Peningkatan peserta “Susuran 2026” meningkatkan perekonomian Boyolali

calendar_today 18.10.2026 - person  - timer ~

Peningkatan peserta "Susuran 2026" meningkatkan perekonomian Boyolali

Minggu, 18 Oktober 2026 15:49 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno saat melepas peserta "Susuran 2026" di Boyolali, Minggu. ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Semarang (ANTARA) - Peningkatan jumlah peserta lari "Susuran 2026" dibanding kegiatan serupa tahun sebelumnya berpotensi membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM, penginapan, hingga restoran di Kabupaten Boyolali.

"Dengan demikian, perekonomian di Boyolali akan terus tumbuh," kata Bupati Boyolali Agus Irawan saat gelaran "Susuran 2026" di Boyolali, Minggu.

Ia mengharapkan acara Susuran dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang.

Selain mendorong masyarakat membiasakan pola hidup sehat, kata dia, kegiatan ini diharapkan memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi warga.

Sekitar 2.500 pelari dari berbagai daerah mengikuti ajang yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan tersebut, meningkat dibandingkan tahun pertama yang diikuti 1.600 pelari.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan pariwisata olahraga di wilayahnya.

Menurut dia, kegiatan semacam ini dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kekayaan alam dan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

"Boyolali punya kekayaan alam luar biasa, sehingga wisatanya perlu kita kembangkan," katanya.

Sumarno mengharapkan penyelenggaraan acara ini dapat menarik lebih banyak pengunjung dari luar Jawa Tengah untuk datang dan menikmati berbagai potensi yang dimiliki Boyolali, mulai dari destinasi wisata hingga kulinernya.

Ia juga mendorong setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah mengembangkan acara olahraga sesuai karakteristik dan keunggulan wilayah masing-masing.

Baca juga: Wajib halal mulai berlaku 18 Oktober 2026, UMS soroti kesiapan UMKM

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.