Menlu dan Menhan China temui Presiden Prabowo Subianto - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Beijing (ANTARA) - Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Pertahanan China Dong Jun bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara Jakarta, Jumat (21/8) malam.

"Presiden Prabowo meminta Wang Yi menyampaikan salam dan harapan terbaiknya kepada Presiden Xi Jinping. Ia memberikan apresiasi positif terhadap peran dan hasil Dialog Strategis Komprehensif (CSD) dan Pertemuan '2+2'," demikian disebutkan dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA dari Beijing, Sabtu.

Dalam foto di laman tersebut, tampak Wang Yi dan Dong Jun mengenakan kemeja batik lengan panjang. Presiden Prabowo juga mengenakan batik.

Pada Jumat (21/8) pagi, Menlu Sugiono dan Menlu Wang Yi menghadiri pertemuan pertama Dialog Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Dialogue atau CSD) dan selanjutnya pertemuan ke-2 "Dialog 2+2" antara menlu dan menteri pertahanan Indonesia dan China yang juga dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun.

Dalam keterangan itu disampaikan bahwa Presiden Prabowo menilai di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, China telah berhasil menghapus kemiskinan terhadap ratusan juta orang serta mencapai berbagai pencapaian besar di bidang ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, militer, dan bidang-bidang lainnya.

"Pencapaian tersebut telah menjadi teladan bagi negara-negara Global South dan memberikan banyak pelajaran berharga yang dapat dipelajari dan dijadikan rujukan oleh berbagai pihak," kata Presiden Prabowo dalam keterangan tersebut.

China, ungkap Prabowo, memperlakukan Indonesia secara setara dan saling menghormati, serta telah memberikan kepercayaan diri dan dukungan yang berharga kepada Indonesia.

"Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama strategis secara menyeluruh dengan China di bidang politik, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang-bidang lainnya," tambah Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Pertahanan China Dong Jun di kediaman Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara Jakarta pada Jumat (21/8) malam. (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China)

Prabowo mengatakan Indonesia menyambut lebih banyak perusahaan China untuk datang berinvestasi dan mengembangkan usaha di Indonesia, serta akan terus menyediakan lingkungan usaha yang baik bagi perusahaan-perusahaan China.

Indonesia juga menentang segala bentuk provokasi dan penggorengan isu yang dilakukan dengan motif tersembunyi.

"Saya menantikan kunjungan ke Shenzhen pada November tahun ini untuk menghadiri KTT APEC dan semakin mempererat komunikasi serta koordinasi strategis dengan pihak China," ungkap Prabowo.

Sementara itu, Menlu Wang Yi menyampaikan salam hangat Presiden Xi Jinping kepada Presiden Prabowo dan menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Indonesia telah mengatasi berbagai kesulitan dan pembangunan nasional telah memasuki tahap perkembangan yang cepat.

"Pemerintah China dan Indonesia sama-sama berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi dan memberikan manfaat kepada rakyat. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat menghalangi China, Indonesia, dan negara-negara berkembang lainnya untuk terus bangkit," kata Wang Yi.

Wang Yi menegaskan China dan Indonesia memiliki keunggulan yang jelas saling melengkapi.

"China merupakan mitra kerja sama jangka panjang dan stabil yang layak dipercaya dalam proses pembangunan nasional Indonesia, terlebih China memiliki kemampuan dan kemauan untuk membantu Indonesia mengubah keunggulan sumber daya menjadi daya penggerak pembangunan, mempercepat langkah industrialisasi dan modernisasi, serta memberikan lebih banyak kesejahteraan yang nyata dan konkret kepada rakyat," jelas Wang Yi.

Semakin dunia diliputi gejolak dan ketidakpastian, sebut Wang Yi, semakin penting bagi China dan Indonesia untuk memperkuat persatuan, saling percaya, saling mendukung, tetap berpegang pada keterbukaan dan kerja sama, dengan lebih baik menjaga kepentingan bersama, mewujudkan pembangunan masing-masing negara, serta menjadi teladan kerja sama bagi negara-negara Global South.

"China bersedia bersama Indonesia dengan sungguh-sungguh melaksanakan konsensus penting yang dicapai kepala negara kedua negara, serta hasil Pertemuan Dialog Strategis Komprehensif dan Pertemuan Tingkat Menteri Kedua Mekanisme Dialog 2+2," ungkap Wang Yi.

Wang Yi menambahkan bahwa China dan Indonesia akan secara menyeluruh mendorong kerja sama di bidang politik, ekonomi, energi dan mineral, militer, keamanan, serta bidang-bidang lainnya, terus memberikan daya penggerak baru bagi pembangunan dan kebangkitan masing-masing negara, serta memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan stabilitas kawasan.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong dan pejabat terkait lainnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menlu dan Menhan China temui Presiden Prabowo Subianto

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.