Kudus, CNN Indonesia --
Pelatih Timo Scheunemann perlu memeras otak dalam persiapan Garuda Pertiwi melawan Thailand setelah satu pemainnya cedera jelang final Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (23/8).
Satu pemain cedera itu adalah gelandang Nafeeza Ayasha Nori. Nafeeza cedera saat pemanasan jelang kick-off lawan Yordania dalam semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026, Jumat (21/8).
Dalam konferensi pers jelang final Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann mengatakan Nafeeza pulih dengan baik. Hanya saja masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
"Jadi kondisinya Nafee sudah membaik. Kemarin bisa panik karena kejadiannya langsung, enggak ada waktu untuk di-fisioterapi. (Saat) ini saya harap ada empat kali sesi fisioterapi, sehingga dia bisa main," ujar Timo, Sabtu (22/8).
Kendati berharap Nafeeza bermain, pelatih berdarah Jerman itu mengatakan sudah menyiapkan opsi tanpa Nafee saat melawan Thailand dalam final Srikandi Merdeka Cup 2026.
"Tapi kalau misalnya (Nafeeza) enggak bisa, ya konsekuensinya seperti kemarin, diputar-putar gitu. Kesya (Arabela) main tiga posisi. Anya (Gabreilla) sampai empat posisi bermain. Jadi perputarannya harus ada sesuai siapa yang lebih pas di hari itu," kata Timo.
Menurut Timo, para pemain muda ini masih perlu lebih berkembang soal cara bermain. Terlebih lagi sejumlah pemain muda belum terbiasa bermain di beberapa posisi. Sebab itu tim pelatih yang perlu bekerja lebih keras dalam menyusuk taktik.
"Karena ini pemain muda kan, jadi dia lebih nyaman di satu posisi. Kalau dipindah ke posisi lain kadang-kadang, 'Oh enggak bisa', ya sudah kita coba yang lain gitu. Harus lebih fleksibel," tutur Timo.
Selain Nafeeza, penyerang andalan Garuda Pertiwi, Fadilla, juga sempat cedera menjelang akhir pertandingan. Fadilla yang mencetak satu gol ke gawang Yordania bahkan harus ditandu ke luar lapangan.
Sementara gelandang Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma, berharap bisa terus konsisten saat melawan Thailand, seperti laga-laga sebelumnya.
"Ayla senang banget karena bisa masuk final. Ayla berharap bisa tampil maksimal. Terus walaupun capek, kita enggak boleh sampai kendor," ucap Ayla.
[Gambas:Video CNN]
(sry/abs)
Jakarta (ANTARA) - Pelaksana Tugas Sekretaris Perusahaan Kantor Berita ANTARA Sella Panduarsa Gareta mengatakan bahwa Antara Heritage Center (AHC) menghadirkan ruang untuk memfasilitasi pertukaran budaya antar-bangsa dan antar-negara.
"Antara Heritage Center itu bukan hanya sebuah kantor gitu ya. Kita juga menjadi ruang bersama untuk bertukar budaya, untuk mengenal budaya dari berbagai negara," katanya di sela acara "K-Movie Screening" di AHC, Jakarta Pusat, Sabtu.
"Mudah-mudahan ke depannya akan lebih banyak lagi kita bisa mengenal dan menjalin hubungan yang kuat dengan negara-negara lain melalui kebudayaan, pertukaran kebudayaan," kata Sella.
Acara nonton film bareng bertajuk "K-Movie Screening" dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan ANTARA (LPA) bekerja sama dengan Korean Cultural Center Indonesia (KCCI).
"K-Movie Screening" merupakan bagian dari acara pameran foto bertajuk "My Wish, Our Wish: Road to Freedom" yang dilaksanakan oleh kedua lembaga dari 12 sampai 31 Agustus 2026.
Pelaksana Tugas Manajer Lembaga Pendidikan ANTARA Indriani mengatakan bahwa acara "K-Movie Screening" mencakup dua sesi pemutaran film dan dihadiri oleh sekitar 100 orang.
Film pertama yang diputar dalam acara itu berjudul "The General's Son", yang dirilis tahun 1990.
"Film ini dipilih oleh KCCI karena sesuai dengan tema dari pameran ini yang terkait salah satu nasional hero mereka yaitu Kim Koo. Jadi isunya memang terkait perjuangan, bagian perjuangan kemerdekaan Korea," kata Indriani.
Selain menyaksikan film dan pameran foto "My Wish, Our Wish: Road to Freedom", peserta acara nonton film bareng bisa mencoba mengenakan pakaian tradisional Korea yang disebut hanbok.
"Selain itu juga ada akses bikin kaligrafi tulisan Korea. Itu juga disediakan pensil warna sama kertas," kata Indriani.
Warga yang ingin mencoba mengenakan hanbok atau membuat kaligrafi Korea secara gratis bisa mengunjungi galeri AHC pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu dari pukul 10.00 sampai 17.00 WIB selama pameran "My Wish, Our Wish: Road to Freedom" berlangsung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Antara Heritage Center hadirkan ruang pertukaran budaya antar-negara
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 8.900 hektare lahan terbakar di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menyatakan BNPB bersama para pihak terkait terus mengerahkan personel dan berbagai sarana untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di 6 (enam) provinsi.
"Terhitung sampai tanggal sekarang yang terbakar kurang lebih ada 8.900 hektare di wilayah Kalimantan Selatan," ujar Djohan dalam konferensi pers yang digelar di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (22/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan kabut asap sempat muncul di Kalimantan Selatan pada 19-20 Agustus. Kondisi tersebut menjadi perhatian BNPB bersama satuan tugas udara dan darat.
"Di Kalimantan Selatan ada beberapa hotspot (titik panas) yang cukup tinggi, khususnya berada di Ring 1 yang mendekati bandara, Kota Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Tanah Laut," ungkap dia.
"Dalam hal ini memang pada sekitar tanggal 19 terjadi kabut asap khususnya di pagi hari sampai tanggal 20. Ini pun juga menjadi atensi buat BNPB dengan Satgas Udara-nya maupun Satgas Udara yang kita gelar," lanjutnya.
Meski demikian, ia menyebut kondisi di lapangan saat ini mulai membaik. Proses pemadaman dan pendinginan tetap dilakukan di lokasi yang terdampak.
Setidaknya sekitar 9.800 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan. Sembilan unit helikopter juga disiagakan.
Sementara itu, BNPB juga memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Di wilayah ini, sebanyak 11 unit helikopter telah dioperasionalkan.
"Kalimantan Barat kita sudah menggelar unit-unit heli, terdiri dari 11 unit," imbuhnya.
BNPB juga menyiagakan enam unit water bombing dan dua base Satgas Udara di Kalimantan Barat, yakni di Bandara Supadio dan Ketapang.
"Unit-unit heli patroli dan water bombing kita ada yang bergeser untuk memperkuat daerah-daerah yang terdampak di wilayah Kalimantan Barat, khususnya yang di daerah Selatan, ya, dalam hal ini Ketapang, Kayong Utara, dan Kubu Raya," paparnya.
Lebih lanjut, BNPB mencatat peningkatan intensitas titik panas di Kalimantan Tengah.
"Di sini juga terjadi peningkatan intensitas titik api. Sejauh ini kita sudah mengerahkan ada 10 unit heli yang terdiri dari 3 unit heli Bell, 1 unit Caravan yang bisa berfungsi patroli maupun OMC, selanjutnya 6 unit water bombing, ya," tutur dia.
BNPB juga menyiapkan dua base untuk mendukung operasi udara di Kalimantan Tengah. Base pertama berada di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Sedangkan base kedua akan disiapkan di Kabupaten Sampit.
Selain itu, BNPB menyiapkan lima unit motor trail yang dapat digunakan untuk menjangkau lokasi yang hanya bisa dilewati jalan setapak. Disiapkan pula mobil tangki air, pompa-pompa kecil, dan flexible tank.
(rhs/sfr)
Warta Ekonomi, Jakarta -
Harga Bitcoin (BTC) menguat pada Sabtu (22/8/2026) siang. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu melesat mencapai 2,47% dalam 24 jam terakhir ke kisaran Rp1,36 miliar per koin.
Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 12.50 WIB, Bitcoin bergerak pada rentang Rp1,325 miliar hingga Rp1,402 miliar per koin. Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai Rp27,43 kuadriliun dengan volume transaksi 24 jam sebesar Rp1,368 kuadriliun.
Dalam sepekan, pergerakan harga Bitcoin juga menunjukkan perbaikan yang cukup ciamik di mana tumbuh 22,87% dan dalam 30 hari terakhir sebesar 17,97%.
CEO Bitget Gracy Chen memperkirakan Bitcoin akan tetap berada di sekitar level saat ini hingga akhir tahun meskipun mengalami lonjakan baru-baru ini, dengan menyebutkan suku bunga dan kondisi makroekonomi yang lebih luas sebagai faktor kunci yang membentuk prospek mata uang kripto tersebut.
Melansir dari Cointelegraph, Chen mengatakan prediksi apakah Bitcoin (BTC) akan mengakhiri tahun di atas atau di bawah $70.000 itu sulit, dan menunjuk pada kemungkinan kenaikan suku bunga sebagai salah satu faktor yang dapat menekan harga.
“Jika salah satu dari hal itu terjadi, harganya seharusnya turun, setidaknya secara teori,” kata Chen, dikutip pada Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga: Bitcoin Ngebut, Kekayaan Satoshi Nakamoto Bertambah US$5 Miliar dalam Sehari
Baca Juga: Bitcoin Tembus US$73.705, Meroket 5,42%! Target US$100.000 di Depan Mata?
“Perkiraan saya mungkin sekitar kisaran yang sama,” kata Chen, menambahkan bahwa BTC bisa berakhir tahun ini $10.000 hingga $20.000 di atas atau di bawah level saat ini.
Di tengah penguatan Bitcoin, sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar turut mencatat kenaikan signifikan. XRP menjadi yang terkuat dengan lonjakan 16,39% ke level Rp26.939 per koin. Selanjutnya, Binance Coin (BNB) menguat 4,94% menjadi Rp12,33 juta per koin, Solana (SOL) naik 3,97% ke Rp1,66 juta, sedangkan Ethereum (ETH) tumbuh 3,25% menjadi Rp43,09 juta per koin.
Sementara itu, aset kripto berkapitalisasi menengah dan kecil juga bergerak positif. Bitcoin Cash (BCH) memimpin penguatan dengan lonjakan 22,92% menjadi Rp4,99 juta per koin, disusul Cardano (ADA) yang naik 11,63% ke level Rp4.116 dan Dogecoin (DOGE) menguat 10,13% menjadi Rp1.611 per koin. Berikutnya, Chainlink (LINK) tumbuh 8,08% menjadi Rp208.908, sedangkan TRON (TRX) naik tipis 1,98% ke Rp6.103 per koin.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Palu (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengatakan Provinsi Sulawesi Tengah termasuk dalam enam provinsi dengan capaian penemuan kasus tuberkulosis (TB) tertinggi secara nasional pada 2025.
“Provinsi yang paling tinggi, terbaik se-Indonesia dalam penemuan kasus TB adalah Provinsi Banten, nomor dua Provinsi Jawa Barat, nomor enam Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya di Palu, Sabtu.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dipaparkan, Sulawesi Tengah pada 2025 menemukan 8.419 kasus TB dari estimasi beban kasus sebanyak 10.066 kasus atau mencapai 83,6 persen.
Wamenkes mengatakan capaian penemuan kasus tersebut juga diikuti dengan tingkat pengobatan yang tinggi, yakni sekitar 90 persen dari kasus TB yang ditemukan.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) per 16 Agustus 2026, Sulawesi Tengah menempati posisi kedelapan secara nasional dengan menemukan 4.770 kasus dari estimasi beban sebanyak 9.968 kasus atau mencapai 47,9 persen.
Adapun di tingkat kabupaten/kota, Tojo Una-Una menjadi daerah dengan capaian penemuan kasus tertinggi, yakni 64,2 persen atau 296 kasus dari estimasi 461 kasus. Disusul Morowali 58,9 persen dengan 426 kasus dari estimasi 723 kasus.
Kota Palu berada di urutan berikutnya dengan capaian 51,4 persen atau 1.062 kasus dari estimasi 2.066 kasus, kemudian Sigi 51 persen dengan 352 kasus dari estimasi 690 kasus.
Selanjutnya, Donggala mencapai 47,5 persen dengan 363 kasus, Parigi Moutong 46,9 persen dengan 541 kasus, Poso 44,5 persen dengan 330 kasus, Morowali Utara 42,7 persen dengan 155 kasus, dan Banggai 42,7 persen dengan 500 kasus.
Capaian berikutnya masing-masing Buol 42,1 persen dengan 212 kasus, Tolitoli 40,7 persen dengan 308 kasus, Banggai Kepulauan 40,1 persen dengan 137 kasus, serta Banggai Laut 38,3 persen dengan 89 kasus.
Wamenkes mengatakan tingginya capaian penemuan dan pengobatan kasus TB belum cukup untuk menurunkan jumlah kasus apabila penularan masih terus berlangsung, terutama di lingkungan sekitar pasien.
Menurut dia, penanganan TB tidak hanya berfokus pada pasien yang telah terdiagnosis, tetapi juga perlu menyasar kontak serumah untuk mencegah munculnya kasus baru.
“Kalau di rumah itu ada yang sakit, maka orang seisi rumahnya harus dicek. Kalau tidak sakit, dikasih obat pencegahan,” ujarnya.
Ia mengatakan terapi pencegahan bagi kontak serumah menjadi salah satu langkah penting yang perlu diperkuat dalam pengendalian TB.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pemberian terapi pencegahan TB kepada kontak serumah pada 2025 masih menjadi tantangan karena capaian di sejumlah daerah belum memenuhi target yang ditetapkan.
Ia mengatakan pemerintah menerapkan langkah luar biasa dalam mempercepat pengendalian TB dengan memperluas penemuan kasus secara aktif di masyarakat.
Pemerintah menyiapkan pemeriksaan khusus TB di 53.335 lokasi secara nasional. Di Sulawesi Tengah, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di 508 lokasi yang tersebar di 13 kabupaten/kota.
Menurut dia, pemeriksaan tersebut perlu dilakukan secara kolaboratif untuk mempercepat penemuan kasus dan memutus rantai penularan TB di masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenkes RI: Sulteng masuk enam provinsi penemuan kasus TB tertinggi
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 22 Agustus 2026 17:54 WIB
Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Noor Farid (kiri) serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (WR IV) Prof Waluyo Handoko dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2026) sore. ANTARA/Sumarwoto
Purwokerto (ANTARA) - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memastikan tata kelola institusi dan kegiatan akademik tetap berjalan di tengah penanganan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (WR IV) Unsoed Prof Waluyo Handoko dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Sabtu sore, mengatakan Unsoed menghormati dan mendukung seluruh proses hukum yang sedang berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Unsoed menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya perkara ini. Institusi memandang persoalan tersebut sebagai kejadian yang serius menyangkut integritas, keadilan, dan kepercayaan publik," katanya.
Ia menegaskan penerimaan mahasiswa baru seharusnya berlangsung transparan dan bebas dari praktik korupsi.
Selain itu, Unsoed juga menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.
Selanjutnya, Unsoed akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terkait langkah kelembagaan setelah penetapan tersangka terhadap tiga pimpinan, termasuk mekanisme pengisian pelaksana tugas dan keberlangsungan institusi selama masa transisi.
Ia memastikan tata kelola institusi, pelayanan publik, serta kegiatan akademik, seperti perkuliahan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetap berjalan normal dan optimal dengan sejumlah penyesuaian.
Ia juga mengimbau dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni tetap tenang, menahan diri dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta menjaga situasi kondusif lingkungan kampus.
"Saya kira Unsoed berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan tata kelola secara berkelanjutan guna memastikan proses penerimaan mahasiswa baru dan seluruh layanan akademik berjalan sesuai prinsip akuntabilitas serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Waluyo.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Unsoed Prof Noor Farid mengatakan Unsoed akan mengonsultasikan sejumlah hal terkait kegiatan akademik, termasuk pelaksanaan wisuda dan penerimaan mahasiswa baru, dengan Kemdiktisaintek.
Selain itu, pihaknya juga akan memastikan pelaksanaan wisuda tetap berjalan dengan menyesuaikan hasil koordinasi dan arahan kementerian selama masa transisi.
"Kami akan mengonsultasikan dengan kementerian, termasuk terkait wisuda, sehingga pelaksanaannya nanti dapat dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Terkait jalur mandiri, ia mengatakan Unsoed akan mengikuti ketentuan kementerian mengenai mekanisme dan proporsi penerimaan mahasiswa baru.
Mengenai nasib mahasiswa yang telah diterima melalui proses penerimaan mahasiswa baru, Noor Farid mengatakan Unsoed akan berkonsultasi dengan kementerian untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk apabila terdapat sanksi atau kebijakan lanjutan.
Sebelumnya, KPK pada 21 Agustus 2026, menetapkan Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) Prof Norman Arie Prayogo, Mulyono selaku keponakan Akhmad Sodiq, Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto selaku perantara, serta Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri tersebut.
Berdasarkan informasi, para Wakil Rektor Unsoed yang saat ini menjabat merupakan pejabat yang dibentuk pada periode pertama kepemimpinan Prof Akhmad Sodiq, yakni tahun 2022-2026.
Oleh karena sejak dilantik sebagai Rektor Unsoed untuk kedua kalinya pada 19 Mei 2026, Prof Akhmad Sodiq belum menyusun para wakil rektor yang baru maka masa jabatan pejabat lama diperpanjang per bulan Juni 2026 hingga adanya pejabat baru.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Unsoed pastikan tata kelola kampus tetap berjalan di tengah kasus KPK
Pewarta : Sumarwoto
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Beijing (ANTARA) - Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Pertahanan China Dong Jun bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara Jakarta, Jumat (21/8) malam.
"Presiden Prabowo meminta Wang Yi menyampaikan salam dan harapan terbaiknya kepada Presiden Xi Jinping. Ia memberikan apresiasi positif terhadap peran dan hasil Dialog Strategis Komprehensif (CSD) dan Pertemuan '2+2'," demikian disebutkan dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA dari Beijing, Sabtu.
Dalam foto di laman tersebut, tampak Wang Yi dan Dong Jun mengenakan kemeja batik lengan panjang. Presiden Prabowo juga mengenakan batik.
Pada Jumat (21/8) pagi, Menlu Sugiono dan Menlu Wang Yi menghadiri pertemuan pertama Dialog Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Dialogue atau CSD) dan selanjutnya pertemuan ke-2 "Dialog 2+2" antara menlu dan menteri pertahanan Indonesia dan China yang juga dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun.
Dalam keterangan itu disampaikan bahwa Presiden Prabowo menilai di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, China telah berhasil menghapus kemiskinan terhadap ratusan juta orang serta mencapai berbagai pencapaian besar di bidang ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, militer, dan bidang-bidang lainnya.
"Pencapaian tersebut telah menjadi teladan bagi negara-negara Global South dan memberikan banyak pelajaran berharga yang dapat dipelajari dan dijadikan rujukan oleh berbagai pihak," kata Presiden Prabowo dalam keterangan tersebut.
China, ungkap Prabowo, memperlakukan Indonesia secara setara dan saling menghormati, serta telah memberikan kepercayaan diri dan dukungan yang berharga kepada Indonesia.
"Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama strategis secara menyeluruh dengan China di bidang politik, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang-bidang lainnya," tambah Prabowo.
Prabowo mengatakan Indonesia menyambut lebih banyak perusahaan China untuk datang berinvestasi dan mengembangkan usaha di Indonesia, serta akan terus menyediakan lingkungan usaha yang baik bagi perusahaan-perusahaan China.
Indonesia juga menentang segala bentuk provokasi dan penggorengan isu yang dilakukan dengan motif tersembunyi.
"Saya menantikan kunjungan ke Shenzhen pada November tahun ini untuk menghadiri KTT APEC dan semakin mempererat komunikasi serta koordinasi strategis dengan pihak China," ungkap Prabowo.
Sementara itu, Menlu Wang Yi menyampaikan salam hangat Presiden Xi Jinping kepada Presiden Prabowo dan menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Indonesia telah mengatasi berbagai kesulitan dan pembangunan nasional telah memasuki tahap perkembangan yang cepat.
"Pemerintah China dan Indonesia sama-sama berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi dan memberikan manfaat kepada rakyat. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat menghalangi China, Indonesia, dan negara-negara berkembang lainnya untuk terus bangkit," kata Wang Yi.
Wang Yi menegaskan China dan Indonesia memiliki keunggulan yang jelas saling melengkapi.
"China merupakan mitra kerja sama jangka panjang dan stabil yang layak dipercaya dalam proses pembangunan nasional Indonesia, terlebih China memiliki kemampuan dan kemauan untuk membantu Indonesia mengubah keunggulan sumber daya menjadi daya penggerak pembangunan, mempercepat langkah industrialisasi dan modernisasi, serta memberikan lebih banyak kesejahteraan yang nyata dan konkret kepada rakyat," jelas Wang Yi.
Semakin dunia diliputi gejolak dan ketidakpastian, sebut Wang Yi, semakin penting bagi China dan Indonesia untuk memperkuat persatuan, saling percaya, saling mendukung, tetap berpegang pada keterbukaan dan kerja sama, dengan lebih baik menjaga kepentingan bersama, mewujudkan pembangunan masing-masing negara, serta menjadi teladan kerja sama bagi negara-negara Global South.
"China bersedia bersama Indonesia dengan sungguh-sungguh melaksanakan konsensus penting yang dicapai kepala negara kedua negara, serta hasil Pertemuan Dialog Strategis Komprehensif dan Pertemuan Tingkat Menteri Kedua Mekanisme Dialog 2+2," ungkap Wang Yi.
Wang Yi menambahkan bahwa China dan Indonesia akan secara menyeluruh mendorong kerja sama di bidang politik, ekonomi, energi dan mineral, militer, keamanan, serta bidang-bidang lainnya, terus memberikan daya penggerak baru bagi pembangunan dan kebangkitan masing-masing negara, serta memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan stabilitas kawasan.
Hadir juga dalam pertemuan tersebut Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong dan pejabat terkait lainnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menlu dan Menhan China temui Presiden Prabowo Subianto
Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan di jalur Puncak-Cipanas dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia pada Jumat (21/8) malam.
Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Cianjur Inspektur Polisi Dua Ahmad Prio Gunawan di Cianjur, Sabtu, mengatakan kecelakaan beruntun di ruas jalur Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, melibatkan lima kendaraan, yakni satu truk, dua minibus, dan dua sepeda motor.
Diduga truk yang melaju dari arah Puncak menuju Cipanas mengalami rem blong hingga menghantam empat kendaraan dari arah berlawanan, yakni mobil Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, dan dua sepeda motor.
"Dua orang meninggal dunia adalah warga Lampung dan Cianjur, serta 10 korban lainnya mengalami luka-luka dibawa ke RSUD Cimacan guna mendapatkan pertolongan medis. Pada Sabtu pagi, dua orang korban lainnya yang merupakan warga Lampung dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan," katanya.
Hingga saat ini, delapan orang korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sedangkan tiga korban meninggal merupakan warga Lampung dan satu orang warga Cianjur.
Guna memastikan penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan dengan korban jiwa sebanyak empat orang, polisi melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi dari warga sekitar dan pengendara.
"Kami bersama petugas gabungan masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara akibat truk bernopol Jakarta mengalami rem blong saat memasuki jalan menurun tajam di kawasan Ciloto-Puncak," katanya.
Jalur Puncak-Cianjur sempat mengalami macet panjang pada Jumat (21/8) malam akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan.
Tabrakan itu berawal dari truk boks sarat muatan mengalami rem blong dan menghantam kendaraan dari arah berlawanan.
Sejumlah pengendara dan penumpang dilaporkan mengalami luka-luka akibat terserempet dan terkena benturan kendaraan besar tersebut. Dua orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian karena mobil yang mereka tumpangi rusak parah setelah dihantam truk.
Korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Cimacan guna mendapat pertolongan medis. Terdata enam orang korban merupakan satu keluarga asal Lampung, dua orang warga Bogor, dan empat orang lainnya warga Cianjur.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi selidiki tabrakan beruntun di Puncak menewaskan empat orang
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
AKURAT.CO Dirjen Penataan dan Reforma Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), Embun Sari, menjelaskan landasan hukum di balik keterlibatan Badan Bank Tanah dalam program reforma agraria.
Dia menjelaskan, program reforma agraria memiliki dua dimensi yang saling melengkapi yakni asset reform, dan access reform. Asset reform berupa redistribusi lahan disertai kepastian hukum bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses atas tanah.
Sementara access reform berupa program pemberdayaan agar tanah yang sudah diredistribusikan benar-benar produktif dan mendatangkan kesejahteraan, bukan sekadar dimiliki tanpa dimanfaatkan.
Baca Juga: Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Komersial, Badan Bank Tanah Soroti Legalitas dan Tarif Lahan
Dia pun secara terbuka mengakui kelemahan model redistribusi lahan generasi sebelumnya, yang memberikan hak milik langsung tanpa mekanisme kontrol memadai.
"Begitu kami melakukan evaluasi ke lapangan, penguasaan di atas wilayah redistribusi itu bukan masyarakat penerima redistribusi lagi," kata Embun, Sabtu (22/8/2026).
Sejumlah lokasi yang tercatat sebagai lahan pertanian dalam basis data ternyata sudah berubah menjadi kawasan komersial, dan bukan dikelola lagi oleh penerima manfaat awal, melainkan pihak lain setelah lahan tersebut dijual.
Kegagalan model lama inilah yang mendorong lahirnya skema baru berbasis HPL Badan Bank Tanah, dengan perjanjian pemanfaatan yang lebih mengikat.
Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK), Badan Bank Tanah memiliki kewajiban mengalokasikan minimal 30 persen dari tanah yang dikuasainya untuk kepentingan reforma agraria. Kewajiban ini, menjadi bagian dari upaya besar memperbaiki ketimpangan penguasaan lahan di Indonesia yang selama ini sangat timpang.
Dia menjelaskan, pada rasio gini penguasaan tanah nasional, angka yang menggambarkan hampir 70 persen tanah di Indonesia dikuasai hanya oleh sekitar 1 persen kalangan pemilik lahan.
Baca Juga: Badan Bank Tanah Ubah Lahan Sengketa di Cianjur Jadi Ladang Usaha Masyarakat
Plt Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, mengatakan dalam program reforma agraria di bawah HPL Badan Bank Tanah, status hukum yang diberikan kepada masyarakat penerima manfaat yang bukan hak milik langsung, melainkan hak pakai.
Skema ini sengaja dirancang sebagai instrumen kontrol agar tanah yang sudah diredistribusikan tidak berpindah tangan atau dikomersialkan secara sepihak oleh penerima. Bahkan, pihak yang nekat memperjualbelikan hak tersebut di bawah tangan tanpa notaris bisa terancam pidana penjara hingga 10 tahun.
"Dalam perjanjian itu jelas bahwa sebelum warga mendapatkan hak miliknya, tidak boleh menjualnya," tegas Hakiki.
Sabtu, 22 Agustus 2026 17:53 WIB
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD DIY guna menyerap masukan dari berbagai pihak sebelum raperda Penanggulangan Bencana ditetapkan sebagai perda. Jumat (21/8/2026) (ANTARA/HO-Sekretariat DPRD DIY)
Yogyakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan Bencana untuk memperkuat mitigasi bencana yang lebih proaktif, terintegrasi, dan berbasis pengurangan risiko.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD DIY Radjut Sukasworo di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan, salah satu fokus utama Raperda Penanggulangan Bencana adalah membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi dan berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kabupaten/kota, hingga provinsi.
"Kita perkuat agar penanganan kedaruratan itu ada perlakuan khusus. Jangan sampai para stakeholder yang melakukan kegiatan penanganan risiko bencana terhambat karena kendala regulasi," katanya.
Dia mengatakan, dalam mematangkan Raperda Penanggulangan Bencana itu juga telah dilakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD DIY pada Jumat (21/8) guna menyerap masukan dari berbagai pihak sebelum raperda tersebut ditetapkan sebagai perda.
Menurut dia, terdapat sejumlah isu strategis yang jadi perhatian dalam pembahasan raperda, yaitu penguatan penanggulangan bencana secara berjenjang, sehingga koordinasi dan pembagian kewenangan dapat berjalan lebih jelas dari tingkat paling bawah hingga pemerintah provinsi.
Kemudian pengembangan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang terintegrasi.
"Sistem ini diharapkan mampu menyampaikan informasi ancaman bencana kepada masyarakat secara cepat dan mudah diakses secara real-time," katanya.
Kemudian, kata dia, penguatan perlindungan kelompok rentan, sehingga raperda diarahkan untuk memastikan anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, perempuan, serta kelompok masyarakat lainnya yang memiliki kebutuhan khusus mendapatkan prioritas perlindungan ketika bencana terjadi.
Selanjutnya penguatan kapasitas relawan kebencanaan, sehingga regulasi baru diharapkan memberikan kejelasan mengenai hak, tanggung jawab, perlindungan, edukasi, serta peningkatan kapasitas relawan yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak penanganan bencana di masyarakat.
Dia mengatakan, yang terakhir terkait pengaturan mengenai Kawasan Rawan Bencana (KRB) dan relokasi terhadap warga yang tinggal di permukiman rawan bencana itu.
"Penataan kawasan rawan dan sistem relokasi permukiman perlu dilakukan secara terencana agar kebijakan pengurangan risiko tidak justru menimbulkan persoalan sosial baru," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DPRD DIY siapkan Raperda Penanggulangan Bencana untuk perkuat mitigasi
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026