Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor turut mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Selimau 3, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan pada musim kemarau tahun 2026 melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan di lapangan.
"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Dukungan tersebut dilaksanakan melalui Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat bersama dengan mengerahkan personel serta sarana dan prasarana untuk membantu upaya pemadaman dan pengendalian penyebaran api di lokasi kejadian.
Dalam penanganan Karhutla tersebut, BPBPK Kalimantan Utara menerjunkan 5 personel Satgas Tanggap Darurat, sementara BWS Kalimantan V Tanjung Selor mengerahkan 5 personel. Selain itu, disiagakan 2 unit truk tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter untuk mendukung distribusi pasokan air ke lokasi kebakaran.
Upaya pemadaman dan pemblokiran sebaran api dilakukan secara terpadu dan sinergis bersama tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Bulungan, BPBPK Kalimantan Utara bersama BWS Kalimantan V Tanjung Selor, Polres Bulungan, serta Manggala Agni Kementerian Kehutanan.
Kepala BPBPK Kalimantan Utara Syafrudin menyampaikan bahwa dukungan personel dan armada air merupakan bagian dari respons cepat Kementerian PU dalam mendukung pemerintah daerah dan instansi terkait menghadapi kondisi darurat, khususnya dalam pengendalian Karhutla.
“Melalui dukungan personel dan sarana prasarana yang tersedia, kami berupaya membantu mempercepat proses pemadaman dan pengendalian api, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Syafrudin.
Kementerian PU terus mendorong sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana dan kondisi darurat. Dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana diharapkan dapat memperkuat upaya penanggulangan Karhutla serta mengurangi potensi dampak lanjutan, termasuk gangguan asap terhadap masyarakat.
Kementerian PU melalui unit pelaksana teknis di wilayah Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus siap mendukung pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana, sesuai tugas dan kewenangan, guna mewujudkan infrastruktur yang tangguh serta melindungi masyarakat dan lingkungan.
Baca juga: PU siagakan truk tangki air perkuat penanganan karhutla di Kalsel
Baca juga: Prabowo apresiasi tim yang berjibaku padamkan karhutla
Baca juga: Prabowo janji setop perluasan dan penambahan titik api di Kalimantan
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 22 Agustus 2026 23:01 WIB
Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias. (ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan)
Pekalongan (ANTARA) - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, memperkuat kegiatan penanganan kelainan kaki bawaan (Congenital Talipes Equinovarus) anak sejak lahir agar bisa sembuh dan tumbuh normal.
Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa program yang diinisiasi oleh Kapolda Jateng ini menjadi bagian upaya bersama menemukan kasus CTEV sedini mungkin dan menghubungkan anak yang membutuhkan layanan kesehatan yang tepat.
"Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas perli melakukan pendataan anak usia di bawah 2 tahun di wilayah binaan masing-masing. Berikan edukasi dan pemahaman kepada orang tua anak penderita CTEV bahwa kondisi ini bisa disembuhkan sejak usia dini," katanya.
Menurut dia, Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan kepolisian di tingkat kelurahan dan desa agar aktif melakukan pendataan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dapat semakin kuat dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak agar mereka dapat tumbuh sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik," katanya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Indah Kurniawati mengatakan kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat deteksi dan penanganan kelainan kaki bawaan anak sejak lahir agar bisa sembuh.
"CTEV perlu ditemukan sedini mungkin karena semakin cepat ditangani maka peluang anak mendapatkan fungsi kaki yang optimal juga semakin besar. Kami mengapresiasi peran Bhabinkamtibmas yang dapat membantu menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan," katanya.
Menurut dia, jika ditemukan anak dengan indikasi kelainan kaki bawaan anak sejak lahir diharapkan masyarakat tidak perlu takut dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
"Edukasi kepada orang tua juga penting agar masyarakat memahami bahwa kelainan kaki bawaan lahir tersebut dapat ditangani melalui pelayanan kesehatan yang tepat," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 22 Agustus 2026, 23:01 WIB
Warta Ekonomi, Bandung -
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) merampungkan pembangunan infrastruktur air bersih di Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Proyek tersebut mencakup pembangunan sumur bor, bak penampungan, jaringan pipanisasi, serta instalasi kelistrikan untuk mendukung sistem penyediaan air bersih di kawasan permukiman.
Penyelesaian seluruh fasilitas tersebut menandai rampungnya pembangunan sistem air bersih yang sebelumnya belum tersedia secara memadai di Dusun 1 Desa Cilegong. PLN UIP JBT membangun rangkaian fasilitas dari sumber air hingga jaringan distribusi agar air dapat dialirkan lebih dekat ke permukiman warga.
Sebelum infrastruktur tersebut rampung, warga harus menempuh jarak hingga sekitar lima kilometer untuk memperoleh air bersih. Jarak tersebut menjadi tantangan lebih besar saat musim kemarau ketika ketersediaan sumber air menurun.
Melalui pembangunan sumur bor, PLN menyediakan sumber air yang kemudian ditampung dalam bak penampungan. Air selanjutnya dialirkan melalui jaringan pipanisasi menuju titik distribusi. PLN juga memasang instalasi kelistrikan sebagai bagian dari sistem pendukung operasional fasilitas air bersih.
General Manager PLN UIP JBT Kishartanto Purnomo Putro mengatakan penyelesaian infrastruktur tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pembangunan PLN di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“Melalui Program ‘PLN Menyala, Cilegong Mengalir’, PLN ingin menghadirkan kemerdekaan dari keterbatasan akses air bersih,” ujar Kishartanto, Sabtu (22/8/2026)
Menurut Kishartanto, PLN UIP JBT menjalankan pembangunan dengan memperhatikan kebutuhan infrastruktur di wilayah sekitar kegiatan perusahaan. Penyelesaian proyek air bersih di Cilegong sekaligus melengkapi fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk memperoleh akses air secara lebih dekat.
Bagi PLN UIP JBT, penyelesaian infrastruktur air bersih di Cilegong menambah capaian pembangunan fasilitas pendukung di wilayah operasional perusahaan. PLN tidak hanya menyelesaikan pekerjaan konstruksi, tetapi juga membangun sistem yang mengintegrasikan sumber air, penampungan, distribusi, dan kelistrikan pendukung dalam satu rangkaian infrastruktur.
Pembangunan tersebut diselesaikan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. Setelah seluruh fasilitas rampung, infrastruktur air bersih tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Desa Cilegong, khususnya warga Dusun 1 yang sebelumnya harus mengakses sumber air hingga lima kilometer dari permukiman.
Adapun, Kepala Desa Cilegong Edi Sukandi mengatakan fasilitas air bersih tersebut menjawab persoalan akses air yang selama ini dihadapi masyarakat.
“Terima kasih sekali kepada pihak PLN yang telah memberikan bantuan SAB (sarana air bersih) kepada masyarakat kami yang sangat membutuhkan masalah sarana air bersih,” kata Edi.
Menurutnya, dengan rampungnya seluruh fasilitas, sistem penyediaan air bersih di Cilegong kini terdiri atas sumber air, fasilitas penampungan, jaringan perpipaan, dan instalasi kelistrikan pendukung.
"Infrastruktur tersebut memungkinkan distribusi air berlangsung lebih dekat dengan kawasan permukiman warga,"pungkasnya
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Namun, semua itu dijalani Riva dengan satu keyakinan, bahwa sepakbola bukan semata-mata tentang mencetak gol atau mengangkat trofi, melainkan tentang membentuk karakter anak.
“Awalnya mungkin lebih banyak dukanya. Saya yang sebelumnya hampir tidak pernah ke lapangan dan setiap akhir pekan lebih sering ke mal, tiba-tiba harus mengantar anak latihan, panas-panasan di lapangan, dan hampir setiap akhir pekan mendampingi dia bertanding,” ujar Riva di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat, Sabtu (22/8/26).
Riva melihat perubahan besar dalam diri Valian setelah sang anak menemukan sepakbola sebagai olahraga yang disukainya. Valian yang sebelumnya dikenal sebagai anak yang manja mulai belajar keluar dari zona nyaman.
Rutinitas latihan dan pertandingan membuat sang putra harus belajar disiplin. Ia juga dituntut mampu membagi waktu antara sepakbola dan pendidikan, termasuk menyelesaikan tugas sekolah setelah menjalani latihan.
“Setiap anak tentu berbeda. Kalau anak saya, yang awalnya manja dan berada di zona nyaman, setelah mengikuti olahraga yang memang dia sukai, dia mulai berubah,” tuturnya.
Bagi Riva, kemenangan dalam pertandingan bukanlah tujuan utama. Ia bahkan memiliki cara tersendiri dalam menjelaskan makna kemenangan kepada Valian.
“Saya selalu bilang kepada dia, kalau yang kamu cari hanya kemenangan, Mami bisa beli trofi. Tetapi yang saya butuhkan adalah kamu bisa bekerja sebagai tim, bisa berjuang, dan yang paling penting punya disiplin,” katanya.
Kekalahan pun tidak pernah dianggap sebagai sebuah kegagalan. Justru, ia menjadikannya kesempatan bagi sang anak untuk mengevaluasi diri.
Sebaliknya, ketika menang, Riva mengingatkan anaknya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak pemain lain yang juga berlatih keras dan memiliki keinginan untuk menjadi lebih baik.
“Ketika kamu menang, masih ada tim lain yang terus berlatih dan berusaha menjadi lebih baik,” ujarnya.
“Setelah menang mereka tetap harus latihan. Begitu juga ketika kalah, mereka harus bangkit dan memperbaiki kekurangan. Menurut saya, siklus seperti itu yang nantinya akan mereka temui di dunia kerja dan kehidupan dewasa,” katanya.
Karena itu, Riva tidak ingin membebani Valian dengan target harus menjadi pesepakbola profesional. Ia akan mendukung apa pun pilihan sang anak di masa depan, meski pendidikan tetap menjadi prioritas.
Namun, jika Valian memilih melanjutkan karier di sepakbola, Riva memastikan dukungan akan tetap diberikan. Latihan tambahan, private, hingga pertandingan akan terus didampingi selama sang anak memang memiliki kemauan.
Di sisi lain, Riva juga menyadari bahwa perjalanan seorang pemain muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Sikap dan karakter menjadi bagian penting yang harus dibentuk sejak dini.
“Sebagus apa pun kemampuan seorang pemain, attitude tetap menjadi bagian penting. Lingkungan keluarga juga ikut membentuk karakter anak,” ucapnya.
Di pinggir lapangan, Riva lebih memilih menjadi sumber energi positif bagi sang anak. Ketika Valian menguasai bola, ia memberikan dukungan dengan menyebut nama sang anak atau memberikan kalimat penyemangat.
“Love you, Sayang,” atau “Mommy proud,” menjadi bentuk dukungan Riva kepada sang putra. Ia ingin sang anak memahami bahwa dukungan orang tua tidak bergantung pada hasil pertandingan.
Sebab, bagi Riva, Falion tetap seorang anak yang harus menikmati masa pertumbuhannya. Sepakbola jangan sampai berubah menjadi tekanan hanya karena tuntutan untuk menang.
“Mereka masih anak-anak, jadi jangan sampai sepak bola justru menjadi tekanan. Mereka harus menikmati proses bermain, berlatih, bertanding, menang maupun kalah,” katanya.
Perjalanan mendampingi Falion pun kini membawanya ke panggung Garuda International Cup (GIC) 2026. Ajang tersebut menjadi pengalaman pertama Valian mengikuti GIC setelah sebelumnya beberapa kali tampil di turnamen internasional di luar negeri.
Bagi Riva, GIC memberikan pengalaman kompetitif yang berharga bagi pemain muda. Meski menurutnya masih terdapat sejumlah hal minor yang dapat diperbaiki dari penyelenggaraan, secara keseluruhan turnamen tersebut dinilai sudah memberikan atmosfer kompetisi internasional bagi anak-anak.
Lebih dari sekadar pertandingan, perjalanan Valian di sepakbola membuat Riva memahami bahwa menjadi orang tua pemain muda berarti ikut menjalani proses dari pinggir lapangan.
Ada panas yang harus ditahan, perjalanan yang harus ditempuh, pertandingan yang harus disaksikan, hingga rasa kecewa ketika anak kalah. Namun, semua itu terasa sepadan ketika melihat sang anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan berani keluar dari zona nyaman.
CNN Indonesia
Sabtu, 22 Agu 2026 23:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Insidious Out of the Further resmi tayang di bioskop Indonesia pada 19 Agustus 2026. Film ini adalah rilisan keenam dari saga Insidious sejak dimulai pada 2011.
Insidious 6 ini akan berpusat pada seorang ibu tunggal yang juga dokter gigi bernama Gemma. Ia mengalami serangkaian teror setelah mengetahui dirinya bisa masuk ke alam lain, The Further. Bukan cuma masuk, Gemma juga bisa membawa keluar yang tinggal di The Further.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insidious: Out of the Further menjadi sekuel sekaligus awal baru dalam waralaba Insidious, di mana para pemain sebagian besar adalah baru.
Bukan hanya para pemain, penulis dan sutradara film ini juga baru. Insidious: Out of the Further ditulis dan disutradarai oleh Jacob Chase, yang sebelumnya dikenal menggarap Come Play (2020).
Apakah Insidious Out of the Further memiliki post-credit? Insidious Out of the Further memiliki satu adegan singkat yang diberikan di antara credit.
Adegan singkat tersebut merupakan kelanjutan dari resolusi cerita sekaligus terhubung dengan momen yang pernah dialami oleh Gemma yang diceritakan di pertengahan film.
Namun belum diketahui apakah adegan ini akan menggambarkan proyek berikutnya dari semesta Insidious. Yang jelas, Insidious memang memiliki rencana proyek spin-off bertajuk Thread: An Insidious Tale yang digarap Jeremy Slater dan masih dalam pengembangan.
Insidious: Out of the Further adalah film horor yang ditulis dan disutradarai oleh Jacob Chase. Film ini merupakan sekuel dari Insidious: The Red Door (2023) dan menjadi bagian keenam dalam waralaba Insidious. Foto: (dok. Sony Pictures Releasing via YouTube)
Insidious: Out of the Further menjadi sekuel sekaligus awal baru dalam waralaba Insidious, di mana para pemain sebagian besar adalah baru.
Bukan hanya para pemain, penulis dan sutradara film ini juga baru. Insidious: Out of the Further ditulis dan disutradarai oleh Jacob Chase, yang sebelumnya dikenal menggarap Come Play (2020).
Chase menggarap naskah berdasarkan cerita yang ia bahas bersama David Leslie Johnson-McGoldrick, sosok di balik Orphan (2009), The Conjuring 2 (2016), The Conjuring: The Devil Made Me Do It (2021), dan The Conjuring: Last Rites (2025).
Sementara itu, salah satu kreator Insidious, Leigh Whannell, duduk bersama Oren Peli, James Wan, dan Jason Blum, sebagai produser film Insidious: Out of the Further.
Selain itu, berbeda dari lima film sebelumnya, Insidious: Out of the Further akan memiliki cerita juga visual yang mungkin lebih mengganggu bagi sebagian orang, terutama mereka yang sensitif dengan pengambilan gambar extreme close-up dan kekerasan.
Insidious: Out of the Further tayang di bioskop Indonesia mulai 19 Agustus 2026.
(end)
Banyuwangi (ANTARA) - Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memperluas kerja sama untuk mengembangkan berbagai potensi daerah berbasis riset dan inovasi.
Dekan Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin (SPITM) ITB Wahyu Srigutomo menyampaikan bahwa ke depan kolaborasi ITB dan Pemkab Banyuwangi akan diarahkan pada tiga bidang utama, yakni pendidikan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat di berbagai sektor, seperti pertanian, pariwisata, dan lainnya.
"Sinergi antara ITB dan Pemkab Banyuwangi sebenarnya telah berlangsung cukup lama, salah satunya dukungan ITB dalam pengembangan Geopark Ijen. Kehadiran kami ini untuk memperluas sinergi agar semakin kuat," katanya dalam keterangannya di Banyuwangi, Sabtu.
Menurut Wahyu, Banyuwangi memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan lebih jauh, mulai dari kekayaan bentang alam hingga keragaman kultur masyarakat, dan potensi tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, terutama dalam pengembangan berbasis riset dan inovasi.
Bahkan, katanya, Banyuwangi dinilai dapat menjadi semacam laboratorium pembelajaran di lapangan bagi mahasiswa dan dosen ITB.
"Banyuwangi dengan kekhasan geologi dan kulturnya, sedangkan kami di ITB memiliki teknologi, inovasi, serta para peneliti, dan ini bisa dikolaborasikan sehingga bisa saling menguatkan," kata Wahyu.
Ia menyampaikan bahwa dengan aset geologi dan budaya yang sangat kompleks, Banyuwangi bisa menjadi laboratorium pembelajaran pendidikan dan riset bagi para mahasiswa maupun dosen.
"Sebaliknya, riset yang dilakukan harapannya dapat membantu memberikan solusi atas permasalahan di daerah," kata Wahyu.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi dukungan ITB terhadap pengembangan Geopark Ijen dan berharap kolaborasi dapat diperluas ke sektor lain, dan beberapa bidang yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan bersama, antara lain pertanian, pariwisata, serta sektor strategis lainnya.
"Peran perguruan tinggi tidak sebatas meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kampus juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyusun pendekatan berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab berbagai persoalan daerah," katanya.
Ipuk menambahkan, Pemkab Banyuwangi sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan kampus-kampus termasuk Institut Teknologi Bandung.
"Banyak potensi yang bisa kita gali dan kembangkan bersama, kami berharap, kerja sama ini dapat menghasilkan program konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Korem 051/Wijayakarta merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) bertajuk 'Gebyar Merdeka Nusantara' di salah satu pusat perbelanjaan wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, 21-25 Agustus 2026.
Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald Simbolon mewakili Danrem 051/Wkt Brigjen TNI Muhammad Benrieyadin Sjafrie mengatakan agenda ini dirancang khusus sebagai ruang perjumpaan hangat antara TNI dengan rakyat.
Ia memastikan seluruh fasilitas dan wahana edukasi pertahanan yang dipamerkan di ajang ini dapat diakses oleh masyarakat secara cuma-cuma dengan harapan warga terutama generasi muda tertarik untuk mengenal lebih dalam tugas pokok dan fungsi TNI.
"Kami ingin mengajak masyarakat mengembangkan semuanya agar tertarik bergabung, bukan hanya sekadar menggunakan seragam, tetapi mengetahui apa tugas pokok TNI," ujarnya.
Selain teknologi pertahanan seperti ragam persenjataan dan seragam militer, pengunjung juga berkesempatan menjajal joyride kendaraan tempur Panser Anoa.
Sektor ekonomi kerakyatan pun tidak luput dari perhatian. Pameran UMKM Korem 051/Wijayakarta dihadirkan khusus untuk menggerakkan pelaku usaha lokal, memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil mempromosikan produk mereka di tengah keramaian publik.
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang turut melakukan pelepasan Panser Anoa mengaku kesempatan berharga menaiki kendaraan lapis baja ini dapat menjadi pengalaman edukatif bagi anak hingga kalangan remaja.
Dirinya mengapresiasi Korem 051/Wijayakarta serta pusat perbelanjaan atas kolaborasi menghadirkan pameran alutsista sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memberikan ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat peran dan perlengkapan TNI.
Baca juga: Bakti Teritorial Prima Korem 051/Wijayakarta disambut antusias warga
Asep menilai pameran alutsista tersebut memberikan pengalaman positif bagi warga karena dapat melihat secara langsung berbagai peralatan TNI sehingga tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tetapi juga memiliki kesempatan mengenal TNI dalam suasana lebih dekat dan terbuka.
Dirinya berharap pengalaman tersebut dapat menjadi fondasi awal bagi anak-anak untuk memahami pentingnya bela negara karena pengenalan sejak dini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus membuka wawasan generasi muda mengenai peran mereka sebagai bagian dari masa depan bangsa.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman, tetapi mencakup pemantauan kualitas lingkungan serta langkah pemulihan setelah kebakaran.

Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia, menegaskan bahwa situasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan perlu menjadi perhatian serius.
"Bukan hanya dari sisi pemadaman tetapi juga dampak lingkungannya," ujar Shanty dalam keterangan tertulis, Sabtu 22 Agustus 2026.
Menurutnya, upaya pengendalian karhutla perlu diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
"Pemantauan wilayah rawan kebakaran serta ketersediaan informasi lingkungan juga dinilai penting untuk memperkuat langkah pencegahan," ujar dia.
Penanganan karhutla di Kalimantan, katanya, diharapkan tidak berhenti pada upaya pemadaman, tetapi dilanjutkan dengan pengendalian dampak, evaluasi kerusakan, dan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.
"Kebakaran yang berlangsung di tengah kondisi cuaca kering berpotensi memengaruhi kualitas udara, kondisi tanah dan air, serta ekosistem di wilayah terdampak,” ujar anggota Fraksi PDIP tersebut.
Selain itu, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan masyarakat di wilayah terdampak memperoleh informasi mengenai kondisi lingkungan secara berkala.
“Kami mendorong pemerintah bersama pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperkuat pemantauan kualitas lingkungan, khususnya kualitas udara dan sebaran asap di wilayah terdampak.
Selain respons ketika kebakaran berlangsung, Shanty juga mendorong adanya evaluasi terhadap kerusakan lingkungan setelah karhutla berhasil dikendalikan.
"Kita perlu memastikan wilayah yang terdampak dapat dipulihkan sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran dan kerusakan lingkungan yang sama tidak terus berulang," pungkasnya.
*Kontributor Garut
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Perbesar:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4946338/original/036837700_1726613456-Penyerang_Juventus.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menutup rapat peluang klub mana pun untuk merekrut Kenan Yildiz pada bursa transfer musim panas ini. ia menegaskan bahwa sang winger akan tetap bertahan di Juventus pada musim 2026/2027.
Dalam beberapa pekan terakhir, masa depan Yildiz sempat menjadi bahan spekulasi. Sejumlah klub dikabarkan tertarik untuk mendatangkan pemain muda asal Turki tersebut.
Salah satu klub yang paling getol menginginkan Yildiz adalah Arsenal. The Gunners dikabarkan sangat berminat untuk memboyong sang pemain ke London Utara.
Ia diproyeksikan jadi pengganti Vinicius Junior usai The Gunners gagal menggaet sang winger dari Real Madrid. Namun apakah transfer ini bisa terjadi di musim panas ini?
Simak penuturan pihak Juventus di bawah ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503167/original/092499700_1771105789-Inter_Milan_vs_Juventus.jpg)
Perbesar
Beberapa saat yang lalu Spalletti ditanyai mengenai rumor ketertarikan Arsenal pada Yuldiz. Spalletti menegaskan bahwa Juventus tidak memiliki niat untuk melepas Yildiz dan sikap tersebut, menurutnya, sudah sangat jelas sejak Juni lalu.
Ia menyebut bahwa sang winger adalah bagian yang sangat penting bagi Si Nyonya Tua. Jadi Juventus sama sekali tidak berminat menjual pemain Timnas Turki tersebut di bursa transfer kali ini.
"Mereka bisa menawarkan apa pun yang mereka inginkan, tetapi saya ingin Kenan Yildiz tetap bersama kami," kata Spalletti seperti yang dikutip Fabrizio Romano.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483330/original/045185400_1769381588-AP26025682777929.jpg)
Perbesar
Spalletti menilai Yildiz memiliki masa depan yang sangat penting di Juventus. Karena itu, sang pelatih ingin terus mengandalkan pemain tersebut dalam proyek yang sedang dibangun.
Yildiz memang dipandang sebagai salah satu aset berharga Juventus. Klub tidak ingin kehilangan pemain yang diyakini dapat menjadi bagian penting dari skuad untuk masa kini maupun masa depan.
"Masa depannya sudah menjadi bagian penting di Juventus," tegas Spalletti.
Juventus sendiri memang tidak perlu buru-buru menjual Yildiz, karena sang pemain masih terikat kontrak di Turin hingga tahun 2030 mendatang, sehingga Juventus berada dalam posisi yang sangat kuat untuk mempertahankan sang winger dari kejaran tim-tim seperti Arsenal di musim panas ini.
Sumber: Fabrizio Romano
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: China Gagal Ciptakan Perang Saudara di 2 Nomor
“Pembenahan sistem pemungutan pajak dan retribusi harus menjadi prioritas. Jangan sampai potensi penerimaan ada, tetapi tidak tergarap secara optimal karena lemahnya sistem di lapangan,”
Dompu (ANTARA) - Ketua STKIP Yapis Dompu, Nusa Tenggara Barat, Dr Dodo Kurniawan menyoroti sistem pemungutan dan pengawasan pajak serta retribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hingga 10 Agustus 2026 baru mencapai 37,73 persen dari target Rp189,25 miliar.
“Pembenahan sistem pemungutan pajak dan retribusi harus menjadi prioritas. Jangan sampai potensi penerimaan ada, tetapi tidak tergarap secara optimal karena lemahnya sistem di lapangan,” katanya kepada ANTARA, Sabtu.
Dodo menilai optimalisasi PAD tidak cukup hanya dengan meningkatkan target penerimaan, tetapi harus diikuti perbaikan sistem pemungutan, pendataan, pengawasan, dan evaluasi secara berkala.
Menurut dia, penguatan instrumen pemungutan dan pengawasan penting untuk mencegah potensi kehilangan penerimaan daerah, terutama pada sektor pajak dan retribusi yang bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dodo menyebut sektor perdagangan, jasa, dan parkir memiliki potensi untuk memperkuat PAD, tetapi perlu dikelola secara lebih tertib, terukur, dan transparan.
Dodo, yang merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, mencontohkan pengelolaan parkir di pasar, taman, hingga pusat perbelanjaan yang perlu didukung instrumen pencatatan resmi, seperti karcis atau tiket, sehingga potensi dan realisasi penerimaan dapat diketahui secara akurat.
“Kalau tidak ada instrumen yang jelas, kita tidak bisa mengetahui berapa sebenarnya potensi dan realisasi penerimaan dari sektor tersebut,” ujarnya.
Selain pembenahan sistem, ia mendorong pemerintah daerah meningkatkan koordinasi sekaligus memberikan insentif yang layak kepada juru pungut pajak daerah agar proses pemungutan hingga penyetoran berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Menurut dia, sistem insentif yang memadai dapat menjadi salah satu faktor pendukung kinerja petugas di lapangan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penerimaan.
Dodo juga meminta pemerintah daerah melakukan pendataan ulang terhadap wajib pajak dengan menyesuaikan klasifikasi kewajiban berdasarkan perkembangan skala usaha.
“Usaha kecil yang berkembang menjadi menengah atau besar harus diikuti dengan penyesuaian kewajiban pajaknya. Ini penting untuk meningkatkan basis penerimaan daerah,” katanya.
Ia mengatakan optimalisasi PAD juga perlu dibarengi dengan penguatan aktivitas ekonomi lokal agar perputaran uang lebih banyak terjadi di Dompu.
Menurut dia, struktur perekonomian Dompu masih didominasi sektor pertanian yang memberikan kontribusi sekitar 39-40 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
“Ketika sektor utama seperti pertanian terganggu, maka dampaknya juga akan terasa pada aktivitas ekonomi lain, termasuk perdagangan dan jasa,” ujarnya.
Dodo menilai kecenderungan masyarakat melakukan transaksi barang dan jasa di luar daerah, terutama untuk kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan perdagangan, juga menjadi tantangan dalam memperkuat ekonomi lokal.
Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan sebagian nilai ekonomi tidak berputar sepenuhnya di Dompu sehingga berdampak terhadap potensi penerimaan pajak dan retribusi daerah.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor perdagangan dan jasa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan iklim ekonomi yang mendorong masyarakat memenuhi kebutuhan barang dan jasa di dalam daerah.
“Peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada optimalisasi penagihan, tetapi juga pada penguatan sistem, pengawasan, dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Dompu, realisasi PAD hingga 10 Agustus 2026 mencapai Rp71.403.368.415,15 atau 37,73 persen dari target Rp189.254.655.520.
Realisasi tersebut berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.
Pajak daerah terealisasi Rp17,5 miliar atau 33,82 persen dari target Rp51,74 miliar. Sementara Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) baru mencapai Rp921,79 juta atau 13,17 persen dari target Rp7 miliar.
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terealisasi Rp910,3 juta atau 11,10 persen dari target Rp8,2 miliar. Adapun Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp3,68 miliar atau 36,97 persen dari target Rp9,96 miliar, sedangkan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terealisasi Rp2,98 miliar atau 33,51 persen dari target Rp8,89 miliar.
Sementara itu, realisasi retribusi daerah mencapai Rp5,43 miliar atau 88,79 persen dari target Rp6,11 miliar.
Retribusi pelayanan kesehatan pada Dinas Kesehatan bahkan telah melampaui target, yakni mencapai Rp97,85 juta atau 195,71 persen dari target Rp50 juta. RSUD Dompu menyumbang Rp2,23 miliar dari jasa retribusi pelayanan kesehatan, sedangkan realisasi RSUD Manggelewa masih nihil.
Untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, realisasinya mencapai Rp12,39 miliar atau 48,08 persen dari target Rp25,78 miliar. Sedangkan lain-lain PAD yang sah baru terealisasi Rp36,06 miliar atau 34,16 persen dari target Rp105,6 miliar.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026