Mendukbangga ungkap manfaat kontrasepsi pria bagi generasi penerus

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Yang lebih penting adalah memastikan bahwa dengan cara ini (penggunaan kontrasepsi) maka generasi penerus Indonesia ke depan lebih baik, karena mendapatkan asupan gizi lebih baik, mendapatkan asupan asuhan dari pengasuhan yang baik...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan penggunaan kontrasepsi oleh pria menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi penerus yang lebih baik melalui perencanaan keluarga.

"Yang lebih penting adalah memastikan bahwa dengan cara ini (penggunaan kontrasepsi) maka generasi penerus Indonesia ke depan lebih baik, karena mendapatkan asupan gizi lebih baik, mendapatkan asupan asuhan dari pengasuhan yang baik, kemudian tambah baik karena mendapatkan asupan kesehatan yang mungkin reproduksinya sehat," kata Mendukbangga Wihaji.

Hal tersebut dia sampaikan dalam Webinar Nasional KB Pria Seri Ketiga bertajuk "Berbagi Peran dengan Istri: Peran Suami dalam Kesehatan Reproduksi dan Perencanaan Keluarga Dalam Rangka Hari Kontrasepsi Sedunia 2026" seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut Mendukbangga Wihaji menyampaikan Keluarga Berencana (KB) tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga berkenaan dengan upaya keluarga dapat merencanakan kehidupan dan pengasuhan anak secara lebih baik.

Baca juga: Kemendukbangga ajak suami ikut berperan dalam perencanaan keluarga

Sejalan dengan itu, menurut dia, perencanaan keluarga perlu dilakukan guna memaksimalkan pengasuhan anak, kesehatan ekonomi, kesehatan reproduksi, serta kesehatan mental.

Mendukbangga Wihaji menegaskan penggunaan kontrasepsi merupakan salah satu metode dalam KB yang memberikan ruang bagi pasangan untuk mengatur dan mengendalikan perencanaan keluarga.

"Ini pilihan, negara memberikan ruang, pemerintah memberikan tempat dan ini bagian dari keadilan, utamanya itu," kata dia.

Baca juga: Kemendukbangga perkuat edukasi kontrasepsi pria untuk luruskan mitos

Mendukbangga Wihaji juga menekankan mengenai pentingnya memberikan ruang kepada pria dalam penggunaan kontrasepsi sehingga tanggung jawab perencanaan keluarga tidak hanya dibebankan kepada perempuan.

"Jangan sampai perempuan sebagai objek utama untuk mengatur," kata Mendukbangga Wihaji.

Dia juga mengingatkan bahwa keterlibatan pria dalam program KB juga perlu didukung dengan edukasi yang memadai. Dengan demikian masyarakat bisa memperoleh penjelasan ilmiah mengenai pilihan kontrasepsi yang tersedia.

Baca juga: Pemerintah beri dukungan hingga Rp1,5 juta tingkatkan KB vasektomi

Baca juga: Kemendukbangga gandeng bidan hingga TNI tingkatkan kepesertaan KB pria

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baznas RI dorong kolaborasi multisektor untuk perluas dampak zakat

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperluas dampak pengelolaan zakat bagi masyarakat.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Kamis mengatakan potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun perlu diikuti dengan penguatan realisasi penghimpunan dan penyaluran agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

"Jangan hanya terus kita bermimpi potensi, potensi, potensi, tapi kita kurang realisasi, sehingga yang harus kita terus tingkatkan adalah profesionalisme kita agar potensi ini jadi realisasi," katanya.

Sodik memaparkan Baznas RI mengusung tiga arah strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) nasional, yakni perluasan basis muzaki melalui Expand, penguatan transparansi dan profesionalitas lembaga melalui Trust, serta pembangunan sinergi berkelanjutan melalui Collaborate.

Baca juga: Baznas RI lakukan monev guna pastikan beasiswa berdampak optimal

Kolaborasi tersebut, lanjut dia, perlu dibangun bersama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga amil zakat (LAZ), dunia usaha, hingga akademisi. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat kualitas program dan memastikan penyaluran dana zakat memberikan dampak yang lebih luas bagi pengentasan kemiskinan.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Waryono Abdul Ghafur mengatakan pengelola zakat nasional perlu melakukan pergeseran paradigma dari sekadar mengejar target penghimpunan menuju pemberdayaan mustahik agar mampu mandiri.

Menurut dia, perubahan tersebut penting agar pengelolaan dana ZIS dan wakaf tidak berhenti pada pemberian bantuan karitatif jangka pendek, tetapi turut memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan penguasaan teknologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Hari ini ukuran keberhasilan lembaga zakat termasuk Baznas tidak lagi sekadar seberapa banyak pengumpulan yang diperoleh, tetapi bagaimana ada shifting paradigm dari pengumpulan menjadi bagaimana menjadikan mustahik berdaya dan mandiri," ucap Waryono Abdul Ghafur.

Baca juga: Mustahik pengusaha tempe di Demak kini sukses setelah dibina Baznas

Baca juga: Baznas RI raih Penghargaan Lembaga Pemberdaya dari HPDKI

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Dua agenda transisi energi bertemu di Pulau Rengit

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pulau Rengit mungkin hanya titik kecil dalam peta energi Indonesia. Namun, pada Agustus 2026, pulau itu menjadi tempat bertemunya dua agenda besar: target membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GWp dan kemitraan internasional melalui Just Energy Transition Partnership (JETP).

Di pulau yang berada di Kepulauan Bangka Belitung itu, PLN mengembangkan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) — ekosistem energi bersih yang mengintegrasikan PLTS, baterai penyimpan energi, turbin angin, produksi dan penyimpanan hidrogen hijau, fuel cell, serta sistem manajemen energi.

Diluncurkan pada 22 Agustus 2026, GEET juga menjadi ruang pembelajaran dan pengujian teknologi energi bersih untuk sistem kelistrikan pulau kecil. Ekosistem tersebut telah meningkatkan layanan listrik di Pulau Rengit dari sekitar 12 jam menjadi 24 jam per hari.

Dalam peluncuran program nasional PLTS 100 gigawatt peak (GWp) pada 25 Agustus 2026, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut PLTS Pulau Rengit berkapasitas 0,078 megawatt peak (MWp) sebagai salah satu dari empat proyek yang terhubung dengan program tersebut.

Baca juga: Ketika kelangkaan energi membayangi aktivitas warga Sulsel

Meski kapasitas PLTS-nya kecil, Pulau Rengit menjadi laboratorium skala pulau untuk melihat bagaimana energi surya, penyimpanan listrik, angin, dan hidrogen dapat dipadukan guna memperkuat ketahanan energi sekaligus memperluas akses listrik.

Di sana, kemitraan Indonesia dan Jerman dalam transisi energi bersih menemukan bentuk yang lebih konkret, bukan lagi semata komitmen di atas kertas.

Dalam dialog kebijakan "The Trilemma of Clean Energy Transition" di Jakarta pada 22 September 2026, Kepala Departemen Asia Tenggara Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman Bettina Kellersmann menyebut proyek percontohan hidrogen hijau (bahan bakar bersih yang dihasilkan dari air) di Pulau Rengit sebagai salah satu dari tiga area dukungan JETP.

JETP merupakan skema kerja sama sejumlah negara maju untuk membantu negara berkembang meninggalkan energi fosil. Kemitraan itu telah berjalan di Indonesia sejak disepakati dalam KTT G20 Bali pada 2022.

Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Perkuat Pesisir Utara Jawa Hadapi Tantangan Iklim, PGN Grup Tanam Lebih dari 269.000 Mangrove

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

AKURAT.CO PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dan grup, Subholding Gas Pertamina, telah menanam lebih dari 269.000 bibit mangrove sejak tahun 2024.

Penanaman mangrove dilakukan di sejumlah wilayah pesisir Pantai Utara Jawa, meliputi Semarang, Kendal, Batang, Indramayu, Gresik, dan Bekasi . Upaya ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Penguatan ketahanan kawasan pesisir menjadi bagian dari upaya PGN grup merespons tantangan perubahan lingkungan. Penanaman mangrove dilakukan untuk menjaga fungsi ekologis pesisir sekaligus mendukung kemampuan kawasan dan masyarakat dalam menghadapi perubahan lingkungan.

Baca Juga: BTN Dukung Kawasan Urban Berkelanjutan dengan Penanaman 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Pendekatan serupa juga diterapkan melalui inovasi di sektor pangan, salah satunya pengembangan Padi Biosalin bersama BRIN dan pemerintah daerah yang saat ini telah mencapai luasan 550 Hektare dari awal dimulai program di luasan 5 hektare pada akhir 2024. Dari lahan tidak produktif menjadi lahan yang berhasil memanen 5 - 7 Ton gabah kering per hektare per masa tanam.

Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Rehabilitasi dan Konservasi Sumber Daya Alam, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Pujiharini, mengatakan penanaman mangrove berperan dalam rehabilitasi ekosistem sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir menghadapi perubahan iklim.

“Kawasan pesisir memiliki tantangan yang semakin besar akibat perubahan lingkungan dan perubahan iklim. Upaya tersebut (penanaman mangrove) perlu dilakukan secara berkelanjutan dan disinergikan dengan pengelolaan kawasan Hulu sampai Hilir khususnya di Daerah Aliran Sungai agar manfaat ekologis mangrove dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Kepala DLH Kabupaten Batang, Rusmanto, menyebut pengelolaan dan pemulihan lingkungan pesisir membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga riset, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar penanaman mangrove dapat terintegrasi dengan pengelolaan kawasan pesisir di tingkat daerah.

Pengelolaan kawasan pesisir tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Perlu kolaborasi dengan berbagai pihak agar kawasan pesisir tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

"Sosialisasi dan pelibatan masyarakat pesisir juga pemahaman akan pentingnya tembok alami abrasi laut, adalah mitigasi awal agar mereka disadarkan akan bahaya hilangnya lahan mata pencaharian ke depan, jika penanaman mangrove tidak dilaksanakan," tuturnya.

Sementara itu, Division Head CSR PGN, Krisdyan Widagdo Adhi, mengatakan Tanam Pantau dikembangkan dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga menghubungkan aspek lingkungan dengan ketahanan pangan, mitigasi bencana, teknologi tepat guna, dan pemberdayaan masyarakat.

BPJN kerahkan 29 alat berat bersihkan sisa banjir bandang di Solok

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Solok (ANTARA) - Sebanyak 29 unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan material sisa dampak bencana alam di ruas jalan nasional Lintas Sumatera di Kabupaten Solok guna memastikan kelancaran serta keamanan arus lalu lintas.

"Alat berat itu terdiri atas tujuh unit ekskavator, dua unit breaker, serta sejumlah dump truck,” kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi di Kabupaten Solok, Kamis.

Pria yang akrab disapa Andi itu mengatakan saat ini penanganan dampak bencana mulai bergeser pada pembersihan sisa material serta aliran sungai di sekitar jembatan.

Banjir bandang yang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam itu tidak saja membawa material lumpur tetapi juga bebatuan besar dan kayu, sehingga dibutuhkan alat berat untuk mempercepat proses pengerjaan.

“Sejak Selasa akses jalan yang sempat tertutup sudah kembali dibuka dua arah, meskipun harus menerapkan sistem buka tutup di jam-jam tertentu,” kata dia.

Ia menyebut langkah penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (Cipta Karya) Kementerian PUPR.

"Kita bersama Balai Sungai dan Cipta Karya melakukan pembersihan di aliran sungai yang tertutup sedimen serta area di sekitarnya," ujarnya.

Tingginya curah hujan saat kejadian membuat material sedimen terus turun ke badan jalan sewaktu petugas melakukan pembersihan awal.

“Hari ini cuaca sudah kondusif sehingga pekerjaan bisa dioptimalkan. Target untuk penanganan darurat ini mudah-mudahan rampung dalam seminggu," tuturnya.

Terkait kondisi jembatan yang terdampak banjir bandang, Andi memastikan struktur jembatan di lokasi terdampak secara visual masih dalam kondisi aman.

Kendati demikian, pemeriksaan menyeluruh akan tetap dilakukan setelah seluruh endapan sedimen di area sungai selesai dibersihkan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan untuk akses jalan Solok-Padang saat ini sudah bisa dilalui kendaraan kendati masih ada aktivitas pembersihan material banjir bandang.

“Aktivitas alat berat saat ini masih berlangsung di sejumlah titik, terdampak sehingga kondisi arus lalu lintas sangat tergantung pada situasi di lapangan,” kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPJN kerahkan 29 alat berat bersihkan sisa banjir bandang di Solok

Kejaksaan geledah KPU Murung Raya terkait dugaan korupsi dana hibah pilkada

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Kejaksaan geledah KPU Murung Raya terkait dugaan korupsi dana hibah pilkada

Kamis, 24 September 2026 12:29 WIB

Image Print

Tim penyidik dari Kejari Murung Raya saat melakukan penggeledahan di salah satu ruangan di kantor KPU kabupaten setempat, Rabu (23/9/2026). ANTARA/Kejari Murung Raya.

Puruk Cahu (ANTARA) - Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya, Kalimantan Tengah melakukan penggeledahan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten setempat, untuk mengusut dugaan korupsi di lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya, Herman Kondo Siriwa di Puruk Cahu, Kamis, mengungkapkan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari serangkaian tindakan penyidikan intensif.

“Langkah hukum tersebut diambil guna mengumpulkan alat bukti tambahan terkait perkara yang sedang ditangani,” kata Herman.

Adapun fokus utama dari penyidikan ini menurut Herman yaitu, dugaan perbuatan melawan hukum dalam penggunaan dana hibah penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya tahun 2024.

“Dana hibah tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dikelola oleh KPU Kabupaten Murung Raya pada tahun anggaran 2023-2024,” tambahnya.

Herman menjelaskan, pelaksanaan penggeledahan di kantor KPU itu tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berlandaskan prosedur hukum yang ketat, yakni berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan yang sah serta telah mengantongi izin resmi dari Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh.

"Pemeriksaan teliti dilakukan pada ruang kerja kesekretariatan, keuangan, serta ruang arsip guna mencari berkas-berkas penting yang berkaitan dengan aliran dana hibah tersebut," tambahnya.

Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen penting, serta berbagai barang bukti pendukung lainnya.

"Seluruh barang bukti yang diamankan dinilai memiliki keterkaitan erat dengan substansi perkara dugaan penyelewengan dana hibah Pilkada yang sedang disidik," ucapnya.

Herman juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengusut kasus ini secara transparan, profesional, dan tuntas guna menegakkan hukum di wilayah hukum Kabupaten Murung Raya.

Pewarta : Supriadi
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Yusril persilakan media cek langsung temuan ORI di Lapas Cibinong - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mempersilakan media massa untuk memeriksa secara langsung temuan Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Cibinong.

Adapun sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menemukan sejumlah fasilitas berstandar apartemen di kawasan Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9).

"Apakah benar ada fasilitas mewah berstandar apartmen di sana. Kalau ada, pastikan fasilitas apa itu, apakah itu rumah pegawai di dalam lapas atau tempat asimilasi napi menjelang bebas atau memang benar itu fasilitas mewah untuk para napi tertentu yang sanggup membayar," ucap Yusril kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Sejak Rabu (23/9) hingga Kamis (24/9) pagi, Yusril mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta telah memutuskan untuk mempersilakan media massa meliput langsung ke lapangan terkait temuan Ombudsman tersebut.

Yusril menegaskan agar seluruh pihak terkait untuk bisa terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga apabila terdapat pejabat pemasyarakatan atau pegawai Lapas Cibinong yang bersalah mengadakan fasilitas tersebut, apalagi mengomersialkannya, jajaran Kementerian Imipas tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi.

Sebaliknya jika temuan Ombudsman tidak benar atau terdapat salah persepsi, Menko meminta jajaran ORI melakukan klarifikasi secara terbuka.

"Jadi, jangan ada dusta di antara kita. Tapi, jangan pula ada fitnah di antara kita," tuturnya.

Sebagai sesama abdi negara, Yusril mengajak semua pihak saling terbuka. Begitu pula dengan media massa, yang dipersilakan mendatangi Lapas Cibinong untuk melihat semua fakta yang ada dan membeberkan secara terbuka kepada publik.

Ombudsman RI dijadwalkan menggelar konferensi pers terkait penemuan tersebut pada Kamis ini pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, anggota Ombudsman RI Fikri Yasin di Cibinong mengatakan fasilitas mewah yang ditemukan di Lapas Cibinong berada di kawasan belakang lapas dan terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.

"Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada," kata Fikri.

Temuan itu diperoleh dalam inspeksi mendadak (sidak) kedua Ombudsman ke Lapas Cibinong sepanjang 2026. Sidak pertama dilakukan pada Juli, namun Ombudsman mengaku tidak diperkenankan masuk untuk melakukan pemeriksaan.

Pada sidak kedua, Rabu (23/9), Ombudsman kembali mengaku tidak mendapatkan akses masuk meski telah membawa surat resmi dan menggunakan atribut lembaga.

Tim Ombudsman kemudian dapat memasuki dan memeriksa sejumlah bagian kawasan lapas setelah sempat terlibat cekcok dan aksi saling dorong dengan petugas keamanan yang menghalangi akses mereka.

Fikri mengatakan dalam insiden tersebut terdapat petugas Ombudsman yang kakinya terjepit. Menurut dia, tim tetap berupaya masuk karena hendak menjalankan fungsi pengawasan terhadap dugaan malaadministrasi pelayanan publik di lapas.

Ia mengatakan Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar yang tersebar di beberapa bagian. Sejumlah fasilitas dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan memasak.

Menurut dia, Ombudsman juga mendapati sekitar enam hingga tujuh orang yang diduga warga binaan berada secara terpisah di kawasan tersebut. Namun, Ombudsman belum dapat memastikan identitas maupun status seluruh orang yang berada di fasilitas itu.

Sementara itu, anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan menjelaskan tim menemukan sejumlah bangunan di kawasan belakang lapas, termasuk deretan kamar di sekitar rumah dinas kepala lapas.

Menurut Syafrida, petugas Lapas Cibinong menyampaikan kepada Ombudsman bahwa bangunan tersebut merupakan tempat istirahat petugas. Namun, Ombudsman masih mempertanyakan peruntukan sebenarnya dari fasilitas tersebut.

Dia mengatakan beberapa bangunan dalam kondisi terkunci, sedangkan sebagian lainnya terbuka. Ombudsman memperkirakan ukuran masing-masing bangunan sekitar tipe 36 dengan fasilitas berupa ruang tamu, ruang makan, kamar, televisi, dan kulkas.

Tim Ombudsman juga mengaku menemukan minuman beralkohol di salah satu kulkas serta sejumlah botol minuman beralkohol di tempat pembuangan sampah kawasan lapas.

Kendati demikian, Syafrida menegaskan pihaknya belum dapat memastikan siapa pemilik maupun pengguna minuman tersebut sehingga masyarakat diminta tidak berspekulasi.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

MICE diarahkan jadi penggerak pariwisata bernilai tinggi

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata mengarahkan pengembangan Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran (MICE) untuk mendukung pariwisata bernilai tinggi dengan menjadikan setiap kegiatan berdampak pada aspek perekonomian, sosial, budaya, dan reputasi bagi Indonesia.

"Pengembangan MICE Indonesia harus bergeser dari sekadar menghadirkan event menuju penciptaan pengalaman yang bernilai. Pengalaman tersebut harus mampu memperkuat destinasi, menggerakkan ekonomi lokal, dan juga meningkatkan daya saing Indonesia di panggung MICE dunia," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dalam Indonesia Tourism & MICE Outlook 2027 di Jakarta, Kamis.

Ni Luh mengatakan Indonesia memiliki potensi MICE yang cukup besar. Berdasarkan ICCA GlobalWatch Business Analytics-Country and City Rankings 2025, Indonesia mencatatkan 110 pertemuan asosiasi internasional dan menempati peringkat ke-37 dunia, ke-10 di Asia Pasifik, dan keempat di ASEAN.

Potensi tersebut didorong melalui strategi promosi, penguatan kemitraan, fasilitasi bidding dan delegate boosting, serta dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan internasional.

Baca juga: RI-Prancis kolaborasi promosikan kuliner lewat "Rendez-vous Rasa"

Upaya tersebut tidak diarahkan sekadar untuk menghadirkan lebih banyak event, tetapi memenangkan lebih banyak kegiatan berkualitas yang mampu menarik peserta internasional, memperkuat citra destinasi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

Dalam Indonesia Tourism Outlook 2025-2026, ekosistem MICE dan leisure telah teridentifikasi sebagai salah satu dari enam tren utama pariwisata Indonesia.

Ni Luh mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan perjalanan bisnis semakin terhubung dengan aktivitas rekreasi dan pengalaman di destinasi.

Peserta yang datang untuk konferensi, pertemuan bisnis maupun kegiatan lainnya tidak hanya mengikuti agenda utama, tetapi juga menikmati daya tarik daerah tujuan. Aktivitas tersebut antara lain belanja, kuliner hingga mengunjungi destinasi dan atraksi wisata.

Ia menilai keterhubungan berbagai sektor perlu diperkuat agar atraksi, hotel dan kuliner tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi satu ekosistem yang mendukung pengalaman wisatawan.

Pengalaman tersebut dapat diperkuat melalui venue dan infrastruktur berstandar internasional, konektivitas yang lebih baik, teknologi digital terkini serta pengalaman bernilai yang mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal sebelum maupun setelah event.

Dengan pendekatan tersebut, perjalanan untuk menghadiri konferensi atau pameran tidak berakhir ketika agenda utama selesai, tetapi dapat berkembang menjadi pengalaman wisata yang lebih panjang dan personal.

Baca juga: Wisatawan cari pengalaman wisata yang berbeda di RI lewat "WITF"

Dia juga menyoroti Indonesia perlu mengejar posisi Singapura yang telah lama tertanam dalam top of mind masyarakat dunia sebagai destinasi MICE.

Ni Luh menekankan Indonesia memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk membangun posisi tersebut dengan tidak hanya menawarkan venue, tetapi juga pengalaman yang terhubung dengan destinasi, budaya, gastronomi, dan keramahan masyarakat lokal.

"Kita seharusnya tidak kalah dengan Malaysia, dengan Singapura. Singapura mungkin sudah begitu lama untuk menanamkan dalam top of mind masyarakat dunia, dia adalah destinasi untuk MICE. Tapi beyond that, mereka menjualnya juga Indonesia. Kalau kita sudah punya Indonesia, kenapa kita tidak bisa?" kata Ni Luh.

Kementerian Pariwisata dikatakannya memanfaatkan peluang itu melalui program Event by Indonesia sepanjang 2025, di mana penyelenggaraan event yang didukung memberikan dampak ekonomi yang besar.

Dalam data kementerian, berbagai event yang didukung diperkirakan menghadirkan 12,2 juta pengunjung, melibatkan 20.887 UMKM dan 257.561 tenaga kerja, termasuk pelaku seni dan anggota komunitas.

Penyelenggaraan event tersebut juga mendorong perputaran ekonomi sekitar Rp23,76 triliun.

Ni Luh mengatakan nilai sebuah event tidak berhenti ketika kegiatan utama selesai karena aktivitas peserta turut menggerakkan transportasi, hotel, kuliner, produk lokal, daya tarik wisata, UMKM, ekonomi kreatif dan tenaga kerja lokal.

"Inilah yang kemudian kita dorong melalui pengembangan event dan MICE sebagai bagian dari high value tourism yang menjadikan setiap event sebagai pengalaman yang berkesan dan menghasilkan nilai ekonomi, nilai sosial, budaya, serta reputasi yang lebih besar bagi Indonesia," kata dia.

Baca juga: Akses pariwisata ke Indonesia diperkuat lewat "WITF 2026"

Baca juga: Menpar kenalkan keunikan wisata berlayar di Indonesia pada investor

Baca juga: Menpar ajak investor di Monako garap peluang wisata bahari

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

5 Hal tentang Menstruasi yang Harus Dipahami Para Gadis: Siklus hingga Atasi Rasa Sakit

calendar_today 24.09.2026 - person  - timer ~

Kamis, 24 September 2026 - 12:28 WIB

VIVA – Menstruasi merupakan bagian alami dari perkembangan tubuh perempuan. Namun, datangnya haid tidak selalu diiringi pemahaman yang cukup mengenai perubahan tubuh, cara menjaga kesehatan selama menstruasi, maupun kondisi yang perlu mendapat perhatian lebih.

Baca Juga

Bagi remaja perempuan, pengetahuan mengenai menstruasi menjadi bekal penting untuk mengenali tubuh sejak dini. Kesehatan menstruasi juga tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebersihan, tetapi mencakup pemahaman mengenai siklus, kesehatan reproduksi, kondisi fisik, hingga rasa percaya diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, menstruasi masih kerap dianggap sebagai pembicaraan yang tabu. Padahal, keterbatasan informasi dan stigma dapat membuat remaja perempuan merasa malu bertanya ketika mengalami perubahan atau keluhan tertentu.

Baca Juga

Berikut lima hal tentang menstruasi yang penting dipahami para gadis.

1. Menstruasi Merupakan Bagian Alami dari Perubahan Tubuh

Baca Juga

Menstruasi merupakan proses biologis yang terjadi sebagai bagian dari siklus reproduksi perempuan. Haid biasanya mulai dialami ketika memasuki masa pubertas dan kemudian berlangsung secara berkala.

Setiap perempuan dapat memiliki pola menstruasi yang berbeda. Karena itu, remaja tidak perlu membandingkan siklusnya secara berlebihan dengan teman sebaya. Mengenali pola tubuh sendiri justru menjadi langkah penting untuk memahami kondisi kesehatan.

Pemahaman ini juga dapat membantu remaja lebih siap menghadapi berbagai perubahan yang terjadi selama masa pubertas.

2. Kebersihan Saat Menstruasi Tetap Penting

Menjaga kebersihan selama menstruasi merupakan bagian penting dari perawatan tubuh. Area genital perlu dijaga tetap bersih dan kering, sementara perlengkapan menstruasi perlu digunakan dengan tepat serta diganti secara berkala sesuai kebutuhan.

Kebiasaan menjaga kebersihan dapat membantu mengurangi risiko masalah kesehatan pada area genital. Selain itu, remaja juga perlu merasa nyaman untuk bertanya kepada orang tua, guru, atau tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan yang tidak biasa.

Dengan begitu, menstruasi tidak hanya dipandang sebagai rutinitas bulanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan menjaga kesehatan sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Remaja Perlu Mengenali Siklus Menstruasinya

Memahami pola menstruasi dapat membantu perempuan mengetahui perubahan yang terjadi pada tubuh. Remaja dapat mulai mencatat kapan menstruasi dimulai, berapa lama berlangsung, serta perubahan atau keluhan yang muncul selama siklus.

Halaman Selanjutnya

Pencatatan tersebut bukan berarti setiap perubahan otomatis menunjukkan adanya penyakit. Siklus menstruasi memang dapat mengalami variasi, terutama pada masa awal setelah menstruasi pertama.

Menteri UMKM: Perpres Ojol disiapkan terintegrasi dengan regulasi lain - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 23.09.2026 - person  - timer ~

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) secara terintegrasi dengan regulasi ketenagakerjaan dan lalu lintas untuk menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi digital.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan kebijakan mengenai ojol tidak dapat disusun secara terpisah karena ekosistem transportasi daring juga melibatkan aspek lain termasuk sekitar 15 juta hingga 20 juta entitas UMKM.

"Jadi supaya kebijakan ini tidak sepotong-sepotong karena ini ada keterkaitannya bukan hanya ojol saja, tapi ada UMKM yang jualan di dalam ekosistem ini, itu jumlahnya kurang lebih sekitar 15 sampai 20 juta entitas," katanya dalam Bursa Wirausaha Unggulan sekaligus akad massal KUR Jawa Timur 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu.

Maman mengatakan pemerintah akan menyinkronkan kebijakan tersebut dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait ketenagakerjaan yang saat ini telah masuk dalam pembahasan bersama DPR RI.

Ia mengatakan pemerintah telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Ketenagakerjaan kepada DPR sebagai bagian dari proses pembahasan regulasi tersebut.

Langkah sinkronisasi juga dilakukan dengan regulasi mengenai lalu lintas dan angkutan jalan yang berkaitan langsung dengan operasional transportasi daring.

Maman menuturkan sejumlah ketentuan tambahan mengenai transportasi online akan dimasukkan dalam pembahasan regulasi lalu lintas dan angkutan jalan.

"Kesimpulannya saya mau sampaikan, kita sinkronkan semua dengan undang-undang ketenagakerjaan dan juga RUU Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR)" ujarnya.

Menurut Maman, penyelarasan berbagai regulasi ini diperlukan agar kebijakan pemerintah tidak hanya menyelesaikan satu aspek persoalan tetapi dapat menjaga keberlangsungan ekosistem transportasi daring secara keseluruhan.

Terlebih, ekosistem tersebut tidak hanya mencakup pengemudi ojol tetapi juga pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan transportasi daring untuk menjalankan kegiatan usaha termasuk penjualan dan distribusi produk.

Oleh sebab itu, kata dia, keterkaitan antara pengemudi, UMKM, platform digital, serta pengguna jasa membuat penyusunan kebijakan membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan regulasi yang menaungi ekosistem transportasi digital, sementara proses penerbitannya masih diselaraskan dengan sejumlah regulasi lain yang berkaitan.

Di sisi lain, DPR juga tengah membahas RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang mencakup dinamika dunia kerja dan pekerja berbasis platform digital termasuk pengemudi ojol dan kurir.

Maman mengatakan seluruh proses tersebut diarahkan agar kebijakan pemerintah terhadap transportasi daring memiliki keterkaitan yang jelas dengan aturan ketenagakerjaan dan lalu lintas.

Ia berharap sinkronisasi tersebut dapat memberikan landasan kebijakan yang lebih menyeluruh bagi keberlangsungan ekosistem transportasi online sekaligus aktivitas UMKM yang tumbuh di dalamnya.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.