Zulhas tunjuk Mendag Budi Santoso pimpin PAN NTB

calendar_today 13.10.2026 - person  - timer ~

Lombok Tengah, NTB (ANTARA) - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menunjuk Menteri Perdagangan Budi Santoso sebagai Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Barat (NTB) menggantikan, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) Bupati Lombok Barat yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20 Juli 2026.

Zulkifli Hasan mengatakan penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan roda organisasi PAN di NTB tetap berjalan dan kepengurusan partai segera melakukan konsolidasi.

"Kami menunjuk Budi Santoso untuk segera melakukan konsolidasi internal dan mempercepat kerja-kerja partai di NTB," ujar Zulkifli Hasan di hadapan wartawan di Lombok Tengah, Selasa.

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa PAN harus tetap mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, konsolidasi internal dinilai penting untuk memperkuat mesin partai. Terlebih, PAN menargetkan peningkatan perolehan suara hingga masuk tiga besar pada pemilu mendatang.

Zulhas optimistis Budi Santoso mampu menjalankan amanah partai sekaligus menjaga soliditas organisasi di NTB.

Meski Budi Santoso berdomisili di Jakarta, Zulhas meyakini koordinasi dan pengawasan terhadap kepengurusan PAN NTB tetap dapat berjalan.

"Meski berdomisili di Jakarta, tapi dia tetap akan memantau kalian dari jauh," tegas Zulhas.

Zulhas juga mengingatkan seluruh pengurus dan kader PAN agar senantiasa menjaga nama baik partai. Untuk itu, ia meminta kader untuk semakin dekat dengan masyarakat dan berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Sementara itu, Ketua DPW PAN NTB, Budi Santoso, menegaskan akan segera mengumpulkan jajaran pengurus DPW PAN NTB serta seluruh anggota DPRD dari PAN.

Menurutnya, konsolidasi internal menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi sekaligus memulihkan citra PAN di NTB.

"Saya tidak ada kepentingan apa pun. Ini murni untuk memperjuangkan PAN di NTB," tegasnya.

Budi menyatakan, berbagai strategi akan disiapkan untuk memperkuat basis dukungan PAN di NTB. Menurutnya, kerja-kerja politik tidak boleh ditunda meskipun pelaksanaan pemilu masih sekitar tiga tahun lagi.

Karena itu, konsolidasi dan penguatan struktur partai akan segera dilakukan agar seluruh kader dapat bergerak secara terarah dan efektif.

Budi juga optimistis masyarakat NTB tetap menaruh kepercayaan kepada PAN sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

"Intinya, kita akan bekerja keras untuk masyarakat," katanya.