Bengkulu (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memfasilitasi 32 UMKM unggulan daerah untuk berpartisipasi dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.
"Kehadiran 32 UMKM Bengkulu di KKI 2026, baik di sektor wastra, kriya, makanan dan minuman maupun kuliner, adalah manifestasi dari program pembinaan yang konsisten," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat di Bengkulu, Minggu.
Dari 32 UMKM unggulan Bengkulu yang berpartisipasi secara online melalui website KKI 2026, menurut Wahyu Yuwana sebanyak enam UMKM turut hadir secara luar jaringan (luring) di JICC Jakarta.
Enam UMKM tersebut terdiri atas dua UMKM wastra dan empat UMKM makanan dan minuman. Pada kategori wastra, Batik Kagano menampilkan beragam kain wastra Bengkulu, sedangkan Swarnabumei menghadirkan produk ready to wear yang mengangkat kekayaan motif dan identitas khas Bengkulu yaitu besurek dan bunga raflesia.
Sementara pada produk makanan dan minuman hadir di KKI Mart melalui CV Jaya Rasa Bengkulu, Giwigewi, Kerupuk Keite, dan Sari Aren.
Keikutsertaan UMKM Bengkulu dalam KKI 2026 menjadi bagian dari fasilitasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu untuk memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing produk daerah.
Selain pameran, UMKM Bengkulu juga mendapat kesempatan mengikuti business matching untuk membuka peluang kemitraan dan pasar yang lebih luas. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu mencatat keikutsertaan tersebut turut menghasilkan transaksi penjualan sebesar Rp955.491.033.
Wahyu mengatakan pembinaan UMKM dilakukan untuk memperkuat kesiapan pelaku usaha daerah dalam menghadapi pasar yang lebih luas.
"Partisipasi UMKM Bengkulu dalam KKI 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat daya saing, serta membuka peluang UMKM untuk terus tumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar global," ujarnya.
Secara nasional, KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM secara luring, sementara pameran daring melalui platform digital melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah peserta tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.
KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di JICC, Jakarta, dengan menampilkan beragam produk UMKM hasil kurasi mulai dari wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan dan minuman olahan, hingga atraksi desa wisata.
Gelaran KKI 2026 juga dirangkaikan dengan talkshow ekonomi-keuangan inklusif dan berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, showcase UMKM unggulan, serta berbagai kegiatan aktivasi dan ruang interaksi.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.