Hashim Minta Hunian MBR Tak Diborong Oknum: Satu Orang, Satu Unit

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo meminta hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak diborong oleh pihak tertentu.

Ia meminta setiap peminat hanya dapat membeli satu unit agar program hunian terjangkau tersebut tetap menyasar kelompok masyarakat yang menjadi target.

Hashim mengingatkan potensi praktik pembelian dalam jumlah besar oleh oknum, termasuk menggunakan nama orang lain. Ia meminta pengelola memastikan prinsip satu pelanggan, satu peminat, satu apartemen diterapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan diborong ya, dari 3.000 (unit) nanti orang tertentu beli 300, 500 (unit) nanti titip siapa, titip sopirnya, atas nama sopirnya, atas nama office boy-nya, ini kita akui ini sudah terjadi di sejarah Republik Indonesia. So itu kita harus adil, satu pelanggan satu peminat satu apartemen," ujar Hashim dalam acara Groundbreaking Hunian Manggarai di Lahan KAI Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (21/8).

Hashim mengatakan potensi pembelian dalam jumlah besar perlu diantisipasi karena kualitas, lokasi, serta nilai hunian yang baik berpotensi membuat harga tanah dan apartemen meningkat di kemudian hari.

"Jangan nanti ada oknum nakal yang nanti karena pasti kita lihat nanti, apalagi mutunya begitu bagus. Lokasi dan mutu bagus nanti nilai tanah dan apartemen akan meningkat tajam," ujarnya.

Menurut Hashim, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program agar manfaat hunian tidak bergeser kepada pihak yang membeli unit dalam jumlah besar. Ia mengatakan sejumlah pihak juga telah menyampaikan kekhawatiran serupa kepadanya.

Selain soal pembelian, Hashim meminta pengelolaan dan perawatan hunian juga dipersiapkan sejak awal. Ia menilai pemeliharaan menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan setelah pembangunan selesai.

"Titik lemah kita terus terang saja adalah perawatan, pemeliharaan. Kita bangun dengan bagus sekali, dari dulu kita membangun bagus sekali, tapi kelemahan kita terus terang saja itu adalah maintenance ya," ujar Hashim.

Ia berharap kualitas hunian tetap terjaga dalam jangka panjang, termasuk ketika nantinya dihuni ribuan pembeli.

"Mudah-mudahan 10 tahun lagi Pak (Presiden) Prabowo bisa berkunjung ke sini didampingi oleh Pak Ara (Menteri PKP) dan Pak Bobby (Dirut KAI), kita melihat bahwa nanti apartemen yang kita bangun bersama itu nanti kondisinya bagus. Jangan nanti berkarat, jangan nanti bocor-bocor ya," ujarnya.

Hashim juga mengusulkan pengelolaan bersama untuk merawat kawasan tersebut. Ia menyebut sekitar 3.700 pelanggan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) nantinya perlu memiliki wadah untuk mengelola kepentingan bersama di lingkungan hunian.

"Maka nanti ada pengelolaan bersama, mungkin harus ada suatu badan atau entitas Pak Menteri untuk dibentuk untuk yang mengelola untuk kepentingan bersama. Yang nanti 3.700 pelanggan dari BTN itu nanti itu harus nanti ada bentuk asosiasi, neighborhood association atau apa," ujar Hashim.

[Gambas:Video CNN]

(sfr/sfr)

Soal Koperasi KDMP ala Prabowo, Anies Baswedan Ingatkan Sifat Bung Hatta

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sejumlah catatan terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa (Kopdes) yang menjadi salah satu program ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Anies menilai program tersebut tidak seharusnya dijalankan dengan pola seragam dari pusat, melainkan perlu menyesuaikan kebutuhan setiap desa.

Anies menekankan dua hal penting dalam pelaksanaan Kopdes, yakni pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) serta transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Hal tersebut disampaikan Anies saat menjadi bintang tamu dalam siniar di kanal YouTube NOTASLIMBOY TV pada 12 Agustus 2026.

Sebelum membahas Kopdes, Anies menyoroti pola kepemimpinan di tingkat eksekutif. Menurut dia, kepala pemerintahan tidak perlu masuk terlalu jauh dalam urusan teknis atau micro-management.

Sebaliknya, pemimpin nasional dinilai perlu memberikan pertanyaan-pertanyaan yang spesifik kepada para pembantunya agar teknokrat dan birokrat mencari solusi sesuai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kepemimpinan nasional tidak berkutat di dalam level kegiatan. Berikan pertanyaan mikro, misalnya, 'Bagaimana caranya semua petani punya tabungan? Bagaimana caranya semua nelayan punya tabungan?' Nanti teknokrat dan birokrat yang akan mencari cara dan solusinya," jelas Anies.

Anies kemudian mengingatkan bahwa kondisi geografis dan demografis Indonesia sangat beragam. Karena itu, menurut dia, pelaksanaan Kopdes tidak bisa menggunakan satu cetak biru yang sama untuk seluruh desa.

Ia mencontohkan kebutuhan desa yang berada di pegunungan tentu berbeda dengan desa pesisir maupun dataran rendah.

"Desa pegunungan, desa pesisir, dataran rendah, itu kebutuhannya beda-beda. Ada yang butuhnya perahu, ada yang butuhnya mobil, ada yang butuh cold storage untuk simpan ikan, ada yang butuh lumbung atau silo untuk hasil tani. Jadi, pengerjaannya, prosesnya, semuanya itu harus bottom-up, bukan top-down," tegasnya.

Menurut Anies, pendekatan bottom-up memungkinkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing desa menjadi dasar dalam menentukan bentuk program yang dijalankan.

Anies juga mengapresiasi pemerintah yang mengadopsi gagasan koperasi dari Mohammad Hatta. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya mengambil konsep kelembagaannya, tetapi juga menerapkan nilai-nilai yang melekat pada sosok Bung Hatta.

"Setuju tentang negara mengambil gagasan Bung Hatta soal koperasi. Tapi jangan lupa, sifat Bung Hatta-nya juga dibawa. Bung Hatta itu sifatnya apa sih? Berintegritas. Artinya apa? Transparansi full," ujar Anies.

Menurut dia, transparansi menjadi penting karena program koperasi desa menggunakan anggaran negara. Pemerintah perlu memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar sampai kepada masyarakat dan tidak mengalami pemotongan atau penyimpangan.

Anies bahkan mempertanyakan sejauh mana anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut benar-benar sampai ke tingkat desa.

Baca Juga: 10 Tahun Berlalu Dipecat Jokowi, Anies Cerita Masuk Istana Lewat Pintu Rahasia hingga Tolak Tawaran Jabatan Lain

"Kalau dialokasikan anggaran 1,4 miliar misalnya, itu sampainya di bawah berapa? Saya melihat gagasannya diadopsi, nah sifatnya mana nih? Di mana nih sifat Bung Hatta-nya?" pungkas Anies.

Menurut Anies, nilai yang perlu dibawa dalam implementasi koperasi bukan hanya gagasan ekonomi Bung Hatta, tetapi juga sikap berintegritas dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Catatan Anies tersebut pada intinya menempatkan keberhasilan Kopdes bukan semata pada besarnya program atau anggaran, melainkan pada bagaimana pelaksanaannya menyesuaikan kebutuhan desa dan memastikan pengelolaannya berlangsung transparan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Raja HP Kamera Terbaik 2026 Bukan iPhone-Samsung, Ternyata Merek China

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Tahta kamera smartphone terbaik di dunia sepanjang 2026 yang baru berjalan hingga Agustus, ternyata dimenangkan oleh model asal China, yakni Oppo Find X9 Ultra, bersama-sama dengan Vivo X300 Ultra. Setidaknya begitu menurut pengujian komprehensif situs benchmark kamera terkemuka, DxOMark.

Namun, perlu dicatat bahwa sepanjang 2026, Apple belum merilis iPhone teranyar pengganti seri iPhone 17 keluaran 2025. Sementara itu, 'raja' HP lainnya, Samsung, sudah memperkenalkan seri flagship Galaxy S26 pada Februari 2026 (ketersediaan Maret 2026), serta seri HP lipat Galaxy Z Fold/Flip8 pada Juli 2026 (ketersediaan Agustus 2026).

Di jejeran 'Top 8' yang sudah diuji DxOMark, Galaxy S26 Ultra menduduki posisi ke-5 dengan skor 157. Sementara itu, Galaxy S26 reguler bertengger di bawahnya pada posisi ke-6 dengan skor 146.

Belum ada pengujian yang dipublikasikan DxOMark untuk kamera Galaxy Z Fold8 Ultra dan 'saudara-saudaranya'. Kendati demikian, sistem kamera yang ditanamkan pada Galaxy Z Fold8 Ultra kurang lebih sama dengan Galaxy S26 Ultra.

Masing-masing mematrikan kamera utama 200MP (wide), 50MP (ultrawide), serta 10MP (telephoto). Bedanya, ada tambahan kamera 50MP (telephoto) pada Galaxy S26 Ultra. Kamera selfie Galaxy S26 Ultra juga lebih unggul dengan sensor beresolusi 12MP, berbanding 10MP (cover) dan 10MP (main) pada Galaxy Z Fold8 Ultra.

Samsung Galaxy S26 Ultra dibanderol mulai Rp24.499.000 di Indonesia untuk kapasitas RAM/ROM 12/256GB. Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra dipatok mulai Rp32.499.000 untuk kapasitas RAM/ROM 12/256GB.

Lantas, bagaimana dengan Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra yang menyabet peringkat pertama sebagai raja HP kamera terbaik keluaran 2026 versi DxOMark?

Oppo Find X9 Ultra berkolaborasi dengan pabrikan kamera kawakan asal Swedie, Hasselblad, untuk menghadirkan sistem kamera andal. Kamera utamanya 200MP (wide), 50MP (ultrawide), 200MP (telefoto), 50MP (telefoto ultra), dan 3,2MP (monokrom).

Kamera depannya mengandalkan sensor beresolusi 50MP. HP flagship dari Oppo ini dibanderol mulai Rp27.999.000 di Indonesia untuk kapasitas RAM/ROM 12/512GB.

Sementara itu, Vivo X300 Ultra berkolaborasi dengan pabrikan kamera terkenal asal Jerman, ZEISS. Kamera utamanya 200MP (wide), 200MP (periskop telefoto), dan 50MP (ultrawide). Kamera depannya beresolusi 50MP. HP premium dari Vivo ini dibanderol mulai Rp25.999.000 di Indonesia untuk kapasitas RAM/ROM 16/512GB).


Daftar HP Kamera Terbaik 2026

Selengkapnya, berikut daftar HP kamera terbaik 2026 versi DxOMark:

  1. Oppo Find X9 Ultra keluaran Mei 2026 (skor 170)
  2. Vivo X300 Ultra keluaran April 2026 (skor 170)
  3. Motorola Razr Fold keluaran Maret 2026 (skor 164)
  4. Motorola Signature keluaran Januari 2026 (skor 164)
  5. Samsung Galaxy S26 Ultra keluaran Maret 2026 (skor 157)
  6. Samsung Galaxy S26 keluaran Maret 2026 (skor 146)
  7. Tecno Camon 50 Ultra 5G keluaran Maret 2026 (skor 146)
  8. Google Pixel 10a keluaran Maret 2026 (skor 134)

Jika ditarik ke belakang untuk periode HP keluaran 2025-2026, dengan mengikutkan seri iPhone 17 dari Apple, posisi nomor satu juga tidak diduduki HP dari Apple maupun Samsung. Peringkat teratas tetap diduduki HP asal China, yakni Huawei Pura 80 Ultra. Berikut daftarnya:

Daftar HP Kamera Terbaik 2025-2026

  1. Huawei Pura 80 Ultra keluaran Juni 2025 (skor 175)
  2. Vivo X300 Pro keluaran Oktober 2025 (skor 171)
  3. Oppo Find X9 Ultra keluaran Mei 2026 (skor 170)
  4. Vivo X300 Ultra keluaran April 2026 (skor 170)
  5. Oppo Find X8 Ultra keluaran April 2025 (skor 168)
  6. Apple iPhone 17 Pro keluaran September 2025 (skor 168)
  7. Vivo X200 Ultra keluaran April 2025 (skor 167)
  8. Oppo Find X9 Pro keluaran November 2025 (skor 166)
  9. Xiaomi 17 Ultra keluaran Desember 2025 (skor 166)
  10. Honor Magic8 Pro keluaran Oktober 2025 (skor 164)

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Mantan Eksekutif Square Enix Sebut Game PlayStation Bisa Lebih Murah Tanpa Disc

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Eksekutif Square Enix Disc

Eksekutif Square Enix Disc – Pengumuman Sony terkait rencana menghentikan produksi media fisik untuk game PlayStation pada 2028 menghebohkan banyak pihak. Kebijakan ini memicu kekhawatiran karena pemain nantinya akan semakin bergantung pada pembelian digital melalui PlayStation Store.

Meski begitu, salah satu mantan Eksekutif Square Enix justru berpendapat adanya sisi positif dari perubahan tersebut. Apa alasannya?

Eksekutif Square Enix
Apa alasan dia berpendapat seperti itu?

Melalui akun Twitter X miliknya, Jacob Navok selaku mantan Director of Business Development Square Enix periode 2010–2015 mengungkap pendapatnya soal bagaimana Disc fisik PlayStation akan ditinggalkan oleh Sony pada tahun 2028 mendatang.

Jacob Navok menilai berkurangnya ketergantungan pada media fisik dapat membuat harga game digital menjadi lebih kompetitif. Menurutnya, harga game saat ini masih banyak dipengaruhi oleh struktur harga versi fisik.

Navok berpendapat persaingan antar Publisher akan menjadi faktor utama yang mendorong harga turun. Ketika PlayStation Store sepenuhnya beralih ke format digital, penerbit disebut akan semakin bersaing untuk mendapatkan perhatian dan uang dari pemain.

Tren Harga Game Saat Ini Masih Tinggi

Square Enix
Square Enix

Menurut Navok, pola tersebut dapat terlihat di Steam. Platform milik Valve itu dikenal memiliki penjualan dan perubahan harga yang lebih dinamis. Ia menggunakan harga Final Fantasy XVI di Steam sebagai salah satu contoh bahwa persaingan dengan game lain dapat memberikan tekanan terhadap harga.

Selain persaingan, hilangnya biaya produksi dan distribusi disc juga dinilai dapat memberikan ruang bagi harga game yang lebih rendah. Navok memperkirakan PlayStation Store nantinya akan memiliki lebih banyak promosi dan mekanisme harga dinamis seperti Steam.

Mantan Eksekutif Square Enix Sebut Game Playstation Bisa Lebih Murah Tanpa Disc
Harga game tetap berpotensi mahal kedepannya

Meski demikian, prediksi tersebut belum tentu terwujud. Sejumlah game digital di platform lain tetap berpotensi dijual dengan harga tinggi meskipun tidak membutuhkan media fisik. Karena itu, berakhirnya era disc PlayStation tidak secara otomatis menjamin game menjadi lebih murah.

Di sisi lain, peralihan penuh ke digital juga berarti pemain kehilangan pilihan untuk membeli, menjual kembali, atau mengoleksi game dalam bentuk fisik. Dengan demikian, manfaat harga yang lebih murah masih harus dibandingkan dengan berbagai konsekuensi dari hilangnya media fisik.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait dengan Square Enix atau artikel lainnya dari Friliando. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Friliando

Suka nonton Esport (apa lagi kalau ada Indonesianya). "Game yang menyenangkan adalah game yang bisa dimenangkan"

Sertifikasi Halal Wajib Oktober 2026, Kesiapan Pelaku Usaha Jadi Tantangan |Republika Online

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kewajiban sertifikasi halal untuk usaha mikro dan kecil (UMK), produk tertentu, serta produk impor mulai berlaku paling lambat 17 Oktober 2026. Namun, kesiapan pelaku usaha masih menjadi tantangan.

“Berdasarkan data Bappenas, realitas di lapangan baru sekitar 4 persen pelaku usaha yang produknya bersertifikasi halal,” ujar Ekonom INDEF A. Hakam Naja dalam keterangannya kepada Republika, Jumat (21/8/2026). 

Hakam menilai sertifikasi halal tidak semestinya dipandang sebagai beban produsen. Sertifikasi dapat menjadi bentuk perlindungan konsumen sekaligus peluang ekonomi seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap produk yang sehat, bermutu, dan sesuai dengan nilai yang dianut.

Potensi pasarnya besar. Hakam menyebut populasi Muslim Indonesia mencapai sekitar 250 juta orang, sedangkan populasi Muslim global sekitar 2 miliar orang. Belanja konsumen Muslim global mencapai 2,6 triliun dolar AS pada 2024 dan diproyeksikan menjadi 3,56 triliun dolar AS pada 2029.

Menurut Hakam, digitalisasi perlu dipercepat untuk mengejar sertifikasi dalam jumlah besar. Sistem digital dapat mempercepat pendaftaran, pelacakan status produk, serta pengecekan keabsahan sertifikat.

Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa literasi digital pelaku UMK, birokrasi yang kompleks, keterbatasan sumber daya manusia, serta jumlah auditor halal. Tantangan semakin besar untuk produk impor dan produk berteknologi tinggi seperti farmasi, alat kesehatan, produk biologi, dan kosmetika.

Hakam juga menyoroti skema self declare bagi UMK. Mekanisme yang memungkinkan pelaku usaha menyatakan sendiri kehalalan produknya tanpa audit Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dinilai memiliki risiko kesalahan penilaian dan lemahnya pengawasan.

Karena itu, dia mendorong evaluasi dan pemeriksaan acak secara berkala terhadap produk yang memperoleh sertifikat melalui self declare. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kredibilitas sertifikasi dan kepercayaan konsumen.

Di sisi lain, kewajiban sertifikasi halal dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha. Produk yang memenuhi standar halal berpeluang semakin dipilih seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang sehat, bermutu, dan halal.

Hakam mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan memperkuat ekosistem halal melalui koordinasi BPJPH, MUI, LPH, Pendamping PPH, pelaku usaha, perbankan syariah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan konsumen.

Menurut Hakam, penguatan ekosistem tersebut diperlukan agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar produk halal, tetapi mampu menjadi kekuatan halal global dan mencapai target sebagai pusat halal dunia pada 2029.

Dari Alumni hingga Rektor Dua Periode, Jejak Karier Akhmad Sodiq yang Kini Terjaring OTT KPK

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Warta Ekonomi, Jakarta -

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, menjadi salah satu pihak yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto dan Jakarta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh pihak rektor dalam proses penerimaan mahasiswa baru. “Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed,” ujar Budi, Jumat (21/8/2026).

Penangkapan tersebut membuat sosok Akhmad Sodiq menjadi perhatian. Sebab, sebelum berada dalam pusaran perkara yang tengah ditangani KPK, Sodiq memiliki perjalanan akademik yang cukup panjang di Unsoed.

Sodiq merupakan akademisi yang berkarier di kampus tersebut sejak masih menjadi mahasiswa. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Peternakan Unsoed sebelum melanjutkan studi ke Jerman.

Pendidikan magisternya ditempuh di Der Georg-August-Universität Göttingen dengan mengambil program studi Animal Science. Setelah itu, Sodiq melanjutkan pendidikan doktoral di Kassel University, Jerman, dengan konsentrasi yang sama.

Sepulang dari Jerman, perjalanan karier Sodiq di lingkungan akademik terus berkembang. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi penting hingga akhirnya mencapai jabatan tertinggi sebagai rektor Unsoed.

Salah satu posisi penting yang pernah diembannya adalah Dekan Fakultas Peternakan Unsoed. Sodiq tercatat menjabat sebagai dekan selama dua periode, yakni sejak 2010 hingga 2017.

Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai dekan, Sodiq sempat dipercaya memimpin Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto. Ia menjabat sebagai rektor kampus tersebut pada periode 2017-2018.

Kariernya kemudian kembali berlanjut di Unsoed. Sodiq dipercaya menjadi Wakil Rektor Unsoed Bidang Akademik untuk periode 2018-2022.

Pada 2022, Sodiq akhirnya naik ke posisi rektor Unsoed. Ia terpilih sebagai rektor untuk masa bakti 2022-2026 setelah memperoleh suara terbanyak dalam proses pemilihan.

Jabatan tersebut kemudian berlanjut setelah Sodiq kembali dilantik sebagai Rektor Unsoed untuk periode 2026-2030. Pelantikan berlangsung di Grha Diktisaintek, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026), dan dipimpin langsung Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

Selain memiliki pengalaman panjang di lingkungan perguruan tinggi, Sodiq juga dikenal sebagai profesor di bidang Ilmu Ternak Potong. Namanya tercatat dalam sejumlah organisasi yang berkaitan dengan bidang akademik, peternakan, alumni, hingga organisasi kemasyarakatan.

Di antaranya, Sodiq tercatat sebagai Dewan Pembina Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed, Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah, serta Dewan Pakar Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Ia juga pernah dipercaya sebagai Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) dan Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Banyumas.

Di luar perjalanan akademik dan organisasinya, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga mencatat kekayaan Sodiq. Berdasarkan laporan periodik 2025 yang disampaikan pada 19 Maret 2026, kekayaan bersih Sodiq tercatat sebesar Rp3.124.541.326.

Aset tanah dan bangunan menjadi bagian terbesar dari kekayaan tersebut. Sodiq tercatat memiliki beberapa bidang tanah dan bangunan di Banyumas, termasuk tanah dan bangunan seluas 505 meter persegi dan 416 meter persegi senilai Rp1,3 miliar.

Baca Juga: Tumben KPK Grebek Kampus, Rektor Unsoed Kena OTT

Ia juga melaporkan sejumlah bidang tanah lain di Banyumas dengan nilai masing-masing Rp395 juta, Rp510 juta, dan Rp295 juta. Selain itu, Sodiq memiliki beberapa kendaraan, mulai dari motor Yamaha keluaran 1993 dan Honda keluaran 2006 hingga Toyota Agya 2015 dan Toyota Grand New Innova 2014.

Kini, perjalanan panjang Sodiq sebagai akademisi dan pimpinan perguruan tinggi tersebut harus berhadapan dengan proses hukum setelah namanya masuk dalam OTT KPK. KPK masih akan menentukan perkembangan perkara berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh dalam operasi tersebut.

Dengan demikian, sosok yang selama bertahun-tahun membangun karier di lingkungan akademik Unsoed itu kini menghadapi babak baru yang berbeda dari perjalanan profesionalnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Tak Ada Gunanya Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 M, Eks Kader PSI: Dia Tidak Punya

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Jum'at, 21 Agustus 2026, 11:45 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Sayembara untuk menunjukkan ijazah SMA atau sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini memasuki angka fantastis.

Pakar hukum tata negara Denny Indrayana mengumumkan total hadiah sayembara tersebut telah menembus Rp2 miliar, tetapi di tengah nominal yang terus membesar itu, muncul pandangan berbeda mengenai dokumen pendidikan Gibran.

Mantan kader PSI Ade Armando menyebut persoalan tersebut sejak awal harus dilihat dari riwayat pendidikan Gibran. Menurutnya, Gibran memang tidak memiliki ijazah SMA dari sekolah di Indonesia karena pendidikan menengahnya ditempuh di luar negeri.

Sementara itu, Denny terus mendorong publik untuk menunjukkan dokumen pendidikan yang menjadi sasaran sayembara. 

Baca Juga: Kabinet Bayangan Diam-diam Disiapkan sebagai Buzzer Anies Baswedan? Orang Dalam Buka Suara

"Hadiah Sayembara Ijazah SMA/Sederajat Gibran tembus Rp 2 Miliar," tulis Denny Indrayana di akun X.

Denny mengatakan sayembara tersebut kini dikampanyekan secara lebih terbuka karena semakin banyak pihak yang ingin ikut berpartisipasi. Ia juga kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap sayembara tersebut.

"Sekarang sudah saya kampanyekan lebih terbuka, karena banyak yang ingin partisipasi membantu," ujarnya.

"Bagi yang ingin ikut menyumbang, silakan japri saya. Nama bisa kami rahasiakan, dana tidak perlu ditransfer, cukup komitmen. Kecuali ijazah SMA/sederajat Gibran memang ditunjukkan," ungkap dia.

Di tengah sayembara yang nilainya kini mencapai miliaran rupiah, Ade Armando justru menyampaikan penjelasan mengenai latar belakang pendidikan Gibran. Ia mengatakan Gibran tidak pernah menyelesaikan pendidikan SMA di Indonesia.

Baca Juga: Wapres Gibran: Saya Memohon Maaf yang Sebesar-besarnya

“Kita semua harus tahu Gibran memang tidak pernah lulus SMA di Indonesia," kata Ade dalam tayangan di akun Instagram, dikutip Jumat (21/8/2026).

“Dia tidak punya ijazah SMA karena dia mengikuti proses pendidikan sekolah menengah di luar negeri yang setara dengan SMA di Indonesia," ujar Ade.

Ade memaparkan Gibran bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002-2004. Setelah itu, Gibran melanjutkan pendidikan di UTS Insearch, Sydney, Australia, pada 2004-2007.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, perjalanan pendidikan Gibran berlanjut ke Management Development Institute of Singapore (MDIS) yang bekerja sama dengan University of Bradford. Gibran tercatat menempuh pendidikan di institusi tersebut pada 2007-2010.

Persoalannya kemudian bukan semata-mata mengenai ada atau tidaknya ijazah SMA yang diterbitkan sekolah Indonesia, melainkan status kesetaraan pendidikan yang ditempuh Gibran di luar negeri. Ade mengatakan pendidikan tersebut telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah Indonesia.

“Ya setara, dan itu ditetapkan melalui surat keterangan penyetaraan yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ungkapnya.

“Kementerian konsisten dengan jawabannya sehingga sebenarnya secara hukum tak ada lagi keraguan tentang jenjang pendidikan sekolah menengah yang pernah diikuti Gibran," jelas Ade.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Perhatian pada buku pelajaran adalah sinyal positif, tapi kebijakannya perlu kajian dan partisipasi publik

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

● Buku pelajaran cetak berperan krusial dalam menjembatani penerapan kurikulum.

● Masih banyak sekolah kekurangan buku pelajaran akibat keterbatasan dana BOSP.

● Perbaikan buku pelajaran sebaiknya dilakukan lewat evaluasi berkala yang transparan dan berbasis data, bukan perombakan total.


Rencana pemerintah mengganti buku pelajaran cetak dari tingkat SD hingga SMA rentan menjadi polemik nasional.

Perhatian dari pimpinan tertinggi negara mungkin bisa dipandang sebagai wujud kepedulian pada pendidikan. Namun, di sisi lain, mengganti buku pelajaran tanpa kajian memadai berpotensi menjadi kebijakan yang mahal dan merepotkan, dengan manfaat yang belum terbukti.

Potensi buku pelajaran cetak

Dari kacamata kebijakan, buku pelajaran adalah wujud paling konkret dari kurikulum yang, sebagai dokumen, terasa abstrak. Ia menjembatani apa yang dirancang pemerintah (intended curriculum) dengan apa yang benar-benar terjadi di kelas (implemented curriculum).

Dalam praktik, yang menjadi pegangan guru dalam mengajar bukanlah peraturan atau dokumen kurikulum, melainkan buku teks pelajaran. Peran buku pelajaran ini terasa makin penting di sistem dengan ketimpangan kapasitas pendidikan yang lebar seperti Indonesia. Sebab, buku teks pelajaran adalah salah satu instrumen yang paling mudah distandarkan dari pusat, sehingga bisa menyasar kapasitas sekolah, guru, dan siswa yang bervariasi.

Sebuah metaanalisis atas 54 studi yang melibatkan lebih dari 170 ribu partisipan pada tahun 2018 menemukan bahwa, untuk teks yang sama, membaca di atas kertas menghasilkan pemahaman yang lebih baik dibanding membaca di layar. Metaanalisis tersebut menunjukkan bahwa keunggulan kertas justru pada teks informasional yang padat konsep, seperti buku teks mata pelajaran.

Keunggulan buku cetak juga tidak menyusut pada generasi yang lebih muda, bahkan cenderung menguat dari tahun ke tahun. Ini membantah anggapan bahwa “generasi digital” lebih efektif belajar dari perangkat digital.

Temuan semacam ini tampaknya turut dipertimbangkan oleh sejumlah negara maju. Swedia, misalnya, pada 2023 mengerem digitalisasi di kelas-kelas awal dan mengembalikan buku cetak untuk pembelajaran membaca. Norwegia juga menempuh arah yang serupa.

Langkah itu bukan penolakan terhadap teknologi—kedua negara itu tetap termasuk yang paling maju secara digital—melainkan pengakuan bahwa medium yang berbeda cocok untuk tugas belajar yang berbeda.


Read more: Apakah kita lebih mudah menyerap informasi dari kertas ketimbang layar? Tergantung jenis layarnya


Sebuah artikel di Journal of Curriculum Studies menyintesis studi-studi tentang dampak buku teks di 10 negara berkembang: Ghana, Thailand, Uganda, India, Iran, Chile, El Salvador, Brazil, Ecuador, and Malaysia. Hasilnya, dampak positif buku teks pada capaian matematika, bahasa, dan sains lebih konsisten dibanding faktor input lainnya seperti ukuran kelas, pelatihan, maupun gaji guru.

Masalah ketersediaan

Yang perlu diingat, studi-studi di negara berkembang di atas membandingkan sekolah yang diberi buku teks dengan sekolah yang tidak diberi (atau tidak memiliki akses ke buku teks).

Artinya, dampak positif yang ditemukan dalam studi-studi tersebut tidak membenarkan penggantian satu buku teks dengan buku teks yang lain. Studi-studi tersebut justru mengarahkan perhatian pada ketersediaan buku di sekolah.

Kini pertanyaannya: Seberapa banyak sekolah di Indonesia yang sudah bisa menyediakan buku teks cetak untuk muridnya?

Secara hukum, pencetakan buku pelajaran boleh dilakukan siapa pun asalkan memenuhi standar—termasuk harga eceran tertinggi—yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pembeliannya kemudian dilakukan oleh sekolah menggunakan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Petunjuk teknis terbaru dari Kemendikdasmen menyatakan bahwa minimal 10% dari BOSP wajib digunakan untuk pengadaan buku.

Meski demikian, dalam kunjungan ke sekolah, saya kerap menemukan sekolah yang belum memiliki buku pelajaran dalam jumlah memadai. Satu buku seringkali harus digunakan bergantian oleh beberapa murid. Ini terjadi karena dana BOSP yang mereka terima cukup terbatas. Prioritas penggunaannya kerap diberikan pada honor guru tidak tetap.

Selain kecilnya anggaran, persoalan lain yang saya temui adalah keengganan menggunakan buku pelajaran dari pemerintah. Sebagian sekolah justru memilih menggunakan buku pelajaran dari penerbit swasta, meski harganya lebih mahal dan mutunya belum tentu lebih baik.

Kasus seperti di Tasikmalaya dan Samarinda memunculkan dugaan praktik tidak etis di balik pengadaan buku yang perlu diselidiki lebih lanjut. Padahal, UU Sistem Perbukuan sebenarnya memandatkan penyediaan buku teks utama dari pemerintah pusat secara gratis.

Perbaiki mutu secara berkelanjutan

Setelah memastikan ketersediaan, pemerintah pusat harus menjamin mutu isi buku pelajaran yang disusun. Menjamin mutu bukan berarti serta-merta mengganti buku pelajaran yang ada.

Saat ini buku teks utama yang digunakan sekolah adalah buku yang disusun untuk Kurikulum Merdeka. Itu sebabnya, perubahan terhadap buku pelajaran harus dilakukan dalam rambu-rambu Kurikulum Merdeka.

Secara hukum, penggantian isi buku sama dengan mengganti kurikulum nasional. Namun, penggantian itu akan menjadi kebijakan yang sangat disruptif, mengingat Kurikulum Merdeka diluncurkan pada 2022 dan baru saja direvisi tahun ini.

Penggantian buku matematika Kurikulum Merdeka.

Contoh buku pelajaran Matematika versi Kurikulum Merdeka. Hasil tangkapan layar dari buku teks utama Pusat Perbukuan, Kemendikdasmen/Author provided.

Dampak penggantian buku pelajaran sekolah

Contoh buku pelajaran Kurikulum merdeka. Hasil tangkapan layar dari buku teks utama Pusat Perbukuan, Kemendikdasmen/Author provided.

Alih-alih mengganti buku teks, pemerintah sebaiknya menerapkan penjaminan mutu yang bertumpu pada siklus evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Pusat Perbukuan sebenarnya sudah mengevaluasi buku teks secara berkala. Namun, evaluasi tersebut bersifat internal dan hasilnya tidak dipublikasikan.

Ini menunjukkan pentingnya penelaahan oleh peneliti independen menggunakan kriteria yang transparan dan proses penilaian yang objektif. Tanpa partisipasi masyarakat sipil, penyusunan kebijakan buku teks rentan didasarkan pada arahan politik, tanpa basis kajian yang mencerminkan kepentingan publik.

Sebagai contoh, kabar terbaru tentang buku teks mengisyaratkan bahwa revisinya akan berfokus pada integrasi materi STEM (science, technology, engineering, and mathematics).

Tidak ada yang menyangkal bahwa STEM adalah muatan penting yang diperlukan untuk membentuk kecakapan masa kini. Namun, apa landasan data dan pemikirannya? Apa yang dimaksud dengan STEM? Mata pelajaran apa saja yang hendak “disuntik” dengan muatan STEM? Bagaimana cara memastikan agar integrasi STEM tidak membuat kurikulum dan buku teks terlalu padat materinya?

Pertanyaan ini layak kita ajukan mengingat salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan negara berkembang adalah materi kurikulum yang terlalu padat.

Tanpa itu semua, perumusan kebijakan pendidikan—termasuk terkait buku teks—rentan disetir angin politik, bukannya memprioritaskan peningkatan mutu secara berkeadilan.


IDstar Dorong Adopsi Cloud dan AI di Indonesia Lewat Kolaborasi dengan Tencent Cloud |Republika Online

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

IDstar memperkuat kolaborasi dengan Tencent Cloud untuk mendukung kebutuhan transformasi cloud perusahaan di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — IDstar memperkuat kolaborasi dengan Tencent Cloud untuk mendukung kebutuhan transformasi cloud perusahaan di Indonesia. Kolaborasi ini memperluas kapabilitas IDstar dalam menghadirkan layanan cloud migration dan managed cloud service bagi pelanggan enterprise dengan dukungan teknologi Tencent Cloud.

Kolaborasi tersebut telah berjalan melalui keterlibatan IDstar dalam proyek migrasi cloud untuk salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Dalam proyek tersebut, IDstar dipercaya sebagai implementor untuk mendukung migrasi berbagai aplikasi dan workload penting ke Tencent Cloud.

Proses migrasi juga mencakup penyesuaian sistem dan integrasi agar perpindahan ke cloud baru dapat dilakukan secara terencana dengan tetap menjaga kelangsungan operasional bisnis.

Untuk mendukung proyek tersebut, IDstar mengerahkan hampir 200 profesional IT, mulai dari project manager, cloud architect, engineer, hingga tim quality assurance dan testing. Migrasi dilakukan secara bertahap dalam beberapa fase sesuai dengan kebutuhan implementasi berskala enterprise.

Implementasi tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang telah berjalan antara IDstar dan Tencent Cloud. Sebagai reseller partner Tencent Cloud, IDstar memperkuat kapabilitasnya dalam menghadirkan layanan cloud migration dan managed cloud service dengan dukungan teknologi Tencent Cloud.

Dari sisi teknologi, Tencent Cloud menghadirkan infrastruktur cloud yang scalable serta kapabilitas migrasi untuk mendukung workload enterprise yang kompleks. Platform migrasinya mengintegrasikan berbagai migration tools dan monitoring, sehingga proses perpindahan sistem dapat dikelola secara lebih terstruktur sekaligus mendukung kesiapan operasional setelah migrasi.

Gempa bumi magnitudo 6,7 guncang wilayah selatan Peru - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 21.08.2026 - person  - timer ~

Kolombia (ANTARA) - Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang wilayah selatan Peru pada Kamis waktu setempat dan memicu kepanikan di sejumlah wilayah, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Sementara itu, Institut Geofisika Peru (IGP) mencatat kekuatan gempa mencapai 7,2 magnitudo.

Gempa terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat (Jumat, 01.00 WIB) dengan kedalaman menengah, yakni 108 kilometer. Berdasarkan laporan Pusat Seismologi Nasional (CENSIS) milik IGP, episentrum gempa berada sekitar 35 kilometer di sebelah utara Coracora, Provinsi Parinacochas, Departemen Ayacucho.

Meski berkekuatan cukup besar, otoritas Peru dan lembaga penanggulangan bencana melaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan serius akibat peristiwa tersebut.

Ahli geofisika menjelaskan kedalaman gempa yang mencapai 108 kilometer membantu meredam sebagian besar energi seismik sebelum mencapai permukaan. Akibatnya, intensitas guncangan di sekitar episentrum berada pada skala III-IV Mercalli, yang tergolong guncangan ringan hingga sedang.

Guncangan gempa terasa cukup jelas di sejumlah wilayah Peru bagian selatan dan tengah. Sejumlah warga bahkan melaporkan merasakan getaran hingga ke ibu kota Lima.

Gempa ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas seismik di sejumlah wilayah utara dan selatan Peru. Menyusul serangkaian gempa tersebut, IGP mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memeriksa kembali prosedur evakuasi di rumah, serta memastikan perlengkapan darurat selalu siap digunakan.

Peru merupakan salah satu negara yang sering mengalami aktivitas gempa karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Salah satu gempa paling merusak dalam beberapa dekade terakhir terjadi pada 2007, ketika gempa berkekuatan 7,9 magnitudo mengguncang wilayah Ica dan menewaskan hampir 600 orang.

Sumber: Anadolu

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.