Banyumas dorong revitalisasi pasar rakyat lewat festival

calendar_today 19.09.2026 - person  - timer ~

Banyumas dorong revitalisasi pasar rakyat lewat festival

Minggu, 20 September 2026 00:38 WIB

Image Print

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kiri) menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan pedagang dalam pembukaan Festival Pasar Rakyat Kabupaten Banyumas 2026 di Pasar Rakyat Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas

Banyumas (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong penguatan pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui Festival Pasar Rakyat Kabupaten Banyumas 2026 di Pasar Rakyat Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

Saat membuka festival di Pasar Rakyat Sokaraja, ia mengatakan pasar rakyat tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari, juga sumber penghidupan pedagang, pusat interaksi sosial-ekonomi, serta ruang tumbuh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pasar rakyat merupakan bagian penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat," katanya menegaskan.

Ia mengharapkan festival tersebut menjadi momentum mengembalikan keramaian pasar, meningkatkan kunjungan dan transaksi perdagangan, sekaligus membangun citra pasar rakyat yang lebih baik, menarik, modern, dan berdaya saing.

Selain itu, kata dia, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi pasar yang berpindah-pindah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh pedagang dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kebersihan dan kenyamanan Pasar Rakyat Sokaraja agar masyarakat semakin tertarik berbelanja di pasar tradisional.

"Saya harapkan Pasar Sokaraja bisa bersih seperti Pasar Manis. Tidak harus persis seperti Pasar Manis, tetapi bersih, sehingga pembelinya nyaman, pedagangnya nyaman, dan dagangannya laris," katanya.

Ia juga mendorong petani milenial membuka gerai di Pasar Sokaraja untuk memperkuat rantai pasok produk pertanian lokal sekaligus mempertemukan produsen dengan pelaku usaha dan konsumen.

"Saya harapkan anak-anak muda milenial yang bergerak di bidang pertanian itu dapat juga membuka gerai di Pasar Sokaraja. Mungkin bulan depan sudah bisa, mudah-mudahan," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan Festival Pasar Rakyat Banyumas 2026 mengusung tema "Pasar Rakyat Maju, UMKM Tumbuh, Ekonomi Banyumas Tangguh" dengan sejumlah inovasi, antara lain penerapan QRIS transaksi jual-beli bekerja sama dengan Bank Jateng, peluncuran Koperasi Pasar Rakyat dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pasar Rakyat Sokaraja, serta penjualan digital melalui GrabMart.

“Festival Pasar Rakyat Banyumas 2026 tidak hanya meningkatkan aktivitas dan daya tarik pasar, juga menjadi momentum mendorong modernisasi serta penguatan ekosistem ekonomi di Pasar Sokaraja,” katanya.

Salah seorang pedagang makanan ringan, Iin menyambut baik festival tersebut karena berharap pasar kembali ramai dan berkembang.

"Saya senang dengan adanya kegiatan ini karena mudah-mudahan pasarnya jadi ramai. Harapannya pasar tradisional lebih maju, lebih berkembang, dan lebih ramai lagi seperti dulu sebelum ada penjualan secara online," katanya.

Dia juga berharap pasar tradisional dapat mengikuti perkembangan teknologi melalui layanan penjualan daring agar pedagang mampu menjangkau konsumen lebih luas.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.