Kota Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Wali Kota Probolinggo Aminuddin berencana untuk mengembangkan ekowisata mangrove yang ada di dua kecamatan di Kota Probolinggo, Jawa Timur untuk mendongkrak ekonomi masyarakat sekitarnya.
"Kami telah meninjau sekaligus mencoba track baru yakni Bakau to Bakau yakni dari sebelah timur hutan bakau Kelurahan Ketapang hingga bakau di Pantai Permata, jaraknya sekitar 5 kilometer," kata Aminuddin dalam keterangannya, Minggu.
Menurut dia, jalur tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai lintasan bersepeda, tetapi juga berpotensi menjadi kawasan untuk joging, jalan, rute napak tilas maupun aktivitas alam lainnya.
"Di Pantai Permata jalurnya masih bisa dilebarkan lagi sampai sekitar 5 meter dan kami juga akan buat semacam gazebo di tengah-tengahnya, sehingga nantinya kawasan itu bisa menjadi salah satu daya tarik wisata baru," katanya.
Ia berharap hal itu tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
"Konsep pembangunan akan diarahkan melalui padat karya dengan melibatkan masyarakat Kelurahan Pilang, termasuk Kelompok masyarakat (pokmas) dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan kawasan mangrove memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru yang mengedepankan potensi lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat.
Pemkot Probolinggo akan mendorong dukungan anggaran untuk pengembangan destinasi wisata baru tersebut dengan pengembangan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan potensi kawasan serta keterlibatan masyarakat.
"Kami berharap pengembangan kawasan mangrove tidak hanya menciptakan alternatif destinasi wisata bagi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat sekitar untuk terlibat dalam pengelolaan, penyediaan layanan wisata, hingga pengembangan usaha ekonomi lokal," ujarnya.
Melalui konsep Bakau to Bakau, Pemkot Probolinggo berupaya menyatukan potensi ekowisata mangrove, aktivitas olahraga, ruang rekreasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam satu kawasan yang dapat menjadi ikon wisata pesisir baru di Kota Probolinggo.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.