Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:00 WIB
Beijing, VIVA – Honda mengubah strategi pengembangan produknya di China sebagai upaya mengejar ketertinggalan dari merek-merek otomotif lokal yang semakin agresif di pasar kendaraan listrik. Jika sebelumnya peran besar berada di Jepang, kini pengembangan model baru untuk pasar China akan dipimpin oleh tim yang berbasis di negara tersebut.
Baca Juga
Langkah ini menjadi bagian dari strategi baru Honda bersama mitra usahanya, GAC Honda. Dalam dua tahun ke depan, keduanya berencana meluncurkan empat kendaraan elektrifikasi baru yang terdiri dari dua mobil listrik murni dan dua model hybrid khusus untuk pasar China.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Jumat 7 Agustus 2026, perubahan tersebut dilakukan setelah penjualan Honda di China terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan yang semakin ketat dari produsen lokal seperti BYD, Geely, hingga Aion membuat pabrikan Jepang itu harus mengubah pendekatan dalam mengembangkan produk.
Baca Juga
Alih-alih mengandalkan tim di Jepang, Honda kini memberi peran lebih besar kepada tenaga lokal. Tim pengembangan di China akan bertugas menentukan kebutuhan konsumen setempat, termasuk merancang fitur konektivitas yang sesuai dengan kebiasaan pengguna di negara tersebut.
Strategi ini dinilai penting karena pasar otomotif China berkembang sangat cepat, terutama di segmen kendaraan listrik. Produsen lokal mampu meluncurkan model baru dalam waktu singkat, sementara merek-merek global dinilai lebih lambat beradaptasi dengan perubahan tren.
Baca Juga
Selain memperkuat tim riset dan pengembangan, Honda dan GAC juga berencana mengintegrasikan rantai pasok di China. Langkah tersebut ditargetkan mampu memangkas biaya produksi hingga 50 persen, mengurangi waktu pengembangan kendaraan baru, serta meningkatkan efisiensi produksi sekitar 20 persen.
Di sisi jaringan penjualan, GAC Honda juga akan memanfaatkan jaringan dealer dan layanan purna jual milik GAC. Perusahaan menargetkan pembukaan lebih dari 1.000 titik penjualan baru untuk memperluas jangkauan di pasar domestik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan strategi ini tak lepas dari merosotnya penjualan Honda di China. Pada 2020, GAC Honda masih mampu menjual sekitar 807 ribu unit kendaraan. Namun pada 2025 angkanya turun menjadi sekitar 352 ribu unit.
Kondisi tersebut berlanjut pada tahun ini. Selama tujuh bulan pertama 2026, penjualan GAC Honda dilaporkan hanya sekitar 80 ribu unit atau merosot sekitar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Halaman Selanjutnya
Salah satu model listrik terbaru Honda, yakni P7 yang diperkenalkan pada 2024, juga belum mampu mendongkrak penjualan secara signifikan. Karena itu, Honda berharap pendekatan baru yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen lokal dapat meningkatkan daya saingnya di pasar otomotif terbesar di dunia.
Aktor Korea Lee Min Ho akhirnya akan kembali membintangi film baru, Beauties. Kali ini, aktor berusia 39 tahun tersebut terlibat dalam sebuah film misteri baru berjudul Assassins. Sambil menunggu penayangannya, intip potret Lee Min Ho hingga detail mengenai sinopsis filmnya berikut ini!

Lee Min Ho saat membintangi film Assassins/ Foto: soompi.com
Assassins merupakan film yang menyoroti misteri di balik insiden penembakan yang mengejutkan masyarakat Korea Selatan. Dalam film ini, Lee Min Ho berperan sebagai Young Il, seorang jurnalis pemula yang bekerja untuk Dongseong Ilbo.
Saat meliput upacara Hari Pembebasan, Young Il menyaksikan percobaan pembunuhan ibu negara, bersama dengan korban yang tidak bersalah dari jarak dekat. Setelah menyaksikan kejadian itu, Young Il dengan berani melemparkan dirinya untuk mengungkap kebenaran di baliknya, Beauties.
Lee Min Ho saat membintangi film Assassins/ Foto: soompi.com
Melalui beberapa potret still cut yang dirilis, Lee Min Ho memamerkan gaya rapi khas pekerja kantoran yang dibalut nuansa vintage. Ia juga bersama jurnalis lainnya terlihat fokus menyimak narasumber, dikelilingi orang-orang yang membawa kamera sekaligus mencatat informasi.
Sementara itu, film Assassins dijadwalkan tayang pada September 2026 mendatang.
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
(sim/sim)
Jakarta -
Seorang bocah di China muntah-muntah usai menemukan benda diduga potongan badan kelelawar dalam makanannya di restoran. Kasusnya kini tengah diselidiki.
Sebuah insiden menghebohkan terjadi di Kota Ningde, Provinsi Fujian, China. Seorang anak dilaporkan muntah-muntah setelah menemukan benda yang diduga seekor kelelawar di dalam makanannya.
Ia menyantapnya saat makan bersama keluarga di sebuah restoran. Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial dan kini tengah diselidiki oleh otoritas setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini pertama kali mencuat setelah seorang netizen membagikan video pada 27 Juli.
Dalam rekaman tersebut terlihat sebuah benda berwarna gelap yang bentuknya menyerupai kelelawar berada di dalam hidangan yang sedang disantap keluarga tersebut.
Diduga Gegara Kelelawar di Makanan Restoran, Bocah Ini Masuk RS Foto: MustShareNews
Video itu kemudian menyebar luas dan memicu kekhawatiran publik terkait keamanan pangan di restoran.
Menurut keterangan yang dibagikan pihak keluarga, sang anak langsung mengalami shock setelah melihat benda asing tersebut, lapor MustShareNews(6/8).
Tak lama kemudian, kondisinya memburuk hingga muntah berulang kali dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Di sana, anak tersebut menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk tes darah dan pemeriksaan biokimia untuk memastikan kondisinya.
Setelah kejadian itu, keluarga membawa benda yang diduga menyerupai potongan badan kelelawar tersebut kembali ke restoran untuk melaporkan temuan mereka.
Bocah keracunan makanan. Foto: MustShareNews
Namun, hingga saat itu belum tercapai penyelesaian antara pihak keluarga dan restoran. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Biro Pengawasan dan Administrasi Pasar Distrik Jiaocheng, Kota Ningde.
Pada 28 Juli, petugas menyatakan telah mengetahui adanya laporan tersebut dan langsung melakukan inspeksi ke restoran pada Senin sore dan malam.
Meski demikian, pihak berwenang belum dapat memastikan apakah benda asing yang ditemukan di dalam makanan tersebut benar-benar seekor kelelawar.
Mereka menegaskan proses investigasi masih berlangsung, termasuk untuk mengidentifikasi benda tersebut dan menelusuri bagaimana benda itu bisa masuk ke dalam hidangan.
Petugas lain juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kantor pengawasan pasar yang membawahi wilayah restoran tersebut.
Penyelidikan masih terus dilakukan guna mengumpulkan bukti dan memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Hingga kini, otoritas belum mengumumkan hasil investigasi maupun memastikan identitas benda asing yang ditemukan di dalam makanan tersebut.
(raf/adr)
Jakarta (ANTARA) - Indonesia sedang berada pada momentum yang sangat menentukan. Bonus demografi yang diproyeksikan berlangsung hingga 2045 memberikan peluang besar bagi bangsa ini untuk melompat menjadi negara maju.
Dalam rentang waktu tersebut, jumlah penduduk usia produktif akan jauh lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Kondisi ini merupakan modal yang tidak dimiliki semua negara.
Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa bonus demografi bukanlah jaminan keberhasilan. Banyak negara gagal memanfaatkannya karena tidak mampu menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Alih-alih menjadi kekuatan ekonomi, ledakan penduduk usia produktif justru berubah menjadi beban sosial ketika lapangan kerja, keterampilan, dan kualitas pendidikan tidak berkembang seiring perubahan zaman.
Oleh sebab itu, investasi terbesar yang harus dilakukan Indonesia bukan semata pada pembangunan fisik, melainkan pada pembangunan manusianya.
Pendidikan, penguasaan teknologi, pembentukan karakter, serta kemampuan beradaptasi harus menjadi fondasi utama.
Investasi semacam ini memang tidak selalu menghasilkan dampak dalam waktu singkat, tetapi manfaatnya akan menentukan arah perjalanan bangsa selama puluhan tahun ke depan.
Pandangan tersebut penulis sampaikan dalam Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru Institut Teknologi Bandung Tahun Akademik 2026/2027 di hadapan lebih dari 3.000 mahasiswa baru.
Hemat penulis, perguruan tinggi merupakan salah satu titik awal yang sangat penting untuk membentuk kapasitas kepemimpinan generasi muda.
Kampus tidak hanya menghasilkan lulusan yang menguasai disiplin ilmu tertentu, tetapi juga menjadi ruang lahirnya cara berpikir baru, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menghadapi kompleksitas persoalan yang terus berkembang.
Di era AI, perubahan tidak lagi berlangsung secara bertahap, melainkan eksponensial. Pekerjaan yang hari ini dianggap aman dapat berubah dalam hitungan tahun.
Keterampilan teknis yang dipelajari saat ini mungkin akan tergantikan oleh teknologi baru dalam waktu yang relatif singkat. Oleh sebab itu, kemampuan yang paling berharga bukan lagi sekadar menguasai satu bidang ilmu, melainkan kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan menemukan solusi baru.
Ada tiga nilai yang perlu dimiliki generasi muda agar mampu tetap relevan di tengah perubahan tersebut.
Pertama adalah distinctive, yakni keberanian menghadirkan perspektif baru. Dunia tidak membutuhkan lebih banyak orang yang hanya mampu mengulang apa yang sudah dilakukan orang lain.
Kemajuan justru lahir dari mereka yang mampu melihat persoalan dari sudut pandang berbeda dan menawarkan solusi yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Nilai kedua adalah adaptive. Perubahan adalah satu-satunya kepastian di era modern. Oleh karena itu, kemampuan belajar sepanjang hayat menjadi modal yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengandalkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah.
Mereka yang mampu beradaptasi akan selalu menemukan ruang untuk berkembang, bahkan ketika teknologi terus berubah.
Nilai ketiga adalah inclusive. Hampir tidak ada inovasi besar yang lahir dari kerja individu semata. Penemuan dan kemajuan selalu merupakan hasil kolaborasi berbagai disiplin ilmu, institusi, dan latar belakang yang berbeda.
Kemampuan bekerja sama, menghargai keberagaman gagasan, serta membangun kepercayaan menjadi kompetensi yang semakin penting di masa depan.
Tiga prinsip power
Selain ketiga nilai tersebut, ada tiga prinsip yang disebut sebagai Power of Belief. Prinsip pertama adalah Power of Belief, yakni keyakinan untuk terus melangkah meskipun hasil dari setiap usaha belum langsung terlihat.
Perjalanan menuju keberhasilan hampir tidak pernah berlangsung lurus. Akan selalu ada kegagalan, penolakan, bahkan keraguan. Namun, mereka yang mampu mempertahankan keyakinan akan memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan.
Prinsip kedua adalah Power of Commitment. Komitmen bukan sekadar bekerja keras, tetapi menjaga konsistensi terhadap nilai, integritas, dan tujuan yang diyakini.
Dalam dunia yang berubah cepat, godaan untuk mengambil jalan pintas akan selalu ada. Padahal, keberhasilan yang berkelanjutan hanya dapat dibangun di atas fondasi integritas yang kokoh.
Prinsip ketiga adalah Power of Legacy. Pada akhirnya, ukuran keberhasilan seseorang bukanlah jabatan yang pernah diduduki atau penghargaan yang berhasil diraih.
Warisan terbaik adalah gagasan yang terus hidup, karya yang memberi manfaat, serta dampak positif yang dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Legacy bukanlah tentang dikenang, melainkan tentang memastikan apa yang kita lakukan hari ini membuka jalan bagi kemajuan orang lain di masa depan.
Prinsip-prinsip tersebut akan memiliki makna apabila pengetahuan tidak berhenti sebagai teori di ruang kelas maupun laboratorium. Ilmu pengetahuan harus diwujudkan menjadi inovasi, teknologi, dan solusi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Ketika riset bertemu dengan dunia industri, ketika teknologi berpadu dengan kolaborasi, dan ketika kreativitas didukung ekosistem yang sehat, saat itulah lahir nilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing bangsa.
Inilah mengapa pengembangan talenta perlu dipandang sebagai investasi strategis jangka panjang.
Di sektor industri pertambangan, misalnya, transformasi tidak hanya berbicara mengenai pengelolaan sumber daya mineral, tetapi juga tentang bagaimana membangun manusia yang mampu mengelola sumber daya tersebut secara lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Penguatan kompetensi, pengembangan riset, serta kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi.
Berbagai inisiatif, termasuk kompetisi inovasi seperti BigMIND, diharapkan dapat menjadi ruang bagi lahirnya generasi inovator yang mampu memberikan solusi atas tantangan industri sekaligus kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks yang lebih luas, pembangunan sumber daya manusia dan hilirisasi sesungguhnya memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan nilai tambah.
Selama ini, hilirisasi lebih sering dipahami sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi sumber daya alam melalui proses pengolahan di dalam negeri.
Padahal, nilai tambah yang paling berkelanjutan justru lahir ketika manusia yang mengelola sumber daya tersebut juga terus berkembang.
Teknologi dapat dibeli, mesin dapat diganti, tetapi manusia yang memiliki karakter, kreativitas, integritas, dan kemampuan berinovasi merupakan aset yang tidak tergantikan.
Indonesia memiliki semua prasyarat untuk menjadi bangsa maju. Kekayaan alam yang melimpah, bonus demografi, serta semakin banyaknya generasi muda yang memperoleh akses pendidikan tinggi merupakan modal yang sangat besar.
Tantangannya bukan lagi apakah Indonesia memiliki potensi, melainkan apakah Indonesia mampu mengubah potensi itu menjadi kekuatan nyata melalui investasi yang konsisten pada manusia.
Jika generasi muda terus didorong untuk berpikir berbeda, belajar tanpa henti, berkolaborasi, memegang teguh integritas, serta berani menciptakan manfaat bagi sesama, maka Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan masa depan yang dapat diwujudkan bersama.
*) Penulis adalah Wakil Direktur Utama MIND ID.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jum'at, 07 Agustus 2026, 16:00 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Beijing Automobile Works (BAW) resmi menandai langkahnya di pasar otomotif Indonesia dengan tampil perdana pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal China tersebut datang tidak hanya memperkenalkan merek, tetapi juga langsung membawa lima model yang menyasar berbagai segmen, mulai dari MPV, SUV, mobil listrik perkotaan, hingga kendaraan niaga berbasis listrik.
Masuknya BAW ke Indonesia juga menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dipilih sebagai pintu masuk sekaligus basis pengembangan untuk pasar kendaraan setir kanan di wilayah ini.
Salah satu model yang menjadi sorotan adalah BAW M8, MPV listrik yang ditujukan bagi konsumen keluarga. Mobil ini mengusung kabin yang lapang dengan desain modern serta mengandalkan motor listrik untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang senyap dan efisien. Kehadiran M8 melengkapi jajaran kendaraan listrik BAW yang dipasarkan secara global.
Di segmen SUV, BAW menghadirkan dua karakter berbeda. BAW T01 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan dengan kemampuan melibas medan berat. SUV ini masih mengandalkan konstruksi body-on-frame atau ladder frame yang lazim digunakan pada kendaraan off-road, dipadukan dengan suspensi five-link solid axle di depan dan belakang untuk menunjang durabilitas serta kemampuan jelajah di berbagai kondisi jalan.
Sementara itu, BAW X03 menyasar pengguna yang menginginkan SUV serbaguna. Mobil ini dirancang untuk menunjang mobilitas sehari-hari di perkotaan, namun tetap dapat digunakan untuk aktivitas luar ruang berkat perpaduan teknologi, kenyamanan, dan karakter berkendaranya.
Untuk pasar kendaraan listrik perkotaan, BAW memperkenalkan D5, city car listrik dengan dimensi kompak. Ukurannya yang ringkas diklaim memudahkan manuver di jalan padat maupun saat parkir, sedangkan sistem penggerak listriknya menawarkan biaya operasional yang lebih efisien tanpa menghasilkan emisi gas buang.
Tak hanya kendaraan penumpang, BAW juga membawa T10 Pro, pikap listrik yang menyasar pelaku usaha. Model ini dirancang untuk mendukung kebutuhan distribusi barang, mulai dari UMKM, jasa pengiriman, hingga usaha logistik ringan. Selain menawarkan biaya operasional yang lebih rendah berkat penggunaan motor listrik, T10 Pro juga dibekali bak angkut yang dirancang untuk menunjang aktivitas bisnis sehari-hari.
Baca Juga: Tersengat Mobil China, Porsche PHK 9.000 Karyawan hingga 2035
Baca Juga: Babak Baru Whoosh! Kemenkeu Ambil Alih Saham KCIC, China Beri Lampu Hijau
"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi BAW sekaligus gerbang menuju industri otomotif setir kanan di Asia Tenggara. Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang andal, cerdas, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," ujar Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia, Tocy Tang.
Beijing Automobile Works (BAW) merupakan produsen otomotif asal China yang berdiri pada 1951. Perusahaan ini memproduksi beragam jenis kendaraan, mulai dari SUV, MPV, kendaraan listrik penumpang, kendaraan niaga listrik, hingga kendaraan khusus, dan kini mulai memperluas jangkauan bisnisnya ke berbagai pasar internasional, termasuk Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dwi Aditya Putra
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Adidaya Institute mendorong pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada masa kepemimpinan Sudaryono di Badan Gizi Nasional (BGN). Lembaga tersebut menilai pergantian kepemimpinan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas implementasi program sekaligus memperkuat manfaatnya bagi masyarakat.
Dorongan tersebut muncul di tengah tingginya dukungan publik terhadap keberlanjutan MBG. Berdasarkan survei Adidaya Institute, sebanyak 71,5 persen responden mendukung program tersebut, sementara 67,6 persen menyatakan MBG telah memberikan dampak langsung bagi keluarga mereka.
Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha mengatakan, kepemimpinan baru di BGN diharapkan mampu memperbaiki pelaksanaan MBG, mulai dari tata kelola, kualitas menu, hingga dampaknya terhadap perekonomian.
"Ke depan, program ini tidak hanya bergizi, tetapi juga enak dan bervariasi. Program MBG mempunyai banyak manfaat, di antaranya menyerap tenaga kerja sebanyak 1,5 juta orang dan mempercepat rantai pasok makanan yang berdampak pada perputaran ekonomi serta kesejahteraan masyarakat," kata Rahman dalam diskusi Adidaya Talks bertema Formulasi Kebijakan Tata Kelola MBG: Tantangan Implementasi dan Agenda Perbaikan Kebijakan di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Rahman juga menilai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 40/PUU-XXIV/2026 yang memisahkan anggaran MBG dari anggaran pendidikan memberikan kepastian terhadap keberlanjutan program. Menurut dia, putusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa MBG tidak bertentangan dengan konstitusi. "Namun, yang perlu dievaluasi tentu terkait penggunaan anggaran untuk program MBG," ujarnya.
Kepala Desk Politik dan Demokrasi Adidaya Institute Ahmad Fadhli mengatakan, meski tingkat dukungan masyarakat tinggi, hasil survei juga menunjukkan masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi dalam implementasi program. Tata kelola menjadi aspek yang paling banyak disoroti responden, yakni sebesar 24,9 persen, disusul anggaran 23,9 persen dan potensi korupsi 18,1 persen.
"Survei Adidaya Institute menunjukkan sebanyak 67,6 persen masyarakat menyatakan program MBG berdampak secara langsung terhadap keluarga," kata Fadhli.
Guru Besar Ilmu Gizi Masyarakat IPB Prof Ikeu Tanziha mengatakan, MBG merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memenuhi hak anak memperoleh pangan bergizi sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurut dia, perbaikan status gizi akan meningkatkan kapasitas kognitif, kesehatan, produktivitas nasional, hingga pertumbuhan ekonomi.
"Setiap investasi pada intervensi gizi diperkirakan mampu memberikan pengembalian manfaat hingga 16 kali lipat," ujar Ikeu.
Ikeu menambahkan, tantangan gizi nasional masih besar meski prevalensi stunting turun menjadi 19,8 persen pada 2024. Di sisi lain, prevalensi underweight meningkat menjadi 16,8 persen. Karena itu, pelaksanaan MBG perlu diperkuat melalui sinkronisasi data penerima manfaat, penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan keamanan pangan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Founder Sahabat Gizi Yasir Nene Ama juga mendorong penyempurnaan pelaksanaan MBG melalui perbaikan sasaran penerima manfaat, peningkatan mutu gizi dan keamanan pangan, integrasi dengan sistem kesehatan, penguatan kelembagaan, serta sistem pemantauan dan evaluasi berbasis data. Menurut dia, langkah tersebut penting agar efektivitas program terus meningkat dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Jumat, 7 Agustus 2026 15:59 WIB
Kepala DPMPTSP Batam Reza Khadafy. (ANTARA/Amandine Nadja)
Kota Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mempermudah perizinan pemasangan videotron dan reklame digital melalui penyederhanaan regulasi serta kolaborasi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk memetakan titik-titik pemasangan reklame.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam Reza Khadafy di Batam, Jumat, mengatakan Pemkot Batam bersama Badan Pengusahaan Batam sedang menyusun sistem persetujuan titik reklame secara terpadu.
Melalui skema tersebut, pelaku usaha nantinya cukup memilih lokasi yang telah disiapkan pemerintah tanpa harus melalui proses yang terpisah seperti sebelumnya.
"Seluruh proses sekarang sudah kami kolaborasikan dengan BP Batam. Sebelumnya kan harus ke BP Batam dulu untuk sewa lahan, tapi dengan ini akan ada persetujuan titik reklame, sehingga proses menjadi lebih sederhana dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha," katanya dikonfirmasi di Batam.
Pemerintah menargetkan tersedia sekitar 1.600 titik reklame di seluruh Kota Batam yang terdiri atas videotron, neon box, maupun reklame konvensional.
Pembukaannya akan dilakukan secara bertahap setelah proses penyesuaian tarif sewa lahan antara Pemkot Batam dan BP Batam selesai.
"Mudah-mudahan paling lambat September sudah mulai dibuka secara bertahap. Jumlah titik yang dibuka pada tahap awal masih menyesuaikan penyelesaian tarif sewa lahan," ujar Reza.
Untuk mempermudah layanan, seluruh proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi Easy yang dikembangkan Diskominfo Kota Batam.
"Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa mengetahui titik mana yang masih tersedia, spesifikasi reklame, hingga tarif sewanya. Jadi proses perizinan akan jauh lebih mudah, transparan,l dan cepat," kata Reza.
Pihaknya juga tengah menyelesaikan pembaruan Peraturan Wali Kota (Perwako) yang mengatur penyelenggaraan reklame untuk menyesuaikan tarif dengan pihak BP Batam.
Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini sejumlah pengajuan pemasangan videotron telah disetujui dan segera memasuki tahap pembangunan.
"Hingga saat ini sudah ada sekitar sembilan pengajuan yang kami setujui. Ada yang berdiri di titik reklame dan ada juga yang dipasang pada fasad bangunan," katanya.
Sejumlah lokasi titik videotron antara lain Simpang Baloi Centre, Simpang Kara Duta Mas, Simpang KBC, Simpang Baloi Centre Pos Polisi, Simpang Irinco Bells Haus, Simpang Sincom depan Kantor BKKBN, Jalan Laksamana Bintan, Jalan Selasih Belian, serta Simpang Irinco.
Menurut Reza, beberapa videotron telah beroperasi, di antaranya di kawasan Simpang Pelita dan Baloi Centre.
Sementara sejumlah titik lain yang telah memperoleh persetujuan akan segera dibangun setelah seluruh perizinan dipenuhi.
"Setelah disetujui, pemilik langsung mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Semua videotron wajib memiliki perizinan yang lengkap," ujarnya.
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pengoperasian Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 24 kilometer yang telah rampung pembangunannya.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.
“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody di Jakarta, Jumat.
Secara keseluruhan, Jalan Tol Prosiwangi yang pengusahaan dilakukan oleh PT. Jasamarga Probolinggo Banyuwangi selaku badan usaha jalan tol (BUJT) memiliki panjang 175,40 kilometer yang terdiri dari tujuh seksi, yaitu Seksi 1 (Suko – Kraksaan) sepanjang 12,8 km, Seksi 2 (Kraksaan – Paiton) sepanjang 11,2 km.
Kemudian Seksi 3 (Paiton – Besuki) sepanjang 25,6 km, Seksi 4 (Besuki – Situbondo) sepanjang 42,3 km, Seksi 5 (Situbondo – Asembagus) sepanjang 16,7 km, Seksi 6 (Asembagus – Bajulmati) sepanjang 37,4 km, dan Seksi 7 (Bajulmati – Ketapang) sepanjang 29,2 km.
Baca juga: BPJT: Prototipe SPKLU truk akan dibuat di rest area Tol Cipularang
Baca juga: PU siapkan Tol Banda Aceh-Sigli jadi landasan darurat pesawat tempur
Saat ini, seksi 1 dan seksi 2 dari Suko hingga Kraksaan telah selesai seluruh pekerjaan konstruksi dan telah memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Sedangkan Seksi 3 dari Paiton hingga Besuki dalam proses Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO), sehingga pengembangan Tol Prosiwangi terus menunjukkan progres yang signifikan menuju ketersambungan koridor jalan tol di wilayah timur Pulau Jawa.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, Tol Prosiwangi juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa. Infrastruktur ini membuka akses yang lebih luas ke kawasan industri, pusat distribusi, serta destinasi pariwisata unggulan di Banyuwangi dan sekitarnya.
Pembangunan ruas Tol Prosiwangi merupakan bagian dari transformasi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang meningkatkan efisiensi ekonomi, memperkuat daya saing nasional, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui penurunan ICOR, peningkatan produktivitas, serta pemerataan pembangunan antar wilayah.
Kehadiran ruas tol ini akan meningkatkan konektivitas kawasan Tapal Kuda, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong efisiensi distribusi logistik di Jawa Timur.
Baca juga: PU: Dua tol di Jawa disiapkan untuk uji coba pendaratan jet tempur
Baca juga: PU: MLFF dalam tahap pendetailan penyiapan rencana uji coba ulang
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jum'at, 07 Agustus 2026, 15:57 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Istana mengungkap ada banyak nama yang sedang dipertimbangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia (BI). Sejumlah kandidat bahkan disebut sudah dipanggil langsung untuk bertemu dan berdiskusi dengan Presiden.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan bahwa proses penjaringan calon Gubernur BI sudah berjalan. Namun, ia masih merahasiakan siapa saja nama yang telah dipanggil Prabowo.
"Ada. Ada lah. Ada sudah dipanggil," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
Prasetyo mengatakan kandidat yang masuk pertimbangan Presiden tidak hanya satu atau dua nama. Saat ditanya mengenai sejumlah nama yang beredar, ia menegaskan masih banyak kandidat yang sedang dipertimbangkan.
"Ada beberapa nama, banyak. Banyak," kata Prasetyo.
Salah satu nama yang secara terbuka dikonfirmasi masuk dalam pembahasan Prabowo adalah Destry Damayanti. Prasetyo memastikan nama Destry menjadi salah satu kandidat yang sedang dipertimbangkan untuk menduduki posisi Gubernur BI.
"Kalau pertanyaannya apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, ya bisa kami sampaikan itu sudah pasti itu, sebagai salah satu yang dibahas lah gitu ya," ujar Prasetyo.
Masuknya nama Destry dalam bursa Gubernur BI menjadi salah satu kandidat yang sejauh ini mendapatkan konfirmasi langsung dari Istana. Namun, pemerintah belum memberikan gambaran mengenai siapa yang paling berpeluang mendapatkan kepercayaan Prabowo.
Selain Destry, nama mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad juga sempat ditanyakan kepada Prasetyo. Namun, Menteri Sekretaris Negara tersebut tidak memberikan konfirmasi mengenai posisi Muliaman dalam bursa kandidat.
Baca Juga: Istana Bantah Surpres Pergantian Kapolri dan Gubernur BI Sudah Dikirim ke DPR
Prasetyo hanya kembali menegaskan bahwa jumlah nama yang sedang dipertimbangkan Presiden cukup banyak. Dengan demikian, komposisi kandidat Gubernur BI masih terbuka dan belum mengerucut pada satu nama.
Proses tersebut berlangsung menjelang berakhirnya masa jabatan Gubernur BI Perry Warjiyo. Presiden nantinya akan menentukan nama yang akan diajukan untuk mengisi posisi pimpinan bank sentral tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
Untuk saat ini, Istana masih memilih tidak membuka seluruh kandidat yang telah masuk dalam radar Presiden. Pertemuan dengan sejumlah calon menunjukkan proses seleksi mulai bergerak, tetapi keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin BI masih menunggu tahapan berikutnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:56 WIB
Jakarta, VIVA – Pelatih AC Milan Ruben Amorim memastikan dua pemain bintangnya, Rafael Leao dan Luka Modric, akan mendapatkan kesempatan bermain saat menghadapi Chelsea dalam laga Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Baca Juga
Kepastian tersebut disampaikan Amorim dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat 7 Agustus 2026. Meski memastikan Leao dan Modric tampil, pelatih asal Portugal itu belum bisa menjamin keduanya akan berada di lapangan secara bersamaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Amorim mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan kondisi fisik pemain serta pengaturan menit bermain selama masa pramusim. AC Milan saat ini masih menjalani proses adaptasi dengan metode latihan dan gaya bermain baru.
Baca Juga
"Mereka akan bermain. Saya tidak tahu apakah mereka akan bermain bersama atau tidak. Kami tidak memiliki banyak pertandingan sebelum musim dimulai, jadi kami harus mengatur beban latihan dan pertandingan," ujar Amorim.
Photo :
Baca Juga
Menurut Amorim, beberapa pemain utama seperti Leao, Modric, dan Koni De Winter kemungkinan hanya akan tampil sekitar 45 menit. Hal itu dilakukan karena mereka masih dalam tahap membangun kondisi fisik setelah menjalani program pramusim.
"Saya pikir Leao, Modric, dan Koni akan bermain 45 menit karena mereka baru menjalani dua sesi latihan dan satu pertandingan. Mereka akan bermain lagi, tetapi saya belum tahu apakah mereka akan bermain bersama," katanya.
Selain Leao dan Modric, Amorim juga memberikan perhatian terhadap proses adaptasi seluruh pemain AC Milan menjelang musim baru. Ia ingin memanfaatkan laga melawan Chelsea untuk melihat perkembangan skuadnya.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku masih membutuhkan informasi lebih banyak mengenai kondisi para pemain sebelum mengambil keputusan akhir terkait komposisi tim.
"Kami akan memainkan pemain yang berbeda karena ingin melihat semua pemain. Pekan depan saya harus membuat keputusan, jadi saya membutuhkan informasi sebanyak mungkin untuk mengambil keputusan yang tepat," tutur Amorim.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Laga melawan Chelsea menjadi salah satu kesempatan penting bagi AC Milan untuk mengukur perkembangan tim di bawah arahan Ruben Amorim.
Mantan pelatih Manchester United itu mengakui Rossoneri masih membutuhkan waktu untuk mencapai bentuk permainan terbaik, terutama karena adanya perubahan pendekatan taktik yang menuntut intensitas tinggi.
Halaman Selanjutnya
Amorim menilai anak asuhnya mulai menunjukkan perkembangan setelah laga sebelumnya, tetapi masih harus meningkatkan aspek fisik, tekanan tinggi, serta kemampuan duel satu lawan satu.