Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah laman internasional melaporkan bahwa Unit intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kini sedang menargetkan sejumlah serangan ke jalur-jalur perairan Asia. Bukan hanya Asia Timur, disebutkan pula sejumlah laut dan pelabuhan di Asia Tenggara pun menjadi target, di antaranya Tanjung Priok dan Selat Bangka.
Hal ini dimuat laman Iran International, sebagaimana dikutip Senin (14/9/2026). Laporan yang keluar akhir Agustus itu mengklaim mendapatkan informasi dari sumber eksklusif yang mengetahui rencana tersebut.
Pilihan Redaksi
Dilaporkan bagaimana IRGC merekrut sejumlah orang non-Iran untuk melakukan serangan. Dikatakan bahwa ada tiga orang yang diduga direkrut, di mana mereka sedang merancang sebuah operasi yang dikembangkan oleh Unit 4000, divisi operasi khusus intelijen IRGC.
Sumber Iran International mengatakan Unit 4000 sengaja mencari warga non-Iran untuk direkrut dalam operasi ini. Langkah tersebut disebut dapat memberikan ruang bagi Teheran untuk menyangkal keterlibatan jika sebuah operasi terbongkar.
"Menurut sumber-sumber tersebut, unit ini merekrut ketiga individu melalui ulama Syiah di Thailand dan Indonesia," tambah laman tersebut.
"Mereka kemudian mulai merencanakan serangan di Selat Malaka dan Selat Bangka, serta di Pelabuhan Tanjung Priok di Indonesia dan Pelabuhan Ningbo-Zhoushan serta Shanghai di China," tambahnya.
Operasi tersebut dikatakan berada di bawah pengawasan Brigadir Jenderal Rahman Moghaddam, komandan Unit 4000. Moghaddam sendiri, sebelumnya dilaporkan tewas dalam serangan Israel di Teheran pada 3 Maret, pada hari-hari awal meletusnya perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.
Namun, Iran International menegaskan memperoleh informasi bahwa laporan mengenai kematian Moghaddam tersebut ternyata keliru. Moghaddam, tegas laman itu, selamat dari serangan dan kini mengawasi apa yang disebut sumber sebagai fase baru operasi maritim Unit 4000 di luar negeri.
Perlu diketahui media ini juga memasukkan komentar penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Mohsen Rezaei, kini menjabat sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Juni lalu. Ia mengatakan ke CNN International bahwa Teheran dapat memperluas konflik jika perang dan blokade laut AS terus berlanjut.
"Jika perang berlanjut dan blokade laut tidak dicabut, kami akan membawa perang ke Samudra Hindia, Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Laut Mediterania," kata Rezaei.
Sementara itu Iran International adalah media Iran yang berbasis di London Inggris. Media ini memiliki garis editorial yang kritis terhadap pemerintahan Republik Islam Iran.
Di 2018, laman itu pernah mendapat teguran dari regulator independen untuk sektor komunikasi di Inggris, Office of Communications (Ofcom), sebagaimana dimuat The Guardian. Iran International adalah jaringan media berbahasa Persia yang dimiliki Volant Media UK Ltd.
Hingga berita diturunkan belum ada pernyataan dari Iran soal ini.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Dari kiri ke kanan: Direktur Utama Emtek Sutanto Hartono, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut ekspektasi masyarakat Indonesia terhadap Timnas Indonesia pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 sangat tinggi. Ia berharap skuad Garuda mampu menjadi juara dalam turnamen yang untuk pertama kalinya digelar FIFA di Asia Tenggara yang berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 di Indonesia dan Hong Kong.
"Kalau ekspektasi dari masyarakat, tentu ingin Timnas juara. Ini kesempatan yang baik," kata Erick Thohir dalam acara peluncuran FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Erick mengatakan FIFA ASEAN Cup merupakan bagian dari upaya FIFA mendorong anggotanya memiliki kompetisi yang kuat dan kompetitif. Menurut dia, turnamen tersebut memiliki skala lebih besar dibandingkan FIFA Series yang sebelumnya diikuti Indonesia, termasuk saat menghadapi Bulgaria.
"FIFA ingin benchmarking bahwa Asia Tenggara ini kompetitif. Tujuannya sama, tetapi dalam skala yang lebih besar," ujar Erick.
Ia menjelaskan, FIFA sebelumnya juga memiliki pengalaman menggelar FIFA Arab Cup pada 2021. Dari pengalaman tersebut, FIFA melihat potensi pengembangan kompetisi antarfederasi di kawasan tertentu.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti negara-negara Asia Tenggara dan sejumlah negara dari luar kawasan. Indonesia menjadi salah satu peserta bersama negara seperti Pakistan dan Bangladesh yang memiliki jumlah penduduk besar. Menurut Erick, potensi penonton turnamen ini bahkan dapat mencapai lebih dari satu miliar orang karena pertandingan akan disiarkan televisi di masing-masing negara peserta.
Persaingan ketat
Meski berharap Indonesia menjadi juara, Erick mengingatkan persaingan tidak akan mudah. Seluruh peserta disebut telah melakukan persiapan serius. Vietnam, misalnya, kembali memperkuat tim dengan pemain naturalisasi, sementara Malaysia juga melakukan langkah serupa.
"Jangan menutup mata karena lawan juga persiapan serius. Vietnam tambah naturalisasi pemain lagi karena aturan FIFA memperbolehkan, baik pemain keturunan maupun yang sudah bermain lima tahun," kata Erick.
Erick menilai perbedaan strategi setiap negara justru akan membuat FIFA ASEAN Cup menjadi turnamen yang menarik. Ia berharap masyarakat dapat menikmati pertandingan Timnas Indonesia setelah menyaksikan persaingan klub, termasuk duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung.
"Artinya akan terjadi pertandingan yang sangat menarik. Setelah nonton duel Persija versus Persib, sekarang lihat Timnas," ujarnya.
Jakarta (ANTARA) - Mantan Konsultan Teknologi di Kemendikbudristek Ibrahim Arief alias Ibam resmi menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung atas perkara dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook usai vonis pidana terhadap dirinya diperberat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Advokat Ibam, Bayu Perdana, mengatakan kasasi tersebut merupakan upaya hukum untuk memperoleh pemeriksaan kembali di tingkat MA atas putusan sebelumnya terhadap kliennya, yang dinilai menunjukkan kesalahan penerapan hukum di tingkat Pengadilan Tinggi.
"Ini termasuk dalam penjatuhan uang pengganti Rp5 miliar kepada Ibam karena tidak didasari alat bukti yang sah dan meyakinkan," ucap Bayu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Sejak kasus hukum itu bergulir, kata dia, Ibam telah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis kesesuaian antara bukti, fakta persidangan, serta keterangan seluruh saksi.
Dikatakan bahwa AI tersebut kemudian menemukan sejumlah pola yang menurut tim kuasa hukum menunjukkan adanya kejanggalan dalam penerapan uang pengganti sebesar Rp5 miliar.
"Hal tersebut akan kami jelaskan secara lengkap dan terstruktur dalam memori kasasi yang diajukan kepada Mahkamah Agung," ungkapnya.
Menanggapi berbagai respons atas unggahan Ibam di media sosial, Bayu sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan publik.
Terlebih berdasarkan pemantauan tim advokat, sambung dia, terdapat banyak pihak yang turut membantu mengawal dan memberikan perhatian terhadap berkas serta proses hukum yang sedang dijalani Ibam.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi Ibam dan keluarga.
Baca juga: Nadiem Makarim daftarkan pengajuan banding atas vonis kasus Chromebook ke PN Jakpus
Adapun Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonis Ibam terkait kasus korupsi Chromebook menjadi 5 tahun penjara dari sebelumnya 4 tahun penjara.
Kendati demikian, besaran pidana denda yang dijatuhkan kepada Ibam tetap sebesar Rp500 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti (subsider) dengan pidana penjara selama 140 hari.
Namun, Majelis Hakim Banding turut memperberat hukuman Ibam dengan memberikan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp5 miliar subsider 4 tahun penjara.
Dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek pada tahun 2019–2022, Ibam divonis antara lain terbukti melakukan pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan CDM.
Pengadaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan perencanaan pengadaan dan berbagai prinsip pengadaan sehingga merugikan keuangan negara senilai total Rp5,26 triliun dalam kasus tersebut.
Dengan begitu, ia divonis terbukti bersalah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) resmi memasuki tahap pelaksanaan right issue jumbo senilai maksimal Rp27,1 triliun. Aksi korporasi tersebut langsung mendapat respons kuat dari pasar, dengan saham FORU menyentuh Auto Reject Atas (ARA) 25% ke level Rp4.650 per saham pada awal perdagangan Senin (14/9/2026).
Lonjakan tersebut terjadi setelah perseroan resmi memperoleh tanggal efektif pernyataan pendaftaran Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I dari OJK pada 11 September 2026. Sebelumnya, perseroan juga telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 22 Juli 2026.
Dalam aksi tersebut, FORU menawarkan sebanyak-banyaknya 215,096 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dan Harga pelaksanaan Rp126 per saham. Jumlah tersebut atau sekitar 99,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I.
Setiap pemegang 100 saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 23 September 2026 pukul 16.00 WIB akan memperoleh 46.235 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegang saham untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp126 per saham.
Harga pelaksanaan tersebut jauh di bawah harga saham FORU di pasar pada awal perdagangan hari ini. Kondisi itu membuat right issue FORU menjadi salah satu aksi korporasi yang mendapat perhatian besar investor.
Di balik right issue jumbo tersebut, FORU tengah melakukan perubahan besar terhadap arah bisnisnya. Sebagian besar dana dan hasil inbreng dari aksi tersebut akan digunakan untuk memperoleh 49% saham PT Borneo Prima (BP), perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara.
FORU akan memperoleh 10.780 saham Seri A Borneo Prima dengan nilai sekitar Rp20,82 triliun melalui skema penyetoran modal dalam bentuk selain uang atau inbreng. Saham Borneo Prima tersebut disetorkan oleh pengendali FORU, IMR Asia Holding Pte Ltd (IMR AH), sebagai bagian dari pelaksanaan HMETD.
Dengan skema tersebut, right issue FORU bukan sekadar aksi penghimpunan dana dari investor publik. Perseroan sekaligus memasukkan aset pertambangan ke dalam struktur bisnisnya dan mulai membangun eksposur yang lebih besar terhadap sektor batu bara.
Sementara itu, dana tunai yang diperoleh dari pelaksanaan HMETD akan disalurkan kepada Borneo Prima dalam bentuk pinjaman. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja operasional pertambangan dan menunjang kegiatan produksi.
Langkah ini menandai perubahan signifikan bagi FORU yang selama ini dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang media dan jasa pemasaran. Melalui transaksi tersebut, perseroan mulai mengarahkan bisnisnya ke sektor pertambangan.
Baca Juga: Bank Kasikorn (BMAS) Siap Right Issue Rp1 Triliun, Ini Penggunaannya
Baca Juga: KOTA Bidik Dana Rp4,4 Triliun dari Right Issue, Siapkan Akuisisi Lahan 571 Hektar
IMR Asia Holding sebagai pemegang saham pengendali FORU juga menjadi pihak utama dalam pelaksanaan right issue. Pengendali yang sebelumnya memiliki sekitar 76,81% saham FORU berkomitmen melaksanakan 165,216 miliar HMETD.
Namun, partisipasi tersebut tidak seluruhnya dilakukan dengan setoran tunai. IMR Asia Holding menggunakan 49% kepemilikannya di Borneo Prima sebagai setoran modal melalui mekanisme inbreng.
Dengan demikian, transaksi tersebut sekaligus mengubah komposisi aset dan sumber bisnis FORU. Kepemilikan di Borneo Prima nantinya menjadi salah satu aset strategis dalam transformasi bisnis perseroan.
Di tengah antusiasme pasar yang mendorong saham FORU menyentuh ARA, investor tetap perlu mencermati besarnya potensi dilusi dari aksi korporasi tersebut.
Jumlah saham baru yang diterbitkan mencapai 215,096 miliar saham, atau setara sekitar 99,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I. Artinya, pemegang saham lama yang tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi yang sangat besar.
Maka dari itu, pergerakan saham FORU setelah right issue perlu dilihat tidak hanya dari respons pasar, tetapi juga dari realisasi aksi korporasi dan perubahan struktur bisnis perseroan.
Pasar selanjutnya akan mencermati bagaimana FORU mengintegrasikan Borneo Prima ke dalam bisnis perseroan, termasuk perkembangan operasional pertambangan, penggunaan dana hasil right issue, serta kontribusi bisnis baru tersebut terhadap pendapatan dan laba.
Warta Ekonomi, Jakarta -
Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026, PT Pertamina (Persero) melanjutkan rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia melalui nonton bareng MotoGP San Marino di Grha Pertamina, Jakarta, Minggu (13/9/2026).
Nobar MotoGP San Marino menjadi kegiatan nonton bareng kedua dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Kegiatan yang melibatkan komunitas motor dan Perwira Pertamina ini menjadi bagian dari upaya membangun antusiasme publik menuju balapan di Mandalika sekaligus mendekatkan atmosfer MotoGP kepada komunitas dan masyarakat.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan antusiasme menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia perlu terus dibangun karena gelaran ini memiliki arti yang lebih luas dari sekadar kompetisi motorsport internasional. Kehadiran MotoGP menjadi momentum untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism sekaligus memberikan dampak bagi aktivitas ekonomi di daerah.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang balapan. Ajang ini membawa perhatian dunia ke Indonesia dan menjadi momentum untuk mendorong pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk UMKM dan pelaku usaha lokal di Mandalika dan Lombok,” ujar Arya.
Menurut Arya, dampak tersebut menjadi salah satu nilai penting dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia. Kehadiran wisatawan, komunitas, hingga penggemar motorsport membuka ruang bagi berbagai sektor untuk tumbuh sekaligus memperluas eksposur Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
“Dari lintasan balap, dampaknya bisa menjangkau jauh lebih luas. Inilah yang ingin terus kami dorong, bagaimana momentum MotoGP dapat memberikan multiplier effect dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat maupun Indonesia,” katanya.
Rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga menjadi ruang untuk memperkuat keterlibatan komunitas otomotif. Pada kegiatan kali ini, 15 komunitas motor mengikuti riding bersama sebelum menyaksikan MotoGP San Marino.
Arya mengingatkan bahwa antusiasme terhadap motorsport harus berjalan beriringan dengan budaya berkendara yang bertanggung jawab.
“Semangat motorsport juga harus tercermin dari bagaimana kita berkendara. Kami mengajak seluruh komunitas untuk selalu mengutamakan keselamatan, saling mengingatkan, dan menaati peraturan lalu lintas,” ujar Arya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pertamina turut meluncurkan TVC Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Peluncuran TVC menjadi bagian dari rangkaian komunikasi menuju Mandalika untuk semakin membangun atmosfer dan antusiasme masyarakat menjelang balapan pada Oktober mendatang.
“Melalui rangkaian Road to ini, kami ingin membawa atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia semakin dekat dengan masyarakat. Harapannya, antusiasme menuju Mandalika terus tumbuh sekaligus memperkuat kebanggaan bahwa Indonesia kembali menjadi tuan rumah salah satu ajang motorsport terbesar dunia,” tambah Arya.
Baca Juga: PLN Tuntaskan Infrastruktur Utama Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika
Baca Juga: ITDC Integrasikan Paket Wisata MotoGP 2026, Dorong Dampak Ekonomi Pariwisata Lombok
Antusiasme menuju Mandalika juga dapat dirasakan masyarakat melalui MyPertamina. Masyarakat dapat memperoleh tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai dari kategori Premium Grandstand hingga Regular Grandstand.
MyPertamina turut menyiapkan berbagai aktivasi selama rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, mulai dari penukaran poin dengan official merchandise, permainan interaktif, hingga berbagai pengalaman bagi pengguna.
Melalui semangat “Energizing Indonesia", Pertamina mendorong agar Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya menghadirkan keseruan di lintasan, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan sport tourism, ekonomi lokal, ekosistem motorsport nasional, serta memperkuat eksposur Indonesia di panggung dunia.
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggali inovasi pemanfaatan teknologi modern untuk menunjang efisiensi serta efektivitas pengelolaan air minum melalui skema penjajakan kerja sama dengan mitra penyedia.
"Ini salah satu yang sedang kami upayakan berkaitan rencana modernisasi pengelolaan air," kata Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Rika Nursantika di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin.
Dia mengatakan rencana menggandeng rekanan penyedia teknologi salah satunya diperoleh melalui keikutsertaan perusahaan dalam ajang 'Water Forum 2026' di Jakarta International Expo Kemayoran, akhir pekan lalu.
Penjajakan kerja sama dengan penyedia teknologi dinilai sebagai hal penting untuk bahan pertimbangan dalam rencana modernisasi dan peningkatan efektivitas serta efisiensi pengelolaan air minum di Kabupaten Bekasi.
Pihaknya dalam rangkaian kegiatan itu turut mengunjungi sejumlah gerai pameran industri water utility, salah satunya PT Urip Gumulya, perusahaan penyedia sistem perpompaan yang juga merupakan anggota luar biasa Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi).
Dari situ tim perusahaan menyerap wawasan terkait solusi efisiensi dan keandalan sistem distribusi air bersih, termasuk berbagai tantangan teknis operasional jaringan di lapangan.
Selain itu mengulas tentang pemanfaatan teknologi 'DMA Compact', sebuah sistem yang menggabungkan pemantauan aliran air, pengendalian tekanan dan analisis data terpadu untuk mengoptimalkan manajemen jaringan distribusi.
"Kami berharap inovasi pengelolaan air minum berbasis teknologi modern ini bisa diimplementasikan dalam rangka menunjang rencana bisnis perusahaan baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 14 September 2026 12:53 WIB
KN SAR Bhisma mengangkut tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian KM Balama GT 27 yang hilang kontak di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (14/9/2026). (ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Palu)
Hari ketiga operasi SAR kami lebih mengintensifkan pencarian kapal motor yang mengangkut tiga penumpang
Palu (ANTARA) - Basarnas terus berupaya memperkuat operasi SAR dengan memperluas wilayah pencarian KM Balama GT 27, yang hilang kontak pada Sabtu (12/9) di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng).
"Hari ketiga operasi SAR kami lebih mengintensifkan pencarian kapal motor yang mengangkut tiga penumpang dengan memperluas area pencarian hingga perairan Kabupaten Banggai Laut," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, Senin.
Ia menjelaskan tim SAR gabungan terdiri dari personel Uinit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, awak KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, PMI, pihak pemilik kapal dan masyarakat telah membagi tugas dengan menyisir perairan Banggai Laut.
Adapun kegiatan melakukan penyisiran sekitar Pukul 07.30 WITA dengan memetakan empat titik koordinat sasaran 1° 8' 56.96" S-123° 44' 5.60" E, 0° 47' 52.08" S-123° 43' 57.71" E, 0° 47' 37.11" S-123° 58' 29.27" E, dan 1° 8' 38.59" S-123° 58' 44.15" E menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan KN SAR Bhisma milik Basarnas.
Guna mempercepat operasi di lapangan, kata dia, Kansar Palu juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Manado, Sulawesi Utara dan Kantor SAR Gorontalo, Provinsi Gorontalo untuk memastikan pencarian para penumpang kapal motor tersebut dan mendukung pelaksanaan operasi.
"Tim juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang berada di sekitar area pencarian untuk membantu memantau dan melaporkan apabila menemukan keberadaan korban maupun kapal yang dicari," ujarnya.
Adapun tiga orang berada dalam KM Balama GT 27 atas nama Ismail (Nahkoda), Hasan Usman (awak kapal), dan La alami.
Ia juga mengingatkan tim SAR di lapangan tetap mengedepankan keselamatan kerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.
"Hingga hari ketiga pencarian belum ada tanda-tanda keberadaan KM Balama. Kami berkomitmen mengerahkan sumbar saya kami miliki untuk mencari keberadaan para korban," tutur Rizal.
Adapun saran dan prasarana penunjang operasi pencarian yakni RBB, KN SAR Bhisma, peralatan SAR air, alat navigasi, alat komunikasi, peralatan evakuasi dan peralatan medis.
"Hingga Pukul 12.30 WITA belum ada informasi terkini dari tim di lapangan. Kami juga terus memperbaharui informasi perkembangan operasi dan disampaikan ke publik. Untuk para keluarga korban kami meminta tetap tenang dan terus berdoa," ucapnya.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 14 September 2026 12:53 WIB
PJJ diperpanjang karena kualitas udara buruk di Palangka Raya. ANTARA/HO-Disdik Kota Palangka Raya
Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP pada 14-16 September 2026 sebagai langkah antisipasi dampak buruk kualitas udara.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan mengatakan perpanjangan PJJ dilakukan setelah hasil pemantauan kualitas udara pada 11-13 September 2026 menunjukkan kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih berada pada kategori berbahaya.
"Perpanjangan PJJ ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik dari paparan udara yang tidak sehat. Perkembangan kualitas udara akan terus kami pantau dan evaluasi," kata Vico di Palangka Raya, Senin.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan PJJ sebelumnya yang ditetapkan melalui Surat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Nomor 100.3.4.4/3952/Disdik.Umpeg/IX/2026 tertanggal 9 September 2026.
Menurut dia, kondisi kualitas udara yang masih berbahaya menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pola pembelajaran, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Disdik Kota Palangka Raya juga meminta satuan pendidikan memastikan proses pembelajaran selama PJJ tetap berjalan secara optimal sesuai kondisi dan kebutuhan peserta didik.
Orang nomor dua di lingkup Disdik Kota Palangka Raya itu menegaskan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di wilayah Kota Palangka Raya.
"Kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan peserta didik tetap menjadi prioritas. Jika kondisi udara membaik, tentu kebijakan pembelajaran akan disesuaikan kembali," demikian Vico.
Baca juga: Disdik Palangka Raya berlakukan PJJ akibat kualitas udara membruk
Baca juga: Disdik: PTM terbatas Palangka Raya dimulai 10 September
Baca juga: Disdik Palangka Raya alihkan terapi bagi ABK ke rumah selama kabut asap
Pewarta : Adi Wibowo
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Senin, 14 September 2026 12:53 WIB
Tim SAR melaksanakan kegiatan pemberian arahan singkat dalam Operasi SAR pencarian delapan warga yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, Senin (14/9/2026). (ANTARA/ZUBI MAHROFI)
Pandeglang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, memasuki hari ketujuh operasi pencarian.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto di Pandeglang, Banten, Senin mengatakan total luas area pencarian pada hari ketujuh mencapai 6.649 nautical mile (NM) persegi.
"Untuk hari ini luas area di arus permukaan air itu seluas 4.586 nautical mile persegi, kemudian untuk luas area pencarian udara itu 2.063 nautical mile persegi," katanya.
Ia menyampaikan perluasan area dilakukan sebagai bagian dari upaya Tim SAR Gabungan untuk meningkatkan peluang menemukan delapan warga yang hingga kini masih hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Rizky mengatakan perkembangan hasil pencarian dan kondisi di lapangan akan terus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan strategi operasi SAR selanjutnya.
"Untuk perpanjangan ataupun kita hentikan nanti kita lihat dari hasil pelaksanaan hari ketujuh ini sehingga nanti jadi bahan evaluasi kita, apakah operasi akan kita hentikan ataupun diperpanjang," ujarnya.
Sebanyak 18 kapal dikerahkan terdiri atas unsur TNI Angkatan Laut, Polairud, dan Basarnas. Unsur TNI AL meliputi tiga KRI, satu KAL, dan satu RBB. Sementara dari unsur Polairud terdapat delapan kapal. Basarnas mengerahkan tiga KN SAR dan dua RIB.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tim SAR perluas area pencarian jurnalis hilang kontak di Selat Sunda
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Mantan Konsultan Teknologi di Kemendikbudristek Ibrahim Arief alias Ibam resmi menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung atas perkara dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook usai vonis pidana terhadap dirinya diperberat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Advokat Ibam, Bayu Perdana, mengatakan kasasi tersebut merupakan upaya hukum untuk memperoleh pemeriksaan kembali di tingkat MA atas putusan sebelumnya terhadap kliennya, yang dinilai menunjukkan kesalahan penerapan hukum di tingkat Pengadilan Tinggi.
"Ini termasuk dalam penjatuhan uang pengganti Rp5 miliar kepada Ibam karena tidak didasari alat bukti yang sah dan meyakinkan," ucap Bayu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Melalui kasasi tersebut, Bayu berharap Mahkamah Agung (MA) dapat meninjau secara menyeluruh perkara
Chromebook, memperbaiki kekeliruan penerapan hukum yang terdapat dalam putusan, serta memberikan putusan yang seadil-adilnya, termasuk membebaskan Ibam dari perkara tersebut.
Sejak kasus hukum itu bergulir, kata dia, Ibam telah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis kesesuaian antara bukti, fakta persidangan, serta keterangan seluruh saksi.
Dikatakan bahwa AI tersebut kemudian menemukan sejumlah pola yang menurut tim kuasa hukum menunjukkan adanya kejanggalan dalam penerapan uang pengganti sebesar Rp5 miliar.
"Hal tersebut akan kami jelaskan secara lengkap dan terstruktur dalam memori kasasi yang diajukan kepada Mahkamah Agung," ungkapnya.
Menanggapi berbagai respons atas unggahan Ibam di media sosial, Bayu sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan publik.
Terlebih berdasarkan pemantauan tim advokat, sambung dia, terdapat banyak pihak yang turut membantu mengawal dan memberikan perhatian terhadap berkas serta proses hukum yang sedang dijalani Ibam.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi Ibam dan keluarga.
Baca juga: Vonis Ibrahim Arief diperberat jadi 5 tahun penjara di kasus "Chromebook"
Baca juga: Ibrahim Arief mengaku kecewa hukumannya di kasus Chromebook diperberat
Adapun Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonis Ibam terkait kasus korupsi Chromebook menjadi 5 tahun penjara dari sebelumnya 4 tahun penjara.
Kendati demikian, besaran pidana denda yang dijatuhkan kepada Ibam tetap sebesar Rp500 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti (subsider) dengan pidana penjara selama 140 hari.
Namun, Majelis Hakim Banding turut memperberat hukuman Ibam dengan memberikan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp5 miliar subsider 4 tahun penjara.
Dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek pada tahun 2019–2022, Ibam divonis antara lain terbukti melakukan pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan CDM.
Pengadaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan perencanaan pengadaan dan berbagai prinsip pengadaan sehingga merugikan keuangan negara senilai total Rp5,26 triliun dalam kasus tersebut.
Dengan begitu, ia divonis terbukti bersalah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca juga: JPU pelajari vonis banding Ibrahim Arief kasus Chromebook
Baca juga: Ibrahim Arief jalani sidang putusan banding kasus korupsi "Chromebook"
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.