Jakarta, CNN Indonesia --
Bagi sebagian besar pelancong, perjalanan kapal pesiar mungkin sekadar opsi untuk menghabiskan liburan singkat. Namun, pasangan asal Amerika Serikat (AS), Libby Rome dan suaminya, justru menjadikan kapal pesiar sebagai hunian utama mereka selama lebih dari tiga tahun terakhir.
Melansir Travel and Leisure, pasangan ini telah menerapkan gaya hidup nomaden selama lebih dari 16 tahun tanpa memiliki aset berupa rumah tinggal maupun kendaraan pribadi.
Pekerjaan Rome yang dilakukan secara jarak jauh memungkinkan keduanya terus berpindah dari satu kapal pesiar ke kapal pesiar lainnya, dengan rata-rata berganti 2-3 kapal dalam setahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, Rome mengestimasi biaya operasional harian mereka hanya sekitar US$66 atau sekitar Rp1,17 juta per hari. Angka tersebut sudah mencakup seluruh kebutuhan pokok, seperti tempat tinggal, moda transportasi, konsumsi harian, hingga hiburan selama berada di laut.
Pilihan Redaksi
Gaya hidup minimalis tanpa kepemilikan banyak barang pribadi ini juga membebaskan mereka dari rutinitas pekerjaan rumah tangga yang menyita waktu, seperti merawat perabotan atau membersihkan rumah.
Urusan mencuci pakaian bahkan ditangani langsung oleh pihak kapal secara cuma-cuma. Setelah mengumpulkan lebih dari 15 kali pelayaran atau menghabiskan setidaknya 150 hari bersama maskapai Princess Cruises, pasangan ini berhasil mengantongi status Elite dalam program loyalitas Captain's Circle.
Melalui status tersebut, Rome memperoleh fasilitas laundry gratis. Ia cukup memasukkan pakaian kotor ke dalam kantong khusus dan mengisikan formulir untuk diserahkan kepada petugas kabin. Pakaian bersih akan diantarkan kembali keesokan harinya.
Kendati terus berpindah destinasi, pasangan ini tetap harus mengelola administrasi dan dokumen pribadi. Untuk pengiriman surat-menyurat resmi, Rome menumpangkan alamatnya ke kediaman saudara perempuannya di AS.
Sementara untuk penanganan kondisi medis rutin terkait penyakit diabetes tipe 1 yang diidapnya, Rome menyiasatinya dengan memilih rute pelayaran yang berangkat dan kembali ke pelabuhan yang sama. Skema ini memungkinkannya menemui dokter di kapal saat hari pergantian penumpang.
Meski demikian, fasilitas medis di dalam kapal pesiar sejatinya lebih diprioritaskan untuk menangani kondisi darurat atau penyakit akut, bukan sebagai pengganti layanan kesehatan rutin di darat.
Setelah tiga tahun berlayar, Rome dan suaminya mengaku bahagia dan belum berencana menghentikan gaya hidup ini. Bagi masyarakat yang tertarik mencoba gaya hidup serupa, Rome menyarankan untuk terlebih dahulu menjajal pelayaran berdurasi panjang sebelum benar-benar memutuskan melepas hunian di darat.
(dsd/wiw)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM Subsidi melalui program Subsidi Tepat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta mendukung pelayanan energi yang baik bagi masyarakat.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, hasil pengawasan Pertamina di SPBU menemukan sejumlah ketidaksesuaian, antara lain pengisian kepada kendaraan yang tidak sesuai peruntukan, penggunaan QR Code yang tidak sesuai dengan kendaraan, serta transaksi dengan QR Code yang digunakan secara berulang.
Atas temuan tersebut, Pertamina Patra Niaga melalui Regional Sumbagut telah melakukan pembinaan dan memberikan sanksi kepada pengelola SPBU sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan lembaga penyalur menjalankan operasional sesuai ketentuan dan menjaga hak masyarakat yang berhak memperoleh BBM Subsidi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan penyaluran BBM Subsidi berjalan tepat sasaran.
"Setiap temuan kami tindak lanjuti melalui pemeriksaan, pembinaan, maupun sanksi sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan tidak ada praktik yang tidak sesuai yang pada akhirnya mengurangi hak masyarakat yang berhak menerima BBM Subsidi," ujar Kitty.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sebanyak 31 SPBU di Sumatra Barat telah mendapatkan pembinaan maupun sanksi atas berbagai ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM.
Selain penindakan, Pertamina melakukan penguatan tata kelola SPBU sebagai bagian dari langkah perbaikan berkelanjutan. Pada 2026, 2 SPBU di Sumatera Barat telah dilakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Pertamina Retail, sementara 1 SPBU lainnya masih dalam proses. Salah satu KSO yang telah berjalan merupakan tindak lanjut hasil pengawasan. Secara keseluruhan, terdapat 6 SPBU di Sumatera Barat yang telah dilakukan KSO.
"Penindakan bukan menjadi akhir dari proses. Kami juga melakukan evaluasi dan penguatan tata kelola agar standar operasional, kepatuhan, dan kualitas pelayanan SPBU terus meningkat. Dengan demikian, ketepatan sasaran dapat berjalan beriringan dengan pelayanan yang baik kepada konsumen," jelas Kitty.
Pertamina memastikan setiap penindakan dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan keberlangsungan pelayanan dan kebutuhan masyarakat. Pengawasan di Sumatra Barat juga diperkuat melalui koordinasi dengan Polda Sumatra Barat dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat.
Pertamina mengimbau seluruh pengelola SPBU untuk menjalankan operasional secara profesional dan sesuai ketentuan. Masyarakat juga diajak menggunakan BBM secara bijak dan sesuai peruntukan serta turut melaporkan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM Subsidi melalui Pertamina Contact Center 135.
"Pertamina berkomitmen menjaga penyaluran BBM Subsidi agar tepat sasaran, melindungi hak masyarakat, sekaligus memastikan pelayanan kepada konsumen tetap berjalan dengan baik. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran," tutup Kitty.
(wur/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) mengaku tidak gugup menjelang kompetisi liga Indonesia bersama Macan Kemayoran, saat melakoni laga tandang melawan Borneo FC dalam pekan pertama BRI Super League 2026/27 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu malam pukul 19.00 WIB.
Pernyataan itu disampaikan STY karena dia sudah mengenal sepak bola Indonesia cukup lama, terutama setelah melatih tim Garuda selama lima tahun.
“Dibandingkan pelatih lain, sepertinya perasaan saya jauh lebih tenang. Karena saya sudah memiliki pengalaman lima tahun di Indonesia, meskipun sebelumnya bersama Timnas. Walau itu laga pertama dalam liga, saya sangat percaya kepada pemain saya. Jadi saya tidak merasa terbebani," kata STY, dikutip dari laman resmi Persija, Sabtu.
Sebelumnya, sejumlah persiapan telah dilakukan Persija menjelang Super League. Mereka berlaga dalam Piala Presiden, lalu menjalani pemusatan latihan di Thailand, dan juga menggelar laga uji coba di Jakarta melawan Brisbane Roar dan Semen Padang.
Untuk dua uji coba terakhir, Persija bahkan menang meyakinkan atas lawannya, yakni ketika membantai Brisbane Roar 4-0 dan mengalahkan Semen Padang 3-0.
Sementara, soal kekuatan Borneo, pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan tim tuan rumah bukan lawan yang mudah. Mereka adalah tim runner-up musim lalu, yang juga membuat Macan Kemayoran tidak pernah menang dalam dua pertemuan terakhir.
Pada pertemuan pertama, Persija kalah 1-3 dan pada pertemuan kedua tim kebanggaan Jakmania itu bermain imbang 2-2 di kandang sendiri.
“Borneo adalah tim peringkat kedua musim lalu. Karena itu pertandingan tandang bagi kami, itu bisa menjadi pertandingan yang sulit. Tapi kami telah bersiap dengan baik," ucap STY.
Lebih lanjut, kapten tim Rizky Ridho optimistis timnya membawa pulang tiga poin dari Samarinda. Dia percaya optimisme itu akan terjadi setelah Persija menjalani pramusim dengan baik.
"Kami sudah mempersiapkannya dengan baik, kami pun melakukan pre-season bersama-sama dengan baik. Semoga besok kami bisa menerapkan apa yang diberikan pelatih selama ini dan kami bisa membawa pulang tiga poin,” ucap Ridho.
Baca juga: Persija vs Borneo FC: Misi Shin Tae-yong Patahkan Keangkeran Stadion Segiri
Baca juga: Live streaming Persija vs Borneo FC sore ini
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bandung (ANTARA) - Masyarakat dapat mengecek status desil dan kepesertaan bantuan sosial (bansos) secara mandiri melalui layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan telepon seluler (HP). Pengecekan dilakukan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang digunakan sebagai salah satu dasar penentuan sasaran program bantuan sosial pemerintah. Data tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mencakup berbagai indikator sosial ekonomi masyarakat.
Dalam sistem DTSEN, terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing berisi 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 menunjukkan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Baca juga: Arti Desil 6-10 dalam Bansos dan Bedanya dengan Desil 1-5!
Cara cek desil bansos lewat HP
Masyarakat dapat melakukan pengecekan desil bansos melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos dengan langkah berikut:
Setelah pencarian berhasil, masyarakat dapat melihat informasi terkait data penerima manfaat, termasuk status bantuan sosial dan kategori desil yang tercatat dalam sistem.
Apa itu desil dalam data bansos?
Desil bukan hanya berdasarkan jumlah pendapatan, melainkan dihitung menggunakan berbagai indikator sosial ekonomi keluarga. Beberapa aspek yang menjadi penilaian antara lain:
Kemensos menjelaskan bahwa data desil bersifat dinamis sehingga dapat berubah sesuai dengan kondisi terbaru keluarga. Jika data yang tercatat tidak sesuai, masyarakat dapat melakukan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun layanan pembaruan data yang tersedia.
Kelompok desil yang berpeluang mendapat bansos
Berdasarkan informasi dalam layanan Cek Bansos Kemensos, kelompok desil 1 hingga desil 4 atau 40 persen keluarga terbawah menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
Sementara desil 5 dapat menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, masuk dalam kategori desil tertentu tidak secara otomatis menjamin seseorang menerima bantuan sosial. Penetapan penerima tetap mengikuti mekanisme verifikasi dan kebijakan pemerintah berdasarkan data yang tersedia.
Perbedaan desil dan penerima bansos
Desil digunakan sebagai gambaran tingkat kesejahteraan keluarga, sedangkan penerima bansos merupakan hasil penetapan berdasarkan kriteria dan program bantuan tertentu.
Artinya, masyarakat yang ingin mengetahui apakah mendapatkan bantuan sosial tidak cukup hanya melihat kategori desil, tetapi juga perlu memeriksa status bantuan yang tercantum dalam sistem Cek Bansos Kemensos.
Tips saat melakukan cek desil bansos
Agar proses pengecekan berjalan lancar, masyarakat disarankan:
Dengan adanya layanan digital tersebut, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui informasi terkait status sosial ekonomi dan bantuan pemerintah tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.
Baca juga: Cara cek desil bansos 2026 pakai NIK KTP di cek bansos!
Baca juga: Cara ubah desil DTSEN di aplikasi Cek Bansos 2026, simak syarat dan langkah-langkahnya!
Pewarta: Antaranews
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta -
Motor gede (moge) punya daya tarik tersendiri. Bodinya besar, desainnya gagah, dan auranya berbeda ketika dipakai di jalan. Tapi untuk mendapatkan tampilan seperti moge, konsumen tidak harus selalu membeli motor berkapasitas mesin besar.
Sejumlah motor dengan harga relatif terjangkau di Indonesia justru menawarkan desain yang menyerupai moge. Beberapa di antaranya bahkan datang dari merek China dengan desain yang cukup berani.
QJMotor SRV 200
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
QJMotor SRV 200 Foto: Doc. QJMotor
QJMotor SRV 200 menjadi salah satu pilihan menarik buat yang ingin motor bergaya cruiser tanpa harus masuk ke kelas moge. Desainnya dibuat berotot dengan tangki besar, jok rendah, dan posisi berkendara santai.
Motor ini menggendong mesin 200 cc. Dengan desain tersebut, SRV 200 memberikan kesan seperti motor cruiser berkapasitas lebih besar. Padahal, harganya Rp 32 jutaan.
Honda CB150X
Honda CB150X Sahara Matte Brown Foto: PT Astra Honda Motor
Buat yang menyukai motor adventure, Honda CB150X bisa menjadi pilihan. Desainnya dibuat menyerupai motor petualang berkapasitas besar, lengkap dengan bodi gambot, windshield, undercowl, dan suspensi depan upside down.
Honda CB150X menggunakan mesin 149,16 cc satu silinder yang dipadukan dengan transmisi enam percepatan. Dari sisi tampilan, motor ini punya aura moge adventure meski kapasitas mesinnya masih 150 cc. Harganya Rp 38 jutaan.
Yamaha XSR 155
Yamaha XSR 155 2025 Foto: Dok. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)
Yamaha XSR 155 punya pendekatan berbeda. Motor ini mengusung desain retro-modern yang terinspirasi dari motor klasik berkapasitas besar.
Tangki model klasik, lampu depan bulat, jok bergaya retro, dan ban dual purpose membuat XSR 155 terlihat berisi. Motor ini menggunakan mesin 155 cc dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA).
Bagi yang mencari motor 150 cc dengan tampilan moge klasik, Yamaha XSR 155 bisa masuk daftar pilihan. Apalagi, harganya hanya Rp 39-40 jutaan.
Keeway Gleiten 125
Keeway Gleiten 125. Foto: Doc. Keeway
Keeway Gleiten 125 menarik perhatian karena membawa desain cruiser ke kelas mesin kecil. Motor ini memiliki tangki yang cukup besar, jok rendah, serta posisi berkendara santai yang membuat tampilannya terlihat seperti cruiser berkapasitas lebih besar.
Meski hanya menggunakan mesin 125 cc, desainnya memberikan kesan motor yang lebih besar. Di Indonesia, Keeway Gleiten 125 tercatat dibanderol sekitar Rp27,9 juta.
Benelli Motobi 200 Evo
Benelli Luncurkan Motor Retro Murah Motobi 200 Evo Foto: Khairul Imam Ghozali
Jika ingin motor dengan tampilan cruiser, Benelli Motobi 200 Evo patut diperhitungkan. Motor ini mempunyai tangki besar, posisi berkendara rendah, jok rendah, serta ban belakang gambot yang membuatnya terlihat seperti cruiser berkapasitas lebih besar.
Motobi 200 Evo dibekali mesin 197 cc satu silinder dengan transmisi lima percepatan. Sedangkan harganya hanya Rp 38-40 jutaan.
(sfn/dry)
ILUSTRASI. Chairul Tanjung Allobank (KONTAN/Dina Mirayanti)
Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - LAMPUNG. Pengusaha Chairul Tanjung mengungkapkan alasan di balik rencana bank digital miliknya, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), melakukan pembelian kembali atau buyback saham.
BBHI telah mengumumkan akan melakukan buyback saham maksimal Rp300 miliar selama periode 3 September hingga 2 Desember 2026. Saham yang telah dibeli kembali nantinya akan disimpan sebagai saham treasuri (treasury stock) untuk jangka waktu sesuai dengan ketentuan POJK No. 29 Tahun 2023.
Chairul Tanjung mengatakan keputusan untuk melakukan buyback saham diambil di tengah kondisi pasar yang sedang mengalami tekanan. “Sekarang kita tahu pasar dalam tekanan. Tentu kita berharap harga saham Allo Bank (BBHI) tetap berada di level yang menurut kita masih manageable,” ujarnya saat ditemui di event Lampung Financial Festival 2026, Jumat (5/9/2026).
Pria yang akrab disapa CT tersebut mengaku optimistis harga saham BBHI akan bergerak ke tren positif seiring langkah buyback saham tersebut. Menurut dia, aksi pembelian kembali saham pada akhirnya akan memberikan sentimen positif bagi para pemegang saham.
Pada penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026), saham BBHI ditutup stabil dari hari sebelumnya di level Rp900. Sejak awal tahun, sahamnya tercatat telah anjlok 39,6% dan dalam satu tahun merosot 43,93%.
Baca Juga: Allo Bank (BBHI) Bidik Pertumbuhan Kredit di Atas Industri pada 2026
Sebelumnya, manajemen Allo Bank menyebut aksi korporasi ini dilakukan untuk memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam menjaga stabilitas harga saham agar lebih mencerminkan kinerja perusahaan. Selain itu, buyback ditujukan untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perseroan sekaligus mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Allo Bank menilai pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan usaha maupun likuiditas perseroan. Dengan asumsi seluruh dana Rp 300 miliar digunakan untuk buyback, jumlah aset perseroan secara proforma per 30 Juni 2026 akan turun dari Rp 15,57 triliun menjadi Rp 15,27 triliun. Sementara itu, ekuitas turun dari Rp 7,34 triliun menjadi Rp 7,04 triliun.
Seperti diketahui, permodalan dan ekosistem digital yang kuat merupakan modal utama bagi bank digital untuk tumbuh cepat. Namun, CT menilai permodalan Allo Bank untuk saat ini masih cukup.
CT mengatakan Allo Bank belum ditargetkan untuk naik kelas menjadi kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) III. Ia bilang, pihaknya masih menunggu waktu yang tepat untuk menambah modal. “Untuk rights issue belum ada rencana. Sekarang waktunya belum tepat untuk naik kelas,” ujar CT.
Baca Juga: Pengguna Allo PayLater Tembus 2,3 Juta hingga Semester I-2026
Saat ini, Allo Bank masuk dalam kategori KBMI II. Per Juni 2026, modal intinya tercatat mencapai Rp 7,24 triliun, meningkat dari Rp 7,18 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi kinerja, Allo Bank berhasil membukukan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar Rp 771,1 miliar sepanjang paruh pertama 2026, tumbuh 15,1% secara tahunan. Pendapatan komisi mencapai Rp 23,5 miliar, naik dari Rp 3,2 miliar pada semester I 2025. Pada periode tersebut, Allo Bank mengantongi laba bersih Rp 233,6 miliar, meningkat 2,9% secara tahunan.
Per Juni 2026, kredit bank ini mencapai Rp 9,54 triliun, meningkat 27,5% secara tahunan. Pertumbuhan masih disertai dengan kualitas aset yang terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di kisaran 1,73%. Total dana pihak ketiga (DPK) bank stabil sebesar Rp5,82 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Padang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Tilik Petugas Jaga Lintasan (PJL), yakni pemeriksaan lapangan yang dilakukan secara langsung untuk memastikan pelaksanaan tugas penjagaan perlintasan berjalan sesuai standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Tilik PJL menjadi bagian dari tambahan program peningkatan keselamatan KAI Divre II Sumatera Barat yang berorientasi pada pengawasan langsung terhadap kondisi di lapangan. Melalui kegiatan ini, manajemen dapat melihat kesesuaian antara pelaksanaan tugas dengan prosedur yang berlaku sekaligus mengidentifikasi potensi risiko yang perlu segera mendapatkan perhatian.
Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu dengan melibatkan para pimpinan unit dan manajemen KAI Divre II Sumatera Barat. Keterlibatan tersebut mencakup berbagai unsur unit kerja, tidak hanya dari bidang operasional dan teknis, tetapi juga unit administrasi. Pola ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh insan KAI.
Dalam pelaksanaannya, Tilik PJL dibagi menjadi lima kelompok yang mengusung nilai budaya kerja CITAR, yaitu Commitment, Integrity, Teamwork, Accountability, dan Responsibility. Setiap kelompok terdiri atas sedikitnya lima orang dari unsur manajemen KAI Divre II Sumatera Barat dan melakukan pemeriksaan pada minimal tiga lokasi.
Sebagai contoh, pada pelaksanaan Tilik PJL Kelompok Integritas, kali ini melakukan pemeriksaan di tiga lokasi, yaitu Stasiun Pauh Lima, JPL 08 Koto Luar, dan PJL 07 Pauh Lima. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati secara langsung kesiapan petugas serta kondisi lingkungan dan fasilitas yang mendukung pelaksanaan pengamanan perlintasan.
Aspek yang diperiksa meliputi kehadiran dan kesiapan PJL, kelengkapan peralatan keselamatan, kondisi pos jaga, pemahaman petugas terhadap prosedur kerja, serta pelaksanaan pengamanan ketika kereta api akan melintas. Pemeriksaan juga menjadi kesempatan bagi tim untuk memberikan penguatan dan pembinaan apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya mengatakan bahwa pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan standar keselamatan tidak berhenti pada ketentuan tertulis, tetapi diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional KAI. Karena itu, kami perlu memastikan secara langsung bahwa prosedur yang telah ditetapkan benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tilik PJL memberikan kesempatan kepada manajemen untuk melihat kondisi aktual, menemukan potensi risiko, dan mengambil langkah perbaikan secara lebih cepat dan tepat,” ujar Lutfi.
Menurut Lutfi, pendekatan tersebut juga penting untuk membangun pola kerja yang lebih preventif. Setiap catatan yang diperoleh dari lapangan harus dipandang sebagai informasi untuk melakukan perbaikan sebelum berkembang menjadi potensi gangguan terhadap keselamatan.
“Kami ingin membangun budaya keselamatan yang kuat melalui kepedulian dan kepekaan seluruh jajaran. Setiap orang harus mampu mengenali potensi risiko di lingkungan kerjanya, menyampaikan temuan, dan memastikan tindak lanjutnya. Dengan begitu, keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas yang berada di garis depan, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab seluruh insan KAI,” tambah Lutfi.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa Tilik PJL juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan petugas dalam menjalankan fungsi pengamanan perlintasan secara disiplin dan sesuai ketentuan.
“PJL memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Karena itu, kesiapan personel, penguasaan prosedur, serta kondisi fasilitas pendukung perlu dipastikan secara berkala. Melalui Tilik PJL, pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi sehingga manajemen dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai pelaksanaan tugas,” ujar Reza.
Reza menambahkan bahwa hasil pemeriksaan tidak berhenti pada pencatatan. Setiap hasil Tilik PJL didokumentasikan dan disampaikan kepada unit terkait sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut, baik berupa perbaikan fasilitas, penyempurnaan pelaksanaan tugas, maupun pembinaan terhadap petugas apabila diperlukan.
“Setiap catatan dilapangan harus menghasilkan tindak lanjut. Karena itu, hasil Tilik PJL menjadi bagian dari proses evaluasi manajemen untuk memastikan perbaikan benar-benar dilaksanakan. Dengan mekanisme tersebut, pengawasan dapat berjalan dalam satu siklus yang jelas, mulai dari pemeriksaan, pencatatan, tindak lanjut, hingga evaluasi,” jelas Reza.
KAI Divre II Sumatera Barat secara berkelanjutan juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, di antaranya melalui pemeriksaan rutin, pembinaan petugas, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
KAI mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan wajib berhenti, melihat, dan memastikan aman sebelum melintas, mematuhi rambu serta ketentuan lalu lintas, dan tidak menerobos ketika kereta api akan melintas.
Melalui pengawasan yang konsisten, evaluasi berbasis kondisi lapangan, serta keterlibatan seluruh unsur manajemen, KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan dan menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, dan andal bagi masyarakat.
Bandung (ANTARA) - Laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/2027 langsung menyajikan big match bertensi tinggi antara Borneo FC menjamu Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan super bigmatch Persija vs Borneo FC dapat disaksikan atau tempat nonton Persija vs Borneo FC melalui link ini.
Duel ini diprediksi berjalan sengit karena kedua tim sama-sama mengincar 3 poin perdana demi mengawali kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan catatan manis.
Bagi tuan rumah Borneo FC, kemenangan di laga awal merupakan harga mati. Kehilangan poin penuh di kandang sendiri jelas menjadi kerugian besar, sekaligus taruhan untuk menjaga keangkeran Stadion Segiri dari serbuan rival-rival besar.
Di kubu lawan, Persija Jakarta datang dengan wajah baru dan nakhoda anyar, Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu mengusung misi besar untuk mematahkan tuah mistis Stadion Segiri yang selalu menjadi momok menakutkan bagi skuad Macan Kemayoran dalam beberapa musim terakhir.
Berdasarkan catatan rekor pertemuan, Persija memang selalu kesulitan saat berhadapan dengan Pesut Etam. Dari lima duel terakhir, Macan Kemayoran terpuruk dengan menelan tiga kali kekalahan dan hanya mampu memetik dua hasil imbang.
Meski dibayangi rekor buruk, Persija musim ini tampil dengan gairah berbeda. Komposisi skuad yang dihuni banyak wajah baru serta modal kemenangan telak 4-0 atas tim Australia, Brisbane Roar, dalam laga pemanasan pramusim menjadi suntikan optimisme luar biasa bagi Rizky Ridho dan kawan-kawan untuk mencuri poin penuh dari Samarinda.
Berikut adalah detail statistik head-to-head, perkiraan susunan pemain, serta informasi penayangan pertandingan:
Head to Head (H2H)
Susunan pemain
Borneo FC:
Kadu Monteiro (PG) Rifad Marasabessy, Komang Teguh, Iago Mendonca, Caxambu, Rivaldo Pakpahan, Aditya Warman, Juan Villa, Kablan Davy, Rubio, Rodrigo Varanda.
Persija Jakarta:
Nadeo Argawinata (PG), Denis Kolinger, Rizky Ridho (C), Radovan Pankov, Kerim Memija, Ilham Rio Fahmi, Stjepan Loncar, Fabio Calonego, Witan Sulaeman, Alex Jeremejeff, Arlyansyah Abdulmanan.
Pewarta: Jabar Antaranews
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Malaysia secara resmi mendeklarasikan status keadaan darurat di Distrik Serian, Negara Bagian Sarawak, akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) asal Indonesia yang kian memburuk.
Langkah ini diambil setelah indeks pencemaran udara di wilayah tersebut melonjak hingga menyentuh level membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan publik.
Kantor Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengonfirmasi bahwa Raja Malaysia, Sultan Ibrahim, telah memberikan persetujuan atas deklarasi darurat tersebut menyusul permohonan resmi dari Komite Manajemen Bencana Sarawak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk meminimalkan dampak paparan polusi berbahaya, otoritas setempat menerapkan serangkaian kebijakan pembatasan ketat di Distrik Serian.
Pilihan Redaksi
Seperti dilansir Al Jazeera, sebanyak 647 sekolah di Distrik Serian diwajibkan menghentikan kegiatan belajar-mengajar tatap muka mulai Senin pekan depan.
Seluruh kantor pemerintah, swasta, kawasan perkebunan, proyek konstruksi, hingga lokasi penambangan dihentikan sementara, kecuali untuk penyedia layanan esensial.
Operasi penyemaian awan yang semula dijadwalkan berlangsung tiga hari resmi diperpanjang guna memanfaatkan potensi pembentukan awan hujan.
Ketua Komite Manajemen Bencana Sarawak, Douglas Uggah Embas, menegaskan bahwa status darurat ini berlaku spesifik untuk Distrik Serian dan tidak mencakup seluruh Negara Bagian Sarawak. Meski demikian, warga diimbau untuk membatasi aktivitas fisik di luar ruangan.
Kebakaran yang membakar kawasan hutan di Sumatra dan Kalimantan ini telah memicu krisis kabut asap lintas batas yang berdampak luas di Asia Tenggara.
Singapura mulai menerbitkan panduan kualitas udara harian setelah pengukuran 24 jam memasuki kategori tidak sehat untuk pertama kalinya sejak 2023.
Di sisi lain, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan meliburkan sekolah di wilayah ibu kota Metro Manila serta belasan provinsi terdampak.
Paparan asap akibat karhutla di Indonesia menyelimuti wilayah Sabah, Semenanjung Malaysia, hingga Brunei. Para ilmuwan memperingatkan bahwa suhu udara diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan ini, yang berisiko memperparah kondisi karhutla seiring meningkatnya cuaca panas dan kering di wilayah Indonesia.
(wiw)
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan membagikan kisah perjalanan hidup dan pandangannya mengenai pentingnya kemandirian finansial kepada generasi muda dalam acara Lampung Financial Festival 2026.
Di hadapan peserta, termasuk mahasiswa, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menekankan bahwa anak muda harus berani mencoba, mau belajar, bekerja keras, serta memiliki wawasan kewirausahaan sejak dini.
Menurutnya, memasuki usia 20 tahun seharusnya seseorang mulai berusaha mandiri dan tidak terus-menerus bergantung kepada orang tua.
"Kalau sekarang mahasiswa umur 20 tahun tangannya masih di bawah, itu keterlaluan. Umur 20 tahun sudah bisa apa saja. Sudah gagah, sudah pintar, ilmunya banyak. Kalau masih minta uang sama bapaknya, keterlaluan. Itu namanya tidak pandai bersyukur," ujar Zulhas.
Ia kemudian mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan kondisi keluarga atau keadaan ekonomi sebagai alasan untuk menyerah terhadap keadaan.
Zulhas mengatakan, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya selama memiliki kemauan untuk berusaha, bekerja keras, dan terus belajar.
"Jangan terima nasib. Saya dari sana, dari Tuhan, jangan begitu. Tuhan itu agar kamu makmur, kamu maju, kamu hebat. Kalian ini bisa semua asal mau. Mau usaha, mau kerja keras, mau belajar," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menceritakan bagaimana dirinya mengenal dunia usaha sejak masih kecil. Ia mengaku mendapat banyak pelajaran dari sang ibu yang menjalankan warung di kampung.
"Saya umur enam tahun jaga warung di kampung saya, warungnya ibu saya," tuturnya.
Menurut Zulhas, pengalaman menjaga warung membuatnya mulai memahami bagaimana transaksi, keuntungan, dan kerugian dalam berdagang.
Ia mengenang kondisi perekonomian masyarakat pada masa itu, ketika uang tunai belum banyak digunakan. Warga yang ingin membeli kebutuhan sehari-hari terkadang melakukan barter dengan hasil bumi seperti telur, kopi, lada, atau cengkeh.
Hasil bumi tersebut kemudian dikumpulkan dan dibawa untuk dijual. Dari pengalaman itulah, Zulhas mengaku mulai memahami cara menghitung keuntungan.
"Umur tujuh tahun saya sudah ngerti untung rugi, sudah ngerti. Sudah bisa dagang," ujarnya.
Bagi Zulhas, jiwa entrepreneur tidak hanya diperoleh dari teori, tetapi juga dapat terbentuk melalui kebiasaan dan pengalaman sejak dini.
Karena itu, ia mendorong generasi muda, termasuk mahasiswa, untuk tidak hanya mengejar pendidikan formal, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha.
Zulhas menilai wawasan kewirausahaan dapat diterapkan oleh siapa saja, termasuk mereka yang memiliki profesi sebagai guru.
Menurutnya, seseorang tetap dapat menjalankan profesinya sekaligus mengembangkan usaha.
"Kita kalau mau maju itu ya boleh jadi guru, tapi guru yang entrepreneur. Guru yang wawasan entrepreneurnya ada," katanya.
Ia memberikan gambaran, seorang guru yang memiliki penghasilan tetap dapat menggunakan sebagian pendapatannya untuk belajar dan mengembangkan usaha sehingga memiliki sumber penghasilan tambahan.
Hal serupa, kata dia, harus mulai dilakukan oleh mahasiswa.
Zulhas mencontohkan seorang mahasiswi yang ditemuinya di Purwokerto. Mahasiswi tersebut menjalankan bisnis penjualan buku secara daring sambil tetap berkuliah.
Ia bahkan menyebut mahasiswi tersebut mampu menjual sekitar 20 buku per hari. Dengan asumsi keuntungan bersih sekitar Rp100 ribu per buku, penghasilan yang diperoleh disebut dapat mencapai sekitar Rp2 juta per hari atau sekitar Rp60 juta per bulan.
"Mahasiswi semester tiga," kata Zulhas.
Cerita tersebut disampaikan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa pun memiliki peluang untuk membangun usaha sejak masih menempuh pendidikan.
Zulhas juga menceritakan pengalaman ketika dirinya memutuskan merantau ke Jakarta. Ia mengaku datang tanpa mengetahui kondisi Jakarta dan tidak memiliki kenalan di ibu kota.
Namun, keberanian untuk mencoba menjadi salah satu modal yang membawanya menjalani perjalanan hidup.
"Memang nomor satu itu harus berani. Saya merantau ke Jakarta dan tidak tahu Jakarta. Tidak ada kenalan di Jakarta, tapi ibu saya mendukung," ujarnya.
Ia juga pernah mengalami kegagalan dan harus mengubah arah perjalanan kariernya.
"Saya banting setir melamar pegawai negeri," tutur Zulhas.
Dari pengalaman tersebut, ia berpesan kepada generasi muda agar tidak terlalu lama larut dalam kegagalan.
"Kalau gagal jangan lama-lama sedihnya. Karena gagal itu jalan menuju sukses dan naik derajatnya," katanya.
Zulhas menilai generasi muda saat ini memiliki akses yang jauh lebih luas terhadap informasi, teknologi, dan peluang usaha dibandingkan generasi sebelumnya.
Karena itu, ia mendorong Gen Z untuk memiliki critical thinking dan kemampuan problem solving.
Menurutnya, anak muda harus memiliki keingintahuan yang tinggi, tidak mudah menerima keadaan, dan mampu melihat masalah sebagai peluang.
"Jadi Gen Z memang harus ada critical thinking dan problem solving. Kamu harus tahu, mau tahunya banyak," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa usia muda bukan alasan untuk menunggu sampai mendapatkan pekerjaan formal sebelum mulai menghasilkan uang.
"Dari SMA sudah bisa dimulai," kata Zulhas.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan Zulhas dalam Lampung Financial Festival 2026: pendidikan tetap penting, tetapi keberanian, kemandirian, pengalaman, dan wawasan kewirausahaan juga perlu dibangun sejak muda agar generasi berikutnya mampu menciptakan peluang, bukan hanya mencari pekerjaan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
(dce)
[Gambas:Video CNBC]