Jakarta (ANTARA) - Basarnas mengerahkan satu helikopter dan empat kapal untuk menangani Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu.
"Dalam operasi ini, Kantor SAR Banjarmasin mengerahkan berbagai alat utama (alut) SAR, di antaranya alut udara helikopter HR-3601, KN SAR Laksamana 241, KN SAR 249 Permadi, KRI Nala, dan KN Kunyit," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa setelah menghadapi cuaca buruk.
Informasi awal diterima oleh Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 Wita dari pihak terkait mengenai hilangnya kontak kapal. Berdasarkan laporan tersebut, kejadian diperkirakan pada pukul 02.00 Wita.
Basarnas melaporkan total penumpang atau person on board 243 orang, dengan jumlah korban berhasil dievakuasi 103 orang.
Rincian yang berhasil dievakuasi di tugboat (TB) Mauhaw IX sebanyak 16 orang (15 selamat, satu meninggal dunia), TB TCP 38 orang (seluruhnya selamat), dan MV Haida: 49 orang (seluruhnya selamat).
Tim SAR gabungan terus melaksanakan pencarian secara intensif dengan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian. Operasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI AL, instansi terkait, serta potensi SAR lainnya.
Putu Sudayana menyampaikan seluruh upaya terbaik terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan.
"Kami mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dalam operasi ini. Keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi SAR," katanya.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.