Dinasti Bisnis Presiden Mendadak Tumbang, Ternyata Ini Penyebabnya

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - 'Kerajaan' bisnis media milik Donald Trump, Trump Media and Technology Group (TMTG), mencatatkan kinerja keuangan yang tertekan pada kuartal kedua (Q2) tahun 2026. Kerugian bersih perusahaan membengkak hingga US$238,1 juta (Rp4,2 triliun), dipicu kerugian non-kas dari penurunan nilai portofolio aset kripto, terutama Bitcoin.

Mengutip laporan keuangan perusahaan, penurunan drastis harga aset kripto sepanjang periode tersebut menggerus nilai portofolio digital TMTG.

Perusahaan yang melantai di bursa NYSE Texas dan Nasdaq dengan kode saham DJT ini tercatat memegang 9.477 Bitcoin senilai US$557,1 juta per 30 Juni 2026. Jumlah tersebut menyusut dibandingkan kepemilikan 9.542 Bitcoin pada akhir 2025. Nilai wajar (fair value) dari simpanan Bitcoin TMTG merosot tajam dari US$836 juta pada akhir tahun lalu, berdasarkan data CoinDesk.

Tak hanya Bitcoin, portofolio TMTG pada kripto Cronos (CRO) juga ikut menyumbang kejatuhan nilai aset digital perusahaan sepanjang semester pertama tahun ini.

Secara kumulatif selama Januari-Juni 2026, TMTG mengantongi kerugian terealisasi dan belum terealisasi (realized and unrealized losses) mencapai US$360,6 juta (Rp6,4 triliun) pada aset digital. Khusus Q2 2026 saja, kerugian di pos tersebut menembus US$116,7 juta seiring koreksi harga Bitcoin dan Cronos sepanjang rentang Maret hingga Juni, dikutip dari Quartz, Rabu (12/8/2026).

Bitcoin Jadi Jaminan Utang

Guna mendukung struktur pendanaannya, TMTG mengamankan sebagian besar Bitcoin miliknya sebagai jaminan. Per 30 Juni, sebanyak 4.260,73 BTC dijaminkan sebagai agunan convertible notes (utang konversi). Sementara itu, sebanyak 2.077,34 BTC lainnya dijadikan agunan untuk mendukung strategi opsi Bitcoin perusahaan.

Di sisi pendapatan (top line), TMTG sebenarnya mencatatkan pertumbuhan signifikan. Pendapatan Q2 2026 melonjak 89% secara tahunan (year-on-year) menjadi US$1,67 juta, dibandingkan US$883.000 pada periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan pendapatan ini disokong oleh layanan iklan dari perjanjian barter, pertumbuhan pelanggan platform streaming Truth+, serta pendapatan biaya manajemen (management fees) dari produk ETF Truth.Fi.

Namun, kinerja operasional yang diukur lewat EBITDA Disesuaikan (Adjusted EBITDA) masih mencatatkan rugi US$223,5 juta. Manajemen menjelaskan mayoritas kerugian tersebut berasal dari beban non-kas, seperti:

  • Kerugian belum terealisasi pada aset digital dan efek ekuitas: US$190,4 juta
  • Akumulasi bunga (accreted interest): US$11,7 juta
  • Kompensasi berbasis saham (stock-based compensation): US$8,1 juta

Adapun arus kas keluar untuk aktivitas operasional tercatat sebesar US$13,7 juta, yang di dalamnya termasuk biaya penanganan kasus hukum (legacy litigation) senilai US$25,6 juta.

Hingga akhir Q2 2026, total aset TMTG berada di posisi US$2,0 miliar, dengan sekitar US$1,9 miliar di antaranya terkonsentrasi dalam bentuk aset keuangan-mulai dari kas, investasi jangka pendek, efek ekuitas, hingga aset digital.

Batal Bikin Proyek Kripto, Bidik Merger Energi

Rilis laporan keuangan ini datang di tengah keputusan mengejutkan TMTG bersama Crypto.com dan Yorkville Acquisition. Ketiga entitas tersebut sepakat membatalkan rencana pembentukan usaha patungan (joint venture) bertajuk Trump Media Group CRO Strategy, yang tadinya ditargetkan menjadi kendaraan publik pengumpul cadangan Cronos.

Manajemen mengutip "kondisi pasar saat ini serta pergeseran prioritas bisnis dan pemangku kepentingan" sebagai alasan utama pembatalan proyek tersebut, dikutip dari TheGuardian.

Interim CEO TMTG Kevin McGurn menegaskan perusahaan kini telah "mempertajam" strategi alokasi modalnya. TMTG kini mengalihkan fokus untuk merampungkan rencana merger dengan perusahaan teknologi energi TAE Technologies, yang ditargetkan rampung pada kuartal keempat tahun 2026.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Mengenal Sayuti Melik dan Jasanya dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Peran Sayuti Melik tidak sekadar mengetik naskah. Ia juga terlibat dalam pergerakan nasional sejak masa penjajahan dan menjadi bagian dari golongan muda yang mendorong agar kemerdekaan Indonesia segera diproklamasikan.

Baca Juga: Mensos Evakuasi Anak Sayuti Melik, Beri Layanan Kesehatan dan Bantuan

Mengenal Sosok Sayuti Melik

Sayuti Melik memiliki nama lengkap Mohamad Ibnu Sayuti. Ia lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 25 November 1908. Ayahnya bernama Partoprawiro atau Dulmaini yang bekerja sebagai pamong praja tingkat desa, sedangkan ibunya, Sumilah, merupakan pedagang kain di pasar.

Sayuti menempuh pendidikan di Sekolah Ongko Loro di Srowolan, kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Guru di Solo. Sejak muda, ia memiliki ketertarikan terhadap dunia politik dan gagasan kebangsaan. Ketertarikan tersebut kemudian mendorongnya aktif menulis di berbagai surat kabar.

Melalui tulisan, Sayuti menyampaikan kritik terhadap pemerintahan kolonial Belanda. Aktivitas tersebut membuatnya beberapa kali berhadapan dengan aparat kolonial. Ia bahkan mengalami penahanan dan pembuangan karena aktivitas politiknya.

Nama "Melik" sendiri bukan bagian dari nama lahirnya. Nama tersebut merupakan nama samaran yang digunakannya ketika aktif dalam dunia jurnalistik di Semarang.

Perjuangan Sayuti Melik Sebelum Kemerdekaan

Sebelum terlibat dalam Proklamasi, Sayuti Melik telah lama aktif dalam perjuangan kebangsaan. Ia menggunakan kemampuan menulisnya sebagai sarana untuk menyebarkan gagasan dan kritik terhadap kolonialisme.

Perjuangannya membuat Sayuti mengalami berbagai penahanan. Ia pernah ditahan oleh polisi rahasia Belanda, dibuang ke Boven Digoel, ditahan di Singapura oleh pemerintah kolonial Inggris, serta kembali dipenjara oleh Belanda. Pada masa pendudukan Jepang, ia juga sempat ditangkap karena aktivitas politiknya.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perjuangan Sayuti Melik untuk kemerdekaan telah berlangsung jauh sebelum 17 Agustus 1945.

Ia tidak hanya berperan sebagai juru ketik naskah Proklamasi, tetapi juga merupakan wartawan dan aktivis pergerakan yang menggunakan tulisan sebagai alat perjuangan.

Peran Sayuti Melik dalam Peristiwa Rengasdengklok

Menjelang Proklamasi, Sayuti Melik juga berada dalam kelompok pemuda yang mendesak Soekarno dan Mohammad Hatta agar segera menyatakan kemerdekaan.

Pada 16 Agustus 1945, terjadi Peristiwa Rengasdengklok ketika Soekarno dan Hatta dibawa oleh golongan muda ke Rengasdengklok.

Sayuti Melik termasuk pemuda yang terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut bersama tokoh seperti Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana. Mereka berpendapat bahwa kemerdekaan harus segera diproklamasikan setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.

Setelah perundingan antara golongan muda dan golongan tua, Soekarno dan Hatta akhirnya kembali ke Jakarta. Perjalanan tersebut kemudian dilanjutkan dengan perumusan naskah Proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda.

Jasa Sayuti Melik Mengetik Naskah Proklamasi

Jasa Sayuti Melik yang paling dikenal adalah mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setelah Soekarno menulis konsep naskah dengan tangan berdasarkan pembicaraan bersama Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo, naskah tersebut kemudian diketik oleh Sayuti Melik.

Dalam proses pengetikan, Sayuti tidak hanya memindahkan tulisan tangan ke mesin tik. Ia juga melakukan beberapa penyempurnaan terhadap redaksi naskah.

Salah satu perubahan yang terkenal adalah mengganti kalimat "wakil-wakil bangsa Indonesia" menjadi "Atas nama bangsa Indonesia." Ia juga mengubah kata "tempoh" menjadi "tempo" serta menyesuaikan penulisan tanggal.

Sayuti juga mengusulkan agar naskah ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia. Usulan tersebut diterima oleh peserta yang hadir. Naskah yang telah diketik kemudian ditandatangani Soekarno dan Hatta dan menjadi teks Proklamasi yang dibacakan pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga: Tokoh-tokoh yang Hadir Saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan Perannya dalam Momen Bersejarah

Mengapa Peran Sayuti Melik Penting

Peran Sayuti Melik penting karena naskah Proklamasi menjadi dokumen utama yang menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Ketelitian dalam proses pengetikan diperlukan agar konsep tulisan tangan yang telah disepakati dapat menjadi naskah yang siap digunakan dalam pembacaan Proklamasi.

Perubahan yang dilakukan Sayuti juga menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan bahasa dan ketelitian sebagai seorang wartawan. Ia membantu menyempurnakan bentuk naskah tanpa mengubah inti pesan kemerdekaan yang telah dirumuskan sebelumnya.

Dengan demikian, jasa Sayuti Melik tidak dapat dipandang hanya sebagai pekerjaan teknis. Ia menjadi salah satu tokoh yang memastikan konsep Proklamasi dapat diwujudkan menjadi dokumen resmi yang kemudian dibacakan di hadapan rakyat Indonesia.

Peran Sayuti Melik Setelah Indonesia Merdeka

Perjuangan Sayuti Melik tidak berhenti setelah Proklamasi. Setelah Indonesia merdeka, ia tetap aktif dalam kehidupan politik dan pemerintahan. Ia pernah menjadi anggota tambahan PPKI, anggota Komite Nasional Indonesia Pusat atau KNIP, serta anggota MPRS dan DPRS yang mewakili Angkatan '45.

Ia juga tetap aktif sebagai wartawan dan kolumnis. Kemampuannya dalam dunia jurnalistik membuat Sayuti terus menggunakan tulisan sebagai sarana menyampaikan pemikiran politiknya.

Dalam perjalanan politiknya, Sayuti tidak selalu memiliki pandangan yang sama dengan Soekarno. Ia bahkan pernah menyampaikan kritik terhadap sejumlah gagasan politik pada masa itu.

Hal tersebut menunjukkan bahwa hubungan Sayuti dengan tokoh nasional lainnya tidak menghilangkan sikap kritisnya sebagai seorang pemikir dan aktivis politik.

Sayuti Melik merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ia dikenal sebagai juru ketik naskah Proklamasi, tetapi jasanya jauh lebih luas karena telah aktif dalam perjuangan kebangsaan melalui dunia jurnalistik dan politik sejak masa kolonial.

Peran Sayuti dalam mengetik dan menyempurnakan naskah Proklamasi menjadi bagian penting dari proses lahirnya dokumen kemerdekaan Indonesia. Ia juga terlibat dalam gerakan pemuda menjelang Proklamasi serta terus berkontribusi dalam kehidupan politik setelah Indonesia merdeka.

Melalui perjalanan hidupnya, Sayuti Melik menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya dilakukan oleh tokoh yang berada di depan panggung. Tokoh yang bekerja di balik layar, termasuk dalam proses menyiapkan dokumen penting negara, juga memiliki jasa besar dalam sejarah Indonesia.

Amalia Febriyani (Magang)

Hasil Ekshumasi dan Autopsi Jenazah Sutrimo

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Penyebab kematian Sutrimo hingga kini masih menjadi misteri. Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah tidak menemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan benda tumpul maupun senjata tajam.

Meski demikian, polisi dan tim dokter forensik belum dapat memastikan penyebab kematian Sutrimo. Puluhan sampel dari hampir seluruh bagian tubuhnya telah dibawa ke laboratorium untuk menjalani pemeriksaan toksikologi, jaringan, dan DNA.

Pemeriksaan autopsi dilakukan setelah makam Sutrimo diekshumasi tim gabungan di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). Proses ekshumasi dan pemeriksaan berlangsung sekitar tiga setengah jam, mulai pukul 09.30 hingga 13.00 WIB.

Ketua Tim Forensik, Prof. Yudi mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Namun secara kasat mata, tidak ditemukan luka yang menunjukkan kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam, secara visual kami tidak mendapatkan tanda-tanda luka yang diakibatkan oleh karena kekerasan tumpul maupun kekerasan tajam,” ujar Yudi kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Kondisi itu belum membuat penyidik berhenti. Sebab, jenazah Sutrimo telah dimakamkan sejak 23 Juli 2026 sehingga proses pembusukan sudah cukup lanjut.

“Jenazah ini telah dikubur pada tanggal 23, jadi sudah hampir tiga minggu. Di ilmu kedokteran forensik ini sudah masuk pada proses pembusukan lanjut,” katanya.

Karena itu, pemeriksaan laboratorium menjadi penting. Dokter mengambil sampel dari kepala hingga bagian tubuh bawah, termasuk kulit yang dicurigai mengalami kelainan, swab, serta isi sejumlah organ seperti lambung dan jantung.

“Kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini, untuk menentukan sebab kematiannya secara scientific, secara ilmiah,” ujar Yudi.

Jumlah sampel yang dibawa pun tidak sedikit. Puluhan sampel akan diperiksa untuk mencari petunjuk yang tidak terlihat dari pemeriksaan fisik.

Sinopsis Spider-Man: Brand New Day & relevansi bagi Gen Z

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Ada satu fase dalam hidup ketika kita mulai menyadari bahwa orang-orang di sekitar kita bergerak lebih maju. Ada yang mulai membangun karier, menjalin hubungan, dan menemukan arah hidupnya, sementara kita masih sibuk mencari tahu apa yang sebenarnya ingin kita capai. Perasaan tertinggal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi dapat membuat seseorang mempertanyakan kembali posisi dan identitas dirinya. Konflik personal tersebut menjadi menarik untuk dilihat melalui sosok Peter Parker dalam film terbaru Spider-Man: Brand New Day.

“Apa yang terjadi ketika dunia di sekitar kita berubah, tetapi kita merasa masih berada di tempat yang sama?”

Pertanyaan tersebut tergambar dalam cerita Peter Parker, pahlawan penuh waktu Spider-Man yang hidup di dunia yang tak lagi mengingatnya. Melihat orang-orang di sekitarnya melanjutkan hidup tanpa dirinya memicu perubahan dalam diri Peter yang mungkin tidak mampu ia kendalikan. Namun, transformasi tersebut bisa jadi justru menjadi satu-satunya hal yang dapat menghentikan ancaman baru di kota yang dihuni oleh orang-orang yang ia cintai.

Konflik Peter dalam Brand New Day tidak hanya berhenti pada ancaman yang harus ia hadapi sebagai Spider-Man. Di balik perannya sebagai pahlawan, Peter juga harus berhadapan dengan kehidupan personal yang telah berubah. Situasi ini menghadirkan pertanyaan yang lebih mendalam: ketika kehidupan yang dulu membentuk dirinya sudah tidak lagi sama, masihkah Peter tahu siapa dirinya di balik topeng Spider-Man?

Sebagai Spider-Man, Peter dituntut untuk selalu menjadi sosok kuat yang mampu menyelamatkan orang lain. Tuntutan tersebut terasa semakin kompleks ketika kehidupan personalnya sendiri berada dalam kondisi yang tidak pasti. Ia harus berusaha memenuhi peran yang diharapkan orang lain, sembari kembali mencari dan memahami identitas dirinya sendiri.

Kondisi tersebut memiliki kedekatan dengan kehidupan Gen Z, meskipun hadir dalam bentuk yang berbeda. Ekspektasi untuk memiliki karier yang baik, mencapai sesuatu pada usia tertentu, atau terlihat berhasil di media sosial dapat membuat seseorang merasa harus terus memenuhi standar yang terbentuk di sekitarnya. Pada titik ini, konflik Peter bukan lagi sekadar tentang seorang superhero, tetapi juga tentang bagaimana menghadapi tekanan untuk menjadi versi diri yang diharapkan orang lain.

Pada akhirnya, konflik Peter Parker dalam Spider-Man: Brand New Day bukan hanya tentang seorang superhero yang menghadapi ancaman baru, tetapi juga tentang menemukan kembali dirinya ketika kehidupan di sekitarnya berubah. Bagi Gen Z yang kerap berhadapan dengan tekanan untuk memenuhi ekspektasi dan menentukan arah hidup di tengah pencapaian orang lain, Peter mengingatkan bahwa menjadi diri sendiri berarti berani memahami apa yang benar-benar ingin kita perjuangkan.

Sebanyak 174 Kodpes Merah Putih beroperasi gerai sembako - ANTARA News Bali

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Denpasar (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Bali mencatat dari 716 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bali telah beroperasi, sebanyak 174 unit di antaranya membuka gerai sembako.

Kepala Diskop UKM Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh di Denpasar, Selasa, menyampaikan gerai sembako ini tersebar di seluruh kabupaten/kota, berbeda dengan unit usaha lain yang cenderung sesuai dengan kearifan daerah masing-masing.

“Jenis gerai KDKMP yang sudah beroperasi seperti gerai sembako ada di sembilan kabupaten kota,” kata Tri Arya mencermati data yang dikantongi hingga Agustus 2026.

Meski gerai sembako ada dimana-mana, terdapat jenis usaha lain yang cukup banyak tersebar di Bali seperti agen perbankan, unit simpan pinjam, apotek dan klinik, juga hasil perkebunan dan pertanian.

“Yang unik itu seperti perkebunan kakao di Jembrana, ada juga kopdes yang berdasarkan data presisi sesuai kebutuhan riil warga di Bongkasa Pertiwi, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Jika dilihat berdasarkan bangunan gerainya, Diskop UKM Bali mencatat baru 86 bangunan gerai yang rampung 100 persen, yaitu di Jembrana dengan 19 unit, Bangli 14 unit, Buleleng 13 unit, Gianyar 11 unit, Karangasem sembilan unit, Badung delapan, Klungkung tujuh, Tabanan lima, dan Denpasar masih nihil.

Meski gerai belum banyak, menurut dia bukan berarti koperasi lainnya tidak bisa berjalan.

Tri Arya menjelaskan percepatan pembangunan gedung fisik KDKMP tergantung pada ketersediaan lahan di desa/kelurahan setempat, serta pendanaan dan pihak yang membangun yaitu merupakan bagian dari pemerintah pusat.

Pemprov Bali dan Pemda kabupaten/kota mengupayakan agar di masing-masing koperasi terdapat setidaknya satu unit usaha bisnis yang aktif dengan usaha yang disesuaikan dengan potensi desa/kelurahan setempat, ataupun kebutuhan masyarakat setempat.

“Yang beroperasi itu versi kami adalah yang sudah punya setidaknya satu gerai usaha bisnis aktif, jadi sebenarnya tidak ada hubungan dengan gedung baru,” ucapnya.

Alih-alih mempersoalkan gedung untuk gerai, Diskop UKM Bali justru berharap pemerintah pusat membantu dalam hal SDM dan permodalan.

Ia memberi contoh di Kota Denpasar, meski belum memiliki gedung gerai, saat ini dari 174 kopdes yang aktif ada 39 unit di Denpasar, disusul Buleleng dan Tabanan 32 unit, Jembrana 26 unit, Gianyar 13 unit, Badung 12 unit, Karangasem 11 unit, Bangli tujuh unit, dan Klungkung dua unit.

Menurut Tri Arya, sumber daya manusia pengurus dan pengawas koperasi perlu dilatih agar memiliki kompetensi tentang tata cara mengelola koperasi dan jiwa kewirausahaan.

Selain itu bantuan permodalan dimana pola permodalan dan akses permodalan yang belum jelas dari pemerintah pusat, serta belum optimalnya dukungan modal dari anggota ataupun calon anggota KDKMP.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Lampung Selatan gandeng Kantah percepat sertifikasi aset daerah

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Lampung Selatan gandeng Kantah percepat sertifikasi aset daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 20:33 WIB

Image Print

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan Muhammad Darmawan bersama Kepala Kantah setempat, Rizal Rasyuddin melakukan pembahasan rancangan kerja sama di Aula Rajabasa, Kalianda, Selasa. (ANTARA/HO/Kominfo Lampung Selatan)

Perlu untuk diadakan kesepakatan bersama antara pemkab dengan Kantor Pertanahan

Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama Kantor Pertanahan (Kantah) setempat mempercepat sertifikasi, sekaligus memperkuat pengamanan aset daerah melalui penyusunan kesepakatan bersama (MoU) yang mencakup pelayanan publik di bidang pertanahan.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Selatan Muhammad Darmawan mengatakan kerja sama itu diarahkan untuk mempercepat pendaftaran dan sertifikasi aset pemerintah daerah, sekaligus memperkuat integrasi layanan pertanahan dan perpajakan.

“Perlu untuk diadakan kesepakatan bersama antara pemkab dengan Kantor Pertanahan. Ini perlu kita cermati bersama dan disesuaikan dengan kondisi daerah kita,” kata Muhammad Darmawan di Kalianda, Selasa.

Ia menjelaskan ruang lingkup kerja sama meliputi integrasi data pertanahan dan perpajakan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dukungan sarana dan prasarana, hingga asistensi dalam pencegahan dan penanganan persoalan pertanahan.

Selain itu kerja sama juga mencakup penguatan layanan pertanahan di Mal Pelayanan Publik (MPP), pemanfaatan data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta data dan informasi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Dia menegaskan setiap poin dalam dokumen kesepakatan perlu dikaji secara menyeluruh agar kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai ada hal-hal yang nantinya mengganggu jalannya kerja sama ini. Kita cermati, utamanya di isinya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantah Lampung Selatan Rizal Rasyuddin mengatakan konsep kesepakatan bersama telah melalui beberapa kali revisi dengan mempelajari pola kerja sama yang diterapkan di daerah lain sebagai bahan pembanding.

“Konsepnya sudah ada beberapa revisi. Terkait konsep, kami mengambil dari Jambi dalam kesepakatan ini. Untuk yang lainnya bisa sambil jalan,” kata Rizal.

Pihaknya juga mendorong sinkronisasi data Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), termasuk pemanfaatan Zona Nilai Tanah (ZNT) guna mendukung keterpaduan data pertanahan dan perpajakan.

Menurut Rizal, setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan berbeda sehingga konsep kerja sama perlu disesuaikan dengan kondisi faktual di Lampung Selatan.

“Memang kondisi tiap kabupaten berbeda-beda. Kondisi di Lampung Selatan seperti apa, itulah yang menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” katanya.

Pembahasan MoU tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemkab Lampung Selatan dan Kantah dalam mempercepat sertifikasi aset daerah, meningkatkan tertib administrasi pertanahan, serta menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.

Pewarta : Riadi Gunawan
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

SIG Perkuat Pasokan Semen di Aceh di Tengah Lonjakan Permintaan

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat keandalan fasilitas produksi dan jaringan distribusi untuk menjaga kelancaran pasokan semen di Aceh di tengah meningkatnya permintaan.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari meninjau kesiapan operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas produksi dan distribusi mampu merespons kebutuhan semen di wilayah Aceh.

Reni mengatakan, peningkatan permintaan semen perlu direspons dengan penguatan sinergi seluruh jaringan operasional dan distribusi SIG.

"Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien,” kata Reni kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

SIG juga melakukan pemantauan rutin terhadap ketersediaan stok dan aktivitas distribusi serta evaluasi harian untuk menentukan langkah operasional. Upaya tersebut dilakukan di tengah tekanan ketersediaan dan harga bahan bakar.

Reni menegaskan SIG tetap berkomitmen mendukung pembangunan di Aceh, termasuk wilayah yang terdampak banjir pada akhir 2025.

"Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, SIG akan memastikan operasional seluruh fasilitas berjalan andal agar pasokan semen berkualitas tetap tersedia bagi masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan.

Penjualan Semen Indonesia Tembus 18,27 Juta Ton pada Semester I 2026

PT Semen Indonesia Group (SIG) menerapkan teknik pertambangan surface mining di salah satu pabrik di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. (Dok SIG)

Perbesar

PT Semen Indonesia Group (SIG) menerapkan teknik pertambangan surface mining di salah satu pabrik di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. (Dok SIG)

Sebelumnya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton pada semester I 2026. Angka ini tumbuh 5,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,3 juta ton.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam memperkuat pengelolaan pemasaran dan memperluas jangkauan pasar.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kinerja positif tersebut didorong oleh transformasi bisnis yang berfokus pada penguatan pengelolaan pasar mikro, serta optimalisasi distribusi untuk menjaga ketersediaan produk di berbagai wilayah. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen transformasi BUMN yang didorong Kementerian BUMN dan Danantara.

“Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Penjualan Ritel Jadi Penopang

PT Semen Indonesia

Perbesar

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan komitmennya mendukung pemerintah dalam mewujudkan program 3 juta rumah.

SIG menyatakan penjualan ritel tetap menjadi penopang utama bisnis perusahaan dengan kontribusi sekitar 70 persen terhadap total pendapatan. Perseroan terus memperkuat segmen tersebut untuk menjaga pertumbuhan penjualan di tengah ketatnya persaingan industri semen nasional.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, SIG akan memfokuskan pengembangan pasar di wilayah Jawa Barat. Langkah ini diambil lantaran permintaan semen di Jawa Barat pada semester I 2026 tercatat meningkat 7,5 persen secara tahunan, sehingga dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang sangat kuat.

“Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan, serta semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lampung kaji pembangunan PLTS berkapasitas 200 Megawatt

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah mengkaji pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 200 Megawatt (MW) sebagai upaya memperkuat kemandirian energi di daerah.

"Saat ini beban puncak listrik di Provinsi Lampung berada pada kisaran 1.200 hingga 1.300 Megawatt (MW), sementara kapasitas pembangkit lokal baru mampu memasok sekitar 800 Megawatt," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan adanya kesenjangan pasokan tersebut, selama ini dipenuhi melalui transfer daya dari wilayah Sumatra Selatan dengan kebutuhan mencapai sekitar 500 Megawatt.

"Pengembangan PLTS menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan listrik di Lampung," ucap dia.

Dia melanjutkan Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah mengkaji rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 200 Megawatt, sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian energi, sekaligus mendukung percepatan transformasi energi hijau di daerah.

"Proyek strategis tersebut diproyeksikan membutuhkan nilai investasi sekitar Rp3,22 triliun," tambahnya.

Dengan kehadiran PLTS berkapasitas 200 Megawatt tersebut, diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik, sekaligus mengoptimalkan potensi energi terbarukan di Provinsi Lampung.

"Dengan PLTS berkapasitas 200 Megawatt ini, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan energi Lampung, melalui sumber energi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan," katanya.

Rencana pembangunan tersebut juga memiliki landasan kerja sama yang kuat melalui kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan PT Nusantara Plastik Energi yang telah ditandatangani pada 17 Juni 2026.

Dalam pengembangannya, komitmen pendanaan hingga 100 persen, serta peran sebagai kontraktor utama Engineering, Procurement, and Construction (EPC) diproyeksikan didukung oleh konsorsium internasional asal Hungaria, Merlion Tech Group.

"Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong agar potensi energi terbarukan dapat dikembangkan secara optimal, dan terintegrasi dengan kebutuhan industri. Sehingga transformasi energi tidak hanya berdampak pada ketahanan listrik, tetapi juga membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah," tambahnya.

Sementara itu Direktur PT Nusantara Plastik Energi Muhammad Dani SM RabbaniI mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, investor global, dan inisiator domestik menjadi modal penting dalam mendorong pengembangan energi terbarukan di Lampung.

"Pembangunan PLTS tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat ketersediaan listrik bagi sektor industri dan masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi Lampung untuk mengambil peran lebih besar dalam agenda transisi energi bersih di Indonesia," kata dia.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Investor Ritel Kuasai 51,1% Transaksi Saham, Kiwoom Sekuritas Fokus ke Nasabah Aktif

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

ILUSTRASI. IHSG Bertahan Di Zona Hijau (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan jumlah investor pasar modal bertambah sebesar 48,78% year to date (ytd) di sepanjang tahun berjalan 2026. Di periode ini pula, jumlah investor saham mencapai 10,05 Single Investor Identification (SID).

Menurut Direktur Utama PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Changkun Shin mengatakan, perubahan struktur pasar yang sebelumnya lebih didominasi investor institusi menjadi makin berorientasi pada investor ritel merupakan perkembangan yang sangat positif bagi industri sekuritas.

Saat ini, kontribusi investor ritel terhadap total transaksi telah mencapai 51,1%. Angka ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar 32,9%.

Baca Juga: Jasindo Syariah Perkuat Inklusi di Tengah Tekanan Bisnis Asuransi Syariah

"Menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia semakin cepat berkembang menuju pasar yang lebih didominasi oleh investor ritel," jelasnya kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).

Selain itu, jumlah investor yang berusia di bawah 30 tahun juga kini memiliki porsi sekitar 54,4%. Hematnya, tingginya partisipasi anak muda merupakan faktor yang sangat positif bagi pertumbuhan pasar modal di Indonesia untuk jangka panjang.

Namun, peningkatan jumlah investor ini tidak serta-merta langsung mendorong peningkatan aktivitas maupun nilai transaksi saham.

Di Kiwoom Sekuritas sendiri, nilai transaksi harian rata-rata menunjukkan pertumbuhan yang positif. Nilai transaksi harian rata-rata tumbuh 16% secara tahunan jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang sekitar Rp170,6 miliar menjadi Rp198,3 miliar per hari hingga Juli 2026.

Shin mengaku, perusahaan saat ini tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah nasabah baru saja. Melainkan, mereka berusaha lebih mengutamakan peningkatan jumlah investor aktif, yaitu nasabah yang benar-benar aktif melakukan transaksi dan menggunakan layanan dari Kiwoom Sekuritas.

Dengan begitu, Kiwoom Sekuritas lebih memprioritaskan pertumbuhan secara kualitas dibandingkan sekadar pertumbuhan kuantitasnya. Namun, fokus utama tetap pada peningkatan aktivitas dan nilai transaksi nasabah.

Oleh karena itu, ia menilai edukasi investor secara berkelanjutan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan modal sekaligus membangun budaya investasi yang sehat.

Baca Juga: Likuiditas Perbankan Makin Ketat, Begini Strategi Bank Menjaga Dana

Selain itu, mereka juga menegaskan pentingnya layanan untuk memberi pengalaman investasi yang lebih baik kepada nasabah melalui sistem transaksi yang stabil dan pengembangan layanan IT.

Singkatnya, Kiwoom Sekuritas saat berfokus pada sejumlah hal, yaitu peningkatan active investor, pertumbuhan nilai transaksi, pengembangan bisnis margin, serta peningkatan kualitas dan daya saing layanan IT sehingga perusahaan dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag



Viral Turis China Dilecehkan Warlok Bali, Berawal dari Salaman Lalu ke Kemaluan

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Buleleng -

Viral di media sosial, video dugaan pelecehan seksual terhadap turis China di Bali. Ia dilecehkan warga lokal. Awalnya jabat tangan, lalu mengarah ke kemaluan.

Video yang diambil oleh seorang warga negara asing (WNA) China saat liburan di kawasan wisata Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng viral di media sosial.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @aurosa_a. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria lokal mendekati korban yang tengah merekam video outfit check di kawasan Lovina, Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kemudian datang seorang pria lokal dengan kalung peluit. Pria itu awalnya bersikap ramah dengan bersalaman dengan korban dan mengucapkan selamat berlibur. Namun, jabat tangan tersebut ternyata berlangsung cukup lama.

Aurosa kemudian baru menyadari bahwa pria lokal itu mengarahkan tangannya untuk menyentuh bagian kemaluan pria tersebut.

"Kenapa kamu berjabat tangan selama itu? Aku nggak tahu sebenarnya kamu mau melakukan apa. Sampai akhirnya aku sadar, ternyata sudah terlambat," kata Aurosa.

Setelah kejadian tersebut, Aurosa menyebut dirinya menangis dalam perjalanan kembali ke penginapan. Kejadian tak menyenangkan ini juga membuat korban merasa trauma.

Pemerintah Desa (Pemdes) Kalibukbuk kemudian menelusuri kejadian tersebut dan memanggil pelaku bernama Wayan Sedana alias Nane. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (8/8). Namun, Pemdes Kalibukbuk baru mengetahui kejadian itu sehari setelahnya, berdasarkan informasi dari nelayan setempat.

"Kejadiannya Sabtu, kebetulan Minggu baru tahu. Dapat laporan dari nelayan, kemudian Senin kita panggil dan kita selesaikan," ujar Perbekel Desa Kalibukbuk I Ketut Suka, Selasa (11/8/2026).

Suka membenarkan Nane merupakan warga Desa Kalibukbuk. Nane kerap terlihat beraktivitas di sekitar kawasan Lovina.

"Dia sebetulnya warga Kalibukbuk, tapi dulunya orang Kampung Anyar. Sering kelihatan mondar-mandir di jalan, kadang naik Scoopy merah," katanya.

Menurut informasi yang diterima pemerintah desa dari nelayan, Nane diduga menghampiri wisatawan China setelah melihat aktivitas dolphin watching. Pria itu kemudian berjalan ke arah utara hingga kawasan sebelum Hotel Starlight.

"Katanya pagi, menurut nelayan, sehabis lihat tamu dolphin dia jalan ke utara, sebelum Hotel Starlight ketemu tamu China," jelasnya.


--------

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)