Pemerintah targetkan

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menargetkan refocusing atau penataan ulang penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum 5 Agustus 2026.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin dalam rapat perbaikan tata kelola di Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Rabu, mengatakan Kemenkes dan BGN akan duduk bersama dengan ahli-ahli gizi terkemuka di Indonesia untuk memfokuskan penerima manfaat hingga standar menu MBG berdasarkan penyesuaian tersebut.

"Targetnya ini kita mau refine (menyaring) sekolah mana yang mau dikasih, usia mana, SD-nya di mana, lokasinya di mana, fokusnya ke daerah stunting dan lain sebagainya. Lalu, ibu hamil yang bagaimana, balitanya gimana, itu kita harapkan tanggal 5 Agustus 2026 sudah selesai semua, ahli gizi memberikan masukan ke Kemenkes dan BGN untuk menentukan target," kata Budi.

Ia menegaskan Kemenkes-BGN bersama para ahli gizi juga akan menentukan standar menu MBG yang akan diberikan kepada para penerima manfaat.

"Misalnya di satu sisi ini mau kasih kacang, mau kasih susu, mau kasih apa, itu nanti masuk (menjadi bagian penyesuaian). Saya sangat yakin dengan stand-nya Kepala BGN yang baru ini, dia akan cepat membereskan (data) itu dengan tegas. Jadi, berikan kesempatan kita untuk memperbaiki program yang menurut saya sangat penting buat kesehatan ini," ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, Kemenkes bersama BGN juga akan menganalisis atau melakukan riset hasil terhadap manfaat MBG yang sudah dirasakan oleh penerima manfaat, termasuk salah satunya melalui kontrol di posyandu dalam rangka menurunkan angka stunting.

"Semua anak yang stunting kita ada by NIK, by name, by address (berdasarkan nama dan alamat) sudah ada, kita tandai dia dapat MBG apa enggak. Kita akan bisa ikuti setiap bulan, karena yang bersangkutan ditimbang di Posyandu. Bener-bener naik enggak? Kalau enggak naik kita tahu, 'oh ini kayaknya diberi karbohidrat semua, padahal anak itu kan butuhnya protein hewani', nah, itu bisa diperbaiki," tuturnya.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan Beragam Barang Hasil Penindakan Senilai Rp 916 Juta

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Bea Cukai Yogyakarta memusnahkan hasil tembakau ilegal, 109,2 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA), 16 botol arak Bali, 26 unit telepon seluler, serta 1.127,5 butir obat-obatan golongan psikotropika, Selasa (28/7/2026).

Foto: Bea Cukai

Hasil tembakau ilegal menjadi komoditas dengan nilai terbesar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Bea Cukai Yogyakarta bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) musnahkan berbagai barang ilegal senilai Rp 916 juta hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai.

Pemusnahan berlangsung Selasa, 28 Juli 2026 di Kantor Satpol PP DIY. Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan selama periode November 2025-Juni 2026 dan telah memperoleh persetujuan pemusnahan.

Kegiatan ini disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY, Pemda DIY, KPKNL Yogyakarta, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Satpol PP di wilayah kerja Bea Cukai Yogyakarta, serta berbagai instansi terkait.

Bea Cukai Yogyakarta memusnahkan hasil tembakau ilegal, 109,2 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA), 16 botol arak Bali, 26 unit telepon seluler, serta 1.127,5 butir obat-obatan golongan psikotropika.

Total nilai barang yang dimusnahkan mencapai sekitar Rp 916 juta dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 384 juta.

Dari keseluruhan barang yang dimusnahkan, hasil tembakau ilegal menjadi komoditas dengan nilai terbesar, yakni mencapai sekitar Rp 611 juta. Penindakan terhadap barang tersebut berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara kurang lebih Rp 307 juta.

Proses pemusnahan dilakukan dengan metode yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing barang. Rokok ilegal dimusnahkan melalui pembakaran simbolis sebelum dicacah di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Taman Martani.

Sementara itu, MMEA dimusnahkan dengan cara dituangkan ke dalam lubang tanah, telepon seluler dirusak hingga tidak dapat digunakan kembali, dan obat-obatan golongan psikotropika dimusnahkan melalui pembakaran.

Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, menegaskan bahwa pemusnahan barang hasil penindakan merupakan bentuk nyata pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.

"Pemusnahan barang hasil penindakan bukan sekadar seremonial, melainkan pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat agar barang ilegal yang telah berkekuatan hukum benar-benar tidak kembali beredar," ujarnya dalam keterangan Rabu (29/7/2026).

Imam juga menyampaikan, kolaborasi dengan Satpol PP dan berbagai instansi terkait menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas pengawasan terhadap peredaran barang ilegal.

Menurutnya, sinergi tersebut akan terus diperkuat untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, melindungi masyarakat dari dampak peredaran barang ilegal, sekaligus menjaga penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.

BPJS Ketenagakerjaan berikan edukasi keselamatan berkendara

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

BPJS Ketenagakerjaan berikan edukasi keselamatan berkendara

Rabu, 29 Juli 2026 13:56 WIB

Image Print

BPJS Ketenagakerjaan berpartisipasi aktif mendukung keselamatan pekerja lapangan dengan membuka booth edukasi pada kegiatan Pelatihan Keselamatan Berkendara (safety riding) di Terminal Giwangan, Yogyakarta. ANTARA/HO-Ist

Yogyakarta (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan berpartisipasi aktif mendukung keselamatan pekerja lapangan dengan membuka booth edukasi pada kegiatan Pelatihan Keselamatan Berkendara (safety riding) di Terminal Giwangan, Yogyakarta.

Kegiatan yang diinisiasi bersama Kementerian Perhubungan, Grab Indonesia, dan Korlantas Polri tersebut digelar serempak secara nasional untuk mengedukasi 1.000 mitra pengemudi di lima kota besar Indonesia yakni di Jakarta, Surabaya, Medan, Makasar, dan Yogyakarta.

Di Yogyakarta sendiri, sebanyak 250 mitra pengemudi roda dua antusias mengikuti rangkaian materi regulasi lalu lintas hingga praktik teknik berkendara aman (defensive driving).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta Rudi Susanto menegaskan kesadaran berkendara aman di jalan raya harus sejalan dengan jaminan perlindungan dengan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi para pengemudi.

"Di balik perjalanan yang aman, ada perlindungan yang juga penting untuk dipersiapkan," ungkap Rudi Susanto saat menyampaikan pentingnya jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor transportasi.

Ia menjelaskan keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa tenang bagi mitra pengemudi dan keluarganya saat menghadapi risiko kerja sehari-hari.

Oleh karena itu, Rudi mengimbau seluruh pengemudi untuk terus mengutamakan keselamatan di jalan raya sekaligus aktif mencari informasi mengenai perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pewarta : N008
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Bakom: Program Jembatan Garuda telah menghubungkan 7.371 desa per 28 Juli 2026

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Bakom: Program Jembatan Garuda telah menghubungkan 7.371 desa per 28 Juli 2026

Rabu, 29 Juli 2026 13:56 WIB

Image Print

Menekraf Teuku Riefky Harsya (kanan) dan Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/7/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Jakarta (ANTARA) - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengatakan sekitar 7.371 desa kini sudah terhubung dengan mobilitas yang lebih baik berkat selesainya pembangunan 1.416 jembatan sebagai bagian dari Program Jembatan Garuda.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana menyampaikan Program Jembatan Garuda telah selesai membangun jembatan di 1.416 lokasi atau 49,9 persen dari target 2.838 sampai dengan 28 Juli 2026.

"Hingga saat ini program Jembatan Garuda telah menghubungkan sekitar 7.371 desa dan kelurahan, dengan penduduk penerima manfaat mencapai 4.252.500 jiwa," kata Kurnia.

Tidak hanya itu, Program Jembatan Garuda juga turut mempermudah akses menuju 8.505 sekolah dan 4.250 fasilitas kesehatan serta menghubungkan 4.360 fasilitas ekonomi seperti pasar.

"Secara rata-rata waktu tempuh masyarakat pada titik-titik yang telah tersambung jembatan berkurang antara 45 hingga 50 menit," kata Kurnia menambahkan.

Dia mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Perbaikan Jembatan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyasar tidak hanya di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tapi juga di wilayah dengan ketimpangan infrastruktur yang menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat.

Merujuk kepada data terbaru, sebanyak 80 jembatan bailey telah selesai dikerjakan, 524 jembatan armco, 459 jembatan beton serta 353 jembatan perintis. Total sejauh ini 1.416 jembatan telah selesai dibangun.

Dia menyoroti bahwa dengan pembangunan jembatan tersebut, anak-anak sekolah tidak perlu lagi menyeberangi sungai atau menggunakan sarana penyeberangan yang tidak aman. Hal itu menekan secara signifikan risiko kecelakaan dalam perjalanan ke sekolah dan mendukung mobilitas guru dan siswa terutama saat musim hujan.

Tidak hanya itu, keberadaan jembatan juga memastikan ambulans kini dapat masuk ke desa yang sebelumnya terisolasi dan juga membantu para petani menjual hasil pertaniannya ke wilayah lain dengan lebih cepat.

"Akses layanan pemerintah juga menjadi lebih cepat di mana masyarakat kini lebih mudah menjangkau kantor desa, kecamatan, dan pusat pelayanan publik sementara distribusi logistik pemerintah maupun penyaluran bantuan darurat dapat dilakukan lebih cepat ke wilayah terpencil," demikian Kurnia Ramadhana.

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Daftar Lengkap 40 Perwira Dimutasi ke Baintelkam Polri 2026, Kapolri Rotasi 1121 Personel

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

AKURAT.CO Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Sebanyak 40 perwira ditugaskan ke Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri sebagai bagian dari mutasi terhadap 1.121 personel perwira yang ditetapkan, pada Kamis (25/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat fungsi intelijen kepolisian sekaligus meningkatkan efektivitas organisasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mutasi tersebut tertuang dalam enam Surat Telegram (ST) Kapolri, yakni ST/1335/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan struktur kepemimpinan di berbagai satuan kerja Polri.

Baca Juga: Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Surabaya, Kepala Bakom: Fasilitas Setara Sekolah Swasta Terbaik

Kapolri Mutasi 40 Perwira ke Baintelkam Polri

Dari total 40 perwira yang dimutasi ke Baintelkam Polri, komposisinya terdiri atas:

  • 2 Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol)

  • 32 Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)

  • 6 Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Menurutnya, rotasi jabatan bertujuan meningkatkan profesionalisme, regenerasi kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Selain memperkuat struktur Baintelkam, mutasi kali ini juga menjadi bagian dari promosi dan penyegaran jabatan di lingkungan Polri.

Tujuan Penguatan Baintelkam Polri

Baintelkam merupakan unsur pelaksana utama Polri yang memiliki peran strategis dalam bidang intelijen keamanan.

Melalui mutasi ini, Polri berharap fungsi deteksi dini, analisis intelijen, dan pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan dapat berjalan lebih optimal.

Penguatan organisasi juga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di seluruh Indonesia.

Daftar 40 Perwira yang Dimutasi ke Baintelkam Polri

Brigjen Pol

  1. Brigjen Pol Wishnu Buddhaya – Analis Kebijakan Utama Bidang Kamneg Baintelkam Polri.

  2. Brigjen Pol Ary Donny Setiawan – Pati Baintelkam Polri.

BI DKI minta penyelenggara perkuat deteksi transaksi mencurigakan

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi DKI Jakarta meminta penyelenggara jasa sistem pembayaran dan Penyelenggara Penukaran Uang Kertas Asing Bukan Bank (PUKA BB) memperkuat deteksi dini terhadap transaksi mencurigakan guna mencegah penyalahgunaan sistem keuangan untuk tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pendanaan terorisme.

Pengawas Eksekutif KPw BI Provinsi DKI Jakarta Arif Waluyo Birowo mengatakan penyelenggara perlu mengenali profil nasabah agar dapat mendeteksi transaksi yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau pola transaksi mereka.

"Biasanya, penyelenggara sudah memiliki profil setiap nasabah. Kalau ada transaksi yang di luar kewajaran atau tidak sesuai dengan profilnya, penyelenggara harus melakukan pemeriksaan lebih mendalam," kata Arif dalam rangkaian Jakarta Secure Payment Summit (JSPay) 2026 di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan sejumlah pola transaksi yang perlu diwaspadai, antara lain praktik structuring atau smurfing, yakni transaksi berulang dengan nominal tertentu untuk menghindari pelaporan, penggunaan rekening nominee, transaksi melalui pihak yang tidak sesuai dengan profil nasabah, dan aktivitas keuangan ilegal lainnya.

Selain itu, Arif mengingatkan penyelenggara agar rutin memeriksa daftar PUKA BB yang memiliki izin Bank Indonesia.

Menurut dia, penyelenggara dapat dikenai sanksi apabila memfasilitasi transaksi dengan PUKA BB yang tidak berizin.

"Kalau melakukan transaksi dengan PUKA BB yang tidak berizin atau ilegal, nanti juga akan terkena sanksi. Karena itu, kami minta penyelenggara rutin mengecek daftar yang diperbarui di website Bank Indonesia," ujar Arif.

Baca juga: BI DKI perkuat pengawasan penyelenggara jasa sistem pembayaran digital

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, BI masih menemukan sejumlah kelemahan dalam operasional penyelenggara.

Temuan tersebut, di antaranya perbedaan antara rekap transaksi dan nota, duplikasi pencatatan transaksi nasabah, serta penggunaan rekening pribadi untuk kegiatan operasional perusahaan.

Selain itu, BI juga mendapati masih ada penyelenggara yang belum optimal dalam memenuhi kewajiban pelaporan transaksi keuangan mencurigakan maupun transaksi keuangan tunai.

Untuk meningkatkan kepatuhan, Bank Indonesia secara rutin melakukan pemeriksaan, memberikan sosialisasi kepada industri, serta bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Apabila ditemukan pelanggaran, BI dapat menjatuhkan sanksi, mulai dari teguran tertulis, denda administratif, hingga pencabutan izin usaha.

Arif menegaskan penguatan deteksi dini dan penerapan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme merupakan bagian penting dalam menjaga integritas sistem pembayaran di tengah perkembangan bisnis yang semakin kompleks.

"Kami mengharapkan penyelenggara terus memperkuat deteksi terhadap nasabah dan transaksi sehingga risiko penyalahgunaan sistem keuangan dapat diminimalkan," ungkap Arif.

Baca juga: BI DKI dukung UMKM manfaatkan platform untuk kembangkan bisnis

Baca juga: BI DKI sebut Jakarta sumbang 16,67 persen perekonomian nasional

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Totalitas Fedi Nuril di Film Bapakmu Kiper, Latihan Jadi Penjaga Gawang dan Sempat Cedera

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Fedi Nuril

Perbesar

Di film Bapakmu Kiper, Fedi Nuril memerankan karakter Warto, mantan kiper tarkam legendaris. (Foto: Dok. Entelekey)

Liputan6.com, Jakarta - Aktor Fedi Nuril kembali menunjukkan totalitasnya memerankan karakter utama dalam film Bapakmu Kiper. Demi mendalami perannya di film garapan sutradara Ody Harahap tersebut, Fedi sampai harus menjalani pelatihan khusus sebagai penjaga gawang.

Di film ini Fedi Nuril memerankan karakter Warto, mantan kiper tarkam legendaris, yang kembali merumput demi sang anak. Lebih kurang selama 2 pekan Fedi berlatih menjadi kiper untuk perannya di film tersebut.

“Karena di sini film, akhirnya saya jadi kiper dan memang dapat pelatihan. Ada coach yang melatih saya kurang lebih selama dua minggu sebelum syuting,” ujar Fedi Nuril dalam jumpa pers film Bapakmu Kiper di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

Tak hanya saat masa persiapan, latihan juga terus dilakukan selama proses produksi. Menurut Fedi, sesi latihan tetap dijalani sebelum pengambilan gambar agar penampilannya sebagai kiper terlihat meyakinkan.

“Tapi selama syuting pun, sebelum syuting, ada lagi latihan,” imbuhnya.

Kenang-kenangan Saat Syuting

Totalitas Fedi Nuril di Film Bapakmu Kiper, 2 Pekan Latihan Jadi Penjaga Gawang dan Sempat Alami Cedera

Perbesar

Para pemain Film Bapakmu Kiper. (M Altaf Jauhar/ LIputan6.com)

Fedi pun membagikan pengalaman tak terlupakan saat proses syuting. Ia sempat mengalami cedera pada ibu jari setelah berusaha menahan tendangan keras dari pemain profesional King Polo.

“Salah satu kenang-kenangan yang nggak akan saya lupakan adalah jempol saya kepelintir nahan tendangan King Polo. Wah, itu tendangannya dari luar kotak penalti lagi,” ungkap Fedi.

Latihan Bola Hukumnya Wajib

Totalitas Fedi Nuril di Film Bapakmu Kiper, 2 Pekan Latihan Jadi Penjaga Gawang dan Sempat Alami Cedera

Perbesar

Para pemain Film Bapakmu Kiper. (M Altaf Jauhar/ LIputan6.com)

Sutradara Ody Harahap mengatakan bahwa seluruh pemain diwajibkan mengikuti latihan sepak bola demi menunjang kebutuhan cerita. Menurutnya, kemampuan bermain bola para pemain cukup beragam sehingga latihan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

“Dipaksa, karena sebenarnya sudah kontrak juga. Mau nolak juga gimana. Hanya beberapa yang memang bisa main bola, kayak Augie, Vidi. Mereka memang geng tarkam. Yang lain ya pernah main bola, tapi memang harus diingatkan lagi dasar-dasarnya,” kata Ody.

Sinopsis Bapakmu Kiper

Film Bapakmu Kiper sendiri mengisahkan Warto, penjual ikan yang pernah dikenal sebagai kiper tarkam legendaris. Demi mewujudkan impian putranya, Dino, yang bercita-cita menjadi pesepak bola, Warto memutuskan kembali ke lapangan hijau.

Mengusung genre komedi keluarga, film ini menawarkan cerita hangat tentang perjuangan seorang ayah dalam mendukung masa depan anaknya.

Selain Fedi Nuril, film produksi Entelekey Media Indonesia ini juga dibintangi Tanta Ginting, dan Augie Fantinus. Mengusung genre komedi keluarga, film Bapakmu Kiper dijadwalkan tayang di bioskop mulai 3 September 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

BIGBANG Siap Gelar Konser 'XX : COSMOS' Jakarta Januari 2027

Pemerintah targetkan “refocusing” penerima MBG sebelum 5 Agustus

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menargetkan refocusing atau penataan ulang penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum 5 Agustus 2026.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin dalam rapat perbaikan tata kelola di Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Rabu, mengatakan Kemenkes dan BGN akan duduk bersama dengan ahli-ahli gizi terkemuka di Indonesia untuk memfokuskan penerima manfaat hingga standar menu MBG berdasarkan penyesuaian tersebut.

Baca juga: Guru Besar UMJ: Benahi dan prioritaskan MBG untuk kelompok rentan

"Targetnya ini kita mau refine (menyaring) sekolah mana yang mau dikasih, usia mana, SD-nya di mana, lokasinya di mana, fokusnya ke daerah stunting dan lain sebagainya. Lalu, ibu hamil yang bagaimana, balitanya gimana, itu kita harapkan tanggal 5 Agustus 2026 sudah selesai semua, ahli gizi memberikan masukan ke Kemenkes dan BGN untuk menentukan target," kata Budi.

Ia menegaskan Kemenkes-BGN bersama para ahli gizi juga akan menentukan standar menu MBG yang akan diberikan kepada para penerima manfaat.

"Misalnya di satu sisi ini mau kasih kacang, mau kasih susu, mau kasih apa, itu nanti masuk (menjadi bagian penyesuaian). Saya sangat yakin dengan stand-nya Kepala BGN yang baru ini, dia akan cepat membereskan (data) itu dengan tegas. Jadi, berikan kesempatan kita untuk memperbaiki program yang menurut saya sangat penting buat kesehatan ini," ujar dia.

Baca juga: Pemerintah bidik 'refocusing' penerima MBG tuntas dalam satu bulan

Baca juga: BGN: Pengurangan anggaran MBG tajamkan penerima manfaat

Selain itu, lanjut dia, Kemenkes bersama BGN juga akan menganalisis atau melakukan riset hasil terhadap manfaat MBG yang sudah dirasakan oleh penerima manfaat, termasuk salah satunya melalui kontrol di posyandu dalam rangka menurunkan angka stunting.

"Semua anak yang stunting kita ada by NIK, by name, by address (berdasarkan nama dan alamat) sudah ada, kita tandai dia dapat MBG apa enggak. Kita akan bisa ikuti setiap bulan, karena yang bersangkutan ditimbang di Posyandu. Bener-bener naik enggak? Kalau enggak naik kita tahu, 'oh ini kayaknya diberi karbohidrat semua, padahal anak itu kan butuhnya protein hewani', nah, itu bisa diperbaiki," tuturnya.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Strategi logistik hijau pengendalian inflasi

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Hibridasi armada diesel dan kendaraan listrik menawarkan solusi yang realistis bagi Indonesia. Selain mendukung target dekarbonisasi sektor transportasi, pendekatan ini memperkuat ketahanan rantai pasok pangan, meningkatkan efisiensi distribusi, dan

Jakarta (ANTARA) - Inflasi pangan masih menjadi tantangan yang terus berulang dalam perekonomian Indonesia. Setiap kali harga cabai, bawang merah, beras, maupun berbagai komoditas hortikultura melonjak, perhatian publik hampir selalu tertuju pada menurunnya produksi atau gangguan cuaca yang mengacaukan pola dan musim tanam.

Padahal, persoalan yang kerap luput dari sorotan justru terletak pada rantai distribusi. Komoditas sebenarnya tersedia di sentra-sentra produksi, tetapi biaya untuk mengantarkannya ke pasar-pasar utama terus meningkat akibat tingginya ongkos logistik.

Fenomena ini menunjukkan bahwa stabilitas harga pangan tidak hanya ditentukan oleh kecukupan pasokan, tetapi juga oleh seberapa efisien bahan pangan bergerak dari sentra produksi menuju meja makan masyarakat.

Karena itu, upaya menekan biaya distribusi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari strategi pengendalian inflasi pangan. Dengan kontribusi biaya logistik yang diperkirakan mencapai 20 hingga 40 persen dari harga eceran beberapa komoditas, setiap peningkatan efisiensi transportasi akan memberikan dampak langsung terhadap upaya stabilisasi harga pangan di tingkat konsumen.

Dalam konteks inilah, elektrifikasi armada logistik menghadirkan peluang baru. Selama ini, kendaraan listrik lebih banyak diposisikan sebagai bagian dari agenda transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Padahal, manfaat ekonominya jauh lebih luas, termasuk menciptakan struktur biaya logistik yang lebih stabil.

Hasil kajian Institute for Essential Services Reform (IESR) menunjukkan bahwa dalam jangka panjang penggunaan truk listrik secara penuh mampu menekan biaya energi hingga 78 persen dibandingkan kendaraan diesel. Efisiensi tersebut berasal dari konsumsi energi yang lebih rendah serta kebutuhan perawatan yang lebih sederhana. Dengan berkurangnya ketergantungan terhadap fluktuasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM), biaya distribusi pangan menjadi lebih terkendali.

Artinya, kendaraan listrik tidak hanya menghasilkan udara yang lebih bersih, tetapi juga berpotensi memperkuat stabilitas harga pangan melalui penurunan biaya logistik.

Meski demikian, elektrifikasi tidak serta-merta dipahami sebagai langkah penggantian armada diesel secara total. Kita dapat membangun pendekatan yang lebih realistis melalui sistem logistik hibrida yang memanfaatkan keunggulan kedua teknologi.

Truk diesel tetap berperan pada distribusi antarkota dan jarak jauh yang membutuhkan daya jelajah tinggi, sedangkan truk listrik difokuskan pada distribusi perkotaan atau last-mile delivery. Pola hub-and-spoke memungkinkan perpindahan muatan di pusat distribusi sebelum barang dikirim ke pasar menggunakan armada listrik.

Strategi ini juga mengurangi kendala berupa keterbatasan jarak tempuh dan waktu pengisian baterai, sekaligus memaksimalkan efisiensi operasional.

Namun, harus diakui terdapat beberapa aspek lain dalam pengoperasian kendaraan listrik, salah satunya isu biaya per kilometer penggunaan ban yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan konvensional. Beberapa perusahaan telah memperkenalkan teknologi ban yang lebih baru untuk mengatasi hal ini (low rolling resistance).

Baca juga: Pelindo Solusi Logistik Group Wujudkan Ekonomi Hijau melalui Program TJSL MADANI

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

BI DKI bangun kolaborasi perkuat ekosistem sistem pembayaran

calendar_today 29.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi DKI Jakarta membangun kolaborasi dengan pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan melalui program TRUST Jakarta (Transparency, Surveillance, Risk Management for Secure Transactions) guna memperkuat ekosistem sistem pembayaran yang aman, andal, dan berdaya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi pembayaran digital.

Deputi Kepala KPw BI Provinsi DKI Jakarta, Reny Julianie mengatakan kolaborasi diperlukan agar penguatan sistem pembayaran mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembayaran digital.

"Setiap sistem pembayaran yang aman berawal dari kepercayaan. Melalui TRUST Jakarta, kami menghadirkan pengawasan yang lebih responsif dan terpercaya bersama seluruh pelaku industri," kata Reny di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, TRUST Jakarta merupakan program penguatan pengawasan dan perizinan bagi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), Penyelenggara Penukaran Uang Kertas Asing Bukan Bank (PUKA BB), dan Badan Berizin UKA (BB UKA) melalui pendekatan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan terintegrasi di wilayah kerja KPw BI Provinsi DKI Jakarta.

Program tersebut dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni Jakarta Secure Payment Summit (JSPay Summit) sebagai forum peningkatan kapasitas industri dan dialog kebijakan, Strategic Payment and Resilient Knowledge Forum (SPARK) untuk memperkuat sinergi antarlembaga, serta Payment System on Your View (POV) yang berfokus pada peningkatan kapasitas industri agar semakin tangguh, patuh, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurut Reny, ketiga pilar tersebut dirancang untuk memperkuat tata kelola, manajemen risiko, ketahanan siber, serta penerapan program anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme, dan pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan standar internasional Financial Action Task Force (FATF).

Ia menambahkan, DKI Jakarta memiliki peran strategis dalam industri sistem pembayaran dan penukaran valuta asing nasional.

Hingga Juli 2026, KPw BI Provinsi DKI Jakarta mengawasi 33,83 persen penyedia jasa pembayaran, 30,55 persen penyelenggara PUKA BB, dan 75 persen BB UKA secara nasional, dengan kontribusi aktivitas usaha mencapai 39,67 persen.

"Ke depan kami berharap TRUST Jakarta semakin memperkuat kolaborasi antara regulator, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem sistem pembayaran yang sehat, aman, andal, dan berdaya saing," kata Reny.

Baca juga: J Trust Bank-Persija luncurkan tabungan dan kartu debit untuk fans

Baca juga: BI DKI perkuat pengawasan penyelenggara jasa sistem pembayaran digital

Baca juga: BI DKI: JKF wujud kolaborasi lintas sektor perkuat ekonomi Jakarta

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.