Libatkan Lebih dari 150 UMKM Binaan, Pertamina SMEXPO 2026 Digelar

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Senin, 28 September 2026 - 07:06 WIB

Jakarta, VIVA – PT Pertamina (Persero) kembali menggelar Pertamina SMEXPO 2026 untuk memperluas akses pasar dan promosi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Group. 

Baca Juga

Pertamina SMEXPO 2026 diselenggarakan di beberapa kota dengan melibatkan lebih dari 150 UMKM binaan.  Perdana terselenggara di kota Pekanbaru pada 25-27 September 2026. Selanjutnya akan dihelat di Yogyakarta, Cirebon,  Bekasi, Jakarta dan kota lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diselenggarakan setiap tahun sejak 2020, Pertamina SMEXPO mencakup kegiatan pemasaran digital melalui marketplace SMEXPO, bazar tematik, forum temu bisnis, serta pameran UMKM berskala regional dan nasional. Setiap penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Regional melibatkan sedikitnya 20 UMKM binaan. Selain pameran ritel, kegiatan regional juga akan mempertemukan peserta dengan calon pembeli korporasi melalui forum business-to-business (B2B).

Baca Juga

VP CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto mengatakan, Pertamina SMEXPO merupakan bagian dari pembinaan yang menghubungkan kesiapan usaha UMKM dengan peluang untuk menjangkau pembeli ritel maupun korporasi.

“Harapan kami, Pertamina SMEXPO dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan konsumen, memperluas jaringan, serta menemukan peluang kolaborasi usaha yang lebih besar. Pertamina terus mendampingi UMKM secara konsisten agar semakin siap menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Rudi, dikutip dari keterangannya, Senin, 28 September 2026.

Baca Juga

Puncak rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 akan terselenggara  di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pada pertengahan November 2026 mendatang. Pameran nasional ini akan menampilkan beragam produk kreatif unggulan dari puluhan UMKM binaan di berbagai wilayah Indonesia.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, penyelenggaraan Pertamina SMEXPO di berbagai kota memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengenal produk UMKM binaan Pertamina Group.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di balik setiap produk UMKM, ada cerita inspiratif tentang pelaku usaha yang terus belajar dan berinovasi. Melalui Pertamina SMEXPO, kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal dan membeli produk serta karya kreatif mereka,” ujar Baron.

Pertamina SMEXPO 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi Pertamina bersama subholding, anak perusahaan, dan perusahaan afiliasi untuk mendukung pengembangan usaha lokal. Program ini sejalan dengan Asta Cita dalam mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Halaman Selanjutnya

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pertamina berharap pembinaan UMKM di berbagai wilayah semakin terhubung dengan peluang promosi, kerja sama, dan akses pasar yang membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

Trump Tolak Proposal Iran, Teheran Sebut Hanya Diplomasi yang Selesaikan Konflik - Internasional Katadata.co.id

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Iran menegaskan hanya diplomasi yang dapat menyelesaikan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan itu dilontarkan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan penolakannya terhadap usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri permusuhan.

"Syarat-syarat kami jelas, dan setiap langkah untuk membuka kembali Selat Hormuz bergantung pada dipenuhinya syarat-syarat tersebut," tulis abbas di media sosial dikutip Senin (28/9).

"Hanya solusi melalui perundingan yang dapat membawa mereka keluar dari kebuntuan ini," katanya lagi.

Iran mengumumkan usulan perdamaian awal pekan ini di Sidang Majelis Umum PBB di New York, dengan menyatakan bahwa usulan tersebut telah disampaikan kepada pihak Amerika melalui mediator Qatar. Pada hari Sabtu, Trump menyatakan penolakannya terhadap rencana tersebut dan berpendapat bahwa desakan Iran untuk mencapai kesepakatan mengenai jalur perairan vital itu didorong oleh keputusasaan.

"Mereka ingin segera membuat kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz karena mereka sedang mengalami kekalahan telak," ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.

Terlepas dari pernyataan publik Trump, menurut Araqchi, para mediator yang memfasilitasi pembicaraan antara AS dan Iran belum secara resmi menyampaikan penolakan AS terhadap rencana tersebut.

"Kami sedang menunggu para mediator menyampaikan pandangan pasti mereka kepada kami, dan kami akan mengambil keputusan berdasarkan hal tersebut," tulis Araqchi.

AS telah menerapkan blokade ekonomi terhadap Iran untuk menekan Teheran agar menghentikan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz. Serangan yang telah mengurangi lalu lintas pelayaran di wilayah tersebut secara drastis, meskipun Trump berulang kali menegaskan bahwa AS menguasai jalur perairan itu.

The Wall Street Journal adalah pihak pertama yang melaporkan penolakan Trump terhadap usulan Iran tersebut, dengan mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Laporan itu menyebutkan bahwa Trump secara pribadi meragukan Iran akan memenuhi tuntutannya dan telah mengatakan kepada stafnya bahwa ia memandang kemungkinan adanya kampanye pengeboman baru setelah pemilihan umum paruh waktu AS bulan November.

Sebelumnya, seorang pejabat AS mengatakan bahwa diskusi dengan Iran melalui mediator berlangsung "positif dan konstruktif."

Pihak Iran juga menjalin komunikasi dengan rival mereka, Arab Saudi, terkait Selat Hormuz. Hal ini menggarisbawahi besarnya taruhan dalam konflik yang telah berlangsung selama tujuh bulan tersebut, yang telah mengganggu aliran minyak melalui jalur pelayaran vital serta berdampak buruk pada ekonomi global.

Araqchi mengatakan kepada para wartawan di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Jumat bahwa kesepakatan yang diusulkan tersebut akan memicu hitung mundur tujuh hari menuju pembukaan kembali selat itu dan jeda dalam pertempuran di kawasan tersebut.

"Jika ada keseriusan dari pihak AS untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, segalanya kini telah siap," ujar Araqchi. 

Jika AS setuju, pihak-pihak yang bertikai dapat memulai pembicaraan yang lebih luas "mengenai topik-topik yang disepakati bersama." Hal itu berpotensi mencakup pembahasan mengenai program nuklir Iran. Trump telah menyatakan bahwa Teheran tidak boleh memiliki bom nuklir, sementara seorang pejabat senior Iran mengatakan bahwa Iran tidak akan menunjukkan kelenturan terkait program nuklirnya meskipun AS menerima kesepakatan damai tersebut.

Iran tidak akan memberikan konsesi apa pun terkait hak-haknya, termasuk pengayaan uranium atau pengiriman uranium yang telah diperkaya tinggi ke luar negeri, kata pejabat tersebut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, dalam wawancara dengan acara CBS "Face the Nation," mengatakan bahwa Teheran siap untuk melakukan pembicaraan mengenai program nuklirnya dan isu-isu lainnya, namun tidak akan menerima "tindakan intimidasi atau paksaan."

"Iran tidak mencari perang, tetapi akan membela diri dari tekanan, ancaman, dan serangan," kata Pezeshkian, seraya menambahkan bahwa pihaknya telah menyepakati prinsip bahwa "kita tidak boleh mengembangkan senjata nuklir."

Upaya diplomasi sebelumnya gagal mengakhiri perang, yang bermula pada 28 Februari dengan serangan dari AS dan Israel.

Sejak saat itu, perang berlangsung secara bergantian antara masa jeda dan serangan lanjutan, menewaskan ribuan orang serta melemahkan kekuatan konvensional Iran dan merusak ekonominya yang memang sudah terpuruk.

Iran dan sekutunya telah membalas dengan memperluas konflik ke seluruh kawasan. Iran menyerang sekutu AS di kawasan Teluk menggunakan pesawat nirawak (drone) dan rudal, sementara sekutu Houthi mereka di Yaman menargetkan kepentingan Arab Saudi.

Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan pada Sabtu dini hari bahwa mereka telah mencegat dua rudal balistik dan dua pesawat nirawak yang diluncurkan oleh kelompok Houthi ke arah kerajaan tersebut.

Yunani cetak sejarah dengan tumbangkan Jerman 1-0

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Yunani mencetak sejarah dengan membungkam Jerman 1-0 dalam laga Nations League Grup A2 di WWK Arena, Jerman pada Senin.

Ini kemenangan pertama Yunani atas Jerman sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.

Dimitrios Kourbelis menjadi penentu kemenangan Yunani lewat golnya pada babak kedua. Jerman yang ditangani Jurgen Klopp gagal mencetak gol balasan meski mendominasi pertandingan.

Yunani tetap di puncak grup dengan enam poin, sedangkan Jerman belum pernah menang dari dua pertandingan untuk menempati peringkat ketiga, demikian laman UEFA.Joshua Kimmich, Bambase Conte, Karim Adeyemi, dan Younes Ebnoutalib menjadi motor serangan tuan rumah.

Yunani mengancam melalui Konstantinos Karetsas pada menit ke-6 ketika Jerman lebih banyak menguasai permainan.

Adeyemi hampir membawa Jerman unggul pada menit ke-27. Setelah menerima sepak pojok pendek, pemain Barcelona itu melewati Kostas Tsimikas sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Bola nyaris mengecoh Konstantinos Tzolakis, tetapi kiper Yunani ini masih mampu menjaga gawangnya.

Adeyemi kembali mengancam untuk memaksa Tzolakis melakukan penyelamatan gemilang.

Alexander Nubel membuat lini belakang Jerman cemas setelah melakukan sapuan yang tidak sempurna. Namun, Yunani gagal memanfaatkannya.

Jerman meningkatkan tekanan pada babak kedua. Kimmich hampir menaklukkan Tzolakis.

Jerman terus menekan tapi justru Yunani yang mencuri gol pada menit ke-74. Umpan silang Christos Tzolis gagal dibuang dengan sempurna oleh barisan pertahanan Jerman.

Bola kemudian jatuh ke kaki Kourbelis. Gelandang Yunani itu langsung melepaskan tembakan yang sempat berubah arah sebelum bersarang di gawang Nubel.

Tertinggal satu gol, Jerman semakin gencar menyerang. Florian Wirtz hampir menyamakan kedudukan menjelang waktu normal berakhir, tetapi tembakan keras gelandang Liverpool itu melayang tipis di atas mistar.

Susunan pemain

Jerman (4-2-3-1): Alexander Nubel; Josha Vagnoman, Jonathan Tah, Yann Bisseck, Nathaniel Brown; Felix Nmecha, Joshua Kimmich; Karim Adeyemi, Bambase Conte, Kevin Schade; Younes Ebnoutalib.

Yunani (4-4-2): Konstantinos Tzolakis; Georgios Vagiannidis, Panagiotis Retsos, Konstantinos Mavropanos, Kostas Tsimikas; Konstantinos Karetsas, Christos Zafeiris, Thanasis Androutsos, Christos Tzolis; Andrews Tetteh, Vangelis Pavlidis.

Pengusaha Berinisial HT Ditangkap DJP, Kelabui Pajak Rp996 Juta

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pengusaha berinisial HT telah diproses hukum oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II (DJP Jatim II), karena diduga melakukan tindak pidana di bidang perpajakan.

HT merupakan Direktur PT TBNP sekaligus pengendali penuh PT HNP. Perkara ini terkait dengan kegiatan usaha PT TBNP dan PT HNP yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo. PT TBNP bergerak di bidang konstruksi bangunan industri, sedangkan PT HNP bergerak di bidang perdagangan eceran bahan dan barang konstruksi, yang semuanya beralamat di Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kami berharap proses hukum dalam perkara ini dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur II Arridel Mindra, dikutip dari siaran pers, Senin (28/9/2026).

Tersangka HT diduga melakukan tindak pidana di bidang perpajakan dalam kurun waktu 2017 sampai dengan 2021 dengan sengaja menerbitkan dan menggunakan Faktur Pajak yang Tidak Berdasarkan Transaksi yang Sebenarnya (TBTS).

Tersangka juga diduga menyampaikan SPT Masa PPN PT TBNP untuk Masa Pajak Januari 2017 sampai dengan Desember 2021, dan PT HNP untuk Masa Pajak Januari 2017 sampai dengan Desember 2020 yang isinya tidak benar atau tidak lengkap.

Selain itu, tersangka diduga menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan PT TBNP Tahun Pajak 2017 sampai dengan 2021 dengan isi yang tidak benar atau tidak lengkap. Dalam perkara tersebut, HT diduga melakukan perbuatan bersama-sama dengan pihak berinisial SH untuk memperoleh Faktur Pajak TBTS.
Akibat dugaan perbuatan tersebut, timbul kerugian pada pendapatan negara dari jenis pajak PPh Badan dan PPN sekurang-kurangnya sebesar Rp996.171.197,00. (sembilan ratus sembilan puluh enam juta seratus tujuh puluh satu ribu seratus sembilan puluh tujuh rupiah).

Atas dugaan perbuatan tersebut, tersangka HT dipersangkakan melanggar Pasal 39A huruf a dan Pasal 39 ayat (1) huruf d juncto Pasal 43 ayat (1) UU KUP Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun serta denda paling sedikit 2 (dua) kali dan paling banyak 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

Penanganan perkara dilaksanakan berdasarkan hukum acara pidana yang berlaku, yaitu Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Dalam perkara tindak pidana perpajakan, ketentuan KUHAP diterapkan bersama ketentuan khusus (lex specialis) dalam UU KUP beserta peraturan pelaksanaannya, termasuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2025 tentang Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan.

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, PPNS Kanwil DJP Jawa Timur II melaksanakan Penyerahan Tahap II berupa tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo untuk selanjutnya diproses ke tahap penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Pada Kamis, 24 September 2026, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kanwil DJP Jawa Timur II bersama Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Tim Korwas Reskrimsus Polda Jawa Timur menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (Penyerahan Tahap II) kepada Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Penyerahan Tahap II dilakukan setelah berkas perkara tindak pidana di bidang perpajakan atas nama tersangka berinisial HT dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

"Kami mengajak seluruh Wajib Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik sebagai bagian dari upaya bersama menjaga penerimaan negara," ucap Arridel.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Firdaus Cahyadi : Etika Publik dan Kredibilitas Diplomasi Iklim Indonesia - Opini Katadata.co.id

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), baru saja mengeluarkan Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 108.K/MG.4/DJM/2026 tentang wilayah kerja minyak dan gas bumi (Migas) Natuna D-Alpha. Dalam surat keputusannya tersebut, perusahaan migas di bawah Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo, PT Nations Petroleum, menjadi salah satu pemenang lelangnya. Bagi group bisnis Hashim mungkin ini merupakan kabar gembira. Tapi bagi diplomasi iklim Indonesia, kabar itu adalah malapetaka.

Dari sisi etika publik, seorang Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim jelas tidak elok bila memiliki bisnis yang terkait energi fosil. Posisi Hashim sangat strategis dalam diplomasi iklim di Indonesia. Mungkin dari sisi hukum formal tidak ada pelanggaran bila seorang Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim memiliki bisnis energi fosil. 

Etika publik bukan persoalan tentang ada atau tidaknya pelanggaran hukum formal, melainkan juga tentang kepatutan. Dalam etika publik, standar integritas melampaui batas formal hukum pidana korupsi. Pejabat publik terikat pada prinsip kewajiban moral untuk menghindari situasi yang secara rasional menimbulkan persepsi publik bahwa kebijakan negara dibentuk untuk melindungi-nilai kepentingan privat.

Bila seorang Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim justru terkait dengan bisnis energi fosil jelas akan merusak kepercayaan publik internasional terhadap komitmen iklim Indonesia. Kredibilitas diplomasi iklim Indonesia hampir dapat dipastikan terjun bebas. Terlebih blok migas di Natuna selain memiliki cadangan gas yang melimpah, juga memiliki kandungan karbon (CO2) yang juga besar, sekitar 72%. 

Ketika diplomasi iklim justru dikomandoi oleh sosok yang terkait industri fosil maka muncul potensi policy capture (pengambilan alih kebijakan oleh kepentingan korporasi). Publik internasional akan bertanya, kemana arah komitmen iklim Indonesia? Apakah Indonesia sedang menjalankan greenwashing diplomacy? 

Greenwashing diplomacy adalah strategi diplomatik yang memanfaatkan isu keberlanjutan lingkungan atau iklim untuk membangun citra positif, sementara pada praktiknya berkebalikan. Para aktor yang terlibat terus menerapkan atau mendukung kebijakan yang merusak lingkungan dan iklim. 

Ketika posisi Utusan Khusus Iklim disandang oleh pemilik atau afiliasi gurita bisnis energi, defisit kepercayaan akan tercipta dengan sendirinya. Padahal masyarakat internasional pernah memiliki harapan besar terhadap komitmen iklim Indonesia. Tak heran kemudian di 2022, di sela-sela KTT G20 di Bali, Indonesia mendapatkan skema pendanaan transisi energi yang bernama Just Energy Transition Partnership (JETP). Terlepas dari kekurangan skema pendanaan JETP, paling tidak masih ada harapan Indonesia benar-benar memutus ketergantungan dengan energi fosil. 

Seiring perjalanan waktu, komitmen transisi energi dari Indonesia memang kian melemah. Puncak melemahnya komitmen transisi energi itu adalah dikaitkannya seorang utusan khusus presiden untuk krisis iklim dengan bisnis migas. Sinyal melemahnya komitmen iklim itu sebenarnya sudah sempat dimunculkan oleh Hashim Djojohadikusumo di akhir 2025 silam. 

Ia di acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia, menyatakan bahwa Indonesia hanya akan melakukan phase-down (pengurangan), bukan phase-out (penghentian) energi fosil. Pertanyaan berikutnya adalah apakah kebijakan phase-down itu benar-benar berlandaskan pertimbangan kepentingan nasional atau kepentingan bisnis pribadi di sektor migas?

Melemahnya komitmen iklim Indonesia yang diakibatkan potensi konflik kepentingan sebenarnya juga sudah pernah muncul di forum internasional terkait iklim. Pada 2025 silam Indonesia mendapat penghargaan memalukan dari koalisi masyarakat sipil internasional di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim Conference of the Parties (COP) 30 di Belem, Brasil. Koalisi masyarakat sipil internasional memberikan Fossil of the Day Awards kepada Indonesia. Penghargaan itu diberikan karena keputusan Pemerintah Indonesia yang menempatkan pelobi industri bahan bakar fosil dalam daftar delegasi resmi pada COP30. 

Kita sebagai pembayar pajak, tentu tidak ingin diplomasi iklim Indonesia terus terpuruk karena dibayang-bayangi bisnis migas yang dikaitkan dengan seorang Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim. Publik harus mendesak pemerintah untuk memperbaiki diplomasi iklim Indonesia yang saat ini kedodoran. Tanpa ada perbaikan terhadap diplomasi iklim tersebut, akan sulit bagi Indonesia untuk mengatasi krisis iklim, baik dalam mitigasi (pengurangan emisi GRK) dan juga adaptasi krisis iklim.

Salah satu cara untuk memperbaikinya adalah mendesak Hashim Djojohadikusumo untuk mundur dari Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim. Desakan agar Hashim mundur bukan didasarkan pada kedengkian, namun sebagai upaya menyelamatkan diplomasi iklim Indonesia. Publik harus meyakinkan Hashim bahwa mengundurkan diri dari posisi itu bukan tanda kekalahan, tetapi sebagai upaya penyelamatan kehormatan negara di hadapan masa depan ekologis generasi mendatang.

Setidaknya ada tujuan mulia dari desakan terhadap Hashim Djojohadikusumo untuk mengundurkan diri dari Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim. Pertama, memulihkan marwah diplomasi iklim Indonesia agar tampak otonom, bersih dari kecurigaan konflik kepentingan pihak-pihak yang kebetulan dekat dengan kekuasaan. Pulihnya marwah diplomasi iklim ini tentu akan meningkatkan kepercayaan publik internasional terhadap keseriusan Indonesia dalam menjalankan komitmen iklimnya.

Kedua, memberi teladan etik bahwa jabatan terkait diplomasi iklim harus terbebas dari keterkaitan dengan industri penghasil emisi. Komitmen iklim Indonesia terlalu mahal untuk dikorbankan demi memperpanjang penggunaan energi fosil yang terbukti merusak alam. Sudah saatnya kursi Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim diisi oleh orang yang tepat. Orang-orang yang mengisinya harus memiliki kompetensi yang memadai dan tidak memiliki keterkaitan dengan industri ekstraktif. 

Kini saatnya publik bersuara untuk menyelamatkan diplomasi iklim Indonesia yang sedang terpuruk. Diplomasi iklim adalah wajah Indonesia di tingkat internasional. Terpuruknya diplomasi iklim akan membawa konsekuensi buruk bagi Indonesia, bukan saja di tingkat internasional tapi juga di dalam negeri sendiri. Upaya mengatasi krisis iklim, baik mitigasi emisi GRK maupun beradaptasi, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, Indonesia harus bergandengan tangan dengan negara lain. Untuk itulah diplomasi iklim yang kuat adalah salah satu kuncinya.

Catatan Redaksi:
Katadata.co.id menerima tulisan opini dari akademisi, pekerja profesional, pengamat, ahli/pakar, tokoh masyarakat, dan pekerja pemerintah. Kriteria tulisan adalah maksimum 1.000 kata dan tidak sedang dikirim atau sudah tayang di media lain. Kirim tulisan ke [email protected] disertai dengan CV ringkas dan foto diri.

2 Panda Raksasa dari China, Ping Ping dan Fu Shuang, Tiba di AS

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Washington, DC - Dua panda raksasa tiba di Atlanta pada Minggu (27/9) pagi waktu setempat sebagai bagian dari kesepakatan antara pemerintah China dan Amerika Serikat (AS).

Ping Ping dan Fu Shuang bertolak dari Chengdu, China, pada Minggu dini hari menggunakan pesawat khusus Boeing 777 yang diberi nama "FedEx Panda Express". Demikian laporan Associated Press, yang mengutip para pejabat terkait.

Kesepakatan baru antara Zoo Atlanta dan China Wildlife Conservation Association menjadikan Atlanta sebagai salah satu dari tiga kebun binatang di AS yang memelihara panda raksasa. Dua lainnya adalah San Diego Zoo di California dan Smithsonian’s National Zoo di Washington, D.C.

"Ini adalah hari yang sangat menggembirakan bagi Zoo Atlanta dan momen bersejarah bagi Kota Atlanta, negara bagian Georgia, dan wilayah lainnya," kata Presiden sekaligus CEO Zoo Atlanta Raymond B. King.

"Kami sangat gembira menyambut Ping Ping dan Fu Shuang dan tidak sabar membagikan kegembiraan ini kepada para anggota, pengunjung, kota, dan komunitas kami dalam beberapa pekan mendatang."

Namun, pengunjung Zoo Atlanta masih harus menunggu sebelum dapat melihat Ping Ping dan Fu Shuang.

Para pejabat mengatakan kedua panda akan menjalani karantina selama sekitar satu bulan di area dengan pengamanan biologis di kompleks panda raksasa baru milik kebun binatang tersebut. Pengelola belum mengumumkan tanggal pasti kapan panda-panda itu mulai dapat dilihat oleh publik.

Kedatangan kedua panda diumumkan pada Kamis (24/9) oleh Presiden Xi Jinping dalam pertemuan selama tiga hari dengan Presiden Donald Trump.

Peminjaman panda tersebut menjadi salah satu dari sedikit hasil konkret dari kunjungan kenegaraan itu. Pertemuan tersebut diwarnai berbagai pernyataan bernada positif dari kedua pemimpin, tetapi belum menghasilkan penyelesaian atas sejumlah perbedaan yang telah lama berlangsung antara kedua negara.

Zoo Atlanta terakhir kali memiliki panda pada 2024.

Kesepakatan baru sebenarnya telah diumumkan pada April, tetapi saat itu belum disertai kepastian mengenai waktu kedatangan panda.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Ping Ping dan Fu Shuang akan dipinjamkan kepada Zoo Atlanta selama 10 tahun.

Kedua panda lahir pada 2020 dan sebelumnya tinggal di Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding.

Menurut kantor berita Xinhua, Ping Ping yang berjenis kelamin jantan memiliki lingkaran hitam pekat di sekitar matanya. Sementara itu, Fu Shuang yang betina memiliki bagian dahi yang sedikit lebih menonjol.

China sejak lama menggunakan panda sebagai bagian dari diplomasinya di berbagai negara.

Panda-panda tersebut dipinjamkan sebagai simbol niat baik, sementara perjanjian peminjaman terkadang dibiarkan berakhir ketika hubungan antara China dan negara mitranya mengalami ketegangan.

Xi Jinping sendiri menyebut program peminjaman panda itu sebagai contoh persahabatan antara rakyat China dan AS.

Satpol PP gabungan sita 51 botol miras tanpa izin di Samarinda - ANTARA News Kalimantan Timur

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Samarinda (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gabungan menyita 51 botol minuman keras berbagai merek tanpa izin dalam patroli terpadu penegakan peraturan daerah di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kepala Satpol PP Kalimantan Timur Munawwar di Samarinda, Minggu, mengatakan minuman keras tersebut ditemukan saat tim gabungan melakukan penertiban di kawasan Jalan KS Tubun.

"Seluruh barang bukti minuman keras telah diamankan ke Mako Satpol PP untuk diproses lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil," katanya.

Patroli tersebut melibatkan personel Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur, Satpol PP Kota Samarinda, dan Satpol PP Kabupaten Mahakam Ulu.

Kegiatan dilakukan dalam rangka penegakan Perda Kalimantan Timur Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat serta Perda Kota Samarinda Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

"Kegiatan cipta kondisi ini dilaksanakan secara bersinergi untuk menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat di wilayah Kalimantan Timur," kata Munawwar.

Selain menyita minuman keras, tim gabungan menertibkan spanduk yang dipasang dengan cara menancapkan paku pada pohon di badan jalan.

Petugas juga menertibkan lapak dan rombong pedagang kaki lima yang didirikan di atas fasilitas umum berupa drainase.

"Penertiban pedagang di atas saluran air dilakukan untuk mengembalikan fungsi utama drainase serta menjaga kerapian estetika perkotaan Samarinda," katanya.

Operasi tersebut juga menjangkau warung remang-remang yang beroperasi di kawasan Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Asam.

Munawwar mengatakan patroli terpadu merupakan langkah preventif sekaligus upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan daerah.

"Sinergi antar-Satpol PP lintas daerah ini menjadi langkah preventif sekaligus bentuk kehadiran nyata pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik," katanya.

Ia mengatakan patroli dan pengawasan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi ketentuan peraturan daerah dan peraturan wali kota.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Viral Aksi Unik Wisudawati Rayakan Lulus dengan Nyawer dan Diarak Sisingaan

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Momen wisuda biasanya diwarnai dengan keharuan dan foto formal. Namun berbeda dengan wisudawati yang viral di media sosial ini. Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, @its.dayoen, wanita tersebut mencuri perhatian publik setelah merayakan kelulusannya dengan cara yang terbilang unik dan meriah, yakni menaiki tradisi kesenian Sisingaan di area kampus.

Dalam video unggahannya, wisudawati berhijab ini tampil anggun mengenakan kebaya berwarna merah muda terang yang dipadu dengan toga dan kalung samir. Sambil ditandu di atas patung singa khas Jawa Barat oleh beberapa penandu, ia tampak semringah dan ceria menyapa serta menyebarkan uang kertas ke arah kerumunan teman-teman dan pengunjung yang memadati lokasi perayaan.

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi kreatif dan menghibur tersebut tak pelak langsung memancing beragam reaksi positif dari warganet. Banyak netizen yang memuji keberaniannya membawa unsur kebudayaan lokal ke dalam momen puncak kelulusan akademisnya, sekaligus menjadikan prosesi wisuda terasa lebih berkesan dan penuh sukacita.

Unggahan tersebut sudah ditonton lebih dari 123 ribu kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet.

"Jadi pengen lanjut S2, biar bisa selebrasi kek gini😭😭," kata pengguna Instagram @hayydiah_.

"Seru juga y? Zaman saya pas sunatan doang ada sisingaan," saut akun @delondel80.

"Kuliah lagi apa yh gwejh? Biar bisa naik sisingaan pas wisuda😭," timpal akun @menisbyun.


Konfirmasi Wolipop

Aksi unik wisudawati viral usai merayakan kelulusan dengan naik Sisingaan di kampus. Momen ini menuai pujian.Aksi unik wisudawati viral usai merayakan kelulusan dengan naik Sisingaan di kampus. Momen ini menuai pujian. Foto: Dok. Instagram @bantenesiapro & @its.dayoen.

Wolipop sudah mewawancarai Dian Noviana, biasa dipanggil Dian. Wanita 24 tahun dan tinggal di Curug, Kota Serang, Banten ini baru saja menyelesaikan pendidikan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan, konsentrasi Seni Tari.

Latar belakang pendidikannya tersebut menjadi alasan utama di balik aksi viral ini. Dian mengungkapkan bahwa ia ingin merayakan momen kelulusannya dengan sesuatu yang dekat dengan passion dan jiwanya.

"Sebenarnya, ide untuk menggunakan Sisingaan ini muncul karena saya memang sehari-hari dekat dengan dunia seni, khususnya seni tari. Jadi ketika memikirkan bagaimana cara merayakan wisuda, saya merasa ingin merayakannya dengan sesuatu yang memang dekat dengan diri saya dan sesuatu yang saya cintai, yaitu seni dan budaya," ungkap Dian saat diwawancarai oleh Wolipop.

Aksi unik wisudawati viral usai merayakan kelulusan dengan naik Sisingaan di kampus. Momen ini menuai pujian.Aksi unik wisudawati viral usai merayakan kelulusan dengan naik Sisingaan di kampus. Momen ini menuai pujian. Foto: Dok. Instagram @bantenesiapro & @its.dayoen.

Bagi wanita yang lulus pada Minggu, 30 Agustus 2026 ini, wisuda bukan sekadar seremoni penerimaan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.), melainkan puncak dari perjuangan panjang yang penuh lika-liku.

"Bagi saya, wisuda itu bukan hanya tentang mendapatkan gelar setelah menyelesaikan pendidikan. Ada perjalanan panjang di baliknya. Ada proses belajar, latihan, tugas, kegiatan, rasa capek, bahkan ada juga momen menangis karena menghadapi mata kuliah atau keadaan yang tidak mudah. Jadi saya ingin momen wisuda ini dirayakan dengan sesuatu yang punya makna dan bisa menjadi bagian dari cerita perjalanan saya," jelasnya.

Aksi wisda unik yang dibantu oleh Sanggar Bantenesia Production ini terbilang baru dan langka di lingkungan kampus Untirta. Tampil mencolok dengan kostum berwarna fuchsia dan menaiki patung singa kuning terang, Dian menyita perhatian seluruh civitas akademika, tamu undangan, hingga netizen.

Tak hanya diarak, Dian juga melakukan aksi menyebar uang (saweran) dari atas Sisingaan. Aksi ini menurutnya bukan sekadar untuk keramaian semata, melainkan wujud rasa syukur atas kelulusannya.

"Di atas Sisingaan saya juga memberikan saweran. Bagi saya, saweran itu bukan hanya bagian dari kemeriahan acara, tetapi lebih kepada bentuk rasa syukur. Karena setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya saya bisa benar-benar menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.)," tuturnya.

Melalui perayaan unik ini, Dian ingin menyampaikan pesan kuat kepada sesama generasi muda agar tidak ragu mengekspresikan tradisi di era modern.

"Saya ingin menunjukkan bahwa budaya itu masih sangat bisa dibawa ke dalam kehidupan generasi muda sekarang. Kita hidup di zaman yang serba modern dan dekat dengan teknologi, tetapi bukan berarti kita harus menjauh dari budaya sendiri," tegasnya.

"Makanya saya punya kalimat yang cukup saya pegang, yaitu 'Gen-Z Berbudaya, Gen-Z Berkarya, Gen-Z Stay Menyala.' Saya ingin menunjukkan bahwa menjadi Gen-Z itu boleh modern, boleh kreatif, boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap punya rasa bangga terhadap budaya sendiri," tambah Dian.

Di balik selebrasinya yang meriah, Dian merupakan sosok mahasiswa aktif yang bertabur prestasi. Ia tercatat pernah menyabet gelar Teteh Seni Berbakat 2022 dan Puteri Tari Provinsi Banten 2023. Karya tari ciptaannya bahkan pernah mendapat kehormatan untuk dipentaskan di Universitas Indonesia (UI) dalam ajang Hari Tenun Nasional dan 3 Tahun Bakul Budaya FIB UI.

Selain aktif di panggung seni dan perlombaan, warga Curug, Kota Serang ini juga membuktikan kemandiriannya dengan meraih Beasiswa Bank Indonesia untuk meringankan beban orang tua.

"Jujur, saat berada di atas Sisingaan, rasanya campur aduk. Saya senang, bangga, terharu, dan bersyukur. Saya jadi teringat lagi bagaimana perjuangan selama kuliah... Keringat, air mata, waktu, tenaga, bahkan ide-ide yang selama ini saya keluarkan untuk berkarya, akhirnya mendapatkan sebuah momen yang menurut saya luar biasa," kenangnya emosional.

Dian berharap momen wisudanya ini dapat menginspirasi anak muda lain untuk terus melestarikan warisan budaya dengan cara yang relevan.

"Saya ingin generasi muda sekarang bisa membawa budaya dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan kita. Tidak harus selalu dengan cara yang sama seperti dulu. Bisa melalui seni, media sosial, fashion, pertunjukan, musik, atau berbagai bentuk kreativitas lainnya. Karena budaya akan tetap hidup kalau ada generasi yang mau mengenal, mencintai, dan terus membawanya," tutup Dian.

(gaf/eny)

Tak Suka Basa-basi? 12 Kalimat Ini Bisa Dipakai untuk Akhiri Percakapan dengan Sopan

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Basa-basi sering kali disampaikan seseorang yang ingin mempertahankan hubungan. Namun, tidak semua orang menyukai obrolan tersebut.

Percakapan yang menyenangkan tidak selalu harus berlangsung lama. Ada kalanya Bunda perlu mengakhirinya karena harus kembali bekerja, mengurus Si Kecil, atau melanjutkan aktivitas lainnya.

Agar tidak terkesan tiba-tiba atau mengabaikan lawan bicara, Bunda bisa menggunakan beberapa kalimat sopan untuk mengakhiri percakapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Melansir dari Your Tango, ungkapan sederhana berikut ini dapat membantu Bunda mengakhiri obrolan dengan tetap menghargai lawan bicara.

1. “Aku tahu kamu sibuk, aku tidak akan menahan kamu lebih lama”

Ungkapan ini mengalihkan fokus dari orang yang mengucapkannya sekaligus menunjukkan bahwa mereka menghargai waktu orang lain.

“Aku tahu kamu sibuk, aku tidak akan menahan kamu lebih lama,” adalah cara yang tegas, tetapi tetap ramah untuk melepaskan diri dari interaksi sosial, terutama di tempat kerja.

Waktu adalah sumber daya yang terbatas, tetapi berharga, dan kebanyakan orang merasa tidak memiliki cukup waktu.

2. “Mari kita lanjutkan lain waktu, ini sungguh menyenangkan”

Mengucapkan kalimat ini menunjukkan bahwa Bunda masih tertarik untuk berbicara, hanya saja bukan pada saat itu juga. Ini menjanjikan dan tulus, yang merupakan penawar perasaan terisolasi dan kesepian.

Dengan begitu, mereka juga sedang menjembatani kesenjangan dan menunjukkan kepedulian. Menggunakan kalimat ini adalah tindakan kebaikan dan cara untuk tetap terhubung.

3. “Saya harus pergi sekarang, tapi saya sangat senang kita bisa ngobrol”

Ungkapan ini merupakan contoh menetapkan batasan yang jelas dan menghargai kebutuhan diri sendiri, sambil tetap menunjukkan rasa hormat dan kebaikan kepada orang yang diajak bicara.

Komentator media dan pengacara, Susan J. Elliott, menunjukkan bahwa pada intinya, batasan ada untuk melindungi ruang pribadi, kehadiran, dan ketenangan pikiran.

Orang yang tidak suka basa-basi bisa menggunakan kalimat, “Saya harus pergi sekarang, tapi saya sangat senang kita bisa ngobrol” untuk mengakhiri percakapan dengan sopan karena secara langsung menggambarkan perasaan dan kebutuhannya, tanpa bersikap tidak sopan.

4. “Ini sangat informatif, tapi saya harus pergi”

Menggunakan kalimat ini mengakhiri interaksi secara tegas, tetapi dengan cara yang tidak tiba-tiba atau mengganggu.

Kalimat ini mencerminkan kemurahan hati tanpa mengorbankan kesejahteraan emosional kedua belah pihak.

Orang yang mengucapkan ungkapan tersebut menyampaikan apresiasinya, dan orang yang mendengarnya juga merasa diakui, serta tidak ada pihak yang merasa terbebani atau diabaikan.

5. “Saya akan segera menghubungi kamu lagi, terima kasih telah meluangkan waktu untuk mengobrol”

Orang yang tidak suka basa-basi menggunakan kalimat ini untuk mengakhiri diskusi saat ini, tetapi tetap membuka kemungkinan untuk berbicara lagi di masa mendatang.

Mereka mampu mengungkapkan niat mereka secara langsung karena mereka menghargai kejelasan daripada ambiguitas.

Dengan menggunakan kalimat, “Saya akan segera menghubungi kamu lagi, terima kasih telah meluangkan waktu untuk mengobrol”, orang yang sopan dapat mengakhiri percakapan dengan mengetahui bahwa mereka telah menguraikan langkah selanjutnya dengan jelas.

6. “Saya ingin sekali melanjutkan percakapan kita, tetapi saya harus pergi”

Ungkapan ini efektif untuk mengakhiri percakapan tanpa terkesan seperti Bunda dibesarkan tanpa tata krama yang baik.

Kalimat tersebut mengakhiri percakapan dengan sopan, tetapi tegas. Bahkan, ungkapan ini mengakui adanya kesempatan untuk diskusi lebih lanjut tanpa membatasi pilihan salah satu pihak.

7. “Aku akan membiarkanmu melanjutkan aktivitasmu, aku sangat menikmati ini”

Ungkapan ini adalah puncak kesopanan karena meskipun orang yang mengucapkannya sangat ingin keluar dari percakapan, mereka membingkainya sebagai bentuk pertimbangan terhadap jadwal orang lain.

Orang yang mengucapkan kalimat ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kecerdasan emosional yang tinggi dan mampu menyesuaikan diri dengan getaran orang lain, tetapi tetap menghargai waktu sendiri dan tidak ingin terlalu lama berada di tempat orang lain.

8. “Saya harus pergi dulu, tapi mari kita tetap berhubungan”

Ungkapan ini menunjukkan ketertarikan untuk berbicara lebih lanjut dan menunjukkan bahwa orang yang mengucapkannya benar-benar mendapatkan banyak manfaat dari percakapan tersebut karena mereka ingin tetap berhubungan.

Dalam upaya untuk mengatakan kebenaran, orang-orang yang terampil berkomunikasi tidak ingin menimbulkan masalah. Jadi, mereka berhati-hati untuk mengatakan hal-hal yang perlu dan bukan menyakiti orang lain.

9. “Saya harus mengakhiri percakapan ini, tapi senang bisa berbicara denganmu”

Kalimat ini menunjukkan bahwa Bunda ingin mengakhiri obrolan tanpa terkesan terburu-buru atau tidak menghargai lawan bicara.

Dengan mengucapkan senang berbicara dengannya, Bunda tetap menunjukkan perhatian dan menghargai waktu yang sudah diluangkan untuk berbincang.

Kuncinya adalah tetap hadir dalam percakapan dengan mendengarkan, melakukan kontak mata, dan memberikan respons yang menunjukkan ketertarikan.

10. “Aku tidak ingin mengambil lebih banyak waktumu”

Ungkapan ini menunjukkan bahwa Bunda menyadari lawan bicara mungkin memiliki kesibukan lain.

Kalimat tersebut menjadi cara yang sopan untuk memberi tanda bahwa percakapan akan segera berakhir, sekaligus menunjukkan apresiasi karena ia sudah meluangkan waktu untuk berbicara.

Ungkapan ini juga cocok digunakan dalam situasi profesional, misalnya saat berbicara dengan atasan atau rekan kerja.

11. “Kita berhenti sampai di sini dahulu dan lanjutkan nanti”

Kalimat ini bisa digunakan ketika Bunda ingin mengakhiri percakapan untuk sementara, tetapi masih membuka kesempatan untuk melanjutkannya di lain waktu.

Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa Bunda mampu mengatur waktu dan tidak ingin percakapan berlangsung terlalu lama hanya karena merasa sungkan untuk mengakhirinya.

12. “Sebelum aku pergi, apakah masih ada yang ingin kamu bicarakan?”

Ungkapan ini memberikan kesempatan terakhir kepada lawan bicara untuk menyampaikan sesuatu atau mengajukan pertanyaan sebelum percakapan benar-benar selesai.

Pada saat yang sama, Bunda sudah memberi tanda dengan jelas bahwa setelah hal terakhir tersebut dibahas, percakapan akan berakhir.

Nah, itulah beberapa kalimat yang bisa dipakai Bunda untuk mengakhiri obrolan ringan atau basa-basi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Iran Siap Perang “Kiamat” dengan AS Usai Proposal Ditolak, tapi…

calendar_today 28.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran mengaku tetap membuka peluang diplomasi dengan Amerika Serikat (AS), meski pada saat yang sama bersiap menghadapi apa yang disebutnya sebagai perang "kiamat" jika konflik kedua negara kembali meningkat.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan sikap tersebut dalam wawancara dengan NBC News, Minggu (27/9/2026), setelah menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan lalu.

Menurut Araghchi, Teheran tidak melihat alasan untuk kembali ke meja diplomasi. Namun, Iran tetap memilih menjaga jalur perundingan agar peluang tercapainya perdamaian tidak benar-benar tertutup.

"Jika Anda bertanya kepada kami, tidak ada alasan mengapa kami harus kembali ke diplomasi, tetapi saya masih mencoba diplomasi karena saya pikir kita tidak boleh melewatkan kesempatan apa pun untuk perdamaian," kata Araghchi.

"Kami siap berunding sebanyak kami siap menghadapi tantangan apapun ... Kami berdiri teguh menghadapi setiap agresi terhadap kami, bahkan jika itu sampai pada perang kiamat," lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul ketika konflik AS-Iran yang berlangsung secara naik-turun sejak 28 Februari telah mengguncang pasar energi global. Perang tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia, yang kemudian ikut mendorong kenaikan harga bahan bakar dan memperbesar tekanan inflasi.

Pada Jumat, Araghchi sebelumnya mengusulkan pembukaan kembali Selat Hormuz sekaligus dimulainya kembali perundingan nuklir dengan Washington dalam waktu tujuh hari. Namun, proposal tersebut disertai sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pemerintahan Presiden Donald Trump.

Trump kemudian menolak tawaran Iran tersebut. Proposal itu sebenarnya berpotensi membuka kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu titik paling penting bagi perdagangan energi dunia.

Wall Street Journal melaporkan Trump tidak hanya menolak kesepakatan tersebut, tetapi juga mengatakan dirinya memperkirakan serangan udara terhadap Teheran dapat kembali dilanjutkan setelah pemilu sela AS pada November mendatang.

Dalam wawancara terpisah dengan NBC News, Duta Besar AS untuk PBB Michael Waltz menyebut tawaran terbaru Iran sebagai upaya yang tidak tulus.

"Ini adalah upaya sinis untuk mengajukan sesuatu yang mereka tahu tidak dapat diterima," kata Waltz.

"Presiden akan membiarkan semua opsi tetap terbuka untuk memastikan dunia aman dari Iran yang menyandera dunia dengan senjata nuklir," lanjutnya.

Meski proposalnya ditolak Trump, Iran tetap mempertahankan syarat yang diajukan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Araghchi menegaskan Teheran tidak akan mundur dari posisi tersebut.

"Persyaratan kami jelas; setiap kemajuan menuju pembukaan Selat Hormuz bergantung pada pemenuhan persyaratan tersebut, dan kami tidak akan mundur dari persyaratan itu," kata Araghchi dalam unggahan di kanal Telegram-nya.

Ia mengatakan seluruh persyaratan tersebut telah disampaikan kepada para mediator dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

"Selama pertemuan kami dengan para mediator, persyaratan ini telah disampaikan, dijelaskan, dan diuraikan sepenuhnya, dan para mediator kemudian menyampaikannya kepada pihak Amerika," ujarnya.

Araghchi juga mengatakan hingga kini mediator antara Washington dan Teheran belum menyampaikan jawaban resmi Trump kepada pemerintah Iran.

"Tidak ada solusi selain solusi yang dinegosiasikan untuk memecahkan kebuntuan ini," katanya.

Iran sebelumnya menyampaikan sejumlah syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan syarat tersebut mencakup penghentian apa yang disebut Teheran sebagai "tindakan agresi" AS, diakhirinya blokade laut dan perang ekonomi, serta pembebasan aset-aset Iran.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]