Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Prabowo Soroti Perjuangan Timnas: Kita Bangga

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Jakarta, VIVA – Kemenangan Indonesia atas Thailand dengan skor 4-2 lewat adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 disambut bangga Presiden Prabowo Subianto. Presiden menyebut kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai momen bersejarah. Menurutnya, kemenangan tersebut mungkin menjadi yang pertama bagi Indonesia dalam turnamen FIFA antarbangsa.

Baca Juga

"Saya kira membanggakan, dan ini contoh ya, contoh semangat tidak mengenal menyerah. Dan kita bisa berhasil, dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya, kita menang pertandingan FIFA antarbangsa," kata Prabowo usai menyaksikan pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang nomor 1 di Indonesia itu juga mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukur atas perjuangan Timnas Indonesia yang berhasil meraih kemenangan. Ia mengapresiasi semangat para pemain yang terus berjuang hingga detik-detik terakhir.

Baca Juga

"Ya, kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita, ya. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir," ujar Presiden.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia akhirnya menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, (5/10/2026). Drama berlangsung hingga extra time dan adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam 120 menit.

Baca Juga

Indonesia sempat dua kali tertinggal dalam pertandingan. Setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal, Thailand kembali unggul melalui Chamrasamee Peeradol pada menit ke-110. Namun, Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-115.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Di fase inilah Emil Audero tampil sebagai penentu setelah menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya. Selain itu,  Shayne Pattynama juga menjadi penentu kemenangan timnas malam ini. (ANT)

Euforia Juara Berlanjut di Ruang Konferensi Pers, Elkan Baggott dan John Herdman sampai Disiram Air

Euforia Juara Berlanjut di Ruang Konferensi Pers, Elkan Baggott dan John Herdman sampai Disiram Air

Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand lewat adu penalti. Elkan Baggott jadi pahlawan dan ikut merayakan gelar dengan siraman air bersama rekan setim

VIVA.co.id

6 Oktober 2026

Hari Kapas Sedunia 7 Oktober: Sejarah, tujuan, dan faktanya

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Setiap 7 Oktober, dunia memperingati Hari Kapas Sedunia atau World Cotton Day. Peringatan ini tidak hanya berkaitan dengan bahan pakaian yang sehari-hari digunakan masyarakat, tetapi juga menyoroti peran kapas bagi kehidupan jutaan petani, pekerja, keluarga dan perekonomian sejumlah negara berkembang.

Kapas menjadi salah satu serat alami yang penting dalam industri tekstil. Bahan tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, terutama pakaian, tekstil rumah tangga dan sejumlah produk industri.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Kapas Sedunia dan apa tujuan dari peringatannya? Ini penjelasannya.

Sejarah Hari Kapas Sedunia

Gagasan memperingati Hari Kapas Sedunia bermula pada 2019. Saat itu, empat negara penghasil kapas di Afrika yang dikenal sebagai Cotton Four atau C-4, yakni Benin, Burkina Faso, Chad dan Mali, mengusulkan adanya peringatan global tentang kapas.

Usulan tersebut kemudian mendapat dukungan melalui kegiatan yang digelar di Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO pada 7 Oktober 2019. Perayaan itu dilakukan bersama WTO, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB atau FAO, Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan atau UNCTAD, International Trade Centre atau ITC serta International Cotton Advisory Committee atau ICAC.

Dua tahun kemudian, tepatnya 30 Agustus 2021, Majelis Umum PBB mengadopsi Resolusi A/RES/75/318 yang secara resmi menetapkan 7 Oktober sebagai Hari Kapas Sedunia.

Sejak saat itu, tanggal 7 Oktober menjadi momentum internasional untuk meningkatkan perhatian terhadap sektor kapas, mulai dari petani dan pekerja hingga perdagangan serta industri yang mengolah komoditas tersebut.

Baca juga: Merawat wastra tenun NTB dari gempuran zaman

Tujuan Hari Kapas Sedunia

Peringatan ini memiliki sejumlah tujuan penting. Salah satunya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi sektor kapas, termasuk persoalan produksi, perdagangan, dan pengolahan.

Hari Kapas Sedunia juga mendorong terciptanya perdagangan kapas yang lebih terbuka, adil, efisien, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi negara berkembang yang menggantungkan pendapatan masyarakatnya pada komoditas kapas.

Selain itu, peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk mendorong pengembangan sektor kapas yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk. Kapas tidak hanya dipandang sebagai bahan mentah, tetapi juga sebagai bagian dari rantai produksi yang dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapas menghidupi jutaan orang

Di balik pakaian berbahan kapas yang digunakan sehari-hari, terdapat rantai produksi yang melibatkan banyak orang. FAO mencatat kapas menopang sekitar 24 juta petani dan memberikan manfaat kepada lebih dari 100 juta keluarga di berbagai negara.

Kapas juga menjadi sumber pekerjaan dan pendapatan bagi jutaan petani kecil serta pekerja, termasuk perempuan. FAO mencatat perempuan diperkirakan menyumbang sekitar 43 persen dari tenaga kerja dalam produksi kapas.

Data FAO juga menunjukkan produksi kapas dunia pada 2024 diperkirakan mencapai sekitar 26 juta ton, dengan lebih dari 9 juta ton diperdagangkan secara global. Nilai produksi kapas dunia diperkirakan mencapai lebih dari 75 miliar dolar AS per tahun.

Untuk musim 2026/2027, Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO mencatat produksi kapas dunia diproyeksikan mencapai 25,9 juta ton, sedangkan konsumsi diperkirakan sekitar 25,2 juta ton. Perdagangan kapas dunia diproyeksikan mencapai 9,6 juta ton.

Baca juga: Mengintip musim panen kapas di Afghanistan

Tantangan industri kapas

Meski memiliki peran ekonomi yang besar, sektor kapas juga menghadapi sejumlah tantangan. Perubahan cuaca, gangguan rantai pasok, persaingan dari serat sintetis dan perubahan preferensi konsumen menjadi beberapa persoalan yang perlu diperhatikan.

FAO mencatat pangsa kapas dalam konsumsi serat dunia terus mengalami penurunan. Pada 1960-an, kapas memiliki pangsa sekitar 60 persen, sedangkan pada 2024 angkanya turun menjadi sekitar 22 persen seiring meningkatnya penggunaan serat sintetis.

Karena itu, Hari Kapas Sedunia menjadi momentum untuk mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, memperkuat posisi petani dan pekerja, serta mengembangkan pengolahan kapas agar memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.

Pada 2026, peringatan Hari Kapas Sedunia dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober di Tashkent, Uzbekistan. Agenda tersebut diarahkan untuk meningkatkan perhatian terhadap sektor kapas, mendorong investasi pada kapas Afrika dan membahas tantangan perubahan iklim terhadap komoditas tersebut.

Hari Kapas Sedunia pada akhirnya bukan sekadar peringatan mengenai bahan yang digunakan dalam pakaian. Momentum ini mengingatkan bahwa kapas memiliki rantai kehidupan yang panjang, mulai dari petani di lahan, pekerja dan pengolah, hingga industri tekstil dan konsumen. Karena itu, keberlanjutan sektor kapas juga berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan perdagangan global.

Baca juga: Pelaku "fashion" dukung pemanfaatan kapas asli Indonesia

Baca juga: Menenun tekstil hijau dari serat randu

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Michael Olise pimpin Prancis gilas Belgia 4-1 - ANTARA News Kalimantan Barat

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Michael Olise menjadi bintang kala Prancis menutup jeda internasional dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Belgia 4-1 di Grup A1 UEFA Nations  di Stade de France pada Selasa.

Olise mencetak dua gol, sedangkan dua gol lainnya Prancis dibuat Desire Doue dan Rayan Cherki. Belgia sempat unggul lebih dulu lewat Dodi Lukebakio.

Prancis kokoh di puncak grup dengan 10 poin dari empat pertandingan, sementara Belgia di posisi ketiga dengan enam poin, demikian laman UEFA.

Prancis tampil agresif sejak awal pertandingan mengandalkan Ousmane Dembele dan Bradley Barcola di kedua sayap.

Barcola mendapat peluang pada menit ke-16, tetapi upayanya melewati Marten Vandevoordt digagalkan kiper Belgia itu.

Prancis justru kebobolan pada menit ke-35. Romeo Lavia mengirimkan umpan terobosan kepada Dodi Lukebakio yang berlari menuju kotak penalti.

Lukebakio kemudian melepaskan tembakan ke pojok atas gawang Guillaume Restes untuk membawa Belgia unggul 1-0.

Prancis baru bisa membalas pada babak kedua ketika Zinedine Zidane memasukkan Michael Olise, Rayan Cherki, dan Lucas Da Cunha untuk meningkatkan daya gedor.

Pergantian tersebut memberikan dampak besar terhadap permainan Prancis.

Prancis akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Da Cunha memberikan umpan pendek kepada Desire Doue di dalam kotak penalti.

Doue mengecoh seorang pemain Belgia sebelum melepaskan tembakan yang melewati sela kaki lawan dan bersarang di pojok kanan gawang.

Olise kemudian mengecoh Joaquin Seys sebelum mengirim bola kepada Cherki di sisi kanan kotak penalti. Cherki kemudian melepaskan tembakan first time yang gagal dihentikan Vandevoordt.

Olise kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 setelah melakukan solo run dari sisi kanan melewati tiga pemain Belgia, sebelum bermanuver satu-dua dengan Doue. Umpan terakhir Doue diselesaikan Olise dengan tembakan ke tiang jauh.

Olise melengkapi penampilan gemilangnya dengan gol kedua pada menit ke-91 setelah menerima umpan Doue di dalam kotak penalti.

Susunan pemain
Prancis (4-3-3):
Guillaume Restes; Jules Kounde, Leny Yoro, Maxence Lacroix, Andy Diouf; Maghnes Akliouche, Manu Kone, Eduardo Camavinga; Ousmane Dembele, Esteban Lepaul, Bradley Barcola.

Belgia (4-3-3): Marten Vandevoordt; Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Joaquin Seys; Nicolas Raskin, Romeo Lavia, Hans Vanaken; Dodi Lukebakio, Romelu Lukaku, Diego Moreira.
 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Michael Olise pimpin Prancis gilas Belgia 4-1

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

MK Gelar Sidang Putusan PHPU Gibran Pukul 8 Malam Ini

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pengucapan putusan perkara nomor: 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 pada hari ini, Selasa (6/10).

Sidang yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan akan dimulai pada pukul 20.00 WIB.

"Selasa, 6 Oktober 2026, 20.00 WIB. Acara: pengucapan putusan," sebagaimana dilansir dari laman MK, Selasa (6/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perkara ini dimohonkan oleh Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, enam warga yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI, M Subhan, Bonatua Silalahi, dan Tiurma M.S. Sihombing.

Mereka mengajukan permohonan pada 10 September 2026. Sidang perdana digelar pada 21 September 2026.

Denny Indrayana menjelaskan bentuk dokumen yang menjadi syarat pencalonan Gibran hanya surat keterangan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, bukan bukti kelulusan atau ijazah.

Menurut Denny, surat keterangan yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai syarat pencalonan, menyatakan Gibran melaksanakan studi di UTS Insearch, Sydney, Australia.

Surat itu menyatakan pendidikan Gibran setara Grade 12 atau kelas 12 SMA dan setara dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) peminatan Akuntansi.

Ia bilang surat tak menunjukkan keterangan yang bersangkutan telah lulus dari sekolah tersebut.

"Surat ini tidak pernah dimunculkan secara resmi. Surat itu baru didapatkan setelah ada kawan yang namanya Bonatua Silalahi minta ke kementerian," ucap Denny pada Rabu (30/9).

Dalam proses persidangan berjalan, MK telah mendengarkan keterangan dari KPU, pihak terkait yakni Perkumpulan Militan Gibran 08 Nusantara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), saksi-saksi, beserta ahli.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Atase Pendidikan KBRI Singapura, dan Atase Pendidikan KBRI Australia juga sudah memberikan keterangan di muka persidangan.

(ryn/dal)

Indonesia tightens entry checks after suspected plague death in Russia

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Indonesia’s Health Ministry has stepped up health monitoring and preparedness across international points of entry following reports of a laboratory worker's death in Russia from suspected plague-related pneumonia.Head of the Health Ministry’s Bureau of Communication and Public Information Aji Muhawarman said in Jakarta on Monday (October 5) that health authorities were closely monitoring developments and case management measures while strengthening surveillance at entry points.

"As of today, there has been no notification via the International Health Regulations (IHR) National Focal Point or information posted on the WHO Event Information Site (EIS) calling for specific vigilance regarding this incident," Aji said.

Despite the absence of a formal global health alert, proactive measures are being implemented at strategic entry points, including international airports and seaports in Bali.

The measures include health declaration checks through the SATUSEHAT Health Pass (SSHP) system, monitoring travelers for clinical symptoms, conducting risk-based assessments of incoming transport vessels, and carrying out vector surveillance for rodents and rodent fleas.

Early detection protocols focus on screening for symptoms such as fever, coughing, shortness of breath and related ailments. Travelers exhibiting signs indicative of plague infection will be immediately referred to designated infectious disease referral hospitals for isolation and clinical management.

The response comes after international media reports revealed that a 28-year-old worker at the Irkutsk Research Anti-Plague Institute of Siberia died from a severe respiratory infection of unknown origin.

Russian authorities have placed approximately 200 contacts of the deceased under medical observation while investigations into the exact cause of death continue.

Pewarta : Mecca Yumna Ning Prisie, Yashinta Difa Pramudyani
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Prabowo sebut kemenangan Indonesia atas Thailand bersejarah - ANTARA News Kalimantan Barat

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyebut kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 bersejarah karena mungkin menjadi yang pertama Indonesia keluar sebagai juara dalam pertandingan turnamen FIFA antarbangsa.

"Saya kira membanggakan, dan ini contoh ya, contoh semangat tidak mengenal menyerah. Dan kita bisa berhasil, dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya, kita menang pertandingan FIFA antarbangsa," kata Prabowo usai menyaksikan pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) malam.

Kepala Negara juga menyampaikan kegembiraan dan rasa syukurnya atas perjuangan para pemain Indonesia yang berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.

"Ya, kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita, ya. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir," ujar Presiden.

Indonesia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu.

Indonesia lebih dulu membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84. Thailand kemudian menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-86.

Pada babak perpanjangan waktu, Thailand berbalik unggul melalui Peeradol Chamraratsame pada menit ke-111. Indonesia kembali menyamakan kedudukan melalui Elkan Baggott pada menit ke-114.

Dalam babak adu penalti, empat penendang Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya.

Sementara itu, dua penendang Thailand, Sarach Yooyen dan Nattaphon Sayriya gagal mencetak gol. Tendangan Sarach membentur tiang, sedangkan eksekusi Sayriya berhasil ditepis Emil Audero. Indonesia pun akhirnya mengunci kemenangan dan memastikan gelar juara.

Usai pertandingan, Presiden Prabowo bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks sebagai simbol juara.

Sebelum penyerahan trofi, Prabowo dan Infantino terlebih dahulu mengalungkan medali kepada wasit, pemain Thailand, dan pemain timnas Indonesia sebagai rangkaian seremoni perayaan juara.

Prabowo kemudian tampak ikut berselebrasi ketika Diks bersama para pemain Indonesia lainnya mengangkat trofi tersebut.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo sebut kemenangan Indonesia atas Thailand bersejarah

Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Euforia Juara Berlanjut di Ruang Konferensi Pers, Elkan Baggott dan John Herdman sampai Disiram Air

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Jakarta, VIVA – Suasana konferensi pers Timnas Indonesia setelah final FIFA ASEAN Cup 2026 berubah menjadi pesta kecil. John Herdman dan Elkan Baggott yang sedang memberikan keterangan usai laga Indonesia vs Thailand tiba-tiba mendapat kejutan dari rekan-rekannya.

Baca Juga

Saat konferensi pers berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, (5/10/26), Emil Audero, Rizky Ridho, Jordi Amat dan Hannan mendadak masuk ke ruangan. Mereka langsung menyiramkan air dari tembakan air ke arah Elkan Baggott dan John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak suasana konferensi pers yang tadinya serius berubah riuh. Elkan Baggott yang menjadi salah satu pahlawan kemenangan Indonesia ikut membalas dengan menyemprotkan air dari botol mineral. Momen tersebut menjadi gambaran kegembiraan skuad Garuda setelah memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga

Euforia Juara Berlanjut di Ruang Konferensi Pers, Elkan Baggott dan John Herdman sampai Disiram Air

Photo :

  • Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id

Kemenangan itu sekaligus menandai keberhasilan bersejarah Indonesia yang menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Baca Juga

Indonesia mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Trofi tersebut menjadi gelar internasional pertama Indonesia di luar medali emas SEA Games.

Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal. Indonesia menciptakan peluang terlebih dahulu melalui Luke Vickery, tetapi tembakannya masih mampu diblok kiper Thailand, Saranon Anuin.

Thailand kemudian merespons lewat tendangan voli Chanathip Songkrasin yang melambung di atas mistar gawang Emil Audero. Indonesia kembali mengancam melalui sundulan Justin Hubner, namun bola masih melebar.

Garuda lebih banyak menguasai permainan dan beberapa kali membangun serangan. Thailand memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik untuk mencari celah di pertahanan Indonesia.

Memasuki babak kedua, Thailand mendapatkan peluang melalui sundulan Supachai Chaided yang masih menyamping. Indonesia membalas lewat tendangan Ragnar Oratmangoen, tetapi belum tepat sasaran.

Thailand sempat mendapatkan peluang emas setelah Supachai memanfaatkan kesalahan lini belakang Indonesia. Namun, penyelesaiannya gagal mengarah ke gawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Gajah Putih kembali mengancam lewat Kakana Khamyok dan pemain pengganti Anan Yodsangwal. Beruntung bagi Indonesia, Emil Audero tampil sigap dan mampu menggagalkan peluang tersebut.

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-80 ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain. Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua dan meninggalkan lapangan.

Halaman Selanjutnya

Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Indonesia empat menit kemudian.

Erick Thohir apresiasi perjuangan pemain timnas - ANTARA News Kalimantan Barat

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi perjuangan pemain Timnas Indonesia setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia menjadi juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, setelah bermain 2-2 sampai babak tambahan waktu.

"Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir," kata Erick kepada wartawan di SUGBK, Senin.

Indonesia unggul lebih dulu pada menit ke-84 melalui tendangan bebas Dean James yang dibelokkan pemain Thailand. Gol ini terjadi tiga menit setelah Nicholas Mickelson mendapatkan kartu kuning kedua yang membuatnya diusir dari lapangan.

Sayang, keunggulan Garuda tak bertahan lama. Mereka malah kebobolan dengan 10 pemain Thailand saat Gajah Perang menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat Iklas Sanron, yang membuat laga berlanjut ke babak adu penalti.

Pada babak tambahan waktu, gol Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111 sempat membuat publik SUGBK terdiam. Namun, empat menit berselang gol Elkan Baggott menyelamatkan nasib tuan rumah, yang kemudian memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 setelah kiper Emil Audero menepis tendangan Nattapong Sayriya.

"Dua game yang tidak mudah, (lawan Bangladesh) 9-2 tidak mudah, hari ini juga 2-2, tidak mudah. Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia (2030)," ucap Erick. 

"Kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat, tapi kita bangsa Indonesia, bukan bangsa kalahan, kita harus terus tingkatkan sepak bola kita," tambah dia.

Erick mengatakan akan mengevaluasi permainan timnas guna mempersiapkan Piala Asia 2027. 

"Ya banyak nanti saya sama coach, ada banyak. Titik titik kelemahan yang mungkin harus kita perbaiki untuk persiapan Piala Asia," ucap dia.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Elkan Baggott sangat bangga ikut antar Indonesia juarai FIFA ASEAN Cup 2026 - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengatakan merasa bangga ikut mengantar Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand pada babak final.

"Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah terima kasih atas seluruh dukungan dari para suporter. Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini," kata Baggot dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Indonesia mengalahkan Thailand 4-2 melalui drama adu penalti, setelah imbang 2-2 selama waktu normal.

Baggott menjadi salah satu pemain kunci yang mencetak gol krusial pada menit ke-116 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Pemain diaspora itu juga sukses menjalankan tugas sebagai salah satu penendang penalti.

Baca juga: Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sangat berarti bagi Ole Romeny
Baca juga: Indonesia catat sejarah juara FIFA ASEAN Cup 2026
Baca juga: Dean James cetak gol pertama Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup

Dia mengatakan keberhasilan Indonesia meraih gelar juara itu tak terlepas dari peran pelatih John Herdman yang telah bekerja keras bersama seluruh staf pelatih dan orang-orang di balik layar.

"Mereka mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk memastikan kami bisa tampil sebaik mungkin," kata Baggott.

Ia mengatakan bahwa menjalani pertandingan yang berlangsung secara beruntun selama beberapa hari pada FIFA ASEAN Cup  bukan hal mudah.

Banyak pekerjaan di balik layar, kata dia, dilakukan tim untuk membuat ia bersama rekan-rekannya merasa siap menghadapi setiap pertandingan dari fase grup hingga final.

"Ini bukan hanya kemenangan kami di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan semua staf. Saya pikir kami baru saja menunjukkan kalau kami adalah raja Asia Tenggara," kata dia.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Timnas Italia naik ke peringkat dua setelah tekuk Turki 3-1

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Italia naik ke peringkat kedua Grup A1 setelah mengalahkan Turki 3-1 dalam matchday keempat UEFA Nations League di Stadion Dall'Ara, Bologna pada Selasa.

Gianluca Scamacca membuat Italia unggul pada babak pertama sebelum gol Aral Simsir menyamakan kedudukan untuk Turki pada babak kedua.

Pasukan Roberto Mancini memastikan kemenangan lewat gol Riccardo Calafiori dan Francesco Pio Esposito.

Italia pun melanjutkan persaingan dengan Prancis di Grup A1. Italia kini mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan menempati posisi kedua. Sementara Turki di dasar klasemen tanpa poin, demikian laman resmi UEFA.

Italia membuka keunggulan pada menit ke-26. Scamacca membobol gawang Turki melalui tendangan voli dari jarak dekat. Turki mencoba merespons, tapi sapai abak pertama berakhir tak berhasil.

Zeki Celik mengirimkan umpan tarik dari sisi kanan yang mengenai Eren Elmali sebelum Aral Simsir menyelesaikannya menjadi gol. Italia hanya membutuhkan waktu empat menit untuk kembali unggul. Pada menit ke-65, Riccardo Calafiori mencetak gol melalui sundulan setelah menyambut tendangan bebas Nicolo Barella.

Gli Azzurri kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-87. Pio Esposito memanfaatkan peluang dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Susunan pemain
Italia (4-3-3)
: Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo (Kayode 55'), Gianluca Mancini, Alessandro Bastoni, Matteo Ruggeri (Riccardo Calafiori 56'); Nicolo Barella (Sandro Tonali 70'), Romano, Doumbia; Vergara (Davide Frattesi 84'), Gianluca Scamacca (Pio Esposito 56'), Daniel Maldini.

Turki (3-4-2-1): Ugurcan Cakir; Zeki Celik, Abdulkerim Bardakci, Ozan Kabak, Ferdi Kadioglu; Eren Elmali, Ismail Yuksek (Kerem Akturkoglu 79'), Salih Ozcan, Irfan Can Kahveci (Elmaz 70'); Yunus Akgun, Aral Simsir (Fakili 70').

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026