KLH/BPLH Ajak Anak Muda Bedah MRT Sebagai Solusi Krisis Ekologi Kota

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggelar program edukasi lingkungan berbasis pengalaman langsung (experiential learning) bertajuk Kenali Lingkungan Bareng Anak Muda (KELANA) Edisi Ketiga pada Kamis (6/8).

Dalam program ini, sebanyak 13 pelajar Sekolah Menengah Atas dari berbagai sekolah di Jabodetabek diajak meninjau langsung Depo MRT Lebak Bulus di Jakarta Selatan serta area konstruksi bawah tanah proyek MRT Fase Kedua di Silang Monas, Jakarta Pusat.

Kunjungan lapangan ini bertujuan memperdalam pemahaman generasi muda mengenai urgensi transportasi modern yang rendah emisi dan berkelanjutan sebagai solusi nyata dalam mengatasi krisis ekologi serta kemacetan perkotaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini menjadi penegasan perspektif KLH/BPLH bahwa pengendalian lingkungan di wilayah perkotaan membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda yang memahami keterkaitan antara infrastruktur transportasi modern, pengurangan emisi karbon, dan tata ruang yang berwawasan lingkungan.

Teknologi Rendah Emisi dan Efisiensi Energi Moda Raya Terpadu

Dalam peninjauan di Depo Lebak Bulus yang merupakan fasilitas penyimpanan, perawatan, dan pengoperasian rangkaian kereta, para peserta mempelajari bagaimana MRT Jakarta beroperasi sebagai transportasi massal ramah lingkungan.

Moda transportasi ini mengandalkan pasokan daya Listrik Aliran Atas dan sistem operasi berbasis komunikasi modern (Communication Based Train Control) yang menjamin efisiensi energi serta tidak menghasilkan emisi gas buang langsung di koridor perkotaan.

Kehadiran transportasi publik berkinerja tinggi dengan tingkat ketepatan waktu lebih dari 99 persen ini menjadi representasi penting dalam menekan penggunaan kendaraan pribadi, sekaligus berkontribusi nyata terhadap penurunan emisi gas rumah kaca di Ibu Kota.

"MRT adalah kerja sama government to government antara Jepang dan Indonesia. Kita ingin mencontoh standar dan kualitas Jepang yang baik dalam pengelolaan transportasi kereta api di dunia, termasuk kedisiplinannya," jelas Head of Corporate Communication and Branding Department, PT MRT Jakarta (Perseroda), Angga Satria Perdana.

Ketua Kelompok Kerja Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Biro Humas KLH/BPLH, Romi Setiawan, menjelaskan bahwa kunjungan ke MRT Jakarta dirancang agar anak muda dapat melihat langsung pembuktian praktik pembangunan berkelanjutan.

"KELANA adalah Kenali Lingkungan Bareng Anak Muda yang tujuannya ingin memberikan pengalaman langsung kepada anak muda mengenai proyek-proyek berkelanjutan di Indonesia, salah satunya adalah MRT. Di sini kita belajar bahwa Jakarta memiliki transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta menjadi representasi pengembangan transportasi umum di Indonesia," ujar Romi Setiawan.

Pengembangan Berorientasi Transit untuk Kota yang Layak Huni

Selain teknologi kelistrikan dan operasi kereta, KLH/BPLH juga memperkenalkan konsep Pengembangan Berorientasi Transit (Transit Oriented Development atau TOD) yang diterapkan oleh MRT Jakarta. Pembangunan kawasan TOD berbasis rel ini menjadi katalis regenerasi perkotaan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, seperti:

1. Pengurangan Dampak Lingkungan: Mengurangi jejak karbon perkotaan dengan memprioritaskan integrasi antarmoda angkutan umum massal dan fasilitas pejalan kaki;

2. Peningkatan Kualitas Hidup: Menghadirkan ruang terbuka hijau publik serta kawasan yang layak huni (livable) dan menyenangkan (lovable) bagi masyarakat;

3. Ketahanan Infrastruktur: Membangun infrastruktur perkotaan yang tangguh serta responsif terhadap risiko bencana dan dampak perubahan iklim.

Melalui kunjungan ke area konstruksi proyek MRT Fase Kedua di Silang Monas, para peserta juga melihat secara langsung bagaimana prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) diterapkan secara ketat dalam proyek infrastruktur berskala besar.

Putri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Titisari Kosasieputri, yang turut serta sebagai peserta dalam program KELANA Edisi Ketiga, menekankan pentingnya aksi nyata generasi muda dalam merespons ancaman perubahan iklim global.

"Menurut saya program seperti Kelana ini sangat penting karena generasi muda itu harus diajak untuk peduli akan lingkungan dan sustainability karena climate crisis dan global warming, so now is the time to act," kata Victoria.

Peran Anak Muda sebagai Kreator Edukatif

Melalui tema khusus "KELANA Java Overtrip", pemahaman peserta mengenai transportasi publik berkelanjutan juga dikaitkan dengan tantangan ekologi perkotaan secara menyeluruh, termasuk persoalan pengelolaan limbah dan sampah yang masih membutuhkan perhatian serius.

Para peserta dibekali kapasitas komunikasi agar mampu mengolah pengalaman lapangan dari pengelola MRT Jakarta dan pelestari lingkungan menjadi konten digital yang edukatif.

"Apa yang bisa dibagikan adalah aku bisa membagikan konten-konten kemudian aku bisa membagikan kepada teman-teman bagaimana kita sebagai generasi muda bisa mengolah sampah menuju ke Indonesia yang bersih di kemudian hari," ungkap Sheikha Lana, salah satu peserta program KELANA dari SMA Negeri 1 Depok.

Melalui program KELANA, KLH/BPLH berharap generasi muda tidak hanya memahami pentingnya beralih ke transportasi umum yang ramah lingkungan seperti MRT, tetapi juga menjadi agen perubahan yang aktif mengomunikasikan budaya hidup berkelanjutan di masyarakat.

(inh)

Orang Terkaya Dunia Dituduh Tak Bayar Kontraktor Rp 2,4 Triliun

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Elon Musk, orang terkaya di dunia, dilaporkan berhutang kepada salah satu kontraktor yang membantu membangun kompleks data center Colossus miliknya yang luas di dekat Memphis.

Kontraktor asal Ohio, Darana Hybrid, mengajukan dua klaim hak tanggungan terhadap SpaceXAI, sebelumnya dikenal sebagai xAI sebelum digabung ke dalam SpaceX. dan menuntut perusahaan Musk tersebut untuk membayar lebih dari USD 136 juta (Rp 2,4 triliun) atas pekerjaan yang telah dilakukannya sejak tahun 2024.

"Para kontraktor menyatakan bahwa mereka belum dibayar atas pekerjaan konstruksi yang telah dilakukan bertahun-tahun," ujar Dima Amro, jurnalis yang pertama kali mengungkapkan berita tersebut, kepada Action 5 News.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan dua data center Colossus milik Musk di Greater Memphis memang kontroversial. Demi mengoperasikan secepat mungkin, mereka mendatangkan turbin gas dengan tingkat polusi tinggi, yang dikeluhkan warga setempat karena membuat udara jadi sesak.

Dikutip detikINET dari Futurism, keterlambatan pembayaran ini mengindikasikan cara instan SpaceXAI agar pusat data tersebut dapat beroperasi secepat mungkin.

Darana Hybrid mengajukan dua klaim terhadap SpaceXAI. Satu klaim menuntut USD 18 juta untuk pembangunan fasilitas Colossus pertama di dekat Boxtown, dan klaim lainnya bernilai lebih dari USD 118 juta untuk pekerjaan fasilitas kedua di Whitehaven.

Dan ini mungkin baru permulaan. Pemilik Darana Hybrid, Darryl Cuttell, dilaporkan akan mengajukan lebih banyak klaim utang, yang membuat total tunggakan pembayaran melonjak hingga lebih dari setengah miliar dolar.

"Jadi sepertinya akan ada lebih banyak klaim yang muncul ke permukaan. Klaim senilai sekitar USD 400 juta lagi. Saya mendapat kabar bahwa gugatan tersebut akan diajukan di Mississippi untuk fasilitas-fasilitas SpaceXAI di sana," kata Amro.

Menurut laporan tersebut, dua perusahaan lain, yakni USW-Menard Inc dan TorcSill Foundations, juga mengajukan klaim dengan total lebih dari USD 2,2 juta atas pekerjaan yang dilakukan di fasilitas data center SpaceXAI.

Dugaan penunggakan bernilai ratusan juta dolar ini telah mengacaukan hidup Cuttell. "Dia mengatakan tidak bisa tidur selama lebih dari empat bulan. Berat badannya turun drastis. Dan dia merasa seolah tidak ada masa depan lagi saat ini setelah mengajukan klaim-klaim tersebut," ungkapnya.

Ini bukan pertama kalinya Musk dituduh merugikan perusahaan kecil yang membantunya membangun imperium bisnis. Investigasi CNN tahun 2025 menemukan para kontraktor untuk perusahaan otomotif milik Musk, Tesla, mengajukan klaim atas tunggakan pembayaran lebih dari USD 110 juta dalam lima tahun terakhir. Banyak dari kontraktor tersebut usaha berskala kecil dan usaha keluarga.

(fyk/fyk)

TAGS

LIHAT LAINNYA

Menko Pangan: Pirolisis lengkapi PSEL tangani sampah nasional

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis untuk melengkapi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam mempercepat penanganan sampah nasional.

Menurut dia, kapasitas PSEL yang tengah dikembangkan belum dapat menangani seluruh timbulan sampah sehingga diperlukan teknologi pengolahan lain yang mampu mengubah sampah menjadi sumber energi.

“Persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani dengan cara biasa. Kita membutuhkan percepatan melalui intervensi teknologi. Karena itu, selain pembangunan PSEL, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis agar semakin banyak sampah yang dapat diolah menjadi energi,” kata Zulhas dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 telah mempercepat pembangunan PSEL di sejumlah daerah.

Baca juga: Danantara percepat transformasi sampah jadi energi lewat DPT Baru

Ia menyebut Indonesia akan memiliki 13 lokasi PSEL, termasuk fasilitas di Kota Palembang yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Namun, Zulhas menyebut kapasitas PSEL tersebut diperkirakan baru mampu menangani sekitar 22 persen timbulan sampah nasional sehingga dibutuhkan teknologi pengolahan pelengkap.

Salah satu teknologi yang didorong pemerintah adalah pirolisis, yakni proses pengolahan yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah yang telah menumpuk di tempat pemrosesan akhir (TPA) menjadi bahan bakar terbarukan setara solar.

Pemerintah memperkirakan pemanfaatan teknologi tersebut secara lebih luas berpotensi membantu menangani sekitar 20 persen persoalan sampah nasional.

Pengembangan teknologi pirolisis, lanjut Zulhas, juga dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah, termasuk dalam pengembangan proyek percontohan di lima wilayah.

Lima wilayah tersebut meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Semarang, Kota Bekasi, dan DKI Jakarta.

Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional PSEL Bogor Raya 1 serta memperluas penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi.

Menko Pangan mengatakan keberhasilan pengembangan fasilitas pengolahan sampah membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan, percepatan perizinan, dan kepastian pasokan sampah bagi fasilitas pengolahan.

Ia menilai percepatan pengolahan sampah diperlukan untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA sekaligus mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran saat musim kering.

Pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi beban TPA sekaligus meningkatkan nilai guna sampah.

“Kita ingin persoalan sampah tidak hanya selesai, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat. Dengan gotong royong dan kerja cepat, target itu dapat kita capai,” ucap Zulhas.

Baca juga: Dari tumpukan sampah menuju energi untuk industri

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bukan 16 Juta per Bulan, Segini Gaji Manajer Kopdes Menurut Purbaya

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Kehadiran program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memicu perbincangan di masyarakat. Beredar kabar gaji manajer KDMP senilai Rp 16 juta per bulan. Namun, hal itu dibantah oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya menilai, besaran gaji tersebut terlalu besar. Purbaya bahkan mengaku mendengar bahwa gaji yang disiapkan untuk para manajer kopdes itu sekitar upah minimum provinsi (UMP) lebih sedikit.

"Kalau Rp 16 juta pasti salah, kegedean kayaknya, saya denger UMP lebih sedikit aja, masih ketinggian," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Minggu (9/8/2026).

Meskipun demikian, Purbaya mengaku belum mengetahui angka pasti gaji yang disiapkan pemerintah untuk para manajer kopdes. Namun, Ia memastikan pihaknya tak setuju jika gaji yang diberikan sampai Rp 16 juta.

"Enggak sampai segitulah. Kita belum lihat angkanya, tapi enggak sampai segitu pasti. Kalau segitu ya kita enggak setujuin aja, selesai tadi UMP," papar Purbaya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah masih menyiapkan skema khusus untuk membiayai operasional awal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Salah satunya, gaji manajer koperasi akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun pertama.

Sementara Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, ketentuan tersebut akan dimuat dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini sedang difinalisasi.

Regulasi itu juga akan mengatur berbagai aspek pengelolaan koperasi, termasuk mekanisme penggajian manajer.

Meski demikian, Ferry belum bersedia mengungkapkan besaran gaji yang nantinya diterima para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"(Gaji manajer bersumber dari) APBN. Sementara APBN selama 2 tahun," kata Ferry saat ditemui di The Westin, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Ciri Kepribadian Orang yang Sering Membatalkan Janji Tanpa Rasa Bersalah

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Orang yang sering membatalkan janji kerap dianggap tidak menghargai orang lain. Namun, dalam psikologi, alasan seseorang membatalkan rencana tidak selalu sama.

Ada yang melakukannya karena ingin menjaga batas kemampuan diri, ada yang merasa kelelahan, tetapi ada juga yang memang kurang mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain.

Karena itu, kebiasaan membatalkan janji tanpa rasa bersalah tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menilai kepribadian seseorang. Meski demikian, cara seseorang menyikapi komitmen, menetapkan batasan, serta merespons perasaan orang lain dapat memberikan gambaran mengenai kecenderungan perilakunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Melansir YourTango, ada beberapa ungkapan yang kerap diucapkan oleh orang yang membatalkan janji tanpa merasa bersalah. Sejumlah teori dan temuan dalam psikologi dapat membantu menjelaskan kemungkinan alasan yang melatarbelakangi perilaku tersebut.

Mengapa ada orang yang membatalkan janji tanpa merasa bersalah?

Menurut teori Self-Determination Theory yang dikembangkan psikolog Richard M. Ryan dan Edward L. Deci, setiap orang memiliki kebutuhan untuk membuat pilihan yang sesuai dengan nilai dan kebutuhannya sendiri. Kemampuan mengambil keputusan secara mandiri (autonomy) berkaitan dengan kesejahteraan psikologis yang lebih baik.

Di sisi lain, para psikolog juga menjelaskan bahwa menetapkan batasan (boundaries) merupakan bagian dari hubungan yang sehat. Seseorang dapat menolak atau membatalkan janji ketika merasa tidak sanggup, selama dilakukan secara jujur, dikomunikasikan dengan baik, dan tetap menghargai waktu maupun perasaan orang lain.

Meski begitu, apabila seseorang berulang kali membatalkan janji tanpa menunjukkan empati atau tanggung jawab terhadap dampaknya pada orang lain, kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi kualitas hubungan interpersonal.

Perlu dipahami bahwa kebiasaan membatalkan janji tanpa rasa bersalah tidak selalu menunjukkan tipe kepribadian tertentu. Namun, dalam konteks tertentu, cara seseorang mengambil keputusan dan berkomunikasi dapat memberikan gambaran mengenai kecenderungan perilakunya.

Melansir YourTango, berikut beberapa ciri yang dapat terlihat, beserta contoh ungkapan yang kerap digunakan.

1. Mengenali batas kemampuan diri

Contoh ungkapan: "Aku tidak sanggup"

Tidak semua orang membatalkan janji karena tidak peduli. Ada kalanya seseorang memang merasa kelelahan secara fisik maupun emosional sehingga memilih beristirahat daripada memaksakan diri.

Mengakui bahwa diri sedang tidak sanggup juga dapat mencerminkan kesadaran terhadap batas kemampuan (self-awareness). Selama disampaikan dengan jujur dan tetap menghargai waktu orang lain, keputusan membatalkan janji dalam kondisi seperti ini tidak selalu menunjukkan sikap yang negatif.

2. Berani menetapkan batasan

Contoh ungkapan: "Aku sepertinya tidak bisa"

Orang yang memahami batas kemampuan fisik maupun emosionalnya cenderung lebih berhati-hati sebelum membuat komitmen. Mereka memilih menyesuaikan aktivitas dengan kapasitas yang dimiliki agar tidak kewalahan.

Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kecenderungan introvert, waktu menyendiri dapat menjadi cara untuk memulihkan energi setelah banyak berinteraksi dengan orang lain. Karena itu, mereka cenderung lebih selektif dalam menerima undangan atau membuat rencana agar tidak merasa kewalahan.

Selama dikomunikasikan secara jujur dan tetap menghargai waktu maupun perasaan orang lain, keputusan membatalkan janji dalam kondisi seperti ini dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan diri (self-care).

3. Tetap berusaha menjaga hubungan

Contoh ungkapan: "Sampai jumpa lain kali"

Membatalkan janji tidak selalu berarti seseorang tidak menghargai hubungan yang sudah terjalin. Mengucapkan "sampai jumpa lain kali" dapat menunjukkan bahwa ia tetap ingin menjaga hubungan tersebut dan berharap ada kesempatan lain untuk bertemu.

Ungkapan ini juga dapat mencerminkan kepedulian terhadap perasaan orang lain. Meski harus membatalkan rencana, mereka berusaha menyampaikannya dengan sopan, meminta maaf jika diperlukan, serta membuka peluang untuk menjadwalkan pertemuan di lain waktu.

Cara berkomunikasi seperti ini dapat membantu mengurangi rasa kecewa sekaligus menunjukkan bahwa pembatalan janji bukan berarti hubungan tersebut tetap penting untuk mereka.

4. Memilih jujur daripada mencari alasan

Contoh ungkapan: "Aku mau rebahan dulu di sofa"

Ungkapan ini biasanya digunakan sebagai cara bercanda untuk mengatakan bahwa seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Sebagian orang memilih menyampaikan alasan yang sebenarnya daripada membuat alasan yang dibuat-buat ketika harus membatalkan janji. Bersikap jujur mengenai kondisi diri dapat membantu membangun kepercayaan dalam hubungan, meskipun lawan bicara mungkin tetap merasa kecewa.

Memprioritaskan waktu untuk beristirahat bukanlah hal yang keliru. Namun, agar hubungan tetap terjaga, keputusan membatalkan janji sebaiknya disampaikan secara jujur, dikomunikasikan dengan baik, serta tetap menghargai waktu dan perasaan orang lain.

5. Terlalu mengutamakan kepentingan diri

Contoh ungkapan: "Saya tidak berutang apa pun kepadamu"

Kalimat ini terdengar seperti mengabaikan perasaan orang lain jika digunakan untuk membenarkan kebiasaan membatalkan janji. Meski setiap orang berhak menentukan pilihannya sendiri, hubungan interpersonal tetap membutuhkan rasa saling menghargai. 

Komitmen yang telah dibuat juga membawa konsekuensi terhadap waktu dan harapan orang lain. Karena itu, perlu dibedakan antara tidak memiliki kewajiban untuk selalu memenuhi setiap ajakan dan tetap menghormati waktu serta usaha yang telah diberikan orang lain.

Jika seseorang berulang kali membatalkan janji tanpa penjelasan atau tanpa menunjukkan kepedulian terhadap dampaknya, hal tersebut dapat mengurangi kepercayaan dan memengaruhi kualitas hubungan.

6. Kurang mempertimbangkan perasaan orang lain

Contoh ungkapan: "Kalau mereka marah, itu urusan mereka"

Menetapkan batasan bukan berarti mengabaikan perasaan orang lain. Seseorang tetap dapat memutuskan untuk membatalkan janji, tetapi pada saat yang sama menyadari bahwa keputusan tersebut mungkin membuat orang lain kecewa.

Sebaliknya, jika seseorang sepenuhnya mengabaikan dampak tindakannya dan menganggap kekecewaan orang lain bukan tanggung jawabnya, hal tersebut dapat menunjukkan kurangnya empati dalam hubungan interpersonal. Komunikasi yang jujur, disertai kesediaan mengakui dampak dari keputusan yang diambil, umumnya membantu menjaga hubungan tetap sehat.

7. Cenderung menghindari komitmen yang pasti

Contoh ungkapan: "Kita lihat nanti saja"

Sebagian orang memilih tidak langsung memberikan kepastian karena belum mengetahui kondisi fisik maupun emosinya pada hari tersebut. Cara ini dapat membantu menghindari pembatalan mendadak. Namun, apabila terlalu sering dilakukan tanpa memberikan kepastian, orang lain juga bisa kesulitan menyusun rencana bersama.

8. Lebih menyukai jadwal yang fleksibel

Contoh ungkapan: "Saya belum tahu akan melakukan apa hari itu"

Ada orang yang lebih nyaman menjaga jadwalnya tetap fleksibel dibanding membuat rencana jauh-jauh hari. Hal ini tidak selalu menunjukkan sikap yang buruk.

Meski demikian, jika seseorang terus-menerus menghindari membuat komitmen yang jelas hingga membuat orang lain menggantung, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kepercayaan dan kualitas hubungan.

Membatalkan janji tidak selalu mencerminkan kepribadian

Tidak semua orang yang membatalkan janji tanpa rasa bersalah memiliki kepribadian yang sama. Ada yang melakukannya sebagai bentuk menjaga kesehatan mental atau batas kemampuan diri, ada pula yang memang kurang mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain.

Karena itu, penting melihat perilaku tersebut secara utuh, termasuk bagaimana seseorang menjelaskan alasannya, menghargai waktu orang lain, serta menunjukkan empati ketika harus membatalkan sebuah komitmen. Dalam hubungan yang sehat, menjaga diri sendiri dan menghargai orang lain seharusnya dapat berjalan beriringan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Karyawan Sempat Tak Ngaku Mencuri, Tasyi Athasyia Akhirnya Lapor Polisi demi Beri Efek Jera

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:42 WIB

VIVA – Tasyi Athasyia akhirnya mengambil langkah hukum setelah mengungkap dugaan pencurian barang-barang miliknya yang dilakukan oleh seorang karyawan. Bukan semata karena nilai kerugian yang disebut mencapai lebih dari Rp500 juta, Tasyi mengaku keputusan melapor polisi diambil karena ingin memberikan efek jera.

Baca Juga

Menurut Tasyi, barang yang diduga dicuri bukan hanya satu atau dua. Dari penelusuran yang dilakukan setelah menemukan bukti transaksi, setidaknya terdapat hampir 12 barang miliknya yang diketahui telah dijual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut membuat Tasyi merasa persoalan ini tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan memberikan maaf. Terlebih, ia menyebut karyawan tersebut sempat tidak mengakui perbuatannya ketika pertama kali ditanya.

Baca Juga

Tasyi Ungkap Alasan Memilih Jalur Hukum

Melalui unggahan di media sosial, Tasyi menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya tidak terlalu memikirkan nilai barang yang hilang. Hal yang lebih membuatnya khawatir adalah dugaan pencurian tersebut disebut telah dilakukan berkali-kali.

Baca Juga

“AGUSTUS A NYA APA????? Alhamdulillah malingnya ketauan? Aku bukan mikirin barangnya, cuma jujur karena mencurinya hampir 12 barang wich is 12 kali jatohnya bahaya kalo ga dikasih efek jera guys?,” tulis Tasyi yang dikutip dari Instagramnya pada Minggu, 9 Agustus 2026. 

Pelaku Sempat Tak Mengaku saat Ketahuan

Keputusan Tasyi membawa kasus tersebut ke polisi juga tidak terlepas dari sikap karyawan yang disebut masih memberikan jawaban tidak jujur setelah bukti ditemukan.

Sebelumnya, dugaan pencurian itu mulai terbongkar ketika salah satu anggota tim Tasyi menemukan notifikasi email yang berkaitan dengan transaksi penjualan barang. Dari sana, tim kemudian menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada barang-barang milik Tasyi yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Setelah bukti diperlihatkan, karyawan tersebut akhirnya disebut mengakui perbuatannya. Bahkan, menurut Tasyi, jumlah barang yang telah dijual kemungkinan lebih banyak daripada yang awalnya diketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Tasyi mengaku tetap merasa heran dengan respons karyawan tersebut setelah pengakuan diberikan.

“Dan setelah ketauan pun masih bohong terus, dan setelah ngaku pun mukanya ga ada nyesel2nya , nangis aja engga, sampe aku yg nanya kok bisa ga nangis, baru pura2 nangis? jujur agak bingung,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Bukan Sekadar Masalah Kerugian Materi

Bank Sentral China Borong 20 Ton Emas pada Juli 2026

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - People’s Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral China telah membeli emas selama 21 bulan berturut-turut. Berdasarkan data cadangan terbaru bank sentral, PBOC telah membeli 20 ton emas pada Juli 2026, kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2023.

Mengutip Kitco, Minggu, (9/8/2026), sejak Maret, bank sentral itu telah meningkatkan laju pembelian bulannya.

"Hal ini meningkatkan penambahan bersih sejak awal tahun (YTD) menjadi 60 ton, dan total kepemilikan emas menjadi 2.366 ton," tutur Analis Senior wilayah EMEA di World Gold Council (WGC), Krishan Gopaul, dalam sebuah unggahan media sosial jelang akhir pekan ini.

China meski terus mendominasi pasar, Gopaul mencatat negara tersebut bukan satu-satunya bank sentral yang meningkatkan cadangan resminya. Dalam komentarnya di media sosial, ia menyebutkan Bank Nasional Ceko meningkatkan cadangannya sebesar 1,7 ton pada bulan lalu. Ia menambahkan, bank sentral tersebut kini semakin dekat dengan target kepemilikan 100 ton.

"Total pembelian bersih sejak awal tahun mencapai 12 ton, dengan kepemilikan emas kini mencapai 84 ton," kata dia.

Gopaul juga menyebutkan, Bank Nasional Kazakhstan meningkatkan cadangannya lebih dari 1 ton pada bulan lalu. Para analis menyatakan, permintaan dari bank sentral telah menjadi faktor kunci yang memungkinkan emas mempertahankan level support kritis di atas US$ 4.000 per ons.

Dalam sebuah catatan yang diterbitkan pada akhir Juli, analis komoditas di BMO Capital Markets memperkirakan meningkatnya permintaan dari China akan menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas pada paruh kedua tahun ini. Mereka menambahkan, sebagian besar cadangan emas China yang terus bertambah tersebut tidak dilaporkan secara resmi.

"Analisis terbaru kami menunjukkan bahwa China telah mengakumulasi sekitar 30.000 ton emas yang sudah ditambang (di atas tanah), jumlah yang lebih tinggi dibandingkan data resmi dan kini mendorong sekitar sepertiga dari arus permintaan global," ungkap para analis tersebut.

Penutupan Muktamar ke-15 NA, Rektor UMS umumkan siapkan beasiswa bagi kader Nasyiatul Aisyiyah

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Penutupan Muktamar ke-15 NA, Rektor UMS umumkan siapkan beasiswa bagi kader Nasyiatul Aisyiyah

Minggu, 9 Agustus 2026 09:38 WIB

Image Print

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Kader-kader Nasyiatul Aisyiyah (NA) yang mengikuti Muktamar ke-15 NA akan mendapatkan beasiswa full untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Hal ini disampaikan oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum secara langsung di hadapan ratusan kader NA pada Penutupan Muktamar ke-15 NA, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/8).

Kegiatan yang bertempat di Ballroom Hotel Dwangsa, turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbaniyah, M.Kes., dan Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.

Dalam sambutannya, Harun menyampaikan tema besar yang diangkat pada Muktamar NA kali ini sejalan dengan visi besar UMS sebagai universitas Islam yang mencerahkan. Ia juga melaporkan pendaftar mahasiswa baru UMS yang telah terdata oleh sistem.

“Sebanyak 27.500 calon mahasiswa baru yang telah mendaftar di UMS, dan sebanyak 7.250 telah melakukan registrasi di UMS,” jelasnya.

Harun juga mengajak kepada seluruh kader-kader NA se-Indonesia untuk melanjutkan karir pendidikannya dengan menawarkan beasiswa program magister dan doktor di UMS. Menurutnya, beasiswa program magister dan doktor akan diberikan kepada kader NA yang siap berkomitmen dalam membumikan dan berkontribusi nyata di persyarikatan.

“Kami akan berikan beasiswa kepada kader-kader NA yang mengikuti Muktamar ke-15 NA di Surakarta ini, di program magister dan program doktor, sehingga kami dapat membantu mencetak kader-kader perempuan yang militan” ujarnya.

Senada dengan itu, Monica Subastia, M.Pd., selaku Ketua Umum terpilih periode 2026-2030 menyampaikan terpilihnya menjadi Ketua Umum NA merupakan tanggung jawab besar yang diemban selama satu periode kedepan. Menurutnya, NA harus menjadi organisasi yang mencerahkan.

“NA lahir bukan sebagai gerakan berpangku tangan, bukan sebagai gerakan emak-emak biasa. Namun, NA hadir sebagai organisasi perempuan yang dapat menjadi solusi dan memberikan pencerahan,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa gerakan NA harus dapat tersampaikan kepada akar rumput tanpa harus menanyakan kembali branding-branding gerakan. Menurutnya, gerakan akar rumput menjadi sebuah aksi nyata yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Monica mengatakan bahwa gerakan akar rumput dapat dimulai dari lingkup kecil berupa keluarga. Dengan menguatkan ketahanan keluarga akan bisa menjawab tantangan zaman dan rencan-rencana NA ke depan.

“Maka, dimulai dari ekosistem kecil yang sederhana, akan menjadi satu-satunya alasan gerakan NA bisa menjawab segala tantangan zaman,” jelasnya.

Selanjutnya, Monica juga menegaskan bahwa NA juga harus berperan penting di tengah maraknya perkembangan teknologi. Menurutnya, NA perlu merebut literasi-literasi digital, agar kader-kader perempuan NA dapat mengambil referensi-referensi yang aktual dalam beramal.

“Karena itu, NA siap memberikan narasi-narasi di ruang digital yang sesuai dengan kebutuhan perempuan yang ramah dan aman,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti dalam kuliah umumnya menyampaikan rasa optimismenya dalam mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Menurutnya, para kader NA mayoritas berprofesi sebagai guru yang dapat bersinergi dalam mewujudkan program-program kementerian pendidikan.

“NA menjadi mitra strategis kami untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Karena masih terdapat kesenjangan mutu pendidikan, dan masih ada sebagian anak-anak Indonesia yang belum mendapat pendidikan yang semestinya,” paparnya.

Dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, Mu’ti menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berupaya memberikan layanan pendidikan seluas-luasnya yang disebutnya dengan broad based education atau pendidikan berbasis luas.

“Di mana pendidikan dapat diterima oleh anak-anak lewat kegiatan nonformal yang sering dilakukan oleh lembaga atau organisasi, salah satunya seperti Nasyiatul Aisyiyah,” pungkasnya.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Nikita Willy Selalu Dengarkan Celotehan Issa Demi Bangun Ikatan Emosional

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Aktris Nikita Willy kembali menjadi perbincangan publik terkait pola asuhnya terhadap sang putra, Issa Xander Djokosoetono. Issa mulai menunjukkan perkembangan komunikasi yang sangat aktif, sehingga menuntut perhatian lebih dari kedua orang tuanya.

Nikita Willy mengungkapkan kunci utama dalam menghadapi anak pada fase ini adalah kemauan orang tua untuk benar-benar hadir dan mendengarkan setiap ucapan sang buah hati. Ia menyadari anak di usia balita memiliki rasa ingin tahu yang besar dan kebutuhan untuk divalidasi setiap kali mereka mencoba menyampaikan sesuatu.

"Masa-masa itu dia memang lagi baru dua tahun ya, jadi tau bahwa kita sebagai orang tua tuh sebenernya emang dengerin apa yang mereka katakan gitu," kata Nikita Willy saat ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (8/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut istri Indra Priawan ini, orang tua sering kali melakukan kesalahan dengan mengabaikan omongan anak karena dianggap hanya celotehan biasa. Padahal, bagi seorang anak kecil, hal-hal sederhana yang mereka bicarakan merupakan peristiwa besar yang membutuhkan respons dari orang di sekitarnya.

Nikita Willy berusaha untuk selalu memberikan atensi penuh setiap kali Issa mulai berbicara. Ia tidak ingin melewatkan momen di mana sang putra merasa penting dan dihargai melalui percakapan-percakapan sederhana di rumah.

"Walaupun mungkin sebenernya gak penting bagi kita, tapi mungkin bagi mereka itu penting banget," ucapnya.

Aktris berusia 32 tahun itu menekankan orang tua perlu meluangkan waktu merespons komunikasi yang dibangun oleh anak sejak dini. Hal ini dianggap sebagai bentuk kasih sayang yang paling nyata dalam keseharian mereka.

"Jadi kita harus lebih sering mendengarkan apa yang mereka katakan," tuturnya.

Melihat tingkah laku Issa yang semakin pandai mengekspresikan diri, Nikita Willy mengaku sangat menikmati setiap momen perkembangan tersebut. Baginya, melihat sang anak mulai bisa bercerita dan memberikan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya merupakan kebahagiaan tersendiri sebagai seorang ibu.

"Selucu-lucu itu sih emang," pungkasnya.

(ahs/nu2)

Kemenhut menginisiasi perubahan paradigma penegakan hukum terpadu kehutanan

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Kemenhut menginisiasi perubahan paradigma penegakan hukum terpadu kehutanan

Minggu, 9 Agustus 2026 09:31 WIB

Image Print

Dirjen Gakkum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho memberikan paparan Multistakeholder Meeting Penegakan Hukum Terpadu Kehutanan dan Tumbuhan dan Satwa Liar diBogor, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026). ANTARA/HO-Kemenhut

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menginisiasi perubahan paradigma penegakan hukum terpadu terkait kehutanan, tumbuhan dan satwa liar (TSL) ilegal menghadapi perubahan tren kejahatan dan dampaknya yang semakin kompleks.

Dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu, Direktur Jenderal (Dirjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan pentingnya penerapan pendekatan hukum multidisiplin (multidoor) untuk membongkar kejahatan terorganisasi terkait kehutanan dan TSL.

"Pendekatan multidoor menjadi semakin penting. Berbagai instrumen hukum yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal, termasuk tindak pidana korupsi, perpajakan, kepabeanan, hingga sektor jasa keuangan. Dengan pendekatan tersebut, kita dapat memperluas ruang penegakan hukum sekaligus meningkatkan daya ungkit dalam membongkar jaringan kejahatan yang lebih besar," ujar Dwi Januanto Nugroho.

Untuk itu, Ditjen Gakkum Kemenhut bersama program Law Enforcement for Sustainable Viable Ecosystems and Biodiversity Resilience through Multi-Sectors Engagement (LEVERAGE) menyelenggarakan Multistakeholder Meeting Penegakan Hukum Terpadu Kehutanan dan Tumbuhan dan Satwa Liar sebagai langkah strategis menanggulangi tindak pidana perdagangan tumbuhan dan satwa liar ilegal yang dilaksanakan 7-8 Agustus 2026 di Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Januanto menyatakan pentingnya strategi penegakan hukum masa depan harus bertransformasi pada pembuktian berbasis sains dan pemutusan insentif ekonomi kejahatan.

"Kita perlu menempatkan pemulihan aset (asset recovery), pemutusan keuntungan ekonomi hasil kejahatan, serta dukungan sains forensik (forensic science) sebagai bagian utama strategi," katanya.

Hal it karena penegakan hukum yang efektif tidak hanya diukur dari jumlah pelaku yang dipidana, melainkan dari kemampuan negara membangun pembuktian presisi berbasis ilmiah dan menghilangkan motivasi ekonomi kejahatan tersebut.

Forum itu kemudian merumuskan empat langkah strategis yaitu penguatan kelembagaan, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terintegrasi, penguatan substansi regulasi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Forum itu sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh terkait termasuk Direktur D Jampidum Kejagung RI Dwi Agus Arfianto, Direktur Penuntutan KPK Budhi Sarumpaet, Direktur Penegakan Hukum Ditjen Pajak Samingun, Hakim Tinggi Yustisial BSDK/Anggota Lingkungan Hidup Mahkamah Agung R. Heru Wibowo Sukaten.

Dalam diskusi tersebut, hadir juga Staf Khusus Menteri Kehutanan Bidang Penegakan Hukum Kehutanan Irjen. Pol. K. Rahmadi dan Staf Khusus Menteri Kehutanan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Konflik Tenurial Irjen Pol (Purn) Didik Agung Widjanarko sebagai Penanggap Utama.

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.