Internet Sudah Jangkau 98% RI, Kok Masih Banyak yang Belum Online?

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Membangun jaringan ternyata bukan lagi satu-satunya pekerjaan rumah konektivitas Indonesia. GSMA menilai tantangan yang semakin penting adalah mendorong masyarakat yang sebenarnya sudah terjangkau jaringan untuk benar-benar menggunakan internet.

Berdasarkan estimasi GSMA, sekitar 77% orang dewasa Indonesia sudah menggunakan mobile internet, sedangkan physical coverage gap atau populasi yang belum terjangkau mobile broadband tinggal sekitar 2%.

Sementara itu, penetrasi smartphone di Indonesia berada di kisaran 59% dari populasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fenomena tersebut bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Asia Pasifik, sekitar 63% populasi telah menggunakan mobile broadband, tetapi masih terdapat usage gap yang besar.

Dalam presentasinya, Head of Asia Pacific GSMA Julian Gorman mengatakan sekitar 35% populasi kawasan atau sekitar satu miliar orang berada dalam cakupan mobile broadband tetapi belum menggunakannya.

Sementara laporan tertulis Mobile Economy Asia Pacific 2026 mencatat lebih dari 700 juta orang dewasa masih offline meskipun wilayah tempat tinggal mereka telah tercakup mobile broadband. Perbedaan angka tersebut menggunakan basis populasi yang berbeda.

Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang putih dan layar smartphoneIlustrasi koneksi Foto: detik

Bukan Sekadar Masalah Internet

Menurut Julian, usage gap tidak seharusnya hanya dilihat sebagai persoalan masyarakat yang belum online.

"Ini sebenarnya adalah aset ekonomi yang tidak terpakai," ujarnya dalam virtual media roundtable GSMA yang dihadiri detikINET, Kamis (20/8/2026).

GSMA melihat ekonomi digital di kawasan tumbuh sekitar dua hingga empat kali lebih cepat dibandingkan physical economy. Karena itu, semakin banyak masyarakat yang terkoneksi dan aktif menggunakan layanan digital, semakin besar pula potensi dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.

Konektivitas juga memiliki peran penting ketika terjadi bencana, khususnya untuk menyampaikan informasi dengan cepat kepada masyarakat dan menjalankan early warning system di daerah terpencil.

Untuk mengubah cakupan jaringan menjadi penggunaan nyata, GSMA menilai pemerintah dan industri perlu mengatasi sejumlah hambatan, mulai dari harga perangkat, literasi digital, ketersediaan konten lokal hingga keamanan dan kepercayaan masyarakat saat online.

Masalah kepercayaan menjadi semakin penting setelah laporan GSMA menunjukkan persentase konsumen ASEAN yang mengaku pernah menjadi korban scam meningkat dari 31% pada 2024 menjadi 45% pada 2025.

Bisa Jadi Potensi Ekonomi Besar

Jeanette Whyte, Head of Public Affairs and External Affairs APAC GSMA.A bahkan menyebut mengatasi usage gap sebagai salah satu persoalan paling mendesak bagi Indonesia.

"Ada kesenjangan penggunaan yang besar dan itu berarti bahwa orang-orang itu bukan bagian dari ekonomi digital," katanya.

Masyarakat yang belum berpartisipasi dalam ekonomi digital berisiko semakin tertinggal. Karena itu, menurutnya, persoalannya bukan hanya memastikan perangkat terjangkau dan masyarakat mampu menggunakan internet, tetapi juga memastikan mereka merasa aman ketika berada di jaringan.

Julian menambahkan ada nilai ekonomi yang dapat dibuka dengan membuat semakin banyak masyarakat terkoneksi, tetapi hal tersebut harus berjalan bersama upaya membangun dan menjaga digital trust.

Potensinya tidak kecil. Teknologi dan layanan seluler saat ini menghasilkan sekitar USD1 triliun bagi ekonomi Asia Pasifik dan diproyeksikan meningkat 40% menjadi USD1,4 triliun pada 2030.

Mobile internet juga semakin penting bagi usaha mikro dan kecil di Indonesia. GSMA menyoroti bagaimana konektivitas, pembayaran digital seperti QRIS, AI dan layanan finansial digital memungkinkan usaha kecil berpartisipasi lebih jauh dalam ekonomi digital.

Dengan cakupan jaringan Indonesia yang semakin luas, tantangan berikutnya bukan hanya membuat sinyal tersedia, tetapi memastikan masyarakat mempunyai perangkat, kemampuan, alasan dan rasa aman untuk benar-benar menggunakannya.

(afr/fay)


TAGS

LIHAT LAINNYA

Apdurin Sulawesi Tengah apresiasi komitmen Mentan atasi bangkalan durian

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Apdurin Sulawesi Tengah apresiasi komitmen Mentan atasi bangkalan durian

Kamis, 20 Agustus 2026 17:44 WIB

Image Print

Tangkap layar- Ketua Asosiasi Perkebunan Durian Sulawesi Tengah Hengky Idrus (kiri) berdialog dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan) dalam kegiatan Dies Natalis ke-45 dan Wisuda Universitas Tadulako di Kota Palu, Kamis (20/8/2026). (ANTARA/Moh Ridwan)

Palu (ANTARA) - Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia Sulawesi Tengah (Apdurin Sulteng) mengapresiasi komitmen Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sualaiman mengatasi penyakit bangkalan durian yang menjadi keluhan para petani saat ini.

"Bangkalan penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi petani durian, karena hingga saat ini belum ada obat khusus mengatasi penyakit pada buah itu," kata Ketua Apdurin Sulteng Hengky Idrus saat menghadiri kegiatan Dies Natalis ke-45 dan Wisuda Universitas Tadulako yang juga dihadiri Menteri Pertanian di Palu, Kamis.

Ia menjelaskan pengalaman yang dialami petani saat ini di mana buah durian yang mereka tanam terserang penyakit bangkalan rontok sebelum matang, dan dipastikan daging buah tidak dapat dikonsumsi.

Kondisi itu, kata Hengky, sangat mengganggu produksi dan merugikan petani secara finansial. Padahal durian saat ini telah menjadi komoditas ekspor Indonesia pada subsektor hortikultura, terutama durian asal Sulawesi Tengah.

"Kami menaruh harapan kepada pemerintah pusat menyelesaikan masalah penyakit buah durian. Kami juga berterima kasih kepada Mentan yang merespon cepat keluhan para petani di Sulawesi Tengah," ujar dia.

Dari pertemuan itu, menurut Hengky, Mentan Amran memerintahkan jajarannya untuk segera mendatangkan tim ahli untuk melakukan penanganan penyakit pada buah durian.

Pemerintah juga berjanji bahwa seluruh pembiayaan dalam mengatasi masalah tersebut dibiayai negara, lanjutnya.

Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng luas kebun durian di provinsi tersebut saat ini baru sekitar 36 ribu hektare, lalu 12 ribu hektare di antaranya sudah berproduksi.

Apdurin menyebut dampak dari penyakit bangkalan menyebabkan produk menurun hingga 60 persen, meski begitu petani tetap bertahan menghadapi tantangan tersebut.

"Kami bersyukur petani tidak putus asa, mereka tetap konsisten meningkatkan produksi karena nilai ekonomis komoditas itu sangat menjanjikan, bahkan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Sulawesi Tengah komitmen mengembangkan kawasan durian Sulteng," kata Hengky.

Ia berharap apa yang dijanjikan pemerintah pusat dapat segera terlaksana, supaya penanganan dan pengendalian penyakit dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Apdurin Sulteng apresiasi komitmen Mentan atasi bangkalan durian

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Rektor Untad: Perguruan Tinggi harus berdampak untuk kesejahteraan masyarakat

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Rektor Untad: Perguruan Tinggi harus berdampak untuk kesejahteraan masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 17:43 WIB

Image Print

Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu Amar. ANTARA/Fauzi Lamboka

Palu (ANTARA) - Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Amar menegaskan bahwa kampus harus berdampak untuk kesejahteraan masyarakat.

"Universitas bukan hanya menghasilkan sarjana, tetapi juga menghasilkan solusi," katanya dalam kegiatan Dies Natalis Ke-45 dan Wisuda Universitas Tadulako periode ke-138 di Kampus Untad Palu, Kamis.

Rektor menyatakan Untad memiliki rekam jejak pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan produktivitas pertanian, melalui optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas tani, pendampingan kelompok tani, pengembangan sayuran organik, kakao hingga komoditas unggulan lokal.

"Semua itu berangkat dari satu keyakinan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di laboratorium. Ilmu dan teknologi harus sampai ke desa sampai ke petani. Hasil penelitian harus mampu meningkatkan kesejahteraan," katanya menegaskan.

Menurut dia, hal sangat penting terkait ketahanan pangan di Indonesia tidak hanya memerlukan lahan dan teknologi, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang mau masuk ke sektor pertanian, dengan perspektif baru.

"Pertanian masa depan bukan hanya tentang mencangkul. Pertanian masa depan berbicara tentang Artificial Intelligence, Internet of things, drone, sensor, big data, smart farming, digital marketplace, dan precision agriculture," katanya.

Ia mengatakan, perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat strategis. Contohnya, lulusan Fakultas Pertanian dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, lulusan Fakultas Teknis dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi dan mesin pertanian, lulusan Teknologi Informatika dibutuhkan untuk membangun sistem digital dan kecerdasan buatan.

Kemudian lulusan Fakultas Ekonomi dibutuhkan untuk membuat rantai pasok dan bisnis, lulusan Fakultas Hukum dibutuhkan untuk memperkuat tata kelola, lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dibutuhkan untuk menyiapkan petani masa depan, dan lulusan disiplin ilmu lainnya harus bekerja sama mendukung hal tersebut.

Rektor menegaskan Untad tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas akademik dan riset. Kampus juga terus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama di tengah transformasi digital.

“Kami berusaha untuk terus berbenah, agar sistem pendidikan di kampus menjadi lebih baik,” katanya.

Khusus para wisudawan, rektor mengingatkan bahwa kegagalan tidak selalu menjadi akhir dari sebuah perjuangan. Ia mencontohkan Thomas Alva Edison yang menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses untuk menemukan jalan yang lebih baik.

“Kegagalan itu bukan alasan untuk berhenti, tetapi kegagalan adalah informasi untuk menentukan jalan yang lebih baik di dalam setiap riset yang dilakukan,” katanya.

Menurut Amar, para lulusan bisa saja menghadapi penolakan, kegagalan maupun rencana yang tidak berjalan sesuai harapan setelah memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Jangan berhenti, belajar dari kegagalan, dan terus bergerak. Dunia tidak membutuhkan lulusan yang takut gagal, dunia membutuhkan manusia yang berani mencoba, mau belajar dan mau beradaptasi,” katanya.

Pewarta : Fauzi
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

BP BUMN-Danantara bidik transformasi transportasi nasional - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria bersama Danantara Asset Management (DAM) membidik transformasi transportasi nasional untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sudah tidak zamannya lagi masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Karena itu, seluruh proses perlu terus dievaluasi,” ujar Dony dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.

Dalam pertemuannya, Dony membahas perumusan peta konektivitas nasional. Pemetaan tersebut diarahkan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai aset, simpul, rute, layanan, hingga hubungan antarmoda yang dikelola BUMN.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi berbagai missing link, bottleneck, maupun potensi tumpang tindih jaringan yang dapat memengaruhi efektivitas konektivitas nasional.

Selanjutnya, Danantara akan melakukan pemetaan dan pengolahan data, analisis awal, konsultasi dan validasi, hingga perumusan koridor logistik serta pilot project. Peta konektivitas ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah pengembangan transportasi dan logistik secara lebih terintegrasi.

Dony menekankan bahwa transformasi sektor transportasi tidak cukup hanya dilihat dari sisi bisnis, tetapi juga harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan.

“Kalau transformasi ini tidak dirasakan, ya percuma saja, hanya menjadi konsep di atas kertas,” ujar Dony.

Penekanan serupa juga diberikan pada pentingnya peningkatan pengalaman pengguna dalam layanan transportasi.

Ia menegaskan bahwa setiap tahap perjalanan harus dirancang secara menyeluruh agar memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat, mulai dari sebelum keberangkatan, selama perjalanan, hingga tiba di tujuan.

“Kita harus memastikan sejak sebelum keberangkatan, misalnya saat naik kapal, pengalaman apa yang ingin dibangun. Lalu selama di perjalanan, layanan seperti apa yang harus dirasakan penumpang. Dan ketika tiba di tujuan, apa yang perlu dipastikan agar pengalaman tersebut tetap positif dan berkesan,” ujar Dony.

Melalui pemetaan yang terintegrasi dan penguatan kualitas layanan tersebut, konektivitas antarmoda diharapkan tidak hanya memperkuat jaringan transportasi dan logistik BUMN, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.

Upaya ini sekaligus diarahkan untuk menekan biaya logistik dan mengoptimalkan sinergi antar-BUMN dalam membangun ekosistem transportasi nasional yang lebih terhubung dan efisien.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BP BUMN-Danantara bidik transformasi transportasi nasional

Pewarta: Putu Indah Savitri
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Stok emas masyarakat Indonesia yang tersimpan di bawah bantal alias belum masuk ke sistem keuangan Indonesia, mampu menyaingi stok emas resmi negara-negara besar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat, setidaknya ada 1.800 ton emas masyarakat Indonesia yang belum tersimpan di lembaga jasa keuangan pemilik layanan bullion bank.

Jumlah itu menurutnya bisa membuat Indonesia menjadi negara dengan stok emas ketiga terbesar, bila ditempatkan di sistem keuangan. Di bawah Amerika Serikat (AS) yang sebanyak 8.133 ton dan China 1.800 ton.

"Karena kalau kita lihat Amerika punya stok emas 8.133 ton, kemudian China 2.331. Kalau Indonesia 1.800, itu udah langsung di bawah mereka semua," kata Airlangga dalam acara Peluncuran Indonesia Bullion Market Association di Monas Grand Ballroom BSI Tower, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

"India 880 ton, dan Singapura tentu punya juga relatif lebih rendah dari itu," tegas Airlangga.

Ia mencatat, stok emas masyarakat Indonesia yang bersemayam di bawah bantal itu bahkan jauh lebih tinggi dibanding Bank Indonesia, yang hanya sebesar 70 ton.

"memang dari BI kita juga masih rendah, baru 70 ton di Bank Indonesia," ujar Airlangga. 

Lalu, lembaga jasa keuangan pemilik layanan bullion, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) hanya mengelola sekitar 20 ton emas, dan Pegadaian 153 ton.

Oleh sebab itu, Airlangga meminta dua lembaga jasa keuangan yang telah memiliki layanan bullion itu untuk mencari cara membuat masyarakat percaya menitipkan aset emasnya.

"Jadi bagaimana tugasnya dari Pegadaian maupun BSI yang US$ 252 billion ini mungkin 20% nya saja pindah dari ditaruh di bawah bantal, ditaruh ke instrumen keuangan ataupun instrumen perbankan syariah maupun Pegadaian," tutur Airlangga.

Sebanyak 1.800 ton emas itu menurut Airlangga memiliki nilai sebesar US$ 252 miliar, atau bila dikonversi ke nilai tukar rupiah setara Rp 4.483,02 triliun.

"Emas yang ada di bawah bantal, itu ada 1.800 ton. Nah, kalau 1.800 ton, itu nilainya juga luar biasa, US$ 252 miliar," kata Airlangga.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Mendag tekankan pentingnya harga ayam sesuai acuan - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga harga daging ayam ras sesuai acuan sehingga peternak dapat terus berproduksi dan konsumen bisa mendapatkan barang tersebut dengan harga yang pas.
 

Saat memantau harga dan ketersediaan barang pokok di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, Budi mengatakan harga yang terlalu rendah dalam jangka panjang dapat menyebabkan peternak merugi dan mengurangi produksi. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berdampak pada ketersediaan pasokan yang kemudian akan mempengaruhi harga di tingkat konsumen.

"Daging ayam tadi ada yang (dijual seharga) Rp40.000 per kilogram dan ada yang Rp42.000. Daging ayam memang harga acuannya Rp40.000, kami melihat kondisi harga ini relatif stabil karena masih di sekitar harga acuan, kualitas ayamnya juga bagus. Telur malah sedang rendah di kisaran Rp23.000-Rp25.000 per kilogram sedangkan harga acuannya Rp30.000," kata Budi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Menurut Budi, harga acuan merupakan titik keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Harga yang terlalu rendah dapat menekan produsen, sedangkan harga yang terlalu tinggi dapat membebani konsumen.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya menjaga harga pada tingkat yang seimbang agar kegiatan produksi tetap berjalan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

"Kami mengharapkan harga di tingkat konsumen dapat sesuai atau mendekati harga acuan yang ditetapkan. Produsen tidak rugi dan bisa terus berproduksi, konsumen juga mendapatkan harga yang sesuai dengan kemampuan daya belinya. Harga yang ideal itu harus mempertemukan kepentingan keduanya," jelasnya.

Sementara itu, Budi juga mendapati berbagai komoditas barang pokok yang dijual di Pasar Ir. Soekarno relatif mendekati harga acuan dan harganya stabil.

Bawang puting dijual dengan harga Rp38.000 per kilogram atau sesuai dengan harga acuan penjualan (HAP), cabai rawit Rp45.000 per kilogram sedangkan harga acuannya Rp57.000 per kilogram.

Berdasarkan pemantauan, harga beras medium tercatat Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp15.000 per kilogram. Gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter, minyak goreng premium Rp22.000 per liter, dan tepung terigu Rp12.000 per kilogram.

Harga daging sapi tercatat Rp140.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp35.000 per kilogram, cabai merah besar Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp28.000 per kilogram, bawang putih honan Rp33.000 per kilogram, dan bawang putih kating Rp38.000 per kilogram.

Dalam menjaga stabilitas harga, Kemendag konsisten memantau harga secara harian melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP). Saat ini terdapat 514 petugas pemantau pasar yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memantau perkembangan harga barang pokok di pasar-pasar rakyat.

Budi juga mendorong masyarakat dan pedagang untuk melapor jika harga tidak sesuai harga acuan dan ada kendala pasokan.

"Kalau ada yang di atas harga acuan, segera kami lakukan intervensi dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pasokannya. Kalau ada harga yang naik atau pasokannya kurang, sampaikan kepada kami untuk kami koordinasikan," pungkas Budi.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag tekankan pentingnya harga ayam sesuai acuan

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Anggota DPR minta pemetaan ASN sektor esensial usai larangan rekrutmen - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin meminta pemerintah melakukan pemetaan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), terutama pada sektor esensial seperti kesehatan dan pendidikan, menyusul kebijakan pemerintah pusat yang melarang pemerintah daerah merekrut pegawai baru.

Khozin mendukung kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya menertibkan tata kelola ASN di daerah. Namun, menurut dia, larangan rekrutmen perlu diikuti dengan pemetaan jumlah dan kebutuhan ASN agar kebijakan tersebut tidak berdampak pada pelayanan publik.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah pusat melarang pemda merekrut pegawai baru untuk tertibnya tata kelola ASN di lingkungan pemerintah,” ujar Khozin di Kompleks Parlemen, Senayan, dalam keterangannya diterima di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan pemetaan perlu dilakukan secara khusus terhadap sektor yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Data tersebut setidaknya mencakup jumlah ASN yang tersedia serta kebutuhan atau posisi yang masih kosong di setiap daerah.

“Kebijakan larangan rekrutmen ASN baru mesti diikuti pemetaan personalia ASN khususnya di sektor esensial seperti kesehatan dan pendidikan, Jangan sampai di sektor esensial justru kekurangan personalia,” ingat Khozin.

Menurut dia, hasil pemetaan tersebut dapat menjadi dasar penyusunan kebutuhan calon aparatur sipil negara (CASN) yang direncanakan dibuka pada 2027. Dengan demikian, rekrutmen ASN tidak dilakukan berdasarkan usulan administratif semata, tetapi mempertimbangkan kebutuhan riil pelayanan dan kemampuan fiskal pemerintah.

“Pemetaan itu juga berfungsi untuk rekrutmen CASN pada tahun 2027 mendatang. Jadi basis rekrutmen CASN berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dan kemampuan fiskal yang tersedia,” urai Khozin.

Sebelumnya, DPR dan pemerintah menyepakati perubahan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di daerah untuk beralih ke pemerintah pusat, termasuk pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh. Kebijakan tersebut diikuti dengan pembatasan rekrutmen ASN baru oleh pemerintah daerah.

Khozin menilai implementasi kebijakan tersebut membutuhkan aturan teknis yang jelas agar pemerintah daerah memiliki acuan yang sama dalam mengelola kebutuhan pegawai.

“Pemerintah pusat mesti membuat pedoman yang konkret dan rigid agar menjadi pegangan bagi daerah untuk tidak merekrut pegawai baru,” ujar Khozin.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anggota DPR minta pemetaan ASN sektor esensial usai larangan rekrutmen

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Menko Pangan ingatkan MBG di wilayah 3T tetap penuhi standar gizi - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Kupang (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), tetap memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan dan tidak mengurangi menu maupun kandungan gizi, yang menjadi ketentuan program.

"Tolong jangan dikurang-kurangi menunya. Tidak boleh mengurangi ketentuan dan tidak boleh mengurangi gizi yang sudah standar dalam MBG," kata Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Kamis.

Penegasan tersebut diungkapkan saat meninjau kesiapan aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (19/8/2026), guna memastikan kesiapan SPPG di wilayah 3T, sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan dalam rangka penataan dan penyempurnaan pelaksanaan Program MBG.

Program MBG saat ini telah melayani sekitar 62,6 juta penerima manfaat, didukung 27.485 SPPG yang telah beroperasi serta 134.881 pemasok lokal yang terdiri dari UMKM, BUMDes, koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan pemasok lainnya.

Menko Pangan menegaskan percepatan SPPG di wilayah 3T merupakan keputusan pemerintah yang mencakup wilayah prioritas, termasuk NTT, Maluku, dan seluruh wilayah Papua.

"Memang sudah keputusan rapat yang saya pimpin dua minggu yang lalu, 3T, NTT seluruhnya, Maluku seluruhnya, Papua seluruhnya. Papua ada enam provinsi, Papua, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan,” ujarnya.

Pemerintah melakukan penataan terhadap 8.617 SPPG di daerah terpencil, termasuk 1.703 SPPG 3T yang difokuskan antara lain untuk mendukung percepatan penurunan stunting. Di NTT, terdapat 1.123 pengajuan SPPG 3T, dengan 170 SPPG telah tervalidasi siap operasional.

Percepatan aktivasi SPPG 3T di NTT menjadi perhatian karena berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di NTT mencapai 37 persen.

Sejumlah kabupaten di NTT, termasuk Timor Tengah Selatan, Sumba Barat Daya, dan Timor Tengah Utara tercatat sebagai daerah dengan prevalensi stunting yang tinggi. Salah satu SPPG 3T yang siap operasional adalah SPPG Sikka Munerana di Kabupaten Sikka yang direncanakan akan melayani dibawah 1.000 penerima manfaat.

Melalui fungsi koordinasi lintas kementerian/lembaga, Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendorong percepatan penataan dan aktivasi SPPG 3T, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.

Peninjauan langsung di Sikka menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan operasional sekaligus mendorong penyelesaian kendala di lapangan, sehingga pelaksanaan MBG di wilayah 3T dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko Pangan ingatkan MBG di wilayah 3T tetap penuhi standar gizi 

Pewarta: Anwar Maga
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Tambang Emas Longsor di Afrika Tengah, Lebih dari 100 Orang Tewas

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Korban tewas akibat runtuhnya tambang emas di wilayah barat Republik Afrika Tengah bertambah menjadi lebih dari 100 orang. 

HUT RMOL news

Mengutip laporan BBC, Kamis, 20 Agustus 2026, Tambang emas tradisional itu runtuh di hari Selasa pagi, 18 Agustus 2026 di Desa Zamboye, Prefektur Nana-Mambere, dekat perbatasan dengan Kamerun.

Relawan Palang Merah setempat yang terlibat dalam upaya bantuan, Gervais Ganagoroh, mengatakan proses penanganan masih berlangsung di lokasi kejadian.

Jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah lantaran sejumlah orang masih dinyatakan hilang dan sebagian lainnya diduga terjebak di bawah reruntuhan.

Anggota Dewan Pemuda Zamboye, Bertrand Be Yangué, mengatakan peluang menemukan korban dalam kondisi hidup sangat kecil.

“Menemukan mereka hidup-hidup akan menjadi sebuah keajaiban. Kami sedih dan patah hati melihat para pemuda dan pemudi tewas setelah datang ke tambang untuk menyelamatkan keluarga mereka dari keputusasaan," kata Yangué.

Penyelidikan telah dibuka untuk mengetahui penyebab runtuhnya tambang, mengidentifikasi para korban dan pihak yang bertanggung jawab mengoperasikan lokasi tersebut.

Rekaman dari lokasi memperlihatkan para penambang, yang sebagian besar merupakan laki-laki dan perempuan muda dengan tubuh berlumuran lumpur, berusaha mengeluarkan jenazah dari lubang tambang.

Puluhan penambang dan pekerja lain terlihat tersebar di area tambang yang luas, sementara beberapa di antaranya berteriak meminta pertolongan.

Runtuhnya tambang tradisional merupakan kejadian yang kerap terjadi di Republik Afrika Tengah.

Ribuan orang bekerja di sektor penambangan skala kecil tersebut dengan perlindungan keselamatan yang terbatas, sehingga aktivitas berisiko tinggi itu sering berujung pada kecelakaan dan korban jiwa.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Gibran ke NTT, libatkan mahasiswa UI bantu trauma healing korban gempa - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 20.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia bertolak menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis untuk menjalankan tugas negara sekaligus memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan optimal di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk turut mengambil peran, khususnya dalam membantu pemulihan trauma (trauma healing) para korban di wilayah bencana.

Sebagaimana keterangan yang diterima, Gibran menilai semangat dan kepedulian anak muda perlu difasilitasi agar dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang membantu masyarakat terdampak.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa merupakan bagian penting dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya memastikan kebutuhan masyarakat tertangani, tetapi juga mendorong generasi muda untuk hadir dan berkontribusi sesuai kapasitas dan keahlian yang dimiliki.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak bencana sekaligus memastikan keperluan di masa tanggap darurat mereka terpenuhi.

Dengan demikian, langkah pemerintah dalam proses pemulihan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat.

Selama kunjungan kerja di NTT, Wapres akan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana serta fasilitas layanan dasar masyarakat di beberapa daerah, yaitu kabupaten Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur.

Kehadiran Wapres Gibran merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana, karena menjamin keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab negara dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak adalah prioritas.

Di saat yang sama, kolaborasi pemerintah, masyarakat, mahasiswa, dan berbagai elemen bangsa menjadi kekuatan bersama dalam mempercepat proses pemulihan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gibran ke NTT, libatkan mahasiswa UI bantu trauma healing korban gempa

Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.