Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono meminta pemerintah daerah melakukan kurasi terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui koperasi.
Menurut Ferry, UMKM yang memenuhi kriteria dapat didorong membentuk koperasi sebagai badan usaha. Setelah memiliki kelembagaan tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh pelatihan, pendampingan, inkubasi hingga akses pembiayaan.
Ferry mengatakan koperasi dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis secara lebih terorganisasi. Hal ini termasuk bagi pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
"Kalau sudah ada koperasinya, kami Kementerian Koperasi bisa mendampingi, bisa menginkubasi, bahkan bisa membiayai karena sudah badan usaha," katanya saat membuka Borobudur Expo 2026 di Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah, dikutip dari Antara Jumat (1817/9/2026).
Ia menyebut pendekatan tersebut dapat diterapkan pada berbagai kelompok usaha. Mulai dari pelaku kuliner, perajin, pengusaha fesyen, sanggar seni hingga generasi muda seperti ilustrator, animator dan pembuat konten.
Ferry melihat penguatan kelembagaan menjadi salah satu cara agar UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memiliki akses lebih luas terhadap pembiayaan dan pengembangan usaha.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5338948/original/062199800_1756992370-1000075107.jpg)
Perbesar
Ferry menambahkan pemerintah memiliki Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi yang dapat menjadi sumber pembiayaan bagi koperasi.
Namun, menurut dia, pembentukan koperasi perlu diikuti penguatan ekosistem bisnis. Salah satu faktor penting adalah memastikan produk yang dihasilkan memiliki akses ke pasar.
Dalam konteks Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Ferry mendorong koperasi menjalankan peran lebih luas. Koperasi tidak hanya menjadi saluran distribusi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai offtaker atau pihak yang menyerap hasil produksi masyarakat.
Produk yang dapat diserap mencakup pangan, hortikultura, peternakan, perikanan hingga kerajinan.
Ferry juga mendorong gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu saluran pemasaran bagi produk UMKM di daerah.
Dengan pola tersebut, pemerintah berharap produksi UMKM, kelembagaan koperasi, pembiayaan dan pasar dapat terhubung dalam satu ekosistem usaha.
Pendekatan ini diharapkan membuat koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah kelembagaan, tetapi juga menjadi bagian dari rantai bisnis UMKM dari produksi hingga pemasaran.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan kegiatan seperti Borobudur Expo diharapkan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi pelaku usaha daerah.
Menurut Damar, manfaat kegiatan tidak seharusnya hanya diukur dari jumlah pengunjung maupun transaksi selama acara berlangsung. Event juga diharapkan membuka peluang kerja sama dan pasar baru.
"Kami berharap ada kemanfaatan ekonomi. Ada kerja sama baru yang terbentuk dalam setiap event. Ada produk yang mendapatkan pasar baru, ada UMKM yang menemukan mitra baru, ada koperasi yang menemukan peluang baru, dan tentunya ada investor yang melihat potensi baru," ujar Damar.
Pernyataan tersebut sejalan dengan upaya memperluas akses pelaku UMKM terhadap pasar dan mitra usaha.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, UMKM dan koperasi, pengembangan usaha di daerah diharapkan tidak berhenti pada produksi. Pelaku usaha juga dapat memperoleh akses pembiayaan, pendampingan serta jaringan pemasaran.
Bagi pemerintah, penguatan ekosistem tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM dan koperasi agar memiliki kapasitas bisnis yang lebih kuat serta mampu berkembang secara berkelanjutan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Andi Syafriadi
| 18 September 2026, 19:19 WIB

Cing Cangkeling merupakan kopi single origin dari Mandalagiri, Garut. Namanya diambil dari lagu tradisional Jawa Barat dan menggunakan Yellow Bourbon. - AKURAT.CO/ANDOY
AKURAT.CO Ada alasan mengapa kopi dari Mandalagiri, Garut, diberi nama Cing Cangkeling. Nama tersebut bukan sekadar identitas produk.
Roemah Koffie mengambilnya dari lagu tradisional Jawa Barat yang dikaitkan dengan ungkapan Sunda "cing cicing, kade eling".
Ungkapan tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk berhenti sejenak, berpikir, dan menenangkan diri.
Makna itu kemudian diterjemahkan Roemah Koffie melalui pengalaman menikmati kopi. Cing Cangkeling dirancang bukan hanya untuk menawarkan karakter rasa, tetapi juga membawa konsumen mengenal daerah asal dan cerita di balik biji kopi.
Baca Juga: Yellow Bourbon Mandalagiri, Kopi Keluarga yang Masuk Roemah Koffie
Cing Cangkeling merupakan single origin dari Mandalagiri, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang dikembangkan dari kebun keluarga petani setempat.
CEO Roemah Koffie, Felix TJ mengatakan setiap kopi memiliki cerita yang berkaitan dengan daerah dan orang-orang yang berada di balik proses produksinya.
"Bagi kami, setiap kopi memiliki cerita. Melalui Cing Cangkeling, kami ingin membawa cerita dari Mandalagiri ke dalam setiap cangkir," ujar Felix saat peluncuran Cing Cangkeling di Roemah Koffie Gunawarman.
Identitas budaya tersebut kemudian dipertemukan dengan karakter kopi yang cukup spesifik.
Cing Cangkeling menggunakan varietas Yellow Bourbon yang ditanam pada ketinggian sekitar 1.500-1.600 mdpl.
Baca Juga: Roemah Koffie Bakal Rilis Produk Baru Bulan Depan
Biji kopi tersebut diproses menggunakan metode Classic Natural. Hasilnya memiliki profil rasa yang disebut menampilkan stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Dengan profil Espresso Roast, Cing Cangkeling dapat disajikan dalam beberapa pilihan.
Yogyakarta, CNN Indonesia --
Kasus dugaan pungutan liar (pungli) menimpa salah satu pengusaha kuliner, yakni Bolosego di Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Yogyakarta.
Dugaan pungli tersebut ini diungkap melalui media sosial Tiktok oleh Pemilik Bolosego bernama Dyah Laily Fardisa. Ia mengunggah video tersebut melalui akun TikTok @dyahfardisa pada 17 September 2026.
Dalam video berdurasi 3 menit 27 detik itu, Dyah bercerita pihaknya berencana mengoperasikan food truck Bolosego miliknya 16-20 September 2026 di Alkid setelah mengantongi izin dari pihak keraton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, baru satu hari berjualan, ia memutuskan untuk memindahkan lokasi usahanya.
Alasannya, Dyah bilang dirinya mendapat permintaan uang parkir dari oknum yang mengaku sebagai juru parkir. Semula, ia diminta membayar Rp2,5 juta per hari. Setelah negosiasi, nominal tersebut disebut menjadi Rp1 juta per hari atau Rp5 juta untuk lima hari.
Dyah selain itu mengaku mendapat sejumlah permintaan lain, termasuk menyediakan makanan untuk 10 orang yang disebutnya preman atau tukang parkir. Selain itu ada permintaan makanan untuk tiga anggota polisi. Ada pula biaya tambahan terkait pemasangan listrik untuk usahanya.
Banyaknya permintaan itu membuat Dyah untuk memilih menghentikan aktivitas jualannya di Alkid. Ia menyatakan tidak ingin memfasilitasi praktik pungutan yang dinilai tidak wajar.
Melalui keterangan resminya, Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, GKR Condrokirono, membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan izin untuk aktivitas berjualan food truck Bolosego sesuai ketentuan berlaku.
Sementara mengenai adanya permintaan pembayaran parkir dan hal-hal lain yang disampaikan, GKR Condrokirono memastikan bahwa itu bukan merupakan pungutan resmi yang ditetapkan Keraton Yogyakarta.
"Perlu kami tegaskan bahwa hal tersebut bukan merupakan bagian dari proses perizinan maupun pungutan yang ditetapkan oleh pihak Keraton Yogyakarta," tegasnya.
Keraton Yogyakarta pun menyayangkan adanya situasi yang dialami dan kemudian disampaikan oleh pihak yang bersangkutan di media sosial.
"Kami berharap hal-hal yang terjadi di luar proses perizinan ini perlu ditindaklanjuti oleh pihak yang memiliki kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar tidak
terjadi lagi di masa yang akan datang," pungkas putri Keraton Yogyakarta itu.
Salah satu pengelola parkir di Alkid, Supriyo Dwi Hartanto sementara menjelaskan kronologi dari peristiwa ini. Kejadian berawal saat pihaknya didatangi pihak dari Bolosego yang hendak menggunakan area parkir di kawasan Alkid.
Dengan area lahan parkir yang akan digunakan untuk usaha food truck Bolosego sekitar 25x5 meter, maka disepakati biaya Rp1 juta per harinya.
"(Lahan parkir) diblok untuk satu food truck, kami juga punya bukti (percakapan). Kami sterilkan takutnya kalau dipakai wisatawan nanti terganggu, karena kita sudah ada omongan sama pihak Bolosego," katanya di Polsek Kraton, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (18/9).
Sementara mengenai uang konsumsi, Supriyo bilang pengelola parkir tak pernah meminta, namun ditawarkan. Dia juga mengaku punya bukti pesan percakapannya.
Supriyo bilang, jumlah tukang parkir ada sebanyak 15 orang. Namun, untuk konsumsi ia hanya menuliskan kebutuhan 10 orang. Kata dia, pihaknya mengiyakan anggaran yang ditawarkan Bolosego sebesar Rp1 juta untuk lima hari.
Dari total Rp6 juta yang telah diterima pihak pengelola parkir, Supriyo mengaku telah mengembalikan separuhnya atau senilai Rp3 juta.
"Karena tidak melanjutkan event itu meminta pengembalian separuh, dan sudah dikembalikan sebagian," klaim dia.
Terpisah, Kepala Bidang Perpakiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Aminudin Aziz menyampaikan pihaknya tak pernah menerbitkan izin parkir di kawasan Alkid. Ia mengacu pada Perda Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perparkiran.
Aziz menyampaikan, Dishub Kota Yogyakarta di wilayah tersebut cuma mengatur soal rambu parkir saja.
"Kalau kita bicara Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang perparkiran dan aturan teknisnya, itu kita tidak ada juru parkir yang di sana (Alkid) yang kita terbitkan izinnya," katanya saat dihubungi, Jumat.
Dia menyampaikan, manakala muncul keluhan soal pungutan parkir sejumlah, maka dipastikannya itu bersifat ilegal atau liar.
"Kita tidak pernah mengeluarkan izin untuk parkir truk, baik truk sedang, truk besar, truk gandeng, bus sedang, bus besar (di Kota Yogyakarta). Yang kita keluarkan izin parkir tuh hanya untuk motor dan mobil saja di seluruh kawasan di Kota Yogyakarta," jelasnya.
Sementara itu Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS mengatakan Kapolresta Yogyakarta telah menginstruksikan Kasat Reskrim dan juga Kasi Propam untuk mendalami soal narasi anggota meminta jatah makan, serta dugaan pungli yang terjadi di Alkid.
"Saat ini, Unit Reskrim dan fungsi Propam sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan verifikasi secara menyeluruh, dan saat ini prosesnya sedang berjalan," jelas Dani di Mapolsek Gondomanan, Jumat.
"Jika nanti ditemukan adanya pelanggaran hukum atau pelanggaran SOP dari anggota, akan kita tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Dani.
(kum/dal)
Kuningan (ANTARA) - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memprioritaskan penanganan 1.293 rumah tidak layak huni melalui intervensi program pemerintah pusat pada 2026.
Kepala Disperkimtan Kabupaten Kuningan Deni Hamdani mengatakan penanganan hunian tidak layak, menjadi perhatian pemerintah karena kebutuhan rumah yang memenuhi standar masih cukup besar di daerah tersebut.
“Dari sekitar 420.000 kepala keluarga di Kuningan, masih terdapat lebih dari 120.000 warga yang belum memiliki kondisi hunian yang dinilai layak,” katanya di Kuningan, Jumat.
Menurut dia, penanganan rumah tidak layak huni dilakukan melalui berbagai sumber dukungan agar cakupan perbaikan hunian masyarakat dapat terus diperluas.
Ia mengemukakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kuningan, tercatat sekitar 3.900 rumah tidak layak huni yang menjadi sasaran penanganan.
Pada tahun ini, kata dia, Kabupaten Kuningan mendapatkan intervensi sebanyak 1.293 rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk mendukung program perbaikan hunian.
Selain perbaikan, pihaknya mendata sekitar 1.500 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), telah dibangun sebagai bagian dari penyediaan hunian bagi masyarakat.
Ia menuturkan dukungan penanganan hunian juga berasal dari filantropis yang membantu sekitar 200 rumah, serta pengembang melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebanyak sekitar 15 rumah.
“Di tengah kondisi keterbatasan anggaran, kunci pembangunan adalah inovatif, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan para pihak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deni mengatakan penyediaan dan pengembangan permukiman harus memperhatikan tata ruang agar kebutuhan hunian tidak mengurangi fungsi lahan yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
Melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), pemerintah daerah mengarahkan pembangunan perumahan pada kawasan yang diperuntukkan bagi permukiman sekaligus mempertimbangkan keberadaan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).
Deni mengatakan kebutuhan hunian dan pangan akan terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk, sehingga penataannya perlu dilakukan secara terpadu untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan lingkungan.
“Jangan sampai antara pangan dengan perumahan ini saling mengganggu, tetapi saling beririsan,” katanya.
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Teknologi.id - Meta resmi menghadirkan layanan berlangganan Meta One di Indonesia. Layanan ini memberikan sejumlah fitur tambahan di WhatsApp, Instagram, Facebook, serta akses penggunaan Meta AI yang lebih besar.
Meta One diperkenalkan secara global pada 15 September 2026 dengan lebih dari 50 fitur yang mencakup Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Meta AI. Layanan ini tersedia dalam beberapa pilihan untuk pengguna individu, kreator, hingga bisnis.
Di Indonesia, harga Meta One untuk pengguna individu dimulai dari Rp13.900 per bulan untuk WhatsApp Plus.
Meta juga menyediakan paket bundel yang menggabungkan fitur dari beberapa aplikasi sekaligus, serta paket khusus bagi kreator dan pelaku bisnis.
Meta One terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu paket produk tunggal, paket bundel untuk pengguna individu, serta paket untuk kreator dan bisnis.
Berikut pilihan harga Meta One di Indonesia.
Pengguna yang hanya membutuhkan fitur tambahan pada salah satu aplikasi dapat memilih paket secara terpisah.
WhatsApp Plus menjadi paket produk tunggal dengan harga paling rendah.

Meta juga menyediakan paket Core dan Premium yang menggabungkan fitur dari WhatsApp Plus, Instagram Plus, dan Facebook Plus, sekaligus memberikan kapasitas penggunaan sejumlah fitur AI yang lebih besar.
Paket Core menawarkan lebih banyak kesempatan menggunakan sejumlah fitur kreatif berbasis AI. Sementara Premium memberikan kapasitas penggunaan yang lebih tinggi dibanding Core.
Untuk kreator dan pelaku bisnis, Meta One tersedia dalam empat tingkatan paket:
Meta menyebut harga, fitur, dan ketersediaan paket dapat berbeda berdasarkan wilayah, aplikasi, dan akun pengguna. Karena itu, pilihan yang muncul pada setiap akun belum tentu sama.
Dengan harga Rp13.900 per bulan, WhatsApp Plus memberikan beberapa fitur tambahan untuk personalisasi dan pengelolaan chat.
Beberapa di antaranya adalah:
Meta juga menyebut WhatsApp Plus akan menguji fitur tambahan seperti penyimpanan untuk backup chat dan media serta Focus Schedules, yang memungkinkan pengguna mengatur jadwal untuk membisukan atau menyembunyikan chat tertentu. Namun, fitur tersebut disebut akan diuji sehingga tidak semuanya langsung tersedia bagi seluruh pengguna.
Instagram Plus dibanderol Rp17.900 per bulan.
Paket ini memberikan beberapa fitur tambahan, termasuk:
Meta mengatakan Instagram Plus terus mendapatkan fitur baru seiring pengembangan layanan Meta One.
Sementara itu, Facebook Plus juga dibanderol Rp17.900 per bulan.
Fitur tambahannya mencakup:
Meta menyebut Facebook Plus juga mendapatkan sejumlah opsi kustomisasi untuk Messenger dan peningkatan insight Reels.
Selain fitur tambahan pada aplikasi, salah satu bagian penting dari Meta One adalah kapasitas penggunaan Meta AI yang lebih besar.
Pada paket Core dan Premium, pengguna mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk menggunakan sejumlah kemampuan AI yang membutuhkan komputasi lebih besar.
Manfaatnya antara lain:
Meta menyebut paket Premium memberikan ruang penggunaan AI lebih besar dibanding Core. Sementara itu, Meta AI tetap dapat digunakan secara gratis untuk kebutuhan sehari-hari.
Ketersediaan fitur AI tertentu dapat berbeda berdasarkan wilayah, aplikasi, dan akun pengguna. Karena itu, pengguna perlu melihat fitur yang tersedia pada akun masing-masing saat proses berlangganan.

Meta One juga menawarkan paket khusus kreator dan bisnis yang lebih berfokus pada pengelolaan akun, visibilitas, analitik, dan operasional.
Paket Essential menawarkan sejumlah fitur seperti:
Meta Business Agent juga memberikan akses yang lebih besar untuk membantu bisnis merespons pelanggan melalui WhatsApp.
Paket Advanced mencakup manfaat Essential dengan tambahan fitur profesional, seperti:
Paket Expert menawarkan fitur dari tingkatan sebelumnya dengan kapasitas yang lebih besar untuk kebutuhan kreator, bisnis, dan tim.
Salah satu manfaatnya adalah kapasitas Meta Business Agent serta fitur operasional yang lebih tinggi.
Sementara itu, Max merupakan tingkatan dengan akses fitur dan kapasitas Meta Business Agent paling tinggi.
Paket ini ditujukan untuk bisnis dan tim yang membutuhkan pengelolaan operasional dalam skala lebih besar.
Kehadiran Meta One tidak berarti pengguna harus membayar untuk memakai WhatsApp, Instagram, Facebook, atau Meta AI.
Meta menegaskan pengalaman dasar seluruh aplikasinya dan Meta AI tetap gratis. Langganan Meta One hanya memberikan akses ke fitur tambahan, kapasitas AI yang lebih besar, serta alat profesional yang tidak tersedia pada pengalaman gratis.
Dengan demikian, pengguna tetap bisa menggunakan aplikasi seperti biasa tanpa berlangganan Meta One.
Bagi yang membutuhkan fitur tambahan, Meta menyediakan pilihan mulai dari WhatsApp Plus Rp13.900 per bulan, paket individu hingga Rp309.000 per bulan, serta paket khusus kreator dan bisnis dengan harga yang lebih tinggi.
Meta juga menyebut paket, manfaat, harga, dan ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan wilayah, aplikasi, dan akun. Pengguna dapat melihat pilihan yang tersedia langsung saat membuka proses berlangganan Meta One.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)

Teknologi.id - Pernah merasa jarang menggunakan internet di HP, tetapi kuota tiba-tiba habis? Kondisi ini cukup sering terjadi dan biasanya bukan karena kuota “hilang” begitu saja.
Ada sejumlah aktivitas di HP yang tetap menggunakan koneksi internet meski pengguna tidak sedang membuka aplikasi. Misalnya, aplikasi melakukan pembaruan otomatis, mengunduh foto atau video secara otomatis, hingga mencadangkan file ke penyimpanan cloud.
Jika dibiarkan, penggunaan data di latar belakang bisa membuat kuota lebih cepat terkuras dan pengguna harus lebih sering membeli paket internet.
Lantas, apa saja penyebab kuota HP cepat habis dan bagaimana cara menghematnya?
Kuota internet dapat digunakan oleh berbagai aktivitas yang berjalan secara otomatis. Beberapa di antaranya bahkan berlangsung ketika pengguna tidak sedang aktif menggunakan aplikasi.
Aplikasi pesan dan media sosial seperti WhatsApp dapat mengunduh foto, video, dokumen, atau file lain secara otomatis.
Jika fitur tersebut aktif dan file diunduh menggunakan jaringan seluler, kuota akan terus terpakai setiap kali ada file baru yang masuk.
Masalahnya, tidak semua file yang dikirim ke ruang obrolan memang perlu disimpan atau dilihat. Jika berada di banyak grup, penggunaan data dari unduhan otomatis bisa semakin besar.
Aplikasi yang terpasang di HP perlu diperbarui secara berkala. Pembaruan tersebut dapat berukuran cukup besar dan berpotensi menghabiskan kuota apabila dilakukan menggunakan jaringan seluler.
Karena prosesnya dapat berjalan otomatis, pengguna terkadang tidak menyadari bahwa kuota sedang digunakan untuk mengunduh pembaruan aplikasi.
Sejumlah aplikasi tetap menggunakan internet meski sedang tidak dibuka.
Penggunaan data di latar belakang antara lain diperlukan untuk memperbarui aktivitas aplikasi dan memberikan notifikasi secara real-time. Namun, semakin banyak aplikasi yang diizinkan menggunakan data background, semakin besar pula potensi konsumsi kuotanya.
Aktivitas pencadangan atau backup ke layanan cloud seperti iCloud dan Google Drive juga dapat mengonsumsi banyak data.
Jumlah kuota yang digunakan bergantung pada ukuran file yang dicadangkan. Foto dan video dalam jumlah besar, misalnya, dapat membuat penggunaan data meningkat secara signifikan.
Streaming video merupakan salah satu aktivitas yang cukup banyak mengonsumsi kuota internet.
Semakin tinggi resolusi video yang ditonton, semakin besar pula data yang dibutuhkan. Streaming video HD selama satu jam, misalnya, dapat menghabiskan kuota hingga sekitar 2 GB, tergantung layanan dan kualitas streaming yang digunakan.
Karena itu, menonton YouTube atau layanan video lainnya menggunakan data seluler dalam waktu lama dapat membuat kuota cepat habis.
Aplikasi seperti Instagram dan TikTok juga dapat menggunakan banyak data karena sebagian besar kontennya berupa foto dan video.
Konten dapat dimuat secara otomatis ketika pengguna menggulir halaman. Akibatnya, meski pengguna hanya berniat melihat media sosial sebentar, sejumlah data tetap terpakai untuk memuat konten.
Setiap aplikasi memiliki kebutuhan data yang berbeda. Beberapa aplikasi mungkin menggunakan kuota jauh lebih banyak dibandingkan aplikasi lainnya.
Pengguna sebenarnya bisa mengecek aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi data melalui pengaturan penggunaan data di HP.
Dari sana, pengguna dapat mengetahui aplikasi yang perlu dibatasi jika ingin menghemat kuota.
Setelah mengetahui penyebabnya, ada beberapa pengaturan yang bisa dilakukan agar kuota tidak cepat habis.
Sebagian besar HP menyediakan fitur bawaan untuk menghemat penggunaan data.
Pada perangkat yang menyediakan fitur tersebut, pengguna biasanya dapat menemukannya melalui menu pengaturan jaringan atau internet. Fitur ini dapat membatasi penggunaan data oleh aplikasi, terutama ketika berjalan di latar belakang.
Dengan begitu, aplikasi yang tidak terlalu penting tidak bebas menggunakan data seluler secara terus-menerus.
Nama dan lokasi menu dapat berbeda tergantung merek serta versi sistem operasi HP.
Pengguna WhatsApp dapat mengatur agar foto, video, dokumen, dan file lainnya tidak langsung terunduh menggunakan data seluler.
Caranya, buka WhatsApp > Pengaturan > Penyimpanan dan Data, kemudian atur opsi pengunduhan media agar tidak otomatis menggunakan jaringan seluler.
Dengan pengaturan ini, pengguna dapat memilih sendiri file mana yang memang ingin diunduh.
Pembaruan aplikasi sebaiknya dilakukan menggunakan Wi-Fi jika ingin menghemat paket data.
Pada iPhone, pengguna dapat membuka Pengaturan > App Store, kemudian menonaktifkan opsi Pengunduhan Otomatis pada bagian Data Seluler.
Untuk Android, pengaturan pembaruan aplikasi dapat dilakukan melalui Google Play Store. Nama menu dapat berbeda tergantung versi Android dan perangkat yang digunakan.
Jika layanan cloud melakukan pencadangan foto, video, atau file lainnya secara otomatis, pastikan proses tersebut tidak menggunakan data seluler jika ingin menghemat kuota.
Pencadangan sebaiknya dilakukan ketika HP terhubung ke Wi-Fi, terutama jika ukuran file yang akan dicadangkan cukup besar.
Jika tetap ingin menonton video menggunakan paket data, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menurunkan kualitas video.
Resolusi yang lebih rendah membutuhkan data lebih sedikit dibandingkan video beresolusi tinggi.
Pengguna juga bisa mengunduh video ketika sedang terhubung ke Wi-Fi jika layanan yang digunakan menyediakan fitur tersebut.
Tidak semua aplikasi perlu terus menggunakan internet ketika tidak sedang dibuka.
Pengguna bisa membatasi penggunaan data di latar belakang pada aplikasi yang dianggap tidak penting.
Pada sejumlah perangkat Android, pengaturannya dapat ditemukan melalui Pengaturan > Aplikasi, lalu memilih aplikasi yang diinginkan dan mencari pengaturan penggunaan data. Nama menu dapat berbeda pada setiap HP.
Perlu diperhatikan, pembatasan data background dapat membuat beberapa aplikasi tidak langsung memperbarui aktivitas atau memberikan notifikasi tertentu ketika tidak sedang dibuka.
Beberapa layanan menyediakan aplikasi versi ringan atau Lite yang dirancang untuk menggunakan sumber daya dan data lebih sedikit.
Contohnya adalah Facebook Lite, Instagram Lite, dan Spotify Lite pada perangkat atau wilayah yang mendukungnya.
Menggunakan versi Lite bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang memiliki kuota terbatas atau menggunakan koneksi internet yang tidak terlalu cepat.
Selain mengubah berbagai pengaturan di atas, pengguna sebaiknya mengecek penggunaan data secara berkala.
Di menu pengaturan HP, biasanya tersedia bagian yang menunjukkan penggunaan data seluler berdasarkan aplikasi.
Dari daftar tersebut, pengguna dapat melihat aplikasi mana yang paling banyak menggunakan kuota. Jika ternyata ada aplikasi yang jarang digunakan tetapi menghabiskan banyak data, pengguna dapat membatasi penggunaan data latar belakang atau mengurangi frekuensi pemakaiannya.
Dengan mengetahui sumber konsumsi data, pengguna tidak perlu langsung membeli paket baru ketika kuota terasa cepat habis.
Jadi, kuota HP yang tiba-tiba habis meski jarang internetan bisa disebabkan oleh aktivitas otomatis di balik layar. Pengunduhan file, pembaruan aplikasi, backup cloud, penggunaan data background, hingga streaming dan media sosial dapat ikut menguras paket data.
Mengaktifkan fitur Penghemat Data dan membatasi penggunaan data pada aplikasi tertentu dapat membantu membuat kuota lebih awet.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)
Jumat, 18 September 2026 - 13:30 WIB
VIVA –Proses pencarian korban kapal Virgo Transport yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa terus dilakukan oleh badan pencarian dan penyelamatan (basarnas). Sebagaimana diketahui, Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Balikpapan itu dilaporkan hilang kontak sebelum akhirnya tenggelam.
Baca Juga
Hingga saat ini sebanyak 129 orang korban kapal Virgo Transport 8 masih dalam pencarian. Sementara itu, dalam video yang diterima VIVA.co.id, Jumat 18 September 2026, Tim Kopaska/Kopabel TNI AL sempat membagikan kondisi KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di kedalaman 29 meter di lokasi kecelakaan di Laut Jawa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam video tesebut terlihat arus yang begitu kencang di sekitar lokasi kapal berada. Di beberapa sisi kapal juga terlihat goresan-goresan.
Baca Juga
Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi'i, Kamis kemarin menjelaskan bahwa operasi underwater yang dilakukan oleh tim penyelam belum bisa dilaksanakan secara maksimal. Hal ini lantaran kecepatan arus yang mencapai 6 knots. Padahal jika mengacu pada ketentuan keselamatan penyelam direkomendasikan menyelam dengan kecepatan bawah arus di bawah 1,5 knots
"Kendala yang kita hadapi pada saat operasi underwater ini belum maksimal bisa kita laksanakan. Jadi tim yang akan melaksanakan untuk penyelaman sudah diturunkan dari KRI dan mereka sudah mengarah ke lokasi atau titik-titik yang sudah direncanakan untuk melaksanakan searching underwater. Namun kondisi alam yang terjadi kecepatan arus di lokasi mencapai di atas 6 knot bahkan mendekati 7 knot," kata dia dikutip dari tayangan YouTube, Jumat 18 September 2026.
Baca Juga
Padahal berdasarkan ketentuan keselamatan, penyelaman direkomendasikan dilakukan saat kecepatan arus di bawah 1,5 knot. Namun, arus bawah laut yang cukup deras membuat penyelaman tidak dapat dilanjutkan sehingga para penyelam yang sempat diturunkan kembali ditarik demi keselamatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sementara sesuai ketentuan bahwa penyeleman itu direkomendasikan dengan catatan kecepatan arus di bawah 1,5 knots. Sehingga ketika teman-teman ini diturunkan segera ditarik kembali karena memang faktor safety harus dipenuhi," kata dia.
Di sisi lain, Syafi'i menjelaskan bahwa pihaknya juga akan membuat rencana alternatif dalam proses operasi SAR termasuk dengan metode under water. Namun jika cuaca tak bersahabat pihaknya akan melakukan rencana membalikkan kondisi kapal untuk melaksanakan proses pencarian di dalam kapal tersebut.
Halaman Selanjutnya
"Dalam proses operasi SAR terhadap KM Virgo Transport 8 ini yaitu apabila pencarian underwater belum bisa kita lakukan akibat cuaca kita merencanakan kita membalikkan kondisi kapal ini dan kita akan laksanakan pencarian di dalam kapal tersebut dan kita akan evakuasi," kata dia.
Jakarta (ANTARA) - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah meminta jaksa memberikan penjelasan soal kepemilikan emas 74 kilogram yang ditemukan di rumahnya di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
"Itu kan sudah diperiksa dan saya juga minta itu di-clear-kan. Siapa yang punya, apakah keterkaitan dengan saya, itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim penyidik," kata Febrie saat ditemui di Gedung Kejari Jakarta Selatan, Jumat.
Dengan mulai dilimpahkannya perkara dugaan tindak pencucian uang (TPPU) dan pemerasan yang menjeratnya untuk segera disidangkan, Febrie pun berharap hakim dapat melihat perkara tersebut dengan jernih.
"Oleh karena itu, saya berharap nanti, ya, agar hakim dapat melihat ini dengan jernih," katanya.
Febrie mengeklaim dirinya tidak pernah terlibat dalam bisnis komoditas dan menyebut ada pihak besar di balik perkara korupsi komoditas.
"Saya tidak pernah minta proyek pemerintah. Saya tidak pernah punya konsesi sawit. Saya tidak pernah minta kuota impor. Siapa yang terlibat di situ? Gedung Bundar ada database-nya," katanya.
Sebelumnya, pada 10 Juli 2026, Febrie Adriansyah mengatakan bahwa uang tunai dan emas batangan yang ditemukan penyidik Polri di dalam rumahnya adalah milik seseorang.
Namun, ia tidak mengungkapkan identitas pemilik barang-barang tersebut.
"Bahwa itu (uang dan emas, red.) ada pemilik, bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga terima kegiatan, itu bisa juga ditanya. Kemudian juga ada beberapa kegiatan bangunan yang bisa dicek. Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar, tetapi tentunya tidak melalui forum seperti ini, melalui forum acara mungkin yang sudah sesuai prosedur hukum," ucapnya.
Febrie disangkakan perkara dugaan tindak pencucian uang (TPPU) dan juga tindak pidana asalnya, yakni perkara dugaan korupsi dan TPPU oleh oknum penyelenggara negara dalam penanganan perkara PT ASABRI dan/atau Asuransi Jiwasraya.
Kini, perkara tersebut telah dilimpahkan oleh Tim 9 Kejaksaan Agung ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk penyusunan dakwaan sebelum disidangkan.
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Tragedi minuman keras oplosan mengguncang Nigeria. Sedikitnya 48 orang tewas dan sekitar 100 lainnya harus menjalani perawatan setelah mengonsumsi minuman beralkohol racikan lokal di wilayah selatan negara tersebut.
Komisioner Kesehatan Negara Bagian Ondo, Banji Ajaka, mengatakan kasus tersebut dilaporkan terjadi di wilayah pemerintahan lokal Odigbo dan Irele. Secara keseluruhan, sekitar 182 orang diyakini terdampak akibat minuman tersebut, dengan sebagian di antaranya masih mendapat perawatan medis.
Salah satu korban, Sola Adebayo (32), menceritakan kondisinya setelah mengonsumsi minuman tersebut. Kepada stasiun televisi lokal TVC News dari tempat tidurnya di rumah sakit, ia mengatakan gangguan penglihatan mulai dirasakan sehari setelah minum.
"Saya minum sekitar dua teguk dan pergi keluar pada Jumat. Pada Sabtu, saya menyadari bahwa saya tidak bisa melihat," kata Adebayo, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Jumat (18/9/2026).
Konsumsi minuman beralkohol yang dibuat secara lokal merupakan hal yang umum di Nigeria, negara dengan populasi terbesar di Afrika. Minuman semacam itu terutama banyak dikonsumsi di daerah pedesaan karena harganya lebih murah dan pengawasannya relatif lemah.
Ajaka mengatakan kandungan berbahaya dalam minuman tersebut dapat menimbulkan kerusakan serius pada tubuh dalam waktu singkat.
"Hal ini terjadi dengan cepat. Begitu mereka mengonsumsinya, tergantung pada jumlahnya, ginjal akan berhenti berfungsi, mata akan kehilangan penglihatan, otak akan mengalami kerusakan," ujar Ajaka kepada Associated Press.
Juru bicara kepolisian Negara Bagian Ondo, Abayomi Jimoh, mengatakan 15 orang telah ditangkap terkait kasus tersebut. Salah satu orang yang diamankan diduga "terlibat dalam produksi zat yang dicurigai mengandung metanol dan saat ini membantu polisi dalam penyelidikan."
Warga setempat mengaku menduga minuman herbal dengan kadar alkohol tinggi yang cukup populer, dikenal dengan nama "Monkey Tail", telah dicampur dengan metanol. Campuran tersebut diduga menjadi penyebab kematian puluhan orang.
Seorang pedagang yang menjual minuman tersebut di Odigbo mengatakan terdapat dua jenis Monkey Tail. Menurut pedagang itu, ada Monkey Tail versi asli yang aman dikonsumsi, serta varian lain yang disebut tidak aman.
Media lokal melaporkan korban pertama dalam insiden tersebut meninggal hampir dua pekan lalu. Kasus kemudian terus bertambah hingga puluhan orang meninggal dan ratusan lainnya terdampak.
Di tengah kejadian tersebut, Badan Nasional Nigeria untuk Administrasi dan Pengawasan Makanan dan Obat-obatan atau National Agency for Food and Drug Administration and Control (NAFDAC) kini memberlakukan larangan nasional terhadap penjualan alkohol dalam kemasan sachet dan wadah plastik berukuran kecil.
Menurut lembaga tersebut, kemasan seperti itu mudah dijangkau oleh anak-anak dan kaum muda sehingga menimbulkan risiko kesehatan yang lebih besar.
(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]
Jumat, 18 September 2026 13:28 WIB
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberi sambutan dalam pelantikan 290 PNS di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas
Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melantik dan mengambil sumpah 290 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan.
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Si Panji Purwokerto, Banyumas, Jumat, mencakup empat PNS yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, satu jabatan administrator, 282 jabatan fungsional tertentu, serta tiga calon pegawai negeri sipil yang diangkat menjadi PNS.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banyumas Eko Prijanto mengatakan pelantikan dilakukan untuk memperkuat organisasi agar setiap fungsi pemerintahan berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
“Juga mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas meskipun menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan penataan jabatan dilakukan untuk memastikan setiap posisi diisi aparatur yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
"Saya berharap, dengan penempatan dan pengisian jabatan ini, setiap fungsi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas," katanya.
Menurut dia, setiap jabatan memiliki tanggung jawab berbeda, tetapi tujuan yang hendak dicapai sama, yakni memastikan pemerintahan berjalan baik dan program pembangunan memberikan hasil yang dirasakan masyarakat.
"Karena itu, saya minta agar setiap saudara memahami betul tugas dan tanggung jawabnya, mengawal program yang menjadi bagiannya, dan menjaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik," katanya.
Ia juga meminta perangkat daerah memaksimalkan anggaran yang masih tersedia untuk menuntaskan program yang telah dicanangkan pada 2026, terutama program yang berkaitan dengan Trilas (13 Program Unggulan) dan upaya mewujudkan Banyumas Produktif, Adil, dan Sejahtera (PAS).
"Setiap perangkat daerah perlu memastikan apa yang menjadi target tahun ini benar-benar dikerjakan dan diselesaikan. Jangan sampai waktu dan anggaran yang tersedia tidak dimanfaatkan secara optimal," katanya.
Bupati mengharapkan para pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru.
Empat pejabat yang dilantik dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Wilopo Untung Handoyo sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah menggantikan Agus Anggraito yang mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana.
Selanjutnya, dr Dani Esti Novia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana menempati posisi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Wilopo Untung Handoyo, serta dr Widyana Grehastuti yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Banyumas dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.