PLN Nabire cadangkan pasokan listrik 13 MW penuhi kebutuhan PSN - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 04.09.2026 - person  - timer ~

Nabire (ANTARA) - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire, Papua Barat, siapkan cadangan pasokan listrik sekitar 13 megawatt (MW) untuk memenuhi tambahan kebutuhan proyek strategis nasional (PSN) di daerah tersebut.

Manager PLN UP3 Nabire Paulinus Mahuse di Nabire, Jumat, mengatakan total kapasitas pasokan listrik yang disediakan PLN Nabire mencapai 42,4 MW, sedangkan beban puncak saat ini sekitar 29,3 MW.

“Selisih kapasitas pasokan dengan beban puncak tersebut menjadi ruang bagi PLN untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan listrik,” katanya.

Ia mengatakan, sejumlah program strategis nasional mulai dibangun di Nabire, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih dan Sekolah Rakyat, sehingga menimbulkan tambahan listrik setelah mulai beroperasi.

Untuk itu, ketersediaan listrik perlu dijaga untuk mendukung program pemerintah yang merupakan bagian dari agenda Asta Cita Presiden sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sistem kelistrikan kita masih memiliki cadangan sekitar 13 MW yang dapat digunakan untuk mengantisipasi pertumbuhan beban listrik,” ujarnya.

Ia mengatakan, PLN tetap berkoordinasi dengan PLN induk dan pusat untuk memastikan kesiapan sistem menghadapi peningkatan kebutuhan listrik akibat pembangunan program strategis.

Selain itu, pihaknya terus memantau perkembangan PSN dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk kebutuhan listrik Sekolah Rakyat, Dinas Perikanan terkait Kampung Nelayan Merah Putih, serta pihak yang menangani pembangunan KDMP.

PLN juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap pembangunan fasilitas pemerintah dan pelanggan potensial untuk memastikan kebutuhan kelistrikan dapat dipenuhi sesuai perkembangan pembangunan.

Selain PSN tersebut, PLN juga menyiapkan pasokan listrik untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Pemprov Papua Tengah.

Ia mengatakan, perencanaan kebutuhan listrik KIPP di Nabire telah dilakukan sejak tahun 2025 dan berdasarkan perhitungan PLN masih dapat dipenuhi oleh sistem kelistrikan Nabire.

KIPP diperkirakan membutuhkan daya sekitar 6 MW. Kebutuhan tersebut terutama terjadi pada siang hari karena sebagian besar aktivitas perkantoran berlangsung pada jam kerja.

Menurutnya, karakteristik beban KIPP yang dominan pada siang hari membuat kebutuhan tersebut masih dapat ditopang oleh cadangan sistem tanpa memberikan tekanan signifikan terhadap beban puncak malam hari.

Ia mengatakan PLN akan terus memantau perkembangan pembangunan KIPP dan program pemerintah lainnya agar penyiapan infrastruktur kelistrikan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.