak boleh. Ini untuk menghindari potensi-potensi konflik kepentingan dan sebagainya," ujarnya.
Abhan mengatakan KY telah menerima dan menindaklanjuti banyak laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran perilaku hakim.
Menurut dia, hasil pemeriksaan atas laporan yang memenuhi ketentuan dapat menjadi dasar bagi KY memberikan rekomendasi kepada Mahkamah Agung (MA) untuk menjatuhkan sanksi.
Ia menyebut laporan yang diterima KY jumlahnya mencapai seribu. Namun, tidak seluruh laporan memenuhi unsur dugaan pelanggaran perilaku hakim karena sebagian berkaitan dengan ketidakpuasan masyarakat terhadap putusan pengadilan.
"Kalau laporan terkait perilaku, ada yang misalnya dianggap berpihak. Ada juga yang dianggap tidak profesional atau ketika menjalankan persidangan ditunda beberapa kali tanpa alasan yang disampaikan," kata dia.
Menurut dia, pemahaman mengenai batas kewenangan KY penting diketahui advokat maupun masyarakat agar pengaduan yang disampaikan sesuai dengan ranah yang dapat ditangani lembaga tersebut.
Abhan mengharapkan forum bersama DPC Peradi Purwokerto tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi antara KY dengan advokat dalam menjaga integritas penegakan hukum.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Minggu, 20 September 2026 00:38 WIB
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kiri) menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan pedagang dalam pembukaan Festival Pasar Rakyat Kabupaten Banyumas 2026 di Pasar Rakyat Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas
Banyumas (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong penguatan pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui Festival Pasar Rakyat Kabupaten Banyumas 2026 di Pasar Rakyat Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.
Saat membuka festival di Pasar Rakyat Sokaraja, ia mengatakan pasar rakyat tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari, juga sumber penghidupan pedagang, pusat interaksi sosial-ekonomi, serta ruang tumbuh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Pasar rakyat merupakan bagian penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat," katanya menegaskan.
Ia mengharapkan festival tersebut menjadi momentum mengembalikan keramaian pasar, meningkatkan kunjungan dan transaksi perdagangan, sekaligus membangun citra pasar rakyat yang lebih baik, menarik, modern, dan berdaya saing.
Selain itu, kata dia, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi pasar yang berpindah-pindah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh pedagang dan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kebersihan dan kenyamanan Pasar Rakyat Sokaraja agar masyarakat semakin tertarik berbelanja di pasar tradisional.
"Saya harapkan Pasar Sokaraja bisa bersih seperti Pasar Manis. Tidak harus persis seperti Pasar Manis, tetapi bersih, sehingga pembelinya nyaman, pedagangnya nyaman, dan dagangannya laris," katanya.
Ia juga mendorong petani milenial membuka gerai di Pasar Sokaraja untuk memperkuat rantai pasok produk pertanian lokal sekaligus mempertemukan produsen dengan pelaku usaha dan konsumen.
"Saya harapkan anak-anak muda milenial yang bergerak di bidang pertanian itu dapat juga membuka gerai di Pasar Sokaraja. Mungkin bulan depan sudah bisa, mudah-mudahan," kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan Festival Pasar Rakyat Banyumas 2026 mengusung tema "Pasar Rakyat Maju, UMKM Tumbuh, Ekonomi Banyumas Tangguh" dengan sejumlah inovasi, antara lain penerapan QRIS transaksi jual-beli bekerja sama dengan Bank Jateng, peluncuran Koperasi Pasar Rakyat dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pasar Rakyat Sokaraja, serta penjualan digital melalui GrabMart.
“Festival Pasar Rakyat Banyumas 2026 tidak hanya meningkatkan aktivitas dan daya tarik pasar, juga menjadi momentum mendorong modernisasi serta penguatan ekosistem ekonomi di Pasar Sokaraja,” katanya.
Salah seorang pedagang makanan ringan, Iin menyambut baik festival tersebut karena berharap pasar kembali ramai dan berkembang.
"Saya senang dengan adanya kegiatan ini karena mudah-mudahan pasarnya jadi ramai. Harapannya pasar tradisional lebih maju, lebih berkembang, dan lebih ramai lagi seperti dulu sebelum ada penjualan secara online," katanya.
Dia juga berharap pasar tradisional dapat mengikuti perkembangan teknologi melalui layanan penjualan daring agar pedagang mampu menjangkau konsumen lebih luas.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Minggu, 20 September 2026 - 00:33 WIB
VIVA – Reaksi Andre Taulany soal calon istrinya, Amanda Rigby yang disebut mirip dengan sang mantan istri, Erin, mencuri perhatian. Berita tersebut langsung mendulang banyak klik hingga mengantarkannya ke deretan terpopuler, khususnya kanal Showbiz.
Baca Juga
Profil Dewi Gita yang tetiba terseret dugaan perselingkuhan Andre Taulany juga tak kalah diburu. Belum lagi soal Jule yang ditangkap polisi terkait kepemilikan narkoba. Berikut rangkuman lengkap daftar berita terpopuler kanal Showbiz, edisi Sabtu 19 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Reaksi Andre Taulany, Amanda Rigby Dibilang Mirip Erin
Baca Juga
Photo :
Kabar kedekatan Andre Taulany dan Amanda Rigby semakin menjadi sorotan. Setelah ramai disebut bakal membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan, kini Amanda justru dibandingkan dengan mantan istri Andre, Rien Wartia Trigina atau Erin.
Baca Juga
Perbandingan tersebut muncul di media sosial. Sejumlah warganet membagikan foto Amanda Rigby dan Erin ketika masih muda, lalu menilai keduanya memiliki kemiripan dari segi karakter wajah.
Baca selengkapnya di sini.
Profil Dewi Gita: Tetiba Terseret Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany, Dirumorkan Sebagai Sosok Degoy
Photo :
Nama Dewi Gita belakangan ikut menjadi perhatian setelah muncul di tengah ramainya isu dugaan perselingkuhan yang dikaitkan dengan Andre Taulany.
Nama istri Armand Maulana tersebut muncul dalam spekulasi warganet yang mencoba mengidentifikasi sosok perempuan bernama "Degoy" dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp yang beredar di media sosial. Sosok tersebut sebelumnya disebut-sebut memiliki hubungan dengan Andre Taulany.
Baca selengkapnya di sini.
Sebelum Ditangkap Kasus Narkoba, Jule Sempat Bikin Heboh Gegara 5 Kontroversi Ini
Photo :
Nama Julia Prastini alias Jule kembali menjadi perhatian publik setelah dikabarkan diamankan polisi terkait dugaan kasus narkoba.
Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Ade Mona Prihatna membenarkan adanya penanganan terhadap seorang selebgram wanita berinisial JP. Jule disebut diamankan sejak Senin, 14 September 2026, di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Baca selengkapnya di sini.
Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Diamankan di Apartemen Jaksel
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Photo :
Julia Prastini alias Jule kembali menjadi perhatian publik. Selebgram tersebut kini terseret perkara hukum setelah dikonfirmasi diamankan oleh polisi terkait kasus narkoba.
Halaman Selanjutnya
Kabar penangkapan Jule dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Ade Mona Prihatna pada Sabtu, 19 September 2026.
Jakarta (ANTARA) - Pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa tidak mendapatkan poin pada balapan pertama GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu, yang membuatnya gagal menuntaskan Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di tiga besar klasemen akhir.
Laman penyelenggara menyebutkan Kiandra menuntaskan balapan di posisi ke-16, yang dimenangkan oleh Fernando Bujosa, disusul Kristian Daniel Jr di peringkat kedua dan Fynn Kratochwil di urutan ketiga.
Kiandra menduduki peringkat kedelapan klasemen pembalap dengan 106 poin, berselsih 53 poin dari peringkat ketiga klasemen Ryota Ogiwara.
Karena musim 2026 Red Bull MotoGP Rookies Cup hanya menyisakan satu balapan lagi, yakni race kedua GP Austria, Minggu (20/9), maka perolehan poin Ogiwara tidak akan terkejar oleh Kiandra meskipun dia memenangi race tersebut (yang akan mendapatkan 25 poin).
Ketidakberhasilan Kiandra menuntaskan musim 2026 minimal di posisi ketiga membuat kesempatannya berkompetisi di Moto3 2027 mengecil.
Sesuai regulasi, peringkat tiga besar Red Bull MotoGP Rookies Cup bisa mengikuti Moto3 meski umur belum mencapai 18 tahun, yang menjadi syarat usia minimal pembalap Moto3 sampai MotoGP. Namun, pembalap itu wajib setidak-tidaknya berumur 17 tahun ketika musim Moto3 bergulir.
Regulasi itulah yang membuat pembalap Indonesia lainnya, Veda Ega Pratama, dapat berpartisipasi di Moto3 2026 meski baru 17 tahun. Pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Veda menyelesaikan musim di posisi kedua klasemen akhir.
Baca juga: Kiandra Ramadhipa finis ke-11 balapan kedua Rookies Cup San Marino
Peluang Kiandra menembus Moto3 2027 belum tertutup. Sebabnya, pembalap asal Sleman, DI Yogyakarta, itu masih terlibat di Kejuaraan Dunia FIM Moto3 Junior 2026.
Di kejuaraan tersebut, Kiandra berada di posisi kelima klasemen dengan 80 poin, cuma berjarak 21 poin dari peringkat ketiga Giulio Pugliese (101 poin).
Ada empat balapan tersisa di Kejuaraan Dunia FIM Moto3 Junior 2026, yakni dua balapan di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, 25-27 September dan dua balapan di Sirkuit Misano, Rimini, Italia, 16-18 Oktober.
Kalau mengunci tempat di tiga besar kejuaraan itu, Kiandra yang akan berusia 17 tahun pada 4 Desember 2026 memenuhi syarat memperkuat satu tim di Moto3 2027.
Juara Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 akan diketahui sampai balapan pamungkas di Austria.
Benat Fernandez yang berada di puncak klasemen dengan 164 poin, Fernando Bujosa di posisi kedua (160 poin) dan Ryota Ogiwara (159 poin) menjadi tiga pembalap yang bersaing memperebutkan status juara.
Posisi tiga besar itu tak akan tergeser lantaran peringkat keempat Kristian Daniel Jr, mengantongi 130 poin.
Baca juga: Kiandra Ramadhipa gagal finis di race pertama Rookies Cup San Marino
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, SUMBAWA, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, resmi menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk 55 motif tenun Kre Alang. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis memperkuat pelindungan warisan budaya sekaligus mendorong pengembangan produk tenun lokal agar lebih berdaya saing.
Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar dokumen administratif. Menurutnya, ini merupakan langkah awal yang krusial untuk mendokumentasikan, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan budaya Sumbawa.
"Ini bukan akhir, tetapi merupakan awal untuk melestarikan Kre Alang. Ini tugas bersama untuk terus melestarikan dan mewariskan Kre Alang kepada generasi muda agar kelestariannya tetap terjaga," ujar Bupati dalam keterangannya di Sumbawa, Sabtu.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, kepada Bupati di Aula Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, pada Jumat (18/9). Bupati menekankan bahwa setiap motif perlu dilengkapi literasi mengenai sejarah dan maknanya untuk memperkuat identitas produk serta meningkatkan nilai tambah.
Ia menilai pelestarian Kre Alang tidak cukup hanya dengan mempertahankan keberadaan penenun. Perluasan pemanfaatan motif agar produk tenun dapat masuk dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki pasar yang lebih luas juga menjadi fokus utama. "HAKI penting agar jangan sampai kekayaan budaya kita diklaim dan diakui oleh pihak lain," tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Sumbawa telah mengeluarkan surat imbauan kepada aparatur sipil negara (ASN) dan instansi pemerintah. Mereka diimbau untuk menggunakan pakaian bermotif Kre Alang setidaknya sekali dalam sepekan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan produk tenun lokal sekaligus menciptakan pasar yang berkelanjutan bagi para perajin.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, mengapresiasi komitmen Pemkab Sumbawa dalam mendukung pelindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Ia menyebut pendataan dan sertifikasi 55 motif tenun Sumbawa merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan produk bernilai ekonomi.
"Sekarang tinggal bagaimana membuat 55 motif tenun tersebut menjadi ada barangnya di pasaran, bukan cuma sekadar di atas kertas saja," ujarnya. Ia mendorong pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk terus menginventarisasi kekayaan budaya Sumbawa yang belum terdokumentasi dan mendaftarkannya sebagai KIK. Langkah ini dinilai penting untuk membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, da Fitria Syarafuddin Jarot, mengatakan sertifikasi 55 motif Kre Alang merupakan langkah awal untuk menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus memperkuat ekosistem tenun daerah. Ia menyebutkan bahwa penenun Kre Alang saat ini masih didominasi generasi berusia di atas 50 tahun dengan jumlah yang relatif terbatas.
Kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan produksi. Oleh karena itu, diperlukan upaya regenerasi penenun dan pengenalan Kre Alang kepada generasi muda. Selain regenerasi, pihaknya mendorong pengembangan produk turunan berbahan dan bermotif Kre Alang agar penggunaannya tidak terbatas pada kebutuhan adat dan kegiatan seremonial saja.
"Selain itu, kita juga harus memikirkan bagaimana membuat produk turunan dari Kre Alang. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?" katanya. Ia berharap pengembangan produk turunan, perluasan pasar, dan regenerasi penenun dapat berjalan beriringan sehingga pelindungan budaya melalui sertifikasi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Dan yang sudah melanggar kemarin, yang fortifikasi, izinnya dicabut. Saya perintahkan izinnya dicabut izinnya.
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Ajbar meminta pelaku usaha memastikan kandungan gizi beras fortifikasi sesuai klaim kemasan, guna menjamin hak konsumen dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan bergizi tersebut.
"Karena harapannya (beras fortifikasi yang dibeli masyarakat, Red) benar-benar punya kandungan tertentu. Tentu saja menimbulkan perbedaan proses produksi. Nah, kita berharap kekayaan fortifikasi itu berbanding lurus dengan kandungan yang dimiliki beras (fortifikasi) itu,” kata Ajbar terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Ia menegaskan pelaku usaha harus memastikan kandungan gizi beras fortifikasi sesuai klaim pada kemasan, serta memenuhi ketentuan proses produksi dan informasi produk sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
"Pelaku usaha harus memastikan proses produksi, kandungan gizi, dan informasi produk memenuhi ketentuan sebelum beras dipasarkan," ujarnya pula.
Ajbar mengatakan beras fortifikasi merupakan produk yang diperkaya dengan penambahan zat gizi tertentu, sehingga komposisi yang tercantum pada kemasan harus mencerminkan kandungan sebenarnya.
“Kehadiran beras fortifikasi itu dalam rangka penyiapan beras berkualitas tinggi. Itu dengan berbagai kandungan vitamin dengan mekanisme atau pola fortifikasi," katanya lagi.
Menurut Ajbar, pelaku usaha perlu memastikan proses produksi, kandungan gizi, dan informasi pada kemasan sesuai dengan kondisi produk. Dengan demikian, konsumen menerima beras fortifikasi sesuai dengan kandungan yang tercantum.
“Nah, saya berharap kepada semua teman-teman, pengusaha penggilingan, pengusaha beras, untuk menaati secara serius bahwa apa yang tertera di kemasan kita itu benar-benar sesuai dengan kandungan yang dimiliki,” ujarnya pula.
Selain mutu dan kandungan gizi, harga beras fortifikasi juga perlu dijaga agar tetap terjangkau. Ajbar meminta harga ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya produksi dan proses fortifikasi secara wajar.
“Saya berharap harga beras fortifikasi ini juga bisa bagaimana diseimbangkan dengan biaya produksi dan biaya dampak dari penambahan berbagai kandungan vitamin dari fortifikasi,” kata Ajbar.
Dorongan tersebut sejalan dengan kebutuhan menjaga agar beras fortifikasi berkembang sebagai produk pangan bergizi yang dapat diakses masyarakat.
Harga perlu mencerminkan proses produksi dan kandungan gizi yang benar-benar terdapat dalam produk, sehingga konsumen memperoleh manfaat yang sepadan dengan harga yang dibayarkan.
“Kira-kira ada keseimbangan dan saya berharap tidak dimanfaatkan secara sporadis kalau memiliki kandungan tiba-tiba harga tanpa limit itu," ujarnya pula.
"Kita berharap benar-benar bisa dinikmati dan saya berharap bahwa beras fortifikasi pun memungkinkan bisa dinikmati sama masyarakat kita, sehingga harganya bisa ditata dengan baik,” katanya pula.
Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan temuan 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Sebanyak 25 merek beras fortifikasi tidak memenuhi kandungan dan mutu sesuai SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.
Adapun merek beras yang diduga melakukan pelanggaran adalah WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.
Atas temuan tersebut, pemerintah mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penarikan produk dari peredaran, mencabut izin, serta memproses pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Amran menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku usaha yang memanipulasi beras fortifikasi. Pengawasan diperketat dan pelanggaran akan ditindak, termasuk pencabutan izin bagi produk yang terbukti tidak memenuhi ketentuan.
“Sekarang beras fortifikasi, yang melakukan manipulasi ditindak tegas, beri hukuman seberat-beratnya. Itu diawasi. Kami sudah minta Sestama (Sekretaris Utama), Deputi (Bapanas) yang baru kami lantik, awasi, tindak," kata Amran.
"Dan yang sudah melanggar kemarin, yang fortifikasi, izinnya dicabut. Saya perintahkan izinnya dicabut izinnya,” kata Amran pula.
Baca juga: 25 merek beras fortifikasi tak penuhi standar, ini daftarnya
Baca juga: Mentan: Beras premium di ritel aman usai 25 merek fortifikasi ditarik
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Banjarmasin (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan meminta keluarga korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang belum memberikan informasi segera menyampaikan data keluarga korban yang hilang untuk membantu proses identifikasi lancar.
Anggota Tim DVI Polda Kalsel dokter Supriadi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima lebih dari 100 data antemortem dari pihak keluarga baik di Pelabuhan Trisakti maupun dari sejumlah rumah sakit melalui posko antemortem.
“Keluarga korban yang belum memberikan informasi terkait keluarga atau korban yang hilang, termasuk jika ada korban temuan baru, bisa segera menyampaikan data-data di Posko Ante Mortem kami di Pelabuhan Trisakti dan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” kata Supriadi.
Pada Sabtu (19/9), Tim DVI Polda Kalsel berhasil mengidentifikasi tiga korban meninggal dunia, setelah sebelumnya enam korban telah diidentifikasi, sehingga seluruh korban meninggal yang ditemukan tim SAR gabungan telah berhasil diidentifikasi.
Baca juga: Basarnas fokuskan 12 penyelam terbaik operasi bawah laut KM Virgo
Hingga hari ketujuh operasi SAR, Sabtu malam, pukul 21.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 117 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia, sementara masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita hingga akhirnya ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Baca juga: KN SAR Kamajaya bawa 89 personel maksimalkan pencarian korban KM Virgo
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Arsenal tumbang 0-3 di kandang Brighton and Hove Albion di Amex Stadium pada Sabtu setelah dibobol Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Arsenal di Liga Inggris musim ini. The Gunners tetap berada di posisi kedua dengan 12 poin dari lima pertandingan.
Brighton naik ke posisi ketiga dengan 10 poin. Tim asuhan Fabian Hurzeler kini hanya dua poin di bawah Arsenal, demikian laman Liga Premier.
Brighton langsung mengancam pada menit ke-6 saat Kostoulas menerima umpan terobosan di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang digagalkan kiper David Raya.
Arsenal merespons melalui Bruno Guimaraes pada menit ke-18. Guimaraes melepaskan tembakan first-time dari jarak menengah yang melebar tipis dari tiang kanan.
Brighton memecah kebuntuan pada menit ke-31. Gross mendapatkan ruang di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat yang membentur tiang sebelum masuk ke sudut kanan bawah gawang Arsenal.
Tuan rumah mengancam melalui Yasin Ayari pada menit ke-39, tapi tembakannya melebar.
Brighton menggandakan keunggulan menjelang turun minum. Kostoulas melakukan aksi individual sebelum melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri bawah gawang Arsenal.
Pada babak kedua, Brighton mencetak gol ketiga pada menit ke-57 melalui Chema Andres yang memenangkan duel udara di dalam kotak penalti dan menyundul bola hasil sepak pojok ke sudut kanan bawah.
Arsenal berusaha memperkecil ketertinggalan, tapi sundulan Riccardo Calafiori pada menit ke-72 melebar dari sasaran.
Kai Havertz juga hampir mencetak gol pada menit ke-78. Menerima bola di dekat tepi kotak penalti, Havertz melepaskan tembakan ke arah tiang kiri, yang masih bisa diatasi kiper Brighton.
Brighton hampir menambah gol keempat pada menit ke-90. Matt O'Riley berhasil masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar ke arah tiang kanan, tetapi Raya kembali melakukan penyelamatan.
Susunan pemain
Brighton (4-2-3-1): Bart Verbruggen; Ferdi Kadioglu, Luka Vuskovic, Pascal Struijk, Olivier Boscagli; Chema Andres, Yasin Ayari; Diego Gomez, Pascal Gross, Maxim De Cuyper; Charalampos Kostoulas.
Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Jurrien Timber, Ezri Konsa, Gabriel Magalhaes, Riccardo Calafiori; Declan Rice, Bruno Guimaraes; Bukayo Saka, Martin Odegaard, Christos Tzolis; Kai Havertz.
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Baru baru ini ramai diperbincangkan di sosial media mengenai Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan voting secara online dalam pemilihan State Duma Rusia.
Nah yang menarik adalah bukan karena proses voting-nya, tetapi karena ada detail kecil di layar komputer yang digunakan Putin, karena dalam rekaman yang dirilis Kremlin, terlihat watermark “Activate Windows” di bagian kanan bawah layar komputer tersebut. Detail ini kemudian menjadi perhatian pengguna internet dan ramai dibicarakan di media sosial.

Nah, tulisan “Activate Windows” memang biasanya muncul ketika instalasi Windows belum berhasil diaktivasi. Microsoft menjelaskan bahwa activation digunakan untuk memverifikasi bahwa salinan Windows yang digunakan sudah genuine dan memenuhi ketentuan lisensi.
TONTON JUGA:
Sebelum kamu menuduh Presiden Rusia ini menggunakan Windows bajakan, kamu perlu baca artikel ini dulu guys Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Windows Original, Bajakan, dan Belum Teraktivasi, karena bisa dibilang notifikasi tersebut hanya menandakan Windows belum diaktivasi saja.
Jadi, klaim bahwa “komputer Putin menggunakan Windows bajakan” sebaiknya dianggap sebagai dugaan, bukan fakta yang sudah terkonfirmasi.
Untuk konteksnya, Putin melakukan voting secara elektronik dalam pemilihan anggota State Duma Rusia yang berlangsung pada 18 sampai 20 September 2026. Rusia memang menyediakan mekanisme remote electronic voting untuk pemilu tersebut.
Dalam video tersebut, Putin terlihat menggunakan komputer dari kantornya untuk memberikan suara. Setelah proses voting selesai, kamera memperlihatkan layar komputer dan watermark “Activate Windows” tersebut terlihat cukup jelas.
Dan tentu saja, internet langsung bereaksi dan banyak pengguna kemudian menjadikan watermark tersebut sebagai bahan meme. Ada yang merasa lucu karena sebuah komputer yang digunakan dalam momen resmi kenegaraan justru memperlihatkan pesan aktivasi Windows yang biasanya kita temui di PC pribadi.
Nah beberapa laporan yang beredar juga menyebut harga Windows 11 legal mulai dari $139. Namun angka tersebut sebaiknya tidak dijadikan bukti bahwa komputer Putin memang menggunakan Windows tanpa lisensi.
Pasalnya, watermark “Activate Windows” hanya menunjukkan adanya masalah atau status activation Windows, bukan informasi mengenai apakah perangkat tersebut menggunakan software bajakan atau tidak.
Karena kadang, pesan tersebut akibat product key bermasalah, lisensi digital tidak lagi terdeteksi, perubahan hardware atau kendala server, jadi untuk sekarang, bagian yang bisa kita pastikan adalah satu: watermark “Activate Windows” memang terlihat pada rekaman saat Putin melakukan voting online.
Namun soal apakah Windows tersebut benar-benar ilegal atau hanya belum teraktivasi, belum ada konfirmasi resmi mengenai hal itu. Nah, yang cukup disayangkan, masih banyak pengguna yang langsung menganggap bahwa munculnya watermark tersebut berarti Windows yang digunakan adalah bajakan. Padahal, status “Windows belum diaktivasi” dan “Windows bajakan” merupakan dua hal yang berbeda.
Bahkan Microsoft sendiri menjelaskan bahwa proses activation hanya memastikan product key atau digital entitlement valid untuk konfigurasi hardware tertentu, bukan menentukan apakah salinan Windows tersebut genuine atau tidak.
Jadi untuk kasus Putin ini, kita sebaiknya cukup menyebut bahwa Windows pada komputer tersebut terlihat belum teraktivasi, tanpa langsung menyimpulkan bahwa software yang digunakan adalah bajakan.
Tapi bagaimana menurutmu? Apakah kamu pernah mengalami kejadian serupa dimana Windows tiba-tiba menampilkan watermark “Activate Windows”? Komen di bawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Previous Post