Dosen UNP bantu tingkatkan keterampilan vokasi lewat literasi media pembelajaran digital di Pasaman Barat

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Negeri Padang (UNP) sukses melaksanakan program pemberdayaan bertajuk "Literasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Lembar Kerja: Jalan Menuju Pendidikan Cerdas" di SMKN 1 Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Program yang didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Hibah BIMA 2026 ini, bertujuan untuk mempercepat transformasi ekosistem pendidikan vokasi berbasis teknologi modern.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 18 dan 19 Agustus tersebut, diketuai Rido Putra, S.Pd., M.Pd.T., bersama anggota tim pengabdi Dr. Delvi Asmara, S.Pd., M.Kom dan Dr. Iffarial Nanda, S.Pd., M.Pd.T.,.

Rido mengatakan kegiatan ini menerapkan strategi Double-Impact Empowerment.

Pendekatan inovatif ini menyasar dua pilar utama di sekolah, yaitu peningkatan kapasitas digital tenaga pendidik (11 guru) dan penguatan keterampilan praktikum terapan peserta didik (90 siswa).

"Intervensi ini dirancang untuk menjawab tantangan riil yang dihadapi SMKN 1 Kinali," kata Rido, di Padang, Kamis.

Ia menjelaskan sebelumnya, proses pembelajaran teori di sekolah masih terikat pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) cetak berbasis kertas yang statis, sementara jam terbang praktikum hands-on bagi siswa masih sangat terbatas.

"Sinergi antara guru yang terampil merancang media digital interaktif dan siswa yang mahir mengoperasikan kit trainer secara langsung merupakan kunci utama dalam mewujudkan Pendidikan Cerdas di era Industri 4.0. Kami hadir untuk mentransfer teknologi yang aplikatif dan berkelanjutan," jelasnya.

Melalui pelatihan dan pendampingan intensif, sebanyak 11 guru sasaran dilatih menguasai platform pembuatan LKPD Digital interaktif berbasis cloud, seperti The Power of Artificial Intelligence, Canva Education, QR Code (Quick Response Code) dan Google Forms terintegrasi serta Flip Builder.

Menurutnya, hasilnya sangat signifikan, kompetensi digital guru melonjak drastis dari rata-rata nilai awal (pre-test) 45,8 menjadi 85,3 pada post-test, dengan nilai Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,73 yang masuk dalam kategori Tinggi. Sebanyak 11 produk LKPD Digital interaktif, yang dilengkapi fitur koreksi otomatis (auto-grading) dan media interaktif berhasil diproduksi dan siap diintegrasikan ke repositori sekolah.

Sementara itu, pada kelompok peserta didik, sebanyak 90 siswa SMKN 1 Kinali, diberikan pembekalan teori operasional serta pengalaman praktikum langsung (hands-on experience) menggunakan perangkat peraga Kit Trainer Kejuruan.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman teoretis siswa sebesar 68,5 persen (skor post-test 84,6), dan 100 persen siswa dinyatakan tuntas dalam uji kompetensi psikomotorik pengoperasian alat dengan nilai rata-rata 88,5.

Kepala SMKN 1 Kinali, Hardimentis Marwan, S.Pd., M.Pd.T., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dan kepedulian akademisi UNP terhadap peningkatan mutu pendidikan di Pasaman Barat.

Menurutnya, program ini memberikan dampak langsung terhadap efisiensi pembelajaran dan kepercayaan diri siswa saat mempraktikkan teori kejuruan.

"Kehadiran Tim PkM UNP memberikan penyegaran luar biasa bagi sekolah kami. Guru-guru kini mandiri membuat media ajar digital yang menarik sehingga mengurangi biaya cetak kertas, dan siswa kami mendapatkan kesempatan emas untuk praktikum mandiri dengan alat peraga yang canggih," katanya.

Seluruh rangkaian program ini juga menghasilkan berbagai luaran strategis, di antaranya publikasi artikel ilmiah pada Jurnal Pengabdian Terakreditasi Sinta, penuangan Video Impact di YouTube, pemberitaan media massa online, serta luaran tambahan berupa Hak Cipta (HKI) dari DJKI Kemenkumham RI atas Trainer Pembelajaran.

Ke depan, hasil inovasi ini akan dilembagakan melalui Komunitas Belajar (Combel) sekolah guna menjamin keberlanjutan dampak Pendidikan Cerdas secara berkesinambungan.

Program ini sejalan dengan Suistanable Development Goals (SDG) atau Tujuan Pemban gunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kompetensi digital guru dan penguatan keterampilan praktikum siswa.

Pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan, Canva Education, QR Code, Google Forms, dan LKPD digital juga mendukung SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan inovasi teknologi dalam proses pembelajaran.

Sementara itu, penguatan kompetensi kejuruan siswa sejalan dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pembekalan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.