Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan akan diresmikan pada 26 Agustus 2026 oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
“Mudah-mudahan tanggal 26 Agustus ini akan diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ujar Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Pramono mengatakan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan mampu melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Setelah rute tersebut diresmikan, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan pembangunan LRT Jakarta hingga kawasan Dukuh Atas.
Di kawasan Dukuh Atas, kata Pramono, juga tengah dibangun pedestrian deck untuk pejalan kaki, yang terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi seperti MRT, kereta bandara, LRT, KRL, dan Transjakarta.
Pramono berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik di Jakarta.
“Dan inilah yang menjadi backbone (tulang punggung) utama transportasi yang akan mengubah wajah Jakarta,” ujarnya.
Sebagai informasi, LRT Jakarta akan melayani jalur sepanjang 12,2 kilometer yang menghubungkan 11 stasiun, mulai dari Kelapa Gading hingga Manggarai.
Sebelas stasiun yang akan beroperasi diantaranya Stasiun Kelapa Gading, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, Stasiun Velodrome.
Kemudian Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, Stasiun Proklamasi, dan Stasiun Manggarai.
Dari sisi integrasi, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Proklamasi terintegrasi dengan layanan Transjakarta.
Sementara itu, Stasiun Manggarai menjadi salah satu simpul integrasi utama dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan Transjakarta, sehingga memperkuat konektivitas LRT Jakarta dengan jaringan transportasi publik lainnya.
Dengan beroperasinya jalur Kelapa Gading–Manggarai, perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai ditargetkan dapat ditempuh sekitar 28 menit.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Prabowo dijadwalkan resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Lombok Tengah (ANTARA) - Sejumlah mobil pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkartan) gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang melanda rumah adat di kawasan wisata Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu malam.
"Pemadaman hingga tengah malam ini masih berlangsung, karena bara api masih menyala," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Tengah Supardan di Lombok Tengah, Sabtu malam.
Ia mengatakan, puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menanggulangi kebakaran, termasuk bantuan dari Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, Pemerintah Provinsi NTB, serta seluruh unit Damkartan Kabupaten Lombok Tengah.
"Mobil Damkartan yang diturunkan cukup banyak, karena sampai saat ini petugas masih melakukan pemadaman," katanya.
Supardan mengatakan, data warga terdampak dan jumlah rumah yang terbakar masih dalam proses pendataan.
Sebelumnya, Kepala Desa Rambitan Lalu Winakse mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.
"Kami sedang melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak kebakaran," katanya.
Ia mengatakan, jumlah rumah yang terbakar diperkirakan mencapai ratusan unit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul dari salah satu rumah di tengah permukiman adat tersebut. Api kemudian merembet ke sejumlah rumah lainnya yang sebagian besar menggunakan bahan kayu, bambu, dan ilalang.
Warga kampung adat Sade berhamburan menyelamatkan diri dan sejumlah barang berharga. Dalam peristiwa tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Desa Sade merupakan salah satu kawasan permukiman masyarakat Suku Sasak yang mempertahankan bentuk rumah dan tata kehidupan tradisional.
Rumah adat Sade antara lain menggunakan jerami sebagai atap dan anyaman bambu sebagai dinding, dengan lantai tanah liat yang secara tradisional dicampur dengan kotoran kerbau dan abu jerami.
Desa Sade dihuni sekitar 700 warga dalam satu garis keturunan dan memiliki sekitar 150 rumah.
Minggu, 23 Agustus 2026 05:38 WIB
Gempa magnitudo 5,4 guncang wilayah perairan Pulau Puah, Sulteng (bmkg)
Jakarta (ANTARA) - Gempa dengan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan dengan jarak 57 km dari timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah, Minggu dini hari WITA.
Dilansir dari unggahan resmi X Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Minggu, gempa tersebut terjadi pada Minggu (23/8) pukul 03.57 WITA.
Gempa berpusat pada koordinat 0,30 derajat Lintang Selatan dan 123,06 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 86 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Meski begitu, getaran bisa dirasakan sampai Luwuk, Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.
#Gempa Mag:5.4, 23-Agu-26 02:54:08 WIB, Lok:0.30 LS,123.06 BT (57 km TimurLaut PULAUPUAH-SULTENG), Kedlmn:86 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG pic.twitter.com/zGF63hJYyo
— BMKG (@infoBMKG) August 22, 2026
Hingga berita ini ditulis, BMKG belum menyampaikan informasi maupun laporan mengenai kerusakan dan korban akibat gempa tersebut.
Sebelumnya, pada Minggu (23/8) pukul 03.54 WITA, gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah perairan yang berjarak 93 kilometer dari Bonebolango, Gorontalo.
Gempa tersebut berpusat pada koordinat 0,30 derajat Lintang Selatan dan 123,06 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 86 kilometer.
#Gempa Mag:5.2, 23-Aug-2026 02:54:08 WIB, Lok:0.30LS, 123.06BT (93 km BaratDaya BONEBOLANGO-GORONTALO), Kedlmn:86 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/bZ5aC9DJsW
— BMKG (@infoBMKG) August 22, 2026
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gempa magnitudo 5,4 guncang wilayah perairan Pulau Puah, Sulteng
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah munculnya titik api di tengah kondisi cuaca yang sangat kering di sejumlah wilayah Kalimantan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Sabtu, mengatakan edukasi harus dilakukan terus-menerus hingga tingkat masyarakat paling bawah agar aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dapat dihindari.
“Dan terakhir juga beliau memberikan penekanan kepada kami semua untuk memberikan terus-menerus tidak bosan edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level yang paling bawah,” kata Prasetyo di Palangka Raya, Sabtu.
Menurut Prasetyo, edukasi tersebut menjadi penting karena kondisi cuaca yang sangat kering dapat membuat api cepat membesar apabila kebakaran terjadi.
Ia mengatakan pemerintah ingin mencegah masyarakat melakukan kegiatan yang berpotensi menyebabkan munculnya api, terutama saat kondisi lingkungan sangat mudah terbakar.
“Untuk sekali lagi menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan potensi munculnya api yang dalam kondisi seperti sekarang akan sangat berbahaya karena bisa membesar dan merugikan kita semua,” kata Prasetyo.
Prasetyo menjelaskan Presiden Prabowo memonitor langsung penanganan karhutla dengan mengunjungi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Dalam dua rapat koordinasi, Presiden menerima laporan mengenai perkembangan penanganan sekaligus kebutuhan di lapangan.
Selain pencegahan melalui edukasi, pemerintah juga menyiapkan dukungan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Salah satunya melalui penambahan alat berat untuk membantu masyarakat dalam membuka lahan.
Prasetyo mengatakan terdapat aturan daerah yang memungkinkan praktik pembukaan lahan dengan cara tertentu, tetapi hal tersebut tidak berarti pembakaran lahan diperbolehkan.
Karena itu, dalam rapat juga dibahas penyesuaian aturan agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar, sementara pemerintah akan memberikan dukungan peralatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau perkaranya adalah masyarakat kita membutuhkan untuk membuka lahan, maka pemerintah akan hadir dalam bentuk yang lain dengan memberikan bantuan, misalnya ekskavator-ekskavator yang diperlukan untuk membuka lahan,” kata Prasetyo.
Ia menambahkan Presiden telah memutuskan penguatan atau penambahan alat-alat berat untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa menggunakan cara pembakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo minta edukasi bahaya karhutla sampai tingkat masyarakat
Pewarta: Aditya Ramadhan
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 22 Agustus 2026 23:07 WIB
Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Siswanto. ANTARA/Gunawan.
Blora (ANTARA) - Wacana pemerintah pusat menambah anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp42 triliun pada 2027 diharapkan mampu membantu memulihkan ruang fiskal pemerintah daerah yang mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran, kata Ketua ADKASI Siswanto.
"Tentunya semua daerah menyambut positif rencana tersebut, termasuk Kabupaten Blora setelah mengalami pemangkasan anggaran pada 2026," ujar Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Siswanto di Blora, Sabtu.
Ia menjelaskan anggaran TKD yang dialokasikan pemerintah pusat pada 2026 sekitar Rp693 triliun. Dengan adanya rencana tambahan Rp42 triliun pada 2027, total proyeksi TKD tahun depan mencapai Rp735 triliun.
Menurut Siswanto kebijakan efisiensi TKD pada 2026 berdampak terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, terutama daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas.
Kabupaten Blora menjadi salah satu daerah yang merasakan dampak pemangkasan TKD dengan nilai sekitar Rp367 miliar. Tekanan terhadap ruang fiskal daerah semakin besar karena Pemkab Blora juga mulai memasuki tahun pertama pembayaran pinjaman daerah sebesar Rp215 miliar.
Oleh karena itu, Siswanto menilai peningkatan TKD pada 2027 perlu diarahkan untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan sekaligus memenuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.
"Peningkatan TKD diharapkan dapat memperkuat kemampuan daerah dalam menjalankan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Siswanto menambahkan pemerintah pusat sebelumnya juga telah memberikan tambahan TKD sebesar Rp18 triliun pada 2026 untuk membantu daerah memenuhi kebutuhan belanja pegawai.
Dari tambahan tersebut, Kabupaten Blora mendapatkan alokasi sekitar Rp27 miliar yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ia berharap peningkatan TKD pada 2027 nantinya mampu memberikan ruang fiskal yang lebih besar kepada pemerintah daerah untuk kembali memperkuat pembangunan, terutama di sektor infrastruktur dan pelayanan publik.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Perbesar:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6766186/original/066704000_1779568742-luis-rioja-alejandro-balde-valencia-vs-fc-barcelona-la-liga.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan sinyal mengenai masa depan Alejandro Balde. Ia menyebut bahwa sang bek berpotensi dilepas Barcelona jika ia tidak berkomitmen penuh bersama El Blaugrana.
Beberapa hari terakhir, Alejandro Balde diisukan akan pergi dari Barcelona. Sang bek dilaporkan jadi target transfer raksasa Inggris, Manchester United di musim panas ini.
Manchester United sendiri dikabarkan sangat serius untuk memboyong sang bek kiri di musim panas ini. Setan Merah dilaporkan sudah bertemu dengan Jorge Mendes, agen Balde untuk mengamankan jasa sang bek.
Baru-baru ini Hansi Flick dikonfirmasi mengenai rumor masa depan Alejandro Balde. Apa kata pelatih Barcelona tersebut seputar masa depan Balde?
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402144/original/020033200_1762239071-Olympiacos__Costinha__bottom__tries_to_stop_Barcelona_s_Alejandro_Balde.jpg)
Perbesar
Dalam wawancaranya baru-baru ini, Flick menegaskan bahwa Alejandro Balde masih masuk dalam rencananya di musim 2026/2027. Ia menilai produk La Masia itu punya penampilan dan bakat yang besar, dan ia bisa menjadi sosok yang diandalkan di lini pertahanan El Blaugrana.
Namun, pelatih asal Jerman itu ingin memastikan seluruh pemainnya memiliki mentalitas yang tepat serta siap memberikan kontribusi maksimal.
"Dia adalah pemain dengan kualitas luar biasa. Namun, penting untuk mengetahui apakah dia yakin bisa bersaing di posisinya. Itulah yang ingin saya lihat dari semua pemain saya," ujar Flick.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5805334/original/085652500_1778708232-alejandro-balde-barcelona.jpg)
Perbesar
Flick menegaskan bahwa tidak ada tempat yang diberikan secara cuma-cuma di skuad Barcelona. Setiap pemain harus menunjukkan kesiapan dan komitmen penuh untuk mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih.
Ia mengindikasikan bahwa jika Balde memang tidak bisa berkomitmen dan tidak mau bersaing memperebutkan tempatnya di skuad Barcelona, maka ia mempersilakan sang bek untuk pergi di musim panas ini.
"Saya membutuhkan semua pemain untuk berada dalam kondisi 100 persen dan benar-benar berkomitmen," tegas Flick.
Menurut kabar yang beredar, Manchester United perlu merogoh kocek agak dalam untuk bisa mengamankan transfer Alejandro Balde. Barcelona dikabarkan siap menjual sang pemain di kisaran 40 juta euro di bursa transfer kali ini.
Sumber: Fabrizio Romano
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: China Gagal Ciptakan Perang Saudara di 2 Nomor
Pekanbaru (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut sekitar 85 ribu hektare kawasan konsesi perusahaan di Indonesia terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kebakaran tersebut tersebar di sejumlah wilayah konsesi perusahaan di Sumatera dan Kalimantan," jelas Jumhur saat meninjau lokasi karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu.
Pemerintah, lanjutnya, mencatat sekitar 335 perusahaan pemilik konsesi terindikasi memiliki titik api di wilayah konsesinya. Menurut dia, pemerintah akan melakukan verifikasi lapangan terhadap perusahaan yang wilayah konsesinya terindikasi mengalami kebakaran.
Jumhur juga menilai kondisi karhutla di Riau saat ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut tidak terlepas dari upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah dan kepolisian melalui pembangunan sekat kanal serta persiapan embung.
Baca juga: Mensesneg: Empat korporasi di Kalbar diselidiki terkait karhutla
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Herry Heryawan membenarkan secara keseluruhan karhutla di Riau mengalami penurunan. Akan tetapi masih terdapat satu lokasi yang menjadi perhatian, yakni kebakaran di Desa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
“Di Kerumutan itu ada 280 sekian hektare yang terbakar, telah berlangsung 21 hari dan kami berkolaborasi dengan TNI, dibantu oleh Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan semua 'stakeholder' terkait,” ujarnya.
Menurut Herry, kondisi lahan gambut di Kerumutan membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif, termasuk dukungan operasi udara secara berkelanjutan. Penanganan Karhutla, lanjutnya, tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Pemerintah dan aparat juga menjalankan langkah mitigasi sebelum bencana serta penanganan pascakebakaran.
Selain penanganan kebakaran, Polda Riau bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Desa Kerumutan, terutama terhadap anak-anak yang berpotensi terdampak asap.
Petugas juga membagikan masker dan memberikan trauma healing kepada masyarakat di wilayah terdampak
Baca juga: Astamaops Kapolri sebut tiga tersangka karhutla di Kalsel bukti ketegasan
Baca juga: Mensesneg: Prabowo tekankan penegakan hukum bagi pelaku karhutla
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri LH: 85 ribu hektare wilayah konsesi di Indonesia terbakar
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor turut mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Selimau 3, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan pada musim kemarau tahun 2026 melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan di lapangan.
"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Dukungan tersebut dilaksanakan melalui Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat bersama dengan mengerahkan personel serta sarana dan prasarana untuk membantu upaya pemadaman dan pengendalian penyebaran api di lokasi kejadian.
Dalam penanganan Karhutla tersebut, BPBPK Kalimantan Utara menerjunkan 5 personel Satgas Tanggap Darurat, sementara BWS Kalimantan V Tanjung Selor mengerahkan 5 personel. Selain itu, disiagakan 2 unit truk tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter untuk mendukung distribusi pasokan air ke lokasi kebakaran.
Upaya pemadaman dan pemblokiran sebaran api dilakukan secara terpadu dan sinergis bersama tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Bulungan, BPBPK Kalimantan Utara bersama BWS Kalimantan V Tanjung Selor, Polres Bulungan, serta Manggala Agni Kementerian Kehutanan.
Kepala BPBPK Kalimantan Utara Syafrudin menyampaikan bahwa dukungan personel dan armada air merupakan bagian dari respons cepat Kementerian PU dalam mendukung pemerintah daerah dan instansi terkait menghadapi kondisi darurat, khususnya dalam pengendalian Karhutla.
“Melalui dukungan personel dan sarana prasarana yang tersedia, kami berupaya membantu mempercepat proses pemadaman dan pengendalian api, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Syafrudin.
Kementerian PU terus mendorong sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana dan kondisi darurat. Dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana diharapkan dapat memperkuat upaya penanggulangan Karhutla serta mengurangi potensi dampak lanjutan, termasuk gangguan asap terhadap masyarakat.
Kementerian PU melalui unit pelaksana teknis di wilayah Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus siap mendukung pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana, sesuai tugas dan kewenangan, guna mewujudkan infrastruktur yang tangguh serta melindungi masyarakat dan lingkungan.
Baca juga: PU siagakan truk tangki air perkuat penanganan karhutla di Kalsel
Baca juga: Prabowo apresiasi tim yang berjibaku padamkan karhutla
Baca juga: Prabowo janji setop perluasan dan penambahan titik api di Kalimantan
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 22 Agustus 2026 23:01 WIB
Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias. (ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan)
Pekalongan (ANTARA) - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, memperkuat kegiatan penanganan kelainan kaki bawaan (Congenital Talipes Equinovarus) anak sejak lahir agar bisa sembuh dan tumbuh normal.
Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa program yang diinisiasi oleh Kapolda Jateng ini menjadi bagian upaya bersama menemukan kasus CTEV sedini mungkin dan menghubungkan anak yang membutuhkan layanan kesehatan yang tepat.
"Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas perli melakukan pendataan anak usia di bawah 2 tahun di wilayah binaan masing-masing. Berikan edukasi dan pemahaman kepada orang tua anak penderita CTEV bahwa kondisi ini bisa disembuhkan sejak usia dini," katanya.
Menurut dia, Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan kepolisian di tingkat kelurahan dan desa agar aktif melakukan pendataan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dapat semakin kuat dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak agar mereka dapat tumbuh sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik," katanya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Indah Kurniawati mengatakan kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat deteksi dan penanganan kelainan kaki bawaan anak sejak lahir agar bisa sembuh.
"CTEV perlu ditemukan sedini mungkin karena semakin cepat ditangani maka peluang anak mendapatkan fungsi kaki yang optimal juga semakin besar. Kami mengapresiasi peran Bhabinkamtibmas yang dapat membantu menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan," katanya.
Menurut dia, jika ditemukan anak dengan indikasi kelainan kaki bawaan anak sejak lahir diharapkan masyarakat tidak perlu takut dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
"Edukasi kepada orang tua juga penting agar masyarakat memahami bahwa kelainan kaki bawaan lahir tersebut dapat ditangani melalui pelayanan kesehatan yang tepat," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 22 Agustus 2026, 23:01 WIB
Warta Ekonomi, Bandung -
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) merampungkan pembangunan infrastruktur air bersih di Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Proyek tersebut mencakup pembangunan sumur bor, bak penampungan, jaringan pipanisasi, serta instalasi kelistrikan untuk mendukung sistem penyediaan air bersih di kawasan permukiman.
Penyelesaian seluruh fasilitas tersebut menandai rampungnya pembangunan sistem air bersih yang sebelumnya belum tersedia secara memadai di Dusun 1 Desa Cilegong. PLN UIP JBT membangun rangkaian fasilitas dari sumber air hingga jaringan distribusi agar air dapat dialirkan lebih dekat ke permukiman warga.
Sebelum infrastruktur tersebut rampung, warga harus menempuh jarak hingga sekitar lima kilometer untuk memperoleh air bersih. Jarak tersebut menjadi tantangan lebih besar saat musim kemarau ketika ketersediaan sumber air menurun.
Melalui pembangunan sumur bor, PLN menyediakan sumber air yang kemudian ditampung dalam bak penampungan. Air selanjutnya dialirkan melalui jaringan pipanisasi menuju titik distribusi. PLN juga memasang instalasi kelistrikan sebagai bagian dari sistem pendukung operasional fasilitas air bersih.
General Manager PLN UIP JBT Kishartanto Purnomo Putro mengatakan penyelesaian infrastruktur tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pembangunan PLN di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“Melalui Program ‘PLN Menyala, Cilegong Mengalir’, PLN ingin menghadirkan kemerdekaan dari keterbatasan akses air bersih,” ujar Kishartanto, Sabtu (22/8/2026)
Menurut Kishartanto, PLN UIP JBT menjalankan pembangunan dengan memperhatikan kebutuhan infrastruktur di wilayah sekitar kegiatan perusahaan. Penyelesaian proyek air bersih di Cilegong sekaligus melengkapi fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk memperoleh akses air secara lebih dekat.
Bagi PLN UIP JBT, penyelesaian infrastruktur air bersih di Cilegong menambah capaian pembangunan fasilitas pendukung di wilayah operasional perusahaan. PLN tidak hanya menyelesaikan pekerjaan konstruksi, tetapi juga membangun sistem yang mengintegrasikan sumber air, penampungan, distribusi, dan kelistrikan pendukung dalam satu rangkaian infrastruktur.
Pembangunan tersebut diselesaikan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. Setelah seluruh fasilitas rampung, infrastruktur air bersih tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Desa Cilegong, khususnya warga Dusun 1 yang sebelumnya harus mengakses sumber air hingga lima kilometer dari permukiman.
Adapun, Kepala Desa Cilegong Edi Sukandi mengatakan fasilitas air bersih tersebut menjawab persoalan akses air yang selama ini dihadapi masyarakat.
“Terima kasih sekali kepada pihak PLN yang telah memberikan bantuan SAB (sarana air bersih) kepada masyarakat kami yang sangat membutuhkan masalah sarana air bersih,” kata Edi.
Menurutnya, dengan rampungnya seluruh fasilitas, sistem penyediaan air bersih di Cilegong kini terdiri atas sumber air, fasilitas penampungan, jaringan perpipaan, dan instalasi kelistrikan pendukung.
"Infrastruktur tersebut memungkinkan distribusi air berlangsung lebih dekat dengan kawasan permukiman warga,"pungkasnya
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.