Bengkulu (ANTARA) - Ketua DPD RI sekaligus Senator Bengkulu Sultan B Najamudin menilai keterlibatan generasi muda dalam Paskibraka Nasional memiliki makna lebih dari sekadar menjalankan tugas dalam upacara kenegaraan, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan tanggung jawab.
"Teruslah menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia. Kalian adalah bagian dari wajah Indonesia hari ini dan pemimpin masa depan," kata Ketua DPD RI Sultan B Najamudin lewat pesan elektronik diterima di Bengkulu, Minggu.
Dia menilai, pembentukan karakter melalui pengalaman Paskibraka penting bagi generasi muda karena nilai disiplin, nasionalisme, dan tanggung jawab yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam menjalankan peran mereka di tengah masyarakat.
Sultan berharap seluruh anggota Paskibraka Nasional tidak berhenti pada pencapaian selama menjalankan tugas, tetapi mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama proses pembinaan untuk menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia.
"Saya bangga melihat putra-putri terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang tahun ini dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional," ujar Sultan.
Menurut dia, keterlibatan pelajar daerah dalam Paskibraka Nasional menunjukkan kesempatan bagi generasi muda dari daerah untuk mengambil bagian dalam momentum penting di tingkat nasional.
Sultan juga menyampaikan rasa bangganya terhadap dua pelajar asal Provinsi Bengkulu, M Aryo Wira Zandhyka Y dan Nadinee, setelah menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka Nasional dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Sultan pengalaman yang diperoleh selama menjadi bagian dari Paskibraka Nasional dapat menjadi bekal berharga bagi keduanya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Sultan juga mengaku bangga sekaligus terharu melihat dua pelajar asal Bengkulu mendapat kepercayaan menjalankan tugas strategis dalam momentum kenegaraan di tingkat nasional.
Aryo yang merupakan pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu mendapat kepercayaan sebagai pembentang bendera Merah Putih pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara Nadinee, pelajar SMAN 2 Kota Bengkulu, bertugas dalam Pasukan Saf 4 Kiri pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih.
"Sebuah kebanggaan dan terharu bisa sama-sama menjadi wakil dari kampung halaman di Bengkulu menjalankan tugas di Istana," ujar Sultan.
Sultan mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada keduanya merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Provinsi Bengkulu. Dia berharap prestasi Aryo dan Nadinee dapat menginspirasi pelajar lainnya di Bengkulu untuk terus berprestasi serta berani mengukir pencapaian di tingkat nasional.
Sultan juga menyampaikan bahwa dirinya belum dapat bertemu langsung dengan Aryo dan Nadinee karena setelah penugasan, keduanya masih mengikuti jadwal yang ditetapkan pelatih Paskibraka.
"Saya berharap suatu saat nanti bisa ketemu mereka berdua," ujarnya.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.